26.6 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 792

Jalan Penghubung Cigudeg-Rumpin Dibangun TMMD

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Kecamatan Cigudeg dengan Rumpin akan terhubung dengan dibangunnya jalan penghubung yang kini masih tanah merah yang dipadatkan bebatuan. Pembangunan jalan penghubung Cigudeg-Rumpin itu dikerjakan dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 oleh Komando Resort Militer (Korem) 061/Surya Kencana melalui Komando Distrik Militer 0621/Kabupaten bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Jalan penghubung itu dimulai di Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigudeg, dengan Desa Rabak, Kecamatan Rumpin. Komandan Korem (Danrem) 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Rudy Saladin mengatakan pembangunan jalan tersebut untuk mempermudah akses masyarakat sehingga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan, terutama masyarakat Cigudeg dan Rumpin.

“Sesuai dengan yang disampaikan oleh Plt Bupati bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Cigudeg dan Rumpin, maka perlu dibangunnya jalan,” kata Brigjen Rudy, Selasa (11/10).

Jalan tersebut, lanjut Rudy, terakhir diperbaiki pada tahun 1994. Jalan itu memiliki lebar 10 meter dan panjang 1,7 kilometer. Rudy berharap dibangunnya jalan ini dapat meningkatkan nilai ekonomis bagi warga sekitar.

“Karena jalan ini sejak tahun 1994 sudah pernah kita kerjakan dulu, dan sekarang dilanjutkan kembali. Jalan ini diharapkan menjadi poros yang bisa meningkatkan nilai ekonomis penduduk. Untuk sasaran pokok, kita sudah dengar laporan di Korlap, kita membuka jalan kurang lebih 10 meter x 1,7 kilometer, termasuk pengerasan jalan,” ujarnya.

Selain itu, TNI juga membangun gorong-gorong dan turap sepanjang 150 meter. Serta membangun sejumlah fasilitas umum seperti musala, MCK, pos kamling, dan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

“Selain sasaran fisik tadi, ada juga sasaran non-fisik kita menggelar banyak penyuluhan dengan melibatkan Kementerian dan dinas-dinas terkait,” kata Rudy.

Rudy berharap agar kegiatan pembangunan jalan tersebut bisa mendapat dukungan penuh dari masyarakat, sehingga target bisa tercapai tepat waktu. Salah satu kendala yang dihadapi adalah cuaca yang akhir-akhir ini sedang kurang bersahabat.

“Kendala kita satu, masalah cuaca. Kita berharap sama-sama semoga satu bulan ke depan, curah hujan agak bersahabat dengan kita. Sehingga pekerjaan fisik di lapangan, termasuk penyuluhan, bisa kita gelar sesuai dengan jadwal,” ujarnya.

Sehingga jika sudah selesai nantinya, akan memperpende. jarak tempuh. “Yang tadinya membutuhkan waktu dua jam, kini hanya  1 jam perjalanan  antara dua kecamatan tersebut. Jadi sasaran pokok jalan penghubung adalah menjadi akses utama warga untuk beraktivitas dan mempercepat perekonomian warga dalam menjual hasil buminya,”  tandas Rudy. 

Warga sekitar, Ade merespons positif jalan penghubung sangat membantu warga sekitar dalam beraktivitas,  mulai dari membawa hasil pertanian, perdagangan, dan kebutuhan masyarakat lainnya. “Adanya jalan ini bisa meningkatkan ekonomi. Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” harapnya.

Asep S.Sayyev|*

PAN Siap Pinang Ridwan Kamil Jadi Capres 2024

0

Bogor | Jurnal Bogor

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, belum lama ini.

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu membahas tentang persiapan menghadapi kontestasi pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Eddy menyebut, sosok kang Emil sapaan Ridwan Kamil sangat potensial untuk memimpin Indonesia.

Dengan segudang pengalamannya sebagai Kepala Daerah, kang Emil menurut Eddy dirasa paling potensial untuk dicalonkan jadi Presiden dari PAN. Ia pun mengaku, sudah membuka karpet biru seluas-luasnya apabila kang Emil bersedia merapat ke PAN.

“Mendukung ikhtiarnya kang Emil dan kita sudah sampaikan dalam beberapa kesempatan, PAN siap untuk menggelar karpet biru kalau kang Emil siap bergabung dengan PAN,” ujar Eddy.

