27.5 C
Bogor
Saturday, August 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 916

Gaet Milenial, PPP Optimis Raih Dua Kursi di Bogor Barat

0

JURNAL INSPIRASI – DPC PPP Kota Bogor rupanya tak main-main jelang menghadapi kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Februari 2024 mendatang. Hal itu terbukti dari intensnya partai berlambang Ka’bah tersebut dengan melaksanakan konsolidasi internal.

Salah satunya dengan menyelenggarakan Musyawarah Ranting (Musran) Bogor Barat di Aula Masjid Al Maidah, Jalan Raya Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Minggu (26/6).

Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Bogor Barat DPC PPP, M Iqbal mengatakan bahwa dalam Musran ke-VIII ini, pihaknya telah membentuk 16 ranting dari 16 kelurahan se-Kecamatan Bogor Barat, dengan komposisi pengurus 50 persen diisi kaum milenial.

Menurut dia, hal itu merupakan salah satu upaya PPP menambah jumlah perolehan kursi legislatif di daerah pemilihan (dapil) Bogor Barat dari satu menjadi dua.

Untuk meraih dua kursi, sambung lelaki yang juga Ketua Aangkatan Muda Ka’bah (AMK) Kota Bogor itu, PPP harus dapat meraup 18 ribu suara atau meningkat 7 ribu dari pemilu sebelumnya.

“Karena itu, kami merangkul kaum milenial dan memaksimalkan peranan organisasi sayap (orsap) seperti AMK, Gerakan Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) dan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) untuk lebih gencar terjun ke masyarakat,” ujar Iqbal kepada wartawan, Minggu (26/6).

Ia berharap, kaum milenial yang berada di orsap mampu merangkul dan meraih simpati anak muda, demi “Atas dasar itu, seluruh kader PPP dan orsap harus bergerak dengan memberikan manfaat kepada warga lainnya melalui kegiatan sosial,” katanya.

Iqbal menegaskan bahwa meraih 18 ribu suara di Bogor Barat merupakan hal yang realistis, mengingat di dapil tersebut terdapat 70 ribu pemilih.

“Walaupun kami membidik suara milenial. Tetapi PPP takkan melupakan basis pemilih kita seperti santri atau pondok pesantren,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PPP Kota Bogor, Baher Firdaus mengapresiasi langkah PPP di Bogor Barat yang langsung tancap gas membentuk 16 ranting tanpa kendala apapun.

Baher optimistis bila PPP mampu menambah perbendaharaan kursi legislatif dari Bogor Barat. “Apabila melihat gerakan yang begitu masif di Bogor Barat, saya yakin PPP akan meraih dua kursi, dan mampu mengantungi 18 ribu suara sesuai target dari DPC,” kata dia.

Atas dasar itu, Baher meminta seluruh kader PPP bekerja keras dan menunjukan keberadaannya di tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan positif.** Fredy Kristianto

Brilian, Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Program Sampah Jadi Pulsa

0

Bogor | Jurnal Bogor
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, dan Mall BTM Bogor yang berbagi misi bersama dalam melestarikan lingkungan secara berkelanjutan menggunakan solusi teknologi inovatif, melalui peluncuran Program Sampah Jadi Pulsa.

Masyarakat bisa menukarkan botol plastik bekas dengan pulsa IM3 maupun Tri melalui Reverse Vending Machine (RVM) Plasticpay yang ditempatkan di Mall BTM Bogor.

Peluncuran program Sampah Jadi Pulsa dihadiri oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bogor, Denni Wismanto, Direktur Mall BTM Bogor, Samuel Koshan, dan President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha.

Wali Kota Bogor berkesempatan mencoba langsung proses memasukkan botol plastik bekas ke dalam RVM dan menukarkannya dengan pulsa IM3 maupun Tri, dipandu oleh CEO Plasticpay, Suhendra Setiadi.

“Sampah Jadi Pulsa merupakan salah satu program CSR IOH di dalam pilar Lingkungan. Program ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi limbah botol plastik dan menjaga kelestarian alam dengan pemanfaatan teknologi digital. Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan para pihak, meluncurkan program ini ke tengah masyarakat untuk mendorong perilaku hidup bersih dan mengelola sampah menjadi sesuatu yang memberi manfaat dan menciptakan nilai tambahan,” ucap President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha.

