28.2 C
Bogor
Wednesday, August 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1197

Petugas Kewalahan, Warga Berdesakan Ambil BST

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Dampak pandemi Covid-19 khususnya kesulitan ekonomi benar-benar dirasakan warga Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke-5 dan 6 atau bulan Mei hingga Juni 2021 sebesar Rp 600 ribu pada Minggu pagi (1/8/2021), tampak menimbulkan kerumunan. Bahkan warga yang mengantre sejak pagi itu berdesakan saat masuk ke ruang aula Kantor Desa Bojong Rangkas hingga petugas yang berjaga kewalahan.

Bantuan tersebut diberikan pemerintah kepada warga yang terdampak pandemi Covid 19. Bantuan tersebut sebelumnya  dibagikan di Kantor Pos, namun banyak terjadi kerumunan yang amat parah sehingga dialihkan di setiap desa, meksipun demikian antrean yang tidak teratur di desa juga masih ditemukan.

Salah seorang warga, Kulsum (45) yang sejak pukul 08.00 sampai 12.30 Wib sembari mengais anak perempuannya yang masih balita itu rela antre demi mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

“Sejak pagi ini sambil bawa anak kalau gak dibawa nangis soalnya masih konsumsi susu ASI. Jadi terpaksa dibawa meksipun takut Corona,” katanya.

Kulsum menceritakan ia mendapatkan Bansos bernam BST itu karena memang ia terdampak pandemi Covid-19. Karena suaminya saat ini yang bekerja sebagai karyawan swasta bekerja tidak normal seperti biasa.

“Kerjanya seminggu cuma 3 kali, jadi berpengaruh pada  penghasilan, paling uang bantuan ini buat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Sementara menurut Lisna, ia antre sejak pagi dan baru mendapatkan bantuan pada siang hari. Ia sendiri saat antre warga berebut untuk masuk ke ruang aula lantaran takut tidak kebagian. “Tadi pagi antrean banyak, saya aja dari pagi baru siang hari ini baru dapat, kalau saya uangnya buat dagang karena suami sudah diberhentikan,” katanya.

Sementara menurut petugas pembagian BST di Desa Bojong Rangkas, Asep Saepudin terkait antrean yang sempat terjadi dan berdesakan, pihaknya sudah mengatur jadwal antrean, namun karena warga yang tidak sabar akhirnya berdatangan pada waktu bersamaan.

“Hal itu yang membuat antrean berdesakan, tapi meksipun demikian pembagian tetap dilaksanakan dan petugas langsung mengatur antrean,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Disebut Pungli Oleh LBH Botim, Aca: Itu Sumbangan Bukan Pungutan

0

Cileungsi | Jurnal Inspirasi

Tuduhan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Botim atas dugaan (pungutan liar) pungli Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 2 Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor disebut tidak benar.

Hal itu disampaikan Humas SMAN 2 Cileungsi, Aca Hendra Gunawan. Menurutnya, awal mula permasalahan adanya tuduhan dugaan pungli yang dilakukan oleh pihak SMAN 2 Cileungsi karena belum terakomodirnya Calon Peserta Didik (CPD) yang diajukan oleh Presidium Bogor Timur.

“Datanglah perwakilan dari Presidium yang membawa CPD, tapi karena sudah pasnya CPD yang diakomodir pihak sekolah, kami meminta waktu kepada pihak Presidium bersabar dengan harapan ada CPD yang mengundurkan diri,” ungkapnya kepada wartawan, Jum’at (30/07/2021).

Menurut Aca, dalam hal ini ada kemungkinan mereka (Presidium, red) merasa tidak ‘diorangi’ dan merasa tersinggung. “Katanya sih mereka punya andil terbangunnya SMAN Negeri 2 Cileungsi ini,” ujarnya.

Karena merasa tidak dianggap, sambung Aca, maka pihak Presidium melalui LBH Botim melaporkan dugaan pungli di SMAN 2 tersebut. Padahal, biaya yang dimaksud pungli itu atas dasar keinginan orang tua siswa yang menginginkan dibangunnya ruang kelas baru agar anak mereka bisa masuk sekola di SMAN 2 tersebut.