Kemudian ia menjelaskan, bahwa Pilpres 2024 menjadi momentum tepat bagi pemimpin muda untuk unjuk gigi dalam memimpin NKRI.

“Nah oleh karena itu saya melihat bahwa PAN memiliki minat bessr untuk mendorong calon-calon pemimpin muda karena ini tahun 2024 proyeksikan menjadi ajang regenerasi kepemimpinan nasional,” tandasnya.

Eddy menambahkan bahwa rekam jejaknya selama menjabat Wali Kota Bandung dan Gubernur Jabar hingga saat ini nyaris tanpa ada tinta hitam.

“Kita melihatnya kalau kang Emil sebagai Wali Kota berprestasi, Gubernur berprestasi, jadi sudah teruji rekam jejaknya,” sebut Eddy.

“Pembuktian bahwa Jabar angka COVID-19 tinggi, tapi bisa terselesaikan dengan baik. Sekarang melandai justru Jabar banyak dijadikan rujukan oleh provinsi-provinsi lain dalam rangka penyelesaian COVID-19. Jadi, saya kira kepemimpinan itu harus melewati ujian dan ujian itu terselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

*Handy Mehonk

PT Astra Internasional Tebar 500 Bibit Pohon Rambutan dan Bangun Kampung Tematik di Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor

PT Astra International Tbk. Daihatsu berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun kampung tematik anyar di Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat.

Adapun penyerahan bibit pohon rambutan jenis binjai dan rapiah tersebut secara simbolis diberikan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya di Vila Arum Sari, Kayu Manis, Kecamatan Bogor Barat pada Selasa (11/10).

Regional Head DKI 2, Astra International Budhy Lau mengatakan, sebanyak 500 bibit pohon jenis rambutan secara simbolis diserahkan kepada Pemkot Bogor untuk nantinya disebar di pemukiman warga sesuai dengan by name dan addres.

“Kampung tematik (kampung rambutan) di Kelurahan Curug sendiri nantinya berada di bawah binaan Astra Daihatsu. Ini merupakan kegiatan CSR,” kata Budhy Lau.

Menurutnya, Astra International sendiri memiliki empat pilar yang dicanangkan sebagai program CSR miliknya, pertama adalah kesehatan dengan melakukan revitalisasi posyandu untuk meningkatkan pelayanan posyandu dan juga pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Kedua, fokus lada lingkungan seperti urban farming dan tanam buah untuk menunjang ketahanan pangan dan intervensi gizi.

Ketiga, pendidikan yakni dengan pengembangan soft skill bagi kader binaan, sasaranya adalah kewirausahaan dengan mengembangkan potensi UMKM yang tersedia sebagai proses sirkular ekonomi.

Keempat, yang dibangun dibuat adalah kampung binaan Astra yang meliputi empat pilar tersebut.

“Jadi konsepnya tripel bottom line, jadi pengembangan aspek profit berkelanjutan,” ucap Budhy Lau.

“Kita buat ini untuk mendukung pemerintah mencapai target pmbangunan bekelanjutan. Jumlah pohon yang disebar ada 500 pohon rambutan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Budhy Lau secara berkelanjutan akan mengawal program Kampung Tematik pohon Rambutan hingga panen nanti.

“Setelah panenen, kita akan data mana saja pohon yang memang berbuah maksimal dan kami akam berikan reward,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyambut baik kegiatan yang dilakukan PT Astra International Tbk. Daihatsu dengan menanam 500 bibit pohon rambutan yang tersebar di kelurahan Curug.

Namun dirinya mengingatkan agar kegiatan ini tak hanya seremonial semata, namun benar-benar menjadi kampung binaan Daihatsu.

“Jangan euforia sesaat, jadi ibu-ibu program program pemkot termasuk P2WKSS disini tidak boleh euforia saja Insya Allah menang, tapi setelah menang itu whas next, nanti gimana, harus semuanya lebih sejahtera, lebih cerdas lebih berdaya semuanya ibu rumah tangga jadi awet,” paparnya.

“Makanya saya seneng kalau pa camat pa lurah beserta kepala dinas bisa berkolaborasi, bekerja sama. Tadi ada 4 pilar, kesehatan, pendidikan, UMKM, dan lingkungan, luar biasa,” lanjut Bima Arya.

Karena itu, Bima Arya meminta agar Pemkot Bogor semakin menggeliatkan program KWT di wilayah melalui program urban farming.

“Insya Allah ya. Jadi KWT-nya di dorong lagi,” tandasnya.

