28.5 C
Bogor
Monday, July 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 329

Ikhtiar Mewujudkan Angkutan Massal Nyaman dan Aman di Kota Bogor

0

Pengurangan angkutan perkotaan (angkot) dari pusat kota masih menjadi salah satu target Wali Kota Bogor. Ini tak lain untuk mewujudkan angkutan aman, nyaman di Kota Bogor. Saat ini Wali Kota Bogor, Bima Arya di sisa sekitar 1 bulan masa kepemimpinannya menyiapkan strategi yang akan dimaksimalkannya hingga April 2024 mendatang.

Langkah pertama untuk mewujudkan pengurangan angkot, Bima Arya berjanji akan kembali mengupayakan hadirnya subsidi yang menjadi kunci program konversi tiga angkot menjadi satu bus. Subsidi ini direncanakannya berasal dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta, maupun APBD Pemerintah Kota Bogor.

“(Rencana) kami meleset karena subsidinya batal, sehingga konversi tertunda karena subsidi. Ke depan sangat mungkin subsidi itu bisa datang dari Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat atau dari Jakarta. Atau kalau teman-teman dewan (DPRD) sepakat, bisa dari anggaran Pemkot. Karena tidak mungkin transportasi tanpa subsidi, sangat ditentukan subsidi,” ujar Bima Arya.

Melalui cara ini dirinya ingin penambahan dua koridor Biskita dalam program Buy The Service (BTS) bisa segera terwujud sebelum Bulan April 2024. Strategi kedua yang akan diterapkan yakni melalui pengurangan jumlah angkot dengan membatasi usia maksimal angkot, yakni 20 tahun. Bima Arya menyebut, rencana itu akan diterapkannya secara bertahap hingga bulan April 2024.

Diakuinya, strategi ini butuh ketegasan dari dinas terkait. Oleh karena itu dirinya bahkan mencantumkan rencana ini dalam janji fit and proper test Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub). Strategi terakhir yang juga akan diterapkan ialah memutar atau merombak trayek angkot yang menurutnya saat ini terlalu menumpuk, terutama di kawasan Lawang Seketeng, Jalan Pedati dan ruas Jalan Otista menuju Empang.

“Kalau tiga strategi ini konsisten akan terjadi percepatan pengurangan angkot. Saya akan kejar lagi mudah-mudahan sampai April secara signifikan angkot bisa berkurang,” ucap Bima Arya.

Saat ini, Pemkot sudah menerapkan angkutan massal yang aman dan nyaman, yakni Biskita. Bahkan pelayanan ini terus meningkat melalui serangkaian perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan. Seperti pada MoU antara Perumda Trans Pakuan (PTP) dengan PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN), Tbk di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Jumat (25/8/2023).

Penandatanganan MoU ini terkait rencana Pemkot Bogor untuk mengembangkan layanan, manajemen armada dan sistem pengelolaan berbasis teknologi yang mengutamakan keselamatan pada Trans Pakuan.
“Dari MoU ini kemudian akan dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama untuk area-area yang lebih spesifik,” ujar Direktur Utama PT TKDN, Tbk, David Santoso.

David mengatakan, TKDN merupakan perusahaan yang mengembangkan sistem teknologi transportasi yang sudah berpengalaman di 12 kota di Indonesia, mulai dari Aceh sampai Sorong dan sekarang sedang merambah ke ASEAN.

“Kami punya pengalaman dan sistem teknologi yang bisa diterapkan di Trans Pakuan,” katanya.

Dia menuturkan, potensi Trans Pakuan sangat besar karena Kota Bogor menjadi daerah singgah untuk berwisata di akhir pekan dan hari libur. Wisatawan bisa menghindari kemacetan dengan naik Trans Pakuan yang aman dan nyaman.

“Hal yang paling utama dari transportasi publik adalah keselamatan dan kenyamanan. Nyaman dengan adanya AC, rute yang nyambung kemana-mana dan pembayaran non tunai. Area ini yang akan kembangkan di Trans Pakuan,” jelasnya.

