23.5 C
Bogor
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 522

10 Anak Ikuti Khitan Massal di Bojong Nangka

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Rumah Khitan Al Hidayah di Sanding ll Desa Bojong Nangka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor menggelar khitanan massal, Minggu (06/08/2023).

Pimpinan Rumah Khitan Al Hidayah H. Ade Badrusalam mengatakan, khitanan ini rutin diselenggarakan bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Bojong Nangka.

“Ini kegiatan rutin yang diselenggarakan per tiga bulan sekali, oleh Rumah Khitan Al Hidayah yang bekerjasama dengan Pemdes Bojong Nangka,” ucap H. Ade.

H. Ade Badrusalam memuturkan, kegiatan ini dilakukan guna memfasilitasi anak-anak yang belum sunat terlebih anak yatim piatu.

“Kegiatan ini juga agar kita dapat mengikuti sunnah Rasulullah dan membersihkan najis atau kotoran yang jika tidak dikhitan bisa terbawa saat melaksanakan sholat, menjaga kesehatan dan menghindarkan dari berbagi penyakit,” tutur H. Ade.

Ia mengungkapkan, khitanan tersebut mendapat respons antusias yang tinggi dari masyarakat desa.

“Alhamdulillah, hari ini ada 10 anak yang mengikuti acara ini,” ungkapnya.

Selanjutnya Kepala Desa Bojong Nangka, H. Amir Arsyad mengapresiasi kegiatan sosial yang diselenggarakan secara rutin per triwulan oleh Rumah Khitan Al Hidayah.

“Semoga dengan adanya khitanan massal gratis ini, bisa membantu masyarakat Desa Bojong Nangka yang kurang mampu, terlebih kepada anak yatim dan piatu,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Hadir pada Gladi Upacara HUT Kemerdekaan, Kades Batutulis Terus Support Kegiatan Warga

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Warga Kampung Pasirgintung, Desa Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor bersiap menyambut HUT Kemerdekaan 17 Agustus 2023. Pada gladi upacara kemerdekaan yang ke-78, diikuti puluhan warga bersama sejumlah petugas.

Menariknya, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Kepala Desa Batutulis Ade Supriatna tampak hadir pada gladi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap warga. Tak mau ketinggalan pihak Kecamatan Nanggung diwakili staf Ekbang Engkus Kusuma juga hadir.

Ketua panitia penyelenggara Tuti Hartati mengakui para peserta dan petugas upacara cukup antusias dilihat langsung oleh kepala desa.

Dalam latihan tersebut seperti baris-berbaris, pembacaan teks UUD 1945, maupun menyanyikan lagu wajib 17 Agustus dilakukan untuk memantapkan teknis upacara peringatan detik-detik Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 2023 nanti.

Sebanyak 10 anggota pasukan Paskibra yang diisi oleh para remaja telah dilatih secara khusus selama 3 bulan.

“Mudah-mudahan pelaksanaan pengibaran bendera yang merupakan kegiatan inti dari upacara 17 Agustus  2023 nanti dapat berjalan dengan baik, lancar dan khidmat,” kata Tuti.

Dia menegaskan, kegiatan ini perdana atau baru pertama kali dilakukan oleh warga Pasirgintung.

 “Dalam hal ini juga untuk dapat mempersatukan warga kebersamaannya tetap terjalin. Dengan melaksanakan upacara hari kemerdekaan ini momennya dan sekarang terlihat betul-betul sangat antusias,” bebernya.

Kepala Desa Batutulis Ade Supriatna mengaku bangga terhadap upaya yang dilakukan oleh warganya itu.

“Tentu saja sebagai kepala desa kami sangat mengapresiasi dan mendukung. Semoga di acara puncak nanti sukses tanpa ekses,” pungkasnya.

Andres

Kabel Menjuntai di Pajajaran Ganggu Estetika dan Berisiko Bahayakan Pengguna Jalan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Sejumlah pejalan kaki mengeluhkan adanya kabel yang menjuntai di area trotoar Jalan Pajajaran, tepatnya di seberang rumah dinas Wali Kota Bogor. Kabel tersebut dinilai telah mengganggu estetika dan berisiko membahayakan pengguna jalan yakni pejalan kaki.

“Kalau kesandung gimana, bisa nyungsep ke got atau terjatuh minimal kena pagar besi atau lantai ubin batu trotoar,” ini ujar Ehsan, warga Malabar, Minggu (6/8/2023).

Keberadaan kabel itu disebut Ehsan jangan sampai seperti yang terjadi di Jakarta baru-baru ini, dimana telah melukai seorang mahasiswa dan menewaskan ojek online.

