28.2 C
Bogor
Wednesday, August 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1198

Pol PP Babakan Madang tak Bertaring

0

Galian C Kadumanggu Masih Jalan Hingga Kini

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Galian C Kadumanggu kembali beroperasi seolah meledek penegak Perda. Lokasi galian C yang berada di Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang kerap kali dibuka tutup tersebut masih beroperasi sampai saat ini.

Satpol PP saat menutup galian C di Kadumanggu

Warga sekitar galian AR menuturkan, sekarang timbul keluhan-keluhan warga karena kurang kooperatifnya pihak penggali dengan masyarakat sekitar. “Sekitar dua bulan yang lalu galian tersebut juga sudah ditindak Satpol PP, bahkan hingga terjadi tindakan-tindakan anarkis perusakan mobil Siaga Desa, setelah itu galian tersebut sudah di-police line, namun dalam waktu 4 jam police line tersebut hilang,” ujar AR, Kamis (29/7/2021).

“Sesuai informasi dari Satpol PP Kabupaten Bogor itu akan dibawa ke ranah hukum, dan sudah dibuatkan laporan ke Polres Bogor, namun sampai sekarang galian tersebut masih berjalan dan tidak ada tindakan proses hukum tentang pembukaan police line di galian tersebut,” tutur AR.

Lebih lanjut AR menjelaskan, warga terdekat sangat terganggu dengan adanya aktivitas galian yang beroperasi hingga malam hari. “Karena galian tersebut beroperasi hingga malam, kadang kami terganggu sehingga gak bisa tidur akibat bisingnya alat berat yang terlalu dekat dengan pemukiman warga,” jelasnya.

Yang kedua, lanjut AR, bukan hanya dirinya yang mengeluhkan atas kegaduhan atau bisingnya alat berat galian tanah tersebut. “Adapun keluhan lain seperti di saat terik matahari debu kerap kali beterbangan dan jika hujan jalan menjadi licin akibat dampak dari tanah galian itu sendiri,” ujarnya.

Ternyata, AR mepaparkan, penggali tanah di lokasi ini kerap kali berganti-ganti nama namun tetap dengan satu lingkup yang sama. “Galian tersebut sudah sekian lama, sudah berkali-kali ganti penggali juga, mulai dari orang berinisial J, lalu berinisial S dan kini berganti orang berinisial A, orang-orang berinisial S dan A itu diduga masih kroni-kroni orang terdekat dari si inisial J ini,” paparnya.

AR berharap, adanya tindakan tegas dari pihak terkait untuk para pengelola galian, terutama di Desa Kadumanggu. “Kami sebagai warga berharap pihak yang berwajib segera melakukan tindakan, karena terus terang kami sebagai warga merasa terganggu,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Samisade di Cisarua Prioritaskan Penataan Jalan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Anggaran Samisade (Satu Miliar Satu Desa) di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor digunakan untuk pembangunan  jalan poros antardusun dengan pengerjaanya dimulai dari Kampung Langkob hingga Kampung Ciparay. Pada Launching Program Samisade di Desa Cisarua memprioritaskan penataan jalan yang berstatus jalan desa 1.400 meter dengan lebar 2,5 meter.

Kepala Desa Cisarua H Ipid Idris menerangkan, titik lokasi pembanguan dimulai dari kampung Langkob di lingkungan  RW 05 hingga RW 10. Sekitar tahun 2017 hingga 2018 lalu, jalan itu telah dilebarkan dan dengan Samisade dilakukan pengerasan jalan oleh puluhan warga.

“Program Samisade yang diberikan Bupati Bogor Ade Yasin dipergunakan pembangunan pengerasan dan betonisasi. Tahap awal adalah 40 persen pengerjaan pengerasan jalan, sementara tahap kedua 60 persen nanti akan dilaksanakan finishing pada bangunan betonisasi,” ujar H Ipid Idris.

“Kami hanya meneruskan pembangunan Pemerintah Desa yang lama, karena status jalan itu sudah dilebarkan sebelumnya,” sambung Sekretaris Desa Cisarua Ali Akbar.

Pembangunan jalan itu sudah lama dinanti masyarakat. Karena jalan itu merupakan akses alternatif bagi kedua warga di Dusun 02 dan Dusun 03.

