27.2 C
Bogor
Monday, August 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 844

B Maung Bidik Sejarah Baru Fokus Latihan Tatap Semifinal Piala Bupati Bogor 2022

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Laga Semifinal Kompetisi Sepakbola U-19 antar Kecamatan dengan titel Piala Bupati Bogor 2022 hingga kini belum jelas kapan dilaksanakannya.

Namun, hal tersebut tidak mengurangi motivasi para pemain, pelatih dan official tim sepakbola U-19 Kecamatan Babakan Madang untuk tetap melakukan latihan keras guna menatap laga Semifinal Piala Bupati Bogor 2022.

Pada babak Semifinal Piala Bupati Bogor 2022 nanti, B Maung julukan bagi tim sepakbola U-19 Babakan Madang besutan Frido Yuwanto akan meladeni Tim Sepakbola U-19 Kecamatan Citeureup

“Meskipun belum ada jadwal resmi dari PSSI Askab Bogor yang punya hajatan Piala Bupati Bogor 2022, Skuad B Maung tetap melakukan latihan,” ujar Lukman Huis salah satu asisten pelatih B Maung, Minggu, 25 September 2022.

Lukman menambahkan, semua punggawa dan elemen yang ada dalam skuad B Maung tetap.menjaga motivasi tingginya untuk membuat sejarah dalam Piala Bupati Bogor 2022.

” Capaian prestasi masuk Semifinal Piala Bupati Bogor 2022 ini sudah membanggakan bagi kami. Namun, semua punggawa B Maung tetap mengejar target lebih tinggi lagi dan akan all out membuat sejarah baru Piala Bupati Bogor,” beber Lukman Huis.

Ia berharap, PSSI Askab Bogor segera memutuskan jadwal pertandingan babak Semifinal Piala Bupati Bogor 2022 secepatnya.

” Kalau jadwal sudah ada tentunya semua pemain akan semakih meningkat motivasinya dan latihan juga akan lebih mengarah pada strategi pertandingan,” tuntasnyan.

Sementara itu, Ketua Panpel Piala Bupati Bogor, H.Iswahyudi mengatakan, lanjutan Piala Bupati Bogor 2022 yang sudah memasuki fase semifinal masih.akan dilakukan rapat lebih dahulu.
” Lagi akan dirapatkan dulu,” ujar H. Iswahyudi saat menjawab pertanyaan seputar pelaksanaan Semifinal Piala Bupati Bogor 2022.

Salah satu anggota Exco PSSI Askab Bogor ini menambahkan, pihaknya akan melakukan Kongres Tahunan PSSI Askab Bogor yang akan dilakukan pada 29 September 2022.

** Asep Syahmid

Baru Digelar Patah dan Retak, Warga Minta Sidak Jalan Klapanunggal – Dayeuh 

0

Klapnunggal | Jurnal Bogor 

Proyek peningkatan Jalan Klapanunggal – Dayeuh yang dilaksanakan oleh CV. Prima Karya dan PT. Nasuma Putra sebagai Konsultan Pengawas yang memakan anggaran sebesar Rp1,9 miliar mendapat keluhan warga yang menilai pekerjaan asal jadi.

Ahmad (45) warga sekitar mengatakan, pelaksana pekerjaan proyek ini menutup jalan total untuk tidak dilalui dan sudah berlangsung lebih dari 1 pekan penutupan jalan ini dilakukan. Namun dia menyayangkan beton yang belum dilalui kendaraan sudah menimbulkan retakan dan patahan pada jalan tersebut.

“Ini salah satunya, depan pabrik ini malam itu beton digelar paginya sudah tampak retak tengah dan sepanjang jalan ini,” ucap Ahmad sambil menunjuk jalan yang retak.

Menurutnya, kualitas beton saat ini sangat memprihatinkan, dirinya yang juga suka melintasi jalan yang baru dibeton pada tahun 2022 ini tapi sudah banyak sekali keretakannya. 

“Ternyata bukan hanya disini, di Bojong Kulur saat saya melintas itu parah juga, retak beton sepanjang jalan dan sudah ada patahan-patahan padahal mutu beton itu setau saya bisa mencapai 10-15 tahun, ini baru seumur jagung sudah rusak dan patah-patah,” keluhnya.

