28.6 C
Bogor
Friday, May 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 916

Kades Sirnagalih Sulap Trotoar Jadi Pusat Jajanan

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Kepala Desa Sirnagalih Ahmad Anwar meresmikan kios jajanan di trotoar Kantor Desa Sirnagalih, Jonggol, Kabupaten Bogor. Ditempat ini akan dijual  berbagai jajanan tradisional yang  merupakan   produk asli dari para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Desa Sirnagalih.

“Pembukaan pusat jajanan ini merupakan program  Bumdes untuk mendukung tumbuhnya perekonomian rakyat, dengan menempatkan para pedagang secara spesifik sesuai dengan jenis dagangannya,” ungkap Ahmad Anwar kepada Jurnal Bogor, Sabtu (23/04/22).

Menurutnya, disulapnya trotoar menjadi pusat segala jenis jajanan ini untuk memajukan ekonomi warga. Hal ini dilakukan untuk pemanfaatan lahan yang dapat dipergunakan sebagai salah satu sumber pendapatan warga agar UKM warga  Desa Sirnagalih  berjalan dengan baik. Bahkan sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan dan membantu pengembangan UKM masyarakat  desa  dalam hal pemasaran.

“Kami memilih  trotoar kantor desa  karena tempatnya strategis  berada di jalan utama Transyogi Jonggol menuju Cianjur , Karawang dan Kabupaten Bandung dan setiap hari libur banyak sekali masyarakat yang melintas baik menggunakan sepeda motor , roda empat atau lebih,” paparnya.

Ia menjelaskan, ke depannya hasil olahan jajanan pasar  akan dipasarkan keluar wilayah  desa,  dan dia yakin makanan tradisional masih mampu bersaing dengan makanan modern lainnya.

“Maka dari dibuk nya warung jajanan diharapkan mampu menjadi sebuah solusi bagi para petani. Petani bisa menjual hasil bumi kepada kelompok UKM.  Wrung jajanan  diharapkan menjadi salah satu cara untuk membangun pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakat mampu mandiri dan menjadi pengusaha yang sukses,” tuturnya

Ia pun mengajak para pengusaha jajanan  untuk optimis berhasil. Ditambah dengan adanya pendampingan, harapannya tidak terjadi pelaku UKM yang mengalami kebangkrutan.

“Setiap keluhan dari pelaku UKM tetap kita pikirkan untuk mencari solusi yang terbaik. Sudah saatnya kita percaya diri dan mampu untuk menjalankan usaha jajanan pasar tersebut untuk keberhasilan bersama,” pungkasnya.

** Nay / Ramses

Beri Manfaat, Gapensi Dukung Samisade

0

Bogor Timur | Jurnal Bogor

Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang digadang – gadang oleh Bupati Bogor Ade Yasin sebagai program unggulan  mendapatkan apresiasi dari Gabungan Pengusaha Kontruksi (Gapensi) Kabupaten Bogor. Pasalnya program tersebut dapat menjadi stimulus pembangunan dan perekonomian pedesaan terutama pasca pandemi Covid-19 ini manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyrakat banyak.

“Program Samisade merupakan program yang perlu didukung karena bersifat padat karya sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung secara masif oleh masyarakat pedesaan , serta dapat dijadikan stimulus dalam pembangunan dan pergerakan roda kegiatan perekonomian diwilayah pedesaan ,dan pada akhirnya akan terakumulasi pada sebuah gerakan ekonomi dan pembangunan yang massif bagi wilayah yang lebih besar yaitu Kabupaten Bogor. Oleh sebab itu saya memberikan apresiasi bagi program yang telah dicanangkan Ibu Bupati Bogor Ade Yasin,” ujar Ketua Gapensi Kabupaten Bogor  Hilal Firmansyah, kepada Jurnal Bogor, Minggu (24/4).

Mmenurutnya Program Samisade adalah terobosan baru yang patut diapresiasi serta perlu didukung sepenuhnya. Selain memberikan apresiasi, Hilal Firmansyah juga memberikan masukan agar dalam pelaksanaannya kedepan Samisade dapat juga melibatkan para pengusaha sektor konstruksi terutama yang berasal dari wilayah tersebut.

Upaya ini diharapakan tujuan yang ingin dicapai dalam program Samisade dapat capai secara lebih optimal, karena pengusaha konstruksi ini merupakan profesional di bidangnya , dan sudah biasa melakukan pekerjaan sesuai dengan standar konstruksi yang berlaku.

