27.2 C
Bogor
Monday, August 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 845

Sekretaris Fraksi PD: Ideologi Pancasila Sudah Final

0

Cibonong | Jurnal Bogor

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si menegaskan Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang keputusannya bersifat final.

Menurutnya, Pancasila telah diterima dan diakui oleh para pendiri bangsa termasuk pemuka agama. “Jadi tidak benar kalau ada yang menganggap, seolah olah agama Islam akan menjadi dasar negara Indonesia, meskipun mayoritas masyarakat beragama Islam,” kata pria yang akrab disapa Kang Anton, Selasa (30/8/2021).

Hal itu disampaikan Kang Anton saat membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR, di hadapan Tokoh Masyarakat Kecamatan Dramaga dan para tokoh pemuda Kecamatan Dramaga. Acara tersebut berlangsung di lapangan Indoor Demokrat Sport Center, Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor.

Menurut Kang Anton, sudah waktunya masyarakat Indonesia bijak dalam mencerna setiap informasi yang beredar. Terlebih mengingat banyaknya informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pada kesempatan tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat itu mengajak agar para pemuda mau terus mengembangkan potensi dirinya masing-masing. Mulai dari kemauan untuk maju dan terus berkembang, kemauan memperluas jaringan dan pertemanan, hingga kemauan untuk berkuasa.

” Tingkatkanlah kapasitas dirimu untuk terus belajar. Gunakanlah kesempatan, sekecil apapun yang menghampirimu. Dan gunakanlah strategi yang tepat untuk mencapai cita-citamu. Bila semua itu dilakukan dengan baik, niscaya kalian akan menjadi orang-orang yang sukses di masa depan,” ujarnya.

** gp

Anton Ajak Anak Bangsa Pahami 4 Pilar MPR untuk Bekal Pemilu 2024

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Anggota MPR RI Fraksi Demokrat H. Anton Sukartono Suratto mengajak seluruh anak bangsa agar memahami ajaran 4 Pilar MPR RI, sebagai bekal menuju pemilu 2024. H, Anton mengatakan, nilai-nilai 4 Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah pemandu demokrasi di Indonesia.

“4 Pilar MPR RI adalah pemandu demokrasi agar ruang publik sehat dan terdidik. Panduan dari 4 Pilar akan memperbaiki kualitas demokrasi, terutama saat ini memasuki tahun politik, sehingga saya mengajak kepada semua yang hadir dalam acara ini, agar bisa mengimplementasikan 4 pilar dalam kehidupan sehari-hari,” kata pria yang akrab di sapa Kang H. Anton, Kamis (11/08/22) di aula Demokrat Sport Center, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Lebih jauh Kang H. Anton mengatakan, betapapun suhu politik kian panas, ruang publik harus terus diberikan energi positif dalam berdemokrasi. Menurutnya kita semua sama-sama tahu dinamika politik akan terus diwarnai silang pendapat yang sangat menyedot perhatian.

“Sebagai dinamika menuju 2024, silang pendapat tidak boleh mencemari ruang publik. Sehingga 4 pilar MPR RI senatiasa bisa dijadikan pedoman bagi kita semua dalam mengisi ruang-ruang demokrasi di negara yang sama-sama kita cintai, karena Indonesia milik semua,” tambahnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat itu mengajak, semua lapisan masyarakat agar senantiasa menjaga harmonisasi dalam mengisi ruang demokrasi dan saling menghargai satu sama lainnya untuk tetap harmonis dalam ke Bhinekaan untuk mewujudkan perbaikan dan perubahan bagi Indonesia.

Dalam sosialisasi 4 Pilar ini, Kang H. Anton menggandeng banyak pihak seperti tokoh masyarakat Kecamatan Tajurhalang, penggiat lingkungan di Desa Sasak Panjang, pelaku UMKM, mahasiswa, dan kader Partai Demokrat di Kabupaten Bogor.

**gp

Kementan dan BPDPKS Undang Petani Sawit Pelatihan di Hotel Berbintang

0

Palembang | Jurnal Bogor

Sebanyak 60 petani sawit asal Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan menikmati fasilitas hotel berbintang di Kota Palembang. Mereka diundang Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor  Satker Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian dan Badan Pengelola Dana Kelapa Sawit (BPDPKS)  untuk mengikuti pelatihan pada 20 – 24 September 2022. Para petani tersebut dibagi dalam dua kelompok yakni 24 orang menjadi peserta Pelatihan Administrasi dan Keuangan dan 36 petani lainnya bergabung dalam Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi.