David menerangkan, dari segi keamanan pihaknya akan mengimplementasi sistem telematika berbasis AI bernama smart bus. Di sistem smart bus ini, terdapat pengaplikasian teknologi berupa driver service monitor atau CCTV yang 24 jam menghadap ke wajah driver secara real time dan dilengkapi blackbox.

“CCTV ini sudah dilengkapi teknologi AI, jadi saat driver mengantuk atau bermain handphone bisa terdeteksi dan diketahui monitor room serta penumpang. Operator bisa mengambil tindakan untuk mengistirahatkan driver atau menegur driver,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, teknologi AI yang dipakai mencakup sistem pembayaran non tunai dan manajemen armada. Pemkot bisa mengecek secara real time berapa jumlah penumpang Trans Pakuan dan berapa jumlah pendapatan perhari. Sehingga jika terjadi penurunan atau kenaikan bisa langsung dilakukan tindakan pengambilan keputusan yang cepat.

“Dalam industri transportasi kecepatan mengambil keputusan sangat berpengaruh pada kepuasan pelanggan. Kalau ada komplain harus ditindaklanjuti langsung jangan sampai lewat berhari-hari,” katanya.

Selain itu ekosistem transportasi umum di Kota Bogor semakin berkembang. Setelah Biskita Transpakuan, kini giliran angkot listrik yang bakal meroda di ruas-ruas jalan Kota Hujan.
Angkot listrik ini merupakan buah dari perjanjian kerja sama antara Perumda Transportasi Pakuan (PTP) dengan PT Kalista Nusa Armada (Kalista). Inovasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bogor untuk mengurangi emisi karbon.

Rencananya angkot listrik tersebut akan menggantikan angkot-angkot konvensional lama. Satu angkot listrik akan menggantikan dua angkot konvensional.
Terdapat lima unit yang diuji coba. Jadi akan ada 10 angkot lama yang diganti. Rute yang akan diuji coba adalah Cidangiang-Suryakencana.

Angkot listrik ini juga bakal dilengkapi dengan sistem pembayaran non tunai seperti konsep transportasi di Provinsi DKI Jakarta, Jaklingko.

Kehadiran angkot listrik ini dikoordinasikan dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) sehingga tidak menimbulkan gesekan antara sopir angkot konvensional dengan angkot listrik.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto siap mengawal penuntasan berbagai pekerjaan rumah (PR) yang tersisa oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya hingga masa jabatan berakhir pada April 2023. Salah satunya, penataan angkot yang humanis, keterpaduan moda transportasi yang terkoneksi dengan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat juga menjadi bagian dari tugas tertunda itu.

“Keberlanjutan program pembangunan diperlukan agar pembangunan di sebuah kota terus berlanjut dengan baik. Melengkapi dan menyempurnakan yang sudah bagus. Serta menangani dan memperbaiki yang belum sempat tersentuh,” jelas Atang.

Menurut Atang, sisa waktu kepemimpinan Wali Kota Bima Arya harus mendapat kesempatan untuk mengejar target pembangunan dan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2024-2029. Selain itu, ada pula pembangunan Masjid Agung, Pasar Jambu Dua, Pasar Bogor, Jalan R3, pedestrian, RTLH dan perbaikan drainase dan turap akibat banjir dan longsor.

“Insya Allah ini adalah keputusan yang terbaik dan kita jalankan bersama menyelesaikan PR-PR tersisa,” kata Atang.

Dechan Raih Sukses Ganda Pada Pelaksanaan Pemilu 2024

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Raihan suara Partai Demokrat pada Pemilu dan Pileg 2024 sangat signifikan dengan total 254. 360 suara.

Pada Pileg kali ini, Partai Bintang Mercy Kabupaten Bogor ini meraih 6 kursi DPRD Kabupaten Bogor, 1 Kursi DPRD Jawa Barat dan 1 Kursi ke DPR RI. Total raihan suara Partai Demokrat Kabupaten Bogor pada Pileg 2024 ini melampaui total suara pada Pileg 2019.

Pada Pileg 2019 Partai Demokrat Kabupaten Bogor meraih 196, 565 suara dengan 6 kursi di DPRD Kabupaten Bogor.

