27.1 C
Bogor
Sunday, May 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1707

FORMI Kabupaten Bogor Dukung Kejuaran Internasional Kyokushinryu

0

Cibinong, Jurnal  Inspirasi

KETUA  umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Bogor,  Usep Supratman mengaku siap mendukung kejuaraan Internasional Kyokushinrya pada tahun 2021 mendatang. “Kesuksesan dalam Kejurnas Kyokushinryu Grand Prix 2020 di GOR PPOPM Karadenan, Cibinong Kabupaten Bogor ini akan menjadi barometer bagi FORMI Kabupaten Bogor untuk mengelar event internasional tahun 2021,” tegas Usep Supratman seusai pembukaan Kejurnas Kyokushinryu di GOR PPOPM Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu  (29/2).

Untuk itu, usep meminta semua pengurus Kyokushinryu Kabupaten Bogor saat ini harus mulai merancang program dan melobi agar event Internasional atau Kejuraan dunia bisa digelar di Kabupaten Bogor tahun depan.      

Politisi  PPP Kabupaten Bogor ini meminta kepada Pengcab Kyokushinryu untuk terus melakukan pemasalan dan pembinaan kepada semua  talenta atlet yang ada di Kabupaten Bogor. “Saya sangat mengapresiasi kejurnas Kyokushinryu kali ini, namun saya minta semua pengurus cabor yang ada di FORMI Kabupaten Bogor untuk membuat progres program pembinaan ataupun event yang bisa digelar di Kabupaten Bogor,”  bebernya.

Ia menambahkan, event yang akan digelar oleh semua cabor di FORMI Kabupaten Bogor ini harus berskala regional, nasional atau internasional. Pasalnya, tambah Usep, FORMI Kabupaten Bogor sangat mendukung program The City of Sport and Tourism.

Sementara itu, Humas Pengcab Kyokushinryu Kabupaten Bogor, Coky Pasaribu sangat bangga dengan support yang telah dberikan kepada Pengcab Kyokushinryu Kabupaten Bogor dalam mengelar kejurnas Grand Prix  tahun 2020. “Ini event perdana kami,  kami sangat bangga dengan apa yang telah diberikan Ketua FORMI Kabupaten Bogor,” tegas Coky.  

Dukungan Ketua  FORMI Kabupaten Bogor,  kata Coky  akan menjadi energy yang positif bagi Pengcab Kyokushinryu Kabupaten Bogor untuk terus melakukan pemasalan cabor ini di kalangan generasi muda di Bumi Tegar Beriman.

Asep Syahmid

Tim Tarung Derajat Jabar Pelatda PON di Laga Satria Pakansari

0

Cibinong, Jurnal Inspirasi

FASILITAS olahraga yang sangat  lengkap milik Pemkab Bogor saat ini ternyata menjadi daya tarik beberapa cabang olahraga  untuk menggelar event  kejuaraan di beberapa venue olahraga milik Bumi Tegar Beriman seperti  GOR Laga Tangkas, GOR Laga Satria dan  GOR Ksatria Arena PPOPM   Kabupaten Bogor.

Seperti halnya Tim Tarung Derajat Jawa Barat yang  tengah dipersiapkan tampil di PON Papua 2020, saat ini tengah menggelar Pelatda PON nya di GOR Laga Satria Pakansari, Cibinong. “Kami sangat bangga, Tim PON Tarung Derajat Jawa Barat  bisa  menggelar Pelatda di GOR Laga Satria Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.  Secara tidak  langsung ini jadi pengakuan yang sangat positif bahwa fasilitas olahraga yang ada di Pakansari Sport Center memang layak dijadikan sebagai tempat TC ataupun kejurnas,” tegas Sekum Tarung Derajat Kabupaten Bogor, Entang Wihana.