Masyarakat hanya perlu melakukan beberapa langkah mudah untuk menukarkan sampah botol plastik menjadi pulsa. Pertama, unduh dan daftarkan diri pada aplikasi Plasticpay yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.

Kedua, masukkan botol plastik bekas ke dalam RVM untuk menukarkan satu botol dengan pulsa IM3 atau Tri senilai Rp10.000. Selanjutnya, masyarakat yang menukarkan botolbotol plastik bekas akan mendapatkan poin untuk nantinya ditukarkan dengan
beberapa pilihan yang ada pada aplikasi.

Poin-poin yang didapatkan dapat ditukarkan dengan pulsa IM3 atau Tri yang bisa digunakan untuk membeli kuota data, telepon, SMS, serta aktivasi layanan Over-theTop (OTT) seperti aplikasi streaming musik dan film. Sementara itu, botol plastik bekas yang terkumpul melalui RVM akan dikelola oleh Plasticpay menjadi kerajinan tangan dan bentuk lain sebagai bagian dari pemberdayaan komunitas mitra UMKM.

Plasticpay adalah gerakan sosial berbasis platform digital, yang mengajak masyarakat untuk mengubah sampah botol plastik yang merusak lingkungan menjadi produk yang bermanfaat, bernilai lebih, dan membawa kebaikan.

“Kami merasa terhormat dapat terlibat dalam peluncuran Program Sampah Jadi Pulsa hari ini bersama Indosat Ooredoo Hutchison dan Pemerintah Kota Bogor. Kami yakin bahwa dengan program ini, masyarakat sekitar Mall BTM Bogor akan termotivasi
memanfaatkan limbah botol plastik mereka menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan mereka ke depannya,” ujar Direktur Mall BTM Bogor, Samuel Koshan.

“Peluncuran hari ini merupakan langkah awal untuk menyebarkan gerakan melestarikan lingkungan secara berkelanjutan sambil memberdayakan masyarakat
untuk mendaur ulang sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Kami akan terus melanjutkan kerja sama strategis dengan mitra lokal maupun global untuk menjalankan misi IOH dalam memberikan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” tutup Vikram.


Handy Mehonk | **

JA Tantang Putra Mahkota Golkar

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Kabupaten Bogor memanas setelah Wakil Ketua DPD Jawa Barat (Jabar) Ade Ruhendi alias Jaro Ade hadir ditengah-tengah kader partai berlambang pohon beringin, Cisarua, Jumat (24/6).

Sejumlah pengurus Partai Golkar mulai dari tingkat pusat hingga provinsi menghadiri Rakerda pengurus Kabupaten Bogor partai yang dinahkodai Wawan Haikal Kurdi alias Wanhay.

Putra Mahkota sekaligus pengurus DPP Partai Golkar Ravindra sempat menyuarakan yel-yel Bupati Bogor yang disambung peserta Rakerda dengan lantang Wanhay.

Sementara itu, Jaro Ade mengatakan, agar seluruh kader Partai Golkar harus mematuhi aturan main dalam ketentuan yang berlaku organisasi.

“Kader partai harus pasun kepada keputusan partai. Memang pada Musda Tahun 2020 lalu ada aspirasi yang diputuskan oleh pimpinan sidang saudara Tohawi, Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Bogor ada beberapa keputusan yakni pertama adalah mendorong Pak Airlangga untuk calon Presiden dan kedua meminta saya (Jaro Ade) untuk calon Bupati. Itu hasil Musda,” ujar Jaro Ade kepada Wartawan, kemarin.

Kontestan Pilkada 2018 lalu itu menegaskan, Rakerda DPD Golkar Kabupaten Bogor tidak dibenarkan melakukan pembahasan Pilkada 2024.

“Saya ingatkan kepada Pengurus Jabar maupun Kabupaten Bogor harus konsisten terhadap aturan. Karena siapa pun kader Golkar, mau dengan siapa pun dia dekat, hati-hati untuk menabrak aturan karena Golkar itu main di sistem,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, yel-yel yang tercetus saat pembukaan Rakerda menjadi hal biasa dalam sebuah agenda partai.

