29.8 C
Bogor
Monday, May 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 874

Konser Musik di KRB Tuai Kritik

0

Melenceng dari Marwah dan Bikin Macet

Bogor | Jurnal Bogor

Perhelatan konser musik di Kebun Raya Bogor (KRB) mengundang kritik sejumlah pihak. Salah satunya dari Direktur Jaringan Advokasi Masyarakat Pakuan Pajajaran, Saleh Nurangga. Menurutnya, kegiatan tersebut sudah melenceng jauh dari marwah, yakni pendidikan dan penelitian.

“Kami tidak terima. Setelah glow kini muncul konser musik. Kebun Raya itu area sakral, di dalamnya ada makam leluhur,” ujar Saleh kepada wartawan, Minggu (26/6).

Selain itu, kata Saleh, yang lebih mengkhawatirkan area KRB merupakan ring satu lantaran Presiden Joko Widodo bertempat tinggal di Istana Bogor.

“Bagaimana ini? Itu kan ring satu, tempat tinggal presiden. Malah dipakai musik bledag bledug. Harusnya dihargai dong itu ring satu,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu akun media sosial facebok bernama @MangAsepKabayan meminta agar Presiden Joko Widodo menegur pihak manajemen Kebun Raya Bogor yang mendukung konser tersebut.

“Yth Pak Presiden Joko Widodo sebagai pendukung setia Bapak, dimana Bapak pun tinggal tidak jauh dari Kebun Raya Bogor yang mana secara Sejarah merupakan tempat dahulunya sangat disakralkan sebagai Hutan Samida, Taman dan Kebunnya Para Raja, yang mana spirit mereka pun masih tetap hadir disana. Mohon Pak, hentikan kegiatan brutal perusakan Kebun Raja,” tulis akun itu di media sosialnya.

Ia menyebut bahwa konser sangat tidak sesuai dengan spirit dan nilai-nilai sejarah, budaya, dan kearifan leluhur.

“Punten Pak, segera ditegur keras ini pengelola yang sangat tidak memahami fungsi dan kearifan Kebun Raya Bogor.  Besar harapan kami sebagai pencinta Kebun Raya Bogor dikembalikan pada fungsi dan kearifannya agar spiritnya dapat kembali berkobar menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

“Sedih hati kami Pak, melihat Kebun Raya Bogor yang kami cintai dinodai seperti ini. Semoga Bapak sekeluarga selalu ada dalam kesehatan dan keberkahan,” tambahnya.

Terpisah, General Manager Corporate Communication dan Security PT MNR Kebun Raya Bogor, Zaenal Arifin membenarkan ada beberapa rumput mengalami kerusakan.

“Ya,sampai jam 2 kita bersihkan, sampah dan lumpur. Kalau rumput kan perlu waktu. Memang hujan tadi malam,” ungkapnya.

Sementara disinggung mengenai postingan yang dilakukan oleh Akun @MangAsepKabayan disebutnya bahwa itu merupakan foto lama. “Itu foto lama kang,” tandasnya.

Meski demikian, konser musik di KRB telah membuat kemacetan di area seputar jalan SSA (sistem satu arah) seperti halnya di Jalan Ir.H Juanda. Bahkan di depan Balaikota Bogor, praktis kendaraan tak bergerak dan macet total karena arus lalulintas tersendat di area Jalan Pajajaran dan dekat Taman Sempur ditambah masuknya kendaraan dari arah Jalan Sudirman.

“Konser musik hanya bikin macet saja. Banyak keperluan yang terganggu harus berjam-jam hanya untuk melintasi SSA saja. Ini udah gak bener,” keluh Tito, dan diamini sejumlah pengendara.

** Fredy Kristianto

Dokumen Cileuksa Diabaikan

0

Wanhai Jadi Bacabup Bogor, Jaro Ade Ingatkan Hasil Musda di Sukajaya


Cisarua | Jurnal Bogor
Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Tb Ace Hasan Sadzily yang mengajak seluruh pengurus mulai dari pimpinan partai tingkat desa dan kecamatan Golkar di Kabupaten Bogor, untuk solid dan bersatu memenangkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto di Pilpres 2024, Pileg dan menjadikan Wawan Haikal Kurdi sebagai bakal calon bupati di Pilkada Bogor, saat acara Rakerda Partai Golkar Kabupaten Bogor, di Seruni hotel, Puncak-Cisarua Jumat (24/6) lalu, memancing emosi mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi alias Jaro Ade.