Ia mengatakan, Tim Pelatda Tarung Derajat Jabar yang menggelar TC di GOR Laga Satria Pakansari saat ini memang termasuk dalam Program TC Keliling yang dilakukan Pengda Tarung Derajat Jabar. “Sangat bagus jika GOR Laga Satria Pakansari Cibinong bisa dijadikan sebagai tempat Pelatda. Karena selama ini pelatda cabang olahraga kebanyakan digelar di Kota Bandung dan sekitarnya,” beber Entang Wihana  .

Hal yang sama dikatakan,  Hardi Sanjaya,  pelatih Tarung Derajat Kabupaten Bogor yang secara tegas mengaku sangat senang tim tarung derajat Jawa Barat bisa melakukan latihan atau pelatda di Kabupaten Bogor. “Kami berharap  dengan digelarnya Pelatda PON di GOR Laga Satria  ini akan memberikan hasil yang positif  bagi prestasi Tim Tarung Derajat di PON XX tahun ini di Papua,”  pungkas Hardi Sanjaya. 

Asep Syahmid

Tim PON Tarung Derajat Jabar Targetkan Tiga Medali Emas

0

Cibinong, Jurnal  Inspirasi

TIM tarung derajat Jawa Barat, menargetkan tiga medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020. Hal itu ditegaskan langsung Pelatih tarung derajat ‘Tanah Pasundan’ Dian Hadianto, usai menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Tim Tarung Derajat Jawa Barat, di Gelanggang Olahraga (GOR) Laga Satria Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, akhir pekan kemarin.

“Cabor tarung derajat Jawa Barat, menargetkan tiga medali emas di ajang PON 2020 kali ini. Jadi, kami harus berjuang keras untuk bisa meraih target tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika atlet yang akan memperkuat Jawa Barat di ajang PON 2020, sebanyak 14 atlet, dan lima pelatih. Adapun ke 14 atlet tersebut lima di antaranya petarung putra, dan tiga petarung putri atas nama Agus Firmansyah di kelas 49,1-52 kilogram, Andika Dwiki Arislan di kelas 58,1-61 kilogram, Rio Fakhri Utomo di kelas 61,1-67 kilogram, Kusuma Adi di kelas 67,1-70 kilogram, dan Yusuf Eko di kelas 75,1-80 kilogram, Ainun Kuswandi di 45,1-50 kilogram, Sri Nurhayati di kelas 50,1-54 kilogram, dan Huda Nuradilah di kelas 54,1-58 kilogram.

Sementara itu, untuk nomor seni gerak ada enam atlet, yakni Putri Desiyanti Azzhara, Ridha Fauziah, Eriska Agustina, Muhamad Ridwan, Hanhan Ramdani, dan Muarif Hidayatullah. Untuk lima pelatih sambung Entang, di antaranya Hardi Sanjaya, Dian Hadianto, Taryono, Hery Kustiawan, dan R Mia Puspa Endah.

“Pelatda yang digelar di Kabupaten Bogor, merupakan bagian dari pemantapan skuat tarung derajat Jawa Barat, sebelum bertanding pada pentas olahraga terbesar empat tahunan di tanah air ini,” tegasnya.

Lebih lanjut Dian menjelaskan, jika di ajang PON 2020 nanti, akan mempertandingkan sembilan nomor untuk tarung putra, lima nomor tarung putri, dan empat nomor di seni gerak. Jadi, total medali yang bakal diperebutkan, takni 19 medali emas. Sedangkan Jawa Barat, menargetkan tiga medali emas, dari semua nomor tersebut.

“Kita optimis bisa meraih tiga medali emas. Bahkan bisa lebih, karena masih banyak peluang-peluang medali yang bisa kita raih dari 19 nomor yang akan dipertandingkan di ajang PON 2020 tersebut,” pungkasnya. 

