27.1 C
Bogor
Sunday, May 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1706

Teman Hijrah Berdakwah Melalui Turnamen Futsal

0

Cibinong, Jurnal Inspirasi

Komunitas Teman Hijrah mengadakan turnament futsal Teman Hijrah Cup 2020 dengan mengusung tema “Tubuh yang kuat untuk ukhuwah yang erat” di Lapangan Planet Futsal Cibinong Square, Sabtu (29/2). Sebanyak 16 Tim dari kalangan anak muda Bogor dan sekitarnya ikut meramaikan gelaran turnament futsal yang digelar untuk pertama kalinya ini.

Turnament Futsal yang diadakan Teman Hijrah sangat unik dan berbeda dari turnament futsal yang biasa kita lihat. Hal ini dapat dilihat dari agenda acara yang disusun panitia dan juga aturan-aturan yang diterapkan selama pertandingan berlangsung. Bukan tanpa sebab, hal ini dilakukan karena turnamen futsal ini dihadirkan bukan hanya semata-mata pertandingan dan olahraga akan tetapi lebih kepada strategi dakwah untuk dapat menyentuh seluruh lapisan anak muda dengan segala bentuk karakternya

Turnamen futsal Teman Hijrah Cup 2020 dimulai sejak pukul 09.00 dengan rangkaian kegiatan yang menarik dan tentunya berbeda. Panitia mewajibkan seluruh pemain yang ikut serta dalam turnamen ini untuk hadir di pagi hari, tujuannya untuk mengikuti Kajian Keislaman & Kepemudaan dari Guru Besar sekaligus Pembina Teman Hijrah yaitu Ustadz Hilman Fauzi

Acara pembukaan dipandu oleh Wildan Fauzan, kemudian sambutan dari ketua pelaksana Tris Dewangga dan Tilawah Al-Qur’an bersama di tengah lapangan dipimpin oleh Qori Muda Teman Hijrah yaitu Arya dan Rena yang selanjutnya masuk acara kajian Islam & pemuda oleh Ustadz Hilman Fauzi. Dalam kajiannya Ustadz Hilman menuturkan bahwa pentingnya peran pemuda dalam sebuah peradaban bangsa, baik atau tidaknya sebuah bangsa ke depan itu sangat bergantung pada kualitas pemudanya. Ustadz Hilman dalam penyamapainnya menuturkan tentang kisah-kisah di zaman Rasulullah dan para sahabat yang hampir semua sejarah kejayaan Islam itu ditorehkan oleh anak muda.

Selain menyampaikan ilmu, Ustadz Hilman juga menyampaikan bahwa maksud diadakannya acara turnamen futsal agar dapat menyentuh dan merangkul anak-anak muda sekaligus memperkenalkan Teman Hijrah yang sudah 3 tahun lebih berdakwah dengan segmen anak muda dan juga mengajak seluruh pemuda untuk saling menguatkan dalam menghadirkan solusi terhadap permasalahan-permasalahan kepemudaan yang ada di Bogor seperti tawuran pelajar, pengangguran, dan lain-lain

Setelah mendengarkan kajian serta motivasi, kemudian seluruh peserta dan panitia menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk kecintaan kepada NKRI dan berkomitmen untuk menjadi warga negara yang baik dengan siap menjaga dan merawatnya.

Kick off pertandingan pun dimulai dengan tendangan pertama ke gawang oleh pembina Teman Hijrah, Ustadz Hilman Fauzi dan disaksikan oleh seluruh yang hadir. Selain kemasan susunan acara yang dinilai berbeda, aturan pertandingan pun dinilai sangat berbeda dengan kebiasaan turnamen futsal lainnya. Misalnya semua pemain wajib menggunakan kaos kaki panjang yang menutupi bagian aurat pada laki-laki, semua pemain wajib bersalaman sebelum dan setelah pertandingan dan yang sangat luar biasa pertandingan diberhentikan 30 menit sebelum adzan untuk dibuat persiapan menjelang shalat berjamaah

Di akhir turnament, akhirnya tim anak-anak muda dari Bojonggede yaitu Asal Nendang FC berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Tim Newbie FC melalui kemenangan tragis lewat adu tendangan penalti. Juara ketiga diraih oleh tim Sangazi FC dan keempat oleh tim Haizum FC. Masing-masing pemenang mendapatkan tropi, sertifikat dan uang pembinaan. Selain para pemenang, panitia juga memberikan penghargaan kepada topskorer yang diraih oleh Budiman dari tim Asal Nendang FC dan penghargaan untuk wasit yang berhasil mengawal pertandingan dengan aman dan tertib

