26.6 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 849

Edukasi Anak Sekolah, Mahasiswa UIN Sambangi Desa 

0

Nanggung l Jurnal Bogor 

Puluhan mahasiswa dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN)-Pengalaman Lapangan (PPL). Salah satu Kegiatan ini telah berlangsung di Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Senin (1/8).

Terlihat, para mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tengah memberikan bimbingan belajar  di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nanggung 01 hingga berjalan satu bulan terakhir.

“Ini salah satu program kerja (Proker) KKN-PPL UIN untuk mengimplementasikan antara lain dengan cara mengajar di setiap sekolah sekolah,” ujar  Penanggungjawab Program Kerja (Proker) KKN mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rapi kepada Jurnal Bogor.

Lebih lanjut dikatakan Rapi, PPL mahasiswa UIN tersebar ke setiap wilayah  Lebak, Tangerang, Provinsi Banten dan Bogor. Sasarannya menyambangi desa-desa guna saling berbagi dengan memberikan edukasi seputar pendidikan terutama di setiap pendidikan sekolah dasar.

“Dengan cara pengajar di setiap sekolah,  mudah mudahan apa telah yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Rapi yang baru semester 7 mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah dari Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi  memaparkan, materi pembelajaran di sekolah menurutnya terbilang cukup sederhana, bagaimana di momen jelang  Hari Ulang Tahun  (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke- 77 ini  para siswa sejak dini terus dibangun nilai-nilai wawasan kebangsaan.

“Dengan memberikan edukasi dan motivasi siswa tentang semangat nasionalisme  diantaranya cinta tanah air,”  imbuhnya.

Sementara, Kepala sekolah SDN Nanggung 01  Mustopa Saputra menyambut baik kedatangan sejumlah mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, menurutnya kedatanga  mahasiswa tersebut tak lain untuk berkolaborasi dengan tenaga pendidik guna membangun mental para siswa ditengah geliatnya teknologi yang semakin canggih.

Dengan menyamakan persepsi, kata Mustopa, berkolaborasi dengan para mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah sama-sama membagun karakter siswa di sekolah.  

** Arip Ekon

PKS Kabupaten Bogor Berikan Bibit dan Pupuk ke Petani Gunungputri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

DPD PKS Kabupaten Bogor menggelar Sekolah Tani sekaligus melakukan pembagian bibit dan pupuk, di Gunung Putri, Minggu (31/7/2022). Ketua Bidang Tani dan Nelayan (BTN) DPD PKS Kabupaten Bogor, Irvan Baihaqi Tabrani menyampaikan optimismenya akan kemajuan pertanian di Kabupaten Bogor. Dia menyebutkan, sebagai upaya edukasi dan kepedulian PKS terhadap petani, Sekolah Tani ini rutin dilakukan oleh PKS, Kelompok Tani (Poktan) di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri menjadi mitra pertama yang dikunjungi secara offline. 

“Petani harus bisa memanfaatkan peluang yang ada, daerah kita punya potensi juga punya banyak ahli yang bisa membimbing agar pertanian kita bisa maju,” papar Irvan dalam sambutannya. 

Politikus PKS yang duduk di Komisi II DPRD Kabupaten Bogor ini antusias agar para petani membuat kelompok tani dan mendaftarkannya ke Kantor Desa. “Saya di Komisi II mendorong dinas agar memberi bantuan dan bimbingan kepada kelompok-kelompok tani, dan yang berhak adalah Poktan yang sudah terdaftar,” tambahnya. 

Sekolah Tani yang digelar mengambil tema “Berkebun Sayur itu Mudah” dengan narasumber profesional dari Majalah Trubus, Dr. Sardi Duryatmo. 

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD dari Daerah Pemilian II Achmad Fathoni, menyambut baik penyelenggaran BTN di wilayahnya. 

