Guru-guru madrasah di Kabupaten Bogor yang belum menempuh pendidikan sarjana (S1) kini bisa kuliah di Institut Agama Islam Bogor (IAIB) Nanggung, setelah IAIB menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor.
Rektor IAIB Dr. H Usep Nukliri mengatakan, upaya ini untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi para guru madrasah di Kabupaten Bogor agar berkembangnya dunia pendidikan di bumi Tegar Beriman.
“Kami bakal memberikan beasiswa pendidikan S1 kepada seluruh guru madrasah. Ini merupakan angin segar bagi para guru madrasah yang belum mendapatkan pendidikan S 1. Beasiswa nanti diberikan khusus bagi para guru madrasah yang direkomendasikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bogor.” Ujarnya dalam peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-77 Kementerian Agama tahun 2023 tingkat Kabupaten Bogor di Gunung Mas Puncak, Cisarua, baru baru ini.
IAIB juga menyatakan dukungannya terhadap Kemenag hingga ambil bagian dalam menyemarakan HAB Kemenag- ke 77 dengan memberikan sepeda motor sebagai bentuk apresiasi. “Kami berikan sebagai bentuk dukungan di HAB Kemenag ke -77,” ujar Dr H Usep Nukliri.
Sebelumnya, sebelum puncak perayaan pada Hari Amal Bhakti digelar kepala Kantor Kemenag KH KH Ahmad Sukri bersilaturahmi untuk mensupport dan memotivasi para dosen dalam menjalankan tugasnya.
Menurutnya, setiap manusia tentu memiliki potensi agar terus berkembang dan menjadikan menjadikan orang hebat maka potensi itu harus terus digali,” imbuhnya.
“Artinya, potensi yang berada di diri kita ini sebenarnya hebat semua,” kata KH Ahmad Sukri.
“Hari ini kita sudah menggali potensi. Buktinya apa? Mahasiswa yang kita didik alhamdulilah jumlahnya banyak. Kelak mahasiswa ini, siapa tahu kedepan menjadi pejabat semua,” ujarnya lagi.
Ahmad Sukri menjelaskan, di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Bogor sekitar 35% terdapat tenaga pengajar yang belum memiliki gelar S1, dan diharapkan Institut IAB salah satu perguruan tinggi yang bisa menampung seluruh guru madrasah di berbagai pelosok.
“Diharapkan para guru madrasah bisa melanjutkan kuliahnya di IAIB Bogor menjadi founding fathers karena Institut IAIB merupakan cikal bakal insya Allah kedepan lebih maju,” tukasnya.
Sebuah kendaraan truk Hino dan sepeda motor bertabrakan di Jalan Raya Tanjakan Pedes, Desa Sukamaju, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (25/01/23).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12:00 WIB, beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, seorang pengendara sepeda motor jenis Honda Supra 125 bernopol F 4814 LQ mengalami luka patah tulang di bagian kaki.
Petugas Unit laka Lantas Polsek Dramaga Iptu Pempem menjelaskan, kronologi kejadian yang mana truk Hino warna hijau bernopol B 9870BDF dikendarai oleh seorang remaja berusia 15 tahun dari arah Leuwiliang menuju Jasinga.
Setibanya di tempat kejadian, kata dia, truk menghindari kendaraan angkot yang tengah berhenti, namun dari arah berlawanan ada sepeda motor sehingga kecelakaan pun tidak terhindari.
“Pengemudi truk tidak bisa menguasai kecepatan karena posisi jalan menurun ada angkot berhenti sopir buang ke kanan, namun dari bawah ada motor sehingga terjadi kecelakaan,” katanya.
Saat ini dua kendaraan ditangani langsung oleh laka lantas unit Dramaga, untuk korban dibawa ke RSUD Leuwiliang karena mengalami luka pada kaki kanan.
“Korban pengendara motor asal Jakarta sudah dievakuasi, saat ini dalam perawatan, kondisinya belum bisa diajak komunikasi,” ucapnya.
Warga Cileungsi mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera melakukan perbaikan Jalan Raya Narogong, tepatnya di depan Pasar Cileungsi. Pasalnya, ruas jalan tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup parah dan membahayakan para pengguna jalan.
Apalagi, ruas Jalan Narogong merupakan akses utama yang kerap kali dipadati kendaraan dan menjadi akses utama warga yang melakukan aktivitas.