Pembina Teman Hijrah, Ustadz Hilman Fauzi menuturkan bahwa turnamen futsal ini adalah cara teman hijrah untuk terus meluaskan dakwahnya dengan cara dan strategi yang berbeda. Harapannya bahwa silaturahim akan semakin luas dan pelan-pelan para pemuda yang belum tersentuh ikut dalam beberapa agenda kajian teman hijrah seperti di masjid tetap bisa mendapatkan sentuhan dakwah walaupun di tempat yang berbeda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Tris dewangga, sebagai ketua pelaksana juga merasa bersyukur bisa menghadirkan turnamen futsal Teman Hijrah Cup 2020. “Rencana turnament futsal ini sebenarnya sudah dibicarakan sudah setahun yang lalu dan alhamdulillah baru kesampaian di awal tahun 2020 ini. Saya bersyukur alhamdulillah, event ini berjalan lancar dan sangat luar biasa bagi kami khususnya tim panitia, saya pribadi tidak menyangka antusias para peserta akan setinggi itu mengingat ini adalah event pertama kami.”

Salah satu peserta turnamen menilai kegiatan ini sangat berkesan. “Alhamdulillah turnamen ini berjalan dengan baik, kita dapat bersilaturahmi dengan teman teman baru, semoga event ini bisa berjalan lagi lebih baik dan semoga di tahun depan diadakan kembali”.

DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI KANKER SEDUNIA (HKS) TAHUN 2020

0

Apabila disebut kanker, sebagian dari kita merasa ngeri membayangkan. Betapa tidak, penyakit ini menjadi semacam hantu yang bisa dating tiba-tiba. Mengapa demikian, ternyata penyakit kanker menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Terdapat 9,6 juta kematian yang diakibatkan oleh kanker pada tahun 2018. Pada tahun 2018 juga bisa dianalogkan 1 dari 6 kematian terjadi akibat kanker.

Dari beberapa literature, misalnya menurut Globocan pada tahun 2018, di Indonesia tercatat kasus baru kanker sebanyak 348.809 kasus.  Dari jumlah tersebit 207.210 orang diantaranya berakir dengan kematian. Catatan lain menyebutkan bahwa diperkirakan 70% dari seluruh kematian yang diakibatkan oleh penyakit kanker, terjadi di Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Indonesia, Badan pengelola jamian Sosial (BPJS) bidang kesehatan menyebut penyakit kanker merupakan salah satu penyakit katastropik, yaitu penyakit penyakit yang mengancam jiwa dan memerlukan pembiaya tinggi dalam penanganannya. Apabila diurutkan tingginya biaya penanganan, penyakit kanker menempati urutan ketiga setelah penyakit jantung dan gagal ginjal.

Berdasarkan riset kesehatan dasar yang dilakukan oleh kementrian kesehatan pada tahun 2018, besarnya penyakit kanker bisa digambarkan dengan angka prevalensi, yaitu sebesar 1,79 per 1000 penduduk. Yang dapat diartikan bahwa setiap 1000 penduduk hampir 2 orang terkena penyakit kanker ini. Angka ini ternyata telah meningkat jika dibandingkan dengan hasil penelitian serupa yang dilakukan ditahun 2013. Tahun 2013 prevalensi kanker sebesar 1,4 per 1000 penduduk.  Sebagian besar kasus kanker terjadi pada perempuan. Jumlah kasus kanker yang tertinggi pada perempuan adalah Kanker Payudara yaitu  sebesar 42,1 per 100.000 penduduk.  dengan rata-rata kematian 17 per 100.000. Disusul dengan Kanker Leher Rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk.

Di Kota Bogor, jumlah penderita kanker thn 2019 tercatat sebanyak 423 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 226 orang adalah penderita kanker Payudara, sebanyak 35 orang adalah kanker Leher Rahim dan kanker ovarium. Ada juga penderita kanker darah sebanyak 23 orang dan kanker lainnya sebanyak 139 orang. Sebanyak 45 orang kondisinya  dinyatakan berada pada stadium lanjut.  Stadium  lanjut adalah suatu kondisi dimana penyakit ini sudah mencapai tingkat keparahan yang tertinggi.

Apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah kota Bogor terhadap HAntu yang satu ini? Pada tahun 2016 Pemerintah Kota Bogor bersama pemangku kepentingan telah mencanangkan komitmen luhur yaitu menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Peduli Kanker dan Paliatif. Paliatif adalah suatu kondisi dimana penyakit kanker secara teori sudah tidak dapat disembuhkan. Komitmen ini tidak hanya kesepakatan saja namun juga telah diwujudkan melalui berbagai  aksi nyata. Pada bulan Desember tahun 2018 Walikota Bogor telah menerbitkan Peraturan Walikota Nomer :440.45-284  perihal Tim Paliatif Kota Bogor. Disusul dengan  RSUD Kota Bogor menyusun kebijakan manajemen perihal Tim Paliatif Rumah Sakit disertai penyusunan norma, pedoman serta pengembangan kapasitas dokter dan tenaga medik RSUD Kota Bogor.