Jaro Ade saat Pilkada Bogor 2018-2019 ikut menjadi kontestan yang berpasangan dengan Inggrit Kansil itu mengingatkan Ketua DPD Golkar Jabar dan seluruh kader partai, untuk fatsun dan patuh serta menghormati hasil Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kabupaten Bogor di Cileuksa, Sukajaya pada 2020 lalu.

“Hasil Musda ke-10 di Sukajaya sudah jelas, bahwa Ketum Golkar, Airlangga Hartarto harus menjadi Calon Presiden di Pilpres 2024 nanti. Dalam Musda itu juga muncul aspirasi dari semua peserta, saya maju di Pilkada Bogor. Berangkat dari aspirasi itu, langsung diputuskan oleh pimpinan sidang kalau saya tetap menjadi calon bupati di Pilkada 2024.  Hasil Musda tersebut seperti itu,” tegasnya kepada wartawan usai menghadiri pembukaan Rakerda DPD Golkar Kabupaten Bogor.

Untuk itu, kata Jaro Ade, dia mengingatkan kepada DPD Golkar Jabar maupun seluruh pengurus di DPD Kabupaten Bogor, untuk konsisten dalam aturan dan menghormati keputusan partai. Terlebih saat ini, poin kegiatan adalah Rakerda yang membahas terkait program-program dan langkah partai dalam menghadapi Pileg serta Pilpres, bukan soal Pilkada.

“Sebagai kader partai harus taat terhadap aturan organisasi maupun keputusannya. Hasil Musda kan sudah jelas, jadi tinggal kita jalankan semaksimal mungkin salah satunya dengan mengadakan Rakerda seperti ini,” paparnya.

Adapun terdengarnya riak-riak dan yel yel dari para peserta rapat yang salah satunya menyebutkan Wanhay Bupati Bogor, sambung mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2014-2019, riuhnya suara peserta itu hanya untuk menghangatkan situasi Rakerda dan merupakan dinamika biasa dalam politik.

Jaro Ade pun mengungkapkan, apapun dari hasil keputusan Munas dan Musda, tentunya tidak bisa dibatalkan oleh keputusan di bawahnya seperti hasil Rakerda.

“Sekali lagi saya ingatkan jangan tabrak aturan partai, karena Golkar menjalankan organisasi sesuai sistem. Faktor kedekatan dengan DPD atau DPP tidak menjadi jaminan bisa maju di Pilkada Bogor, tetapi hasil Musda disertai penilaian popularitas, elektabilitas dan kemampuan finansial, itu yang akan menjadi pedoman bagi partai dalam mengusung kader di Pilkada,” tegasnya.

Jaro Ade menuturkan, kedatangannya dalam Rakerda ini, merupakan tugas dari DPD Jabar untuk bisa hadir, karena acara Rakerda merupakan tindak lanjut dari kegiatan partai sebelumnya. Karena ada kecelakaan atau insiden, maka untuk kegiatan Musda Jabar diadakan Musdalub, sehingga hasil Musda Jabar digugurkan oleh hasil Musdalub.

“Intinya, Rakerda itu bertujuan memanaskan mesin partai serta membahas program strategis di Pileg dan Pilpres 2024, bukan yang lain. Saya sangat sayang dengan Partai Golkar dan juga Wawan Haikal Kurdi, karena sebagai kader terbaik yang saya siapkan dari dulu. Jadi jangan tabrak aturan maupun  keputusan partai,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi yang akrab disapa Wanhai menyatakan, kesiapannya secara lahir batin untuk maju di Pilkada Bogor jika mendapatkan instruksi serta rekomendasi dari DPD Jabar dan DPP pusat. Alasannya, karena sebagai kader harus fatsun dalam menjalankan perintah partai.

“Saya hanya prajurit bagi partai. Tapi kalau memang mendapat amanat dan perintah serta dibarengi dengan rekomendasi untuk maju di Pilkada Bogor, tentunya saya siap lahir batin dalam menjalankannya,” ungkapnya.