Bahkan hasil pembangunan dapat lebih efisien dan dapat dipertanggung jawabkan dan Gapensi sebagai salah satu wadah pengusaha konstruksi terbesar dan tertua di Indonesia, akan siap bersinergi dalam program ini dalam hal menyediakan pengusaha-pengusaha yang profesional di bidang konstruksi.

“Apabila Pemda Kabupaten Bogor memerlukan pendampingan atau kemitraan dengan pengusaha jasa konstruksi , kami siap membantu sebagai bentuk komitmen dan dukungan  kami kepada pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor secara umun serta secara khusus dalam menyuksesan program Samisade dengan melibatkan pengusaha jasa konstruksi terutama yang berada di wilayah desa tersebut.

“Nantinya dapat memaksimalkan hasil atau output dari kegiatan, serta bisa meminimalisirkan temuan yang bisa saja terjadi akibat kesalahan administrasi proyek. Padahal belum tentu temuan tersebut terjadi karena adanya penyimpangan pelaksanaan di lapangan, namun bisa terjadi karena adanya mal administrasi saja. Oleh sebab itu  administrasi proyek seperti RAB, gambar rencana, shop drawing, asbuilt drawing, mutual check  final check, dan lain-lain yang dibutuhkan sebagai backup pelaksanaan pekerjaan  akan dikerjakan oleh kontraktor ,sehingga akan memudahkan jika terjadi audit pelaksanaan nantinya,” papar Hilal.

Selain administrasi proyek, jelanya, pengusaha jasa konstruksi sudah tentu mempunyai tenaga ahli atau terampil yang bersertifikat kompetensi. Karena regulasi perizinan jasa konstruksi saat ini mensyaratkan tenaga kerja konstruksi harus bersertifikat untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki oleh badan usaha jasa konstruksi. Sleh sebab itu tenaga ahli atau terampil yang dimiliki badan usaha dapat dimanfaatkan untuk kelancaran pelaksanaan program Samisade ini.

Selain masalah administrasi proyek tadi, tenaga kerja konstruksi yang dimiliki badan usaha jasa konstruksi juga dapat dilibatkan dalam pembangunan sehingga bisa memperlancar pelaksanaannya,“ jelas Hilal

Pada akhirnya , agar semua tujuan serta capaian hasil dari program Samisade ini dapat tercapai secara baik, dia  mengajak serta menghimbau kepada semua pihak dari segala unsur agar dapat memberikan masukan serta kontribusi positif,dalam bentuk apapun kepada Pemerintah Kabupaten  Bogor untuk dapat bersama-sama mensukseskan program Samisade ini karena program ini adalah program “dari dan untuk kita semua”.

“ Program Samisade konsepnya sudah bagus , dan akan berjalan sesuai harapan jika semua pihak yang ada di Kabupaten Bogor ini bisa sama-sama memberikan kontribusi positif dalam membantu kelancaran program ini. Saya mengajak kepada semua pihak yang ingin bersama-sama memajukan Kabupaten Bogor , untuk dapat membantu serta memberikan kontribusinya kepada Pemda agar program ini dapat sukses terlaksana karena program ini adalah dari masyarakat dan untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” tandas Hilal.

** Nay Nur’ain

Jelang Lebaran, Desa Citaringgul Bagikan BLT-DD

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Menjelang Lebaran, Pemerintah Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2022 yang dilaksanakan di aula kantor Desa Citaringgul, Kamis (21/4).

Sekretaris Desa Citaringgul, Ayi Iskandar mengatakan, penyaluran tersebut diserahkan kepada 101 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk triwulan pertama.

“Alhamdulillah pada hari Kamis, penyaluran BLT-DD ini terlaksana dengan baik dan tepat sasarannya. Masing-masing KPM mendapatkan Rp.300.000 per bulan, mereka mendapatkan untuk tiga bulan,yaitu bulan Januari, Februari dan Maret. Jadi Rp.900.000 untuk satu KPM,” ucap Ayi Iskandar kepada Jurnal Bogor, Jumat (22/4).

Dia berharap bantuan BLT-DD ini bisa digunakan dengan sebaik baiknya dan dapat memberikan manfaat.

“Harapan saya bisa tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat, dan semoga dengan bantuan BLT ini bisa bermanfaat bagi warga dan bisa berkelanjutan selanjutnya,” ucapnya.

Menurutnya, antusias warga terhadap adanya BLT-DD ini sangat bagus dan mereka sangat senang apalagi mendekati Lebaran.

