29.6 C
Bogor
Thursday, May 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 722

Polemik Pengelolaan Parkir Berbayar, Petinggi RSUD Ciawi Bungkam

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Petinggi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, terkait polemic hilangnya barang milik konsumen di lokasi parkir berbayar di lingkungan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bogor itu, memilih tutup mulut alias bungkam.

Bungkamnya petinggi RSUD Ciawi itu, sangat disesalkan sejumlah elemen masyarakat yang tergabung di  Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS) dan tokoh masyarakat Kecamatan Ciawi. Padahal sebagai pihak yang mendapatkan profit dari pengelolaan parkir berbayar petinggi RSUD Ciawi, seharusnya bersuara minimal meminta maaf pada konsumen yang kehilangan barang diareal parkir rumah sakit.

Keengganan pihak rumah sakit yang kerap mendapatkan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk membangun sejumlah gedung penunjang fasilitas itu ditunjukan Kepala Bagian Umum RSUD Ciawi, Mardani.

Ketika dikonfirmasi,  terkait hilangnya barang milik konsumen di areal parkiran rumah sakit malam mengarahkan Jurnal Bogor berkomunikasi dengan Century Parking selaku pengelola.

“Kalau barang hilang di parkiran. Itu bukan tanggungjawab kami (rumah sakit), namun ranahnya ada di pengelola Century Parking,”ujar Mardani.

Sementara, Ketua Umum (Ketum) PMBS, M Muhsin mengaku, prihatin dengan kejadian yang dialami warga saat mengunjungi RSUD Ciawi di lokasi parkir. Karena, kehilangan barang pengunjung tidak diganti oleh pihak pengelola parkir. “Persoalan ini sudah merugikan masyarakat, pihak rumah sakit jangan hanya bisanya lempar tanggungjawab,” kata Muhsin menutupi.

** Dede Suhendar

Lelah Nunggu Usulan Direspon, Warga Curugbitung Swadaya Perbaiki Jalan

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Puluhan warga, Kampung Pasir Ater RT 03/05, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, berswadaya memperbaiki jalan desa yang kondisinya rusak. Inisiatif warga ini dikarenakan mereka lelah menunggu kebaikan para pemangku kebijakan di Pemerintahan Kabupaten Bogor.

“Jalan yang ada di Kampung Pasir Ater ini merupakan akses vital menggerakan ekonomi warga, makanya dari pada menunggu kabar baik dari pemerintah daerah, kami berusaha dengan kekuatan yang ada memperbaiki jalan ini,” kata Baster, tokoh masyarakat Desa Curug Bitung, Minggu (25/12).

Baster mengungkapkan, warga dan pengurus RT/RW, dalam setiap kesempatan, semisal musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dari mulai tingkat desa sampai kecamatan selalu mengusulkan agar jalan di Kampung Pasir Ater itu diperbaiki.

Namun sambung Baster, usulan warga dan pengurus RT/RW selalu kandas di tengah jalan “Kami sudah lelah karena setiap musyawarah selalu diusulkan. Jalan ini tak mungkin juga diperbaiki pemerintah desa melalui dana Satu Miliar Satu Desa (SamiSade), karena dari informasi yang didapatkan warga, jalan Kampung Pasir Ater, tidak masuk, dan tak mungkin masuk apalagi tahun anggaran 2022 ini akan segera berakhir,” ungkapnya.

Menurut Baster, perbaikan jalan dengan cara dibeton sudah dua pekan, masyarakat antusias bahu membahu gotong royong melakukan pengerasan di titik jalan rusak sepanjang 300 meter.

“Jadi kami bekerja sama dengan masyarakat melakukan gotong royong, alhamdulillah ini baru dua minggu dengan target keseluruhan sepanjang 400 meter akan kami selesaikan. Alhamdulillah ada bantuan juga dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari PKB Pak Nurodin,” tutupnya. 

** Andres

Katagori Desa Mandiri dan Inovatif, Desa Cigudeg Raih Dua Penghargaan

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Di penghujung tahun 2022 Pemerintah desa (Pemdes) Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, mendapatkan hadian tahun baru berupa dua penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Dua penghargaan tersebut, diantaranya juara satu lomba video profil desa tingkat Kabupaten Bogor dan penghargaan kedua sebagai desa mandiri.

Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi mengatakan, penganugerahan penghargaan dilaksanakan Kamis (22/12) di Hotel Darmawan Park, Kecamatan Babakan Madang.