Hadir sebagai pemateri pada Pelatihan tersebut Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Agus Darwa. Agus menyampaikan dengan segala potensi sumberdaya alam yang ada di provinsi Sumatera Selatan dan dengan SDM yang ada sekarang ini, diharapkan perkebunan di wilayah tersebut berkelanjutan. Namun demikian ada beberapa faktor yang Ia nilai sebagai tantangan, terutama bagi para pengelola perkebunan di tingkat bawah yakni ketakutan adanya berbagai residu hukum.

“ Namun ada faktor beberapa hal yang membuat ketakutan bagi kami terutama bagi para pengelola perkebunan di tingkat bawah. Yaitu sering dihantui oleh berbagai residu – residu hukum, “ ucapnya,  Jum’at (23/9).

Residu – residu tersebut berawal dari sistem manajemen dari suatu organisasi, pengelolaan suatu kegiatan. Ia berharap semua pengelola bisnis perkebunan sawit jauh dari residu hukum. Untuk itu diperlukan skill mengelola manajemen keuangan dan memimpin suatu organisasi sehingga sinkron.

“ Kami kepengin temen – teman yang mengelola bisnis perkebunan ini jauh dari residu hukum. Salah satunya bagaimana mengelola manajemen keuangan. Dan bagaimana memimpin suatu organisasi sehingga ini sinkron antara manajemen, keuangan dan fisik. Ini harapan kami, ” ucapnya.

Agus mengapresiasi PPMKP Ciawi Bogor dan BPDPKS yang telah memfasilitasi petani di Sumsel meningkatkan kemampuannya melaui pelatihan.

Untuk diketahui Sumsel merupakan salah satu sentra kelapa sawit di Indonesia. Dari total 16,42 Juta Hektar lahan sawit di Indonesia, Sumsel memiliki 1,2 juta hektar. Dari luasan tersebut pada tahun 2021 Sumsel berhasil mengekspor sebanyak 48 juta ton sawit.

“ 1,2 juta hektar lahan sawit di Sumsel  128,000 hektar dimiliki oleh petani mandiri/swadaya. 328,000 ha dikuasai KUD, sisanya 556,000 ha dimiliki perusahaan, ‘ ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala PPMKP Ciawi Bogor Yusral tahir kembali menekankan agar dalam mengelola usahanya petani disarankan untuk membentuk kelompok. Dengan berkelompok posisi petani akan menjadi lebih kuat.

Dalam sebuah kesempatan Menteri Pertanian Syahrul yasin Limpo menyatakan, Kelapa sawit masuk dalam salah satu komoditas dengan nilai ekspor tinggi. Oleh karena itu, Menteri Pertanian mengajak seluruh insan pertanian untuk terus berkolaborasi untuk berupaya meningkatkan produksi sawit.

Mentan SYL mengatakan, peningkatan produksi kelapa sawit bisa dilakukan lewat kolaborasi antara dunia usaha,  dunia industri maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian (Kementan).

“Pembangunan pertanian harus menerapkan pertanian digital, artificial intelligence, robotic construction, dan internet of things. Dengan cara ini, peningkatan produksi bisa dilakukan, termasuk kelapa sawit,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengingatkan petani agar tidak fokus pada sektor hulu saja, namun hingga kehilir.  Pasalnya keuntungan lebih besar berada di hilir.

Sebelum petani fokus pada sektor hilir, Dedi mengajak para petani untuk berkorporasi membentuk kelompok tani (Poktan) ataupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

** Regi/PPMKP

Hari Olah Raga Nasional, ASTON Sentul Lake Resort & Conference Center Support Bogor Challenge 11k

0


Sentul | Jurnal Inspirasi
Rayakan hari Olahraga Nasional, ASTON Sentul Lake Resort & Conference Center, Hotel yang berada di bawah naungan Archipelago Group berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat. Menyemarakkan kegiatan dengan menjadi salah satu hotel partner di acara Bogor Challenge 11K  beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan yang dibuka oleh Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan membuka kegiatan lomba lari Bogor Challenge 11K. Lomba ini diikuti lebih dari 2.000 peserta di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Acara dimulai dari pukul 6 pagi – 11 siang. Selain mengadakan lomba lari, dalam acara tersebut juga nampak beberapa bazar UMKM serta hiburan berupa musik dari group band serta influencer ternama.
 