“Depan Pasar Cileungsi jalannya sudah rusak parah. Itukan jalur utama warga yang mau ke Bekasi dan Bogor jadi ramai dari pagi sampai malam. Apalagi banyak warga juga yang akan berjualan dan belanja ke Pasar Cileungsi pasti lewat Jalan Narogong,” kata salah satu warga Cileungsi, Yuyung kepada Jurnal Bogor, Rabu (25/01/23).
Menurutnya, kerusakan Jalan Narogong di depan Pasar Cileungsi sudah cukup lama dan belum ada perbaikan dari pemerintah. Terlebih lagi pada saat musim hujan, dimana kondisi jalan kerap tergenang air dan membuat ruas jalan semakin rusak.
“Apalagi pas hujan, jalan sudah rusak ditambah genangan air jadi sangat berbahaya, apalagi yang menggunakan sepeda motor harus hati-hati,” ujarnya.
Menurut Yuyung, warga sudah menyampaikan keluhan terkait rusaknya jalan ke pemerintah desa dan kecamatan, namun sampai sekarang tidak kunjung diperbaiki lantaran ruas Jalan Narogong merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Warga enggak ngerti persoalan siapa yang bertanggungjawab dan yang harus melakukan perbaikan, warga tahunya jalan rusak dan minta segera diperbaiki,” tegasnya.
Oleh karena itu, lanjut Yuyung, ia meminta agar Pemerintah Kabupaten Bogor agar segera menyampaikan kondisi rusaknya Jalan Narogong kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar dalam waktu dekat segera dilakukan perbaikan.
“Sudah banyak korban kecelakaan lalulintas karena kondisi Jalan Narogong yang rusak. Jangan sampai ada korban lagi baru diperbaiki,” pungkasnya.
Pelaku pencurian sepeda motor berinisial ML (23) l diamankan kepolisian, Polsek Parung, Polres Bogor.
Kejadian tersebut terjadi di wilayah Desa Pamegarsari, Parung, Kabupaten Bogor, Senin (23/01/23). Pelaku yang seorang diri itu nekat akan melakukan pencurian sepeda motor yang terparkir didepan rumah korban.
Namun nasib pelaku tidak mujur, usahanya berhasil digagalkan oleh pemilik kendaraan motor. Dari tangan pelaku tersebut diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat dan satu buah kunci kontak sepeda motor.
“Pelaku sendiri dapat diamankan saat dirinya melakukan pencurian, Yang mana aksi pelaku tersebut gagal usai diketahui oleh korbannya,” kata Kapolsek Parung Kompol Sularso, Rabu (25/1/2023)
Dia menjelaskan, pelaku melakukan pencurian terhadap satu unit sepeda motor yang sedang terparkir di teras rumah. Perbuatan pelaku diketahui oleh korbannya yang kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil diamankan.
“Saat ini pelaku berinisial ML tersebut masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” tukasnya.
Kabar perihal adanya percobaan penculikan yang terjadi di depan SDN Dukuh, Desa Pasirmukti, Citeureup, Kabupaten Bogor, masih simpang siur kebenarannya. Namun isu ini telah membuat riuh grup WhatsApp orangtua dan pihak kepolisian memastikan hoaks.
Dalam voice note yang beredar suara perempuan diduga salah satu wali siswa korban percobaan penculikan, “Assalamualaikum, ibu maaf mengganggu istirahatnya ibu, ini mamahnya H, saya mau ngasih tau ke ibu ya bu, tolong disebarkan di group ya bu. Tadi pas anak saya pulang sekolah bersama N dan H, hampir aja kejadian bu, tadi ada mobil merah berhenti di depan anak saya, pintunya udah dibukain. Untungnya ada kakak saya yang depan bengkel itu nyamperin, nah terus orangnya langsung kabur. Tolong ya bu kasih tau ke yang lainnya, harus dijemput anak-anaknya gitu kalo pulang sekolah. kalo misalnya belum dijemput tolong jangan dikeluarin dulu bu, soalnya kan ini lagi musim culik, ini anak saya juga hampir aja kejadian bu. Udah gitu aja, saya cuma ngasih tau aja ya bu, biar orang tuanya harus waspada gitu, assalamualaikum,” papar ucapan suara dalam voice note yang beredar.