Sementara Launching Program Samisade dihadiri Camat Nanggung Ae Saefuloh, Kapolsek Nanggung AKP Dedi Hermawan dan Danramil Nanggung Kapten Caj Sumingyo, tokoh agama dan masyarakat.

Sebelumnya Camat Nanggung menyebutkan bahwa anggaran Samisade yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor merupakan program Bupati Bogor yang dalam pemanfaatannya diminta harus tepat sasaran. “Kami harap anggaran tersebut dimanfaatkan secara maksimal dan akuntabel,” ujar Ae Saepuloh.

Menurutnya, pagu indikatif melalui Program Samisade  sesuai perencanaan pembangunan dan jumlah anggaran yang telah dikucurkan Pemerintah Kabupaten Bogor.

** Arip Ekon

Wangunjaya Manfaatkan Samisade Bangun Jalan

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Puluhan warga Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengawali pengerjaan pelebaran jalan Kampung Batu Dua menuju Kampung Cipayung di wilayah RT 02 RW 05 dan RW 10 dari program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dengan sistem Padat Karya Tunai (PKT).

Kepala Desa Wangunjaya Hanafi mengatakan, anggaran Samisade selain digunakan pemberdayaan masyarakat dengan dilaksanakan PKT, juga pemanfaatannya untuk membangun insfrastruktur. Acara pengerjaan jalan tersebut ditandai dengan pemukulan gong.

Sedangkan Jalan Kampung Batu Dua dibangun sepanjang 630 meter dengan lebar 3 meter dimana kondisinya sudah dilakukan  pengerasan sejak 7 tahun lalu. Nah, sekarang sebagian jalan itu dilebarkan.

“Sebanyak 60 orang dari warga desa, sudah  beberapa hari terakhir ini  melaksanakan kegiatan PKT dengan cara bergilir,” ujar Hanafi kepada Jurnal Bogor, Kamis (29/7).

Jalan itu kata dia merupakan akses antar kampung  termasuk  mempermudah laju sektor pertanian. “Keberadaan jalan yang tadinya hanya  setapak kini dengan pengerjaan aspal hotmix,” ujar Hanafi.

Tak hanya itu, pengalokasian anggaran Samisade juga digunakan pembangunan akses jalan sepanjang 100 meter, berikut pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan gorong- gorong di Kampung Cepaknangka d ilingkungan RW 07.

“Sebenarnya jalan itu udah ada, namun pada Januari 2020 lalu tergerus longsor sehingga Kampung Cepaknangka  salah satu prioritas pembangunan TPT dan pengerjaan jalan,” jelasnya.

** Arip Ekon

Launching Samisade Bangun Tower Komunikasi, Daman Huri: Ini Proyek Pertama se-Kabupaten Bogor

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Desa Gunung Putri menjadi satu – satunya desa se- Kabupaten Bogor yang mengalokasikan anggaran Samisade untuk pembangunan tower komunikasi. Pada Kamis (29/07) , Sesa Gunung Putri melaunching program Satu Miliar Satu Desa tersebut di aula desa.

Daman Huri, Kkepala Desa Gunung Putri mengatakan, program ini merupakan program ‘setengah gila’ yang akan dialankan karena Desa Gunung Putri menjadi satu – satunya desa yang mengalokasikan anggaran Samisade untuk pembangunan tower komunikasi. Pihaknya berani melangkah seperti ini karena sebelumnya sudah pernah melakukan uji coba dengan menggunakan anggaran mandiri.

” Dengan anggaran ini kami akan buat sebanyak 14 tower komunikasi dan untuk tahap pertama ini dengan anggaran 40% yang sudah dicairkan kami akan buat 5 – 6 tower untuk tahap 1 ini,” jelas A Heri biasa disapa.

Dia menambahkan, jika meminta kepada masyarakat untuk mendukung program jangka panjang ini karena nantinya kalau sudah berjalan dan pembangunan selesai 100% Desa Gunung Putri sudah bisa mendapatkan PAD untuk dinikmati kedepannya. Oleh karena itu anggaran ini agar direalisasikan dengan baik.

” Untuk yang pertama ini akan kita buat tower yang dipusatkan di RW 04 , disana sudah ada bangunan 3 lantai yang diatasnya akan kita bangun tower tersebut, insya Allah pembangunan akan dimulai pada awal bulan Agustus nanti,” katanya.