“Jadi saya harap Rakerda ini hanya membahas program kerja. Jadi kalau ada yel-yel itu hanya menghangatkan situasi di pembukaan Musda itu menjadi hal biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya tidak akan menelan begitu saja hasil Musda ke-X yang terselenggara dua tahun lalu di Cileuksa, Kecamatan Sukajaya.

“Sekali pun pada Musda Jaro Ade dicalonkan untuk Bupati Bogor, saya tidak akan telan itu mentah-mentah. Mari berfikir secara objektif, kembalikan rilnya kepada hasil survey. pasca nanti Pilkada, siapa yang lebih populer, elektabilitasnya bagus dan kesiapam finansialnya juga oke, kenapa tidak didukung,” ungkapnya.

**noverando

AMPI Kabupaten Bogor Siap Dukung Wanhay di Pilbup Bogor

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Bogor ikut andil dalam mengamankan gelaran acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPDG Partai Golkar Kabupaten Bogor di hotel Seruni Puncak, Cisarua, Bogor, Jum’at (24/6/22).

Ketua AMPI Kabupaten Bogor, Reno Anggara mengatakan, sebagai organisasi dibawah naungan Partai Golkar, AMPI mempersiapkan anggotanya dari seluruh kecamatan dalam pengamanan Rakerda Partai Golkar di Puncak.

“Kita sudah mempersiapkan pasukan untuk mengamankan kegiatan Rakerda Partai Golkar. Karena AMPI kan adalah organiasai dibawah naungan Partai Golkar,” katanya kepada Jurnalinpirasi

Reno menambahkan, pengamanan yang dilakukan anggota AMPI bertujuan agar helaran acara Rakerda dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Jadi kita sama-sama ngamanin supaya kondisi Rakerda berjalan kondusif, nyaman, tenang aman dan khidmat. Jadi hasilnya juga positif, karena ini kan program Partai sampai ke 2025 jadi AMPI juga ada bagian disitu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Reno menambahakan, AMPI sendiri juga siap mendukung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi yang akrab disapa Wanhay untuk maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor pada 2024 mendatang.

“Untuk persiapan Wanhay mencalonkan diri sebagai bupati, dari AMPI siap 100 persen mendukung kang Wanhay untuk maju di Pilbup 2024 nanti. Namun balik lagi ke Partai Golkar, ke Kader yang lain kalau memang semuanya sudah bulat untuk mendukung kang Wanhay di Pilbup 2024 nanti AMPI siap mendukung penuh,” tukasnya .

** Nay / Wisnu / Sir

Satpol PP Geruduk Eks Holywings

0

JURNAL INSPIRASI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mendatangi Holywings yang kini berganti nama menjadi Elvis di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Jumat (24/6) malam.

Holywings sendiri saat ini menjadi sorotan lantaran membuat promosu minuman keras (miras) dengan na Muhammad dan Maria tiap hari Kamis.

Tak ayal seluruh elemen masyarakat pun mengecam promosi tersebut, lantaran mengarah ke SARA.

Menyikapi hal itu, Satpol PP mendatangi temlat tersebut. Hasilnya, Holywings telah berganti nama menjadi Elvis.

Kepala Bidang PMA Satpol PP Kota Bogor, Asep Faizal Rahman mengatakan bahwa berdasarkan pengecekan dokumen Holywings sudah berganti nama. Ia pun menegaskan bahwa penggunaan nama Muhammad dan Maria dalam promosi miras tak terjadi di Kota Bogor.

“Kami sudah konfirmasi untuk yang ramai di medsos sekarang, disini (Elvis) tidak ada hal tersebut. Manajemennya pun sudah beda,” katanya.

Sidak yang dilakukan sebagai langkah antisipasi dan memberikan informasi kepada masyarakar Kota Bogor terkait Holywings yang saat ini sedang ramai diperbincangkan.

“Kami tidak mau sebelum rumor itu masuk Kota Bogor, kita langsung pastikan. Kita cek alhamdulilah. Yang terjadi di Holywings tidak terjadi kepada eks Holywings Bogor,” katanya.