Harusnya, sambung ia, dengan sudah divonisnya Bupati non aktif Ade Yasin, baik BPK maupun inspektorat harus lebih teliti lagi, dalam melakukan pemeriksaan. Kenyataan di lapangan dengan terjeratnya Ade Yasin tidak dijadikan pelajaran oleh para pengusaha karena lemahnya pengawasan dan bisa dibelinya kebijakan.

“Semoga setelah kejadian Bupati Ade Yasin, jadi cambuk juga untuk pengusaha. Disini BPK dan Inspektorat jangan main mata terus dengan para pengusaha. Hingga kerusakan dalam pekerjaan jalan dianggap sebagai kewajaran, black list harus tegas dilakukan sebagai efek jera untuk pengusaha, mengingat jual/beli pekerjaan masih terjadi di Kabupaten Bogor walaupun tidak terendus,” bebernya.

Dia berharap, ada anggota DPRD Kabupaten Bogor yang turun dan sidak ke lokasi Jalan Klapanunggal – Dayeuh. “Sidak dan jika perlu jangan dicairkan uangnya sebelum dibenahi, ini jalan cuma dipoles-poles aja untuk nutupin keretakannya, tidak di graouting. Dewan dapil 2 banyak sekali, miris jika tidak satu orang pun yang datang menengok jalan ini,” pungkasnya kepada Jurnal Bogor, Sabtu (25/09).

Terpisah disampaikan Ali pelaksana CV.Prima Karya jika pihaknya sudah meminta pertanggungjawaban pihak bacingplant Adhimix untuk melakukan grouting dan sedang mempersiapkan alatnya.

“Belum tau kapan, cuma sudah kita komplain dan akan dilakukan perbaikan untuk alat sedang disiapkan,” cetus Ali melalui WhatsApp.

** Nay Nur’ain

Mayang Gandes dan Desa Sipak Tanamkan Lagi Kecintaan Budaya Sunda

0

Jasinga | Jurnal Bogor

Pentas seni sanggar Mayang Gandes bersama Pemerintahan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor sebagai upaya menanam kembali kecintaan masyarakat kepada budaya Sunda.

Hal itu terlihat antusiasnya peserta yang mengikuti lomba maupun dari masyarakat yang hadir untuk menyaksikan gelaran yang diadakan di pelataran Koramil 0621-24 Jasinga, Sabtu (24/9).

Bahkan, kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, yang hadir melalui Sub Koordinasi Pelestarian dan Pengembangan Budaya.

“Alhamdulilah, mewakili Kadisbudpar kita bisa hadir untuk melihat sejauh mana penyelenggaraan dari pada pentas seni di Desa Sipak yang diselenggarakan Sanggar Seni Mayang Gandes ini, ” ungkap Sub Koordinasi Pelestarian dan Pengembangan Budaya, Andi.

Dengan adanya kegiatan tersebut, dia merasa berbahagia lantaran seni dan budaya di Kabupaten Bogor khususnya di Desa Sipak masih tetap eksis sampai dengan saat ini.

“Selain itu saya pun berharap, kegiatan seperti ini tetap terus berjalan jangan sampai hanya saat ini saja. Karena, generasi muda sangat butuh pengetahuan akan budaya kita itu seperti apa, yang khusus seni dan budaya yang ada di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Kepala Desa Sipak Agung Suryadinata mengaku sangat mendukung penuh kegiatan tersebut, karena untuk melestarikan budaya yang ada di Desa Sipak.

“Dimana pada hari ini peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari beberapa RW yang ada di Desa Sipak. Selain itu pada hari ini kita pun mengesahkan atau melegalkan lagu wajib yakni Karatagan Desa Sipak,” paparnya.

Agung menjelaskan, lagu Karatagan Desa Sipak tersebut akan menjadi lagu untuk para generasi muda yang ada di Desa Sipak. Sehingga lagu tersebut akan disosialisasikan ke sekolah-sekolah yang ada di wilayah Desa Sipak.

“Nanti akan kami sosialisasikan supaya semua mengetahui apa langkah kerja kami dari lagu ini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Muspika Kecamatan  Jasinga yang diwakili oleh staf kasi pendidikan dan kesehatan, Muhammad Toha mengapresiasi acara tersebut. Dia berharap desa yang lain di wilayahnya bisa mengikuti.