“Saya tidak tahu ini kabel listrik atau optik, tapi yang jelas bahaya kalau menjuntai dan dibiarkan seperti ini kesannya kan tidak ada pedulinya,” jelasnya.

Padahal Kota Bogor kata dia sedang melakukan penataan jalanan agar terlihat rapi dan asri, termasuk taman-taman kota dan pedestrian.

“Nah kalau pedestriannya seperti ini mau bagaimana, jangan sampai udah ada korban baru direspons. Segeralah rapikan dan tata sebaik mungkin. Pemilik kabel jangan seenaknya pasang tapi gak dipelihara lagi, pantulah,” ungkapnya.

Hal ini dia sampaikan agar sama-sama enak, baik untuk pengguna jalan maupun pemilik kabel. Dia berharap jika pemilik kabel tidak peduli, dinas terkait diminta segera mengambil tindakan. “Rapikanlah dan kalau tidak mau ya tindak. Itu yang kami harapkan,” tandasnya.

** yev

Bima Arya Singgah di Gang Kodir Perkenalkan Rubo

0

Bogor | Jurnal Bogor

Gang Kodir yang berada di RT 01 RW 02 Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor, mendadak ramai dipadati warga, Minggu (6/8/2023). Rupanya orang nomor satu di ‘Kota Hujan’ Bima Arya hadir langsung pada acara LOPE (Local Pride Fetival) yang digelar Kecamatan Bogor Utara memperkenalkan maskot Bogor yakni Rubo.

Bima Arya dan Yane Ardian memperlihatkan salah satu produk UMKM

“Rubo ini kebanggan kita, Rubo ini Rusa Bogor, cuma Rubo sukanya makan soto kuning, es pala dan bir kotjok,” ujar Bima menyebutkan beberapa makanan dan minuman khas Bogor.

Istri Bima Arya, Yane Ardian juga menyebutkan, Rubo lahir sesuai Hari Jadi Bogor yakni pada 3 Juni. Rubo juga akan menjadi ciri Bogor, daerah yang khas dengan Kota Pusaka, kaya kuliner dan destinasi wisata. “Lahirnya sama ya dengan Hari Jadi Bogor ya,” ujar Ane yang berinteraksi dengan warga seraya membagikan boneka Rubo dan kerudung Rubo.

Ketua RW 02 Kastim Purnama dan para ketua RT menyambut kedatangan Bima Arya dan Yane Ardian

Sementara RW 02 Kelurahan Tanah Baru yang menjadi tuan rumah acara Local Pride Fetival memperkenalkan tempat kuliner Pasar Dongko yang berada di pinggir sungai Ciluar dan sejumlah produk UMKM warga. “Ada makanan dan minuman, serta kerajinan tangan yang dibuat warga sini,” ujar Ketua RW 02 Kastim Purnama.

Lurah Tanah Baru Raden Ronny Kunaefi pada momen itu berpamitan karena mendapat tugas baru di Kesbangpol Kota Bogor. Dia menyatakan, Tanah Baru memiliki banyak potensi namun belum tergarap sempurna dan masih butuh perhatian.

Raden Ronny Kunaefi 
Anak-anak fashion show

“Potensinya luar biasa Pak Wali, tapi perlu dorongan lebih lagi,” ujar Ronny, lurah yang dimata warga komunikatif, solutif dan mau turun langsung ke warga.

Sementara acara Local Pride Fetival di Gang Kodir menampilkan fashion show yang didominasi anak-anak dari RT 01 hingga RT 07. Kelucuan anak-anak menambah semarak acara hingga cukup menghibur.

** Asep S.Sayyev

ICMI Jangan Diam Saja !

0

By AA
Dr. Ir. H. Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen, Konsultan, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Jurnalinspirasi.co.id – MPP ICMI jangan diam saja (cicing wae)!. Tidak hirau dan tak peduli persoalan dan nasib bangsa dan negara, yang akhir-akhir ini menurut sejumlah pakar, para ilmuwan kritis dan peduli nasib bangsa. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kini  dalam ambang krisis, gagal ditinjau dari beberapa aspek, indikator dan perspektif.

Seperti membengkak piutang luar negeri, semakin maraknya korupsi,  lemahnya penegakan supremasi hukum,  penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang (abuse of power and authority), lemahnya ketaatan terhadap konstitusi/hukum tata negara (UUD 1945) yang banyak dilanggar, ketimpangan sosial-ekonomi semakin besar dan menganga (lihat angka gini ratio).