Dia harap pembangunan tower bisa menjadi pilot projek untuk menjadi percontohan desa – desa lain nantinya, apalagi baru pertama dibuat di Kabupaten Bogor untuk sekelas pemerintah desa. Dia pun optimis dan mudah mudahan semua berjalan sesuai yang direncanakan sukses tanpa ekses.

” Alhamdulillahnya semua tenaga ahli untuk pembanguan dan IT nya adalah warga pribumi Desa Gunung Putri jadi kita tidak perlu jauh – jauh mencari tenaga ahli karena kita juga punya bibit – bibit unggul yang selama ini terpendam,” cetusnya.

Senada disampaikan , Ir.Zaenudin Ketua BPD desa Gunung Putri yang berpesan kepada Tim TPK untuk menggunakan material kualitas bagus agar proyek ini tidak menjadi sia -sia dan menjadi proyek jangka panjang untuk Desa Gunung Putri menjadi desa maju dan berkualitas.

” Mari kita wujudkan program kerja kades yang sudah setengah gila ini agar benar benar bisa terwujud dan desa kita nantinya menjadi desa percontohan yang berhasil dalam projek komunikasi,” pungkasnya penuh harap.

** Nay Nur’ain

Tracing Covid Masih Lemah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Angka positif Kota Bogor tergolong tinggi. Kasus harian pada Selasa (27/7) menembus 3.408 kasus dan belum menunjukan melandai di masa PPKM Level 4 ini. Permasalahan lainnya adalah rasio tracing kasus Covid-19 di Kota Bogor masih jauh dari ideal. Pasalnya, saat ini rasio di angka 1:6. Idealnya, satu kasus tracingnya bisa mencapai 15.

Wali Kota Bima Arya mengatakan, Kota Bogor harus bekerja keras agar tim tracing yang ada bisa mencapai rasio tracing 1:8. “Ya, masih harus kerja keras supaya kejar rasio 1:8, kita siap sesuaikan dengan target provinsi (Jawa Barat). Mestinya satu banding 15, tapi di Indonesia nggak ada. Sekarang satu banding delapan saja sudah bagus,” ungkap Bima kepada wartawan, Rabu (28/7).

Kata dia, tim tracing juga mendapat bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sedangkan relawan fokus terhadap penanganan warga isolasi mandiri (isoman).

Berdasarkan evaluasi, sambung dia, tim tracing mendapati berbagai kesulitan dalam mendata dan melakukan penelusuran. Yakni, meminta kejujuran dari warga kaitan aktifitas dan kontak eratnya.

“Yang sulit itu pendekatan ke warga, minta kejujuran soal itu. jadi nggak mudah, apalagi kalau cuma lewat telepon,” katanya.

Yang pasti, kata Bima, saat ini pemerintah fokus ke warga isoman untuk mengurangi angka kematian.

** Fredy Kristianto

Kota Bogor Dapat Tambahan 8 Ribu Vaksin

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mendapatkan stok vaksin Covid-19 sebanyak 8.000 vial atau dosis. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, terdapat dua jenis vaksin yang baru yang diterima Kota Bogor, yakni Sinovac dan Astrazeneca.

“Kota Bogor baru mendapatkan tambahan vaksin 6.000 vial Sinovac dan 2.000 vial Astrazeneca. Jadi baru saja datang,” ucap Bima kepada wartawan, Rabu (28/7).

Penambahan tersebut, kata dia, membuat Pemkot Bogor memasang trget pelaksanaan vaksin harian dapat dikejar hingga 10 hingga 15 ribu per hari. Sedangkan saat ini, pemkot baru memvaksin 240.441 dari sasaran 819.444 warga Kota Bogor, atau sebesar 29,3 persen.

“Sekarang kita udah melakukan vaksinasi tahap tiga dengan sasaran masyarakat umum dan remaja 12 hingga 18 tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno mengatakan bahwa program vaksinasi tahap pertama hingga ketiga terdiri dari 5 kategori, yakni tenaga kesehatan, lanjut usia (lansia), petugas publik, lalu saat ini dimulai dengan sasaran masyarakat umum dan remaja.

“Dari itu tercatat total sasaran yang sudah teregistrasi mencapai 819.444 orang. Jumlah itu berdasarkan 20 persen dari jumlah penduduk dengan Kota Bogor sekitar 1 juta jiwa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Bogor menargetkan September vaksinasi bisa rampung. “Mesti ada percepatan vaksinasi 15 ribu orang,” jelasnya.

