26.6 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 793

Perkenalkan Perpustakaan, Dinas Arsip dan Perpustakaan Ajak Kang Didin Mendongeng di Sekolah

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor mengadakan road show mengenalkan perpustakaan dan sosialisasi budaya baca ke sekolahan TK dan SD di Kota Hujan. Dinas Arsip dan Perpustakaan mengajak pendekar dongeng, Kang Didin.

“Kami mengajak anak-anak untuk mengenal perpustakaan itu apa dan apa aja yang ada di perpustakaan, serta apa yg bisa kita dapatkan. Kegiatan ini sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2017 silam, namun sempat terhenti karena pandemi kemarin,” ujar Nurul Cikania, Pustakawan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor saat berkunjung ke TK Al Irsyad, Senin (10/10/2022).

Namun Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor kata Nurul tidak tinggal diam dengan keadaan ini. Sekarang ini orang tua bisa mendonwload ibogor di play store secara gratis.

“Disana banyak sekali buku bacaan mulai dari dongeng legenda sampai buku pendidikan dan insya Allah gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor yang baru akan diresmikan di bulan Desember 2022 ini yang beralamat di Jalan Kapten Muslihat Nomor 21 Bogor,” jelasnya.

Sementara agar anak-anak, khususnya usia TK dan SD agar mengenal perpustakaan, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor mengajak pendongeng kondang kang Didin. Roadshow dongeng ini juga agar anak-anak rajin membaca agar bangsa ini bisa berjaya.

Akhir-akhir ini memang banyak anak sudah mulai berkurang keinginannya untuk membaca, termasuk membaca dongeng, membaca ilmu pengetahuan, membaca sejarah dan lain-lain. Sehingga tanpa disadari oleh orang tua, kalau anak-anak lebih senang bermain game atau pun menonton Youtube dan scroll Tiktok di handphone.

** Budi-ass

Jika Lewat Masa Tenggang tak Juga Usai, CV Bangun Mandiri Indonesia Terancam Kena Blacklist 

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Peningkatan Jalan Cijayanti Babakan – Madang yang dikerjakan oleh CV Bangun Mandiri Indonesia dengan PT Dimensi Ronakon sebagai konsultan pengawas yang memakan anggaran sebesar Rp 900 jutaan, terancam diblacklist, jika tak juga merampungkan pekerjaannya di waktu tenggang 50 hari yang diberikan.

Fakhru Rizal

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Bogor di Komisi 3 Fakhru Rizal. Menurutnya, untuk saat ini dibiarkan untuk menyelesaikan pekerjaannya dulu. Namun jika pada waktu tenggang yang 50 hari yang sudah diberikan dan disepakati masih belum bisa diselesaikan, maka Dinas PUPR yang punya kewenangan untuk segera menindak perusahaan tersebut.

” Setiap pekerjaan pasti ada kendalanya, namun apapun itu ketika sudah tertuang dalam kontrak harus tetap diselesaikan sesuai dengan kontrak yang berlaku. Walaupun ada masa 50 hari untuk melanjutkan pekerjaan tetap denda itu berjalan per harinya, dan dalam hal ini DPUPR harus jeli untuk melakukan tindakan kepada perusahaan yang dimaksud,” ujar politisi Partai Golkar tersebut kepada Jurnal Bogor, Senin (10/10).

Oleh karena itu, sambung dia, kita akan lihat dulu waktu tenggang yang diberikan jika tidak selesai juga maka anggota DPRD akan mengusulkan untuk memblacklist perusahaan tersebut.

” Jika tidak juga selesai di waktu tenggang yang diberikan, maka kami akan usulkan untuk memblacklist perusahaan tersebut yang mengerjakan jalan Cijayanti – Babakan Madang,” tegas Aleg yang berasal dari Dapil 1 tersebut.

Sebelumnya, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Cibinong, Entus membenarkan jika pekerjaan Peningkatan Jalan Cijayanti – Babakan Madang memang sudah melewati masa kontrak yang sudah ditetapkan.

” Sudah lewat 24 hari dari masa kontrak, namun karena dalam kontrak itu ada kesanggupan dari penyedia jasa jika pekerjaan tidak selesai masih ada masa 50 hari dari masa habis kontrak,” ujar Entus kepada Jurnal Bogor, Rabu (05/10).

Jadi, kata dia, dalam kontrak tersebut ada pernyataan kesanggupan dari penyedia jasa untuk melanjutkan pekerjaan yang tidak selesai di masa kontrak yang sudah di tentukan. Diberi tenggang waktu selama 50 hari kerja namun sudah masuk hitungan denda berbayar per harinya.