Tetapi untuk saat ini, kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu, konsentrasi Partai Golkar di Bumi Tegar Beriman yang saat ini berada dibawah kepemimpinannya, lebih fokus kepada pemenangan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto di Pilpres dan Pileg 2024.
Hal itu dibuktikan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor, dengan digelarnya Rakerda yang diikuti seluruh pimpinan partai tingkat desa dan kecamatan se Kabupaten Bogor.

“Rakerda sekarang merupakan langkah partai dalam upaya konsolidasi kader. Untuk Pilpres jelas Airlangga Hartarto menjadi Presiden adalah harga mati, sedangkan Pileg, kami menargetkan perolehan 12 kursi di DPRD Kabupaten Bogor,” tukas Wanhai.

** Dede Suhendar

Terkait Broker Hotel, CBA Minta Lembaga Penegak Hukum Lakukan Penyelidikan

0

Megamendung | Jurnal Bogor

Lembaga penegak hukum mulai dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong dan Polres Bogor, diminta untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya broker hotel yang mengatur kegiatan atau rapat semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Hal itu diungkapkan Koordinator Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman, kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Jajang mengatakan, praktik broker yang mengkondisikan hotel-hotel tertentu untuk rapat setiap dinas di Kabupaten Bogor, dianggap bisa merugikan keuangan negara.

 “Indikasi peran broker dalam rapat dinas, harusnya jadi pintu masuk  aparat Kepolisian atau Kejari Cibinong untuk melakukan penyelidikan. Sehingga, skandal broker hotel yang disinyalir sudah terjadi bertahun-tahun itu, bisa terbongkar,” ungkapnya.

Menurutnya, anggaran untuk kegiatan rapat SKPD di hotel setiap tahunnya jarang terpantau, meskipun nilainya kecil hanya mencapai puluhan juta sekali rapat. Namun, lanjut Jajang, jika intensitasnya sering alias rutin dilakukan dinas, tentunya akan berdampak terhadap kerugian keuangan daerah yang notabenenya uang rakyat.

 “Celah ini sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum pejabat bekerjasama dengan broker hotel. Agar tidak terus terjadi praktik tersebut, harus ada langkah serius dari Pemkab Bogor dimulai dari perencanaan anggaran hingga pengawasan terhadap dinas terkait,” imbuhya.

Sebelumnya, Kepala Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Cacuh Budiawan, mengaku miris karena kegiatan rapat dinas dilaksanakan di hotel alias tidak merata padahal pemerintah desa Cipayung melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes) mengelola hotel agar ada peningkatan pendapatan desa untuk dipergunakan pembangunan sarana dan prasarana untuk masyarakat.

“Hotel yang dikelola BumDes Cipayung itu diresmikan oleh Bupati Bogor, tapi kenapa tidak pernah ada rapat dinas dilaksanakan disini? Harusnya berbagi lah, kan penghasilannya untuk pembangunan wilayah bukan masuk kantong pribadi pengusaha hotel,” kata Cacuh.

Ia menuding adanya kekhawatiran sejumlah pengusaha hotel terhadap kemajuan BumDes yang mengelola hotel akan menggerus pendapatan mereka. Karena, jika hotel yang dikelola BumDes Cipayung bisa diandalkan dalam peningkatan pendapatan desa, tidak menutup kemungkinan semua BumDes di kawasan Puncak akan mengelola hotel di desa masing-masing.

“Apakah ada kekhawatiran jika pendapatan hotel yang dikelola BumDes akan meningkat, sehingga merasa tersaingi?,”kesalnya.

Sementara, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo menanggapi adanya dugaan permainan broker dalam kegiatan rapat sejumlah dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor karena hanya dilaksanakan di hotel-hotel tertentu. Ia mengaku tidak pernah dilibatkan ataupun adanya koordinasi dari dinas-dinas terkait kegiatan rapat maupun acara di hotel.

“Selama ini PHRI tidak pernah dilibatkan atau diajak bicara oleh dinas-dinas di Pemkab Bogor berkaitan dengan kegiatan acara maupun rapat mereka,”ujarnya saat ditemui wartawan di Hotel Mars Cipayung.