“Terima kasih sudah menyelenggarakan kegiatan ini di Gunung Putri. Semoga kegiatan ini bisa menambah wawasan petani untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” ucapnya. 

Novitasari, salah seorang warga yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apreasiasinya terhadap kegiatan ini. 

“Mendengar apa yang disampaikan oleh Pak Irvan tadi, saya merasa dapat guyuran hujan yang membuat sejuk, membuat optimisme kami selaku pegiat KWT tumbuh kembali,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Pasang Tiang Bendera, Pekerja Tersetrum tak Sadarkan Diri

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor 

Kejadian nahas menimpa seorang pekerja yang hendak memasang tiang bendera di salah satu toko besi baja tersetrum listrik tegangan tinggi. Pristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Cibeber, Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kemarin.

Beruntung korban selamat dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang. Korban mengalami luka bakar di bagian tubuhnya.

Anggota Pengawas dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Kabupaten Bogor, Pospam Leuwiliang, Rizki Septian Permana mengatakan, awalnya dia mendapat informasi dari warga sehingga beserta rekannya langsung menuju lokasi kejadian.

“Sesampainya di lokasi kejadian warga sudah berkumpul, kebanyakan pada nonton dan arus lalulintas juga sempat macet seketika. Memang laporannya ada warga yang tersengat aliran listrik diatas masih menempel sehingga kami langsung menuju lokasi, kemudian juga kami langsung mengatur arus lalu-lintas karena banyak yang menonton makanya saya atur untuk mengurai arus lalu-lintas,” ungkapnya.

Menurut Septian, informasi yang dia dapat, korban diketahui merupakan salah satu pegawai di sebuah toko besi baja yang hendak mengerjakan pemasangan tiang bendera menggunakan sebuah besi.

“Cuma benderanya diatas toko tersebut, dia kan manjat ke atas sedangkan menurut yang paham dengan kelistrikan, jangankan menggunakan tiang besi, pakai tiang kayu saja pasti nyetrum karena itu tegangan tinggi yang iya sentuh sampai benderanya pun sampai gosong dan bolong  kebakar gitu,” katanya.

Septian mengatakan, diduga tiang yang hendak digunakan untuk tiang bendera tersebut menempel pada kabel Listrik tegangan tinggi milik PLN yang mengakibatkan seorang pekerja tersebut tersetrum.

“Karena aliran listrik itu, sedangkan kabel di wilayah itu semrawut tuh kabel besar semua, yang mengaliri ke situ tegangannya,” katanya.

Dia mengatakan, beruntung korban saat kejadian ada salah satu pengendara yang melintas dengan sigap menarik kaki korban sehingga korban dapat diselamatkan. 

“Kan tidak ada yang berani menarik awalnya, karena takut kealiran listrik kan, tapi ditarik oleh Bos Odam yang saat itu melintas di jalan tersebut. Kemudian dibantu oleh warga sekitar juga oleh karyawan-karyawan Mega Baja itu,” katanya.

Septian mengatakan, korban alami luka bakar di bagian tubuhnya hingga tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Beruntung korban selamat namun tidak sadarkan diri, dengan keadaan sebagian badannya terdapat luka bakar yang kulitnya terkelupas. Kemudian dibawa ke RSUD Leuwiliang, untuk identitasnya saya gak apal namanya karena memang karyawan di Mega Baja situ,” katanya.

Senada dengan Septian, anggota Dishub Jabar, Ahmad Yani mengatakan, kejadian itu terjadi sekira pukul 11.35 WIB. “Iya (benar) itu pegawai Mega Baja yang hendak masang tiang bendera diatas papan reklame, dia naik ke atas reklame dan tiangnya itu dari besi itu nempel ke kabel kemudian kesetrum,” tukasnya.