“Intinya selain kita mengapresiasi kita pun berharap kedepan di setiap desa yang ada di wilayah Kecamatan Jasinga bisa melakukan hal seperti ini, karena yang namanya seni dan budaya Sunda khususnya harus tetap dijaga dan dilestarikan,” tukasnya.

** Andres

Dispora Undang Kontingen dan Pengurus NPCI Kabupaten Bogor Sambil Serahkan SK Kontingen Peparda

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan pihaknya akan menggelar rapat persiapan Peparda dengan mengundang Ketua Kontingen Peparda dan pengurus NPCI Kabupaten Bogor.

Asnan AP menambahkan, rapat yang dilakukan Dispora Kabupaten Bogor ini akan berlangsung di Ruang Rapat Besar Dispora Kabupaten Bogor, Rabu, 28 September 2022.

” Ini rapat persiapan kami dalam menatap Peparda Jabar 2022. Makanya kami mengundang unsur Kontingen Peparda dan juga unsur NPCI Kabupaten Bogor,” tegas Asnan AP.

Selain itu, kata Asnan AP, pada saat rapat persiapan yang akan dilakukan hari Rabu nanti akan dilakukan penyerahan SK Kontingen Peparda Kabupaten Bogor menuju Peparda Jabar 2022.

Pada dasarnya, kata Asnan AP, tahapan persiapan menuju Peparda Jabar 2022 sudah berjalan pada track yang benar.

“NPCI Kabupaten Bogor sudah melakukan Pra Pelatcab dan Pelatcab Peparda sejak sebulan lalu dan akan berlangsung selama 3 bulan,” tegas Asnan AP

Selanjutnya, Kata Asnan AP, Ketua Kontingen Kabupaten Bogor untuk Peparda Jabar sudah melakukan monitoring pelaksanaan Pelatcab Peparda NPCI Kabupaten Bogor 2022.

** asep syahmid

Capaian Prestasi Tim Wushu Kabupaten Bogor Sangat Membanggakan

0

Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022

Cibinong | Jurnal Bogor

Pengurus cabor Wushu Kabupaten Bogor merasa bangga dan puas dengan capaian prestasi atlet Wushu Kabupaten Bogor pada Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 yang berlangsung di Graha Unesa, Suranaya, Jawa Timur yang berakhir belum lama ini.

Para atlet Wushu Kabupaten Bogor yang tampil pada Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 ini berhasil meraih 3 medali Perak dan 2 Medali Perunggu.

Ketua Cabor Wushu Kabupaten Bogor, Fitri Putra Nugraha yang akrab disapa Nungki mengatakan, tim Wushu Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional untuk kedua kalinya.

Pasca BK-PORPROV November 2021 di kuningan (november lalu) Tim Wushu Kabupaten Bogor berhasil menorehkan record dan menjadi Juara Umum 3 ditengah persaingan Provinsi dan Kabupagen /Kota se-Indonesia pada ajang Kejurnas Wushu Open (IWAG-Indonesian Wushu All Games 2021 bulan Desember 2021

Namun, saat itu tidak ada keikutsertaan atlet-atlet pelatnas dan hanya beberapa atlet atlet yang tampil pada PON Papua lalu.

“Berbeda dengan Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 kali ini dengan banyaknya atlet atlet Pelatnas yang ambil bagian dalam Kejurnas ini serta mampu menaikkan level kejuaran yang berlangsung di Graha Unesa, Surabaya, Jawa Timur,” ujar Nungki, Minggu, 25 September 2022.

Nungki mengatakan, saat Kejurnas Wushu Piala Presdien 2022 pihaknya memang turun di nomer yang lebih sedikit ketimbang Turnamen Open tahun lalu. (November 2021) Karena kali ini system pertandingan mewakili provinsi yang hanya diperbolehkan turun 2 atlet per nomer per provinsi.

“Maka pihak Pengprov wushu jabar melakukan seleksi sehingga atlet atlet kita hanya dapat mengikuti 9 nomer pertandingan,” bebernya.

Hal itu, kata Nungki, tentunya sangat berbeda dengan Turnamen Open pada November 2021 dimana saat itu, para atlet Wushu Kabupaten Bogor bisa mewakili langsung Pengcab Kabupaten / Kota sehingga Tim Wushu Kabupaten Bogor dapat mengikuti 14 nomer pertandingan.