“Alhamdulillah warga pada senang, bisa dibantu dengan adanya BLT-DD. Terimakasih di bulan Ramadhan dan mendekati Lebaran menjadi salah satu keberkahan buat semuanya, ya dengan adanya bantuan ini sedikitnya membantu,” pungkas Ayi Iskandar.

** Nay / Wisnu

Jalin Kebersamaan, Kades Sukamanah Gelar Bukber

0

Jonggol  | Jurnal Bogor

Guna untuk  mempererat silaturahmi, Kades Sukamanah menggelar  buka bersama dengan staf desa, Kadus, RW , RT , tokoh masyarakat, Babinsa, Babinmas dan Linmas. Acara bukber digelar di Cafee Pangjugjugan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (22/4).

Kades Sukamanah Hadi Sutardi mengaku bahagia bisa bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama karena sudah dua tahun kegiatan acara buka bersama tidak diselenggarakan karena situasi Covid  – 19. Dia berharap dengan  kegiatan buka bersama ini dapat semakin mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan sebagai unsur pembina dan abdi masyarakat.

“Demi membangun komunikasi yang intensif bagi seluruh aparatur pemerintah desa , dalam kesempatan ini juga saya menghimbau agar para staf bisa  memberikan yang terbaik kepada masyatakat sehingga dapat membangkitkan semangat dan bersinergi dalam menjalankan program pembangunan secara seimbang dan merata,” terang Kuwu biasa disapa.

Selain itu, dirinya baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Desa mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri  kepada warga  serta  banyak terima kasih dan apresiasi, atas semua sumbangsih dan jerih payah  kepada staf desa, Kadus, RW, RT, tokoh masyarakat, karang taruna, bidan desa, Babinsa, Babinmas dan Linmas yang telah membantu setiap kegiatan yang ada di desa.

“Demi kemajuan pemerintahan tingkat desa, semoga semuanya itu dapat menjadi catatan amal ibadah yang bermanfaat di dunia dan di akhirat. Marilah kita bersama – sama menyatukan tekad dan hati yang tulus untuk terus berjuang dan berkarya demi kemajuan serta kesejahteraan seluruh warga masyarakat Desa  Sukamamah,” paparnya

Dia pun mengimbau  menjelang Idul Fitri agar warga meningkatkan kamtibmas antisipasi kejadian pencurian dan curanmor. “Kami menghimbau kepada warga yang mudik agar rumah  dititipkan ke tetangga maupun famili yang tidak mudik atau bepergian jika diperlukan,” pungkasnya.

** Nay / Ramses

AA0C Bogor Gelar Bukber dan Baksos di Panti Asuhan

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Komunitas Agya Ayla Owner Community (AA0C) Bogor bersama AAOC Bekasi Raya menggelar buka bersama (bukber) dan bakti sosial (baksos) di Yayasan Panti Asuhan Arsyada, Citeureup, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/4).

Ketua Komunitas AAOC Bogor, Gere  mengatakan, diadakannya acara ini untuk saling membantu dan sudah menjadi kegiatan rutin komunitas.

“Memang ini sudah kegiatan rutin tahunan di bulan Ramadhan, kami para komunitas mobil untuk berbagi bersama adik-adik, dan menyumbangkan sedikit rezeki kita kepada adik-adik panti,” ungkap Gere kepada Jurnal Bogor, Minggu (24/4).

Lanjut dia mengatakan, kegiatan kita adakan bersama komunitas AAOC dari Bekasi Raya juga ini menjadi apresiasi kami sekaligu menjalin silahturahmi.

“Alhamdulillah bisa melaksanakan bareng dari temen temen Bekasi Raya, dan ini bakal  menjadi ajang silaturahmi kita kedepannya,” kata dia.

Ia pun berharap, dengan adanya kegiatan ini kedepannya komunitas semakin solid. “Harapan saya untuk komunitas kedepannya lebih terjalin lagi silaturahminya dan jangan sampai akan terputus dan semoga komunitas AAOC di Bogor Raya makin solid dan guyub (kompak),” pungkasnya.

** Nay / Wisnu

Peduli Terhadap yang Berpuasa, PWI Sekretariat Wilayah II Bagikan Takjil

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Di bulan suci Ramadhan 1443 hijriah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sekretariat wilayah II Kabupaten Bogor berbagi ratusan takjil kepada pengguna jalan yang melintas di Kampung Kosol, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng. Sabtu (23/4).

