Pertalite Kosong di SPBU Leuwiliang

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor 

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-16603 Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. 

Dari pantauan pada Senin (8/08) pagi, SPBU di Leuwiliang itu tutup. Pengawas SPBU 34-16603 Leuwiliang Asep mengatakan, kondisi ini akibat pengiriman BBM mengalami keterlambatan.

“Sudah sepekan ini. Padahal kita sudah pesan jauh-jauh hari tapi kondisinya sering terlambat, dan di SPBU ini sudah hampir dua hari gak jual pertalite,” kata dia kepada wartawan.

Asep mengatakan, akibat kondisi itu berdampak pada konsumen. “Banyak yang balik lagi kaya tadi pengendara sepeda motor mogok nyari pertalite gak dapat kasihan kan,” ungkapnya.

Selaku pengawas, Asep mengaku sudah mengkonfirmasi alasan keterlambatan pengiriman ke pihak depo Pertamina. Namun belum ada jawaban lebih lanjut alasan keterlambatan itu.

“Kita sudah konfirmasi tapi gak tahu alasan telat ini kondisinya sudah konfirmasi tapi gak tahu kenapa,” ujarnya.

Asep berharap, kondisi ini cepat teratasi mengingat masyarakat pengguna roda dua apalagi sopir angkot sangat membutuhkan pertalite.

“Kalau di sini banyak yang cari apalagi sopir angkot di sini kan dekat pasar dan terminal mereka kasihan kalau di sini kosong harus mencari ke SPBU lain,” paparnya.

Sementara salah satu sopir angkutan umum Jurusan Leuwiliang-Bogor Irfan mengaku keberatan dengan kelangkaan pertalite saat ini.

“Jika beralih ke Pertamax itu mahal gak sesuai dengan pendapatan apalagi sekarang yang naik angkot jarang,” katanya.

Tidak hanya itu Adam pengguna kendaraan roda dua harus mencari jauh lantaran saat mengisi ke SPBU Leuwiliang kendaraan mati mesin kehabisan bensin. Namun setibanya di SPBU itu bahan bakar jenis pertalite bahkan petamax kosong.

“Tadi lumayan cari ke eceran juga gak ada ya kalau bisa mah jangan sampe langka gini kasihan masyarakat kecil,” tukasnya.

** Andres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here