Keberhasilan Partai Demokrat Kabupaten Bogor meraih suara sangat signifikan tersebut tak lepas dari sosok Dede Chandra Sasmita selaku nahkoda Partai Demokrat Kabupaten Bogor dan jajarannya yang sangat all out kerja keras guna mengembalikan kejayaan Bintang Mercy di Kabupaten Bogor dan Nasional.

“Raihan suara Partai Demokrat Pada Pileg 2024 di Kabupaten Bogor ini tak lepas dari kerja keras semua elemen Partai dari tingkat ranting, PAC, DPC serta elemen relawan dan simpatisan Partai Demokrat Kabupaten Bogor” ujar Dechan, Rabu, 27 Maret 2024

Meningkatnya raihan suara Partai Demokrat Kabupaten Bogor pada Pemilu 2024 ini tak lepas juga dari militansi dan totalitas Srikandi Partai Demokrat yang

Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang telah mendukung dan memberikan suaranya kepada Partai Demokrat dalam Pemilu 2024 lalu.

Dechan sendiri boleh dikatakan meraih sukses ganda, karena berhasil lolos ke DPRD Jawa Barat untuk periode 2024-2029.

Dechan mampu mendulang suara pribadi atau yang mencoblos namanya sebanyak 73.081. Sedangkan, total suara pribadi dan suara partainya mencapai 193. 183 suara dan meraih kursi ke 7 dari 11 kursi DPRD Jabar dari Dapil Kabupaten Bogor.

Berkat kesuksesnnya membawa Partai Demokrat mempertahankan 6 kursi DPRD Kabupaten Bogor dengan suara yang meningkat tajam serta dirinya lolos ke DPRD Jabar membawa harum Dechan di Kancah Politik Kabupaten Bogor.

Bahkan, nama Dechan juga semakin harum dan dikenal di kalangan petinggi Partai Bintang Mercy di tingkat nasional.

Dechan sebagai sosok Ketua Partai Politik yang masih muda namun mampu membuktikan kualitas kedewasaannya dalam mengambil langkah langkah atau strategi politiknya secara jitu dan akurat.

Sentuhan sentuhan dan beragam pemikirannya untuk nemajukan Kabupaten Bogor dalam berbagai aspek tidak menutup kemungkinan Dechan dan Partai Demokrat akan menjadi Play Maker dalam Pilbup Bogor 2024 yang akan dilangsungkan bulan November mendatang.

Tak hanya itu, Partai Demokrat Kabupaten Bogor racikan Dechan saat ini sudah mulai menyasar kepada kalangan milenial dari berbagai elemen dan ini akan menjadikan Partai Demokrat bisa menjadi kreator pendulang suara pada koalisi Pilbup Bogor 2024

” Skuad inti kepengurusan Partai Demokrat Kabupaten Bogor saat ini dihuni kaum milenial sekitar ada 60 sampai 70 persen yang benar benar memberikan warna yang positif bagi masa depan Partai Demokrat,” papar Dechan.

Meningkatnya suara Partai Demokrat Kabupaten Bogor pada Pemilu 2024 ini tak lepas juga dari militansi dan totalitas Srikandi Partai Demokrat yang diketua oleh istri dari Kang Dechan sapaan akrab ketua Partai Demokrat Kabupaten Bogor.

” Kenaikan suara Partai Demokrat Kabupaten Bogor yang signifikan pada Pileg 2024 ini tak lepas dari kerja keras dan kekompakan semua struktur partai dari tingkat ranting, PAC, DPC, Srikandi Demokrat Kabupaten Bogor, Relawan dan Simpatisan,” tegas Dechan

Bahkan, komunitas tim voli se Kabupaten Bogor yang terkoordinir dalam Bardevol ( Barisan Relawan Dede Voli ) karena kebetulan dechan saat ini tercatat sebagai nahkoda atau ketua umum PBVSI kabupaten Bogor ikut andil dalam mendongkrak suara Partai Demokrat pada Pemilu dan Pileg 2024. Aga Alamanda

Muzani: Kontes Sapi Momentum Kebangkitan Peternak Indonesia

0

JURNAL Inspirasi – Panitia Pelaksana Kontes dan Expo Sapi, Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) 2024 menghadap Wakil Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa (26/3/2024).