Ketua PWI Sekretariat Wilayah II Kabupaten Bogor Agus Komeng mengungkapkan, pihaknya bersama Sekjen serta anggota melakukan kegiatan bagi – bagi makanan siap saji di bulan Ramadhan ini, makanan siap saji ini dibagikan secara gratis bagi para pengendara pengguna jalan dan masyarakat yang melintas didepan kantor sekretariat PWI Bogor Barat  menjelang buka puasa.

“Alhamdulillah, sebanyak 250 paket makanan siap saji kami distribusikan kepada pengguna jalan, baik supir angkot,  pengendara motor, driver ojol, maupun warga yang tengah melintas,” ujarnya kepada wartawan.

Kendati demikian, Agus Komeng sapaan akrabnya menambahkan, bagi-bagi paket makanan siap santap ini,  menjelang berbuka puasa merupakan bentuk kepedulian PWI Bogor Barat di bulan Ramadhan.

“Ini adalah bentuk kepedulian, khususnya bagi yang tengah melaksanakan ibadah puasa terutama warga sekitar dan pengguna jalan. Agar warga yang sedang berpuasa dan melintas merasa terbantu,”terangnya.

Sementara itu, Sekretaris PWI Wilayah II Kabupaten Bogor Iman Rahman Hakim menambahkan, kegiatan ini dilakukan bukan hanya disaat bulan suci Ramadhan saja, namun kedepannya menjadi salah satu program kerja Sekretariat Wulayah II PWI Kabupaten Bogor.

“Jadi, kami ingin kegiatan berbagi ini dilakukan bukan hanya saat puasa saja, karena banyak sekali warga kita yang membutuhkan bantuan, disitulah PWI harus hadir,” pungkasnya.

** Andres

Tak Kuat Menanjak dan Adanya Penyempitan Jalan, Bus Damri Terguling

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Sebuah kendaraan bus Damri jurusan Jasinga-Parungpanjang bernomor polisi F 7534 AC mengalami kecelakaan tunggal di tanjakan Bolang, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (23/4) pukul 15.30 WIB. Dalam pristiwa tak ada korban jiwa, tapi lalu lintas sempat terganggu.

Kronologis peristiwa tergulinganya kendaraan roda empat tersebut, akibat tak mampu menanjak dan terguling dengan menutup sebagian jalan. Warga sekitar langsung membantu untuk mengevakuasi kendaraan dan penumpang.

“Iya benar ada bus Damri terguling, karena adanya perbaikan penyempitan badan jalan provinsi Jawa Barat dan posisi jalan menanjak dan berkelok,” kata warga Kampung Bolang, Sugeng (47) ketika dikonfirmasi wartawan.

Jadi dia mengaku, mobil tersebut mogok ditanjakan, lalu sejumlah penumpang beserta kenek membantu untuk mengganjal menggunakan batu.

“Pada saat mau didorong bus malah terguling tepat menutup setengah jalan, dan lalu lintas sempat mengalami kemacetan,” jelasnya.

Namun, dia menuturkan, perbaikan jalan juga menghambat lalu lintas dan berharap segera cepat selesai tepat waktu.

“Memang mobil Damri biasanya lewat sini, tapi ini sedang ada perbaikan jalan dan menjadi sempit karena adanya bahan bangunan,” ungkapnya.

Sementara Wakil Kepala Terminal Tipe B Leuwiliang, Wahyu Hidayat membenarkan kejadian  bus Damri  mengalami mesin mati dan penumpang bersama kenek mengganjal mobil.

“Namun, setelah dilepaskan ganjalannya tiba tiba tidak kuat yang menyebabkan kecelakaan,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, ketika berada di tanjakan itu Bus mengalami mati mesin, penumpang semua sudah diturunkan untuk mendorong tapi tidak kuat.

“Untuk sekarang bus sudah dibawa ke bengkel agar cepat diperbaiki kerusakannya,” katanya.

** Andres

Kades Babakan Sadeng Turun Langsung Pantau Betonisasi Jaling

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor

Jelang lebaran, Pemerintah Desa Babakansadeng, Kecamatan Leuwisadeng, kabupaten Bogor melakukan pembangunan berupa betonisasi jalan lingkungan (jaling).

Kepala Desa Babakansadeng Wawan Bj mengatakan, pembangunan betonisasi jalan lingkungan menuju pemukiman di Kampung Sadeng Pasar di lingkungan RW 03 telah rampung dibangun.

“Jalan sepanjang 60 x 2 meter itu, sebelumnya masih tanah merah. Pemerintah Desa menfokuskan salah satu pembangunan infrastruktur jalan, yakni  di Kampung Sadeng Pasar,” ujar Kades Babakansadeng, kemarin.