Sementara itu, Operation Manager Elvis (ex Holywings Bogor) Surono mengtakan, pergantian nama Holywings Bogor dilakukan sejak Mei 2022.

“Manajer dan owner lainnya sudah berbeda. Kami dari 8 Mei bukan Holywings lagi tapi Elvis. Dan kita ada surat-surat operasional resmi,” ungkapnya.

Surono memastikan, Elvis sudah tidak ada sangkut pautnya dengan Holywings.

“Kami sudah tidak ada sangkut pautannya dengan Holywings saat ini. PT nya beda, manajemennya pun sudah berubah, serta beda perusahaan,” imbuhnya.** Fredy Kristianto

Diberi Akses Jalan, Warga Cipaku dan DID Syukuran

0

JURNAL INSPIRASI – Perjuangan warga RW 17, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, untuk mendapatkan akses jalan, pasca pembangunan rel ganda (Double Track, red) jalur kereta Bogor – Sukabumi, berbuah manis.

Sekitar 300 warga bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata menggelar selametan dengan tumpengan dan ngaliwet bersama di akses jalan yang dibuatkan oleh PT. KAI dan PT. Nidya Karya (NK) selaku kontraktor, Rabu (22/6).

Dadang mengaku bahagia atas dibangunnya akses jalan ini. Karena selama pembangunan double track dilakukan, warga RW 17, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, terisolir.

“Alhamdulillah berkat perjuangan bersama dan kolaborasi antara DPRD Kota Bogor dan warga RW 17 Kelurahan Cipaku, akhirnya PT. NK dan juga subkontraktor lain serta PT. KAI memberikan jalan alternatif ini,” ujar pria yang akrab disapa Kang DID ini.

Meski sempat diwarnai aksi pemblokiran jalan saat proses pengerjaan double track berlangsung. Kang DID menilai, itu merupakan bentuk aspirasi warga.

Sehingga sudah seharusnya, DPRD Kota Bogor, sebagai perwakilan masyarakat bersama Camat Bogor Selatan, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, bersinergi untuk meneruskan semangat perjuangan masyarakat agar bisa mendapatkan keadilan.

“Mudah-mudahan ini menunjukkan bahwa hasil perjuangan warga dan dewan bisa bersinergi untuk bisa mendapatkan akses jalan dan semoga jalan ini bermanfaat selamanya bagai warga RW 17 khususnya dan cipaku pada umumnya,” ungkap Kang DID.

Terpisah, Ketua RW 17, Andi, mengaku bersyukur atas jalan yang sudah dibangun ini. Ia pun menuturkan jalan ini nantinya akan sangat berarti bagi warga, untuk dijadikan akses kendaraan bagi warga yang membutuhkan.

“Saya terimakasih kepada pak Dadang dan PT. KAI serta semua pihak yang terlibat. Jalan ini insyaallah sangat berguna nantinya untuk warga. Baik untuk ambulance masuk maupun kendaraan lainnya,” pungkasnya.** Fredy Kristianto

DPRD Kota Bogor Setujui Raperda Pinjol, Bank Keliling, Koperasi Liar dan Renternir

0

Bogor | Jurnal Bogor

DPRD Kota Bogor telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Usul Prakarsa tentang Perlindungan Masyarakat Dari Dampak Pinjaman Online, Bank Keliling, Koperasi Liar dan Renternir, pada rapat paripurna internal, Kamis (23/6).

Persetujuan ini dilakukan setelah Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Kota Bogor, Siti Maesaroh, menyampaikan laporan terkait Raperda tentang Perlindungan Masyarakat Dari Dampak Pinjaman Online, Bank Keliling, Koperasi Liar dan Renternir.

Dalam laporannya, Siti Maesaroh mengatakan terdapat tiga landasan yang mendasari penyusunan Raperda usul prakarsa ini. Yakni, landasan filosofis, landasan sosiologis dan landasan yuridis. “Masyarakat perlu mendapat perlindungan terhadap praktek-praktek pinjaman online, bank keliling, koperasi liar dan rentenir yang menimbulkan gangguan ketertiban di lingkungan masyarakat,” jelas Siti.