Pada kesempatan ini, Ahmad Muzani meminta jajaran panitia untuk lebih intens dalam menjalin kordinasi dengan berbagai pihak terkait.

”Event (Kontes, red) ini akan menghadirkan ratusan sapi-sapi terbaik di Pulau Jawa dan Sumatra serta ribuan orang, baik peserta maupun para pengunjung. Pastikan koordinasi dengan berbagai instansi terkait berjalan dengan baik,” ujarnya.

Penekanan dari pria yang juga Sekjen Partai Gerindra ini, pertama menyangkut keamanan dan kenyamanan para peserta kontes, tamu undangan dan pengunjung selama kontes dan expo berlangsung, pada 3-5 Mei mendatang di Lapangan Parkir C Kemayoran, Jakarta Utara.

Kedua, H. Ahmad Muzani juga meminta panitia memperhatikan betul aspek Kesehatan hewan (keswan). Lalu lintas ternak antarprovinsi peserta kontes dan expo harus mengikuti prosedur.

”Patuhi regulasinya, pastikan hewan ternak peserta kontes sudah divaksin di daerah asal. Diurus, rekom pemasukan-pengeluaran dan SKKH-nya,” sambung Muzani.

Namun begitu, politisi senior yang pernah menjadi jurnalis Majalah Amanah, dan penyiar Radio Ramako ini tetap memberikan semangat kepada para panitia.

“Semangat jangan kendor. Event harus berjalan, karena informasinya sudah banyak peserta mendaftar. Ini cerminan para peternak dan penggemuk sapi di Indonesia tetap semangat meski situasi kondisi dunia peternakan saat ini belum pulih sepenuhnya pascaPMK 2022 silam. Jadikan Kontes ini momentum kebangkitan peternak Indonesia,” pungkas Muzani.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kontes dan Expo Sapi APPSI 2024, Dedy Firmansyah mengapresiasi dukungan Pimpinan MPR, khususnya H. Ahmad Muzani.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak atas supportnya. Kami akan persiapkan sebaik mungkin agar kontes memperebutkan Piala Pimpinan MPR RI ini berjalan dengan maksimal. Semua prosedur kami tempuh, kordinasi dengan berbagai instansi terkait,” ujar Firman.

Sebagai informasi, lanjut Dedy Firmansyah, saat ini tercatat 217 peternak yang sudah mendaftarkan sapinya untuk ambil bagian pada kontes sapi terbesar di Indonesia ini.

“Gairah para peternak local terpacu dengan adanya kontes, karena dampak ekonominya signifikan. Mendongkrak harga penjualan sapi. Ini tentu sangat positif, sejalan dengan Visi dan Misi APPSI untuk mengangkat harkat dan derajat para peternak dan penggemuk sapi lokal Indonesia,” sambungnya. 

Pada audiensi ini, hadir juga Aldi perwakilan dari DPP APPSI, Ketua DPD APPSI DKI Jabar Banten Firmansyah, Wakil Ketua DPD APPSI Wilayah DKI Sumardi, Wakil Ketua DPD APPSI Wilayah Jabar Ferry Kusmawan, Wakil Ketua DPD APPSI Wilayah Banten Rey Khambali, Sekretaris DPD APPSI DJB Sulistyo Nugroho dan Bidang Media DPD APPSI DKI Jabar Banten, Tjahyadi Ermawan.

(acay)

Kepsek se-Kabupaten Bogor Tagih Tukin

0

JURNAL Inspirasi – Kepala sekolah SMP negeri se-Kabupaten Bogor melakukan audiensi dengan Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor. Mereka meminta dorongan dewan agar kepala sekolah mendapatkan tunjangan kinerja (tukin) yang selama ini belum dapatkan.

Pada audiensi dengan Komisi 4, rombongan kepsek diterima dua anggota dewan yakni Ridwan Muhibi dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) dan Ruhiyat Sujana dari Fraksi Partai Demokrat.