Soal adanya dugaan broker rapat dinas, kata dia, jika memang ada harus diselidiki kebenaranya agar asumsi yang beredarnya tidak semakin meluas. Menurut Budi, hotel yang bisa dijadikan lokasi kegiatan dinas pemerintah harus memenuhi berbagai persyaratan dan terdaftar di LPSE, namun dirinya tidak menampik jika kedekatan dengan panitia kegiatan atau pejabat terkait menjadi salah satu faktor pendukung.

“Hotel yang dikelola BumDes Cipayung legalitas di NIB-nya belum lengkap, makanya saya suruh urus suratnya baru didaftarkan ke LPSE,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Menangkan Airlangga Jadi Presiden Target Golkar Kabupaten Bogor

0



Cisarua | Jurnal Bogor

Memenangkan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi Presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, saat ini tengah fokus dilakukan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi (Wanhai). Agar pemenangan Ketum Golkar jadi presiden bisa tercapai, DPD Golkar Kabupaten Bogor pun langsung tancap gas dengan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Seruni, Puncak Cisarua, Jumat (24/06).

“Dalam Rakerda ini membahas dua hal, yakni menjadikan Ketum Golkar Presiden dan konsolidasi menghadapi pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Tapi yang paling utama adalah fokus memenangkan Airlangga Hartarto sebagai Presiden,” tegasnya kepada wartawan usai membuka Rakerda.

Wakil rakyat Kabupaten Bogor yang sudah terpilih selama tiga periode ini mengatakan, Rakerda yang dilaksanakan sekarang, merupakan implementasi dari hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rakerda Provinsi Jawa Barat (Jabar) di SICC Sentul. Untuk Pileg, sambungnya, Golkar Kabupaten Bogor menargetkan kursi di DPRD sebanyak 12 kursi atau setara dengan 20 persen.

“Target pileg 20 persen yakni, antara 11 sampai 12 kursi. 435 pimpinan partai tingkat desa dan 40 pimpinan partai kecamatan hadir dalam Rakerda ini. Artinya, Golkar di Kabupaten Bogor solid dalam pemenangan Pileg dan Pilpres,” tegas Wanhai.

Selain itu, Wanhai mengungkapkan, kerja politik untuk memenangkan Airlangga Hartarto di Pilpres dan Pileg  2024 akan terus dilakukan, misalnya dengan memanaskan mesin partai melalui Rakerda. Nantinya, hasil Rakerda akan menjadi tonggak pergerakan partai.

“Intinya semua instrumen Golkar di Kabupaten Bogor, sudah solid dan satu suara untuk memenangkan Airlangga Hartarto dan perolehan kursi legislatif,” jelasnya.

Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat, Tb Ace Hasan Sadzily dalam sambutannya dihadapan peserta Rakerda menegaskan, bahwa Kabupaten Bogor menjadi kabupaten terbesar di Indonesia. Sehingga, betapa pentingnya wilayah ini dan DPD Jabar akan menjadikan skala prioritas dalam pemenangan di Pilpres 2024.

“Pada 2004 Golkar di Kabupaten Bogor pernah menorehkan prestasi dengan perolehan 13 kursi, tapi pada 2019 lalu hanya memperoleh 6 kursi. Inilah saatnya bagi Golkar untuk merebut kembali kejayaan seperti pada tahun 2004,” tegasnya.

Akan tetapi, sambung Tb Ace, Golkar tidak akan bisa meraih kesuksesan atau kemenangan jika kader partai tidak bersatu. Melalui Rakerda sekarang ini, diharapkan mesin partai menjadi panas serta soliditas semakin terbangun.

“Kita tidak punya waktu lagi untuk melakukan konsolidasi, satu kunci kemenangan adalah bersatunya semua kader dalam upaya pemenangan, dan saat ini saya yakin semua harapan partai akan terwujud,” tukasnya.

** Dede Suhendar  

Oteu Herdiansyah Terpilih Jadi Ketua Peradi Periode 2022-2027

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DPC Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-2 di Bigland Hotel, Babakan, Kabupaten Bogor, Minggu (26/6/22).

