Cibinong | Jurnal Bogor Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus lakukan peningkatan pelayanan. Kali ini perusahaan plat merah dibidang air bersih tersebut lakukan kerjasama dengan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Yuliansyah Anwar mengatakan, langkah pihaknya bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia tersebut permudah pelnggan dalam pembayaran tagihan.
“Dengan adanya kerjasama ini pelanggan akan dimudahkan melakukan pembayaran tagihan air setiap bulannya dengan berbagai metode mulai dari teller bank, ATM, M-Banking, PPOB maupun melalui BSI Mobile tanpa harus datang dan antri di loket-loket pembayaran,” ujar Yuliansyah Anwar.
Ia menambahkan, pelanggan dapat melakukan transaksi pembayaran secara praktis, mudah dan efisien.
“Alhamdulillah kerjasama ini sebagai wujud pelayanan prima Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan opsi pembayaran ini akan menjadi aplikasi yang tepat guna, tepat sasaran dan tepat waktu dalam hal pembayaran tagihan air bagi pelanggan,” tambahnya.
Sementara itu, RCEO 5 Jakarta 2 BSI Firman Jatnika memaparkan, bahwa BSI Cabang Bogor memiliki 160 ribu nasabah tentunya ini akan menjadi peluang kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak.
“Kerjasama ini sebagai langkah membuka pintu sinergi lebih kuat antara Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan BSI, di era serba digital pelanggan dapat membayar tagihan air hanya dari rumah dengan mobile banking dan tentunya akan sangat membantu mendorong pembayaran tagihan tepat waktu seperti yang diharapkan Tirta Kahuripan,” papar Firman.
Prestasi emas ditorehkan para atlet binaan Cabor Muaythai Kabupaten Bogor yang meraih gelar juara umum dalam event Bogor Muaythai Street II.
Dalam perhelatan yang dilangsungkan di Mall Boxies Kota Bogor pada 17 dan 18 September 2022 sebanyak 10 medali emas diraih para atlet binaan Cabor Muaythai Kabupaten Bogor.
Pada event tersebut, para atlet binaan cabor Muaythai Kabupaten Bogor tergabung dengan Satria Muaythai Club
Ketua Umum Pengcab Muaythai Kabupaten Bogor, Haris Setiawan mengatakan, penggunaan nama Satria Muaythai Club bagi para atlet yang terjun dalam event kali ini menggambarkan tempat latihan harian atlet-atlet Muaythai Kabupaten Bogor yang berpusat di Laga Satria Pakansari, Kabupaten Bogor.
Haris mengaku sangat bangga dengan torehan emas yang diraih para atlet Muaythai Kabupaten Bogor yang menjadi juara umum dalam event kali ini.
Apalagi, kata Haris, keberhasilan jadi juara umum ini setidaknya mengalahkan 140 peserta lainnya yang berasal dari daerah lainnya di Jawa Barat, seperti Indramayu, Bekasi, Bandung, Depok dan Kota Bogor dan Banten.
Lebih lanjut, kata Haris, event ini dijadikan ajang uji coba dan latihan atlet menghadapi Porprov November 2022 mendatang.
“Ini uji coba kedua, setelah bulan kemarin kita mainkan juga atlet atlet di Bandung Muaythai Street. Progress teknik dan fisik atlet mulai terlihat perkembangannya,” jelas Haris, Senin, 19 September 2022.
Haris menambahkan, pihaknya terus melakukan evaluasi dan monitoring atlet yang akan diberangkatkan menuju Porprov Jabar 2022.
Tak hanya itu, Haris juga telah menyewakan fasilitas mess khusus bagi para atlet agar bisa fokus latihan setiap hari di Laga Satria.
“Konsep pembinaan atlet dari awal emang kami terapkan , semua dari nol. Hingga sekarang bisa menjadi Juara umum itu mencerminkan progres yang jelas dan baik,” tegas Haris
Ia berharap semua atlet bisa bergabung di Porprov 2022 November mendatang, karena kesempatan raihan emas lebih tinggi
” Semoga para atlet Muaythai bisa mengharumkan Kabupaten Bogor untuk meraih banyak medali dan jadi bagian penting dalam upaya mempertahankan target PERKASA atau Pertahankan Kasta Juara,” pungkasnya.