** Fredy Kristianto

Benn Siapkan 10 Ribu Dosis Vaksin

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

DPD Nasdem Kota Bogor menunjukan komitmennya dalam membantu pemerintah menekan angka penularan Covid-19. Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi massal di Grand Parahyangan, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (28/7).

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bogor, M. Benninu Argoebie mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 10 ribu vaksin bagi warga ‘Kota Hujan’. “Untuk tahap pertama, kami mendapat 5 ribu dosis vaksin sinovac. Targetnya per hari ada 500 orang divaksin,” ujar Benninu kepada wartawan.

Sasaran vaksinasi, kata dia, adalah  sopir angkutan kota (angkot), pelaku UMKM, pekerja yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dan kader Nasdem,” ucapnya.

Menurut Benn, vaksinasi yang dilakukan oleh Nasdem dilakukan secara mandiri, sehingga tidak membebani pemerintah daerah. “Rumah sakitnya berkerjasama dengan RS Mulia, tetapi nakesnya kita langsung kerjasama dengan masing masing dokter dan juga perawat. Kami tidak merepotkan Dinkes,” katanya.

Benn juga menambahkan jika masyarakat ingin mengikuti vaksinasi massal bisa langsung mendaftar datang ke dpc-dpc Nasdem atau di link yang sudah disebar di tiap baligo Nasdem.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi langkah Nasdem yang membantu pemerintah dalam hal vaksinasi massal.

“Ini adalah langkah yang baik, khususnya dalam percepatan peningkatan jumlah masyakarat yang divaksin. Karena biar bagaimanapun juga kalau kita mengandalkan nakes dari dinas tentu akan ada banyak kendala,” ucap Dedie.

Apalagi, kata dia, Nasdem melakukan vaksinasi secara mandiri, dan tidak mengganggu jatah vaksin milik Pemkot Bogor. “Jadi model model seperti ini sebetulnya tadi kita sambut baik dalam rangka percepatan bagaimana meningkatkan jumlah masyakarat Kota Bogor yang divaksin, sehingga bisa memutus mata rantai Covid-19 di Kota Bogor,” ucapnya.

** Fredy Kristianto

Amarullah Surbakti Pimpin DPK KNPI Kecamatan Cibungbulang

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Amarullah Surbakti terpilih menjadi Ketua DPK KNPI Kecamatan Cibungbulang dalam Muscam DPK KNPI Kecamatan Cibungbulang yang digelar di GOR Rengganis, Kabupaten Bogor, Senin (26/7). Dalam pertarungan Muscam, dua kandidat bersaing ketat antara Amarullah Surbakti dengan Ade Rizki Maulana. Melalui sistem pemilihan langsung, dari total 55 suara yang berasal dari OKP serta kekaryaan se Kecamatan Cibungbulang.

Penghitungan suara berjalan tegang ketika terjadi salip menyalip perolehan suara. Namun, hingga diakhir penghitungan suara, Amarullah Surbakti meraih suara terbanyak yakni 33 suara dari rivalnya Adi Rizki Maulana yang mendapatkan 21 suara. Suasana guyub dan kompak tetap terlihat ketika pimpinan sidang mengumumkan bahwa Amarullah Surbakti terpilih menjadi Ketua DPK KNPI Kecamatan Cibungbulang.

Usai pemilihan, Ketua Terpilih DPK KNPI Kecamatan Cibungbulang mengatakan, dirinya siap mengemban amanah ini dan siap menjalankan tugas memimpin KNPI Kecamatan Cibungbulang serta merangkul semua unsur pemuda lainnya. “Insya Allah saya siap menjalankan serta mengemban amanah ini,” ujar Amarullah.

Amarullah Surbakti menerangkan, dirinya sudah menyiapkan visi misi dan program yang akan dijalankan untuk DPK KNPI Kecamatan Cibungbulang kedepan. Demi suksesi bersama, ia juga akan merangkul semua pihak dan siap berkolaborasi baik dengan Pemerintah Kecamatan Cibungbulang dan pihak lainnya termasuk media.

“Saya siap berkolaborasi dan melanjutkan sejumlah program yang telah dijalankan oleh ketua sebelumnya,” jelasnya.

Amarullah Surbakti juga akan merangkul seluruh potensi yang ada di unsur kepemudaan, baik OKP tingkat kecamatan dan komunitas lainnya. “Saya akan merangkul seluruh elemen pemuda agar terus berkarya demi warga Cibungbulang,” tegasnya.