Dalam rangka Hari Kanker Sedunia (HKS) yang diperingati setiap tanggal 4 Februari setiap tahunnya, tahun 2020 ini mengambil Tema : I am and I will.  Secara awam dapat diterjemahkan “saya, dan saya mau” yang bermakna kepedulian terhadap kanker dimulai dari saya. Tema ini bertujuan untuk mengajak semua pihak agar menjalankan perannya masing-masing untuk mengurangi beban akibat penyakit kanker.

Yayasan KAnker Indonesia (TKI) Kota Bogor bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kota Bogor mengadakan peringatan hari kanker seduania dengan menggelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat Kecamatan dan Komunitas se-Kota Bogor. Kegiatan  ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk peduli dan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian Kanker. Karena pengendalian kanker hanya berhasil jika dilakukan secara terintegrasi dan menyeluruh, dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat antaralain instansi terkait, organisasi profesi, Institusi pendidikan, LSM, masyarakat dan swasta.

Dengan kegiatan Lomba Cerdas Cermat ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat kota Bogor mengenai pentingnya perilaku hidup sehat maupun deteksi dini Kanker, guna memperoleh keberhasilan pengobatan Kanker ; diharapkan masyarakat akan lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran individu terhadap kanker dan mendorong individu untuk mengambil peran dalam pengendalian kanker. Adapun thema dari Lomba Cerdas Cermat ini adalah “ Edukasi kunci pencegahan kanker”.

Ikatan Pelajar Muhammadiyah Edukasi Tentang Bahaya Merokok dan KTR

0

Bogor , Jurnal Inspirasi

Edukasi tentang bahaya merokok dan kawasan tanpa rokok digelar di Rumah Makan Gumati yang terletak di Jl. Paledang, Kota Bogor, Jum’at (28/2). Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah tersebut dihadiri oleh beberapa narasumber seperti Ismi Istiqomah sebagai Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah(PPIPM) dan Ika Lastyaningrum dari Dinas Kesehatan Kota Bogor.

Dalam acara tersebut Ismi Istiqomah mengutip data dari Bappenas tentang prediksi bahwa tahun 2030 Indonesia akan memiliki sumber daya manusia yang dengan usia produktif lebih banyak dari usia usia yang tidak produktif, menurut Ismi prediksi tersebut dapat terpatahkan jika SDM di Indonesia banyak yang sakit karena rokok.

“Saya menjadi pesimis sejak kasus perokok terus meningkat dari tahun 2013, kan katanya tahun 2030 Indonesia diprediksi akan memiliki SDM dengan usia – usia produktif lebih banyak ketimbang usia – usia tidak produktif, itu semua bisa saja gagal jika SDM-nya tidak sehat dikarenakan rokok” ujar Ismi.

Ismi juga menjelaskan bahwa rokok juga dapat mengakibatkan tingkat kematian menjadi tinggi sedangkan tingkat kelahiran menjadi rendah, “ibu yang sedang hamil jika menghirup asap rokok atau merokok dapat membahayakan janin, dapat membunuh janin atau membuat janin menjadi pendek atau cenderung kerdil” ujarnya.

Menurutnya dalam sebatang rokok dengan panjang kurang lebih 9 centimeter terdapat kurang lebih 4000 zat yang mebahayakan dan dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti serangan jantung, kanker paru – paru, dan stroke.

Pelajar menjadi salah satu target pasar rokok terbesar dikarenakan mudahnya akses para pelajar untuk membeli rokok, “penyebab pelajar merokok katanya biar gak stres atau sering marah, faktor lingkungan, dan alasan sosial lainnya. Akses untuk membeli rokok juga mudah karena rokok mudah didapatkan dimana – mana” ujar Ismi.

Ismi juga mengatakan pihak Ikatan Pelajar Muhammadiyah juga sudah pernah mengusulkan kepada menkominfo untuk melakukan pemblokiran terhadap iklan – iklan rokok di internet dan di bioskop, karena menurutnya iklan rokok juga dapat mempengaruhi anak – anak yang melihat untuk membeli rokok.

Kemudian Ika dari Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa Perda KTR sedang mengalami revisi, dan menjelaskan riset yang telah dilakukan selama tahun 2018, “usia anak merokok rata – rata mulai dari usia 8 hingga 12 tahun, jadi banyak anak smp yang sudah mulai mencoba untuk merokok” ujarnya.

Ika juga menjelaskan tentang survei yang dilakukan sebelum munculnya Perda KTR “sebelum ada Perda KTR kita sudah melakukan di berbagai wilayah di kota Bogor dan di setiap wilayah yang dilakukan survei ada diatas 84% mendukung Perda KTR” ujarnya. Oleh karena itu menurutnya Perda KTR di Kota Bogor diperlukan karena hal tersebut merupakan keinginan dari warga Bogor itu sendiri.

Didalam Perda KTR kota Bogor juga terdapat aturan yang terkait dengan rokok elektrik dan shisha yang diberlakukan sama dengan rokok konvensional hal tersebut yang membuat Perda KTR di kota Bogor berbeda dengan kota lainnya.