(Honk)

Rancamaya FC Juara Fauji Cup II U-12

0

Ajang Pencarian Bibit Pemain Sepakbola Kota Bogor

Bogor | Jurnal Bogor

Final Turnamen Sepakbola Fauji Cup II U-12 yang digelar di Lapangan Genteng, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor berhasil digelar, Senin (10/10).

Dalam pertandingan finalnya, tim dari Rancamaya FC berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Gemilang Muda FC dengan skor 1-0.

Menurut Ketua Panitia, TB. H. Muhtar, ajang sepakbola yang jadi agenda rutin tahunan itu sengaja digelar demi pencarian bibit-bibit unggulan untuk dunia persepakbolaan di Kota Bogor.

“Sebanyak 12 tim yang mengikuti Turnamen Fauji Cup II ini. Ini sengaja kami lakukan demi melakukan pencarian bibit-bibit unggulan untuk dunia persepakbolaan Kota Bogor kedepannya,” ucap TB. H. Muhtar kepada media.

Selain pencarian bakat, TB. H. Muhtar yang didampingi Ketua Penyelenggara, Fanji Suwana dan Sekretaris, Mahfudi Acong mengatakan, turnamen sepakbola yang dilaksanakannya itu juga untuk meminimalisir penggunaan gadjet terhadap anak-anak.

“Ya poin pentingnya itu meminimalisir penggunaan gadjet terhadap anak-anak. Karena kita tahu setiap hari anak-anak atau generasi kita ini waktunya habis dengan bermain gadjet,” katanya.

Namun demikian, agar turnamen persepakbolaan ini bisa berkelanjutan, pihaknya meminta Pemerintah Kota Bogor agar bisa memberikan fasilitas yang lebih baik lagi kedepannya.

“Kalau dilihat dari sisi lapangan kan kurang baik, karena ini masih tanah jadi kalau turun hujan ya becek. Bisa dilihat itu tribun untuk operator pun kan seadanya. Ya paling tidak ada pembenahan atau perbaikan dari pemerintah untuk lapangan ini agar kedepannya segala turnamen bisa diselenggarakan,” harapnya.

Sementara Turnamen Sepak Bola Fauji Cup II U-12 tahun 2022 Kota Bogor ini diselenggarakan oleh Yayasan Cahaya Bintang Kasih, CV Gunung Gadung Raya dengan hadiah uang pembinaan jutaan rupiah, piala tetap dan piala bergilir.

**handymehonk

Kades Pangaur: Oknum Bendahara Desa yang Diduga Gelapkan Duit Desa Sering Main Judi Online 

0

Jasinga | Jurnal Bogor 

Kepala Desa (Kades) Pangaur, Jasinga, Kabupaten Bogor, Jajat Supriatna memberikan penjelasan terkait oknum mantan bendahara desanya yang diduga menggelapkan duit desa ratusan juta rupiah.

“Uang ratusan juta itu bukan dibawa kabur, melainkan lebih kepada penggelapan,” kata Kades Pangaur Jajat, kemarin.

Dia menduga, oknum bendahara desanya yang hilang dari tanggung jawabnya itu berinisial HH (28) gara-gara kecanduan judi online, yakni slot. sehingga pelaku berani menggelapkan uang desa untuk dijadikan modal judi online itu.

“Hilmi ini suka main judi online. Itu saya dapat informasinya dari orang dekatnya, dengan menunjukkan chatting curhatan di WhatsAppnya. Mungkin ini yang jadi pemicu pelaku melakukan penggelapan uang,” jelasnya.

Kata dia, bahwa pelaku dalam pengambilan uang ratusan juta itu dengan cara memalsukan tanda tangan kepala desa.

“Dia memalsukan dokumen yang ditandatangani sendiri serta KTP saya pun dibuat kembali tanpa sepengetahuan saya. Berikut tandatangan staf yang lain, ketika mau mencairkan. Hingga saat pencairan pun Hilmi sendirian tidak didampingi orang desa,” katanya.

“Sebelum mencairkan Hilmi mempersiapkan dokumen, seperti surat kuasa dan KTP asli saya,” tambahnya.

Kecurigaan sang kades itu sejak saat melakukan pembayaran pajak pembangunan tahun 2021 sebesar Rp28 juta dan Rp17 juta di tahun 2022 pada Agustus lalu. 