Kepala Sekolah SMPN 3 Gunung Putri, Muhammad Rusdi mengaku senang dengan audiensi yang dilakukan meskipun tidak diterima lengkap oleh Komisi 4. Ia menegaskan, minimal apa yang diperjuangakan dan dikeluhkan itu bisa didengar dan berharap tukin bisa didorong untuk direalisasikan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“ Permohonan tukin yang kami ajukan bukan tanpa dasar, kepala sekolah dituntut untuk menyempurnakan proses pendidikan dan bertanggungjawab akan sekolah tempat dia berkerja, baik secara moral maupun emosional, baik secara administrasi maupun secara pribadi,” ungkap Rusdi, Selasa (26/3).

Rusdi menyebut, tukin adalah tunjangan yang diberikan kepada PNS berdasarkan hasil evaluasi jabatan dan capaian prestasi kerja. Definisi tersebut sesuai dengan yang tertuang pada Peraturan Kepala BKN Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Pedoman Penghitungan Kinerja Pegawai atau  Kinerja Kepala Sekolah.

“ Kenapa kami melakukan audiensi dan meminta tukin bisa direalisasikan di Kabupaten Bogor. Karena Kabupaten tetangga kita yaitu Kabupaten Bekasi hampir semua kepala sekolah dari semua tingkatan sudah menerima tunjangan kinerja,” papar Rusdi.

Menurut Rusdi, jika Komisi 4 ragu dengan apa yang diajukan, bisa melakukan studi banding ke Kabupaten Bekasi agar tahu cara Pemkot dan Pemda tersebut bisa memberikan tunjangan kinerja kepada kepala sekolah dengan APBD yang mereka miliki.

“ Sebetulnya Pemda Bogor pun mampu untuk melakukan itu, jika belum mampu merata untuk memberikan tukin di setiap jenjang minimal bertahap dan ada upaya dari Pemda sendiri agar kami sebagai tenaga pendidik juga bisa merasakan tunjangan kinerja yang memang seharusnya kami mendapatkan itu,” cetusnya.

Lebih lanjut Rusdi mengatakan, meskipun tidak dihadiri oleh Ketua Komisi pada saat audiensi tersebut, dia berharap keluhan dan curhatan yang disampaikan kepada dua anggota dewan  yang saat itu mendengarkan bisa didorong untuk direalisasikan.

“ Buat kami merasakan kami juga memilki dewan sebagai sambung lidah keluhan kami, mengingat kami mendapatkan mandat untuk mencerdakan anak bangsa, dan kami berharap juga kepada para pemangku jabatan tertinggi diatas untuk memikirkan tunjangan kinerja kami, sehingga bisa balance antara hak dan kewajiban kami sebagai tenaga pendidik,” pungkasnya penuh harap.

“ Saya harap audiensi yang kami lakukan, yang dilakukan oleh kepala sekolah SMP negeri se-Kabupaten Bogor, bukan hanya didengar dan dibungkus tapi didorong dan direalisaskan,” tutupnya.

(nay nur’ain)

Kepsek SDN Nyalindung Menaruh Harapan ke Dewan

0

JURNAL Inspirasi – Meski memiliki siswa yang mencapai lebih dari 1000 siswa, SDN Nyalindung yang berada di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor masih sangat jauh dari kata layak.

Pasalnya, ruang kelas yang hanya berjumlah 9 tidak seimbang dengan jumlah rombongan belajar (rombel) siswa di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SDN Nyalindung N.Tintin Rondasih, S.Pd mengatakan, kondisi sekolah bisa dibilang sudah agak membaik dibanding saat dirinya baru pertama menginjakkan kaki di sekolah tersebut sejak tahun 2019 silam.

Ia menyebut, gedung rencana bertingkat yang didapatnya hasil dari pengajuannya saat masa jabatan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor masih diemban oleh Djuanda Dirmansyah.

“ Saat itu, Pak Kadis Djuanda datang melihat kondisi sekolah ini, saat itu saya ditanya mau apa?, saya sampaikan jika butuh renovasi gedung dan dibuatlah gedung rencana bertingkat yang dibangun pada tahun 2019 silam. Jika dilihat usia, harusnya sudah ada lanjutan dari rencana bertingkat ini,” ungkap Tintin sapaan akrabnya kepada wartawan, Selasa (26/3/2024).