** Andres

Lepas Tugas Sekcam, Dwi Asih: Pengganti Saya Harus Lebih Baik

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Pelepasan sekaligus bebas tugas Dwi Asih Rachmawati SH, MA sebagai Sekretaris Kecamatan Babakan Madang berlangsung khidmat dan haru. Pelaksanaan pelepasan tersebut sekaligus rapat persiapan kegiatan 17 Agustus 2022 di aula Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (01/08).

Pelepasan tugas tersebut dihadiri juga oleh Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagrasaid, Camat Babakan Madang Raden Makmun Nawawi M.Si, kepala desa se-Kecamatan Babakan Madang, Kapolsek Babakan Madang Kompol Rizky Wowor, Danramil Babakan Madang (diwakilkan), dan para staff Kecamatan Babakan Madang.

Dalam pelepasan tersebut para kades menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dwi asih yang telah mengemban tugas dengan baik sebagai Sekcam Babakan Madang.

“Terimakasih kepada ibu Dwi asih yang telah melakukan tugas terbaiknya sebagai Sekcam Babakan Madang,” ucapnya.

Camat Babakan Madang R.Makmun Nawawi mengatakan, kegiatan lepas Sekcam sekaligus rapat persiapan HUT Kemerdekaan RI.

“Hari ini kami melaksanakan pelepasan Sekcam yang pensiun dan melaksanakan rapat persiapan 17 Agustus,” kata Aden biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Senin (01/08).

Ia mengaku sudah lama kenal dengan Dwi Asih sebelum menjadi Camat di Babakan Madang dan ia ucapkan terima kasih atas kerjasamanya saat menjadi Sekcam.

“Terimakasih kepada Bu Asih  atas pengabdian, dedikasi dan sinergi dalam membangun Kecamatan Babakan Madang,  semoga senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan dan kesuksesan,” harapnya.

Sementara itu Dwi Asih Rachmawati yang dilepas menjadi sekertaris camat mengatakan memasuki masa pensiun ini dia berharap yang menggantikannya nanti lebih baik dari dirinya, dan ia berpesan apa yang telah dibangun tinggal diteruskan dan jangan sampai dirusak. 

“Di Babakan Madang itu sudah cukup solid tinggal meneruskan, karena membuat solid satu tim itu susah jadi apa yang sudah terbangun dengan setiap stakeholder, dengan pimpinan, para kasie, staff, Pemdes, awak media harus terjalin dengan benar benar baik dan menjadi lebih baik dari saya,” singkatnya.

** Wisnu / Nay 

Dorong Ekonomi Warga, Pemdes Nanggung Gelar Bimtek 

0

Nanggung l Jurnal Bogor 

Puluhan peserta yang tergabung dalam tiga kelompok tani di  Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mengikuti pelatihan bimbingan teknis (bimtek) pada program ketahanan pangan melalui anggaran dana desa tahun anggaran tahun 2022.

Ahmad Sodik 

Bimtek yang digelar di gedung sekolah SMA Negeri 1 Nanggung itu menghadirkan narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bogor, hadir pula Pendamping Desa Nanggung.

Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik  mengatakan, dengan adanya bimtek ini, peserta kelompok tani bisa lebih fokus menyerap semua materi yang diberikan narasumber.

“Rata rata keilmuan petani masih otodidak, maka para kelompok tani diberi pemahaman oleh narasumber diantara  bagaimana cara mengelola ternak  dengan baik. Usai bimtek ini, kami harap para kelompok tani lebih memahami mengenai teori tatacara seputar pertanian, perikanan maupun peternakan sehingga dapat diimplementasikan langsung di masing masing kelompok.” kata Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menurutnya, bimtek diperlukan seiringnya  perkembangan teknologi yang secara ilmiahnya mengalami perubahan. “Mereka (para petani) bertanya sehingga harapan kedepan ketika bicara keluh kesahnya terjawab di bimtek ini,” ujar Kades.

Begitu juga upaya kedepan guna meningkatkan ekonominya, petani bisa mengetahui bagaimana  perawatannya. Namun belum menyeluruh semua kelompok tani karena dibatasi dengan anggaran. Sasaran pada program ketahanan pangan yakni  perikanan, peternakan dan hortikultura. 

