26.6 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 794

Padepokan Buana Raksa Budaya Cuci Pusaka

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Padepokan Buana Raksa Budaya di Kampung Kopo, Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar acara mencuci pusaka atau ngumbah pusaka dan ngabumbang.

Acara tersebut dalam rangka menyambut tanggal 14 Mulud atau Rabiul Awal 1444 Hijriah yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun di setiap bulan Mulud. Kegiatan ini untuk menjaga dan melestarikan adat tradisi turun temurun.

“Ngumbah pusaka dengan tajuk mupusti tali paranti warisan ti nini aki,” ungkap Pimpinan Padepokan Buana Raksa Budaya Uchu.

Dia menjelaskan, kegiatan ini memiliki arti untuk merawat budaya leluhur yang harus dijaga. “Mupusti memiliki arti merawat, bukan migusti kalau migusti itu menuhankan,  jadi secara arti yaitu merawat warisan budaya para leluhur,” jelasnya.

Acara yang berlangsung hingga malam hari itu, cukup antusias diikuti oleh masyarakat sekitar. Kata dia, acara akan berlangsung dengan ngariung rasul. Untuk mengucap rasa syukur atas apa yang sudah dipelajari selama setahun.

“Di bahasa Sunda itu ada kata “naekeun”, jadi bagi kami anggota padepokan yang belajar ilmu bela diri dan yang lainnya sudah menjadi tradisi setiap tahun untuk menyempurnakan apa yang sudah dipelajari,” katanya.

Selain itu, sebelumnya untuk menyempurnakan apa yang sudah dipelajari agar mendapat keberkahan, pihaknya melakukan puasa.

“Setelah ngariung ada acara usik, dimana anggota padepokan melaksanakan latihan, yang mana  pada malam ini biasanya semua yang sudah dipelajari harus dipraktikan,” paparnya.

Acara puncaknya, kata Uchu, pada Jam 12 malam ngabungbang di sungai airnya terdapat dari 7 muara.

“Dalam hal ini masih diyakini dalam rangka menyempurnakan apa yang sudah dipelajari dalam ilmu bela diri,” tukasnya.

** Andres

Anies-AHY Bertemu Satukan Energi Semangat Perubahan dan Perbaikan

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jumat (7/10) pagi.

Selain AHY, Anies juga disambut ribuan kader Partai Demokrat yang memadati rumah perjuangan tersebut. Teriakan-teriakan “Anies-AHY” bergema di sana-sini sebagai bentuk dukungan bagi keduanya.

“Ini adalah pertemuan silaturahmi, semoga jadi awal kebersamaan ke depan, mengusung perubahan dan perbaikan yang semakin baik,” kata AHY.

“Tadi kami berdua berdisuksi banyak hal. Persahabatan ini sudah berlangsung sejak lama, dari kami berdua belum jadi politisi. Saya masih aktif perwira militer, dan beliau sebagai tokoh intelektual akademisi yang sudah banyak bahas isu kebangsaan,” AHY menjelaskan.

“Setelah itu, takdir menemukan kami di pilgub. Itulah indahnya persahabatan kami tidak retak. Beberapa kali kami bertatatp muka dalam berbagai kesempatan, kami tentu membangun semangat yang kuat untuk membawa perubahaan dan perbaikan,” sambungnya.

AHY berharap kedatangan Anies akan semakin mendekatkannya dengan keluarga besar Partai Demokrat. “Beliau sendiri mengikuti Konvensi Capres Partai Demokrat pada 2013-2014 lalu,” kenang AHY.

AHY juga menyampaikan bahwa Indonesia terlalu besar untuk hanya dipikirkan oleh satu atau dua tokoh saja. “Ini pekerjaan lintas generasi, lintas kepemimpinan. Segala yang baik kita lanjutkan, tapi kalau yang harus diperbaiki ya harus diperbaiki,” ucap AHY.

“Bukankah itu semangat dari keberlanjutan dan perubahan, continuity and change. Mas Anies memiliki visi dan spirit yang sama, tidak heran jika chemistry yang terjadi semakin kuat, karena kami dipertemukan dengan visi, misi, prinsip dan etika yang sama untuk memajukan bangsa ke depan,” pungkas AHY.