Dalam acara Muscab tersebut, Oteu Herdiasyah dengan perolehan 68 suara mengungguli calon lainnya yakni, Fahmi Muhammad Rajab dengan perolehan 12 suara dan Emiral Rangga Tranggono dengan perolehan 55 suara.

Dengan perolehan 68 suara, Oteu Herdiansyah resmi terpilih menjadi ketua Peradi DPC Kabupaten Bogor Periode 2022 – 2027 mendatang.

Ketua SC Muscab DPC Peradi Kabupaten Bogor, Lava Sembada mengatakan, gelaran Muscab peradi ke 2 untuk periode 2022-2027  tersebut agendanya adalah pemilihan ketua dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) ketua sebelumnya.

“Alhamdulillah LPJ ketua sebelumnya sudah diterima dan dan untuk ketua yang terbaru sudah terpilih yang dimenangkan oleh Oteu Herdiansyah,” kata Haji Lava sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Ia menambahkan, kegiatan Muscab tersebut berjalan dengan lancar dan khidmat. “Untuk acara hari ini alhamdulillah berjalan dengan lancar. Kalaupun terjadi berdebat itu hal yang biasa itu suatu dinamika dalam organisasi. Saya selaku ketua sc terobati dengan terselenggaranya acara yang berjalan lancar dan terpilih ketua baru peradi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Peradi Kabupaten terpilih periode 2022 – 2027, Oteu Herdiansyah mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas terpilihinya sebagai ketua. Selanjutnya akan menjalankan program dan akan membentuk kepengurusan yang baru.

“Tentunya saya berterimakasih kepada semua rekan yang sudah mempercayakan saya sebagau Ketua Peradi DPC Kabupaten Bogor. Selanjutnya saya akan langsung membuat formasi terkait kepengurusan dan mebuat program kerja, insyaallah dalam waktu tiga bulan setelah dilantik akan membuat sekertariat,” katanya.

Oteu menambahkan, program unggulan pertamanya yaitu harus adanya kantor sekretariat yang baru. “Pertama programnya itu ialah harus ada sekertariat, lalu membangun networking yang luas di kabupaten Bogor ini baik dengan APH atau dengan stake holder lainnya,” paparnya.

Selanjutnya Oteu mengatakan, akan memberikan manfaat kepada anggota Peradi itu sendiri. Misalnya dengan adanya pemberian penyuluhan hukum atau pembekalan keilmuan lebih kepada anggota.

“Tentunya akan dibawa kearah lebih lpositif ya, karena DPC Peradi Cibinong ini harus menjadi rumah yang nyaman buat anggotanya,” bebernya.

Masih kata Oteu, untuk program dari sebelumnya yang baik akan dilanjutkan dan yang kurang akan kami tambahkan. Semoga semua progran akan terealisasi dengan indikator dalam satu tahun pertama berjalan dengan sukses. “Rekonsisliasi akan dilakukan secepatnya karena salah satu bentuk dsri sinergi adalah soliditas,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPC Peradi Kabupaten Bogor, Herdian Nuryadin, 2016-2022, memberikan ucapan selamat kepada Oteu yang terpilih sebagai pengantinya untuk menahkodai Peradi Kabupaten Bogor.

“Jadi untuk Oteu saya ucapkan selamat, dan kemanangan ini menjadikan kedepannya harus menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Herdian juga berpesan, untuk Oteu, ketua itu hanya sebagai lambang, yang sebenarnya itu jongos atau pelayan anggota DPC dan jangan perhitungan soal kantong didalam organisasi jangan dari anggota harus dari pribadi. 

“Anggota tau tau beres makan ngopi nyaman enak. Untuk program saya yang baik harus diteruskan program saya. Titipannya harus bisa lebih bijaksana dan bijaksini. Jadi saya itu menjamin kepada semua anggota terutama pendukung militan Oteu ya jaminannya kan saya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

SMPN 03 Gunung Putri Wisuda Angkatan ke-38

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 03 Gunung Putri mengadakan acara pelepasan peserta didik kelas IX tahun pelajaran 2021-2022, yang dilaksanakan di halaman SMPN 03 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sekaligus memberikan wisuda kepada 479 murid, Sabtu (25/6/22).