” Dari inisiatif orang tua siswa maka mereka memberikan sumbangan untuk membangun ruang kelas baru sebanyak 3 ruangan, dengan jumlah siswa sebanyak 108 murid. Untuk sumbangan yang diberi bervariasi dan tidak ditentukan oleh pihak sekolah,” jelasnya.

Aca juga menuturkan, dalam carut permasalahan ini, akhirnya tercetus mediasi yang juga dihadiri oleh Camat Cileungsi, Danramil, Kapolsek Cileungsi yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cileungsi.

“Dihadiri juga oleh Pak Beben Suhendar Dewan, dan terlontar ucapan seperti yang pernah saya dengar dari pihak Presedium dengan LBH-nya, yang mana LBH Botim akan mempidanakan SMA Negeri 2 Cileungsi, cuma diredam oleh pak camat, jika memang ingin melaporkan kami siap,” kata Aca.

Kesimpulan yang dilontarkan Aca mewakili SMA Negeri 2 Cileungsi ini ialah yang penting semua sudah dibuka pada mediasi di tingkat kecamatan.

“Kita tidak merasa ini pungutan, karena ada pernyataan dari orang tua siswa yang menitipkan sumbangannya, dan sebelum kami berani mengakomodir siswa secara offline kami sudah koordinasi dengan beberapa instansi terkait , seperti desa , camat, Kapolsek dan Danramil, dan saat ini pihak mereka (presedium) menerima karena dari 2 anak yang dititipkan, 1 kita akomodir karena yang satu sudah mendapat sekolah lain,” tukasnya.

Sementara itu, Alhafiz Rana, Ketua Presidium Botim melalui pesan singkat menuturkan, CPD yang merupakan anak dari pengurus Presidium yang direkomendasikan tidak diterima. ” Dua anak pengurus Presidium yang kami rekom ditolak / tidak diterima ” katanya singkat.

Terpisah, Beben Suhendar Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang hadir saat mediasi antara LBH Botim dan SMAN 2 Cileungsi menyampaikan, sampai saat ini mediasi masih berlangsung dan berharap segera ada titik temu. “Mediasi masih berjalan mudah – mudahan segera ada titik temu agar progres Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) khususnya bagi siswa baru bisa berjalan dengan lancar, dan saya hadir atas undangan pak camat,” jelas Beben.

Sebelumnya, Jamaluddin Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bogor Timur (LBH Botim) menegaskan, untuk dugaan pungli di SMAN 2 Cileungsi ini LBH Botim menemukan berbagai pungutan. “Mulai dari pengembangan sekolah yang nilainya jutaan rupiah, kemudian PPDB,” jelasnya.

Berkaitan dengan adanya temuan-temuan tersebut, Jamaluddin mengaku tengah menyiapkan gugatan hukum terkait dugaan pungli di SMAN 2 Cileungsi. Ia juga mengaku tengah membangun komunikasi dengan pihak kejaksaan dan pengadilan terkait gugatan tersebut.

“Bagi kami ini ranahnya sudah tidak lagi kelalaian administrasi. Pungutan ini sudah diciptakan secara sistemik dan terstruktur, jadi akan kami bawa ke ranah pidana,” tukasnya.

** Nay Nur’ain

Kadin Bagikan Makanan Siap Saji ke Warga yang Isoman

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemberian makanan siap saji bagi warga Isolasi Mandiri (Isoman) kembali dilakukan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor, di Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (30/7).

Kegiatan tetap rutin dilaksanakan, meski Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi saat ini tengah menjalani isolasi mandiri (isoman), karena terpapar Covid-19.

Aksi bertajuk berbagi makanan untuk warga Isoman itu pun diserahkan langsung Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kota Bogor Erik Suganda ke Muspika Bogor Selatan diantaranya, Nasi Kuning, Ketoprak, Soto Mie dan Batagor sebanyak 480 paket.

Dewan pertimbangan Kadin Kota Bogor, Erik Suganda mengatakan, Kadin adalah induk organisasi di Kota Bogor. Jadi semua asosiasi masuk menjadi anggota Kadin, dan seluruh pengusaha bernaung dibawah Kadin.

