29.5 C
Bogor
Friday, July 31, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 650

Alfamart di Cibuntu yang Disegel Buka Lagi

0

Ciampea | Jurnal Bogor

Toko modern Alfamart di Kampung Cibuntu RT 02 Rw 01 Desa Cibuntu, Ciampea, Kabupaten Bogor membandel. Pasalnya, Alfamart tersebut sempat disegel, akan tetapi malah beroperasi kembali.

“Ini justru, padahal tempo hari kita sudah segel dengan pak Camat, tapi kenapa sekarang buka lagi. Sampai sekarang pemiliknya belum ada konfirmasi lagi ke saya,” kata Kepala Desa Cibuntu Ahmad Yani saat dihubungi lewat telepon dengan nada jengkel, Senin (22/05/2023).

Dia menegaskan, bahwa toko modern tersebut telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 63 Tahun 2017 tentang penghentian sementara penerbitan ijin usaha toko modern untuk minimarket.

“Iya itu melanggar peraturan, harus segera ditindak,” tegasnya.

Sementara, Ketua umum LSM Genpar Sambas Alamsyah menjelaskan, toko modern atau minimarket tersebut baru sekitar dua bulan beroperasi.  Toko modern bercorak merah kuning itu diminta Sambas untuk segera ditutup.

“Harapan kita segera tutup minimarket tersebut. Karena itu jelas bertentangan dengan aturan selanjutnya karena ini bagian dari pertanggungjawaban  lintas instansi antara lain DPMPTSP, Disperindag, DPKPP, DPUPR, dan Dinas Lingkungan Hidup berkenaan dengan analisa lingkungan dan kajian ekonomi,” katanya.

Sambas menuturkan, informasinya bisnis ritel tersebut pernah disegel lalu sekarang buka kembali hingga mempertanyakan ada apa dengan Pemerintah Kecamatan Ciampea.

“Kalo memang tidak ada keterlibatan ya jangan tutup mata dong. Artinya ini terjadi pembiaran entah diabaikan entah apapun itu. Jadi dengan peristiwa ini Camat Ciampea telah melanggar Perbup terkait moratorium minimarket tersebut. Pemerintah Kecamatan Ciampea harus bertanggung jawab,” katanya.

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya akan menegur pimpinan wilayah yaitu camat Ciampea yang diduga telah memberikan rekomendasi

“Usaha seperti ini harus ada dasar kajian ekonomi dari Disperindag ini juga yang kita pinta. Terkait hal ini diduga mereka mendirikan toko modern tersebut dengan ijin bodong,” jelasnya.

Menurutnya hal seperti ini tidak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Ciampea saja, tetapi di beberapa kecamatan di Bogor Barat yang melakukan moratorium.

“Kami LSM Genpar akan menginventarisir  minimarket yang diduga melanggar aturan Perbup, ini juga kita akan  minta Satpol PP Kabupaten Bogor  untuk segera bertindak tegas dan menutup kegiatannya karena ini jelas lagi-lagi Perbup yang mereka tabrak,” pungkasnya.

** Andres

Terobos Pagar Rumah, Colt Diesel Tabrak Warga yang Sedang Jemur Pakaian Hingga Tewas

0

Tenjolaya l Jurnal Bogor

Mitsubishi Colt Diesel bernopol BE 8330 FO hilang kendali menerobos pagar dan menabrak 3 rumah di Kampung Budi Asih RT 01 RW 01 Desa Gunung Mulya, Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Minggu (21/5/2023).

Colt Diesel itu pun menabrak warga yang sedang menjemur pakaian. Dalam insiden naas tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka ringan. Korban tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit Medika Dramaga.

“Kejadian pukul 07.00 WIB, truk menabrak tiga rumah dan ada korban meninggal serta tiga orang luka ringan,” ungkap Kanit Penegakan Hukum (Gakum) Laka Lantas Polres Bogor Ipda  Angga Nugraha kepada wartawan, Minggu (21/5).

Ia menjelaskan sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas kendaraan, Mitsubishi Colt diesel yang dikendarai warga Banten melaju arah Curug Luhur menuju Situ Daun, setiba di lokasi, dia tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.

“Jadi saat di tempat kejadian perkara jalan menurun dan belok ke kiri dan kendaraan bergerak lurus kemudian membentur tembok pagar rumah sampai membentur korban jiwa yang sedang menjemur pakaian,” tukasnya.