Dalam kesempatan yang sama, Nungki mengayakan, pada event IWAG 2021 ( Kejurnas Wushu) sebanyak lima Atlet Taolu Senior Kabupaten Bogor mampu meraih 2 Emas, 3 Perak, 3 Perunggu.

” Tim Wushu Kabupaten Bogor merebut gelar untuk pertama kali sebagai Juara Umum KE III Taolu Senior Kejurnsa dan mampu bersaing dan mengalahlan persaingan degan atlet Wushu dari Provinsi serta Kota dan Kabupaten se Indonesia yang ambil bagian dalam IWAG 2022,” tegasnya.

Daftar Atlet Wushu Kabupaten Bogor Peraih Medali Pada IWAG 2021:

• Ahmad A Zaidan ( 2 emas)
• Andrew Xavier ( 1 Perak, 1 Perunggu)

• Robert Sienarta ( 1 Perak)
• Ragil Wiramukti ( 1 Perak)
• Basyasyah Ayu ( 2 Perunggu)

Klasemen Akhir IWAG 2021 Lalu

  1. DKI JAKARTA 10 5 3
  2. JAWA TIMUR 3 3 2
  3. KAB BOGOR 2 3 3

** asep syahmid

Puluhan Dongdang Meriahkan Mapag Bulan Mulud Desa Lemah Duhur

0

Caringin | Jurnal Bogor
Puluhan Dongdang meriahkan kegiatan Mapag Bulan Mulud tahun 2022 yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (25/09).

Kepala Desa (Kades) Lemah Duhur, Ujang Najmudin mengatakan, acara Mapag Bulan Mulud atau menyabut datangnya bulan Maulid, merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dilaksanakan Pemdes Lemah Duhur.

Untuk menambah semaraknya acara  di bulan lahirnya Nabi Muhammad SAW ini, lanjutnya, pihaknya menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari pawai dongdang, pencak silat hingga tabligh akbar.

“Jadi kegiatan yang kami laksanakan ini bersifat islami serta menampilkan pentas seni dan budaya. Makanya ada pawai dongdang, pencak silat dan ditutup dengan acara tabligh akbar,” kata Ujang Najmudin.

Ujang Najmudin yang akrab disapa Iyang itu menjelaskan, masyarakat dari berbagai unsur yang berada di 37 rukun tetangga (RT) dan meliputi 7 rukun warga (RW), ikut turun ke jalan sambil membawa dongdang yang dibuat masing-masing wilayah.

“Untuk itu sebanyak 21 dongdang yang ditampilkan warga secara bersama-sama ini, kami serahkan ke setiap Posyandu. Karena ditiap Posyandu semua warga dari berbagai unsur atau kalangan ada semua,” paparnya.

Dijelaskannya, dongdang adalah tempat atau wadah yang secara tradisional dipakai untuk tempat makanan. Kreativitas dalam pembuatannya juga murni dari swadaya masyarakat.

“Makanya warga sangat antusias membuat dongdang dengan kreasi mereka masing-masing. Isi dalam dongdang tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang ikut pawai dalam acara ini,” ujar Iyang.

Iyang menambahkan, peringatan maulid itu harus dijaga dan tetap dilaksanakan, karena untuk menjaga keimanan serta ketakwaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Bila bukan kita yang menjaga siapa lagi. Jadi mari kita sama-sama lestarikan tradisi ini,” imbuhnya.

Sementara, untuk pelaksanaan star pawai dongdang dimulai dari Kampung Cimande Hilir menuju jalan Cimande – Cikodok dan finis di kantor Desa Lemah Duhur.

Acara kreatif itu mendapat antusias dari masyarakat dan sambutan meriah atas kegiatan pawai dongdang.

“Adanya perayaan maulid nabi ini bukan hanya sekedar merayakan hari kelahirannya nabi saja. Tapi harus dapat menjadikan motivasi kita untuk perubahan dunia atas kelahiran Rasulullah. Karena berkat perjuangan beliaulah kita bisa menikmati islam yang sekarang ini,” tukas Sadiah Sumantri, warga Kampung Nangoh, Desa Lemah Duhur yang ikut pawai dongdang bersama Posyandu Mekar.