“Baksos ini merupakan roadshow di seluruh Kecamatan se-Kota Bogor dari Kadin Kota Bogor, untuk berbagi makanan kepada warga yang sedang Isoman. Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan Kadin Kota Bogor menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Erik juga mengapresiasi dan bangga terhadap Kadin Kota Bogor yang berkiprah, berlomba-lomba dalam kebaikan membantu masyarakat. Meski ketua Kadin berhalangan, namun tak menyurutkan semangat untuk terus berbuat nyata di masyarakat.

“Alhamdulilah estafet kepemimpinan Kadin Kota Bogor jatuh ke tangan yang tepat. Saya bangga dengan Kadin Kota Bogor bisa terus berbuat untuk masyarakat Kota Bogor. Tentunya saya berharap situasi ini segera pulij karena kalau begini terus pengusaha sudah lampu kuning atau SOS. Semoga pandemi bisa segera berakhir dan pengusaha bisa sehera bangkit agar ekonomi normal. Saya bangga liat junior saya di Kadin ini banyak kegiatan yang membantu masyarakat. Kita doakan juga semoga ketua Kadin segera pulih dan beraktifitas seperti biasa lagi, jelasnya.

Sementara, Camat Bogor Selatan, Hidayatullah mengungkapkan apresiasinya atas bantuan Kadin Kot Bogor. “Jadi intinya kami sebagai aparat wilayah mengucapkan terima kasih kepada Kadin dan mengapesiasi setinggi tingginya atas ide, gagasan cemerlang giat kemanusiaan, giat sosial yang dilakukan oleh Kadin, semoga apa yang dilakukan oleh rekan rekan Kadin menjadi investasi amal baik di yaumil akhir kelak,” ungkapnya.

Camat menyebutkan, total warga yang isoman ada 448 orang dan perhari hari ini warga Isoman ada 37 orang, yang melakukan isolasi di rumah sakit, jadi total 485 perhari ini. Jadi total hari ini warga yang meninggal itu adalah sebanyak 20 orang, dari 20 orang itu ada sekitar 80 persen meningga belum di vaksin 18 orang, dan 2 orang itu setelah divaksin.

“Artinya ini ikhtiar pemerintah, kenapa digalakan vaksin secara masif, tujuannya ya tadi, bukan kita melihat kasus tadi, tetapi kami ikhtiar mencegah agar warga kita tetap sehat ditengah pandemi ini. Ini bukan konspirasi, ini wabah,” terangnya.

Senada, Danramil 0602 Bogor Selatan, Letnan Satu Inf Sunari mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi gerakan yang dilakukan Kadin Kota Bogor. Menurutnya, progam berbagi makanan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang saat ini sedang menjalani isoman.

“Di masa pandemi Covid-19 ini memang serba sulit, apalagi mereka yang sedang isoman karena mereka tidak boleh ke mana-mana dulu untuk sementara, sehingga sangat membutuhkan bantuan dari kita semua, dan hari ini Kadin hadir untuk sama-sama membantu mereka dalam hal ini memenuhi kebutuhan makannya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Supriatna mengaku penanganan Covid-19 yang selama ini dilakukan olehnya sangat melelahkan, bahkan dirinya menganggap seperti minum obat tiga kali dalam sehari.
Meski begitu, pihaknya tetap semangat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap disiplin dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Hari ini kita menerima bantuan dari Kadin yang selanjutnya kita serahkan bersama ke masyarakat yang sedang jalani isoman. Kami harap program Kadin ini terus berlanjut, dan saya pun berpesan agar teman-teman yang tergabung dalam program ini untuk tetap waspada, jangan sampai lengah, jangan sampai terpapar, karena ini memiliki resiko tinggi,” pungkasnya.

Wakil Ketua bidang organisasi Kadin Kota Bogor, Felix Martha menambahkan, kegiatan pembagian makanan ini sudah dilakukan di empat Kecamatan, tersisa nanti di Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal.

“Kegiatan ini merupakan pemberdayaan UMKM dan merangkul pedagang. Jadi panitia membeli makanan dari pedagang lalu di diatribusikan ke warga Isoman di masing-masing Kecamatan. Acara rutin setiap hari jumat ini akan terus dilaksanakan, nanti minggu depan akan dilakukan di Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Sambut HUT RI, Paguyuban RT/RW di Curugbitung Gotong- Royong Bersihkan Jalan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke -76 sejumlah pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukum Warga (RW)  di wilayah Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor melaksanakan kerja baktimembersihkan rumput liar di Jalan Ace Tabrani KM 05, tepatnya di Kampung Nunggul.

Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih menerangkan, dilaksanakannya gotong – royong dengan membersihkan rumput liar di jalan raya Ace Tabrani ini untuk memperindah lingkungan dalam menyambut HUT RI yang ke 76.

“Setelah jalan itu bersih, nanti kita pasang bendera Merah Putih,” terang Engkos kosasih kepada Jurnal Bogor, Jumat (30/7).

Pelaksanaan gotong royong yang diprakarsai oleh Paguyuban RT/RW ada sebanyak 47 RT,  15 RW dan 6 dusun bersama masyarakat turun ke jalan membersihkan rumput dan semak belukar.

Menurutnya, bersih-bersih di sepanjang jalan  adalah hal yang sederhana tapi sangat penting karena selain membentuk lingkungan  yang bersih serta menjalin kerja sama dengan semua unsur.

“Tak lain menambah  keakraban antara stakeholder dan Pemerintah Desa Curugbitung,” jelasnya.

Gotong royong kali ini, kata Engkos, mulai dari Sat Linmas, tokoh agama dan masyarakat  semua ikut terlibat.

Di tempat yang sama, Ketua Paguyuban RT/RW Rivai Majid  mengatakan, untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam menciptakan gotong royong tentunya perlu didukung semua pihak.

“Menciptakan kegiatan sosial secara berkesinambungan tentu saja tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih  maka akan  berdampak pada kenyamanan bagi pengguna jalan,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Korban PHK Dapat Jaminan Kehilangan Pekerjaan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerbitkan aturan soal syarat pekerja atau buruh bisa mengikuti program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Bila memenuhi syarat, nantinya pekerja atau buruh bisa mendapatkan uang tunai, akses informasi pasar kerja, hingga pelatihan kerja dari pemerintah.

Ketentuan syarat ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 15 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemberian Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Beleid berlaku sejak 28 Juli 2021.

Syarat pertama, kepesertaan JKP bisa diberikan kepada pekerja atau buruh yang sebelumnya bekerja dan menerima upah dari perusahaan, namun kemudian mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Program JKP bisa diikuti oleh pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) maupun perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).

“Manfaat JKP diberikan kepada peserta yang mengalami PHK baik untuk hubungan kerja berdasarkan PKWT maupun PKWTT,” tulis Pasal 8 ayat 1 beleid tersebut dikutip, Jumat (30/7). Kedua, PHK yang dialami pekerja haruslah pemutusan yang dilakukan sebelum jangka waktu PKWT berakhir. Ketiga, pekerja yang di-PHK, harus bersedia untuk bekerja kembali nantinya.

Keempat, perusahaan yang bersangkutan harus mendaftarkan pekerjanya ke program JKP dan membayar iuran. Kelima, program JKP bisa diikuti oleh peserta yang telah melakukan pembayaran iuran program paling sedikit 12 bulan dalam 24 bulan dan telah membayar iuran paling singkat enam bulan berturut-turut pada BPJS Ketenagakerjaan sebelum terjadinya PHK.

Bila sudah memenuhi seluruh syarat tersebut, barulah pekerja bisa masuk sebagai peserta JKP. Tapi, manfaat baru bisa didapat kalau pengusaha sudah memberitahu perubahan data peserta yang di-PHK ke BPJS Ketenagakerjaan. Caranya, dengan mengisi formulir melalui sistem informasi ketenagakerjaan paling lama tujuh hari kerja sejak terjadinya PHK. Cara lain, pekerja bisa memberitahu BPJS Ketenagakerjaan mengenai kebijakan PHK yang diterimanya.

Namun, pekerja harus memberikan bukti berupa surat PHK melalui sistem informasi ketenagakerjaan paling lama sampai batas akhir pengajuan manfaat JKP. Penyampaian bukti PHK ini juga dibarengi dengan melampirkan surat pernyataan bersedia untuk bekerja kembali dan nomor rekening bank yang masih aktif atas nama peserta.