Lalu angka kemiskinan penduduk tetap membesar,  angka pengangguran bertambah besar, semakin kuat dan signifikannya cengkraman oligarki dalam bisnis dan politik negara, sumberdaya alam sebagai sumber kemakmuran rakyat diserahkan, dikuasai dan dirampok investor aseng/asing,  impor komoditas pangan semakin membesar ketika petani dan peternak memasuki masa panen sehingga petani dan peternak merugi-sedang yang meraih untung para pemburu rente (rent seekers), angka stunting balita (kurang gizi) masih tinggi,  rendahnya mutu pendidikan, maraknya perjokian dan plagiat untuk mendapatkan gelar Doktor dan Guru Besar (profesor) di lingkungan akademis PTN-PTS Indonesia.

Kemudian permasalahan moral dan etika akibatnya hancur peradaban kampus habitat kaum terdidik dan terpelajar,  biaya ongkos haji yang membengkak, lebih dari 50 persen keluarga Indonesia tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan layak dan bergizi, degradasi ekosistem dan pencemaran lingkungan semakin banyak mendatangkan bencana alam yang mensengsarakan rakyat,  dan lain-lain.

Saya sudah berkali-kali memunculkan tulisan-tulisan bersifat kritik sosial dengan topik yang cukup menggelitik dan panas (hot) dan urgent seperti antara lain NKRI dalam ambang bahaya,  berpotensi gagal dan bubar.  Tetapi MPP ICMI secara institusional tampsknya.gesturenya “ciciang wae” (diam saja). Hingga kini belum ada sikap ICMI yang cerdas, menggigit, dan solutif untuk merespon permasalahan bangsa dan negara, yang seharusnya dibicarakan melalui public hearing dengan para anggota DPR RI dan melakukan audiensi dengan Presiden RI, bpk.Ir.H.Joko Widodo di Istana Negara RI amat jarang dan bahkan nihil.

Maaf saya melakukan autokritik terhadap ICMI ini,  karena  saya salah seorang yang turut serta mendirikannya tanggal 7 Desember 1990 di kampus Universitas Brawojaya Malang Jawa Timur, saya merasa memiliki,  dan saya sangat berharap ormas Islam ini mau dan mampu berperan konstruktif baik tugas-tugas reflektif (konsepsi/pemikiran) dan maupun tugas praksis (pemberdayaan masyarakat)  dalam upaya penguatan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kerja-kerja program 5 K ICMI dalam upaya menyelamatkan dan memajukan NKRI. Sebab watak ICMI sebagai isi dan perintah. AD dan ART ICMI hasil Muktamar ICMI ke 7 tahun 2021 di Bandung,  masih tetap berwatak (karakter) 3 dimensi yakni Keislaman,  Kebangsaan/Keindonesiaan dan Kecendekiawan.  Narasinya cukup jelas dan tegas,  kita harus dan wajib peduli sebagai kaum intelektual (cendekiawan)  beraqidah Islam dan hidupnya berpedoman kepada Al Quran dan Sunnah Rasulullah Muhammad SAW terhadap dinamika perjalanan bangsa dan negara Indonesia agar mencapai tujuannya.

Ada 4 tujuan bernegara menurut Pembukaan UUD 1945 yg wajib kita pahami dan laksanakan yaitu (1) melindungi segenap tumpah darah dan bangsa Indonesia,  (2)memajukan kesejahteraan umum,  (3)mencerdaskan kehidupan bangsa,  dan (4) ikut serta menciptakan perdamaian abadi.

Warga Indonesia yg paling bertanggungjawab dan mampu melaksanakan ke 4 tujuan tersebut,  barangtentu adalah kaum cendekiawan,  dimana ICMI tempat berhimpunnya para ahli,  pakar dan ilmuwan yang menguasai  ipteks (keahlian/kepakaran) berbasis imtaq dengan moral dan etik yang kuat,  berperilaku mulia (ahlaqul karimah).

Kita berharap para pengurus dan anggota serta pendukung/simpatisan ICMI menyadari akan fungsi, peran dan tugas kecendekiawan muslim tersebut. Jika kita abai dan tidak peduli (careless), maka kita telah mengingkari amanah selaku ulil albab.

Saya senang mendengar bahwa Orwil-Orwi ICMI sedang bergiat melaksanakan kegiatan National Leadership Camp (NLC) ICMI untuk peningkatan kapasitas organisasi dan kelembagaan serta anggota ICMI berjalan baik, membangkitkan kesadaran, rasa memilikin dan punya tanggungjawab bersama (berjemaah) dengan team work yang profesional dan solid. 