Sementara itu dalam sambutan balasannya Anies menyampaikan rasa terima kasihnya kepada AHY atas sambutan yang hangat. “Insya Allah ini salah satu pertanda untuk jalan bersama. Keinginan bersama dari seluruh arah, setiap fase, kita terus melakukan perbaikan. Kita ingat perjalanan pemerintahan, ketika institusi ditegakkan, kami lihat Mas AHY meneruskan tradisi ini, meneruskan Pak SBY, kita ingin tradisi itu terjaga, demokrasi, sportivitas dan kesetaraan,” ujar Anies.

“Ini bukan awalan baru, ini awalan baik. Kelanjutannya arah kemajuan Indonesia yang lebih baik ke depan. Kita semua sedang dalam penjajakan, Nasdem, Demokrat, nanti juga dengan PKS. Percakapan ini semua menjadi tanggung jawab kita semua, membuat Indonesia yang lebih baik, amanat yang sebaik-baiknya,” lanjut Anies.

Pertemuan Anies dan AHY di Rumah Besar Partai Demokrat hari ini merupakan bagian tak terpisahkan dari ikhtiar Partai Demokrat mewujudkan Perubahan dan Perbaikan bangsa.

Menindaklanjuti hasil Rapimnas 15 September lalu, terkait dengan figur Capres dan Cawapres, maka seperti yang disampaikan oleh Partai Demokrat menitikberatkan pada: Integritas, Kapasitas, Elektabilitas, Punya ‘chemistry’, dan yang paling penting memiliki semangat memperjuangkan ‘Perubahan dan Perbaikan’.

Anies tiba di Kantor DPP Partai Demokrat sekitar pukul 09.30 WIB. Selanjutnya AHY mengajak Anies berkeliling melihat ruangan-ruangan di Kantor Demokrat, sebelum akhirnya mengadakan pertemuan tertutup yang hangat bersama kader Partai Demokrat di Aula Yudhoyono.

**gp/ass-rls

Cari Aksesoris Promo Berkualitas, Yuk, datang aja ke Informa Cibinong City Mall

0


Bogor | Jurnal Bogor

Keluarga yang ingin melengkapi isi rumahnya dengan aksesoris berkualitas dengan harga yang tak menguras kantong, tak perlu bingung kenapa ? karena di Informa Cibinong City Mall atau CCM, saat ini sedang ada promo menarik khusus produk aksesoris.

Promo yang berlangsung singkat sampai Minggu (09/10/2022), Informa CCM yang berlokasi di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor itu menerapkan sistem buy I get I, dimana konsumen yang membutuhkan aksesoris bisa membawa dua produk sekaligus.
Store Manager Informa Cibinong, Andre Yonantha mengatakan, promo aksesoris tersebut menjadi target empuk untuk para Jastiper (Jasa Titip) di seluruh area Bogor.

“Buy 1 Get 1 khusus produk aksesoris mulai dari departmen textile rumah, textile kamar tidur, lighting sampai perkakas masak bisa digabung. “Ini sangat menarik dan menguntungkan untuk para Jastip,” kata Andre, dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (07/10/2022).

Namun, promo tersebut kata Andre memiliki syarat dan ketentuan yang mudah, berbeda dari biasanya. “Ini menarik sekali, karena barang dengan kualitas international punya informa dijual dengan harga beli 1 gratis 1 kan wah banget,” ujarnya.

Sales Lead Informa Cibinong Muhammad Maulana Hasbi menambahkan, varian aksesoris di Informa Cibinong City Mall sendiri adalah salah satu yang terbanyak dibanding toko aksesoris lain.

“Hanya di toko ini, aksesoris apa aja semua serba ada. Yang susah dicari di toko-toko pinggir jalan. Coba mampir di Informa CCM di lantai II, di toko kami ini pelanggan bisa memilihi produk aksesoris mulai dari apron set buat masak, cushion cover, blender portable dan masih banyak lagi,” jelasnya menutupi.