Setelah semua bukti terlampir, nantinya peserta akan memiliki akun untuk mengakses sistem informasi ketenagakerjaan. Lalu, bisa mengajukan manfaat JKP dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kendati begitu, pekerja atau buruh yang sudah menjadi peserta JKP juga bisa kehilangan akses terhadap manfaat program. Hal ini terjadi bila pekerja atau buruh tidak mengajukan permohonan klaim manfaat selama tiga bulan sejak di-PHK.

Selain itu, status kepesertaan juga akan hilang bila ternyata pekerja atau buruh sudah mendapat pekerjaan baru dan meninggal dunia.

**ass


KAMMI Daerah Bogor Berkolaborasi Bersama Kodim 0606 Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bogor menghadiri apel bersama Dandim Kolonel Inf. Robby Bulan S.I.P., Kamis (29/07/2021). Apel ini merupakan agenda penyerahan bantuan paket sembako untuk warga yang sedang menjalani isoman di rumah.

KAMMI Bogor melakukan silaturahim, kolaborasi, dan kerkoordinasi dengan Kodim 0606 Kota Bogor yang dipimpin oleh Dandim Kolonel Inf. Robby Bulan S.I.P. Pertemuan ini untuk melakukan optimalisasi program vaksinasi, dan melakukan sinergitas dalam pendistribusian bantuan sosial berupa kebutuhan makanan pokok/sembako kepada masyarakat isoman yang terdampak Covid-19, serta orang-orang yang membutuhkan.

“KAMMI Bogor saat ini sedang menjalin kerjasama dengan Kodim 0606 Kota Bogor untuk menyalurkan bantuan sembako ke warga yang isoman. Selain itu juga KAMMI Bogor akan melakukan agenda vaksinasi pribadi bekerjasama dengan kodim 0606 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” ujar Edo, Ketua KAMMI Bogor dalam keterangan persnya, Kamis (29/7).

Selain berkoordinasi terkait vaksinasi dan pemberian sembako, KAMMI Bogor juga menjalin silaturahmi dengan Dandim. Silaturahmi ini membahas kondisi kota Bogor yang saat ini masih mengalami peningkatan terkait kasus covid-19 dan juga masih sedikit partisipasi masyarakat untuk melakukan vaksin.

“Saat ini KAMMI Bogor mengambil peran untuk melakukan vaksinasi mandiri sebagai penyelenggara. Melihat kondisi dari informasi yang didapatkan bahwa masih minimnya partisipasi masyarakat untuk vaksin. Sehingga perlu adanya KAMMI turun untuk melaksanakan vaksinasi mandiri yang insya Allah akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” tambahan Edo Agasiswanto

Dia berharap dalam momentum ini KAMMI Bogor sebagai pelopor selaku perwakilan OKP mampu ikut terjun dalam menyukseskan program vaksinasi yang dicanangkan oleh Pemerintah.

** ASS/rls

Polres Bogor Sediakan Tabung Oksigen Gratis untuk Warga Isoman

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tabung oksigen, Kapolres Bogor berinisiatif meminjamkan tabung  oksigen yang  diberi nama “Gerai Tabung Oksigen Presisi” yang dilaksanakan di Mako Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurut Kapolres Bogor AKBP Harun saat dihubungi mengatakan, Gerai Tabung Oksigen itu diberikan secara gratis untuk pasien Covid-19 yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (isoman). “Ia gratis, buat pasien isoman bisa diambilnya di Polres,” kata AKBP Harun, Kamis (29/7/2021).

Ia menambahkan untuk meminimalisir keterbatasan, bahwa isi ulang tabung oksigen untuk pasien isoman sementara dikhususkan untuk warga yang berdomisili di Kabupaten Bogor. “Untuk sementara ini kita khususkan dulu bagi warga KTP berdomisili Kabupaten Bogor,” katanya.

Ia pun berharap dengan adanya Gerai Tabung Oksigen Presisi yang diberikan secara gratis untuk warga yang isoman bisa mengurangi beban mereka. “Mudah-mudahan pandemi segera berakhir, masyarakat bisa terus melakukan disiplin Prokes dan serta selalu mematuhi aturan pemerintah dalam penanganan Covid-19 agar segera berakhir,” pungkasnya. Cepi Kurniawan

Polsek Ciampea Salurkan Beras dari Presiden dan Kapolri ke Warga Terdampak Covid

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Jajaran Polres Bogor melalui anggota Polsek Ciampea serentak mendistribusikan bantuan beras dari Presiden dan Kapolri  ke warga yang terdampak pandemi Covid-19. Secara serentak pada Kamis (29/7/2021), sebanyak 20 Babinmas dikerahkan menyalurkan 1,6 ton beras ke warga yang berada di wilayah hukum Polsek Ciampea, yakni Kecamatan Ciampea dan Tenjolaya.