Adapun isi Raperda ini rencananya terdiri dari 11 bab dan 17 pasal. Untuk materi pokok yang diatur dalam layanan pinjam meminjam uang diantaranya terkait mitigasi risiko, asas perlindungan pengguna, larangan dan sanksi bagi penyelenggara dan pengguna, kewajiban Pemerintah Daerah, serta larangan, monitoring dan evaluasi serta partisipasi Masyarakat.

Seluruh fraksi di DPRD Kota Bogor pun menyetujui Raperda ini untuk dibahas kedepannya. Dalam pandangan umum fraksi terhadap Raperda Usul Prakarsa ini, Heri Cahyono selaku perwakilan fraksi-fraksi, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah hendaknya terus meningkatkan perlindungan kepada masyarakat dan melakukan pengawasan serta menindak tegas penyalahgunaan pinjaman online atau finansial technologi peer to peer lending (fintech lending) yang meresahkan masyarakat.

“Oleh karenanya kehadiran Raperda Usul Prakarsa DPRD ini diharapkan mampu menjawab persoalan masyarakat. Setidaknya Negara harus hadir di tengah-tengah persoalan masyarakat terutama dalam hal sosialisasi dan edukasi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, latar belakang diusulkannya Raperda ini adalah karena banyaknya aduan yang masuk ke DPRD Kota Bogor dari korban pinjaman online maupun bank keliling. Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengungkapkan pada akhir 2020, ia menerima audiensi dari tokoh masyarakat yang berharap adanya kehadiran pemerintah terhadap fenomena renternir dan bank keliling yang meresahkan.

“Banyak warga  yang mengeluhkan fenomena korban bank keliling, rentenir, dan pinjol. Dengan bunga yang tinggi telah menjerat warga dan menimbulkan masalah sosial, ekonomi, hingga rumah tangga. Salah satunya saat audiensi kepada kami di DPRD. Selain itu, banyak warga juga menyampaikan keluhannya saat reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor. Untuk itu, masaklah serius ini perlu dicarikan solusi dan DPRD mengusulkan Raperda Usul Prakarsa ini,” ujar Atang.

Pada akhir 2021, Kang Atang panggilan akrabnya menyampaikan, bahwa Raperda ini telah disetujui  masuk dalam daftar propemperda 2022. Sehingga dengan agenda paripurna internal yang digelar hari ini, Kang Atang memastikan bahwa Raperda Usul Prakarsa tentang Perlindungan Masyarakat Dari Dampak Pinjaman Online, Bank Keliling, Koperasi Liar dan Renternir, DPRD Kota Bogor telah bulat bertekad untuk meneruskan pembahasannya bersama Pemerintah Kota Bogor.

“Selanjutnya kami akan menunggu pandangan dari Pemkot Bogor dan akan segera menindaklanjui dengan pembentukan pansus untuk pembahasan. Besar harapan kami Raperda Usul Prakarsa ini bisa dibahas secepatnya karena dampak bank keliling, rentenir, dan pinjol ilegal ini menyebabkan masalah sosial, ekonomi, hingga bubarnya rumah tangga,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

PAD 2021 Naik Rp200 M

0

JURNAL INSPIRASI – emerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan Pemuda, Kamis (23/6). Pada rapat paripurna ini Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021.

“Kita patut bersyukur Pemkot Bogor tahun ini meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang keenam dari BPK secara berturut-turut sejak 2016,” ujar Bima Arya.

Bima Arya mengatakan, prestasi ini tentu saja tidak terlepas dari peran serta pimpinan dan anggota DPRD dalam perencanaan dan pengawasan APBD. Termasuk laporan keuangan yang menjadi substansi Raperda ini telah selesai diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sepenuhnya. Sedangkan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor masih dilakukan audit ulang.

“APBD 2021 merupakan tahun anggaran yang masih menghadapi tantangan dan dampak Pandemi Covid-19. Anggaran yang sudah ditetapkan, kami refocusing untuk penanganan dampak pandemi dan pemulihan ekonomi sesuai ketentuan dengan memperhatikan prioritas pembangunan,” terangnya.

Wali Kota menuturkan, dari sisi pendapatan daerah, Pemkot Bogor menyesuaikan dengan kebijakan dari pemerintah pusat dan berusaha untuk mendorong economy recovery dan economy rebound.