Menanggapi adanya isu tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Citeureup Aipda Ence saat dihubungi Jurnal Bogor mengatakan, setelah mendapat kabar dari WhatsApp yang beredar dirinya langsung meminta satgas untuk mengecek kebenarannya.
“Kita sudah membuat satgas untuk percepatan informasi, dan apa yang beredar itu adalah hoaks, hal tersebut pun sudah dikatakan oleh pihak sekolah yang bersangkutan ” ujarnya.
Dirinya menghimbau kepada orang tua siswa untuk tidak panic, namun tetap waspada, dan jangan dulu menyebarkan sesuatu sebelum valid kebenarannya.
“Jangan gampang menyebarkan hal yang kita sendiri belum tau kebenarannya, waspada harus, tapi panik jangan,” pesannya.
Sementara, salah satu oraang tua siswa SDN Dukuh, Neng membenarkan adanya informasi yang beredar tentang percobaan penculikan.
“Gak tau kejadiannya sih, cuma itu katanya dialami oleh orang tua salah satu siswa disini, mungkin untuk mengingatkan,” papar Neng.
Menurutnya, kabar itu bukan kejadian pada Rabu (25/1/2023), tapi kejadian, Selasa (24/01/23). “Tau sudah viral di grup WhatsApp,” pungkasnya.
Kasus pencurian sepeda motor bergentayangan di wilayah Rumpin. Aksi Curanmor ini terjadi di Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor. Tak tanggung-tanggung, sepeda motor milik warga digondol oleh kawanan pencuri.
Kejadian pencurian itu terjadi pada Selasa (24/01/23) dan di tempat kejadian perkara (TKP) para pelaku menggasak 2 unit sepeda motor.
Kapolsek Rumpin Kompol Sumijo S.H mengatakan, aksi pencurian terjadi pada malam hari. Namun baru diketahui pemiliknya saat hendak mengantarkan anaknya ke sekolah pada pagi hari.
“Mendapati dua unit motor yakni Honda Beat dan Honda Scoopy yang terparkir di teras rumah sudah tidak ada,” katanya.
Aksi pencurian itu, kata dia, saat ini dalam penanganan pihak kepolisian dari Polsek Rumpin Polres Bogor.
“Terkait kejadian pencurian kendaraan di rumah tersebut saat ini kami telah melakukan penyelidikan, beberapa saksi pun telah kita mintai keterangan,” tukasnya.
Cileungsi | Jurnal Bogor Dalam rangka Lomba Tingkat II Penggalang tahun 2023 Kwaran Ranting Cileungsi, siswa SDN Cipicung 4 yang beralamat di Jalan Cileungsi-Jonggol Gg.Harvest City, Kp.Cigarogol RT 06/02, Desa Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor, meraih penghargaan dari beberapa kategori perlombaan.
Kepala Sekolah SDN Cipicung 4, H.Oyib S.Pd mengapresiasi akan prestasi yang diraih oleh siswa dan siswinya, dimana apa yang mereka raih akan menjadi prestasi dan kebanggan, baik untuk mereka sendiri, orang tua maupun sekolah.
“Ini prestasi yang harus kita banggakan, dimana siswa kami meraih beberapa perlombaan di beberapa kategori,” ujar H.Oyib kepada Jurnal Bogor, Rabu (25/01/23).
Menurutnya, prestasi-prestasi yang diraih ini akan menjadi peninggalan untuk generasi selanjutnya agar menjadi contoh. Untuk siswa yang sudah berhasil membanggakan nama sekolah, dia berpesan agar jangan mudah puas dengan apa yang diraih saat ini, belajar dan terus belajar. Mengingat, untuk di era saat ini kita sebagai pengganti orang tua harus ekstra mengingatkan kepada siswa untuk tidak terlena kedalam dunia gadget yang akhirnya melupakan belajar.
“Bersaing dan mempelajari dunia digital sangat perlu, apalagi saat ini digital sedang dielu-elukan, namun jangan sampai anak-anak kita juga terkena jahatnya dunia digital yang tidak bisa langsung terdeteksi,” paparnya.
Dia juga berpesan kepada orang tua wali siswa, jangan menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah untuk mendidik anak. Karena didikan yang paling paten ada dalam lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggal, sehingga jangan lupa untuk mengawasi anak-anak, danjangan sampai masuk kedalam hal-hal negatif apalagi sampai mengikuti yang tidak baik.