Lebih lanjut Tintin mengatakan, dari tahun 2019 sampai saat ini sudah hampir 5 tahun. Seharusnya sudah dibangunkan kembali gedung yang diatasnya. Jika hanya untuk sebatas menggunakan lapisan anti  bocor sekolah masih bisa mengkaver itu. Tapi ini jika hujan bocor dan rembes, saat masuk musim panas pun mengelupas.

“ Saya berharap, Dinas Pendidikan untuk segera bisa membangunkan gedung atas sekolah kami. Saya juga berterimakasih kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor H.Achmad Fathoni yang sudah datang untuk mengunjungi sekolah kami, dan beliau akan mengusahakan tahun anggaran 2025 beliau akan mendorong agar dibangunkan gedung atas rencana bertingkat ini,” katanya.

Untuk pengajuan saat musrembang, sambung Tintin, selalu dilakukan setiap tahunnya,  tapi sampai saat ini memang belum terealisasai. Hal yang kadang membuatnya heran adalah pada saat itu sudah ada dalam catatan, ternyata tiba-tiba menghilang.

“ Mungkin karena saya tidak punya bekingan orang dalam hingga rencana bangunan harus dikalahkan oleh sekolah lain. Namun, walaupun begitu saya tetap bersyukur jumlah siswa kami disini terus bertambah dan itu murni atas keinginan orang tua dan warga yang mempercayakan kepada sekolah kami,” katanya.

“ Saya berharap penuh kepada Dinas Pendidikan dalam hal ini untuk bisa hadir dan melihat langsung kondisi di lapangan, agar bisa menilai sendiri kondisi-kondisi sekolah di lapangan, dan kepada pak dewan Achmad Fathoni saya berharap apa yang disampaikan bapak menjadi nyata untuk kami,” pungkasnya.

(nay nur’ain)

Mak Anah Masih Belum Ditemukan

0

JURNAL Inspirasi – Memasuki 3 hari pencarian Mak Anah (65) yang tertimbun longsor belum jua menemui titik terang. 

Pencarian Mak Anah yang dilakukan sejak pukul 08.00 pagi di sekitar Tanjakan Beureum, Kampung Babakan Rawa Haur, RT 01/06, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor masih nihil, Selasa (26/3/2024).

Kapolsek Babakan Madang Kompol Susilo Tri Wibowo,SH,.MH menjelaskan, dalam upaya pencarian tersebut, melibatkan kerjasama dari berbagai instansi dan relawan, termasuk Polsek Babakan Madang, Tagana Kabupaten Bogor, TKSK Kecamatan Babakan Madang, Basarnas Pusat, BPBD TRC Kabupaten Bogor, Damkar Rescue Kabupaten Bogor, serta berbagai pihak lainnya. Total personel yang terlibat mencapai puluhan orang.

“ Meskipun telah dilakukan upaya pencarian yang intensif, korban belum juga ditemukan. Operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB dan rencananya akan dilanjutkan pada hari Rabu, 27 Maret 2024,” katanya kepada wartawan.

Kompol Tri sapaan akrabnya mengatakan, pihaknya akan terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan pencarian korban bencana ini. Dia berharap korban segera ditemukan dengan selamat. Dirinya juga meminta kepada masyarakat yang melihat dan mendapatkan informasi sekecil apapun untuk segera berkomunkiasi dengan petugas.

Sementara, Sajidin (45) warga sekitar mendoakan agara Mak Anah bisa ditemukan secepatnya dalam keadaan selamat.

“ Saya mengapresiasi gercep dari petugas yang tidak mengenal lelah walaupun sedang berpuasa untuk tetap mencari tubuh Mak Anah yang tertimpa reruntuhan longsoran tanah, kami juga akan berupaya membantu sebisa kami untuk menemukan Mak Anah,” katanya.

(nay nurain)

Berbagi Rezeki, PT Raden Real Lestari Bagikan 44 Bingkisan Kepada JJB

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, PT Raden Real Lestari berbagi rezeki dengan memberikan 44 bingkisan lebaran kepada Jaringan Jurnalis Bogor (JJB). Penyerahan dilakukan di Sekretariat JJB, Perum Kinan City, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa (26/3/24).