“Saat itu kita minta bukti kepada oknum bendahara ini, pembayaran pajak pembangunan tahun 2021 hingga 2022. Lalu saya mencoba konfirmasi ke pihak bank, untuk melihat transaksi pembayaran pajak pembangunan tersebut dan alhasil pajak yang dibayarkan hanya sekitar 7 jutaan,” katanya.

“Kecurigaan akhirnya terjawab setelah cetak rekening koran, semua transaksi terlihat ada beberapa penarikan dana dimulai tanggal 1 hingga 30 Agustus 2022, dengan jumlah yang berbeda-beda keluar dari rekening desa dengan jumlah sekitar Rp405 juta,” tegasnya.

Senada dengan Kades, Bagian Kaur Umum Pelayanan Meli mengaku sering melihat pelaku main judi online hingga malam di kantor desa.

“Saya sering lihat dia (oknum bendahara) main slot terkadang sampai malam,” tukasnya.

** Andres

Masuk 12 Besar Lomba Dakwah Digital 2022, Fitria Harumkan Nama Desa Gunung Putri 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Siswa kelas 6 SDN Puspanegara 04, Fitria Hafidatu Syafira, putri pasangan Wahyudin Ependi dan Ina Dianah berhasil mengharumkan nama Desa Gunung Putri dan membanggakan orang tuanya dengan berhasil masuk 12 besar dalam Lomba Dakwah Digital 2022 IKADI tingkat Kabupaten Bogor.

Ina Dianah Ibunda Fitria mengatakan, anaknya sudah menyukai dunia dakwah sejak duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar, dimana saat itu Fitria mengikuti lomba Pildacil tingkat Kecamatan Gunung Putri dan meraih juara 3.

” Awalnya ditawarkan oleh guru sekolahnya, katanya ada lomba IKADI tingkat Kabupaten Bogor, Fitria mau ikut gak?,” ujarnya.

Dan akhirnya, kata dia, semua diurus oleh guru mulai dari pendaftaran, tahap demi tahap perlombaan sampai akhirnya kini masuk menjadi 12 besar tingkat Kabupaten Bogor.

” Sangat senang dan terharu, anak saya hanya belajar otodidak dari YouTube cara dakwah yang menarik dan disukai banyak orang, kini hasil belajarnya membawa dia masuk lomba tingkat Kabupaten Bogor, saya sangat bangga sekali,” ujar Ina kepada Jurnal Bogor, Senin (10/09).

Menurutnya, selain senang dengan dunia dakwah, Fitria juga senang dalam dunia tari, dan saat ini sedang mempersiapkan diri untuk acara. Dia berharap untuk lomba Dakwah Digital 2022 yang diadakan IKADI anaknya bisa masuk dalam 3 besar dan bersyukur bisa tembus jadi juara 1.

“Tidak mengharuskan untuk juara, namun saya coba memotivasi kepada Fitri agar jangan mudah puas dengan apa yang dia dapatkan saat ini, dan jangan sombong juga kepada teman, kerabat atau siapapun, serta mau untuk berbagi ilmu pengetahuan yang dimilikinya,” ucapnya.

Terpisah, disampaikan Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri yang juga mengaku sangat bangga pada prestasi yang diraih oleh Fitria yang berhasil lolos ke babak final dalam lomba Dakwah Digital 2022 IKADI Kabupaten Bogor.

” Ini warga kami, tepatnya warga RT.03/RW.06 yang berhasil membawa harum nama Desa Gunung Putri terutama bisa membanggakan orang tuanya. Selamat atas lolosnya dalam lomba Dakwah Digital IKADI Kabupaten Bogor. Teriring doa semoga dalam babak final bisa menampilkan hasil yang terbaik, Pemdes akan memberikan piagam penghargaan dan alat-alat sekolah,” cetus A Heri sapaan akrabnya.

Dia berhara, apa yang diraih oleh Fitria bisa menular untuk anak-anak lain agar menggunakan waktu bermainnya untuk hal-hal yang positif dan menghasilkan prestasi. “Semoga kedepan akan hadir Fitria – Fitria yang lain yang bisa mengharumkan nama Desa Gunung Putri terutama membanggakan orang tua,” harapnya.

** Nay Nur’ain

Fasilitasi Anak Usia Sekolah, Warga Pasirgintung Swadaya Bangun Lapangan Multifungsi 

0

Nanggung l Jurnal Bogor 

Warga Kampung Pasirgintung RT 03 RW 04 Desa Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor melakukan gotong royong untuk membuat lapangan olahraga multifungsi. 