Setelah satu bulan menggelar Pelatcab kepada para atletnya yang akan diberangkatkan ke Peparda Jabar 2022, NPCI Kabupaten Bogor mulai melakukan test fisik dan kesehatan.
Pelaksanaan test fisik dan kesehatan ini akan dilakukan kepada semua atlet NPCI Kabupaten Bogor yang akan tampil pada Peparda Jabar 2022.
Kegiatan test fisik dan kesehatan ihi dipimpin langsung oleh Dr Gempar Al -Hadist, M.Pd dan sudah dilakukan sejak Senin, 18 September 2022.
Pada Tes kemampuan fisik dan tes kesehatan hari pertama dilakukan kepada semua atlet Tenis, Menembak dan Catur.
” Test yang kami lakukan ini untuk mengetahui kondisi fisik atlet dan kesehatan atlet.agar pelatih bisa mengevaluasi dan mempunyai program yanc aman bagi para atlet NPCI Kabupaten Bogor,” ujar Gempar disela sela test Fisik dan Kesehatan, Senin, 18 September 2022.
Menurutnya, para atlet NPCI Kabupaten Bogor saat memiliki usia yang bervariasi dari yang pemula hingga senior.
Lebih lanjut, kata Gempar, pelaksanaan test fisik dan kesehatan ini akan dilakukan pada semua atlet dari semua cabor yang akan jadi bagian Kontiingen Kabupaten Bogor pada Peparda Jabar 2022
Gempar menambahkan, Komponen yang dilakukan pada test kali ini akan dilihat pada flexibility, power, speed, balance, agility, strength dan endurance.
Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbach mengatakan, pihaknya sudah melakukan semua tahapan yang sudah menjadi program dalam persiapan nenuju Peparda Jabar 2022.
” Test fisik dan kesehatan ini adalah bagian dari program dan proses NPCI Kabupaten Bogor dalam menatap Peparda Jabar 2022 di Kabupaten Bekasi, ” beber Misbach.
Selain itu, kata Misbach, pada pelaksanaan test fisik dan kesehatan kali ini pihaknya bekerja sama dengan tim medjs atau tim kesehatan yang ada di Kabupaten Bogor.
Bogor | Jurnal Bogor Sebanyak 14 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) yang tersebar di Jabodetabek dan luar Jabodetabek, ramaikan turnamen sepakbola bertajuk Kids Festival Tournament tahun 2022 U-8 (2014) yang berlangsung di Lapangan Porcis Gunung Putri Kabupaten Bogor, Minggu (18/9/2022), belum lama ini.
Salahsatu tim yang menjadi peserta dalam ajang kompetisi tersebut yakni Putra Pakuan yang berhasil menyabet juara kedua setelah melakukan pertandingan sengit dengan menyisihkan empat tim lainnya yang salah satunya di grup dan semi final dengan menumbangkan tim Cibinong Putra dan final melawan Putra Nusantara dengan skor akhir 3 – 1.
Dikatakan Robby Juniar Pamungkas Pelatih Putra Pakuan U-8 (2014), dirinya merasa bangga dicampur haru, pasalnya anak-anak asuhannya ini terbilang baru kali pertama untuk mengikuti dalam ajang turnamen bergensi ini dengan membawa pulang thropy, uang pembinaan dan piagam penghargaan.
“Alhamdulillah anak-anak bisa nunjukin permainan tim yang kompak, apalagi persiapan secukupnya karena mereka baru pertama kali ikut turnamen untuk usia 8 tahun ini, tapi alhamdulillah kerja baik hasil baik, anak anak sungguh kerja keras dari pagi sampe sore,” ungkapnya.
Robby melanjutkan, selama masa fase pertandingan grup ini sangat membuat dirinya dan orang tua tidak yakin untuk dapat maju kefase berikutnya, pasalanya tim tandingnya ini merupakan tim kuat dan lebih berpengalaman, namun berkat kerjasama tim dan kerja keras anak-anak asuhannya ini membuahkan hasill yang maksimal.