Mengawali pagi hari suguhan kopi, teh serta cemilan sehat, seperti; roti-rotian, dll bagi peserta Bogor Challenge 11K telah disiapkan oleh team hotel secara free, tersedia di stand yang sudah disiapkan panitia. Selain itu kegiatan foto bersama icon tonton dan tanya jawab seputar promo hotel turut meramaikan.
 
Tujuannya, menjadi salah satu sarana networking, Melalui kegiatan ini semua pihak bisa saling membuka diri. Kedepan, bisa tercipta kolaborasi dalam memajukan pariwisata Bogor. Bagi ASTON Sentul Lake Resort & Conference Center sendiri, turut berkontribusi melalui berbagai program yang mendukung dan akan memberikan dampak yang positif. Jelas – Albert Siregar, General Manager”.
 
ASTON Sentul Lake Resort & Conference Center turut menyemarakkan kegiatan ini dengan menghadirkan promo kamar menarik bagi peserta Bogor challenge 11K, dengan harga Rp1.700,000 nett, tamu sudah mendapatkan paket menginap 1 malam di kamar Deluxe sudah termasuk makan malam & sarapan untuk 2 orang dewasa. Tanbah Indri Hapsari – Marcomm Manager”.

**handy mehonk

Anniversary 72 Tahun PSB, Siap Tanding Liga 3 Seri 1 Jabar

0

JURNAL INSPIRASI – Genap berusia 72 Tahun, Persatuan Sepakbola Bogor (PSB) merayakan anniversary dengan menggelar pertandingan bola PSB vs All Star di GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor, Rabu (21/9) malam.

Pertandingan yang dimenangkan PSB dengan skor 6-0 ini disaksikan Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendukung, loyalis, suporter PSB di manapun berada yang telah konsisten mendukung PSB sepanjang masa,” ujar Bima Arya mengawali sambutannya.

Ia pun berterima kasih kepada pengurus saat ini dalam formasi baru, semangat baru, energi baru, bersama-sama mempunyai niat dan tujuan untuk kembali membangkitkan PSB. Bima Arya berharap semangat dan energi baru ini memberikan keberkahan serta menjadi awal baru bagi PSB untuk menjadi tim sepakbola kebanggaan Kota Bogor.

“Insya Allah Pemkot Bogor melalui wakil wali kota, Kadispora akan berkoordinasi agar PSB mendapatkan dukungan yang maksimal. Formasi baru, pengurus baru, energi baru, logo baru Insya Allah babak baru bagi PSB,” tegasnya .

Di tempat yang sama, Ketua Umum PSB Bogor, Nazrul Zahar mengatakan, anniversary PSB ke-72 tahun ini sekaligus adanya formasi dan logo baru membuat PSB lebih bugar lagi. Pasalnya, saat ini PSB berkolaborasi sekaligus dibantu anak-anak muda yang penuh semangat dan energi, termasuk manajer klub baru PSB Alfie Radhitya Ferdian atau biasa disapa Adit.

“Kang Adit dibantu suporter semua bersatu untuk mencapai kejayaan lebih tinggi. Mohon doa dan dukungan dari warga Bogor, kami akan tanding pada 24 September nanti di Bekasi, memulai Liga 3 seri 1 Jabar,” katanya.** Fredy Kristianto

Persaja Polisikan Alvin Lim

0

JURNAL INSPIRASI – Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor melaporkan Alvin Lim setelah videonya viral dan diduga masuk ke dalam tindak pidana penghinaan terhadap institusi Kejaksaan RI dengan melanggar Undang-Undang ITE.