Dalam kegiatan tersebut, terlihat masyarakat sekitar cukup antusias, bahu-membahu merapikan lahan kosong yang akan digunakan lapangan secara swadaya.

Tokoh masyarakat setempat, Heri TB mengatakan, kegiatan gotong-royong untuk pembangunan realisasinya akan berskala dilakukan swadaya. 

“Secara berkala realisasinya dan bangunan ini untuk fasilitas olahraga, lapangan multi fungsi. Dilakukan secara swadaya,” katanya.

Selain menggali potensi di bidang olahraga seperti voli dan badminton kata dia, fasilitas olahraga itu  agar anak-anak usia sekolah ini bisa memanfaatkan lapangan dan tidak ketergantungan handphone.

“Kegiatan untuk pembangunan lapangan itu dirancang masyarakat agar generasi penerus tidak ketergantungan android. Kedepan wacana taman baca pun akan dibangun,” ujarnya.

Dia berharap, dibangunnya fasilitas olahraga ini, selain kegiatan olah raga, juga membangun kedekatan antar warga dan sarana bagi pembangunan masyarakat yang sehat, serta mendorong setiap orang untuk berkompetensi dengan cara yang baik.

“Menjadikan ajang media pemersatu bagai warga Batutulis. Diharapkan warga Desa Batutulis bisa lebih bersatu lagi,” katanya.

Sementara, penggiat olahraga Nako menjelaskan, bahwa di wilayahnya terhadap olahraga banyak peminatnya. Dengan begitu keinginan untuk membuat tempat olahraga cukup antusias.

Pasalnya, kegiatan olahraga yang sangat efektif untuk meningkatkan mentalitas positif. 

Kata dia, olahraga berfungsi refreshing, membangun kedekatan antar warga dan sarana bagi pembangunan masyarakat yang sehat juga mendorong setiap orang untuk berkompetensi dengan cara yang baik. 

“Sarana prasarana olahraga ini juga  merupakan ruang publik yang menciptakan keramaian, generasi muda dapat menyalurkan aktivitas positif agar terhindar dari narkoba, premanisme dan radikalisme,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Batutulis Subagja, merespons baik apa yang dilakukan masyarakat Kampung Pasirgintung RT 03 RW 04 itu. 

“Kita sangat mendukung masyarakat Kampung Pasirgintung ini, terlebih ini untuk saran olahraga kepentingan umum yang cukup positif. Saya berharap ini bisa menjadi contoh untuk kampung-kampung yang lain,” tukasnya. 

** Andres

Terpilih Jadi Kades PAW Desa Singasari, Ini Pesan Camat Jonggol Untuk Euis Sujana

0

 

Jonggol | Jurnal Bogor 

Menang telak dengan perolehan 96 suara dari 150 pemilih, Kades PAW terpilih untuk Desa Singasari, Euis Sujana mendapat pesan khusus dari Camat Jonggol Andri Rahman akan persoalan pertanahan dan administrasi di Desa Singasari.

Andri Rahman berpesan untuk Kepala Desa Singasari harus sangat berhati-hati terkait dengan permasalahan pertanahan, karena Desa Singasari sangat rentan dengan permasalahan sengketa lahan baik dengan perorangan, perorangan dengan perusahaan, perusahaan dengan perusahaan kemudian perusahaan dengan negara dan perorangan dengan negara.

” Jadi banyak nih PR persoalan lahan untuk Kades Singasari, karena ada tanah BLBI juga disana, dan pesan ini umunya untuk kepala desa yang lain pun sama. Apalagi dengan posisi isu Kecamatan Jonggol akan dijadikan ibu kota maka banyak investor yang membeli tanah di wilayah Kecamatan Jonggol,” papar Andri kepada Jurnal Bogor, Senin (10/09).

Persoalan tersebut bisa saja muncul, kata dia, mungkin karena pembelian belum selesai, ada transaksi pembelian yang mungkin tidak sesuai dengan aturan pertanahan sehingga akan rentan terkait dengan permasalahan sengketa lahan.

” Oleh karena itu, harus sangat berhati-hati ketika akan membuat AJB ataupun akan naik menjadi sertifikat, juga dalam merekomendasi terkait dengan pertanahan-pertanahan di wilayah Kecamatan Jonggol. Khususnya Desa Singasari dan antisipasi untuk Desa Singajaya, Sukanegara, Sukajaya dan Desa Cibodas, wilayah tersebut agak lumayan dalam persoalan tanah, ” bebernya.