** Andres

Netic Mulai Debut Perdana WPFL 2023 Kontra Muara Enim

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Netic Ladies Futsal Club memulai debut Women’s Professional Futsal League (WPFL/ Liga Futsal Profesional Wanita Indonesia) 2022-2023 di GOR Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (27/5/2023). Netic pada laga perdana akan menghadapi Muara Enim United Sumatera Selatan.

Teguh Hariyadi

“Mohon doanya, Netic main pertama lawan Muara Enim, lawan yang sepadan,” kata Manajer Netic, Teguh Hariyadi, Senin (22/5/2023).

Kemudian pada Minggu (28/5/2023) dilanjut menghadapi Pusaka Angels. Dilanjut kontra Putri Sumsel pada 3 Juni 2023 dan lawan keesokannya menghadapi Kebumen Angels. WPFL masih berlanjut hingga awal Juli 2023.

Sebelumnya, skuad Netic yang bermarkas di SMPN 3 Cibinong ini telah launching team di Teras Teh Popi, Minggu (30/4/2023). Netic pada musim sebelumnya finish dipoisi ke-4 dan pernah jadi runner up pada 2013 dan juara ketiga tahun 2016.

Pelatih Kepala Netic Maya Muharina memastikan timnya telah siap bertanding dengan telah melakukan latihan. “Ada optimis menang dan tim juga ada penambahan pemain dari Palembang,” kata Maya.

Netic sendiri pada Women Pro Futsal League 2023 didukung sponsor dari Bigreads, QZF Sport Apparel dan Jonas Medical Sport.

Pemain Netic di WPFL 2023

1. Debi -GK
2. Arina Dya -GK
3. Desi -GK
4. Dara
5. Aisyah
6. Mita
7. Puannur
8. Elista A
9. Ina
10. Ivanna
11. Hafsah
12. Nopi R
13. Nanik NS
14. Dhea FB
15. Desi
16. Agnes M
17. Naila N.H
18. Dita H
19. Shelly
20. Azzahra – (GK)
21. Azizah
22. Raya

** Asep Saepudin Sayyev

Diduga Gelapkan Pajak, PT UBL Dilaporkan ke Kajati Jabar

0

Bogor | Jurnal Bogor

Disertai oleh sejumlah bukti, seorang warga melaporkan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) bermodus jual beli lahan oleh PT Unggul Budi Lestari (UBL) di wilayah Kecamatan Tenjo ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar).

Pelapor, Marsem mengatakan, dirinya buat laporan terhadap adanya dugaan Tipikor di dalam bidang perpajakan di wilayah Kabupaten Bogor.

“PT UBL melakukan beberapa transaksi jual-beli lahan yang terletak di Desa Tenjo Kecamatan Tenjo yang sengaja dilakukan dengan memberikan atau melampirkan informasi yang tidak benar. Harga jual-beli yang dicantumkan dalam dokumen sebagai dasar pembayaran pajak tidak berdasarkan harga yang sebenarnya sehingga diduga menimbulkan kerugian negara,” ujar Marsem dalam keterangan terlulisnya.

Ia menerangkan, pembelian sejumlah lahan di wilayah Kecamatan Tenjo tersebut diduga tak sesuai dengan harga real nilai tanah yang disepakati antara penjual dan pembeli.

“Dalam data administrasi notaris atas pembayaran lahan yang dibuat oleh perusahaan itu nilainya lebih kecil dari harga sesungguhnya,” terangnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, sejumlah bukti kuat dugaan Tipikor dalam bidang perpajakan telah dilapirkan dalam laporan yang dikirim ke Kejati Jabar.

“Saya lampirkan semua bukti secara lengkap terhadap jual-beli lahan yang jadi obyek dugaan Tipikor bidang perpajakan. Mudah-mudahan Kejati Jabar dapat bertindak untuk menyelamatkan dugaan kerurigan negara tersebut,” tandasnya.

** Noverando H

Silaturahmi Akbar 2023 Tampilkan Pertunjukkan Hadroh dan Tari Saman

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dalam rangka mempererat silaturahmi mahasiswa, dosen, dan alumni KPI, Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (HIMA KPI) UIKA Bogor menggelar silaturahmi akbar pada Sabtu (21/05/2023) di Aula Fakultas Agama Islam UIKA Bogor.