“Dari fase grup yang notabenenya mereka itu tim bagus dan berpengalaman ini membuat saya dan official serta orang tua sport jantung, tapi kita bisa jadi juara grup dengan dua menang satu imbang, sampe ke 8 besar menang 5-0 semi final 3-1 tapi kandas di final 3-1 tapi saya tetep bangga sama anak anak, semoga kedepannya lebih serius berlatih lagi, masih banyak event yang bakal saya dan anak-anak jalanin, intinya kerja bagus, hasil bagus!,” tambahnya.
Sementara itu, Ujang Najmudin orang tua siswa SSB Putra Pakuan sekaligus yang saat ini masih menjabat Kepala Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor menyampaikan, dirinya merasa bangga dengan hasil yang diraih oleh anak dan timnya setelah menyabet juara dua dalam kompetisi ini. Dirinya mendukung penuh dan mengapresiasi tim Putra Pakuan khususnya untuk kategori U-8.
“Syukur Alhamdulillah, saya sebagai orang tua merasa bangga dengan keberhasilan yang sudah diraih oleh anak-anak ini, bagaimana tidak, mereka ini bisa dikatakan baru untuk mengikuti kompetisi semacam ini, mental pun saya rasa belum terbangun sepenuhnya, namun ternyata mereka mampu dan salut, ya tentunya semua ini atas kerjakeras pelatih dan orang tua yang selalu memberikan semangat,” tutupnya.
Tim Nasional Indonesia bakal melakoni dua pertandingan uji coba bertajuk FIFA Matchday melawan Timnas Curacao.
Skuad Sin Tae-yong dijadwalkan bertemu sebanyak dua kali, masing-masing pada 24 dan 27 September, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dan Pakansari, Cibinong.
Pada kesempatan kali ini, pelatih Sin Tae-yong memanggil dua penggawa Persikabo 1973, mereka adalah Dimas Drajad, dan Syahrul Trisna.
Menanggapi pemanggilan dua anak asuhnya, pelatih Persikabo 1973, Djajang Nurdjaman menyebut itu langkah yang sangat tepat.
“Mereka layak mendapatkan tempat di Timnas Senior karena memiliki kualitas sangat bagus dan tidak jauh berbeda dengan pemain asing yang ada di Liga 1,” kata Djanur-sapaan akrab Djajang Nurdjaman, Senin (19/9/2022).
Menurut dia, membela Timnas itu sama dengan membela negara. “Jadi, selain kualitas individu yang harus bagus dan layak membela Timnas, attitude juga harus sama baiknya. Jangan, sampai pemain timnas punya prilaku buruk. Dan saya pastikan kedua pemain Persikabo yang dipanggil Timnas, Dimas Drajad dan Syahrul Trisna mempunyai attitude sangat bagus sekali,” jelas Djanur.
Mereka, tambah Djanur, masuk salah satu pemain panutan dan senior di Persikabo 1973. “Saya berharap Dimas Drajad, dan Syahrul Trisna mampu memanfaatkan moment ini untuk menujukan kemampuan terbaiknya untuk negara. Karena, dengan membela timnas maka sebuah kebanggan akan didapat karena tidak semua bisa membela timnas, hanya pemain-pemain terbaik yang ada di timnas,” pungkas Djanur.
Wali Kota Bogor Bima Arya meraih tanda penghargaan lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Lencana tersebut disematkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kepada Bima Arya saat Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-61 tingkat Jabar di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/9/2022).
Lencana Darma Bakti yang diraih Bima Arya tertuang dalam keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 175 tahun 2012. Lencana tersebut menandai seseorang yang telah memberikan jasa dan pengabdian yang besar dan dinilai bermanfaat bagi perkembangan Gerakan Pramuka dan gerakan kepramukaan di dunia.
Bima Arya yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kota Bogor ini menyebut, bahwa Gerakan Pramuka adalah gerakan untuk membangun karakter, kompetensi dan kepedulian. Untuk itu, dirinya mengajak anggota Pramuka untuk makin peduli terhadap isu lingkungan.
“Saya mengajak Pramuka menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, mengelola sampah, mencegah efek rumah kaca, mengelola sampah mulai dari rumah masing-masing sambil terus melakukan inovasi bagi lingkungan ke depan,” ungkap Bima Arya.