Warga ICMI tidak berperilaku pasif atau ‘endekost’ lagi, tetapi bangkit kepeduliannya untuk proaktif melaksanakan program 5 K ICMI yaitu peningkatan kualitas imtaq,  pikir,  karya-inovasi,  dan kualitas hidup berbasis keluarga yang berkasih-sayang,  (sakinah mawaddah warohmah). ICMI sudah menjadi rumah pengabdiannya dengan rasa memiliki (sense of belonging) semakin berkualitas.

Semoga program dan kegiatan NLC ICMI orwil-Orwil tersebut bisa menaikan tingkat partisipasi dan kepedulian ICMI terhadap nasib bangsa dan negara yang kini dirasakan banyaknya atau sengkarut permasalahan dalam sejumlah aspek ipoleksusbudhankam, terutama carut-marut penegakan supremasi hukum dan tatanan kehidupan politik negeri ini. Sejumlah fakta dan gejala sosial politik dan penegak hukum yg tak sehat (abnormal), anomali antara lain diungkapkan bpk. Prof. Mahfud MD,  Menkopolhukam RI yakni kasus Ferry Sambo,  uang siluman Rp342 triliyun direkening para ASN Kemenkeu RI, keputusan PN Jakarta untuk penundaan Pemililu,  korupsi industri pertambangan, dll cukup memprihatinkan Kita, mau dibawa kemana Indonesia yang kita cintai ini oleh rezim yang tengah berkuasa saat ini?

Public policy yang dibuat rezim yang berkuasa dalam bentuk regulasi berupa UU,  PP,  Perpuu,  Kepres, Kepmen dan surat edaran Kementerian dan Lembaga Negara tidak menggunakan landasan saintific dan kaidah-kaidah agama serta moral-etika sosial, bahkan kontradiksi dengan syiar dan dakwah Islamiyah spt larangan buka puasa Ramadhan 1444 H bagi aparatur K/L negara. 

Akhirnya beberapa regulasi tersebut bermuara pada panen protes,  kritik dan  demontrasi rakyat,  yang kontraproduktif,  buang-buang energi yang sia-sia dan sial.

Beberapa hari belakang ini,  kita melihat para profesor dan doktor, kaum intelektuil non-ICMI mulai gelisah dan membuat pernyataan dan sikap mendukung langkah Menkopolhumkam RI bpk. Prof. Mahfud MD untuk membongkar kasus dana siluman lk Rp 342 triliyun di rekening ASN Ditjen Pajak dan Beacukai Kemenkeu RI.

Lantas sikap dan pernyataan MPP ICMI apa dan bagaimana dalam merespon kasus korupsi tersebut? Diluar sana,  sejumlah pihak yang berkepentingan (stakeholders), mereka selalu berharap dan bertanya, apa dan bagaimana sikap ICMI?

Demokrasi negeri ini memang dalam kondisi “mati suri”, orpol, wakil rakyat DPR RI dengan koalisinya yang sangat besar dan gemuk akibatnya mereka minus daya kritis dan lemah keberpihakannya pada kepentingan rakyat.

Mereka para Wakil Rakyat belakangan ini lebih bermesraan dengan segelintir kepentingan keserakahan, hegemoni dan kendali-kontrol kaum pemilik modal besar (oligarki). Gejala sosial semacam itu, merupakan faktor utama yang akan memperparah keadaan NKRI, jika terus dibiarkan, gagal dan bubar (collapse), nauzubillahi minzalik, hal itu jangan sampai terjadi.

Beberapa pengamat dan pemikir kritis dan analitik, sudah berani berucap dan mengungkapkan ke publik bahwa Indonesia dalam ambang kebangkrutan, gawat darurat dan berbahaya.

Selanjutkan kita berharap kajian hukum dan politik di lingkungan ICMI lebih digiatkan dan dihidupkan lagi guna merumuskan saran dan rekomendasi serta public policy yang cerdas dan konstruktif kepada Pemerintah dan. DPR RI,  serta Kementerian dan Lembaga Negara lainnya,  yang tentu terkait MPP ICMI agar lebih proaktif,  jangan diam saja (ciciang wae) ! Sebab naluri dan fitrah Cendekiawan Muslim itu senantiasa berpikir, solutif dan ada kepedulian,  meminjam istilah bpk Prof. BJ Habibie, beliau almarhum adalah Pendiri dan Ketua Umum pertama MPP ICMI serta Presiden RI ketiga yang jenius dan sukses membawa NKRI terhindar dari perpecahan (disintegrasi) bangsa di era transisi demokrasi yang berakal sehat.