Bingkisan tersebut langsung diserahkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Raden Real Lestari, Nurcholis Fardillah kepada Ketua JJB, Effendi Tobing didampingi Bendahara JJB, Iman R Hakim, Penasihat Dedi Jumhana dan pengurus lainnya.

Nantinya bingkisan berupa satu paket sembako dan kue itu akan diperuntukan untuk insan pers atau wartawan yang tergabung dalam organisasi JJB.

“Bingkisan lebaran sebanyak 44 paket ini saya berikan untuk para wartawan yang tergabung dalam organisasi JJB,” kata Nurcholis Fardillah kepada Wartawan.

Fadil sapaan akrabnya itu berharap, dengan pemberian tersebut dapat meningkatkan kolaborasi dan mempererat jalinan tali silaturahmi antara perusahaan yang bergerak di bidang property tersebut dengan JJB.

“Pemberian ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap wartawan untuk meningkatkan tali silaturami. Selain itu, agar bisa lebih bersinergi lagi kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua JJB, Effendi Tobing mengucapkan terimakasihnya kepada PT Raden Real Lestari atas pemberian bingkisannya. Dia juga berharap dengan pemberian ini bisa bermanfaat untuk seluruh anggota JJB.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Fadil selaku Dirut PT Raden Real Lestari yang sudah peduli dengan JJB. Semoga pemberian ini bisa bermanfaat untuk kawan-kawan wartawan di JJB,” ucap Effendi Tobing. Aga alamanda

Tarling Desa, Camat Ciampea Ingatkan Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

0

JURNAL Inspirasi – Pemerintah Kecamatan Ciampea menggelar Tarawih Keliling (Tarling) ke-13 desa bertajuk Safari Ramadhan, salah satunya di Masjid At Takwa, Desa Tegalwaru, Ciampea, Kabupaten Bogor. Pada Tarling Safari Ramadhan ini, Camat Ciampea Pardi  mengingatkan masyarakat agar menjaga Kamtibmas, termasuk menjaga anak dari pergaulan bebas.

Ketika diatas pukul 22:00 WIB, anak belum pulang ke rumah  tentunya orang tua wajib memastikan keberadaan anaknya. Hal tersebut dilakukan agar anak tidak terlibat dalam hal yang negatif.

“Peran orangtua sangat penting dalam hal menjaga anaknya dari pergaulan bebas. Saya juga meminta masyarakat lebih meningkatkan lagi Kamtibmas dibulan Ramdhan,” jelasnya.

Pardi juga menjelaskan, selain Taling tingkat Kabupaten Bogor yang dihadiri Kadishub Kabupaten dan Sekdis Kesehatan di Desa Cibadak, untuk Ramadhan ini, Pemerintah Kecamatan Ciampea memiliki program Safari Ramadhan yakni Tarling ke desa yang diikuti oleh Muspika Kecamatan Ciampea. Selain itu, Pemerintah Kecamatan Ciampea juga memberikan bantuan operasional pemeliharaan masjid.

“Tarling pertama Cihideung Udik dan sekarang di Masjid At Takwa Desa Tegalwaru. Intinya, adanya Tarling kita ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat,” ujarnya.

Pardi menambah safari Ramadhan yakni Tarling tingkat tujuannya selain pentingnya menjaga silaturahmi antara ulama dan umaro, dalam kegiatan Tarling ini juga bisa menjadi jembatan untuk tetap menjaga kondusifitas di wilayah selama bulan puasa.

Turut hadir pada Safari Ramadhan tersebut pengurus DKM Masjid, Sekcam Ciampea, Muspika Kecamatan dan Pemerintah Desa Tegalwaru.

(andres)

Warga 2 Kecamatan Heran tak Kunjung Dibeton

0

Jalan Abdul Fatah Ciampea-Tenjolaya Sudah Lama Rusak

JURNAL Inspirasi – Sudah bertahun-tahun warga di dua kecamatan yakni Kecamatan Tenjolaya dan Ciampea, Kabupaten Bogor dihadapkan dengan jalan rusak.

Pada Agustus tahun lalu, akses Jalan Abdul Fatah sepanjang tiga kilometer ini sempat didemo oleh warga, dengan melakukan aksi menanam pohon pisang dan menebar benih ikan lele.