Ketua Pelaksana, Ocha mengatakan kegiatan tersebut merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

“Silaturahmi akbar ini adalah acara tahunan yang rutin diselenggarakan oleh HIMA KPI. Dengan diadakan kegiatan silaturahmi akbar ini semoga dapat meningkatkan ukhuwah islamiyyah dan mempereat silalurahmi keluarga besar KPI. Kami juga berharap dengan acara ini kita bisa menyatukan pemikiran meskipun dengan latar belakang yang berbeda,” jelasnya.

Ketua HIMA KPI, Alif mengatakan silaturahmi akbar pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Silatbar tahun ini berbeda dan istimewa, karena tidak hanya ada pertunjukkan musik, tapi juga ada penampilan hadroh dan tari saman oleh mahasiswa-mhasiswi KPI. Ini perdana disilatbar, karena tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada,” ujarnya.

Ketua Program Studi KPI, Dewi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi keluarga besar KPI.

“Manfaatkan momen silaturahmi ini untuk memperkuat ikatan satu dengan yang lainnya saling mengisi, saling memberikan hal-hal positif, sehingga kebermanfaatan kita bisa dirasakan oleh semua orang baik di kampus maupun diluar kampus,” jelasnya.

** Maria Ulfah/cs-jb

HIMA KPI UIKA Bogor Sukses Gelar Silaturahmi Akbar 2023

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dalam rangka mempererat silaturahmi keluarga besar KPI, HIMA KPI UIKA Bogor menggelar silaturahmi akbar pada Sabtu (21/05/2023) di Aula Fakultas Agama Islam UIKA Bogor. Kegiatan tersebut bertemakan “Melalui Silaturahmi Mari Bangun Kebersamaan dan Gapai Kesuksesan.”

Ketua Pelaksana, Ocha menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut yaitu untuk memperkuat silaturahmi keluarga besar KPI.

“Dengan diadakan kegiatan silaturahmi akbar ini semoga dapat meningkatkan ukhuwah islamiyyah dan mempereat silalurahmi keluarga besar KPI. Kami juga berharap dengan acara ini kita bisa menyatukan pemikiran meskipun dengan latar belakang yang berbeda,”jelasnya

Ketua Program Studi KPI, Dewi memberikan himbauan untuk peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai ajang silaturahmi keluarga besar KPI.

“Manfaatkan momen silaturahmi ini untuk memperkuat ikatan satu dengan yang lainnya saling mengisi, saling memberikan hal-hal positif, sehingga kebermanfaatan kita bisa dirasakan oleh semua orang baik di kampus maupun diluar kampus,”jelasnya.

Dalam sesi talkshow, Willdan alumni angkatan 2013 memberikan pesan kepada mahasiswa KPI untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki.

“Pikirkan bagaimana memaksimalkan potensi akademik maupun non akademik selama kalian masih di kampus. Karena Kuliah tujuannya bukan untuk kerja, kalau buat kerja, nyari duit jadi selebgram, tiktokers, youtubers itu tidak harus kuliah. Artinya kita kuliah itu untuk menajamkan pikiran dan menghidupkan batin dan nurani kita,” jelasnya.

** Maria Ulfah/cs-jb

Pemda Janji Waduk Irigasi Cikompeni Akan Dibangun Tahun 2024

0

Setelah Layangkan Surat Peninjauan

Cibinong | Jurnal Bogor

Surat permohonan peninjauan ulang yang dilayangkan oleh Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) Ciunjang Jaya Sejahtera  akan pembangunan parkir penangkaran rusa yang dianggap tidak terlalu mendesak dibandingkan kebutuhan revitalisasi irigasi Cikumpeni, akhirnya mendapatkan titik terang.

Ketua GP3A Ciunjangjaya Sejahtera, Syarif Hidayat mengatakan, petani yang tergabung dalam GP3A merasa cemburu akan hasil Musrembang di aula Kantor Kecamatan Tanjungsari pada Januari 2023 lalu, bahwa akan ada pembangunan lahan parkir di penangkaran rusa yang akan memakan anggaran APBD sebesar Rp5 miliar. Padahal kondisi irigasi Cikompeni sangat memprihatinkan.

“Mengingat ada hal yang lebih penting yakni renovasi waduk atau DAM Pandit, melakukan peninggian mercu bendung, melakukan pengangkatan sedimen lumpur di depan mercu bendung dan melakukan perbaikan pintu DAM agar berfungsi optimal,” papar Syarif kepada Jurnal Bogor setelah diterima di Ruang Rapat VII Sekretaris Daerah Pemkab Bogor, Jumat (19/5/23).