Asep Syahmid

Dua Pembalap KRT Tampil Memukau

0

Boyolali, Jurnal  Inspirasi

AJANG  Yamaha Cup Race (YCR)  2020 seri 1 di Sitkuit Gokart   Boyolali,  Jawa Tengah, 29 Februari 2020  diikuti total hampir 200 starter. Hampir semua pembalap nasional turun di semua kelas yang dipertandingkan  di event YCR seri 1 Boyolali ini.

YCR seri 1  2020 di Boyolali, Jawa Tengah ini  menjadi ajang perdana bagi Klapanunggal Racing Team (KRT)  Tim Balap Motor yang berasal dari Kecamatan Klapanunggal,  Kabupaten Bogor , Jawa Barat. Dalam YCR seri 1 Boyolali ini,  Tim  KRT menurunkan dua pembalap muda andaannya yakni Ghozi Fahrezi  dan Shendy AP.

Ghozi Fahrezi  berada di star 8  dan finish di urutan ke 6 di nomor Novice.  Sementara Shendy AP  star di urutan ke 7 di kelas Rookie.

 “ Kami akui  anak anak mampu tampil memukai dan bisa bersaing dengan para pembalap nasional yang sudah menggunakan motor pabrikan.  Ini merupakan ajang perdana bagi  KRT  di YCR seri 1 Boyolali,” tegas owner  Klapanunggal Racing Team, Iswahyudi yang mendampingi para pembalapnya selama berada di Boyolali.

Iswahyudi menambahkan, ia merasa bangga dengan hasil yang diraih para pembalapnya di YCR seri 1 , karena beda nya Cuma second detik dengan para pembalap nasional yang jadi juara  di kelas yang diikuti para pembalap  KRT.

“Lawannya Ghozi Fahrezi adalah juara nasional dan biasa tampi di Asia Road Racing Champhionship (ARRC) tingkat Asia.  Mereka sudah menggunakan motor pabrikan.   Selain itu kami akui , pembalap KRT memang masih kalah jam terbang,” beber Iswahyudi .   

Yang jelas, kata Iswahyudi,  apapun hasilnya dari  YCR seri 1 di Boyolali ini,  Tim KRT akan langsung terus  melakukan evaluasi dan akan memperbanyak jam terbang bagi para pembalap mudanya. “Apalagi  kami  juga tengah mempersiapkan  para pembalap untuk mengikuti semua seri One Prix dan Motoprix  di tahun 2020,” tuntas Iswahyudi yang juga tercatat sebagai politisi dari Partai Hanura ini. Asep Syahmid

KOK Sukaraja Gairahkan Atmosfir Sepakbola

0

Sukaraja, Jurnal Inspirasi

TALENTA sepakbola di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor selama ini sangat banyak dan melimpah. Karena di Kecamatan ini banyak sekali  Sekolah Sepakbola (SSB)  yang kerap melahirkan talenta talenta pesepakbola  potensial. Gairah sepakbola ataupun olahraga lainnya di Kecamatan Sukaraja ini akan semakin meningkat, karena Ketua Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Sukaraja H Suherman Ebeg  termasuk sosok yang memang sangat hobi sepakbola dan cabor cabor lainnya.

Bahkan belum lama ini,  Ketua KOK Sukaraja juga terus memantau dan memonitor gairah olahraga sepakbola yang ada di wilayah  Kecamatannya. “Saya sangat hobi olahraga terutama sepakbola. Makanya saya sangat bangga di Kecamatan Sukaraja ini banyak sekali talenta sepkabola usia dini yang dibina oleh beberapa  SSB ternama yang ada di Kecamatan Sukaraja,” tutur H Suherman.

Harapannya, sambung H Suherman, banyaknya talenta pesepakbola usia dini dan usia muda yang ada di kecamatan Sukaraja harus jadi bahan pertimbangan bagi managemen Persikabo Academy untuk merekrut talentam potensial yang ada di Kecamatan Sukaraja.