“Jadi kita hari ini serentak mendistribusikan bantuan beras dari Bapak Presiden dan Bapak Kapolri yang diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19. Mudah mudahan dapat membantu Masyarakat yang saat ini ekonominya terganggu karena pandemi,”ujar Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto, Kamis (29/7/2021).

Kompol Beben mengatakan, bantuan disalurkan oleh anggota Babinkamtibmas  agar lebih mudah dan lebih cepat sampainya. “Mudah-mudahan lebih mudah dan cepat sampai untuk warga yang sedang membutuhkan bantuan disaat seperi ini,” katanya.

Lebih lanjut Kapolsek juga berharap untuk warga yang belum divaksinasi segera melakukan vaksin Covid-19, baik di Puskesmas atau pun di desa. “Hal ini guna meningkatkan herd Immunity bagi masyarakat agar tidak mudah terserang virus Covid 19,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Cegah Kerumunan, Vaksinasi di Tenjolaya Digelar di Setiap Desa

0

Tenjolaya | Jurnal Inspirasi

Guna memudahkan warga untuk vaksinasi Covid-19, Gugus Tugas Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan vaksinasi di setiap desa. Hal itu dilakukan melihat letak geografis Kecamatan Tenjolaya yang jaraknya cukup jauh antardesa dan juga untuk menghindari kerumunan jika vaksinasi dipusatkan di satu titik.

Camat Tenjolaya  Farid Maruf mengatakan, sampai saat ini ada 7 desa sudah menggelar vaksinasi, meskipun belum mencapai target, namun vaksinasi itu akan terus dilaksanakan untuk semua sasaran mulai dari usia 18 hingga lansia.

“Kecamatan Tenjolaya sampai saat ini baru 7000-an yang divaksin dari target 31 ribu sasaran,” kata Farid Maruf.

Ia juga terus mengimbau perangkat desa untuk terus mengajak warga agar melakukan vaksinasi. “Kami pun tidak henti-hentinya mengajak masyarakat dan mengimbau perangkat desa untuk melakukan vaksinasi karena Kecamatan Tenjolaya belum mencapai target,” katanya.

Lebih lanjut Farid Maruf mengatakan, untuk jumlah kasus Covid-19 di Kecamatan Tenjolaya saat ini sudah banyak yang sembuh dari 64 Kasus yang terpapar dan isoman. Kini, sudah 15 yang sembuh dan berangsur berada pada zona orange.

“Meksipun demikian masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan jangan sampai lengah tetap menerapkan 3 M,” katanya.

** Cepi Kurniawan

Pemdes Cigudeg Salurkan Sembako dari Bupati untuk Warga Isoman

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Cigudeg,  Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan paket sembako dari Bupati Bogor Ade Yasin kepada warga yang saat sedang melakukan isolasi mandiri (isoman). “Hari ini Desa Cigudeg menerima bantuan dari tim Gercep untuk warga yang sedang melakukan isolasi mandiri sebanyak 62 paket sembako,” ujar Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi, Kamis (29/7)..

Adapun bantuan berupa paket sembako tersebut untuk menunjang asupan pangan warga yang dibagikan secara langsung dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. “Kami Pemerintah Desa Cigudeg sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati Bogor yang sudah memberikan bantuan untuk warga kami yang sedang melakukan isolasi mandiri,” kata Andi.

Andi berharap bantuan tersebut juga  bermanfaat dan meringankan beban mereka yang sedang berjuang melawan Covid-19.

Selain itu Andi juga berpesan kepada warganya agar tetap melakukan prokes dengan baik. “Tetap menggunakan masker,  mencuci tangan atau hand sanitizer sesering mungkin serta mengurangi mobilitas dan tetap berdiam diri di rumah,” tukasnya. Arip Ekon