“Yang membuat Perda kota Bogor berbeda dari kota – kota lainnya adalah Perda KTR kota Bogor memberlakukan aturan terhadap rokok elektrik dan shisha sama dengan rokok konvensional,” kata Ika saat menyampaikan materi. Mochamad Iman Fajar Subqhi | MG

Resmi Dibuka, Reborn Fitnes Gym Berikan Banyak Fasilitas

0

Bogor, Jurnal Inspirasi

Reborn Training Camp sarana olahraga kebugaran yang berlokasi di Jl. Raya Pajajaran No.59 A-B, Baranangsiang, Bogor Timur kembali membuka lokasi kedua yang beralamat di Jl. Kolonel Ahmad Syam Komplek Pertokoan No. 179I-179J (Pandu Raya), dengan nama Reborn Fitnes Gym.

Dikatakan Yanyan Afrian yang akrab disapa Ryan, sesuai dengan namanya Reborn Fitnes Gym miliki perbedaan dengan Reborn Training Camp yang berlokasi di Jalan Pajajaran itu. Berdiri diatas bangunan empat lantai ini, Reborn Fitnes Gym tawarakan lebih banyak fasilitas kebugaran lainnya.

“Reborn Fitnes Gym sekarang merupakan pusat dari Reborn Training Camp, karena disini lebih banyak menawarkan jenis fasilitas olahraga kebugaran selain Fitnes Gym, Muaythai, Bootcamp disini saya melengkapi fasilitasnya dengan studio Yoga, Zumba, Pilates, Tabata, Private 1 on 1, Private Group, kesemuanya ini dapat menjadi pilihan untuk para member yang ingin bergabung,” paparnya disela Grand Opening, Sabtu (29/2/2020), belum lama ini.

Selain itu, kata Ryan di Reborn Fitnes Gym miliki lagi satu keunggulan lainnya, dengan sarana fasilitas ring dan lokasi outdoor di lantai empat. “Kita berikan yang terbaik untuk para member lokasi khusus sarana latihan untuk bertarung (ring) dan satu lokasi outdoor di lantai empat, untuk masalah biaya dijamin terjangkau untuk semua kalangan,” tambahnya.

Sementara itu, masih dilokasi yang sama rekan bisnis Ryan sekaligus owner Reborn Fitnes Gym Charly menambahkan, berawal dari kesukaanya dengan olahraga dirinya tertarik untuk menjalin kerjasama dalam bidang jasa kebugaran ini.

“Kenapa tertarik dengan bisnis olahraga ya kita lihat kondisi kedepan tren olahraga ini semakin meningkat orang akan kesehatan juga semakin meningkat,  disisi lain olahraga juga sekarang menjadi lifestyle (gaya hidup-red), kita lihat negara-negara maju sudah menjadi satu kebiasaan bahwa olahraga itu adalah sesuatu yang rutin dan harus mereka lakukan,” ucapnya.

Selain itu ia mengatakan, “memang saya juga punya salah satu tujuan ya agar masyarakat Bogor itu bisa lebih sehat, bisa menjaga kesehatan mereka lebih baik sehingga otomatis akan menjadi lebih produktif dan berkualitas bagi keluarga dan orang sekitarnya,” harapnya.

Handy Mehonk

360 Peserta Ikuti Pelatihan Instrukrur Senam

0

Cibinong, Jurnal  Inspirasi

SEBANYAK  360  peserta dipastikan akan mengikuti  Bimtek Pelatihan Instruktur Senam FORMI Kabupaten Bogor  yang akan digelar di salah satu hotel yang ada di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor pada 11 -13 Maret 2020 nanti. Kegiatan Bimtek pelatihan Instruktur Senam ini memang sudah jadi agenda kerja FORMI Kabupaten Bogor di tahun 2020.   

“Saat ini kami memang fokus untuk menggelar pelatihan Instruktur Senam . Karena kami punya agenda untuk pemecahan rekor MURI nantinya,” beber Ketua FORMI Kabupaten Bogor,  Usep Supratman   

Makanya, sambung Usep, para pelatih yang sudah ikut dalam Bimtek Instruktur Senam nantinya harus bisa bergerak dalam melakukan pemasalan olahraga senam rekreasi ke kalangan masyarakat secara umum.

Tak  hanya itu, para pelatih senam yang sudah ikut dalam pelatihan nantinya akan jadi ujung tombak dalam kegiatan Road Show Formi Kabupaten Bogor  dengan menggelar senam  secara rutin ke-40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

Kegiatan Road Show FORMI Kabupaten Bogor dengan melakukan kegiatan senam ini adalah bagian dari dukungan FORMI Kabupaten Bogor dalam menggaungkan Piala Dunia 2020 yang akan digelar di Indonesia dan kebetulan Stadion Pakansari termasuk salah satu venue yang akan dijadikan Host  Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang.             