Ia juga merasa bangga dengan gigihnya Bupati Bogor  yang terus memperjuangkan Stadion Pakansari untuk masuk dalam nominasi enam  stadion yang baakl  menjadi venue utama di Piala Dunia U-20  tahun 2021. “Luar biasa Ibu Bupati Bogor yang sangat serius mempersiapkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu  Host City penyelenggara Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang,” paparnya.

Lebih lanjut,  sambung  H Suherman,  KOK Sukaraja akan ikut menggaungkan  sosialisasi  dan promosi  event  Piala Dunia U-20  tahun 2021 kepada masyarakat yang ada di semua desa se Kecamatan Sukaraja. “Intinya  KOK  Sukaraja akan terus menggairahkan atmosfir sepakbola sambil mengkampanyekan program Bupati Bogor terkait Piala Dunia U-20 dan juga The City Of Sport and Tourism,” tuntasnya.

Asep Syahmid

PDBI Pencarian Bibit Lewat Kejuaraan

0

Bogor, Jurnal Inspirasi

MESKIPUN pekan olahraga daerah (Porda) Jawa Barat masih 2 tahun lagi, namun jajaran pengurus drum band Indonesia (PDBI) Kota Bogor, sudah mulai menancapkan program pencarian dan pembinaan atlit, lewat kejuaraan. Diharapkan hasil kejuaraan yang digelar, dihasilkan bibit baru untuk dipersiapkan pada Porda tahun 2022 di Tasikmalaya.

Seperti dikatakan Denny Mulyadi Ketua PDBI Kota Bogor, dalam sambutannya yang dibacakan oleh wakil ketuanya Ahmad Gaos, pencarian bibit-biti atlit drumband, akan dilakukan melalui kejuaraan-kejuaraan. “Kita akan mengemas pencarian bibit-bibit atlit lewat kejuaraan,” ujar Denny.

Kejuaraan kali ini yang dikemas PDBI Kota Bogor, yakni dilakukan dengan kerjasama dengan penyelenggara (EO) yakni  Tirtania Marching Fun ke 12 Tahun 2020, yang diikuti oleh TK Bimbingan, 6 sekolah, kemudian TK Mandiri 4 sekolah dan untuk yunior diikuti oleh 5 tim sekolah.

Dikatakan Ketua penyelenggara kejuaran rutin tersebut, Jamaludin, “Kami sengaja mengadakan kejuaraan ini hanya untuk katagori TK dan SD saja, agar sekurang dapat memantau bakat-bakat yang akan melahirkan atlit bari di kota Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, hasil kejuaraan nya, di kelas TK Bimbingan, juara umum 1 diraih oleh TK Kesatuan Bogor.  Juara kedua TK Kartika XIX, Airmancur dan yang ketiga TK Aliyah, Bubulak Bogor. Dan untuk juara harapan dirah oleh TK Cakraala, TK BBS dan TK Al-Muslihin.

Di kelas Divisi TK Mandiri, Juara umum 1 diraih oleh TK Negeri Pembina Cibinong, juara 2 TK Al Madinah, ketiga TK Kartika IX – 2, sedangkan untuk juara harapan diraih oleh TK Islam Tiara Insan Villa Bogor Indah.

Pada Divisi JUNIOR SD/MI, juara pertama diraih SD Kesatuan, kedua SDN Cimanggu, dan ketiga oleh Madrasah Ibtidayiah (MI) Semplak Pilar. Sedangkan juara Harapannya masing direbut oleh SD Jurang Manggu Tangerang Selatan dan SDN Sirna Galih.

Juara bergilir PDBI Bogor tahun 2020 ini, diberikan kepada masing-masing  Juara umum oleh wakil ketua PDBI Kota Bogor, Ahmad Gaos, sekaligus menutup acara gelaran kejuaraan tersebut. 