** Mochamad Yusuf

Maulid Nabi Refleksi Perjuangan Rasul Mengenalkan Allah

0

JURNAL INSPIRASI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan jatuh pada 12 Rabiul awal, yakni 8 Oktober 2022. Direktur utama RSUD Kota Bogor, Dr. Ilham Chaidir M.Kes ingatkan para pegawai untuk mencintai Rassulullah dengan kecintaan yang sebenarnya.

Melalui kecintaan kepada nabi itu, kata dia, akan membawa kita umatnya untuk menjadi manusia yang akan mengenal dan mengingat akan keagungan Allah SWT serta meneladani akhlak dari baginda Nabi Muhammad SAW.

“Nabi Muhammad diutus agar manusia menjadi pribadi yang mengenal Allah. Karena pada hakikatnya tujuan kita datang ke bumi yang fana ini bukan untuk menjadi manusia yang terlalu mencintai dunia, mengejar jabatan, atau menjadi pengusaha yang sukses,” sebutnya dalam kegiatan pengajian rutin yang dilaksanakan setiap hari Jum’at (7/9).

Ia juga mengingatkan kembali mengenai perjuangan Nabi Muhammad dalam mensiarkan agama Islam. Dimana Rasulullah, pada masanya, terus menyampaikan risalah meski harus berpeluh darah.

Seperti kata pepatah, tidak ada usaha yang sia-sia, demikian pun dengan dakwah sang baginda Rasul. Semua itu terbayar, dengan keadaan kita hari ini yang masih dapat menikmati ajaran Islam yang dibawanya.

Dirut melanjutkan, bahwa Nabi Muhammad tidak dilahirkan dari keturunan raja. Nabi juga tidak dilahirkan dari keluarga yang kaya raya. Namun, Nabi Muhammad lahir dalam keadaan yatim, lalu ditinggal ibunda tercinta saat usia 6 tahun. Muhammad belia tumbuh dalam didikan kakek serta pamannya.

Kondisi dan situasi tersebut membuat Rasul telah terdidik untuk bersikap tegar dengan apa saja ujian yang menimpanya.

“Untuk itu, sebagai umat Nabi Muhammad, kita harus mencontoh suri tauladan beliau. Salah satunya, dengan menjadikan ibadah sebagai sebuah kebutuhan dan bukan kewajiban semata,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di RSUD Kota Bogor ini juga menyinggung, agar kita sebagai umat akhir zaman untuk peka terkait fenomena bencana yang terjadi di Bumi Indonesia.

Sebagaimana kita ketahui, bencana terus melanda negeri ini. Dimana ratusan supporter sepak bola meninggal dalam stadion Kanjuruhan Malang. Selanjutnya, fenomena banjir di Jakarta, hingga tanah bergerak.

“Bencana yang menimpa negeri ini, menjadikan kita kembali muhasabah diri atas segala dosa yang kita perbuat selama ini. Andaikan gunung bisa bicara, betapa marahnya ia pada manusia. Mungkin ia akan memuntahkan lahar-lahar panasnya, karena begitu sombongnya manusia dengan tidak mau menyembah Allah,” tegasnya.** Fredy Kristianto

Gugatan Dicabut, Nama Yayasan Az Zikra dan Alvin Faiz Minta Dipulihkan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Usai gugatan dicabut Hanny Kristianto, pengurus dan pengacara hukum Yayasan Az Zikra meminta agar nama baik yayasan dan Alvin Faiz dipulihkan kembali. “Kami dari pihak PH menyampaikan agar dalam pencabutan gugatan pihak penggugat harus memulihkan nama baik Yayasan Az Zikra,” ujar Sagitarius, SH, salah satu tim lawyer Yayasan Az Zikra yang juga Ketua LBH Peradmi usai persidangan di Pengadilan Negeri Cibinong bersama Prof DR H Suhendar (Ketua Umum DPP Peradmi), Suhendar, SH, MM (Ketua DPD Peradmi Bogor), advokat Irwan Setiawan dan advokat lainnya.

Sagitarius menyatakan, gugatan yang dilayangkan Hanny Kristianto membuat Yayasan Az Zikra terganggu dan menjadi citra buruk di masyarakat. “Padahal kan, tidak demikian. Jadi apa yang menjadi dasar gugatan tidak berdasar,” jelasnya.