“Dengan  kegiatan senam tersebut minimal gaung Piala Dunia U-20  tahun 2021 bisa dirasakan oleh semua masyarakat Kabupaten Bogor yang tersebar  di 40 Kecamatan,”  tuntas Usep Supratman

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Kabupaten Bogor, Wawan Darmawan yang ikut hadir dalam acara  kejurnas Kyokushinryu 2020  di GOR PPOM Kabupaten Bogor sangat bangga dan mendukung gebrakan FORMI Kabupaten Bogor  dibawah komando Usep Supratman saat ini.

Wawan berharap, geliat semua cabor yang ada di FORMI Kabupaten Bogor akan semakin tinggi dan harus bisa mengimbangi semangat dan motvasi Ketua Umum FORMI Kabupaten Bogor yang sudah berlari dengan kegiatan kegiatan pemasalannya.

“ Kejuaraan olahraga berada di bawah naungan FORMI Kabupaten Bogor semakin menambah warna  positf dunia olahraga di Bumi Tegar Beriman, “ pungkas Wawan Darmawan.

Asep Syahmid

Camat Sukajaya Dukung Piala Dunia U 20, Staf Kecamatan Wajib Pakai Kaos Timnas

0

Sukajaya, Jurnal Inspirasi 

SIKAP nasionalisme dan kebanggaan kepada timnas sepakbola U-20 yang akan berlaga di kancah Piala Dunia U-20 tahun 2021 akan digelar di Indonesia bakal ditunjukan Camat Sukajaya, Hidayat Saputra alias Ibing. Rencananya pasca pengumuman penetapan Piala Dunia tanggal  11 Maret 2020, ia akan membelikan seragam atau jersey Timnas untuk para staf kecamatan Sukajaya.

Hidayat Saputra

Hidayat mengatakan, pemberian jersey Timnas kepada staf kecamatan sebagai bentuk dan bukti nyata kalau jajaran staf dan camat sukajaya sangat mendukung perhelatan Piala Dunia  U-20 tahun 2021.

“Apalagi Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor  yang saat ini sudah jadi icon nasional masuk dalam salah satu calon venue utama Piala Dunia U-20. Kami sangat mendukung hajat negara dan juga hajat Pemkab Bogor ,” beber Ibing lagi

Tak hanya itu, kata Ibing, kalau pada tahun 2021 dirinya masih di Kecamatan Sukajaya nanti ia akan mewajibkan pemakaian seragam timnas saat anak anak asuhan Shin Tae Yong berlaga di kancah Piala Dunia U 20. “Kalaupuan saya harus pindah ke tempat yang baru, minimal saya juga akan melakukan hal yang sama di tempat yang baru  yakni mewajibkan stafnya menggunakan seragam timnas saat Pasukan Garuda bertanding,” tegasnya.

Momentum Piala Dunia U 20, sambungnya , adalah hal yang paling bersejarah dalam dunia sepakbola tanah air. “Kesuksesan menggelar event U-20, tentunya akan menjadi barometer bagi Indonesia  untuk mengajukan Piala Dunia yang senior atau Olimpiade,” tuturnya. 

Disamping itu,  ia juga akan melakukan hal yang sama dengan apa yang telah dilakukan Camat Cijeruk yakni menciptakan suasana Piala Dunia U 20  di kantornya nanti.

Asep Syahmid

Laga Panas Persikabo 1973

0

Cibinong, Jurnal Inspirasi

LAGA perdana Persikabo 1973  malam nanti benar-benar akan menjadi ajang pembuktian skuad Laskar Pajajaran di  Liga 1 musim 2020. Tim Persikabo 1973 besutan Igor Kriushenko tentunya harus memaksimalkan poin penuh saat meladeni Arema Malang di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (2/3).    

Jelang laga big match tersebut, pelatih tim berjuluk Laskar Padjajaran, Igor Nikolayevich Kriushenko berharap suporter dapat memberikan dukungannya secara langsung.

“Jadi besok adalah pertandingan pertama kita di Liga, juga saya harap para pendukung untuk datang ke Pakansari untuk mendukung klub tercinta ini,” ujarnya, Minggu (1/3).

Pelatih berkebangsaan Belarusia tersebut menjelaskan bahwa saat ini punggawanya tengah bekerja keras agar dalam pertandingan kontra Arema FC dapat maksimal. “Dan para pemain juga sedang mempersiapkan kemampuan mereka untuk menampilkan yang terbaik pada pertandingan besok,” tegasnya.

Terkait target musim 2020, Igor Nikolayevich Kriushenko menegaskan bahwa akan berusaha membawa timnya lebih bagus dari musim lalu. “Tugas kita musim ini yang pastinya harus lebih baik dibanding musim sebelumnya,” paparnya.