Tetapi jalan tersebut sampai saat ini masih banyak yang rusak dan berlubang, hal ini sangat membahayakan pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor. Padahal jalanan ini juga merupakan akses jalur wisata menuju obyek wisata curug dan pemandian air panas.

Warga asal Desa Cinangka yang setiap hari melintas di jalan tersebut Wildan menyatakan, jalan tersebut kerap dipertanyakan warga kapan dilakukan perbaikan.

“Beberapa bulan lalu tepatnya di bulan Agustus, warga sempat protes dan melakukan aksi damai di jalan dengan menanam pohon pisang dan menebar benih ikan lele. Namun pemerintah daerah malah hanya menambal sulam, berbeda dengan di Kecamatan Tenjolaya , yang sampai saat ini sudah dibetonisasi, alias dicor,” katanya, Selasa (26/03) .

“Meski sudah ada aksi dari kami sebagai warga, namun hingga kini jalanan masih rusak. Terlebih kalau hujan banjir dan tidak terlihat, hal ini membuat rawan kecelakaan,” tambah warga Komplek Griya Salak Asri, Lili.

Saat dikonfirmasi, Camat Ciampea Pardi  mengatakan akses jalan tersebut tahun ini akan dikerjakan, namun untuk proses lelangnya belum dilakukan.

“Tahun ini akan dikerjakan, namun proses lelang belum dilakukan, dan terkait anggaran mangga (silakan) ditanyakan ke UPT biar angkanya pasti,” ujarnya.

Begitu juga dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan kelas A Wilayah IV Ciampea, belum mengetahui kapan akan dikerjakannya pembangunan jalan tersebut.

“Belum tau  tetapi yang jelas dicor karena ada di dua kecamatan anggarannya. belum tau tapi yang jelas tahun ini dicor,” kata salah satu petugas UPT, Iyan.

(andres)

Jalan Duta Berlian Dibiarkan Berlubang Dikeluhkan Pengendara

0

JURNAL Inspirasi – Para pengendara yang melintas di Jalan Duta Berlian, Desa Babakan, Dramaga, Kabupaten Bogor harus berhati-hati.

Pasalnya, status jalan milik Kabupaten Bogor itu hampir di semua bagian jalan kondisinya telah berlubang sehingga berpotensi terjadinya kecelakaan.

“Ketika hujan turun, jalan yang sudah berlubang tidak terlihat disebabkan adanya  genangan air,” keluh Umar (35) pengendara motor, Selasa (26/3).

Tidak sedikit juga pengendara yang terjatuh saat melintasi jalan yang berlubang sekitar 15 sentimeter itu.

“Saya pernah jatuh saat melihat Jalan Duta Berlian. Tidak ada jalan yang mulus, semuanya berlubang. Ketika hujan turun jalan tidak terlihat akibatnya banyak pengendara motor yang jatuh,” tandasnya.

Umar mengungkapkan padahal diujung Jalan Duta Berlian menuju Babakan kondisi jalan sudah dibeton dan sudah seharusnya Jalan Duta Berlian dibeton semua, namun saat ini malah disisakan satu kilometer lagi jalan rusak.

Selain berlubang, jalan juga menjadi kubangan. Hampir seluruh bagian jalan menjadi kubangan dan dipenuhi air sisa hujan. Kondisi jalan rusak karena buruknya drainase sehingga air menggenang dan membuat aspal jalan tidak pernah awet.

“Kalau hanya diperbaiki jalan cepat rusak. Selain drainase jalan buruk, kondisi jalan tersebut terlalu lama tidak diperbaiki sehingga jalan berlubang,” ujarnya.

Menanggapi kondisi Jalan Duta Berlian, yang rusak dan berlubang, Kepala  UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Ciomas, Andri mengakui jalan tersebut memang milik Kabupaten Bogor dan sudah dimasuk ke dalam program peningkatan jalan.

“Tahun depan jalan tersebut ditingkatkan. Kalau diperbaiki tidak bisa mengatasi masalah sehingga ditingkatkan sepanjang 2 kilometer,” tukasnya.

(arip ekon)