Belum Dibayar, Proyek Golf Hutomo Mandala Putra di Bogor Diboikot Kontraktor

0

Citeureup | Jurnal Bogor
Sejumlah pengusaha kontraktor untuk proyek pembangunan lapangan golf megah, New Palm Hill yang berada di Desa Tajur, Citeureup, Kabupaten Bogor melakukan aksi demo.

Pasalnya, proyek senilai Rp200 miliar yang dikelola oleh PT Boreco belum membayar pekerjaannya kepada para kontraktor yang bekerjasama untuk pembangunan proyek tersebut.

Aksi protes puluhan pelaksana proyek Lapangan Golf New Palm Hill diwarnai dengan penutupan akses menuju proyek. Koordinator Aksi, Tedy R mengatakan, dirinya bersama kontraktor yang lain meminta PT Boreco untuk membayar pekerjaan yang sudah mereka kerjakan.
“Kami mewakili kontraktor yang mengerjakan proyek PT Boreco untuk pekerjaan Lapangan Golf New Palm Hill, menuntut hak kami yang sampai saat ini belum direalisasikan pembayarannya,” ujar Tedy, saat aksi, Selasa (24/01/23).

Menurutnya, banyak dari para kontraktor yang diperdaya PT Boreco. Padahal tagihan dari pekerjaan tersebut sudah masuk ke PT Boresco dengan jangka waktu yang cukup panjang, mulai dari 1,5 tahun, 1 tahun dan 7 bulan. Namun tak jua dibayarkan selama waktu tersebut, mereka hanya diminta bekerja membangun lapangan golf dan yang diberikan pihak perusahaan pemilik proyek hanya berupa kasbon bukan pembayaran yang seharusnya diterima.

“Nominal yang sudah kita keluarkan lebih 15,5 miliar dan masih ada lagi teman-teman yang memasukan kembali invoice, estimasi sekitar 20 miliar,” bebernya.

Akibat dari lambatnya pembayaran yang dilakukan PT Boreco tersebut, banyak dari kontraktor yang dirugikan, karena uangnya mandek. Belum lagi para pekerja yang belum dibayarkan upahnya selama bekerja.

“Kami tidak menuntut apa-apa, kami hanya ingin PT Boreco menyelesaikan secara rasional, dan tidak mencari kambing hitam untuk proses pembayaran ini,” tegasnya.

Hal senada disampaikan kontraktor lain, Edo mengatakan dirinya merasa terdzolimi oleh pihak perusahaan pemilik proyek, ucapan pada perjanjian awal tidak sesuai dengan kenyataannya saat ini. Dan efek dari keterlambatan pembayaran ini, banyak pihak yang dirugikan, selain kontraktor juga pegawai kuli lainnya.

“Bahkan ada dari karyawan kami yang bercerai hingga kabur dari rumah karena tuntutan ekonomi, tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga, karena modal kami tersedot di proyek ini,” cetusnya geram.

Dirinya meminta PT Boreco untuk segera menyelesaikan kewajibannya dan jika sampai waktu yang sudah ditentukan tidak juga dipenuhi, maka mereka akan memboikot lokasi tersebut.

“Kami akan boikot lokasi pintu masuk ini, aksi yang kami lakukan ini damai, bisa dilihat personil polisi yang ada. Intinya kami hanya ingin hak kami dibayarkan,” pungkas Edo.

Untuk diketahui, proyek Lapangan New Golf Palm Hill tersebur disebut milik salah satu anak mantan Presiden ke-2, Hutomo Mandala Putra. Sampai diturunkannya berita ini belum ada penjelasan resmi dari pihak Palm Hills Golf.

** Nasir / Nay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here