Terlebih, sambung Amarullah, pemuda merupakan generasi penerus bangsa yang harus bisa menunjukan kreativitasnya dalam berkarya. Di era digital ini, pemuda harus mampu menjawab tantangan zaman.

“Yang jelas dalam kompetisi ini, meskipun ada organisasi kepemudaan, selama mereka ingin memajukan pemuda. Maka saya selalu siap untuk mendampingi dan berjuang bersama mereka,” tandasnya.

** Cepi Kurniawan

PJJ Banyak Kendala, Orangtua Harapkan Segera Belajar Tatap Muka

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hampir 1,5 tahun sudah berjalan hingga saat ini. Tentu hal itu tidak sedikit banyak orang tua siswa yang mengeluh dengan masih dilakukan PJJ. Seperti salah seorang orang tua Siswa di Desa Petir, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Ia mengaku hampir setiap hari membimbing kedua anaknya Quensi (11) yang duduk di kelas 6 SD dan Abizal (8) di kelas 2 SD.

Kondisi PJJ dikatakan tentu tidak maksimal, karena banyak kendala apalagi dirinya yang tinggal jauh dari perkotaan selain kendala sinyal, kuota juga cepat habis. “Apalagi kuota karena setiap pembelajaran itu harus bikin video dan hasil belajar itu dikirim via WhatsApp apalagi anak saya dua itu beda-beda grupnya,” kata Dewi, Rabu (28/7/2021).

Dewi menambahkan, selama 1,5 tahun untuk tugas sekolah juga itu diberikan pihak sekolah  melaui grup orang tua siswa. “Untuk tugas sekolah itu diberikan guru melaui Grup WhatsApp,” katanya.

Ia pun berharap pandemi Covid-19 segera berakhir karena banyak orang tua siswa lain juga mengeluh dan menanyakan kapan pembelajaran tatap muka segera dimulai. “Tapi pihak sekolah juga hanya bisa pasrah karena bilangnya ini sudah aturan pemerintah menunda belajar tatap muka,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Warga Petir Divaksin Tahap Pertama

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Ratusan warga Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu pagi (28/7/2021) divaksin Covid-19 dosis pertama bantuan dari Kodim 0621/Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di kantor desa bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Petir, Puskemas dan Kepolisian Sektor Dramaga.

Kepala Desa Petir Sukardi mengatakan, Gugus Tugas Desa Petir melaksanakan vaksinasi bantuan dari Kodim 0621 sebanyak 172 orang. “Mudah-mudahan dengan adanya ini masyarakat Desa Petir khususnya selalu sehat dan jauh dari Covid-19,” kata Sukardi kepada wartawan.

Sukardi mengatakan bahwa di desanya sampai saat ini masyarakat yang sudah divaksinasi baru mencapai sekian persen dan masih banyak yang belum melakukan vaksinasin hingga vaksinasi belum memenuhi target.

Untuk itu Sukardi selaku Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Desa Petir mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi, baik di Puskesmas atau pun di tempat lain yang diselenggarakan instasi lain demi mencapai target vaksinasi nasional. “Vaksin ini untuk membentuk herd immunity agar terbebas dari Covid 19,” kata Sukardi.

Sukardi melanjutkan untuk di desanya saat ini dari zona merah sudah beralih ke zona kuning. “Saya juga terus mengimbau kepada masyarakat jangan pernah berhenti untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan selau menerapkan pola hidup sehat,” katanya.

“Saya terus mengimbau masyarakat Desa Petir agar melakukan vaksinasi dan jangan  takut divaksin,” katanya.

Ditempat yang sama Danpos Koramil Dramaga Pelda Endang Permadi mengatakan bahwa Kodim secara serentak memberikan bantuan dosis vaksin untuk desa, termasuk di Kecamatan Dramaga dilaksanakan di Desa Petir, dan 2 desa lainnya. “Kecamatan Dramaga mendapatkan vaksin dari Kodim itu 40 vial dosis vaksin, salah satunya di Desa Petir ini,” katanya.

Endang mengatakan, untuk Kecamatan Dramaga memang secara keseluruhan angka Covid belum turun dan cenderung mengalami kenaikan karena masih terjadi kasus Covid 19 di klaster perumahan. 

** Cepi Kurniawan