“Karena pengaruh dunia digital pada karakter anak itu sangat dominan, oleh karena itu mari saling jaga, support dan dukung terus kegiatan anak yang positif. Karena jika menjadi juara kita juga yang akan bangga sebagai orang tua,” pesannya.
Untuk diketahui, adapun prestasi kejuaraan yang diraih siswa SDN Cipicung 4 ialah: – Juara 1 lomba PBB Penggalang Putri SD/MI – Juara 1 Lomba Sandi dan Semaphore Penggalang Putra SD/MI – Juara 2 Lomba Pasang Tenda Penggalang Putri SD/MI – Juara Umum Harapan 2 kategori SD/MI Putri LT II Regu Penggalang – Juara Umum Harapan 3 kategori SD/MI Putra LT II Regu Penggalang
Citeureup | Jurnal Bogor Sejumlah pengusaha kontraktor untuk proyek pembangunan lapangan golf megah, New Palm Hill yang berada di Desa Tajur, Citeureup, Kabupaten Bogor melakukan aksi demo.
Pasalnya, proyek senilai Rp200 miliar yang dikelola oleh PT Boreco belum membayar pekerjaannya kepada para kontraktor yang bekerjasama untuk pembangunan proyek tersebut.
Aksi protes puluhan pelaksana proyek Lapangan Golf New Palm Hill diwarnai dengan penutupan akses menuju proyek. Koordinator Aksi, Tedy R mengatakan, dirinya bersama kontraktor yang lain meminta PT Boreco untuk membayar pekerjaan yang sudah mereka kerjakan. “Kami mewakili kontraktor yang mengerjakan proyek PT Boreco untuk pekerjaan Lapangan Golf New Palm Hill, menuntut hak kami yang sampai saat ini belum direalisasikan pembayarannya,” ujar Tedy, saat aksi, Selasa (24/01/23).
Menurutnya, banyak dari para kontraktor yang diperdaya PT Boreco. Padahal tagihan dari pekerjaan tersebut sudah masuk ke PT Boresco dengan jangka waktu yang cukup panjang, mulai dari 1,5 tahun, 1 tahun dan 7 bulan. Namun tak jua dibayarkan selama waktu tersebut, mereka hanya diminta bekerja membangun lapangan golf dan yang diberikan pihak perusahaan pemilik proyek hanya berupa kasbon bukan pembayaran yang seharusnya diterima.
“Nominal yang sudah kita keluarkan lebih 15,5 miliar dan masih ada lagi teman-teman yang memasukan kembali invoice, estimasi sekitar 20 miliar,” bebernya.
Akibat dari lambatnya pembayaran yang dilakukan PT Boreco tersebut, banyak dari kontraktor yang dirugikan, karena uangnya mandek. Belum lagi para pekerja yang belum dibayarkan upahnya selama bekerja.
“Kami tidak menuntut apa-apa, kami hanya ingin PT Boreco menyelesaikan secara rasional, dan tidak mencari kambing hitam untuk proses pembayaran ini,” tegasnya.
Hal senada disampaikan kontraktor lain, Edo mengatakan dirinya merasa terdzolimi oleh pihak perusahaan pemilik proyek, ucapan pada perjanjian awal tidak sesuai dengan kenyataannya saat ini. Dan efek dari keterlambatan pembayaran ini, banyak pihak yang dirugikan, selain kontraktor juga pegawai kuli lainnya.
“Bahkan ada dari karyawan kami yang bercerai hingga kabur dari rumah karena tuntutan ekonomi, tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga, karena modal kami tersedot di proyek ini,” cetusnya geram.
Dirinya meminta PT Boreco untuk segera menyelesaikan kewajibannya dan jika sampai waktu yang sudah ditentukan tidak juga dipenuhi, maka mereka akan memboikot lokasi tersebut.
“Kami akan boikot lokasi pintu masuk ini, aksi yang kami lakukan ini damai, bisa dilihat personil polisi yang ada. Intinya kami hanya ingin hak kami dibayarkan,” pungkas Edo.
Untuk diketahui, proyek Lapangan New Golf Palm Hill tersebur disebut milik salah satu anak mantan Presiden ke-2, Hutomo Mandala Putra. Sampai diturunkannya berita ini belum ada penjelasan resmi dari pihak Palm Hills Golf.
Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Fraksi PKS Endah Purwanti memberikan bantuan gerobak sampah bagi warga RT 004/002 serta RW 001, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, beberapa waktu lalu.
Penyerahan 2 unit gerobak sampah ini dilakukan saat silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan masyarakat dilingkungan RT 004 RW 002 yang berlangsung di kediaman rumah RT 004, Qadar Nurqodar Rachman.
“Pemberian 2 unit gerobak ini sebagai janji dan bukti nyata saya pribadi bagi masyarakat yang dulu memilih saya, dan ini murni menggunakan dana pribadi yaitu dari gaji di DPRD Kota Bogor, dari rakyat untuk rakyat lagi,” kata politisi PKS perempuan itu.
Menurut dia, pemberian gerobak sampah tersebut sebagai bentuk janji dan komitmenya kepada masyarakat yang memilihnya dalam pemilihan sebelumnya.
Selain itu katanya, hal itu juga merupakan bentuk kepedulian dirinya terhadap kebersihan dilingkungan masyarakat. “Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan untuk masyarakat,” ungkapnya.
Endah mengatakan, selain alat tersebut bisa digunakan warga untuk mengangkut sampah, juga awet bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama juga.
“Saya berharap ini bisa bermanfaat dan masyarakat semakin paham serta bisa menjaga kebersihan dilingkungannya,” paparnya.
Sementara tokoh masyarakat di lingkungan Kelurahan Cibuluh, Dodi sangat mengapresiasi dan bangga dengan kehadiran dari anggota DPRD khususnya dari Fraksi PKS yaitu Endah Purwanti yang hadir ditengah masyarakat dan memberikan hibah 2 unit gerobak sampah bagi warga.
“Pemberian gerobak sampah ini merupakan kehormatan bagi kami, dan ini juga akan menambah semangat dalam kinerjanya bagi petugas pengangkut sampah disini, supaya bisa semakin bersih dan asri wilayah ini,” jelasnya.
Kata dia, sosok Endah Purwanti baginya bukan orang asing, karena beliau merupakan wakil rakyat yang terpilih, tapi tidak lupa dengan masyarakat yang mendukung dan memilihnya,” tuturnya
Qadar Nurqodar Rachman, selaku Ketua RT 004 RW 002 juga sangat setuju dan bangga atas kehadiran dari Endah Purwanti, dalam hal ini dengan memberikan hibah alat pengangkut sampah bagi warganya.
“Inilah contoh wakil rakyat yang tidak melupakan pemilihnya, atau dalam bahasa lain kacang lupa kulitnya,” katanya.
Menurut dia, selain gerobak, Endah Purwanti pernah memberikan bantuan sejumlah 59 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) dan 10 nya ada di wilayah RT 004.
“Awalnya kami gak nyangka, bahwa ternyata pembuatan gerobak ini murni dari gajinya di DPRD, bukan menggunakan CSR atau dana aspirasinya,” tandasnya.* Fredy Kristianto
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, pada tahun anggaran 2023 ini sepertinya kurang beruntung atau sedang mendapatkan hukuman. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun kebelakang, mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Banprov) sangat kecil di bawah Rp 100 miliar.
Kecilnya bantuan keuangan dari provinsi itu membuat bingung DPRD, karena di tahun 2023 ini direncanakan ada banyak program yang pembiayaannya mengandalkan atau berharap dari kucuran dari Jawa Barat.
“Saya sudah mendapatkan informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), soal kecilnya bantuan keuangan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kalau tidak salahnya angkanya di bawah Rp 100 miliar. Ini memang sangat kecil, tapi semuanya sudah terjadi, ya kita terima saja,”kata Wakil Ketua DPRD Agus Salim, ditemui Jurnal Bogor, Selasa (24/01).
Politisi PKS itu mengatakan, DPRD, khususnya Badan Anggaran, dalam waktu dekat ini akan menggelar rapat bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas masalah kecilnya bantuan keuangan dari provinsi.
“Pembahasan mungkin akan difokuskan pada program-program yang rencananya dibiayai bantuan provinsi. Ini untuk mencari solusi alternatif pembiayaan atau terpaksa ditunda,” ujarnya.