” Walau diperpanjang kontrak masa kesanggupan, tetap masuknya sudah hitungan denda. Dan untuk saat ini dari masa 50 hari tersebut sudah terpakai 24  hari, jika melihat progres pekerjaan sepetinya seminggu kedepan bisa selesai,” paparnya.

Dia menghimbau kepada para penyedia jasa untuk memaksimalkan waktu seefisien mungkin dari draf kontrak yang sudah disetujui bersama.

” Untuk pekerjaan lain yang ada di Babakan Madang semua selesai tepat waktu, hanya ini saja yang lewat dari masa kontrak awal, mungkin terkendala pengiriman betonnya atau administrasinya itu hanya mereka yang tau apa penyebabnya,” ujarnya. 

Terpisah disampaiakan penggunaan jalan Syarif (43) yang meminta agar pekerjaan segera diselesaikan, mengingat jika pagi hari kemacetan panjang pasti terjadi karena jalurnya sebelah dan bergantian.

” Semoga cepat selesai aja pekerjaannya, sudah lebih dari sebulan kondisinya begini aja, lambat ya menurut saya pekerjaan ini. Ya biar cepet selesai aja lah biar gak macet lagi,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Hujan Deras Sebabkan TPT Longsor dan Timpa Rumah Warga

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor 

Tebingan penahanan tanah (TPT) setinggi 4 meter di Kampung Muhajirin RT 02 RW 04, Desa Karacak, Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengalami longsor dan menimpa rumah warga. 

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (9/10/22) sekitar pukul 16:00 WIB. Diduga longsornya TPT tersebut, akibat intensitas hujan yang turun cukup tinggi.

“Kemari hujan cukup deras. Awalnya melihat depan rumah air meluap, dan di belakang rumah lebih deras, sehingga pondasi di halaman rumah roboh,” ujar pemilik rumah, Lilis, Senin (10/10) kepada wartawan.

Dia mengatakan, beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, longsoran menimpa ruangan dapur dan kamar mandi rumahnya serta jalan lingkungan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami sekeluarga selamat,” ujarnya.

Kini para relawan dan warga yang dibantu Pemdes setempat, bergotong royong membersihkan bekas longsoran.

Dalam peristiwa tersebut warga berharap pemerintah untuk segera memperhatikan keadaan warga. Terlebih untuk akses jalan lingkungan yang putus. 

“Kami berharap kepada pemerintah untuk diperhatikan segera diperbaiki akses jalan lingkungan di pasang lagi TPT,” tukasnya.

** Andres

Hakanna Nahkodai PUAN Kota Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Kota Bogor resmi dipimpin oleh Hakanna untuk masa jabatan tahun 2021-2025.

Peresmian sendiri dilakukan melalui kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PUAN Kota Bogor yang berlangsung di Hotel Bigland, Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu (8/10).

“Alhamdulillah saya dipercaya menjabat sebagai Ketua PUAN Kota Bogor. Ini jabatan pertama saya,” ucap Hakanna usai kegiatan Musda.

Hakanna mengaku beberapa program prioritas telah disiapkan seperti merangkul perempuan-perempuan hebat yang ada di Kota Bogor dan membentuk pengurus di tingkat kecamatan hingga ke tingkat-tingkat RT dan RW.

“Tentunya target akan dilakukan di semua Dapil, dan program kerja tentunya mengacu pada DPW hingga DPP PUAN. Intinya kita akan turun ke lapangan, dan tujuan akhir atau goalnya adalah keterwakilan kita sebagai perempuan (maju dan masuk) di legislatif,” ungkapnya.

Soal segmen yang diperjuangkan PUAN Kota Bogor, Hakanna mengatakan bahwa sebenarnya banyak bidang yang menjadi fokus pihaknya, di mana di struktural organisasnya sendiri ada 11 bidang yang dibentuk dan akan menjadi fokus untuk diperjuangkan serta direalisasikan.

“Kalau sekarang, apa yang dibutuhkan masyarakat tentunya masih banyak. Nah inilah, bagaimana kita caranya turun ke bawah dan membantu masyarakat apa sih yang diinginkan, tentunya kita harus melihat,” ungkapnya.

“Setiap kecamatan kita akan turun, kerohanian juga kita tetap jalan, pengajian, bakti sosial, kesehatan, pengobatan dan itu kan rencana kita. Itu cara kita menyentuh masyarakat,” sambungnya.