Secara berkala, kata Wawan yang belum dilaksanakan pembangunan infrastruktur yaitu akses jalan usaha tani di Kampung Kalong Jayamarni RW 01 sepanjang 88 x 2 meter.

Pada pelaksanaan jalan yang belum lama  selesai dibangun, anggarannya dari Dana Desa (DD) kucuran APBN tahun anggaran 2022.

Sejumlah warga serta Kepala Desa Babakansadeng  saat dialokasi pembangunan turun langsung mendampingi  para pekerja.

Mereka bersemangat bekerja ada yang menumpahkan pasir, ada yang mengangkat semen, bahkan ada yang mengaduk semen dan pasir. Bahkan sebagian lagi ada yang meratakan adukan di jalan yang dibangun.

“Agar uang DD tetap berputar di desa dan bermanfaat bagi warga untuk menambah kebutuhan rumah tangga maka itu para pekerja bangunan jalan merupakan warga lokal,” tukasnya.

** Arip Ekon

PP Ranting Rawa Panjang Bagikan Ratusan Takjil ke Pengguna Jalan

0

Bojonggede | Jurnal Bogor

Pemuda Pancasila (PP) Ranting Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan sosial berbagi takjil ke pengguna jalan yang melintas di Jembatan Nambo, Minggu (24/4/2022). Kegiatan ini dihadiri Ketua PP PAC Bojonggede, Ayah Endang dan Bidang Hankam PP MPC Kabupaten Bogor, F.Gareng.

Ketua PP Ranting Rawa Panjang, Muhammad Maulana Febriansyah alias Pete dan Wakilnya Andreas Cintamani membuat kegiatan berbagi takjil sebagai wujud peduli terhadap sesama, khususnya umat Muslim yang sedang berpuasa.

Berbagi takjil sendiri merupakan sedekah makanan yang dianjurkan Rasulullah agar sesama muslim saling berbagi khususnya pada bulan Ramadhan.

Bidang Hankam PP MPC Kabupaten Bogor, F.Gareng juga menyambut positif upaya PP Ranting Rawa Panjang berbagi takjil yang dilakukan setiap tahunnya.

“Mungkin ada belum sempat menyiapkan makanan berbuka bagi pengguna jalan. Nah dengan berbagi takjil ini bermanfaat bagi mereka untuk berbuka puasa,” ucap F.Gareng.

** Asep Saepudin Sayyev

Edukasi Warga Belajar, PKBM Karya Mekar Gelar Sanlat Ramadhan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Karya Mekar Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Ramadhan ini menggelar kegiatan Sanlat Ramdhan.

“Untuk warga belajar kita gelar bukber dan tausiyah dan para gurunya tadarusan,” ujar Kepala PKBM Karya Mekar, Nasim Suheri, Minggu (24/4/2022).

Kegiatan ini penting bagi warga belajar agar selain mendapat pelajaran umum juga mendapat materi agama. Dari 300 warga belajar PKBM Karya Mekar memang tidak hadir semua.

“Masih ada yang bekerja dan lain sebagainya, ya Sanlat Ramadhan diikuti puluhan dan kegiatan dibuat fleksibel saja,” jelas Nasim.

Kegiatan ini diakui Nasim jadi ajang silaturahmi antar warga belajar sehingga bisa saling mengenal satu sama lainnya.

Sementara materi tausiyah yang disampaikan Rokib, kali ini menjelaskan anjuran 10 hari terakhir Ramadhan. Warga belajar diharapkan mengisi aktivitas dengan amalan sesuai anjuran Rasulullah SAW.

“Itikaf di masjid misalnya atau tadarus Al Quran dan aktivitas lainnya yang mengarah amal kebaikan,” jelasnya.

Bahkan pada 10 hari terakhir Ramadhan juga ada malam Lailatul Qadar sehingga warga belajar dapat memahami bahwa kita mesti bersungguh-sungguh karena belum tentu dapat bertemu dengan Ramadhan berikutnya.

“Umur tidak ada yang tahu, makanya penekanannya ada tiga tingkatan orang yang berpuasa. Yaitu puasa umum yaitu puasanya orang awam, puasa khusus dan puasa khususil khusus. Nah, warga belajar perlu mengetahui ini agar puasa Ramadhan tidak hanya menahan lapar dan haus saja,” jelasnya.

Selain Sanlat Ramadhan, PKBM Karya Mekar juga memberikan pembelajaran zakat agar zakat yang terhimpun juga bisa dimanfaatkan kaum dhuafa di sekitar lingkungan.

** Asep Saepudin Sayyev