Tidak menutup kemungkinan, kata Sodik ada sentuhan palawija yang menyeluruh dengan luasan hamparan di wilayah Desa Nanggung. “Nah, yang mana yang menjadikan sebagai  pilot projectnya  minimal  dalam peningkatan produktivitas. Akan tetapi  sentuhan palawija  itu  akan menjadi orientasi kita juga. Namun yang akan dijalankan pada peningkatan  di bidang perikanan peternakan dan hortikultura,” paparnya.

Dari tiga kelompok tani, sebanyak 50 peserta berharmonisasi  dengan kelompok tani lainnya. Sebagai pembanding dengan kelompok tani yang ada sekaligus pembenahan  agar terintegrasi. “Kesetaraan gender juga kami  libatkan untuk membentuk  kelompok wanita tani,” imbuhnya.

Salah satu peserta kelompok Tani Jajat Sudrajat merespons digelarnya bimbingan teknis untuk menambah wawasan secara teori di sektor pertanian dan perikanan. Menurut Jajat bimtek diperlukan  karena rata-rata petani di Nanggung dalam mengaplikasikan semisal bercocok tanam atau sebagai peternak, pemahamannya masih otodidak. “Dengan Bimtek ini, selain menambah wawasan tentu bisa diimplementasikan melalui praktik langsung,” tukasnya.

** Arip Ekon

Pakai Smartfren Unlimited Nonstop, Nikmati Internetan Bebas Worry untuk Semua Kebutuhan Digitalmu

0

Bogor | Jurnal Bogor
Smartfren, salah satu perusahaan telekomunikasi dengan perkembangan tercepat di Indonesia menawarkan paket data internet yang cepat dan stabil melalui Smartfren Unlimited Nonstop. Paket ini dapat digunakan meski kuota utama sudah habis dan dapat digunakan dengan bebas akses 24 jam di semua aplikasi. Pelanggan Smartfren juga bisa mendapatkan akses Unlimited, setelah kuota utama habis, tanpa menyedot pulsa.
 
Hermansyah Arifin, Chief Product Journey Officer Smartfren mengatakan, dengan menggunakan ookla untuk uji kecepatan, Smartfren dapat menghasilkan rata-rata kecepatan sekitar 20Mbps sehingga membuat pelanggan merasa nyaman menikmati koneksi internet untuk mendukung segala aktivitas digitalnya.
 
“Bahkan dengan aktivitas dan jadwal yang padat alias super sibuk, pelanggan Smartfren tidak perlu khawatir lagi soal kecepatan internet. Menggunakan paket Smartfren Unlimited Nonstop, saat kuota utama habis pun pelanggan masih bisa internetan dengan kecepatan yang disesuaikan,” kata Hermansyah.
 
Smartfren hadir sebagai produk yang dapat memenuhi kebutuhan penting dalam meningkatkan produktivitas dan konektivitas tanpa menghabiskan anggaran. Dibanderol dengan harga Rp30.000, pelanggan Smartfren sudah mendapatkan – kuota 6 GB dengan bonus kuota lokal up to 6 GB yang dapat digunakan selama 30 hari. Akses nonstop akan didapatkan secara otomatis dan dapat digunakan untuk mengakses beragam aplikasi, seperti chating, aplikasi pembayaran, aplikasi belanja, hingga transportasi online.
 
“Melalui kartu perdana Unlimited Nonstop, pelanggan bisa lebih mudah menikmati jaringan telekomunikasi Smartfren yang 100% 4G LTE Advance dengan coverage 4G terluas di Indonesia. Paket ini memiliki kelebihan berupa kuota besar yang diberikan kepada pelanggan setiap bulannya selama setahun. Lalu ada pula akses Unlimited yang bisa digunakan untuk mengakses aplikasi yang sangat diperlukan sehari-hari, seperti aplikasi pesan instan, ecommerce, finansial dan transportasi,” ungkapnya.
 