Asep Syahmid

Aturan Larang Rekam dan Foto Dicabut

0

Jakarta, Jurnal Inspirasi

Surat edaran Nomor 2 Tahun 2020 tentang Tata Tertib Menghadiri Persidangan dicabut. Hal ini diungkapkan Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali yang memerintahkan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum MA, Prim Haryadi untuk mencabut aturan tersebut. “Ternyata setelah diteliti itu sudah diatur dan itu sudah diperintahkan untuk dicabut,” kata Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro , Jum’at (28/2).
Andi menjelaskan dasar pencabutan surat edaran MA (SEMA) yang mengatur pengambilan foto, rekaman suara, dan rekaman tv karena hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1983 tentang Pelaksanaan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. “Sudah diatur KUHAP, sudah diatur dalam PP 27/1983 itu kan dalam rangka ketertiban persidangan untuk kelancaran tertibnya persidangan,” ujarnya.
SEMA Nomor 2 Tahun 2020 mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai aturan yang termaktub dalam SEMA tersebut merupakan angin segar bagi mafia peradilan. “Menanggapi aturan ini, YLBHI berpendapat bahwa larangan memfoto, merekam dan meliput persidangan tanpa izin Ketua Pengadilan akan memperparah mafia peradilan yang selama ini dalam banyak laporan, sangat banyak ditemukan,” kata Ketua YLBHI.
Sementara itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia berpendapat bahwa aturan itu berpotensi menghambat kerja jurnalis saat meliput persidangan. “Walaupun itu secara spesifik tidak melakukan pembatasan ke jurnalis, tapi potensinya sangat besar sekali. Artinya, akan membatasi teman-teman untuk melakukan peliputan,” kata Ketua Bidang Advokasi AJI Indonesia Sasmito Madrim.
Surat Edaran Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2020 Tentang Tata Tertib Menghadiri Persidangan ditandatangani pada 7 Februari 2020. 

Bagian I angka 3 Tata Tertib Umum isi SEMA itu berbunyi, “Pengambilan foto, rekaman suara, rekaman TV harus seizin Ketua Pengadilan Negeri yang bersangkutan.” Sementara pada bagian II angka 9 Tata Tertib Persidangan dikatakan, “Dalam hal pelanggaran tata tertib sebagaimana dimaksud pada angka 7 bersifat suatu tindakan pidana, akan dilakukan penuntutan terhadap pelakunya.”
Ada pun angka 7 mengatur, “Segala sesuatu yang diperintahkan oleh hakim ketua majelis untuk memelihara tata tertib di persidangan wajib dilaksanakan dengan segera dan cermat.”