Demikian percikan pemikiran singkat, hasil perenungan,  dan terima kasih atas segala perhatiannya.

Save umat,  bangsa dan NKRI. Semoga Allah SWT melindungi dan menolong hamba-hsmbaNya yg beriman,  bertaqwa dan gemar berbuat kebajikan,  Aamiin.
Syukron barakallah.
Wassalam

====✅✅✅

*) Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat, pemrakarsa dan Ketua Wanhat ICMI Orwil Khusus Bogor, Konsultan K/L negara,  Pegiat dan Pengamat Sosial serta Pendiri-Dosen Senior (Asoc Profesor) Universitas Djuanda Bogor

Kenali Waktu yang Tepat untuk Olahraga, Yuk Simak!

0

Bogor | Jurnal Bogor

Aktivitas berolahraga sebenarnya semua kembali lagi pada tujuan yang ingin dicapai, juga menyesuaikan dengan situasi serta kondisi.

Berikut ini adalah beberapa waktu yang dianggap tepat untuk melakukan olahraga:

1. Pagi hari: Waktu terbaik untuk olahraga adalah di pagi hari, karena tubuh Anda dalam keadaan segar dan energi Anda belum terkuras habis. Selain itu, melakukan olahraga di pagi hari juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan mood Anda.

2. Siang hari: Jika Anda tidak bisa berolahraga di pagi hari, waktu yang tepat untuk berolahraga adalah di siang hari. Namun, pastikan Anda menghindari olahraga pada saat terik matahari, terutama di musim panas.

3. Sore hari: Sore hari juga merupakan waktu yang baik untuk berolahraga, terutama jika Anda bekerja di kantor atau di depan komputer sepanjang hari. Olahraga pada sore hari dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan konsentrasi.

4. Malam hari: Jika Anda suka olahraga di malam hari, pastikan Anda melakukannya sebelum makan malam. Olahraga di malam hari juga dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari. Namun, pilih waktu yang terbaik untuk Anda berdasarkan jadwal dan kebiasaan Anda. Yang terpenting adalah tetap konsisten dan mengikuti jadwal olahraga Anda secara rutin.

Yuk share informasi ini ke temen-temen kamu yang bingung menentukan waktu yang tepat untuk berolahraga!

**Herman MG/UIK-jb

Anies-AHY Ngobrol dengan Anak Muda, AHY: Negara Harus Miliki Prioritas, Jangan Besar Pasak Daripada Tiang

0

Bandung | Jurnal Bogor

Ratusan anak muda menyambut meriah kehadiran Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan, di Bandung, Sabtu (5/8/2023).

AHY dan Anies hadir untuk ngobrol bareng dengan anak-anak muda ini tentang berbagai isu perubahan dan perbaikan yang menjadi perhatian mereka.

Pada anak-anak muda yang menyesaki ruangan, AHY menguraikan kembali lima klaster persoalan bangsa, disampaikannya dalam pidato politik pertengahan Juli lalu.

“Negara harus memiliki prioritas yang tepat,” tegas AHY mengomentari anggaran infrastruktur dan utang luar negeri yang terus naik. “Jangan besar pasak daripada tiang,” tambahnya.

Bicara usai AHY, Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan juga menegaskan visi perubahan yang diusung koalisi.

“Ruang-ruang kreativitas harus dibuka,” kata Anies sembari memuji anak-anak muda Bandung. “Bandung harus terus memasok kreativitas bagi bangsa,” tegas Anies.

Selain bertemu ratusan anak muda hari Sabtu ini, AHY dan Anies juga akan bertemu dengan ribuan warga Bandung, Cimahi dan sekitarnya serta perwakilan dari 27 kabupaten/ kota di seluruh Jawa Barat, hari Minggu (6/8) besok.

** yev

Fitur Terbaru Chat WhatsApp Pakai Pesan Video

0

Bogor | Jurnal Bogor

WhatsApp memperkenalkan fitur terbaru pakai pesan video yang melengkapi opsi balas pesan sebelumnya seperti voice note, stiker hingga GIF. User bisa langsung merekam video langsung di laman chat fitur pesan video instan memiliki durasi paling lama 60 detik.

Fitur pesan video instan ini memungkinkan pengguna untuk merekam atau mengirim video langsung dari layar chat tanpa harus melalui proses panjang untuk merekam atau membuat video terlebih dahulu. Pengguna hanya perlu menekan tombol video untuk merekam pesan video instan dan kemudian mengirimkannya secara langsung ke kontak atau grup chat.