Alasan harus diutamakan, sambung Syarif, karena debit air yang ada di irigasi Cikompeni tidak berfungsi optimal untuk mengairi lahan persawahan seluas 790 Ha. Sedangkan, lahan persawahan tersebut merupakan ladang penghasilan petani di Tanjungsari yang mencakup 5 desa, yakni Desa Sirnarasa, Tanjungsari, Pasir Tanjung dan Desa Tanjungrasa.

“Kami para petani Tanjungsari sudah hampir 3 tahun masih ada yang belum bisa menanam padi dikarenakan tidak ada tersuplai air dari irigasi Cikompeni. Hal ini sudah sering kami suarakan diacara-acara Musrembnag dan reses para dewan dapil 2 di wilayah Tanjungsari. Namun sampai pada saat ini tidak ada pihak yang menindaklanjuti keluhan-keluhan kami,” ungkap Syarif.

Lebih lanjut Syarif mengatakan, pada pertemuan dirinya beserta jajaran petani diterima Bambam Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun), serta anggota DPRD Achmad Fathoni yang mengawal dan selalu mendukung keluhan mereka sejak awal.

“Kami kecewa karena DPUPR sama sekali tidak mengirim perwakilannya untuk hadir, padahal persoalan irigasi ada menjadi tanggung jawab dinas tersebut. Sudah Kepala UPT Irigasi Jonggol tidak pernah respons, Kadis dan Kabidnya pun saat diundang rapat gak nongol,” keluhnya.

“Tapi alhamdulilah hasil rapatnya menemukan titik temu, jika apa yang kami keluhkan ini akan terealisasi pada tahun 2024 mendatang. Semoga ini benar-benar terlaksana, dan kami akan kawal,” lanjutnya lagi.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Bogor di Komisi 3 Ahmad Fathoni yang turut hadir dalam rapat tersebut  mengapresiasi pertemuan yang digagas Asisten Ekbang. Dirinya menyampaikan, walau tidak dihadiri utusan PUPR, tapi adanya pertemuan tersebut cukup menunjukkan bahwa Pemda Kabupaten Bogor masih memberi perhatian pada nasib petani.

“Saya minta semua instansi terkait nasib rakyat, salah satunya petani selalu memberikan perhatian dan merespon cepat keluhan dan kesulitan mereka. Karena, kehadiran dan perhatian perwakilan pemda sudah menjadi kebahagiaan tersendiri buat para petani,” tutur Fathoni biasa disapa.

Politisi PKS tersebut juga menyampaikan, bahwa saluran irigasi Cikompeni ini sangat vital bagi kehidupan petani yang merupakan mayoritas dan penduduk Tanjungsari. Kehidupan mereka sangat bergantung pada kondisi Irigasi Cikompeni ini.

“Jadi saya minta semua instansi yang bertanggung jawab Distan, DKP, PUPR dan tentu dikoordinir Sekda bisa memberi perhatian dan anggaran yang cukup untuk memeliharanya,” tegasnya.

Apalagi, sambung Fathoni,  saluran irigasi Cikompeni ini dibuat sejak zaman Belanda. Bangunan-bangunannya masih kelihatan belum berubah, tentu butuh perawatan dan perbaikan yang banyak. Kondisi sekarang, jangankan meningkatkan kapasitasnya, menjaga agar tetap seperti awalnya saja tidak bisa.

“Banyak pintu airnya rusak, waduknya sangat dangkal, tanggul saluran banyak runtuh dan longsor. Juga banyak bangunan liar yang mengganggunya. Oleh karena itu, saya minta langsung ditindaklanjuti pertemuan berikutnya dengan melibatkan semua pihak terkait, baik dari Pemkab Bogor juga dari Pemprov yaitu UPTD ESDM dan PSDA. Bila perlu undang juga BBWS,” paparnya.

lebih lanjut Fathoni pun mengatakan kekecewaannya kepada UPT Irigasi PUPR yang tidak hadir, lebih lanjut dirinya akan melakukan teguran melalui Kadis PUPR. Menurutnya, ia akan menunggu kelanjutan untuk penanganan dan perbaikan waduk, pintu air serta badan salurannya. Dan ia pun siap membantu dengan mengajukan ke APBD P serta bisa juga dengan skema CSR.