Bima menambahkan, anak muda yang ikut Pramuka bukan hanya sekedar mengisi waktu, tetapi untuk menyiapkan para anggotanya untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa kini dan masa depan. Sebab, karakter anggota pramuka di atas rata-rata dari generasi muda lainnya.
Hal tersebut diamini oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Dalam sambutannya Kang Emil menilai, apabila tidak ada Gerakan Pramuka kemungkinan masa depan bangsa akan semrawut. Untuk itu ia berharap lewat Gerakan Pramuka bisa melahirkan generasi muda yang cinta pada negara.
“Tanpa Gerakan Pramuka, saya tidak melihat yang bisa jadi benteng di level anak-anak seusia mereka untuk cinta pada negara, sesama, etos kedisiplinan, dan semangat berbagi. Pramuka ini luar biasa,” ujar Kang Emil.
Maka dari itu, Kang Emil berharap Gerakan Pramuka menjadi solusi dalam menghadapi gempuran disrupsi yang sedang menggerogoti dunia.
“Di tengah gempuran, guncangan, dan begitu banyaknya godaan melalui teknologi yang memengaruhi siapa kita, Gerakan Pramuka menjadi oasis, bahwa kita masih mempunyai wadah generasi muda agar hidupnya bermanfaat,” harapnya.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekjen Kwarnas Gerakan Pramuka Bachtiar Utomo, dan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jabar Atalia Praratya.
Selain Bima Arya, ada nama Putri dari DKC Kwarcab Kota Bogor yang meraih Lencana Pramuka Teladan. Lalu ada Andra peserta Jambore Nasional yang meraih Piagam Penghargaan MC Terkece. (Prokompim)
Apa rasanya jika kita hidup di kampung yang tidak tertib. Bukan saja lingkungannya yang kumuh, kotor, semrawut dengan sungai yang kotor dan sampah yang berceceran. Tetapi kehidupan masyarakatnya pun tidak menimbulkan rasa aman dan nyaman. Ada tetangga yang terbiasa mabuk karena konsumsi minuman keras, atau bahkan narkoba. Ada tetangga yang selalu ribut bertengkar, atau ada tempat kos yang penghuninya selalu bermasalah dan lain sebagainya, Sepertinya hidup di kampung seperti itu bukan impian bagi siapapun. Bisa jadi hampir semua orang ingin hidup di kampung yang tenang, tentram, tertib dengan lingkungan yang bersih, teratur, rapi dan indah. Untuk mendorong terwujudnya kehidupan kampung dan kota yang tertib, aman dan nyaman, Pemerintah Kota Bogor telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat. Merujuk pada perda tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, ikut mendorong terwujudnya Kampung Tertib Trantibum. Sejauh ini sudah dua wilayah yang dibina, masing-masing di Kelurahan Baranangsiang dan Kelurahan Bojongkerta. Baru-baru ini program tersebut juga diluncurkan di RW 07 Kelurahan Curug dan direncanakan menyusul kelak di Kelurahan Bantarjati.
Gagasan mendorong terwujudnya Kampung Tertib Trantibum didasarkan pada pandangan, bahwa perilaku tertib di tengah warga dapat dimulai dari warga di lingkungan terbatas seperti RT dan RW. “Dari lingkungan kecil itulah diharapkan kemudian, warga memahami serta menyadari tentang pentingnya bersama-sama mewujudkan kondisi kehidupan yang lebih tertib di lingkungan yang lebih luas seperti kota,” jelas Agustiansyah. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor. Menurutnya, yang dimaksud dengan ketertiban umum adalah sebagaimana yang tertuang di dalam ketentuan Perda Kota Bogor No. 1 tahun 2021. Disitu ada 13 kondisi tertib yang didorong terwujud. Masing-masing tertib jalan trotoar, taman dan fasilitas umum lainnya, tertib usaha tertentu, tertib lingkungan, tertib sungai, saluran air dan sumberdaya air, tertib penghuni bangunan, tertib KTR, tertib sosial, tertib kesusilaan dan tertib minuman beralkohol, tertib pelihara ternak, tertib kesehatan, tertib peserta didik, tertib tempat kos dan rumah kontrakan, serta tertib tempat hiburan dan penyampaian pendapat.
Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat dan Anggota Pol PP, Asep Faizal Rahman, menjelaskan, “Upaya mewujudkan Kampung Tertib Trantibum tentu sangat memerlukan partisipasi masyarakat setempat.” Untuk itu maka di setiap kampung yang dibina, dibentuk Satuan Tugas Trantibum. “Mereka terdiri dari warga setempat, termasuk Ketua RT dan RW,” jelasnya seperti Satgas yang sudah dibentuk di RW 07 Kelurahan Curug yang anggotanya mencapai 25 orang.
Satgas inilah yang diharapkan bisa mendeteksi secara dini potensi gangguan trantibum di kehidupan masyarakat setempat. Misalnya ada tempat kos yang tidak sesuai peruntukannya, kemungkinan peredaran narkoba dan minuman beralkohol, atau pertengkaran antar tetangga dan sebagainya. “Termasuk diharapkan mereka dapat segera melapor ke BPBD kalau ada bencana alam atau kebakaran,” tambah Faizal. Dengan adanya Satgas ini, diharapkan warga tidak perlu lagi panik dan bingung ketika membutuhkan bantuan untuk mengatasi bencana dan masalah sosial yang terjadi di wilayahnya. Masing-masing wilayah, menurutnya, potensi gangguan tantribum itu berbeda-beda. Oleh karena itu, rujukan satgas adalah kepada ketentuan tentang 13 jenis ketertiban umum. “Jadi termasuk menjaga kebersihan lingkungan, seperti menjaga aliran sungai di wilayahnya tetap bersih tidak menjadi tempat warga buang sampah,” lanjutnya. Satgas diharapkan dapat mengimbau, mengajak dan mengingatkan warga untuk ikut bersama-sama mewujudkan dan memelihara lingkungan pemukiman yang bersih, sehat dan nyaman.
Pembinaan masyarakat yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor, sejatinya tidak hanya pada upaya mewujudkan Kampung Tertib Trantibum saja. Mereka juga mengelola kegiatan lain seperti Sekolah Tertib, Satpol PP Go to School dan Isabela, sebuah program anggota Satpol PP Kota Bogor membantu para lansia yang memerlukan pelayanan umum. “Pada dasarnya kami berupaya memberi masyarakat pemahaman, bahwa Satpol PP tidak hanya hadir untuk melakukan tindakan represif, melainkan juga tindakan persuasif dan edukatif,” jelas Faizal. Lebih daripada itu, apa yang dilakukan Bidang Pembinaan Masyarakat dan Anggota Pol PP tersebut, sekaligus menjadi sarana edukasi tentang berlakunya sebuah peraturan daerah. Warga perlu disadarkan, bahwa mereka sebagai warga sebuah daerah, terikat oleh ketentuan-ketentuan hukum yang tertuang di dalam sebuah peraturan daerah, sebagai salah satu bentuk produk hukum. Termasuk Perda tentang Ketertiban Umum. (Advertorial)
Tim Wushu Kabupaten Bogor yang akan tampil pada Porprov Jabar 2022 saat ini tengah berada di Kota Surabaya, Jawa Timur.
Sebanyak 6 atlet senior Wushu Kabupaten Bogor ambil bagian pada Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 yang berlangsung di Graha Unesa, Surabaya, Jawa Timur.
Kejuaraan Wushu Piala Presiden 2022 ini alan berlangsung hingga tanggal 22 September 2022 yang akan datang.
Ketua umum Wushu Kabupaten Bogor, Fitri Putra Nugraha mengatakan, pihaknya membawa enam atlet senior binaan Pengcab Wushu Kabupaten Bogor pada Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022.
Selain itu, Nungki panggilan akrab Ketua Wushu Kabupaten Bogor ini juga membawa para atlet junior Jabar lainnya atau Kelompok Umur pada Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022.
” Untuk atlet Kabupaten Bogor saya hanya bawa 6 atlet senior yang tampil pada Kejurnas Wushu Piala Presiden kali ini,” ujar Nungki, Minggu, 18 September 2022.