Kelebihan lain menurutnya, pelanggan yang mengaktifkan paket Unlimited Nonstop juga akan mendapatkan gratis telepon ke seluruh nomor Smartfren. Sedangkan untuk mengisi ulang paket data, pelanggan bisa mengakses voucher Unlimited Nonstop melalui aplikasi MySmartfren. Dengan memasang aplikasi MySmartfren, pelanggan juga bisa mengikuti Smartfren WOW Treasure Hunt yang memberikan total hadiah miliaran rupiah.
 
“Cukup dengan isi ulang pulsa, bayar tagihan pasca bayar, atau isi ulang paket data untuk kesempatan mendapatkan hadiah menarik. Setiap akumulasi transaksi tersebut mencapai nilai tertentu, pelanggan akan mendapatkan hadiah, mulai dari hadiah pasti berupa kuota data  up to 24 GB. Kemudian untuk minimal total transaksi yang mencapai Rp300.000, akan bisa mengikuti festival lucky draw dengan kesempatan mendapat Honda BRV, emas 50 gram, tabungan Rp100 juta dan lainnya,” tutup Hermansyah. 

** Handy Mehonk | **

Semarak 1 Muharam, Ribuan Warga Pawai Obor

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Momen malam tahun baru Islam pada 1 Muharam 1444 hijriah yang bertepatan pada Jumat (29/7) disambut euforia dengan pawai obor. Setelah dua tahun, momen seperti ini baru dilakukan seiring larangan pemerintah karena Covid-19.

Namun dengan melonggarnya covid-19 di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, ribuan masyarakat, hampir di setiap desa, menyambut tahun baru Islam dengan semarak pawai obor. Di Desa Pangkaljaya misalnya, kafilah setiap RW yang diiringi dengan lantunan sholawat menggema. Warga memadati jalan raya berkeliling dengan jarak tempuh sejauh 3 kilometer.

“Alhamdulillah tahun ini kita sudah bisa meramaikan semarak malam tahun baru Islam dengan pawai obor,” ungkap salah satu warga, Nesa Alfitri, kepada wartawan, kemarin.

Kata dia, di wilayah Desa Pangkaljaya memang momen seperti ini setiap tahun dilaksanakan dan tahun ini cukup ramai, dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya.

“Mungkin karena 2 tahun kemarin kita masih dalam kondisi pandemi Covid 19, jadi saya merasa pawai obor malam ini cukup berbeda,” tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Pangkaljaya Taupik Sumarna mengapresiasi masyarakat yang sudah meramaikan menyambut tahun baru Islam ini. “Saya sangat mengapresiasi masyarakat, yang begitu antusias dan euforia masyarakat sangat luar biasa. Ini ciri khas masyarakat kita. Kekompakan yang terbangun itu sudah ada sejak dulu,” kata dia.

Taufik berharap, tahun baru Islam 1444 hijriah ini, agar masyarakat dapat menjadikan momentum untuk semakin religius dan bermuhasabah diri. “Semoga kita semua bisa semakin meningkatkan iman dan taqwa,” pungkasnya.

** Andres

Soal Kavling Kebun, Sekda Minta Kades dan Camat Buat Laporan ke Pemkab

0

Cibinong | Jurnal Bogor 

Keberadaan kavling kebun yang marak dan jadi bahan pembicaraan publik karena Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dianggap tutup mata, direspons Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin. Dia meminta kepala desa dan camat wilayah setempat untuk segera melaporkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor terkait berapa banyak kavling yang ada di wilayahnya.

Burhanudin

“Ini ranah DPMPTSP, dan jika ada pelanggaran itu kewajiban Satpol PP untuk menindaknya,” papar mantan PLt Camat Tanjungsari tersebut kepada Jurnal Bogor saat Jambore Kades.