“Buat para petani saya berharap terus kompak dan semangat. Saya minta jajaran Pemdes dan Camat juga ikut memberi perhatian dan bantuan. Dan saat rapat dengan DPUPR, saya sudah sampaikan ke Kadis untuk segera memanggil UPT Irigasi Jonggol,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nurain

Masuk Wilayah Tadah Hujan, Desa Weninggalih Dapat Program Pamsimas

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Pemerintahan Desa Weninggalih, Jonggol, Kabupaten Bogor, mendapatkan bantuan Pamsimas dari Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Weninggalih, Mamat Rahmat yang mengapresiasi akan bantuan dari Pemprov tersebut.

“Program Pamsimas kami dapat sebelum lebaran, dan kami diberi waktu selama 120 hari kerja untuk mengerjakan pengeboran dan penyaluran air ke rumah-rumah warga,” ungkap Mamat kepada Jurnal Bogor, Minggu (21/5).

 Menurut Mamat, saat ini proses pengerjaan sudah masuk pengeboran yang terletak di RT.05 RW.02. Dan untuk penyalurannya akan di salurkan ke RT 06 dan RT 07. Pamsimas ini sendiri merupakan pengajuan dari Kelompok Masyarakat Desa Weninggalih. Sehingga, untuk anggaran dan RAB pekerjaan ini dikelola sepenuhnya oleh Kelompok Masyarakat dan anggaran langsung mendarat ke rekening kelompok.

“Kades hanya memantau saja dan memastikan pekerjaan selesai sesuai dengan RAB yang sudah dibuat. Itupun, untuk rumahnya kata pendamping Pamsimas tidak masuk ke dalam RAB. Jadi harus memakai anggaran swadaya masyarakat,” bebernya.

Mamat berharap, pekerjaan ini bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan, apalagi kata dia, Desa weninggalih ini wilayah tadah hujan yang sangat sulit sekali untuk menemukan sumber air. Sehingga, masih sangat membutuhkan sekali bantuan-bantuan pengeboran seperti ini.

“Kami juga sudah mengajukan untuk pembangunan embung kepada Pemkab Bogor. Semoga saja tahun ini masuk ke dalam anggaran, karena ada beberapa titik kampung yang sama sekali sulit untuk dilakukan pengeboran karena kondisi airnya yang sangat jelek dan berbatu. Sehingga solusinya adalah dibangunkan embung,” cetusnya.

Sementara Koordinator lapangan bidang air bersih DPUPR Kabupaten Bogor, Iyan menyampaikan untuk di Kecamatan Jonggol ada 2 desa yang mendapatkan bantuan Pamsimas. Yaitu, Desa Balekambang dan Desa Weninggalih.

“Untuk Desa Weninggalih sudah melalui uji Geolistrik, makanya langsung dikerjakan. Namun untuk Desa Balekambang belum melalui uji Geolistrik, dan sudah saya lakukan teguran karena sudah dikerjakan sebelum ada izin Geolistrik,” pungkas Iyan.

Untuk diketahui, Pamsimas adalah Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat. Pamsimas merupakan platform pembangunan air minum dan sanitasi pedesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat. Pamsimas merupakan aset masyarakat yang dikelola oleh KP SPAMS, 1005% menjadi milik masyarakat, sedangkan apabila ada sarana terbangun yang berasal dari APBDes (10% dari total nilai RKM) dicatat sebagai aset desa.

** Nay Nur’ain

Ekspose PEKPP KemenPAN-RB, Kecamatan Jonggol Dinilai Baik

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Pemerintah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor melakukan ekspos Pemantauan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik (PEKPP) 2023 yang mewakili 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Ekspose program Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tersebut dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Jonggol melalui zoom pada Rabu (17/5).

Camat Jonggol, Andri Rahman mengaku bangga sekaligus harus memberikan yang terbaik karena Jonggol menjadi perwakilan kecamatan untuk Kabupaten Bogor. Sehingga mengharuskan memberikan yang terbaik dan pastinya sesuai dengan fakta di lapangan saat memberikan ekspose PEKPP ke KemenPAN-RB.

“Ada 10 indikator yang menjadi penilaian dalam ekspose PEKPP tersebut, dan nilai yang diperoleh Pemerintah Kecamatan Jonggol yakni 3,4 yang artinya baik,” kata Andri Rahman kepada Jurnal Bogor, Sabtu (20/5).