Menurutnya, tampilnya enam atlet senior binaan Pengcab Wushu Kabupaten Bogor pada Kejurnas di Surabaya ini sebagai Try Out sebelum berangkat ke Porprov Jabar 2022
Sedangkan, Kata Nungki, untuk atlet yunior atau kelompok umur binaan Pengcab Wushu Kabupaten Bogor pada minggu lalu tampil di Kejurda Jabar 2022.
:Alhamdulillah pada Kejurda Jabat 2022 Tim Wushu Kabupaten Bogor meraih 6 Emas, 8 Perak, 10 Perunggu. Pada nomor KU juga ada dua atlet yang akan tampil di Porprov Jabar 2022 dan meraih 2 emas pada Kejurda Jabar 2022,” papar Nungki. (
Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri gandeng Muspika Gunung Putri untuk jalan santai dimulai dari Kantor Desa Gunung Putri menuju lokasi Gunung Putri yang menjadi lahan sengketa dan berhenti di KWT Mentari.
Jalan santai tersebut turut diikuti Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat dan jajarannya, Danramil Gunung Putri Kapten Ahmad Rocky, Camat Gunung Putri Didin Wahidin, ormas dan OKP, serta PKK dan sejumlah organisasi pemuda.
Damanhuri menjelaskan, jalan santai ini merupakan agenda baru yang akan diterapkan di Pemerintahan Desa Gunung Putri, yang mungkin nantinya akan dibuat setiap sebulan sekali dan membuat Car Free Day.
“Ini awalan, nantinya akan menjadi agenda rutin yang akan melibatkan semua unsur masyarakat Desa Gunung Putri nantinya, rencana kegaiatan selanjutnya akan ditumpahkan di Kantor Desa setelah jalan santai kumpul di Kantor Desa untuk melihat bazar aneka makanan dan kerajinan olahan UMKM BUMDes Gunung Putri,” jelas A Heri biasa disapa, Jumat (16/9).
Sedangkan alasan mengajak Muspika ke lokasi sengketa, untuk memperlihatkan lokasi dan menjelaskan permasalahan yang tak kunjung selesai sejak 30 tahun lalu, ditambah lagi dengan adanya alat berat yang di lokasi.
“Memang belum di operasikan, namun nantinya pasti alat berat itu untuk ngambil batu ke gunung, karena sudah diturunkan alat berat maka kami mengajak Kapolsek dan Danramil jadi saat dilakukan kegiatan kita serahkan kepada pihak yang berwajib,” paparnya.
Senada disampaikan Didin Wahidin yang mendukung apapun yang terbaik karena menyangkut nasib orang banyak. ” Persil 84 ini memang masih sengketa dan tidak bisa dibuatkan surat-menyurat, maka dari itu semua dengan adanya upaya-upaya yang ditempuh oleh Kades bisa menjadi titik terang akan kejelasan lahan ini,” harapnya.
Bencana alam pergerakan tanah dan longsor terjadi di Kampung Cibugis, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/09/22). Kejadian tersebut sekitar pukul 08:30 WIB. Dampak dari kejadian itu, sebanyak 23 Kepala Keluarga (KK) diungsikan.
Camat Cigudeg Pardi menyatakan, kejadian longsor di wilayahnya bukan yang pertama kali terjadi, sebab daerahnya itu termasuk rawan longsor terlebih di musim penghujan.
“Tadi pagi kejadiannya, karena kemarin itu terjadi hujan deras sehingga terjadi longsor, alhamdullilah gak ada korban itu kan wilayahnya pegunungan. Jadi, gak ada korban,” kata Pardi saat dihubungi wartawan.
Namun demikian kata dia, akses jalan penghubung ke Kampung Cibugis itu mengalami retak-retak tiang listrik dan pepohonan roboh sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Untuk warga yang terdampak mengantisipasi longsor susulan sudah dievakuasi ke tempat aman oleh pihak desa itu sekitar 23 KK,” katanya.
Saat ini juga pihak desa dan kecamatan terus melakukan asessment di lokasi bencana untuk mengupdate kondisi terkini.