“Dua penghargaan yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Bogor ini menjadi penyemangat saya dan rekan-rekan untuk menjadikan Cigudeg, sebagai desa terbaik di Jawa Barat,” kata Andi, Minggu (25/12).

Orang nomor wahid di Desa Cigudeg yang akrab dipanggil Bram itu lebih lanjut mengatakan, selama kepempimpinannya semua pembangunan yang dilaksanakan berdasarkan usulan dari bawah atau masyarakat.

“Pembangunan itu tak akan berhasil, kalau masyarakat tidak dilibatkan, makanya setiap akan merencanakan program pembangunan untuk dimasukan ke Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Saya selalu mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat untuk diminta masukannya,” ujar Andi.

RPJMDes ini kata Andi, pedoman untuk melaksanakan pembangunan desa, siapa pun orang yang akan memimpin Desa Cigudeg, program yang akan dijalankan tak boleh melenceng dari RPJMDes.

“Ini penting diperhatikan calon pemimpin Desa Cigudeg kedepan, agar tujuan pembangunan menuai hasil dan sesuai dengan harapan masyarakat,” katanya.

Disinggung soal video profil desa yang mendapatkan predikat juara, Andi menyatakan, bahwa penghargaan tersebut tak terlepas dari keterlibatan  seluruh perangkat desa.

“Video itu semua hasil karya kerja seluruh elemen masyarakat Desa Cigudeg, dari bawah, seperti RT/RW kepala dusun dan seluruh staf desa kita bekerja secara tim,” ungkap Kades yang baru menjabat tiga tahun itu.

Andi berharap, keberhasilan desanya meraih dua penghargaan dijadikan penyemangat desa-desa lainnya di Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Bogor Barat. “Saya akan terus-menerus bukan hanya lomba ini harus jadi nomor satu, kedepannya saya ingin di bidang lain juga. Saya optimis saya bisa,” tutupnya. 

** Andres.

Singgung Target Indonesia Emas 2045, Pengurus ICMI Bogor Barat Dilantik

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) wilayah Bogor Barat, serta pengurus organisasi satuan (Orsat) Kecamatan Cibungbulang,  Minggu (25/12) resmi dikukuhkan.

Pelantikan mengusung tema “Peran ICMI Dalam Membangun Indonesia Bermartabat Menuju Indonesia Emas 2045”, berlangsung di Graha Mitra SMK Bumi Sejahtera, Desa Cibatok Satu, Kecamatan Cibungbulang.

Ketua ICMI Orda Bogor Barat, Farid Ma’ruf mengatakan, pelantikan bukan sekedar persalinan kepengurusan tetapi juga sebagai persalinan ide, gagasan, pikiran dan juga program.

“Jadi setelah pelantikan ini yang terpenting bagaimana kita bisa mengadakan sebuah program kerja yang membumi di masyarakat. Khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bogor Barat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.

Makanya, agar program peningkatkan kualitas sumber daya manusia berhasil, Farid meminta dan mengharapkan, semua pengurus aktif mengusulkan gagasan-gagasan atau ide. “Saya yakin dan optimis pengurus sekarang bisa, sumber daya manusia yang berkualitas itu sangat kita perlukan, selain menyongsong Indonesia Emas 2045, sumber daya manusia itu kita siapkan untuk menggerakan roda pemerintahan daerah, ketika Kabupaten Bogor Barat, resmi menjadi Daerah Otonom Baru (DOB),” tegasnya.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia itu, kata Farid, hanya bisa direalisasikan melalui pendidikan. Ini juga sejalan dengan latar belakang dibentuknya ICMI. “Moto ICMI adalah meningkatkan kualitas iman dan taqwa (Imtaq) serta meningkagkan kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek),” tutupnya.

Sebagai informasi, dalam kepengurusan ICMI Organisasi Daerah (Orda) Bogor Barat itu, tercatat ada nama Asep Wahyuwijaya, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dan M. Rizky, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor.  

** Andres

Gali Potensi Alumni, MTs Al  Atiqiyah Reuni Akbar

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Lulusan atau alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Atiqiyah, Sabtu (24/12) menggelar reuni akbar untuk semua angkatan dari mulai 2023 sampai 2022. Reuni yang dihelat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Karadenan, Kecamatan Cibinong itu mengangkat tema loka sadya berbagi budaya yang berarti pertemuan dan keberhasilan.