Atas target itu, Hakanna pun berharap agar kader PUAN Kota Bogor dapat bersama-sama melaksanakan tugas yang sudah ditentukan.

“Semoga sekarang ini kita sama-sama melaksanakan tugas kita. Memang keinginan kita dan bahwa perempuan ini bisa berkarya, memberikan manfaat dan karena benar-benar menduduki keterwakilan legislatif, pasti goalnya itu,” katanya.

Hal senada diungkapkan Dewan Majelis Pakar DPP PUAN, Sawitri Soeparno. Ia berharap Ketua DPD PUAN Kota Bogor yang baru dapat menjalankan program kerja sesuai program DPP. Diantaranya, terkait bidang sosial dan kemasyarakatan yang mana manfaat dan jangkauannya langsung menyentuh masyarakat luas.

“Selain itu tentunya sebagai sayap partai PAN, kita juga harus ikut mendukung program-program PAN, dan juga kita mempunyai target untuk memenuhi kuota wanita yang akan bertarung di Pilkada 2024. Target idealnya jadi karena memang di Kota Bogor belum banyak (keterwakilan) perempuan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto usai membuka Musda Kedua DPD PUAN Kota Bogor meminta kader PUAN Kota Bogor untuk turun kelapangan, berkoordinasi dengan semua stakeholder dan program-program yang dirasakan oleh warga serta menggarap semua segmen mulai dari kaum ibu pengajian, majelis sampai pemuda pemilih pemula, semua harus masuk.

“Menurut saya persoalan-persoalan keseharian itu ada di tangan perempuan, masalah kesehatan, ekonomi, kesejahteraan, perempuan yang paling paham itu, gejolak-gejolak yang sekarang itu kaitannya dengan peran perempuan. Makanya saya bilang harus masuk ke wilayah, turun kelapangan, berikan masukan, saran, solusi seperti persoalan stunting, gizi, kesehatan, UMKM dan lain-lain,” singkat Bima yang juga sebagai Ketua DPP PAN.** Fredy Kristianto

Bojong Nangka Raih Tiga Penghargaan

0

Sapa Warga dan Desa Digital Award

 

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Festival Literasi Digital Jawa Barat sekaligus memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan Sapa Warga Award dan Desa Digital Award di Gedung Sate Bandung, Sabtu (8/10).

Desa Bojong Nangka, Gunung Putri, menjadi salah satu penerima penghargaan Sapa Warga Award dan Desa Digital Award, sekaligus mewakili Kabupaten Bogor. Untuk Desa Bojong Nangka sendiri mendapatkan tiga kategori terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat diantaranya, Desa Pertanian Digital, Petani Terbaik, dan Humas Digital Terbaik.

“Alhamdulillah kita masih dipercayakan untuk mendapatkan penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Barat, ini adalah bentuk support dari semua masyarakat Desa Bojong Nangka yang sudah berkorban dan ikut membantu setiap program-program yang pemerintah desa terapkan. Alhamdulillah membawakan hasil yang baik untuk semua,” ucap Kepala Desa Bojong Nangka Amir Arsad kepada Jurnal Bogor via telepon selularnya, Minggu (9/10).

Dia berharap dengan adanya penghargaan untuk Desa Bojong Nangka ini bisa membawa desanya menjadi lebih baik lagi.

“Semoga kedepannya kita bisa memajukan Desa Bojong Nangka yang lebih baik lagi, dengan menjalankan program-program yang sudah kita lakukan. Saya berharap semua pihak bisa bekerjasama dan tetap solid mendukung program Desa Bojong Nangka,” ungkapnya.

Sementara itu, Siti Jamilah yang mendapatkan penghargaan petani terbaik merasa terharu dengan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

“Saya sangat merinding, bercampur sedih, senang dan bahagia, tidak menyangka bahwa KWT Berseri sudah sampai sejauh ini, dan ini akan menjadi acuan kita kedepannya untuk lebih baik lagi dan menuju tingkat nasional,” ucapnya haru.

Mudah-mudahan kata dia, apa yang didapat sekarang bisa memotivasi untuk desa lainya yang ada di Kecamatan Gunung Putri dan Kabupaten Bogor.

“Untuk lebih meningkatkan potensi, kemampuan dan karakter masing-masing untuk memberikan yang terbaik untuk desa, kecamatan dan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Warga Bukit Sakinah Gelar Pengajian Peringati Maulid Nabi

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor 

Warga Perumahan Bukit Sakinah, RW 10, Desa Barengkok, Leuwiliang, Kabupaten Bogor merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1444 Hijriah dengan pengajian yang digelar sejak pagi hari berlangsung di Masjid Ar-Rahman.