Sementara itu, Persikabo 1973 dipastikan tidak akan memainkan Didik lantaran sedikit terkendala cedera. “Terkait pemain yang absen kemungkinan Didik ya. Hanya itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Deni Sulaeman dari Ultras Persikabo Curva Sud ( UPCS )  beharap  Ciro Alves dkk bisa memetik poin penuh di laga perdana melawan Arema Malang nanti. “Semua supporter dan pendukung Persikabo 1973 hanya satu saja permntaanya yakni berikan selalu 3 poin penuh saat main kandang ataupun tandang,” tegas Deni Sulaeman.

Secara materi pemain, kata  Deni, skuad Laskar Pajajaran saat ini mungkin lebih bagus dari musim lalu.

“Kehadiran Alex  Dos Santos Gonzalves harus menambah daya gedor lini depan Persikabo 1973,” tuntasnya.

Dilain pihak, Direktur Pengembangan Bisnis Persikabo 1973 Persikabo,  Rhendie Arindra berharap musim ini supporter yang datang ke Pakansari untuk mendukung Persikabo akan lebih banyak lagi dari musim sebelumnya. “Kami sadar Persikabo 1973 ini masih sedang berproses menuju sebuah tim yang besar. Namun,  tim ini akan cepat menjadi besar jika semua elemen sepakbola dan supporter Persikabo 1973 memberikan dukungan penuh dengan cara  selalu datang dan memenuhi  stadion Pakansari saat  Persikabo 1973  berlaga,” tegas Rhendie.

Terus terang, sambung Rhendie, ia menaruh optimis besar kalau Persikabo 1973 bisa sejajar dengan Persib, Persebaya ataupun Persija Jakarta yang didukung secara banyak oleh puluhan ribu suporternya setiap melakukan laga kandang ataupun  tandang. 

Asep Syahmid

Dispora Gencar Sosialisasikan Pildun, Iwan Bule Kunjungi Pakansari Selasa Pagi

0

Cibinong, Jurnal  Inspirasi   

JELANG penetapan enam stadion yang akan jadi venue utama Piala Dunia U-20  tahun 2021, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, selasa pagi (3/3) rencananya akan melakukan sidak ke Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kunjungan Ketua Umum PSSI ke Stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor itu akan didampingi  Sekjen PSSI, Ratu Tisha dan sejumlah pengurus PSSI lainnya.

Disamping melakukan kunjungan dan melihat fasilitas sarana yang ada di Stadion Paknsari yang saat ini jadi markas Persikabo 1973, Iwan Bule juga akan menghadiri Ekpose Bupati Bogor, Hj Ade Yasin terkait kesiapan Kabupaten Bogor (Stadion Pakansari)  yang  masuk dalam nominasi venue utama Piala Dunia ( Pildun) U-20  tahun 2021.   

“Ketua Umum PSSI akan berkunjung dan melihat progress sejauh mana kesiapan Stadion Pakansari menghadapi  pelaksanaan Piala Dunia U 20.  Insya Allah, Stadion Pakansari masuk dalam enam stadion yang akan jadi venue utama Piala Dunia U-20,” beber Kadispora Kabupaten Bogor,  Bambang Setyawan.

Stadion Pakansari sendiri selama ini  sudah punya pengalaman internasional saat jadi venue final Asian Games, perhelatan AFF dan AFC beberapa waktu lalu. 

Untuk menggaungkan event Piala Dunia U-20 tahun 2021, sambung Bambang, saat ini Dispora Kabupaten Bogor dan semua KOK dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor akan melakukan pemasangan banner atau spanduk Piala Dunia U-20 di semua kecamatan  yang ada di Kabupaten Bogor .

“Beberapa kecamatan seperti Kecamatan Cijeruk , Sukajaya, Ciawi dan juga Sukaraja sudah menyiapkan program program terkait promosi Piala Dunia U-20 tahun depan di Kabupaten Bogor,” pugkas Bambang Setyawan.  

Ia menambahkan,  Dispora Kabupaten Bogor akan mendukung penuh program Bupati Bogor terkait Piala Dunia U-20 dan akan all out  agar Kabupaten Bogor bisa menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20 yang terbaik .

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis Persikabo, Rhendie Arindra mengatakan,  managemen dan semua pemain Persikabo sangat mendukung Stadion Pakansari jadi venue utama Piala Dunia  U 20 tahun depan. “Secara fasilitas Pakansari sudah sangat lengkap, bahkan dalam waktu dekat ada perbaikan sarana lampu, ruang VVIP, pembuatan Lift dll. Itu menunjukan keseriusan Pemkab Bogor yang sangat siap menjadi tuan rumah,” tegas Rhendie.

Jika Stadion Pakansari di rehab, kata Rhendie, maka Persikabo 1973 akan pindah home base ke Stadion Mini Persikabo, Cibinong. “Saya sudah bicara dengan Kadispora Kabupaten Bogor agar Stadion Mini Persikabo di lakukan pembenahan supaya mengikuti standar PSSI . Hingga Persikabo 1973  tetap akan berhome base di Cibinong ketika Stadion Pakansari dilakukan revitalisasi dalam waktu dekat,” tuntas Rhendie.  