Dengan adanya fitur pesan video yang baru ini, pengguna WhatsApp bisa lebih mudah untuk berbagi momen-momen penting dengan teman dan keluarga mereka. Selain itu, fitur ini juga bisa membantu dalam pekerjaan, seperti untuk menyampaikan pesan atau informasi dengan lebih jelas dan terperinci.

Namun, sebagai pengguna WhatsApp, kita harus tetap memperhatikan privasi dan keamanan akun kita. Pastikan selalu untuk menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak mudah ditebak, serta hindari membuka pesan dari orang yang tidak dikenal atau mencurigakan. Dengan cara ini, kita bisa lebih aman dan terlindungi dalam menggunakan aplikasi WhatsApp.

** Herman [MG/UIK/JB]

Kelangkaan Air Bersih di Kota Bogor dan Perhatian Pemkot

0

Oleh:
Dr.Ir.H.Apendi.Arsyad, M.Si

jurnalinspirasi.co.id – Bismillahir Rahmanir Rahiem. Membaca berita headline di halaman depan Harian Umum (HU) Radar Bogor, 2 hari yang baru lalu, judul beritanya “Bogor Krisis Air Bersih: Empat Daerah Siaga Kekeringan”. Berita itu sesungguhnya benar adanya, dan hal itu perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, sebab menyangkut kebutuhan vital rakyat.

Terima kasih Pemred dan wartawan HU Radar Bogor telah mengekpose gejala alam berupa kekeringan ini, dan kelangkaan air bersih tersebut yang tengah dialami penduduk di daerah Bogor, sehingga hendaknya wajib menjadi perhatian serius pihak-pihak pembuat kebijakan dan kewenangannya yang mengatur negeri, terutama tugas elite politik (the ruling party).

Harapan kita barang tentu, semoga para pejabat Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor, berkesempatan membaca, menyimak, dan memahami serta menghayati isi berita HU Radar Bogor mengenai krisis air bersih tersebut, dan dampaknya bagi rakyat, khusus penduduk, warga Kota Bogor. Sikap empaty dari the ruling party Kota Bogor semakin dituntut adanya, karena mereka digaji dari pajak rakyat.

Izin saya bercerita singkat bahwa saya sudah 2 hari ini di rumahku kekurangan atau kelangkaan air bersih, mesin jetpam tidak lagi bisa menyedot air tanah dari sumur disamping rumah untuk disimpan airnya di bak penampungan air (tangki dron) yang terletak di atas atap rumah. Tidak seperti biasanya, pengisian air tanah sebelumnya lancar-lancar saja penyimpanan air untuk kebutuhan sehari-hari MCK keluarga.

Cukup merana rasanya akibat ketiadaan air di rumah tangga ini, sampai minta air ke pengurus Mushola dekat rumah untuk air MCK. Solusinya Kamis (tgl 3 Agustus 2023) saya harus berinisiatif dan  sudah membeli air bersih 1 truk tengki berkapasitas lk 8000 liter seharga Rp550 ribu, truk tangkinya datang ke rumahku untuk mengisi sumur kedalaman lk 13 meter, yang 1-2 hari telah mengering.

Pesan air bersih dilakukan lewat pesanan online (digital marketing): kata si abang pemasok air bersih, alamat perusahaannya di daerah Ciomas. Airnya diambil dari sumber mata air alamiah di kaki pegunungan Salak, sekitar Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Alhamdulillah, bak-bak penampungan air bersih segala macam bentuk yang ada di rumahku spt ember, baskom, mesin cuci, jerigen, botol-botol dll untuk persediaan air mandi-cuci dan kakus (MCK) dan beberapa penampung air lainnya termasuk kolam ikan dan tanaman hias, di perkarangan rumahku, alhamdulillah kini sudah terisi semua.

Saya pun tidak tahu, sampai beberapa lamakah? air bersih satu truk tangki 8000 liter ersebut, bisa bertahan untuk dikonsumsi bagi kebutuhan kami sekeluarga. Wallahuaklam.

Sebenarnya akibat kekurangan atau kelangkaan air tanah dari sumur ini tadinya peruntukannya dipakai hanya keperluan mandi dan cuci peralatan dapur, diatasi (solusinya) dengan memakai air galon isi ulang yang dibeli di warung-warung isi ulang, dekat rumah. Galon-galonnya diangkut mobil Avanza milikku, bukan sewa.