** Dede Suhendar  

Disebut Serobot Lahan Warga, Dirut CV Makmur Bayar Lahan yang Kena Pasangan Batu 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Pekerjaan kontruksi drainase lingkungan yang berada di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh CV Makmur KMC dan PT Tunas Sejahtera sebagai Konsultan Pengawas dengan memakan anggaran sebesar Rp 440 juta sempat dikabarkan menyerobot lahan warga sekitar.

Mendapati hal tersebut, Yayat Pelaksana kegiatan tersebut mengatakan, saat pengecekan lapangan sudah dihadirkan pemilik lahan, desa, ketua RW, ketua RT, dan pemuda setempat untuk melihat kondisi dan lokasi pekerjaaan.

“Saya sudah menginstruksikan kepada pekerja untuk mengambil diluar patok tanah warga, mungkin karena beberapa hal sehingga mengambil pas patok tanah warga tersebut, ” ujar Yayat kepada Jurnal Bogor, Sabtu (25/09).

Menurutnya, bukan diserobot lebih tepatnya lahannya pas pasangan batu tersebut hanya 4 meter yang masuk pas pekerjaan pasangan batu tersebut. “Awalnya minta 10 juta cuma kami keberatan, karena itu pas pasangan batu, akhirnya sepakat 4,5 juta kita ganti jadi kita beli semeternya sejuta lebih lah, ” ujar Yayat.

Hal ini akan jadi pembelajaran untuk dia, dimana saat survei walaupun sudah ada Pemerintah Desa Cicadas dan ketua RW dan RT tapi tidak menjamin hal-hal seperti ini tidak terjadi.

” Alhamdulilah sudah clear, yang penting gak masalah tapi ini jadi pembelajaran lah untuk kita, ” ujarnya.

** Nay Nur’ain

Berkelanjutan, Kompol Bayu: Jalan Sehat akan Jadi Rutinitas di Gunung Putri 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Untuk mempererat silaturahmi antarelemen masyarakat, Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat menggagas jalan sehat untuk semua desa di Kecamatan Gunung Putri agar bisa menggelar jalan sehat.

“Sudah beberapa desa di Kecamatan Gunung Putri melaksanakan jalan sehat, dan kemarin, selanjutnya Desa Ciangsana yang menggelar jalan sehat yang diikuti Muspika dan elemen masyarakat,” ujar mantan Kapolsek Cibinong tersebut, Minggu (25/09).

Kompol Bayu mengatakan, acara ini dalam rangka mempererat silaturahmi antarwarga masyarakat, pemuda, beserta Muspika dan Pemdes.

“Yang mana ini program berkelanjutan dari yang pertama di Desa Bojongkulur, Haornas di Kecamatan lanjut ke Desa Gunung Putri dan sekarang di Desa Ciangsana selanjutnya akan diadakan di Desa yang lain,” papar Bayu biasa disapa.

Ia menyampaikan, jalan sehat yang dilaksanakan Pemdes Ciangsana berjarak lumayan jauh, dan melalui beberapa UMKM yang ada di setiap jalan, sekaligus mempromosikan para UMKM yang ada di Desa Ciangsana.

“Jalan sehat di Pemdes Ciangsana ini berjarak 2,5 kilo meter dan berakhir disalah satu UMKM Desa yang berbentuk Wisata Desa sekaligus untuk mempromosikan, dan tadi juga kita melalui beberapa tempat UMKM yang kita lihat sedang dibersihkan juga semuanya dilibatkan,” paparnya

Selanjutnya Bayu menjelaskan, tujuan dari jalan sehat ini agar semua bisa semakin lebih sehat, dijalan sehat ini juga diadakan senam bersama untuk lebih mempererat silaturahmi semua elemen masyarakat.

“Saya berharap jalan sehat ini bisa berkelanjutan karena olahraga ini lebih mudah dan banyak manfaatnya untuk tubuh kita,” jelasnya 

Awal diadakan jalan sehat ini, Kompol Bayu membeberkan, untuk meninjau tempat pembakaran sampah di Desa Bojongkulur, dan mempunyai ide untuk membersihkan tempat ini dengan mengadakan jalan sehat.