Jika tak berizin, kata Sekda, sudah tugas Satpol PP untuk menertibkan dan untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor belum mengeluarkan izin untuk usaha kavling kebun.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagarasid mengakui kavling kebun sudah menjadi bahan perbincangan dan kinerja Pol PP Kabupaten Bogor juga menjadi sorotan. Padahal yang dikerjakan bukan hanya soal urusan kavling kebun semata.

“Harusnya minggu kemarin, hanya karena kami ada panggilan untuk menertibkan bangkai pesawat kemarin jadi kita turunkan pasukan kesana dulu untuk melakukan penertiban di gudang bangkai pesawat,” papar Cecep Imam Nagarasid telepon selular, Jumat (29/07).

Pihaknya akan kembali menjadwalkan ulang dalam waktu dekat ini untuk melakuakan penertiban jika memang ada kavling kebun yang nakal hingga mendirikan bangunan permanen di atasnya.

“Kita tindak dan akan kita segel jika memang para pengusaha kavling itu melanggar, dalam waktu dekat ini kami akan turun ke lapangan untuk menertibkan,” pungkas Cecep Imam Nagarasid.

** Nay Nur’ain

Mayat Pria Ditemukan dalam Kondisi Terikat dan Terbungkus Karung

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor 

Sejumlah warga dan wisatawan di Curug Cibeureum, Kampung Arca, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dikagetkan dengan penemuan mayat laki-laki dengan kondisi tangan terikat dan muka terbungkus karung, Sabtu (30/7).

Kasi Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menjelaskan, mayat tersebut ditemukan oleh seorang wisatawan yang sedang berswafoto. “Jadi ada orang lewat, bukan warga situ, lagi selfie. Nah terus dilaporin lah ada nemu mayat ke warga, setelah itu dari Pak RW ini langsung lapor ke Polsek,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Ita, mayat tersebut ditemukan pada pukul 09.00 WIB di bawah jembatan Cibeureum. “Identitasnya saat ini belum diketahui (Mr. X), korban seorang laki-laki,” ucapnya.

Ita menyebut, sesosok mayat yang menggunakan sepatu dan celana jeans berwarna hitam tersebut ditemukan dengan kondisi tangan terikat. “Iya diikat, mayat telah dibawa ke RS.Kramatjati,” paparnya.

Sementara itu salah seorang warga Kecamatan Sukamakmur Encep mengatakan, lokasi tersebut memang cukup sepi.

“Tempat itu memang agak sepi, apalagi kalau sudah lewat jam 10 malam walaupun jalan provinsi tapi jalur itu sepi,” bebernya.

Encep juga menjelaskan, mayat tersebut ditemukan oleh seorang wisatawan yang sedang berswafoto. “Mayat itu ditemukanya sekitar jam 9 pagi, oleh seorang wisatawan yang mau foto selfi di jembatan, dan ketika melihat kebawah jembatan dia melihat sosok mayat,” pungkasnya.

** Wisnu / Nay 

Tokoh Masyarakat Selatan Dukung Jepri Jadi Bupati

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Meski Pemilihan Bupati Bogor (Pilbup) 2024 masih terhitung lama, namun sejumlah nama dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik dan beragam latar belakang profesi mulai bermunculan dan masuk dalam bursa bakal calon (balon) kandidat Pilbup Bogor 2024 mendatang. Termasuk sejumlah nama tokoh asal wilayah Selatan Kabupaten Bogor yang disebut – sebut bakal bersaing dalam kontestasi pilbup nanti.

Dari beberapa nama tokoh politik asal Selatan Kabupaten Bogor yang belakangan ramai diperbincangkan dan digadang – gadang bakal mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor, nama Haji Saprudin Jepri atau HSJ pun tak luput menjadi sorotan masyarakat di wilayah tersebut.