Asep Saepudin Sayyev |*

Dolar Tembus Rp14.200

0

Jakarta, Jurnal Inspirasi

Pasar keuangan global termasuk Indonesia pada Jumat (28/2), jatuh tajam dan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah menembus Rp 14.200, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 4%. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan penjelasan soal kondisi yang terjadi pada pasar keuangan dunia saat ini. 
Saya update bahwa pasar keuangan global memang sedang mengalami radang, karena memang investor global dari seluruh negara tidak hanya Indonesia, memang mengira dampak dari corona memang menyebar tidak hanya di Asia, tapi sampai Amerika dan Eropa. Dalam kondisi ini, investor global kecenderungannya melepas investasi portofolionya di Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, dan dari Indonesia. Untuk Indonesia memang terpengaruh terhadap nilai tukar rupiah dan harga saham.
Sebagai informasi, aliran modal asing secara netto bulan ini untuk SBN (Surat Berharga Negara) terjadi outflow Rp 26,2 triliun sampai 27 Februari 2020. Kemudian di saham Rp 4,1 triliun, secara total Rp 30,8 triliun. Year to date dari Januari sempat ada inflow, dan akhir Januari karena pengaruh corona terjadi outflow. Sejak awal tahun di SBN terjadi net outflow Rp 11 triliun, saham Rp 1,6 triliun, sisanya outflow korporasi total Rp 16 triliun. Karena investor global melepas kepemilikan investasi portofolionya di banyak negara.
Dampak terhadap harga saham, turun sejak akhir Januari kurang lebih 20%, IHSG jadi di kisaran 5.650. Pengaruh terhadap nilai tukar alami pelemahan year to date (sejak awal tahun) 1,08% sampai 27 Februari 2020 diperdagangkan sekitar Rp 14.000/US$. Bandingkan dengan negara lain, pelemahan rupiah relatif rendah dibandingkan dengan mata uang lain. 
Contohnya won Korea selama year to date alami pelemahan 5,07%, bath Thailand melemah 6,42%, dolar Singapura melemah 3,76%, ringgit Malaysia melemah 2,91%. Virus corona memang sekarang berdampak pada perilaku investor global terhadap kepemilikan investasi mereka di berbagai negara. Mereka saat ini cenderung jual dulu, nanti kemudian masuk lagi setelah kondisi membaik dan terus kita pantau.Pengaruh corona ke Indonesia relatif rendah dibandingkan pengaruh di negara lain di kawasan Asia.
Ketiga, sekali lagi kami tegaskan BI akan terus berada di pasar stabilkan nilai tukar rupiah untuk obligasi pemerintah, kita melakukan triple intervensi, satu di spot menjual valas untuk kendalikan nilai tukar rupiah. Kita juga intervensi melalui DNDF, dan kita intervensi melalui pembelian SBN yang dilepas investor asing. Mereka melepas, BI beli termasuk perbankan dalam negeri juga beli SBN yang dilepas asing. Yang sudah kita beli, tahun ini secara keseluruhan kita beli sampai 27 Februari 2020 adalah Rp 100 triliun kita beli dari pasar sekunder.
Dari Rp 100 triliun itu, kurang lebih Rp 78 triliun kami beli sejak akhir Januari sejak merebaknya Corona. Memang yield SBN 10 tahun meningkat dari 6,56% sebelum corona, jadi 6,95% untuk yield SBN 10 tahun. Pelemahan ini tidak sebesar negara lain sehingga, BI terus jaga komitmen stabilkan nilai tukar rupiah dan pasar keuangan khususnya SBN. Ini yang jelaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan yield SBN 10 tahun lebih rendah dari negara lain.
Keempat, kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk memitigasi pengaruh dari corona terhadap ekonomi. Bagaimana BI bersama Kementerian Keuangan kami koordinasi secara erat stabilkan makro ekonomi kita. Koordinasi dengan Presiden, Menko Perekonomian, Menkeu, mitigasi pengaruh corona. Dari BI, kami melakukan stimulasi bagi ekonomi kita. Penurunan suku bunga, kita relaksasi kebijakan makroprudensial khususnya rasio intermediasi makro prudensial. Kami percepat elektronifikasi bantuan sosial untuk transportasi, kemudian transaksi pemerintah ke daerah.
Event yang kami organisir baik seminar nasional dan internasional yang awalnya di semester II, kami majukan di triwulan I dan II. Ada kurang lebih 10 event nasional dan internasional kami lakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dorong pariwisata dalam negeri.Kami akan ke Bali lakukan kampanye QRIS, dan jadwalkan dengan pemerintah berbagai event untuk dorong pariwisata.
Kami terus kordinasi apalagi yang bisa kita lakukan untuk mitigasi dampak corona. Menkeu juga lakukan stimulasi fiskal, percepat penyaluran bansos, berikan insentif pesawat untuk dorong pariwisata dan mempercepat penyerapan anggaran dari Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan insentif lain. Ini upaya kami koordinasi erat dengan pemerintah untuk mitigasi dampak corona.
Dampak corona kan ‘V shape’ memang pengaruhnya terbesar di Februari dan sebagian Maret, setelah itu April dan seterusnya ada pemulihan selama 6 bulan meskipun belum secara total. Koordinasi erat pemerintah dan BI untuk jaga stabilitas ekonomi dan dorong pertumbuhan ekonomi kita.”