Di sisi lain, Pemkot Bogor melampaui target PAD melalui local tax policy yang meliputi tax relief atau relaksasi pajak dan tax incentive berupa pengurangan dan pembebasan denda.

“Selain itu, kami juga melakukan ekstensifikasi pajak daerah melalui perluasan jumlah wajib pajak dan intensifikasi pajak daerah melalui peningkatan pengawasan, pemeriksaan dan penagihan pajak,” katanya.

Termasuk, elektronifikasi transaksi pendapatan daerah, diantaranya, E-SPPT PBB-P2, menghemat biaya cetak dan memudahkan masyarakat untuk mengecek nilai pajak, penyediaan fasilitas platform pembayaran pajak dimana saja dan kapan saja yang memudahkan warga di Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Gojek, Ovo, Traveloka, Blibli, Link Aja dan lainnya.

Hal ini, menurutnya lumayan mendongkrak PAD, sehingga realisasi pendapatan daerah Kota Bogor mencapai Rp 2,6 Triliun atau naik Rp 200 Miliar dibandingkan 2020. Angka ini terdiri dari PAD sebesar Rp 1,07 Triliun atau 117%, naik Rp 200 Miliar dibandingkan 2020, Dana Transfer sebesar Rp 1,4 Triliun dan lain-lain pendapatan daerah sebesar Rp 106 Miliar.

“Dari sisi belanja daerah, Pemkot Bogor fokus pada belanja dukungan Vaksinasi Covid-19 serta pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial, mulai dari program Penguatan Kesehatan, Program Pemulihan Ekonomi, Program Penguatan Pendidikan, Program Jaring Pengaman Sosial dan Program Prioritas RPJMD,” jelasnya.

Ia melanjutkan, realisasi belanja daerah sebesar Rp 2,6 Triliun atau 92%, naik 3 persen dibandingkan 2020. Sedangkan realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 493 Miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 135 Miliar, sehingga Silpa 2021 sebesar Rp 365 Miliar.

Dari Silpa tersebut, Rp 144 Miliar merupakan sisa anggaran yang harus dianggarkan kembali di 2022 pada pos belanja yang sama. Sedangkan sisanya Rp 220 Miliar merupakan Silpa yang terdiri dari Rp 98 Miliar pelampauan penerimaan PAD dan Dana Bagi Hasil, Rp 88 Miliar belanja yang tidak terserap, terutama karena rendahnya realisasi belanja di BKAD, DP3A, Dinas Sosial, Sekretariat DPRD dan Dinas PUPR.

“Dan Rp 19 Miliar sisa belanja tidak terduga, bantuan sosial, bunga, hibah dan transfer, salah satu penyebabnya karena lemahnya sinkronisasi data calon penerima bantuan sosial, ini yang harus diperbaiki dengan update data serta Rp 15 Miliar efisiensi pengadaan barang dan jasa,” kata Bima Arya.** Fredy Kristianto

DPD Ikatan Keluarga Minang Bakal Lantik 7 DPC

0

JURNAL INSPIRASI – DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Bogor bakal melantik tujuh pengurus DPC dan Halal Bihalal bertajuk ‘Minang Baralek Gadang” di GOR Indoor A Pajajaran Bogorpada 2 Juli 2022 mendatang.

Rencananya, acara tersebut akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi, Ketua Umum IKM Fadli Zon, Wali Kota Bogor, Forkopimda, para ketua partai, dan Amggota DPRD Padang serta para tamu undangan lainnya.

Kepada wartawan, Ketua DPD IKM Kota Bogor Rizal Utami mengatakan, IKM bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi diantara sesama. Pelantikan DPC sempat tertunda karena covid yang seharusnya dilaksanakan satu setengah tahun yang lalu.

“Karena memang kita punya siloka di Sumatera Barat, dimana bumi dipijak disitu langit dijungjung. Ya artinya apa, kalau kita berdiam di Bogor berdomisili di Jawa Barat kita harus mengikuti adat istiadat dan budaya Jawa Barat tanpa melupakan budaya dari tanah leluhur sendiri,” ujar Rizal, Kamis (23/6).