Kepala Sekolah SMPN 03 Gunung Putri, Mochamad Rusdi, ST., M.Pd. mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pelepasan peserta didik kelas IX tahun pelajaran 2021-2022 kegiatan itu terlaksana berdasarkan program sekolah.

“Tujuannya, pertama sebagai forum silaturahmi antara sekolah dengan orang tua peserta didik , dan Kedua memberikan kesan yang positif kepada peserta didik, sedangkan acara pada hari ini meliputi pra acara, acara pokok yaitu upacara adat dan hiburan,” ucapnya kepada Jurnal Bogor.

 Ia menjelaskan, kepada siswa siswi kelas IX yang sekarang hadir i untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan jangan cukup sampai di SMP. 

” Silakan melanjutkan ke SMA atau SMK yang banyak disini, sesuai dengan cita-cita dan harapannya, jadi mudah mudahan kepada para orang tua yang hadir pada hari ini mendorong putra dan putrinya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya.

Melalui kegiatan pelepasan siswa kelas 9, ia berharap agar kedepannya menjadi tekun dan rajin dalam mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Menengah Atas.

“Kami berharap siswa menjadi termotivasi untuk belajar lebih tekun dan rajin di Sekolah Menengah Atas serta membangkitkan kepercayaan dirinya setelah bertahun tahun belajar dalam masa pandemi,” harapnya.

** Nay Nur’ain

Plt Bupati: Tindak Tegas Oknum Kades Bermain di Samisade

0



Cisarua | Jurnal Bogor
Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang rencananya akan tetap berjalan di tahun 2022, karena dianggap sebagai program unggulan yang mampu mengakselerasi pembangunan infrastruktur tingkat desa, dipastikan akan diawasi secara ketat.

Bahkan, banyaknya laporan terkait dugaan kecurangan dalam proses pembangunan infrastruktur yang dibiayai Samisade, menjadi perhatian serius Plt Bupati Bogor.
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan menegaskan, tidak akan memberikan ampun kepada oknum kepala desa (Kades) yang mengkorupsi atau menyelewengkan dana bantuan keuangan tersebut.

“Jangan bermain-main dengan dana Samisade, siapapun yang mencoba mencari keuntungan untuk kantong pribadi akan ditindak tegas serta diproses secara hukum,” tegasnya kepada wartawan usai menghadiri Rakerda Golkar Kabupaten Bogor di Cisarua-Puncak, Jumat (24/06).

Terkait Tembok Penahan Tebing (TPT) longsor atau ambruk yang dibangun dari program Samisade, seperti pembangunan TPT di Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi dan Desa Galuga.

Iwan mengaku belum mendapat laporan. Namun, politisi Gerindra itu akan melakukan peninjauan untuk mengetahui penyebab ambruknya TPT di dua desa tersebut.

“Kita lihat nanti, apakah ambruknya disebabkan faktor alam atau karena terjadi kesalahan kontruksi. Padahal dalam pengawasan kontruksi pembangunan Samisade, melibatkan UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ). Sekali lagi saya sampaikan, jangan bermain-main dengan Samisade kalau tidak mau mendapat masalah,” ujarnya.

Program Samisade, kata Iwan, bukan dana bantuan keuangan dari Pemkab Bogor yang harus dipakai atau dihabiskan oleh para Kades dengan begitu saja, tetapi ada pertangungjawaban dalam setiap pelaksanaan kegiatannya. Sehingga, tahun sekarang program andalan tersebut tetap dilanjutkan.

“Tidak hanya UPT, Forkompimda Kabupaten Bogor yang terdiri dari unsur Kejaksaan, TNI-Polri juga ikut dilibatkan dalam pengawasan program Samisade,” jelasnya.

Seperti diketahui, di Kecamatan Ciawi TPT setinggi 15 meter yang dibangun menggunakan dana Samisade tepat di Kampung Bendungan RT 01 RW 03, Desa Bendungan, ambruk diduga karena kesalahan kontruksi. Selain di Desa Bendungan, TPT di Kampung Sinar Harapan RT06/RW04, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, juga mengalami nasib serupa bahkan di desa ini pengerjaan program Samisade di borongkan alias dikerjakan pihak ketiga.