Raden Muhamad Rizal, biasa disapa Isal, ketua panitia pelaksana reuni akbar alumni MTs  Al Atiqiyah mengatakan, reunu ini dilatar belakangi banyaknya alumni yang menjalin silaturahim setelah terputus komunikasi sejak lulus sekolah.

“Sebagai sebagai alumni yang dipercaya teman-teman coba mengakomodir ide dan keinginan teman teman alumni untuk bisa menyambung tali silaturahim yang terputus karena kesibukan dan berbagai hal lainnya,” kata Isal..

Isal mengatakan, alumni  yang tersebar dan memiliki potensi yang sangat beragam. “Ini bisa menjadi sebuah kekuatan bersama atau saling melengkapi kalau seandainya disatukan untuk bisa berkontribusi kepada almamater,” ujarnya.

Sementara itu, Sasmita, guru MTs Al Attiqiyah mewakili sekolah mengapresiasi kepada panitia dan alumni untuk mengadakan kegiatan yang sangat mulia ini.”Insya Allah, niat baik, tujuan baik, aksi baik, menghasilkan kebaikan dan keberkahan. Apalagi menyambungkan lagi tali silaturahim  sesuai sunnah nabi,” katanya.

Sementara, Heni Miftahul Hayati, Alumni MTs Al Atiqiyah tahun 2010, mengaku senang dengan reuni akbar ini.  “Saya siap bantu panitia dan sukseskan acara demi almamater,” tuturnya.

Hal senada diutarakan Anggi, alumni lainya.  “Pokoknya seru dan salut. Terlebih bisa menyambung kembali silaturahmi yang sempat hilang,” ujarnya menutupi.

Sebagai informasi, selain reuni, panitia juga menggelar berbagai acara diantaranya lomba mewarnai, penampilan tim Paskibra MTs Garuda Al Atiqiyah, slalawat dan hadroh, santunan yatim, pertunjukan tarian tradisional, serta penganugerahan penghargaan pada guru terbaik sekolah. 

** Mochamad Yusuf

Rumah Aspirasi H. Anton Expose Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Rumah Aspirasi H. Anton Sukartono Suratto melakukan ekspose manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Minggu (25/12/2022). Selain ekspose juga sekaligus membuka pendaftaran bagi peserta baru untuk tahun 2023.

“Kembali saya bertemu masyarakat Kabupaten Bogor, saat ini masyarakat banyak yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan pada Rumah Aspirasi saya. Program ini sudah berjalan 3 tahun, sejak dirilis pada tahun 2020,” ujar H. Anton Sukartono Suratto di DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor.

Menurut Anton yang anggota MPR RI Fraksi Demokrat, pendaftaran kembali dibuka karena banyaknya permintaan masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Rumah Aspirasinya.

BPJS Ketenagakerjaan pada Rumah Aspirasi H. Anton, kini menjadi wadah bagi kader, relawan, simpatisan dan masyarakat umum yang bekerja di sektor non formal agar bisa mendapatkan hak yang sama terkait program pemerintah yakni Asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

“Kedepan, semoga apa yang saya lakukan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Bogor,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat ini.

Beberapa bantuan yang sudah realisasi dan diterima anggota adalah asuransi kematian terhadap 4 kader atau relawan dengan santunan yang diterima ahli waris almarhum sejumlah Rp 42 juta.

Kemudian BSU tahap pertama yang diterima oleh 187 orang, dengan bantuan Rp 1 juta per orang, dan BSU tahap kedua Rp 600 ribu per orang yang diterima oleh 122 peserta.

**ass-rls/pd

Flyover Cileungsi Jadi Arena Judi 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Persoalan di flyover Cileungsi ternyata tidak hanya menyangkut keberadaan PKL dan semrawutnya kendaraan yang parkir di pinggir jalan. Namun flyover Cileungsi juga menjadi salah satu lokasi aktivitas perjudian konvensional. 

Namun ironisnya, kegiatan perjudian tersebut seperti tidak terpantau oleh pihak kepolisian, sehingga para pelaku perjudian bebas melakukan perjudian setiap hari. Padahal Kapolri sudah memberikan perhatian khusus agar pihak kepolisian memberantas perjudian baik yang konvensional maupun perjudian online.