Asep Saepudin Sayyev |*

0

Driver Ojol: Belum Sejahtera Pak!

0

Jakarta, Jurnal Inspirasi

Ribuan driver ojek online (ojol) melakukan unjuk rasa di depan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/2). Dua pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Rahmat Gobel menemui mereka. Di lokasi, Sufmi Dasco Ahmad melakukan orasi terlebih dahulu di hadapan ribuan driver ojol.

Pada saat Dasco menyampaikan salam sejahtera kepada para driver ojol, sontak mereka berteriak bahwa kehidupan mereka jauh dari sejahtera. “Belum sejahtera Pak,” teriak driver ojol.

Sontak Dasco dan sejumlah driver ojol lainnya terkekeh mendengarkan suara tersebut. Menurut mereka selama ini driver ojol semakin ditekan dengan kebijakan pemerintah.

Selain itu, pada saat Dasco meminta agar para driver ojol membentuk tim kecil untuk membahas keluh kesah para driver. Beberapa driver ojol meminta agar segera membentuk tim kecil dan segera menemui anggota dewan di Gedung Parlemen. “Kapan Pak? Hari ini Pak, sekarang aja,” teriak driver.

Dasco yang tengah berorasi di atas mobil komando sontak naik pitam, lantaran massa berteriak saat dia tengah menyampaikan orasi. Selain itu, saat ini anggota dewan tengah menjalani masa reses. Sehingga tidak mungkin untuk berdiskusi dengan para tim kecil driver ojol. “Saya lagi orasi, menyerap aspirasi, anda yang masuk akal dong,” teriak Dasco dengan wajah memerah.

Asep Saepudin Sayev |*

Sudah Siapkan Lahan 1, 6 Hektar, Pemkab Akan Bangun Masjid Pakansari

0

Cibinong , Jurnal Inspirasi

BELUM adanya sarana ibadah seperti masjid di lokasi Pakansari Sport Center Pakansari saat ini sudah jadi perhatian serius Pemkab Bogor. Apalagi tahun 2021 mendatang,  Pakansari Sport Center atau tepatnya Stadion Pakansari akan menjadi salah satu host Piala Dunia U-20. Selama ini banyak pelaku atau insan olahraga yang dari luar daerah dan kebetulan ikut event di Pakansari kerap kebingungan dalam mencari masjid terdekat dengan Pakansari.

“Pemkab Bogor sudah menyiapkan  lahan seluas 1.6 hektar di sekitar area Pakansari Sport Center. Tepatnya  di samping Perumahan Erfina ,”tegas Wakil Bupati Bogor , H Iwan Setiawan, SE kepada para awak media.  

Rancangan gambar  masjidnya, kata wabup, sedang dikerjakan  oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. “ Kami memang minta ke Pak Gubernur Jabar untuk membuat gambar masjid yang akan kita bangun di area Ring Road Selatan Pakansari.  Tidak menutup kemungkinan Pak Gubernur juga bisa membantu dari anggarannya,”  kilahnya.

Mudah mudahan, sambung Iwan, akhir bulan ini gambarnya akan segera beres, hingga bisa dikebut proses pembahasan dan pelaksanaan pekerjaanya. Dalam kontek yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bogor,  Rudy Susmanto juga sangat sependapat kalau di area Pakansari Sport Center dibangunkan sebuah masjid yang megah dan menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor.

“Kami sudah membahas soal  masjid di Pakansari ini, apalagi tahun depan Kabupaten Bogor akan menggelar hajatan berkelas Internasional,” beber Rudy Susmanto.  Rudy menegaskan, komplek sarana olahraga seperti Pakansari ini sebenarnya dari  awal harus di dahulukan pembangunan mesjidnya.

Dengan adanya  sarana masjid lebih awal, akan memudahkan  ibadah sholat insan olahraga  yang kebetulan lagi latihan atau mengikuti event di sekitar area Pakansari Sport Center.

Asep Syahmid