** Dede Suhendar  

PT Pop Can Utama Disidak

0

Daman HURI: Hampir Adu Jotos Dengan Security 

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri melakukan inspeksi mendadak (sidak) merespons laporan warga perihal adanya pembakaran sampah yang diduga limbah berbahaya milik PT Pop Can Utama yang berada di RT 04 RW 02, Desa Gunungputri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu, (25/6/22).

Sidak tersebut turut didampingi pengurus lingkungan dan perangkat desa, Ketua BPD dan LPM. Dalam sidak tersebut,  ditemukan tungku pembakaran yang sedang beroperasi dan mengeluarkan asap hitam dan berbau yang diduga limbah B3.

“Setelah mendapatkan laporan dan aduan warga RT 04 RW 02, Desa Gunungputri mengenai adanya pembakaran sampah di dalam area pabrik yang di area belakangnya padat  penduduk dan diduga limbah yang dibakar adalah bahan bahan bercampur limbah beracun, maka kami dari pihak Desa langsung melakukan sidak ke perusahaan,” kata Daman Huri kepada Jurnal Bogor.

Ia menambahkan, adanya kecurigaan warga bahwa yang dibakar adalah limbah berbahaya, lantaran asap yang dikeluarkan dari tungku tersebut mengeluarkan bau tidak sedap. Bahkan beberapa warga ada yang mengalami sesak nafas saat menghirup asap dari pembakaran itu. “Hal ini dibuktikan dengan bau dan sesak pernapasan warga,” tegas A Heri sapaan akrabnya.

Menurutnya, pihaknya sempat mendapat penolakan dari pihak perusahaan saat akan melakukan sidak. Bahkan situasi memanas lantaran pihak security tidak mengizinkan Pemerintah Desa Gunung Putri masuk kedalam perusahaan.

“Dalam sidak tersebut sempat terjadi adu argumentasi memanas akibat tidak persuasifnya pihak security dan personalia perusahaan,” ungkapnya.

Saat ini, sambung A Heri, pihak lingkungan yang diwakili oleh ketua RW 02, Syamsuddin dan ketua RT 04 sebagai perwakilan warga menyampaikan surat pernyataan keberatan warga atas keberadaan aktivitas pembakaran sampah di dalam perusahaan.

“Pihak pemerintahan desa melayangkan surat undangan ke pihak direksi untuk hadir di kantor Desa Gunungputri pada hari Senin tanggal 27 Juni 2022 dan akan diteruskan permasalahan ini ke pihak terkait Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Dewan Demokrat Apresiasi Kepsek dan Guru SDN Cikereteg 3

0

Caringin | Jurnal Bogor

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Abdul Djalil, memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik di SDN Cikereteg III yang sudah memberikan ilmu serta pendidikan terbaik terhadap siswa. Hal itu diungkapkan wakil rakyat dari Partai Demokrat, saat menghadiri wisuda dan pentas seni siswa SDN Cikereteg III yang berlokasi di Kampung Ciderum, RT 03 RW 09, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Minggu (26/06).

“Saya sampaikan apresiasi yang sebesarnya kepada guru pengajar di SDN Cikereteg III, karena sudah mendidik siswa dengan penuh dedikasi dan kesabaran selama 6 tahun. Sehingga, saat ini bisa lulus untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” kata Abdul Djalil usai memberikan sambutan kepada wartawan.

Menurutnya, SDN Cikereteg III yang saat pertama kali dibangun dinamakan Inpres, sudah mencetak puluhan anak didik, baik itu yang berdomisili di Desa Ciderum maupun luar desa hingga kecamatan.

“Kebetulan saya anak didik angkatan pertama di sekolah ini,” aku dewan yang duduk di Komisi 3 tersebut.

Abdul Djalil berharap, semua siswa yang tahun ini lulus, bisa melanjutkan jenjang pendidikannya ke SMP atau sederajat, bahkan hingga mendapatkan gelar sarjana. Untuk itu, dukungan dari para orang tua sangat penting agar cita-cita anaknya dapat terwujud.

“Saya doakan semoga semua siswa di sekolah ini, meraih kesuksesan di masa mendatang,” paparnya.