“Haji Jepri adalah figur yang popularitas serta elektabilitasnya layak diperhitungkan dalam kancah perpolitikan di Kabupaten Bogor,” ujar Ujang Ka’mun, aktivis asal Selatan sekaligus Pembina Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip), Minggu (31/7/2022).

Terlebih kata dia, sosok Jepri cukup berpengaruh dan telah terbukti telah berhasil mengantarkan dua nama yakni Rachmat Yasin dan Ade Yasin menjadi Bupati Bogor. Tak hanya itu, ia pun menilai sosok HSJ cukup dikenal di kalangan masyarakat, baik kalangan birokrat, politikus atau pun kalangan lainnya, terutama kalangan pemerintahan desa karena pengalamannya yang sempat menjadi ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor serta mantan Kades Ciherang Pondok dua periode tersebut.

Artinya kata dia, nama HSJ sangat layak diperhitungkan untuk bersaing dalam Pilkada 2024 mendatang.

“Sudah jelas terbukti, karena jika kita kilas balik ke belakang, dua nama bupati itu berhasil duduk di kursi bupati salah satunya karena buah karya tangan dingin Haji Saprudin Jepri. Dan saya yakin pak Jepri bisa bersaing dengan beberapa nama yang kini muncul menjadi balon kandidat, termasuk sejumlah tokoh dari wilayah selatan,” tandasnya.

Senada, Ade Ikmal, salah satu tokoh masyarakat (tomas) Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi pun menilai figur HSJ layak diperhitungkan. Meski ia mengaku baru mengetahui Jepri masuk bursa kandidat balon Bupati Bogor melalui postingan di jejaring sosial, namun menurutnya hal itu menjadi sebuah sinyalemen jika nama Jepri memang diperhitungkan masyarakat.

“Ya saya lihat fotonya masuk bursa calon atau balon. Artinya, jika ditelisik lebih jauh, ada masyarakat yang menginginkan keikutsertaan beliau dalam kontestasi pilbup nanti. Dan bisa jadi itu merupakan bentuk dukungan murni dari masyarakat terhadap HSJ,” tandas Ade.

Terpisah, Eko, salah satu pengusaha di wilayah Kecamatan Caringin juga menyebut sosok Jefri layak bersaing dengan sejumlah kandidat lainnya yang beberapa waktu terakhir kerap muncul dalam pemberitaan media massa.

“Saya mendukung, karena bukan hanya sisi kemampuan, elektabilitas atau pun popularitas saja, namun HSJ juga didukung dengan sisi finansial yang cukup, yang tentunya itu pun menjadi nilai tambah seseorang berani maju dalam kancah politik. Kalau tidak didukung secara finansial, jangan mimpi bisa maju,” cetusnya.

Dukungan lain juga muncul dari salah kepala desa di Kecamatan Caringin yang menyebut HSJ juga layak maju dan bersaing dengan sejumlah nama besar lainnya untuk memimpin Bumi Tegar Beriman.

“Sebetulnya ada figur di selatan ini  yang kita anggap layak untuk maju pada pilbup nanti. Namun setelah mendengar nama pak Jepri muncul, saya merasa figurnya lebih layak dari yang lain, terutama mereka yang dari wilayah dapil tiga ini,” ungkap kades yang enggan disebutkan namanya itu.

Seperti diketahui, sejumlah partai politik di Kabupaten Bogor saat ini tak mau kehilangan momen. Mereka pun tengah melakukan berbagai strategi untuk bisa meraih kemenangan dengan mengusung para jagoannya pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024 mendatang.

Sejumlah nama yang disebut – sebut bakal bersaing pada Pilbup Bogor 2024 antara lain Ade Ruhandi atau Jaro Ade, Iwan Setiawan, Bayu Syahjohan, Wawan Haikal Kurdi (Wanhai) serta sederet nama lainnya seperti Dede Chandra Sasmita (Kang Dechan) digadang – gadang memiliki kans cukup kuat.

** Deny