Asep Syahmid

Maita dan Obet Sabet Medali Emas Sirkuit Panjat Tebing

0

Bogor, Jurnal Inspirasi  

DUA pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 15 Kota Bogor, Maita Linda Riani Sitorus, dan Obet Kornelius Sitorus, sukses meraih empat medali emas pada Sirkuit Panjat Tebing Kelompok Umum Seri 1 Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bogor, yang digelar di Wall Climbing SMA YPHB Bogor, 28 Februari hingga 1 Maret 2020.

Keempat medali emas tersebut, masing-masing berhasil dipersembahkan Maita Linda Riani dari kategori speed klasik, dan lead putri usia 15 hingga 19 tahun. Sedangkan dua medali emas lainnya sukses diraih Obet Kornelius Sitorus dari kategori lead, dan speed klasik putra usia 11 hingga 14 tahun.

Raihan empat medali emas tersebut, sekaligus menempatkan posisi pelajar SMP Negeri 15 Bogor, keluar sebagai peraih medali emas terbanyak. Sementara itu, untuk raihan medali terbanyak kedua diraih

pelajar SMP Negeri 3 Bogor, dengan raihan duya medali emas empat medali perak dan dua medali perunggu, yang masing-masing kedua medali emas tersebut satu di antaranya diraih Nayla Ayu Putri dari kategori lead putri usia 11 hingga 14 tahun, dan satu medali emas lainnya  diraih Nagita Febriyanti dari kategori speed klasik putri usia 11 hingga 14 tahun.

Sedangkan untuk medali perak diraih Muhammad Farel Alfariz dua medali perak dari kategori lead dan speed klasik putra usia 11 hingga 14 tahun, Nagita Febriyanti dari kategori lead putri usia 11 hingga 14 tahun, dan Nayla Ayu Putri dari kategori speed klasik putri usia 11 hingga 14 tahun. Sementara dua medali perunggu lainnya dipersembahkan Rahmanda Aulia dari kategori speed klasik dan lad putri.

Untuk posisi ketiga diraih siswa SMP Negeri 2 Kota Bogor, dengan raihan dua medali emas dari kategori speed klasik, dan lead putra usia 14 hingga 19 tahun. Selain itu, siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Ciseeng/EEC FPTI Kota Bogor, atas nama Muhammad Rafqi Firdaus juga berhasil meraih satu medali emas, dan satu medali perak dari kategori speed klasik, dan lead usia usia 6 hingga 10, siswa SMP Angkasa Bogor atas Nama Muhammad Azril Ramadan dengan raihan dua medali perunggu dari kategori speed klasi, dan lead putra usia 11 sampai 14 tahun. serta beberapa atlet lainnya.

Wakil Ketua III FPTI Kota Bogor, Dede Rohman, sebelumnya mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih para pelajar SD, SMP, maupun SMA pada sirkuit seri 1 kali ini. Apalagi sirkuit ini merupakan sirkuit perdana FPTI ‘Kota Hujan’, dan sekaligus media dalam mencari calon atlet-atlet andal untuk Kota Bogor di kemudian hari.

“Saya ucapkan selamat kepada para juara sirkuit kali ini. Tapi untuk peserta yang belum berhasil menjadi juara jangan patah semangat untuk mengikuti sirkuit panjat tebing FPTI Kota Bogor ini. Karena masih ada tiga sirkuit lagi yang menunggu para pelajar di tahun 2020 ini, sehingga saya ingin mereka tetap semangat dalam berlatih,” ujar Dede Rohman, Minggu (1/3).

Dede menambahakan, kalau sirkuit ini merupakan ajang pencarian atlet-atlet berbakat yang siap dibina dibawah naungan FPTI Kota Bogor, untuk memperkuat tim Kota Bogor di event-event resmi panjat tebing tingkat daerah, maupun memperkuat Jawa Barat ke tingkat nasional di tahun-tahun berikutnya.

“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih, atas support dan dukungan yang telah diberikan pihak SMA YPHB Bogor kepada FPTI, sehingga pelaksanaan sirkuit panjat tebing seri 1 berjalan sukses. Apalagi, pihak YPHB juga sangat terbuka untuk kami bisa kembali menggelar sirkuit berikutnya di wall climbing SMA YPHB ini,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Sirkuit Panjat Tebing Kelompok Umur Seri 1 FPTI Kota Bogor tahun 2020, Adi Winata mengatakan, kalau sirkuit kedua rencannya akan digelar pada Juni mendatang. Sehingga, pelajar yang belum juara bisa berpeluang untuk bisa menjadi juara di event berikutnya.

“Kita sudah agendakan untuk sirkuit seri kedua nanti di Juni. Jadi bagi pelajar yang belum juara harus lebih giat lagi berlatih, supaya di sirkuit berikutnya bisa juara. Begitu juga sebaliknya dengan para juara,” kata Adi Winata.