Kepala sekolah (Kepsek) SDN Cikereteg III, Endang Mahpudin menuturkan, untuk tahun ajaran 2022-2022 ini, sekolah yang dipimpinnya itu meluluskan 60 orang siswa-siswi.

“Alhamdulillah, semua siswa didik kelas VI lulus seratus persen. Saya sudah cek semua lulusan disini akan melanjutkan ke jenjang berikutnya, jadi tidak ada yang putus sekolah,” jelasnya.

Endang pun menjelaskan, dirinya menjabat sebagai Kepsek di sekolah ini, baru tiga tahun. Dimana, kegiatan wisuda ini pertama kali digelar semenjak pandemi Covid-19 masuk Indonesia pada 2020 lalu, sehingga antusias orang tua siswa dan siswi didik sangat tinggi.

“Kalau acara seperti ini sih sudah 10 tahun tidak pernah dilaksanakan. Sebenarnya tahun 2020 juga sudah mau mengadakan acara seperti sekarang, tapi adanya Covid-19 akhirnya batal. Makanya, antusias orang tua siswa dan warga disini sangat tinggi dan mendukung sekali,” akunya.

Sementara, perwakilan komite SDN Cikereteg III, Adeng Supriatna menyatakan, acara wisuda atau perpisahan ini dimeriahkan oleh penampilan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Mereka menampilkan berbagai kesenian, mulai menari hingga menyanyi. Selain perpisahan siswa kelas 6, kegiatan perpisahan kali ini sekaligus pelepasan kepala sekolah yang akan purna bakti alias pensiun.

“Kepala sekolah akan purnabakti dibulan ini, kami mengucapkan terimakasih kepada Kepsek selama menjabat di SDN Cikereteg III sudah memberikan berbagai dedikasi dan motivasi, baik terhadap guru maupun siswa didik,” tukasnya yang juga sebagai pengajar sastra Sunda di SMK Darrul Qu’ran Cisarua.

** Deni Pratama

Yayasan Ar-Rahman Jonggol Wisuda 74 Siswa Tahfidz 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Yayasan Ar-Rahman Jonggol mengadakan wisuda Tahfidz sekaligus  pelepasan 74 siswa SMP dan SMA di halaman sekolah yang terletak di Kp Karni Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Yayasan Ar – Rahman Leo Admaja mengatakan, acara terselenggara berkat dukungan semua pihak, baik  dari  sekolah, orangtua, panitia OSIS, komite sekolah, dan juga pihak yayasan sehingga acara berjalan dengan baik.

“Saya mewakili pihak yayasan  mengucapkan terimakasih tak terhingga, kepada pihak panitia yang  telah menyelenggarakan acara Tahfiz ini,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Sabtu (25/06/22)..

Dalam acara  tersebut dilakukan prosesi pengumuman siswa berprestasi dan kepada para siswa agar mempertahankan nilai kebaikan yang sudah diperoleh selama di sekolah. “Jangan ketika sudah melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, semua nilai kebaikan itu ditinggalkan begitu saja, seperti membaca Alqur’an, shalat lima waktu, sholat dhuha, menutupi aurat dan lain-lain,” jelasnya.

Dia berharap anak-anak tetap istiqomah dengan Islam, dan terus menjadi manusia yang meraih ridho Ilahi dengan prestasi ya masing masing. Ia juga mengingatkan perpisahan itu bukan berarti akhir segalanya karena suatu saat nanti bila Allah mengizinkan, para siswa akan bertemu lagi dilain hari.

“Jadilah manusia yang kuat imannya, kuat aqidahnya, saling menyantuni, dan menghormati sesama manusia. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya untuk kita semua,” harap Leo.

Menurutnya , acara wisuda kali ini bukanlah sebuah perpisahan, melainkan pelepasan untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Kalau perpisahan itu kita berpisah, padahal pintu Yayasan Ar – Rahman selalu terbuka khususnya kepada para alumninya. Perlu diketahui siswa-siswi Yayasan Ar – Rahman merupakan dari keluarga yang ekonomi  menengah kebawah dan juga para anak yatim piatu,” pungkasnya.

** Ramses / Nay