“Hampir setiap hari judi koprok itu pada main di flyover. Yang main ya dari mana-mana yang pada suka main judi. Lumayan juga sudah lama itu yang pada main judi,”kata salah satu warga Cileungsi, Dani kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menurut dia, aktivitas perjudian tersebut dikelola oleh bandar sehingga kegiatan perjudian berlangsung setiap hari. 

“Pasti ada bandarnya, kalau gak ya gak mungkin main setiap hari kalau cuma iseng-iseng aja,”jelasnya. 

  Meski sudah berlangsung lama, Dani mengaku aktivitas perjudian tersebut tidak pernah ada yang mengganggu dan berjalan secara aman.

 “Disini kan banyaknya pedagang kecil jadi bukan warga pemukiman jadi gak pada peduli. Ya bahasanya mah masing-masing aja,”kata dia.

 Ketika ditanyakan mengenai adanya upaya penindakan dari Kepolisian Sektor Cileungsi terkait praktik perjudian tersebut, Dani mengatakan dirinya tidak mengetahui hal tersebut. Karena selama ini, proses perjudian masih tetap dilakukan. 

“Kalau tidak tahu ya tidak mungkin apalagi kantor Polsek Cileungsi tidak jauh dari flyover Cileungi,”tandasnya.

Sementara, Kapolsek Cileungsi Kompol Julkarnaen mengatakan akan  menindaklanjuti kembali informasi, karena sudah beberapa kali kami coba lakukan penangkapan tapi berhasil kabur.

“Jika ada info mengenai koprok dimanapun juga kami siap menindaklanjuti dan melakukan proses hukum, ” pungkasnya.

** Taufik / Nay 

Kecamatan Gunung Putri Raih Juara 2 Terbaik se-Kabupaten Bogor 

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Pemerintah Kecamatan Gunung Putri, mendapatkan penghargaan sebagai kecamatan terbaik ke-2 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Dalam acara penganugerahan lomba video profil desa dan penghargaan desa mandiri tahun 2022 di Hotel Darmawan Park, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (22/12) lalu.

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan memberikan langsung penghargaan kepada Didin Wahidin, Camat Gunung Putri, sebagai kecamatan terbaik ke-2 se-Kabupaten Bogor. 

Camat Gunung Putri Dindin Wahidin, mengatakan, menjadi kecamatan terbaik ke 2 se-Kabupaten Bogor ini tidak luput dari kerja sama semua pihak yang ada di Gunung Putri. 

“Alhamdulillah, pada acara ini kita mendapatkan peringkat ke-2 sebagai kecamatan terbaik di Kabupaten Bogor. Ini berkat kerjasama semua pihak dari tingkat desa se-Kecamatan Gunung Putri, dan Muspika Gunung Putri,” ucap Didin Wahidin kepada Jurnal Bogor, Jumat (23/12). 

Menurutnya, untuk kedepannya Kecamatan Gunung Putri akan berusaha lebih baik lagi dalam semua bidang pemerintahan, dari tingkat bawah sampai atas harus saling bersinergi. 

“Semua pihak pemerintahan harus saling bersinergi agar kita bisa mendapatkan yang terbaik, dalam bidang apapun di pemerintahan, khususnya Kecamatan Gunung Putri bisa menjadi yang terbaik kedepan,” ujarnya.

Penilaian terbaik ke-2 yang didapat oleh Kecamatan Gunung Putri, sambung dia, harus dipertahankan, dan semua unsur harus dilibatkan agar mendapatkan yang terbaik. 

“Saya berharap semua unsur pemerintahan yang ada di semua desa di Kecamatan Gunung Putri, agar lebih solid lagi dalam menjalankan roda pemerintahan, agar kedepannya Kecamatan Gunung Putri mendapatkan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Raih Penghargaan IDM Tertinggi se-Kabupaten Bogor, Jamhali Terimaksih Kepada Masyarakat Desa Dayeuh 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, meraih penghargaan Indek Desa Membangun (IDM) tertinggi se-Kabupaten Bogor, dan ke-4 tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam penganugerahan lomba video profil desa dan penghargaan desa mandiri tahun 2022 di Hotel Darmawan Park, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (21/12).

Kepala Desa Dayeuh Jamhali BJ mengatakan, dengan kerjasama yang baik antara perangkat desa dan lembaga desa serta unsur masyarakat, Desa Dayeuh mendapatkan IDM tertinggi di Kabupaten Bogor, sekaligus menjadi desa mandiri. 