Disinggung apakah turunnya alokasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebagai bentuk hukuman, karena pada pelaksanaan anggaran 2021 Kabupaten Bogor mendapatkan predikat atau opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta ketidakmampuan Kabupaten Bogor menuntaskan proyek-proyek yang sumber anggarannya dari Provinsi Jawa Barat, hingga 100 persen, semisal pada proyek RSUD Parung, Agus Salim, enggan menduga-duga.
“Makanya kita akan cari informasi dulu dan mungkin menanyakan langsung ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kenapa kok tahun 2023 ini, Kabupaten Bogor mendapatkan alokasi bantuan keuangan sangat kecil. Apalagi dari kisaran Rp 100 miliar bantuan sebagian besar dialokasikan untuk membayar premi Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang tak bisa diganggu gugat, karena sudah amanat undang-undang,”katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyuwijaya membenarkan, pada tahun 2023 alokasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melorot drastis.
Asep Wahyuwijaya
“Total Bankeu dari Pemprov Jawa Barat untuk Kabupaten Bogor pada tahun anggaran 2023 angkanya di bawah Rp 100 miliar, hampir setara dengan nilai proyek pembangunan RSUD Parung yakni Rp 93,8 miliar,” ungkap politisi yang menjadi kandidat atau calon kuat untuk memimpin Kabupaten Bogor itu.
Asep menegaskan, Banprov 2023 ini nilai paling kecil diterima Kabupaten Bogor, sejak tahun 2019, di mana pada tahun itu daerah yang memiliki 27 kecamatan dengan 5,6 juta penduduk mendapatkan alokasi Banprov sebesar Rp 122 miliar.
“Bantuan naik dua kali lipat pada tahun 2020 menjadi Rp 250 miliar, kemudian naik lagi di 2021 sebesar Rp 360 miliar, di 2022 turun jadi Rp 123 miliar,” ujarnya.
Asep menjelaskan, dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 118 tahun 2022 tanggal 16 Desember 2022 tentang Penjabaran APBD tahun Anggaran 2023, bantuan keuangan yang diberikan Pemprov Jabar kepada Kabupaten Bogor, tidak ada alokasi untuk melanjutkan proyek RSUD Parung.
“Jadi, jika Pemerintah Kabupaten Bogor masih merasa berkewajiban untuk memenuhi visi misi dan melunasi janji politik kepala daerahnya membangunkan rumah sakit kepada warga di Bogor Utara, silakan mencari sumbernya dari tempat lain,” kata Asep menyarankan.
Namun, sambung Asep, Pemerintah Kabupaten Bogor, tak perlu melanjutkan proyek RSUD Parung, ketika dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) targetnya adalah cukup dibuatkan klinik utama, maka tentu visi misi dan janji politiknya sudah dilunasi,”sebut Asep.
Asep lebih lanjut mengatakan, meski pun Banprov tahun 2023 ini nilainya lebih kecil, namun alokasinya menyebar untuk program-program yang bersinggungan dengan kepentingan langsung rakyat.
“Saya melihat bantuan keuangan tahun ini lebih tersebar dan kegiatan yang berdampak langsung kepada warganya pun lebih beragam. Karena itu tentunya, saya berharap kegiatannya bisa segera ditindaklanjuti secara cepat dan dengan kualitas yang patut agar warga penerima pun dapat segera juga menikmati manfaatnya,”pintas Asep menutupi.
Distribusi Banprov 2023
No
Program atau Kegiatan
Alokasi
1
Jaminan Kesehatan bagi PBI
Rp 43,675 Miliar
2
Pengembangan SPAM Regional Antar Desa dan Pembangunan Septitank Individual
Rp 21,575 Miliar
3
Pengadaan Media Gigital di Lingkungan Dinas Pendidikan
Rp 12, 9 Miliar
4
Pembangunan Command Centre
Rp 5 Miliar
5
Penataan Kawasan Kumum
Rp 3, 34 Miliar
6
Pengadaan Alkes Puskesmas di Perbatasan
Rp 2,73 Miliar
7
Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Usaha Ternak Ayam Petelur
Rp 1,67 Miliar
8
Pemeriksaan Anemia kepada Remaja Putri Ibu Hamil dan Pengadaan Alat
Rp 1,3 Miliar
9
Peningkatan Kesejahtraan Guru Bantu SD Negeri di Daerah Terpencil