Andri menyebut, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari Kecamatan Jonggol dan itu mendapatkan poin 1 dari KemenPAN-RB. Diantaranya ialah, ketersediaan waktu pelayanan yang memudahkan dan mekanisme motivasi kerja.

“Hasil pra ekspose ini akan dimutakhirkan selama kurun waktu akhir bulan Mei 2023 ini. Karena, untuk cek langsung on the spot akan dilakukan pada awal Juni 2023,” beber Andri sapaan akrabnya.

Andri berharap, hasil ekspose maupun tinjau langsung nanti bisa memberikan hasil yang memuaskan dari KemenPAN-RB. Mengingat, ini adalah penghargaan tingkat nasional dan mewakili Kabupaten Bogor.

“Untuk Kabupaten Bogor sendiri yang mengikuti ekspose KemenPAN-RB ialah RSUD Leuwiliang dan Dinas Sosial. Semoga kita semua bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bogor,” pungkas Andri Rahman penuh harap.

Untuk diketahui adapun 10 indikator nilai yang diperoleh Pemcam Jonggol yang menjadi penilaian KemenPAN-RB untuk Program PEKPP sehingga mendapatkan perolehan nilai rata-rata, 3,4 ialah sebagai berikut:

1. Tersedia SP dengan nilai 3
2. Pelibatan Masyarakat dalam SP dengan nilai 3
3. SKM sesuai Permenpan dengan nilai 4
4. Ketersediaan Waktu Pelayanan yang Memudahkan denang nilai 1
5. Mekanisme Motivasi Kerja dengan nilai 1
6. Sarpras Kelompok Rentan dengan nilai 4
7. SIPP Pendukung Operasional dengan nilai 3
8. Sarana Media Konsultasi Pengaduan dengan nilai 5
9.  Akuntabilitas Hasil Konsultasi Pengaduan dengan nilai 5
10. Inovasi Pelayanan Publik dengan nilai 5

** Nay Nur’ain

Andi Kinang Kembali Jabat Ketua Katar Desa Ciangsana 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Musyawarah Warga Karang Taruna (MWKT) Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di aula Kantor Desa Ciangsana dengan tema “Pemuda Bersatu Ciangsana Maju  kembali diduduki oleh Andi Kinang yang terpilih secara aklamasi karena tidak ada yang mencalonkan diri untuk menjadi Ketua Karang Taruna, Sabtu (20/5).

Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra mengatakan, kegiatan MWKT ini harus digelar karena sudah habis masa jabatan. Namun karena tidak ada yang mencalonkan diri menjadi Ketua Karang Taruna maka posisi masih diduduki oleh Andi Kinang sampai periode 2023 – 2028.

“Alhamdulillah hasil MWKT ini sudah dilakukan secara mufakat, sukses tanpa ekses, ” ungkap Udin Saputra kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, sosok Andi Kinang sudah sangat familiar di kalangan pemuda dan selama dirinya menjabat sebagai Ketua Katar banyak kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan sehingga peran pemuda itu sendiri bisa dirasakan oleh warga.

“harapan saya kedepan, pemuda Desa Ciangsana makin kompak, tingkat kepedulian semakin tinggi, dan bisa menggali potensi-potensi yang ada di desa untuk kegiatan positif pemuda. Dan jangan sampai terjerumus kedalam dunia hitam yang merugikan diri sendiri dan masa depan serta orang tua,” paparnya.

“Intinya, jadilah pemuda yang beradab dan peduli kepada sesama. Tinggikan adab diatas ilmu pengetahuan yang kalian miliki, itulah pemuda yang sesungguhnya,” sambungnya.

Sementara Ketua Karang Taruna terpilih Desa Ciangsana, Andi Kinang berharap Pemuda Bersatu Ciangsana Maju sesuai dengan tema. Dirinya bersyukur atas permintaan dan kepercayaan para Ketua Unit kerja yang mewakili tingkat dusun se Desa Ciangsana, yang meminta agar program kerja Ketua Karang Taruna Marga Bhakti untuk kembali diemban 5 tahun kedepan.

“Untuk program kerja sudah banyak yang berjalan dan akan kembali diteruskan baik kegiatan sosial, keagamaan, seni budaya dan olahraga. Sebagai bentuk dan wadah untuk mempersatukan pemuda Desa Ciangsana,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nurain