Menurut dia, dierkirakan ada sekitar 12 ribu Kepala Keluarga (KK) anggota IKM yang berada di wilayah Bogor. Namun dari jumlah itu baru 2600 KK yang telah memiliki KTA serta terdata dengan baik.

“Kami juga terus mengimbau dalam pertemuan bulanan supaya KK dan KTP supaya diberikan kepada para ketua kecamatan supaya KTA nya kita bikin. KTA Sendiri diterbitkan oleh DPP ditandatangani oleh Fadli Zon (Ketua DPP) serta sekretaris pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Jackson Tanjung menjelaskan, nantinya pada acara tersebut adalah melantik para ketua DPC IKM kecamatan diantaranya 6 Kota Bogor serta satu Kecamatan Ciomas, yang memilih bergabung dengan IKM Kota Bogor.

“Intinya nanti adalah halal bi halal serta pelantikan para ketua DPC,” ujar Jack Tanjung.

Dalam kegiatan itu nantinya, meskipun pandemi sudah memasuki level 1 namun tetap pihak pelaksana akan menggunakan protokol kesehatan demi kenyamanan acara.

Jack mengestimasi peserta yang hadir pada hari H kegiatan mencapai dua hingga tiga ribu orang pada saatnya nanti. “Kita imbau pake masker, jaga jarak,” tegasnya.

Kata dia, acara tersebut juga akan dimeriahkan oleh Kuis Interaktif Minang (KIM) dengan hadiah yang menggiurkan, mulai dari motor, sepeda, pakaian, rice cooker dan lain-lain.

“Artis asal Minang juga akan memeriahkan acara itu. Kemudian akan ada stand kuliner khas Minang. Kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh sponsor,” tandasnya.** Fredy Kristianto

Covid Mulai Naik, RSUD Kota Bogor Siaga

0

JURNAL INSPIRASI – Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor terus merangkak naik. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) terdapat penambahan 26 kasus. Dengan rincian sebanyak 21 orang masih sakit, dan lima pasien dinyatakan sembuh.

Tercatat, hingga hari ini jumlah kasus secara menyeluruh mencapai 59.878, dengan angka kesembuhan 59.141.

Sebelumnya pada Senin (20/6), penambahan kasus terkonfirmasi mencapai 12. Kemudian, Selasa (21/6) naik menjadi 23 kasus. Sementara Rabu (22/6) ada penambahan 22 kasus.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr Ilham Chaidir menegaskan bahwa pihaknya telah menyediakan ruangan khusus isolasi di Blok 3, guna mengantisilasi lonjakan kasus Covid-19.

“Kami selalu siagakan ruang isolasi. Makanya covid ini jangan dianggap remeh, walaupun saat ini kebanyakan hanya gejala ringan dan sedang,” ucapnya kepada wartawan, Kamis (23/6).

Menurut dia, saat ini RSUD hanya merawat satu pasien covid yang merupakan anak-anak dengan gejala sedang. “Bed covid saat ini 32, bed icu covid 4, jika terjadi lonjakan langsung kontingensi adaptif,” jelasnnya.

Atas dasar itu, Ilham meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker untuk mengurangi risiko terpapar covid.

“Kalau bisa masker tetap dipakai, karena menurut saya itu sangat penting,” katanya.

Ilham pun meyakini bila Covid-19 BA4 dan BA5, sebab memiliki gejala yang sama seperti delta, yakni batuk, pilek, panas dan demam. “Memang secara pemeriksaan belum dilakukan karena masih nunggu rilis Dinkes, tapi kita anggap saja sudah ada,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ilham memprediksi bila minimnya pasien yang dirawat di RSUD lantaran mayoritas dari mereka melakukan isolasi mandiri.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, telah terjadi peningkatan kasus Covid-19 di lima daerah di Jawa Barat. Yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota Bandung.

Ia menyebut bahwa kenaikan tersebut turut dipicu hadirnya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

“Kenaikan di Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bandung Raya. Subvarian, di Cimahi ada 12, di Depok ada 2. Jadi yang terkonfirmasi sub varian 17. Sisanya masih Omicron yang lama,” tandasnya.** Fredy Kristianto