Sagitarius menjelaskan, terkait gugatan di PN Cibinong, Kamis (6/10/2022), pihaknya telah hadir. “Kami dari pihak PH Yayasan Az Zikra menghadiri panggilan sidang perdana atas permohonan penggugat, sidang berjalan tetapi penggugat tidak hadir,” jelasnya.

Hanya saja kata dia, dalam sidang hakim menyampaikan bahwa salinan pencabutan gugatan penggugat sudah ada, tetapi baru fotokopinya.

Sementara Dewan Pengawas Az Zikra Iskandar Ishak meminta penggugat memulihkan nama Alvin Faiz. “Memohon kepada Mister H agar segera memperbaiki nama Ustaz Alvin yang telah sekian lama porak-poranda, padahal Ustaz Alvin dalam mekanisme yayasan tidak terlibat sebagai siapa-siapa. Beliau hanya generasi yang rabbani, beliau anak kandung Ustaz Arifin Ilham yang menjalankan kepemimpinan sebagai Dewan Pembina. Beliau bukan segala sesuatu yang memutuskan keuangan dan segala macam. Beliau orang biasa-biasa saja dan sedang menuntut ilmu untuk mempersiapkan dirinya,” ungkapnya.

Sebelumnya disebutkan, yayasan peninggalan mendiang Ustaz Arifin Ilham, Yayasan Az-Zikra sempat kisruh dengan adanya pelaporan seorang donatur yang mengajukan audit eksternal. Namun gugatan Hanny Kristianto akhirnya dicabut kembali. Belakangan diketahui pencabutan perkara tersebut atas amanah dari beberapa ulama, khususnya dari Buya Yahya dan pihak Yayasan Az-Zikra telah memenuhi tuntutan dengan melakukan audit secara menyeluruh.

** Asep S.Sayyev

Warga Keluhkan Keberadaan Kandang Ayam, Apud: Kami Akan Layangkan Surat Teguran 

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor 

Warga Kampung Manglad RT 004/001 Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor mengeluh dengan adanya kandang ayam yang dianggap mengganggu warga sekitar. Sebab, tak jarang akibat adanya kandang ayam tersebut banyak lalat yang berkeliaran hingga ke rumah-rumah warga.

Usep (bukan nama sebenarnya) (41) warga sekitar, mengaku tidak merasa keberatan dengan adanya kandang ayam tersebut asal harus memikirkan kondisi sekitar seperti baunya jangan sampai menyebar ke lingkungan dan lainnya.

“Yang jaraknya dekat justeru gak merasakan apa-apa, tapi yang jaraknya jauh malah sangat tercium baunya dan itu sudah berjalan selama 3 tahun,” papar Usep.

Selain itu, kata dia, kandang ayam yang merupakan produksi telur ini baunya lebih menyengat dari ayam potong biasa. Dan perhatian kepada lingkungan pun diakuinya sangat minim.

“Mungkin perhatiannya dirasakan oleh sebagian orang, tapi saya pribadi tidak merasakan perhatian apapun dari adanya kandang ayam petelor tersebut,” keluhnya.

Dia meminta agar Pemerintah Desa Sukasari ikut memikirkan kondisi saat ini, mengingat kandang ayam tersebut berada di tengah pemukiman warga.

“Gak tau gimana bisa keluar izinnya, padahal adanya di tengah pemukiman warga, setau saya untuk pembuatan kandang ayam apalagi skala besar itu harus ada jarak beberapa puluh meter mungkin atau berapa kilo gitu dari pemukiman warga, tapi ini mah 100 meter itu sudah nempel dengan pemukiman warga,” bebernya.

Terpisah disampaikan Kepala Desa Sukadamai Apud, kandang ayam tersebut sudah berada di lokasi itu terbilang lama, bahkan sebelum dirinya menjabat kades. Namun dengan adanya keluhan warga baru mendengarnya.