Sedangkan kebutuhan air minum keluarga kami, sejak puluhan tahun lamanya, dipasok dengan air galon merk Aqua harganya lk Rp.19.000 per galon, yang dibeli di IndoMark dan atau AlfaMark. Hal ini disebabkan kami ragu menkonsumsi air tanah dari sumur disamping rumah, kualitas standar air minumnya kurang layak sebagai dampak pencemaran limbah pabrik di kawasan industri Tajur Bogor.

Lumayan harganya per galon air isi ulang Rp.5000,- dibeli sebanyak 5 galon per 2-3 hari, tempat penjualan air tersebut di jln Raya Tajur Bogor. Ya lumayan juga uang dikantong agak “terkuras” tetapi bukan biayanya saja yang berat, tetapi yang sangat berat tenaga cukup terengah-engah menggotong dan memindahkan galon-galon pada posisinya di grase mobil dan kemudian dituangkan ke bak-bak penampungan yang telah dipersiapkan di rumahku.

Pekerjaan pengadaan air bersih rumah tangga yang cukup melelahkan, akan tetapi air bersih adalah kebutuhan dasar manusia (basic human need), vital maka terpaksa dilakukan.

Kesimpulan, apa yg ditulis HU Radar Bogor kemarin, viral di medsos, memang benar adanya Bogor krisis air bersih, termasuk daerah pemukimam kami di daerah perapatan Ciawi, Wangun Atas dimana sudah ada beberapa sumur air tanah yang mengering, tetangga saya beberapa meter jaraknya di belakang rumahku.sudah 2 minggu sumurnya mengering.

Padahal kita tahu, ini daerah kita Bogor dapat julukan terkenal sebagai “Kota Hujan” dan juga “Si mbah El Nino”, yang ditandai musim panas berakibat negatif kekeringan sebagai dampak “global warming ” sebenarnya baru saja datang, bulan Juli 2023.

Demikian ramalan BMKG RI bahwa fenomena alam climate change El Nino baru  berlangsung sejak Juni 2023 ini, jika saya tidak salah kutip terjadi musim panas dan kekeringan, kekurangan air akan terjadi hingga Desember 2023 nanti, …ala mak, sengsaranya kita dibuatnya..

Sehubungan dengan itu, maka kita seharusnya bersiap-siap menghadapi dan mengantisipasi kehadiran musim panas dan kemarau panjang tersebut, yang ditandai kelangkaan sumberdaya alam: air bersih (nature resource scarcity: water) di lingkungan pemukiman-perumahan kita.

Ya solusinya, agar terpenuhi air untuk kebutuhan rumah tangga, ya mau tak mau kita harus memesan air tanki komersial yang mahal  tersebut dalam ukuran dan daya beli kantong Rakyat. Karena daerah pemukiman kami, walaupun terbilang daerah perkotaan, akan tetapi fasilitas air dari pasokan PDAM Tirta Pakuan hingga sekarang belum masuk jaringan perpipaannya.

Dengan kata lain bahwa kami belum mendapat pelayanan air bersih yang mengalir ke rumah kami. Sebenarnya sudah lama kami berjuang, mengajukan permohonan sejak 15 sd 25  thn lalu, akan tetapi hingga kini, zaman now belum juga mendapat respon dari PDAM Tirta Pakuan, Sukasari Kota Bogor. Padahal jarak daerah Wangun  Atas Sindangsari, Tajur dengan Kantor Pusat PDAM Pakuan, sesungguhnya tidaklah terlalu jauh, sangatlah dekat.

Padahal kita sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang cerdas sangat paham, berdasarkan konstitusi negara UUD 1945, pada pasal bagian Hak-Hak Azasi Manusia (HAM), bahwa kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan pokok untuk manusia, terutama bagi penduduk lokal. Maknanya dalam penyediaan air bersih penduduk termasuk kategori perintah konstitusi penegakan HAM, kebutuhan air bersih Rakyat harus dan bahkan wajib disediakan negara, dalam hal ini oleh Pemerintah setempat.

Semoga kelangkaan air bersih untuk kebutuhan dasar penduduk ini, janganlah terlalu lama rakyat menunggu, di negeri yang kekayaan alamnya melimpah ini. Apalagi kawasan Bogor daerah pengunungan dikenal.”Kota Hujan”, curah hujannya relatif tinggi, potensi sumberdaya airnya kaya, sedangkan yang “miskin” tata kelolanya (bad governance), alias anomali dan paradoks.