Diketahui, berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor STB/B/1063/IX/2022/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT, PERSAJA Kejari Kota Bogor telah melaporkan ke pihak kepolisian per 20 September 2022.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bogor sekaligus Ketua Persaja, Sigit Prabawa Nugraha mengatakan bahwa pihaknya melaporkan Alvin Lim lantaran dinilai telah menyebarkan berita tidak benar di Kanal YouTube Quotient TV yang berisi narasi penghinaan terhadap intitusi kejaksaan tanpa menegaskan atau memberikan sebutan oknum.

“Kami mengetahui dari media sosial tentang ucapan dari terlapor yang isinya dianggap telah menghina atau menyatakan berita tidak benar terkait institusi kejaksaan. Dalam hal ini informasi tersebut disebarkan dan dapat di akses masyarakat umum, sedangkan informasi tersebut belum tentu benar atau validitas informasi yang disampaikan,” ujar Sigit kepada wartawan, Rabu (21/9).

Sigit mengatakan, isi narasi yang dinyatakan Alvin Lim tidak berbicara oknum melainkan menyebut intitusi kejaksaan dengan perkataan “Kejaksaan Sarang Mafia, Isinya Sampah”.

“Atas dasar itu kami melaporkan saudara Alvin Lim. Selanjutnya perkara kita serahkan kepada penyidik di Polresta Bogor Kota untuk segera ditindak lanjuti,” jelasnya.

Kata dia, kemungkinan bukan hanya pihaknya saja yang melaporkan, tetapi di kejari lain pun melakukan hal yang sama, sebab apa yang dinyatakan terlapor ini seolah menyamaratakan semua jaksa atau menuduh bahwa kejaksaan merupakan sarang mafia dan isinya sampah.

Sesangkan unggahan video Alvin Lim yang kini menjadi sorotan di kanal youtube Quotient TV berjudul Serial Sarang Kejaksaan Sarang Mafia #Oknum Jaksa Jaksel Peras Leasing Modus Pinjam Pakai.

Video yang berdurasi 44.47 menit tersebut telah ditonton sebanyak 96.943 penonton sejak diunggah pada 4 September 2022.** Fredy Kristianto

PPMKP Kementan – Kemenlu RI Siap Bangun Kolaborasi Dukung Pengembangan SDM ASN

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) siap bangun kolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dalam penyelenggaraan Latsar CPNS Kemenlu Tahun 2022. Kolaborasi diimplementasikan dalam bentuk dukungan sarana dan prasarana penunjang kegiatan oleh PPMKP. Itikad kolaborasi tersebut disampaikan oleh pihak Kemenlu dalam kunjungannya ke PPMKP, Rabu (21/09).

“Ini pertama kalinya kami akan mengadakan kegiatan besar, membutuhkan area yang sangat luas dan dukungan dari berbagai pihak, jika PPMKP bersedia mengakomodasi, kami siap bekerjasama”, kata Renata Bulan H. Siagian, Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri, Kemenlu.

Renata mengungkapkan pihaknya senang sekali apabila PPMKP dapat mengakomodir atau memfasilitasi kegiatan Latsar tahapan klasikal CPNS Kemenlu yang akan diselenggarakan pada 24 Oktober hingga 10 November 2022 mendatang. Ia pun berharap nantinya kerjasama atau kolaborasi tidak hanya dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana saja.

“Siapa tahu kerjasama ini dapat berlanjut dengan kerjasama lain, bisa saja dengan pembelajaran terkait dengan pertanian yang bisa menghasilkan”, imbuh Renata.

Sementara itu, Kepala PPMKP, Yusral Tahir mengapresiasi kunjungan dan itikad baik Kemenlu untuk berkolaborasi dengan lembaganya.

“Kami sangat bangga sekali atas kedatangan teman-teman dari Kemenlu dan mengapresiasi itikad baik untuk bekerjasama. Kami welcome untuk itu, semoga kedepannya kerjasama dapat terus berlanjut”, ungkap Yusral.

Dalam kesempatan tersebut Yusral menjelaskan secara rinci fasilitas sarana dan prasarana PPMKP yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan SDM, khususnya ASN.

“Kami memiliki lima komplek, yang masing-masing komplek difasilitasi asrama atau kamar tidur, ruang makan, aula, dan ruang kelas yang nyaman untuk peserta dan 1 komplek administrasi. Selain itu, kami memiliki klinik kesehatan dengan dokter serta fasilitas untuk kelompok rentan. Semoga semua yang kami miliki dapat mengakomodir kebutuhan teman-teman Kemenlu”, jelas Yusral.