” Awalnya kenapa kandang ayam itu ada di tengah pemukiman warga karena memang dulu sudah ada persetujuan dari warga. Tapi jika sekarang saya mendapat keluhan dari warga seperti ini dengan banyaknya lalat yang masuk ke pemukiman saya akan melayangkan surat teguran kepada pengusaha ayam petelor tersebut,” papar Apud kepada Jurnal Bogor, Kamis (06/10).

Menurutnya, untuk kompensasi atau perhatian mungkin di lingkungan sekitar warga merasakan, tapi untuk di Pemerintahan Desa Sukadamai sendiri i tidak pernah meminta apapun kepada pengusaha yang ada di sekitar.

“Boleh berusaha, bahkan kami membuka pintu lebar-lebar untuk investor masuk ke desa kami. Tapi dengan syarat, harus memikirkan kondisi lingkungan sekitar, jangan hanya memikirkan keuntungan dan keberlangsungan usaha mereka, saya akan tegur,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Perisai Minta Polsek Cileungsi Segera Tangkap Pelaku Pencurian Pecah Kaca Mobil

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Ketua Bidang Hukum Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (Perisai), De La Aditiya meminta pihak kepolisian Polsek Cileungsi menangkap pelaku pecah kaca mobil yang menimpa Ketua LBH PP Perisai di Cileungsi beberapa waktu lalu.

De La Aditiya mengatakan, peristiwa yang menimpa Syamsul sebagai Ketua LBH Perisai itu bermula saat korban sedang makan siang di rumah makan Padang, Pasar Gandoang, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

“Kejadiannya begitu cepat, saat korban sedang makan sekitar jam 18.50 WIB, dan baru ditinggalkan hanya 5 menit. Ketika hendak melihat mobil, korban terkejut lantaran kaca mobil miliknya sudah dalam keadaan pecah,” katanya kepada Wartawan. Kamis (6/10)

Menurut korban, lanjut Aditiya, pelaku yang berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor model Yamaha Vixion itu menggondol sejumlah barang milik korban yang disimpan di jok belakang.

“Barang milik korban yang diambil ialah satu buah laptop merek Asus warna putih dengan beberapa flashdisk,” ungkapnya.

Setelah itu, korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileungsi dengan Nomor laporan : LP/B/922/X/2022/Res Bogor/Sektor Cileungsi. 

Ia meminta agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan korban dan segera menangkap pelakunya.

“Dengan adanya kejadian ini saya meminta aparat kepolisian segara menindak lanjuti laporan korban,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Dirjen PSKL Lihat Hasil Panen Pupuk Mikoriza Arbuskula di Malasari

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Bambang Supriyanto bersama Setdirjen Mahfud mengunjungi kelompok masyarakat Model Kampung Konservasi (MKK) Cisangku, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (5/10).

Kunjungannya tersebut dalam rangka melihat hasil panen pupuk mikoriza arbuskula yang digarap Universitas Nusa Bangsa (UNB) Bogor hasil kerjasama dengan kelompok masyarakat MKK.

Ketua kelompok masyarakat MKK Cisangku Hendrik sangat mengapresiasi terhadap pengembangan pupuk hayati mikoriza arbuskula yang dilakukan oleh UNB.

“Alhamdulillah kami telah berkerja sama dengan UNB sehingga Dirjen PSKL hari ini ikut serta menyaksikan kelompok masyarakat MKK memanen dan mengaplikasikan pupuk mikoriza untuk tanaman di persemaian di hutan konservasi,” ungkapnya. 

Dia berharap program tersebut ke depan bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak dan instansi terkait untuk menuju masyarakat sejahtera dan hutan lestari. 

“Sebagai mana terwujudnya TNGHS sebagai taman nasional terbaik yang dikonstruksikan secara sosial menjamin kelestarian dan kesejahteraan masyarakat sebagai penyangga kehidupan,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir juga perwakilan dari PT. Aneka Tambang (Antam) Pusat dan Pongkor.

** Andres 

Kecamatan Jonggol Jemput Bola Perekaman E-KTP

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Pemerintah Kecamatan Jonggol melakukan sistem jemput bola untuk perekaman kartu tanda penduduk atau KTP elektronik kepada manula dan juga pasien yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan di rumah sakit.