Ketua DKM Masjid Ar-Rahman Novian mengatakan, peringatan Maulid Nabi kerjasama antara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ar- Rahman dan Majlis Taklim Nurul Ilmi dan Nurul Hidayah.

“Alhamdulillah sejak berdirinya DKM pada 2017 hingga kini selalu dilakukan, kita tidak hanya di momen Maulid Nabi, baik Isra Mi’raj kemudian Nuzulul Qur’an baik Muharram termasuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya kerohanian,” ujarnya, kemarin.

Dia juga, mengucapkan terimakasih kepada warga dan para tokoh masyarakat yang sudah hadir sehingga kegiatan berjalan sukses dan lancar. “Saya berharap silaturahmi tetap berjalan, diantara pengurus majlis dan warga, untuk selalu menjaga kekompakan dan hidup rukun di masyarakat,” tukasnya.

Acara tersebut diisi dengan sholawat, kasidah ibu-ibu warga setempat, tilawatil Qur’an dan ceramah oleh Ustadz Arip Afriansyah dari Laladon.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri kepala desa setempat dan berbagai elemen masyarakat sekitar dengan khusyu mengikuti acara tersebut. 

** Andres

Euis Sujana Menang Telak di Pilkades Singasari 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Singasari yang diadakan di Desa Singasari dimenangkan oleh Euis Sujana yang juga merupakan anak dari kepala desa sebelumnya yaitu almarhum H.I.Sujana Cakra, SE. Minggu (9/10).

Acara berlangsung dengan tertib dan teratur, dimulai dengan pembukaan kemudian dilanjutkan musyawarah desa dan voting pemilihan, dimana terdapat 3 orang calon diantaranya Arnol Ardiansyah, Euis Sujana dan Muhar. 

Hasil pemilihan kemudian dihitung dan disaksikan oleh masyarakat dan saksi. Arnol Ardiansyah mendapatkan 32 suara , Euis Sujana 96 suara dan Muhar 26 suara, 1 suara rusak dengan jumlah keseluruhan 155 suara sesuai dengan masyarakat yang melakukan pencoblosan.

Camat Jonggol, Andri Rahman, S.STP, M.Si, yang hadir dalam musyawarah desa mengatakan, Pilkades PAW yang digelar di SDN 2 Singasari diapresiasi karena bisa berjalan lancar tanpa ekses.

“Terlihat, warga Desa Singasari sangat antusias dan mempertontonkan demokrasi sangat baik. Apa yang ditunjukan hari ini merupakan sikap nyata bahwa masyarakat Desa Singasari ingin segera dapat membangun secara bersama-bersama desa yang dicintainya,” ujar Andri kepada Jurnal Bogor, Minggu (9/10).

Dia memberikan apresiasi kepada segenap masyarakat Desa Singasari, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Singasari, Pjs Kades serta Pemerintah Desa Singasari, Panitia Pilkades PAW Desa Singasari, para calon Kades yang menciptakan suasana kondusif.

“Terimakasih juga saya haturkan kepada Dinas Pemberdayaan Dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Kapolsek Jonggol, Danramil 2107 Jonggol , Linmas, Kepala Sekolah SDN 2 Singasari yang sudah menyediakan tempatnya, dan membuat suasana adem ayem sampai selesai,” paparnya.

Untuk selanjutnya, dia akan segera melaporkan hasil pemilihan Kepala Desa Pemilihan Desa Antar Waktu (PAW) Desa Singasari kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk dilakukan pengesahan oleh Pj Bupati dan penjadwalan untuk  pelantikan.

Ditempat yang sama, Pjs Kepala Desa Singasari Gogo Badarudin juga merasa bersyukur bahwa tahapan PAW sudah berjalan lancar tanpa kendala. 

“Saya juga kagum atas partisipasi para pemilih yang sudah hadir yaitu sebanyak 155 orang. Saya juga mengucapkan selamat kepada Kepala Desa terpilih yaitu Euis Sujana, dan bermohon agar kandidat calon yang tidak terpilih juga tetap semangat untuk terlibat dan berkontribusi dalam pembangunan Desa Singasari,” harapnya.

Dia pun memberikan apresiasi kepada BPD Desa Singasari juga kepada Panitia Pilkades PAW dibawah pimpinan Asep Rahmat S.Ag dimana tahap demi tahap sudah berhasil dilaksanakan secara baik, sukses tanpa ekses.