Senada dengan Renata, Yusral pun mengharapkan setelah kolaborasi atau kerjasama ini akan berlanjut dengan kerjasama lain.

“Kami mengharapkan semoga nantinya akan ada kerjasama dengan Kemenlu melalui penyediaan pengajar bahasa untuk materi anak-anak Latsar CPNS”, harap Yusral.

Rencana kolaborasi dua lembaga tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang mengatakan bahwa kementerian tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama untuk menghadapi berbagai tantangan global yang ada

“Kementerian tidak bisa bergerak sendiri, dan kita harus bersama-sama menghadapi tantangan dari waktu ke waktu sesuai perkembangan dan kemajuan era yang ada”, kata Mentan Syahrul.

Kunjungan Kemenlu ke PPMKP merupakan tindak lanjut atas kunjungan Kepala PPMKP ke Pusdiklat Kemenlu beberapa waktu lalu guna melakukan koordinasi dan komunikasi lebih lanjut rencana kolaborasi.

** Nita/PPMKP

Cegah Tindak Kriminal, Jajaran Polsek Ciampea Rutin Patroli

0

Perkuat Sinergitas, Petugas Patroli Sambang Desa

Ciampea l Jurnal Bogor

Jajaran Polsek Ciampea Polres Bogor rutin melaksanakan patroli yang berada di kawasan Ciampea dan sekitarnya.

Patroli dengan disebut Sambang Desa guna memperkuat sinergitas antara petugas kepolisian dan Pemerintah Desa.

Kanit Patroli Polsek Cimapea AKP Asep Jamiat mengatakan, Sambang Desa dengan turun langsung ke-13 desa se- Kecamatan Ciampea tujuannya untuk menguatkan sinergitas dengan pemerintah dan stakeholder di wilayah Ciampea.

AKP Asep Jamiat yang merupakan mantan Kanit Reskrim di Polsek Leuwiliang yang kini baru 10 hari menjabat sebagai Kanit Patroli di Polsek Ciampea, menyatakan kehadirannya sekaligus memperkenal diri.

“Juga untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban, dan antisipasi gangguan kamtibmas ditengah masyarakat.” ujar AKP Asep Jamiat kepada Jurnal Bogor, Kamis (22/9).

“Serta mengoptimalkan pencegahan gangguan kamtibmas.” kata dia.

Menurutnya, kehadiran petugas kepolisian tentu sangat sangat dinantikan masyarakat. Jadi, polisi sebagai pelayan harus dekat dengan masyarakat.

Dia memaparkan Sambang Desa dengan patroli keliling bersama anggotanya diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat akan bahaya tindak kriminal yang dapat meresahkan masyarakat.

“Dengan kehadiran patroli ke setiap desa minimal angka kriminalitas bisa menurun,” jelasnya.

Menurutnya, memperkuat senergitas dengan semua unsur diharapkan meminimalisasi penyebab timbulnya gangguan kamtibmas dan dapat diatasi sejak dini.

** Arip Ekon

Kementan Ajak Para Pemimpin Antisipasi Krisis Pangan Global Dengan Tiga “Jurus Jitu”

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus melakukan upaya antisipasi krisis pangan global yang kini tengah terjadi. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mengemukakan tiga strategi atau “jurus jitu” Kementerian Pertanian dalam mengantisipasi krisis pangan global.

“Ada tiga starategi atau “jurus jitu” yang harus kita lakukan dalam mengantisipasi krisis pangan global, yaitu kendalikan inflasi, konsumsi pangan lokal, dan tingkatkan kapasitas ekspor”, jelas Dedi dalam kesempatan memberikan materi pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di PPMKP Ciawi.

Di depan puluhan peserta pelatihan, Dedi mengajak para peserta untuk aware terhadap krisis pangan global

“Krisis pangan global sudah di depan mata, kita harus antisipasi krisis pangan jangan sampai singgah di bumi pertiwi ini”, seru Dedi

Lebih lanjut, Dedi menguraikan lebih detail langkah tiga “jurus jitu” yang menurutnya dapat mengantisipasi krisis pangan

“Kendalikan inflasi, caranya tingkatkan produktivitas tanaman cabai, bawang merah dan bawang putih, karena komoditas tersebut penyumbang terbesar inflasi, kemudian konsumsi pangan lokal. Stop konsumsi gandum, ganti dengan pangan lokal kita, seperti singkong, sagu atau sorgum, lalu genjot ekspor setelah kebutuhan domestik terpenuhi”, jelas Dedi.