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala bahwa kami mendapatkan predikat IDM tertinggi di Kabupaten Bogor dan ranking keempat di Jawa Barat. Ini tidak luput dari kerjasama yang baik dari semua unsur perangkat desa, lembaga desa, dan masyarakat,” ucap Jamhali kepada Jurnal Bogor, Sabtu (24/12).

Jamhali juga mengucapkan terima kasih kepada Kemendes dan juga DPRD, bahwa Desa Dayeuh akan mempertahankan dan terus melaksanakan program-program pembangunan sesuai dengan program kabupaten, provinsi, dan secara nasional. 

“Tentunya dibalik rasa syukur ini ada tantangan, dan juga ada motivasi, semoga kami juga bisa terus bertahan terus mengembangkan inovasi-inovasi dari desa untuk membangun Indonesia,” paparnya

Dirinya juga mengapresiasi warga masyarakat, yang sudah turut serta berperan aktif mendukung dan mendoakan dalam pembangunan, baik pembangunan fisik, mental, spiritual juga terinstal dan terus teristimewa. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada perangkat desa yang dikomandoi sekretaris desa, dan juga seluruh warga masyarakat desa yang turut mendukung dan mendoakan, dalam pembangunan Desa Dayeuh ini,” ucapnya.

Ia juga berharap, semoga Pemdes Dayeuh akan selalu membangun komunikasi, dan silaturahmi dalam kebersamaan untuk mengisi moto Desa Dayeuh, sebagai desa religi, dinamis dan mandiri.

“Semoga kita bisa mempertahankan predikat ini, dan juga diberikan kelancaran, kesehatan, kedepannya kita harus selalu bersama-sama membangun komunikasi dan silaturahmi, serta membangun desa untuk masa depan kita yang lebih adil dan sejahtera,” cetusnya.

** Nay Nur’ain

Replika Masjid Al-Aqsa Akan Hadir di Sukamakmur

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Untuk memastikan pembangunan Replika Masjid Al-Aqsa dan Pondok tahfiz Al Quds, Presiden Direktur International Networking for Humanitarian (INH) Luqmanul Hakim bersilaturahmi ke Camat Sukamakmur, Bakri Hasan, Jumat (23/12).

Luqmanul Hakim mengatakan, perencanaan pembangunan Replika Masjid Al-Aqso dan Pondok Tahfiz Al Qods sudah dimulai sejak tahun 2020 lalu.

“Rencana kita akan membangun Replika Masjid Al-Aqsa di atas lahan 14.300 meter persegi, untuk masjidnya 10.000 meter,  dan 4.000 meter untuk Pondok Tahfiz, serta 300 meter untuk perkiraan dan lainnya,” ujar Luqmanul Hakim kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, kunjungannya ke Kecamatan Sukamakmur untuk berkoordinasi sekaligus silaturahmi dengan pihak kecamatan, mengingat ada rencana INH akan membuat wisata religi dengan Replika Komplek Masjid Al-Aqsa, yang sudah digagas sejak tahun 2020.

“Selain silaturahmi kita juga berkoordinasi berkaitan dengan status lahan yang akan dibangun, jangan sampai sudah ada pembangunan ada gejolak-gejolak atau konflik yang tidak diinginkan terkait status kepemilikan lahan,” ungkapnya.

“Alhamdulillah sejauh ini kita sudah menyerahkan penuh kepihak notaris untuk memverifikasi legalitas berkas, sampai kemarin sudah di cek ke BPN segala macamnya. Bahkan lingkungan juga sudah diselesaikan, dari pihak pemerintah juga mengatakan Insya Allah lokasi ini aman ga ada permasalahan,” sambungnya.

Dirinya berharap, wisata religi ini secepatnya dibangun, tapi tetap menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah apa yang harus dipenuhi, baik secara prosedural, dan aturan mainnya bagaimana untuk dimulai pembangunan.

“Menurut informasi, dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor tinggal menunggu keputusan atau kebijakan regional yang harus diselesaikan terkait Desa Sukamulya,” paparnya.

Untuk sumber anggaran untuk pembangunan sendiri, dirinya membuka program donasi wakaf, dan mencari donatur untuk pembangunan ini kedepannya.

” Kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Jawa Barat, dan sedang kita buatkan konsepnya agar Gubernur juga turut andil dalam pembangunan ini,” cetusnya.

** Nay Nur’ain