** Ramses / Nay 

Cileuksa Open Grasstrack Sedot Ribuan Penonton

0

Sukajaya | Jurnal Bogor 

Perhelatan Cileuksa Open Grasstrack di Sirkuit JA Racing di Desa Cileuksa, Sukajaya, Kabupaten Bogor dipenuhi ribuan penonton.

Bahkan even yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Cileuksa dengan JA Racing yang sudah terdaftar di IMI Jawa Barat dan CV Putra Barat itu, mendapat apresiasi dari Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

“Ini sangat luar biasa, dengan penonton ribuan ini bukti bahwa masyarakat Kabupaten Bogor sangat mencintai dunia otomotif. Khususnya grasstrack,” kata Iwan Setiawan dalam sambutannya.

Di hari kedua perhelatan ini,  Iwan Setiawan meminta Sirkuit JA Racing tersebut untuk dijadikan tempat grasstrack permanen.

“Saya minta ke Pak Camat sebelum dipergunakan yang lain, untuk dipermanenkan. Selain tempat ini bisa untuk latihan para atlet-atlet balap motor juga untuk event Pemkab Bogor,” katanya.

“Seperti Hari Jadi Bogor atau yang lainnya, bisa dilaksanakan event atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor  disini,” tambahnya.

Sebab, kata Iwan nanti tepatnya di tahun 2023 bulan Juni, Hari Jadi Bogor. Jadi tempat ini bisa untuk Kejuaraan Open Grasstrack Harlah Bogor untuk Jabar Open atau pun nasional.

“Jadi buat kroser lokal Bogor untuk menimba atau memperkuat  bagaimana jadi atlet handal di Kabupaten Bogor. Untuk pembalap di luar Kabupaten Bogor silakan untuk persiapannya,” ujar Iwan.

Iwan pun berpesan kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan agar kegiatan yang bisa mengundang masyarakat terlaksana dengan baik. “Ini momen yang sangat luar biasa. Momen event pertama setelah Covid-19 mulai landai. Covid-19 itu belum selesai, jadi harus tetap dengan protokol kesehatan,” katanya.

Plt Bupati Bogor itu juga selain berkunjung ke Sirkuit Cileuksa, juga mengunjungi ke beberapa titik lokasi yang terkena bencana alam di Kecamatan Sukajaya.

Sementara event grasstrack tersebut dalam rangka HUT TNI yang ke-77 dan diharapkan kedepan dari event tersebut muncul atlet-atlet yang potensial serta berprestasi untuk dilombakan di tingkat Kabupaten Bogor, Jawa barat bahkan sampai kancah nasional.

Sebelumnya di hari pertama dalam pembukaan open tersebut hadir Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Rudy Saladin didampingi Dandim 0621 Letkol Kav Gan Gan Rusgandara, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dan Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin.

** Andres

Akan Adakan Turnamen Sepak Bola Antar Sekolah, Acang Suryana: Hadiah Tidak Akan Mengecewakan 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Gunung Putri bakal menggelar turnamen sepak bola antar sekolah yang rencananya akan diselenggarakan di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Gunung Putri, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Turnamen sepak bola antar sekolah se-Kecamatan Gunung Putri yang disponsori oleh salah satu tokoh masyarakat Gunung Putri, Acang Suryana itu akan mulai dibuka pendaftaran pada 15-20 Oktober dan pertandingan akan dimulai pada 25 Oktober 2022.

Selain untuk menumbuhkan skill siswa dalam bermain bola, kegiatan tersebut juga untuk menjalin silaturahmi antar sekolah yang ada di Kecamatan Gunung Putri.

“Tujuan utamanya adalah untuk menjalin silaturahmi antar sekolah dan masyarakat Gunung Putri,” ujar Acang kepada Jurnal Bogor, Jum’at (7/10).

Acang yang juga sebagai pengusaha muda itu menambahkan, selain akan menjadi ajang silaturahmi, turnamen sepak bola itu juga agar para pelajar tidak melakukan aksi tawuran yang saat ini sedang marak di Kabupaten Bogor, khusunya Gunung Putri.

“Jadi nanti mereka berantemnya di lapangan, bukan berantem dalam artian harus ada yang terluka. Namun, para pelajar menunjukan kemampuannya dalam mengolah sikulit bundar untuk memperebutkan hadiah yang sudah disiapkan,” paparnya.