Menteri Pertanian, Syahrul yasin Limpo pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkontribusi terhadap upaya pencapaian ketahanan pangan sebagai antisipasi krisis pangan global. Salah satunya “jurus” konsumsi pangan lokal. Menurutnya, pangan lokal merupakan bagian dari budaya, dan budaya tersebut harus dijaga dan ditingkatkan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Gerakan itu pun harus dimulai dari diri sendiri.

“Kita harus membiasakan diri mengkonsumsi pola makan yang sehat dengan pangan lokal yang baik, kita bisa karena terbiasa, kebiasaan ini juga saya terapkan ke diri sendiri, memang harus dipaksa sedikit, tapi pasti bisa, mulai dari diri sendiri dulu,” ajak Syahrul.

** Nita/PPMKP

Kavling Aruna Hills Beroperasi Saat Kejagung Blokir Desa Sukaharja

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor 

Dua desa yang berada di Kecamatan Sukamakmur yakni Desa Sukamulya dan Sukaharja terkena blokiran Bapendda Kabupaten Bogor atas instruksi Kejaksaan Agung sehingga tidak bisa melakukan pembayaraan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) karena ada aset yang sedang dalam sitaan BLBI.

Namun disaat Desa Sukaharja berstatus terblokir tak menyurutkan pengusaha Kavling Aruna Hills mencari konsumen agar membeli lahan yang sedang dalam pengawasan Kejagung.

Pemerhati Lingkungan dan Infrastuktur Heri KH menyayangkan lambatnya tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor terkait penertiban kavling kebun ilegal sehingga mengakibatkan kesalahan-kesalahan baru dibuat kembali.

“Jika saat itu Pemda tegas untuk melakukan penutupan terhadap salah satu kavling ilegal saja mungkin pengusaha itu mikir 1000 kali untuk membuka usaha itu, tapi tindakan tersebut kan tidak dilakukan, Pemda hanya mempelototi berdirinya kavling ilegal,” tandas Heri kepada Jurnal Bogor, Rabu (21/9).

Akhirnya, kata dia, kini terjadi masalah yang lebih ‘seksi’ terjadi, disaat pengusaha dari Kavling Kebun Aruna Hills berani melakukan aktivitas dilahan yang sedang berproses dengan aset BLBI. Ini sama dengan pemerintah membiarkan banyak korban atau konsumen yang terperosok kedalam persoalan lahan sengketa.

“Sudah jelas Desa Sukaharja sedang diblokir, harusnya ada tindakan tegas dari pemerintah setempat seperti Pemerintah Kecamatan dan Desa Sukaharja, tutup aktivitas itu. Jangan hanya jadi penonton, makin semrawut nanti persoalan ini jika Pemda tidak bisa menindak, berarti ada apa?. Dan disini pemerintah pusat harus turun tangan apalagi yang membuat rekomendasi pemblokiran atas Desa Sukaharja untuk validasi BPHTB adalah Kejagung, Kejagung harus hadir dalam persoalan ini,” tandasnya. 

Lebih lanjur Heri mengatakan, jangan biarkan persoalan Kampung Kurma terulang lagi. Dan untuk Kejagung dan BLBI pun mohon untuk segera memastikan lahan mana yang pernah diagunkan oleh Darmawan Lee kepada BLBI. “Jangan jerumuskan konsumen dengan pembiaran yang harusnya tidak dilakukan oleh pemerintah,” tandasnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Agung Fikri sebagai owner Kavling Aruna Hills tidak memberikan tanggapan apapun.

Sebelumnya Koordinator Lapangan Bappenda Itang menjelaskan dua desa di Kecamatan Sukamakmur sedang diblokir atas arahan dari Kejagung mengingat hampir sebagian lahan di dua desa tersebut menjadi aset sitaan BLBI yang diagunkan oleh Darmawan Lee.

** Nay Nur’ain