“Kami siap melakukan jemput bola ke rumah para manula dan orang sakit agar masyarakat terbantu, sebagai Pemerintah Kecamatan Jonggol kami akan memberikan  pelayanan prima kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” Kasie Pelayanan Kecamatan Jonggol kata Dedi Hidayat  kepada Jurnal Bogor, Kamis (06/10).

Dedi menuturkan, pelayanan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang meminta Kecamatan  Jonggol mendatangi rumah para manula dan rumah  sakit karena ada  pasien  yang sangat  membutuhkan KTP elektronik untuk melengkapi berkas administrasi pasien.

“Jadi, ada  yang melaporkan  ke kantor kecamatan bahwa warga sedang berada di rumah sakit dan membutuhkan  KTP elektronik,” ujarnya.

Dengan sigap, petugas operator kata dia bergegas menuju rumah sakit untuk melakukan perekaman di salah satu kamar rawat inap  RS Cileungsi dengan membawa alat rekam KTP elektronik. Setelah usai rekam data, operator langsung menyerahkan dokumen yang dibutuhkan  dengan berkoordinasi ke petugas di kantor.

“Layanan ini dilakukan untuk  menunjukkan dan memberi  kemudahan mengurus administrasi kependudukan, hanya membutuhkan koordinasi dan sinergi yang cepat. Hanya saja jemput bola ini sangat urgen dan harus dengan cepat karena pasien sudah ada di kamar rawat inap RSU  Cileungsi,” ujarnya.

Dedi menegaskan sistem jemput bola perekaman KTP elektronik ini didukung sarana rekam yang lengkap sehingga untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada warga berkebutuhan khusus.

“Warga yang ingin mendapatkan layanan ini merupakan warga berkebutuhan atau dalam kondisi khusus yang tidak mampu mendatangi kantor kecamatan. Cukup dengan mengajukan permohonan daring pada pelayanan Kecamatan Jonggol,” paparnya.

Menurutnya, warga juga dapat langsung melapor melalui petugas kecamatan. Layanan ini bisa diakses oleh warga perorangan maupun bagi komunitas yang membutuhkan pelayanan.

“Diharapkan dengan upaya ini, kebutuhan pembuatan pelayanan Kecamatan Jonggol  bisa dengan mudah hingga diantar. Semoga warga mengetahui pentingnya mengurus administrasi kependudukan,” pungkasnya.

** Ramses/Nay 

Polsek Ciampea Ucapkan Selamat HUT TNI ke Koramil 0621-14/Ciampea

0

Ciampea | Jurnal Bogor

Di Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-77 tahun, jajaran Polsek Ciampea mendatangi markas Koramil 0621-14/ Ciampea untuk memberikan ucapan selamat dengan membawa tumpeng yang dibuat spesial.

Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto mengatakan, Polsek Ciampea telah mempersiapkan sebelumnya untuk memberikan ucapan kepada Danramil dan anggota Koramil Ciampea.

“Jadi hari ini jajaran Polsek Ciampea telah datang ke Koramil Ciampea dalam rangka mengucapkan HUT TNI ke-77. Semoga TNI tetap solid dan tetap sinergi dengan Polri dan masyarakat dan juga tetap jaya selalu,” kata Kompol Beben Susanto kepada wartawan, Rabu (5/10).

Selama ini Polsek Ciampea dengan Koramil Ciampea kata di terus bersinergi. Bahkan tidak pernah ada masalah dan saling membantu dalam setiap kegiatan.

“Sinergi kita sudah bagus tidak pernah ada masalah dan selalu mendukung setiap kegiatan yang memang yang ada kaitannya dengan tugas-tugas kepolisian,” katanya.

Kompol Beben juga menjelaskan, setelah mendatangi markas Koramil Ciampea, ia bersama anggota langsung menyambangi rumah Danramil Ciampea Kapten Inf Agus Purnama Yusuf yang tengah sakit.

“Setelah datang ke markas Koramil bertemu dengan anggota, kami datang ke rumah Danramil memberikan ucapan sekaligus mendoakan beliau agar segera sehat kembali,” tukasnya.

** Andres