Ia melanjutkan, apalagi untuk GOM yang sudah diimpikan sejak lama oleh masyarakat Kecamatan Gunung Putri sudah selesai dan bisa digunakan. “Dari pada nanti terbengkalai karena minimnya kegiatan dan malah jadi rusak bangunannya, akhirnya saya berinisiatif menggelar turnamen tersebut,” bebernya.

Untuk hadiahnya, kata dia, mereka akan memperebutkan Piala Camat, Kapolsek dan Danramil Gunung Putri diakhir pertandingan nanti.

“Hadiahnya spesial pokoknya gak mengecewakan. Intinya, kita sama-sama memajukan pesepakbolaan di Kecamatan Gunung Putri ini,” jelasnya.

Untuk diketahui, hadiah terbagi menjadi 3. Untuk juara 1 yakni piala Camat Gunung Putri senilai Rp 20 juta, Juara 2 Piala Kapolsek Gunung Putri senilai Rp 15 juta dan Piala Danramil Gunung Putri Rp 10 juta. 

** Nay Nur’ain

Presidium Bogor Timur Disebut Cari Keuntungan, Alex: Buktikan Jika Ada

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Sekjen Presidium Bogor Timur Alex Slamet Riyadi minta bukti soal adanya selentingan isu yang menyatakan Presidium hanya meraup keuntungan pribadi dari Pemekaran Bogor Timur, Kabupaten Bogor.

“Saya minta buktinya bila memang ada pundi-pundi keuntungan pribadi dari Presidium Bogor Timur. Tidak ada kepentingan finansial, sampai saat ini belum ada sponsor. Kita bayar sekretariat pun secara kolektif dari pengurus,” tegasnya kepada Jurnal Bogor, Sabtu (8/10).

Apalagi, sambung Alex, ucapan salah satu warga Wanaherang, Gunung Putri, bernama Ramdhani yang mengatakan Presidium Bogor Timur bakal melenceng dari tujuan awal sangat tidak benar.

“Menurut saya itu hal yang biasa, ini hanya kekhawatiran kang Ramdhani saja, justeru kang Ramdhani ini sebetulnya pernah bersama-sama di Presidium, sehingga saya kembali mengajak ke beliau untuk kembali bersama-sama seperti dulu,” papar Alex.

Menurutnya seremonial tempo awal Presidium adalah dari tingkat desa sehingga terlihat di masyarakat. Sedangkan saat ini sudah menuju akses tingkat pusat yang kurang diketahui masyarakat, sehingga masyarakat menilai Presidium tidak intens seperti dahulu di tingkat daerah.

“Untuk saat ini berbeda dengan awal pendekatan Presidium yang mana pada saat itu banyak seremonial dari tingkat bawah dimulai dari desa, namun sekarang kita sudah mulai ke tingkat atas dan pusat,” jelasnya.

Menurutnya, bahwa momentum saat ini adalah tingkat penguatan internal Presidium Bogor timur. “Untuk saat ini adalah penguatan internal Presidium Bogor timur,” tandasnya.

Sebelumnya, rencana pemekaran Bogor Timur yang diperjuangkan oleh Presidium Botim dan para tokoh yang selama ini bergerak luar biasa, dinilai oleh Ramdhani warga Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sudah keluar dari koridor-koridor perjuangan yang sebenarnya.

Ramdhani mengatakan, perjuangan yang dulu menggebu-gebu, saat ini sudah tidak lagi terlihat. Bahkan terkesan hanya meraup pundi-pundi untuk kepentingan pribadi dan politik untuk mengembangkan jaringannya.

“Saya perlu mengingatkan bahwa yang pertama teman-teman Presidium hari ini, saya melihat sudah keluar dari koridor koridor perjuangan yang sebenarnya. Maksudnya keluar dari koridor adalah, hari ini teman-teman Presidium sudah tidak lagi fokus dengan pemekarannya, tapi lebih fokus mengembangkan jaringannya untuk meraup pundi-pundi politiknya,” tegas Ramdhani kepada Jurnal Bogor. Minggu (25/9) lalu.

Selanjutnya ia mengingatkan, Presidium yang sudah lama memperjuangkan pemekaran Bogor Timur ini seharusnya fokus pada pengejaran legalitas pemekaran sambil merangkul organisasi yang sudah terbentuk.

“Saya melihat itu, karena memang yang pertama banyaknya bentukan-bentukan anak-anak organisasi yang dibentuk oleh teman-teman Presidium, bukan berarti salah tapi kurang tepat,” paparnya.

** Nay Nur’ain