“Sewaktu di Desa Bojongkulur kita ingin meninjau salah satu lokasi yang dijadikan tempat pembakaran sampah, kami usulkan bagaimana kalau sambil jalan sehat kita membersihkan sampah dan ternyata di apresiasi. Alhamdulillah meriah, selanjutnya kami usulkan ke pak Camat dan Danramil bagaimana kita rutinkan setiap desa untuk mengadakan jalan sehat,” tukasnya.

** Nay Nur’ain

Peduli Warga Kurang Mampu, Polsek Leuwiliang Berikan Paket Sembako

0

Leuwiliang l Jurnal Bogor

Ditengah sulitnya ekonomi, jajaran Polsek Leuwiliang Polres Bogor  menyempatkan diri melakukan upaya kemanusiaan berupa bakti sosial dengan memberikan  sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah hukum Mapolsek Leuwiliang baru baru ini.

“Paket sembako diberikan kepada beberapa penerima manfaat, terutama bagi  masyarakat kategori kurang mampu,” ujar Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto kepada Jurnal Bogor.

Sembako berupa beras yang diberikan, menurutnya, bantuan ini secara kontinyu sasarannya penerima manfaat tentu yang sangat membutuhkan sehingga bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat.

“Selain meringankan beban masyarakat, kami berharap kegiatan baksos ini dapat memicu untuk saling berbagi dan peduli antar sesame,” jelasnya.

Bantun sembako dari Polsek Leuwiliang diterima langsung oleh penerima manfaat warga asal Kampung Lebak Pasar RT 02 RW 05 Desa Leuwiliang Hendi, Asep dan Roni. Ucapan terimakasih  disampaikan ketiga penerima bantuan tersebut.

“Alhamdulillah sembako sudah kami terima, terimakasih Pak Kapolsek dan jajaran atas kepeduliannya,” ucapnya penuh syukur.

** Arip Ekon

Insfrastruktur Jalan Dibangun, Pengerjaan Jembatan Cikaniki II Masuk Minus 2

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Pembangunan jembatan penghubung Desa Nanggung dengan Pangakaljaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor progresnya telah masuk minus 2. Bangunan jembatan Cikaniki II dengan masa  pengerjaan selama 7 bulan hingga Januari 2023.

“Telah berlangsung 4 bulan jalan, progres pekerjaan Cikaniki II telah masuk di minus 2,” ujar pelaksana pembangunan dari PT Trimangunggal Karya Maman Surahmat.

Anggaran bangunan jembatan Cikaniki II PT Trimanunggal Karya dibawah konsultan pengawas PT Demensi Ronakon sebesar Rp15.994.199.750 miliar.

“Dari berlangsung 4 bulan dan progres pekerjaannya telah masuk di minus 2. 48% progres  dan rencana 50%. Ada pun kegiatan-kegiatan yang sedang kita lakukan saat ini adalah pengecoran untuk admin 1 pengecoran abutment 1 abutment 2 kemudian ada perbaikan jalan juga di antara SDA 200 s/d 683,5. Mudah-mudahan pekerjaan kita akan simultan dengan pekerjaan jalannya,” jelasnya.

Sementara dengan pekerjaan rangka bajanya sendiri kata dia, berharap di akhir bulan ini ada yang dibawa ke lapangan dan rencananya nanti Tim dari Ericsson atau tim pemasangan baja pada awal Oktober sudah masuk ke lapangan.

“Rencana kita 50% namun bobot prestasi kita di 48% akan tetapi  coba untuk mengejar dengan pekerjaan-pekerjaan badan jalan menuju jembatan Cikaniki II,” paparnya.

Dia menyebutkan ada kesulitan di pengadaan betonnya, kendati begitu dia optimis pada Senin ini sudah mulai lagi ada pengecoran karena besi dan tenaga kerja sudah siap.

“Sebenarnya menjadi kendala, tapi kita coba, kita coba ciptakan suasana kerja di mana kalau kita lihat pekerjaan drainase sudah kita mulai,” sebutnya.

Yang dari atas kata dia, coba disalurkan ke drainase-drainase yang sudah selesai. Lalu pekerjanya aman karena pekerja memiliki risiko tinggi. 

“Yang di bawah itu kita buatkan surat untuk pengamanannya karena di dalam kontrak kita ini adalah kontrak jadi artinya ketika kontrak kita selesai itu pengerasan beton semennya sudah selesai jadi jalan ini sudah berfungsi dan sampai betonisasi,” tukasnya.

** Andres / Arif Ekon