Ditempat yang sama, perwakilan dari SMA YPHB Bogor, Joko Pitoyo menegaskan, jika pihaknya akan mendukung penuh kegiatan FPTI Kota Bogor, dalam mencari calon atlet-atlet panjat tebing andal untuk ‘Kota Hujan’.

“Kami akan mendukung penuh kegiatan FPTI Kota Bogor dalam mencari atlet potensial untuk ‘Kota Hujan’, dan kami juga selalu terbuka untuk panjat tebing, kalau memang ingin menggelar sirkuit berikutnya di wall climbing SMA YPHB,” ucap Joko Pitoyo. 

Asep Syahmid

Gaungkan Piala Dunia U-20, Cijeruk Gelar Festival Kampung Bola

0

Cijeruk, Jurnal Inspirasi

KENDATI pelaksanaan Piala Dunia U-20  akan digelar tahun 2021 mendatang dan FIFA juga baru mengumumkan penetapan Enam Stadion Utama Piala Dunia U- 20 pada minggu kedua bulan Maret 2020. Namun apresiasi positif patut diberikan  kepada Camat Cijeruk, Hadijana dan jajarannya yang telah menggelorakan atau mengkampanyekan  Piala Dunia U-20 kepada masyarakat yang ada di desa se Kacamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.  

Salah satu bentuk spirit Piala Dunua U-20 yang telah dilakukan Camat Cijeruk adalah memberikan sentuhan  Piala Dunia U-20 dengan memasang banner terkait World Cup U-20 dengan latar belakang Stadion Pakansari, Cibinong yang digadang gadang sebagai salah satu venue untuk perhelatan akbar sepakboa U-20 tahun 2021 mendatang. Bahkan,  nantinya  di Kecamatan Cijeruk juga akan dipasang banner Timnas  Garuda U-20 yang akan berlaga di ajang Piala Dunia U-20 .       

“Untuk mendukung Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia dan salah satunya  Stadion Pakansari sebagai calon venue utama,  kami sengaja memasang banner banner yang bernuansa Piala Dunia  U-20 dengan latar belakang Stadion Pakansari di semua ruangan kerja yang ada di  Kantor Kecamatan Cijeruk,” ujar Hadijana, Sabtu (29/2).

Ia menambahkan, pemasangan banner juga dilakukan di depan Kantor Kecamatan Cijeruk dan di semua kantor desa se Kecamatan Cijeruk.  Pasca penentuan enam stadion utama yang akan jadi venue Piala Dunia U-20, semua  kantor desa dan juga kantor kecamatan Cijeruk sudah dilakukan pemasangan banner Piala Dunia U-20. “Kami  juga sudah merencanakan untuk menggelar Festival Kampung Bola Piala Dunia U-20 yang wajib diikuti oleh semua desa se Kecamatan Cijeruk,” Beber Hadijana.

Festival  kampung Bola Piala  Dunia 20 ini, sambung Camat Suporter Fanatik  Persikabo ini ,  sifatnya seperti lomba dan pemenang terbaik akan diberikan reward  khusus. Lebih lanjut,  Hadijana mengatakan,  untuk  Festival Kampung Bola Piala Dunia 2020  ini akan mengambil juri atau tim penilai dari kalangan wartawan olahraga, pemain sepakbola ( Persikabo) dan  perwakilan suporter sepakola.

“Apa yang kami lalukan di Kecamatan Cijeruk ini semata mata sebagai bentuk kegembiraan dan dukungan  kami semua  warga Cijeruk  kepada Bupati Bogor  yang sangat  all put  untuk menjadikan Stadion Pakansari sebagai venue utama Piala Dunia U-20  tahun 2021, “ tegasnya.

Tak hanya itu, tambah Hadijana,  mudah mudahan dengan gaung dan semarak nuansa  Piala Dunia U-20 tahun 2021,  Kecamatan Cijeruk akan jadi satu tempat wisata Piala Dunia U 20.  

Sementara itu, Bupati Bogor,  Hj Ade Yasin, SH mengaku sangat mengapresiasi langkah dan terobosan yang sudah dilakukan Camat Cijeruk dan jajarannya yang telah menggelorakan semangat Piala Dunia U-20  tahun 2021.

Bupati berharap, apa yang telah dilakukan Camat Cijeruk ini bisa diikuti oleh semua  Camat  dan kepala desa  yang ada di Kabupaten Bogor untuk menyemarakan momentum Piala Dunia U-20 di wilayahnya masing masing.

“Gagasan yang telah dilakukan Camat Cijeruk dan para kepala desanya ini secara tidak langsung menggambarkan bahwa semua elemen masyarakat di Kabupaten Bogor sudah sangat siap untuk mensukseskan momentum Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang,” pungkas Bupati Bogor. 

Asep Syahmid