Saat ini sudah seharusnyalah menjadi perhatian serius  yang mendesak oleh pihak-pihak pembuat keputusan dan kebijakan publik dengan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dalam rangka pemenuhan kebutuhan vital dan kepentingan strategis Rakyat. Pemerintah dalam hal ini, pihak yang bertanggungjawab dalam mengelola anggaran dan berbagai program pembangunan daerah berbasis dana APBD dan bahkan ada dana alokasi khusus berasal dari APBN, Pemerintah Pusat.

Untuk kasus kelangkaan air bersih yang dialami di perkampungan kami di daerah  Wangun Atas Kelurahan Sindang Sari Kota Bogor, barang tentu menjadi tanggungjawab dan kewenangan YML Bpk Walikota Bogor beserta jajarannya, yang didukung para Wakil Rakyat (anggota DPRD) yang amat terhormat, penyerap dan penyalur aspirasi rakyat, yang ada dan duduk di singgasana kekuasaan legislatif DPRD Kota Bogor.

Semoga mereka the ruling party itu dianugerahi Allah SWT sebuah kesadaran, kepedulian dan tanggungjawab dalam menunaikan amanah dan aspirasi Rakyatnya sebagaimana perintah konstitusi Negara RI sebagaimana tercantum dalam pasal-pasal UUD 1945, Ya Allah kabulkanlah doa kami, Aamiin-3 YRA. Syukron barakallah.
Wassalam

===✅✅✅

*) Pendiri dan Dosen Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan Ketua Wanhat ICMI Orwil Khusus Bogor, Konsultan K/L negara, Aktivis Ormas/NGO-Pegiat dan Pengamat Sosial. Kini bermukim di daerah Wangun Atas Kel.Sindangsari Tajur, Kota Bogor

Warga di Dua Desa Dilanda Kekeringan, PT Antam dan Polsek Nanggung Kolaborasi Distribusikan Air Bersih

0

Nanggung l Jurnal Bogor

PT Antam UBPE Pongkor berkolaborasi dengan Muspika dan BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan air bersih. Pendistribusian air bersih dilakukan seiring terjadinya di beberapa desa di Kecamatan Nanggung mengalami krisis air bersih akibat menurunnya intensitas hujan di Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Busnies Suport Senior Manajemen PT Antam UBPE Pongkor, Reta Prasetyo mengatakan  bahwa sejak dua pekan terakhir pihaknya terjun langsung menyuplai pasokan air bersih  bagi warga yang membutuhkan akibat dilanda kekeringan.

Distribusi air bersih dilakukan, berawal permintaan warga Desa Kalongliud  melalui ketua APDESI Kecamatan Nanggung bahwa  PT Antam segera mendatangkan kebutuhan berupa air bersih.

“Kami anggap kebutuhan masyarakat begitu urgent, sehingga kami respons dan langsung dilakukan pengiriman air bersih tersebut.” Ujar Reta Prasetyo kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Selama intensitas hujan menurun kata dia, maka pendistribusian air bersih dari Antam untuk masyarakat yang membutuhkan  secara kontinue terus dilakukan. Dalam melayani khalayak banyak terutama bagi  masyarakat yang terdampak kekeringan bisa mendapatkan pasokan air bersih maka kegiatan ini kerjasama dengan pihak Polsek Nanggung.

“Pak Kapolsek menyiapkan tangkinya, sedangkan airnya dari Antam sudah tersedia,” jelas Reta.

Selain itu, termasuk BPBD Kabupaten Bogor juga mendistribusikan air bersih untuk masyarakat. “Sudah berlangsung dua pekan distribusi air bersih bagi warga yang dilanda kekeringan,” tandasnya.

Kapolsek Nanggung AKP Joni Handoko juga menjelaskan pendistribusian air bersih untuk masyarakat di Desa Kalongliud dan Hambaro dilakukan lantaran air di sumur milik  warga secara keseluruhan mulai mengecil. “Imbas kekeringan, sumur warga paling bisa diambil empat atau lima lima liter saja. Jelas air yang ada tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian,” ungkapnya.

Sementara pemberian air bersih yang dikirim satu tengkinya sebanyak 8 ribu liter. Namun jika antisipasi air yang dikirim tidak tertampung, maka jadwal  pendistribusian air dari pihak PT Antam, BPBD serta Muspika  Nanggung akan bergiliran.

Kapolsek Nanggung selama ini terlihat rajin turun ditengah-tengah masyarakat. Dia juga berinisiatif dan berkolaborasi dengan perusahaan untuk mendukung program kemanusiaan salah satunya mendistribusikan air bersih  yang dibutuhkan masyarakat.

** Arip Ekon