Mengingat tanah Perhutani pun kata dia, ada di Desa Sukanegara dan Desa Cibodas. Dia berharap kepada kepala desa sebelum menandatangani akta sebagai saksi atau transaksi apapun yang berhubungan dengan jual beli tanah agar mengecek kembali, terutama harus melihat lokasi dan cek dasar hukum tanahnya apa. 

” Ketika berbicara letter C, berarti cek letter C di desa. Kalo dasarnya girik cek dulu giriknya, kalau masih bentuk segel cek segelnya tahun berapa dasarnya letter C mana,?. Kemudian ketika berbicara AJB bisa langsung konfirmasi ke kecamatan kalo PPAT nya Camat. Namun, jika PPAT notaris langsung cek ke notarisnya. Apalagi kalo sertifikat lebih gampang, tinggal datang ke BPN untuk dilegalisasi melihat secara plotingan masih aman atau tidak,” jelas mantan Lurah Pakansari tersebut.

Menurutnya, jika pengecekan legalitas tanah dalam proses jual-beli itu dilakukan secara benar maka akan mengurangi persoalan yang akan dihadapi kedepannya.

** Nay Nur’ain

Warga Sukajaya Kaget, Getaran Gempa Bumi Berasal dari Bayah Banten

0

Sukajaya | Jurnal Bogor 

Getaran gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang terjadi di wilayah Bayah, Banten, Minggu (9/10/2022) sore, sempat mengagetkan warga di Desa Cileuksa, Sukajaya, Kabupaten Bogor. 

Pasalnya, saat getaran itu berlangsung warga berhamburan keluar rumah. Dengan begitu masyarakat merasa takut adanya gempa susulan. 

“Kerasa gede banget getarannya, makanya saya langsung keluar rumah karena takut ada gempa susulan,” kata warga Cileuksa Kaler, Marsinah.

Marsinah menjelaskan, guncangan yang sekarang sangat terasa dan besar ditambah pemukiman berada di lereng Gunung Gede.

“Getarannya tadi sore pukul 17.02 WIB, takut mau kedalam rumah, bahkan ada yang sakit jatuh di motor harus dibawa keluar karena ada guncangan,” katanya.

Senada dikatakan warga lain Toni Supendi (47) mengaku sedang bersama keluarga langsung keluar setelah merasakan getaran cukup besar.

“Biasanya kalau ada getaran langsung keluar agar lebih aman saja,” tukasnya.

Sementara, dalam rilisnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa berada di laut 26 km barat daya Bayah Banten, dan gempa tidak berpotensi tsunami.

** Andres

Soal Saluran Air, Dua Keluarga Didamaikan Babinkamtibmas

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Adanya kesalahpahaman antara keluarga S dan keluarga AH terkait pembuatan saluran air di pemukiman yang berada di Kampung Tonggoh RT 01/RW 03, Desa Gunungsari, Citeureup, Kabupaten Bogor akhirnya bisa diselesaikan oleh Babinkamtibmas Desa Gunungsari, Polsek Citeureup, Bripka Guntur, Senin (10/09).

Kapolsek Citeureup Kompol Eka Chandra Mulyana, S.H, S.IK,M.H, diwakili Bripka Guntur menjelaskan, pada pukul 10.00 – 11.30 WIB telah terselesaikan perihal pemecahan masalah warga Kp.Tonggoh RT 01 RW 03.

“Salah paham antara keluarga S dan keluarga AH yang merupakan sama-sama warga Kp. Tonggoh Desa Gunungsari sudah bisa diselesaikan dengan baik dan bijak,” ujar Bripka Guntur kepada Jurnal Bogor, Senin (10/09).

Menurutnya, persoalan berawal dari pembuatan saluran air di pemukiman  kemudian timbul perselisihan antara dua keluarga tersebut. Namun akhirnya masalah tersebut telah selesai dengan cara musyawarah yang disaksikannya sebagai Bhabinmas Desa Gunungsari, Muspides Gunung Sari dan perwakilan keluarga.

“Alhamdulillah kegiatan problem solving sudah kami lakukan disaksikan oleh Muspides. Semoga dengan hal tersebut kita bisa mengaktifkan kembali kerja bakti di lingkungan masing-masing,” tutur Bripka Guntur dengan humanis.

** Nay Nur’ain