22.4 C
Bogor
Wednesday, April 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1679

Umat Islam Protes India

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Umat muslim Indonesia mengepung Kantor kedutaan besar India yang terletak di Jalan Raya Rasuna Said, Jakarta Selatan. Massa memprotes terhadap pemerintah India, Narendra Modi atas penindasan terhadap muslim India.

Di lokasi demonstrasi, ratusan umat muslim Indonesia berangsur-angsur memadati Jalan Rasuna Said untuk menyampaikan protes mereka sejak pukul 13.30 WIB. Aparat keamanan dari kepolisian dan TNI pun diterjunkan untuk menjaga situasi kondusif.

Lalu lintas dari arah Mampang Prapatan menuju Rasuna Said baik di jalur utama maupun underpass terpaksa harus ditutup petugas lalu lintas lantaran adanya aksi unjuk rasa ini. Dalam protesnya umat muslim Indonesia meminta pemerintah India untuk menghentikan tindakan penindasan terhadap umat muslim India.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga diminta tegas dengan pemerintah India dan mengajak untuk memboikot produk-produk asal India. “Boikot semua produk India!”, tegas orator di lokasi.

Mereka juga akan mengancam akan membakar kantor kedutaan besar India jika pemerintah India tidak mampu bersikap atas penindasn umat muslim di India. “Kita bakar ini gedung, kalau umat muslim tempat ibadah umat muslim di India dibakar, dan tidak dihentikan pemerintah India,” tandasnya.

Asep Saepudin Sayyev |*

120 Peserta Ikuti Bimtek Angkatan Kedua

0

Cibinong | Jurnal  Inspirasi  

SEBANYAK 120  instruktur senam yang berasal dari berbagai kecamatan se Kabupaten Bogor dipastikan bakal mengikuti kegiatan Bimtek Angkatan kedua Pelatihan Instruktur Senam yang digelar oleh Seksie PITOK Dispora dan FORMI Kabupaten Bogor.  

Seksie PITOK Dispora Kabupaten Bogor, M Saepudin alias Aep mengatakan, Kegiatan Bimtek Pelatihan Instruktur Senam tersebut digelar di Hotel  Rizzen, Cisarua, Kabupaten Bogor, 14-16 Maret 2020.

“Kegiatan pelatihan ini yang kedua atau lanjutan dari yang pertama. Ada 120 peserta yang ambil bagian dalam pelatihan angkata kedua ini ,” beber Aep.

Aep menambahkan,  Ketua Umum FORMI Kabupaten Bogor, Usep Supratman akan membuka secara langsung pelatihan angkatan kedua ini. “Harapannya setelah digelar Bimtek ini, Kabupaten Bogor banyak memiliki Instruktur senam yang memang sudah punya pengalaman melalui kegiatan Bimtek ini,” tuntasnya.

Sekdispora Kabupaten Bogor, Mustakim menegaskan, kegiatan Bimtek ini akan punya dampak yang sangat signifikan bagi perkembangan olahraga senam rekreasi dan masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Pada intinya, Dispora Kabupaten Bogor akan selalu mendukung semua kegiatan olahraga yang memang punya nilai positif untuk mengangkat citra Kabupaten Bogor,” bebernya.

Ia berharap, kegiatan pelatihan ini bisa terus berlanjut tiap tahun dan jangan sampai berhenti pada dua angkatan saja.  

Asep Syahmid

Olahraga Sudah Jadi Bagian Industri

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi  

WAKIL Ketua Umum FORMI Kabupaten Bogor, Haris Setiawan yang juga tercatat sebagai Direktur Utama PD Pasar Tohaga membeberkan kalau saat ini olahraga sudah jadi bagian penting dari sebuah industri olahraga di era modern.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan materi dalam Pelathan Instruktur Senam FORMI Kabupaten Bogor di salah satu hotel yang ada di kawasan Puncak belum lama ini. Haris menambahkan, saat ini olahraga tidak hanya sekedar menjaga kebugaran dan kesehatan, tapi sudah bergeser menjadi sebuah industri. 

Lebih lanjut,m kata Haris, aktivitas olahraga  selain menjadi media yang tepat  untuk menjaga   kebugaran tubuh , ajang unjuk prestasi, olahraga  juga mengundang unsur entertain didalamnya sangat berpotensi menjadi sebuah industri dan bisnis.

“Para instrukstur senam yang tergabung dalm FORMI pun bisa mengambil bagian ini dengan memanfaatkan berbagai momen keolahragaan di era modern seperti saat ini,” terang  Haris  

Kedepannya, kata Haris, diharapkan para instruktur tidak hanya sekedar menjadi instruktur senam, tetapi sekaligus mengembangkan potensi usaha yang ada di lingkungannya masing-masing.

“Terlebih motto kabupaten Bogor dengan ‘sport and tourism’ nya jelas pemerintah daerah mempunyai atensi yang lebih untuk mengembangkan sektor olahraga termasuk unsur bisnis di dalamnya,” tutur  Haris.

Ia sangat mengapresiasi kerjasama antara FORMI Kabupaten Bogor dengan Seksie PITOK Dispora yang terus menggelorakan atmosfir kegiatan FORMI seperti Bimtek Pelatihan Instruktur Senam ini. .

Asep Syahmid

Pemerintah Diminta Lebih Terbuka

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Cara pemerintah untuk tidak mengumumkan daerah asal pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona (covid-19) dikritik Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. “Kami minta pemerintah bisa lebih terbuka kepada masyarakat supaya masyarakat punya sense of crisis bahwa kita ini punya permasalahan,” kata Sohibul usai menemui Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Kamis (12/3).

Sohibul mengatakan, saat ini pemerintahan Presiden Joko Widodo terkesan justru menutup-nutupi fakta terkait penyebaran virus corona di wilayah Indonesia. Mestinya, kata dia, jika pemerintah membuka semua informasi dan fakta yang ada, maka masyarakat tidak akan panik. “Saya kira ini tidak sehat karena dengan seperti itu masyarakat menjadi tidak punya pegangan,” kata Sohibul.

Sohibul mengaku prihatin sikap pemerintah yang tidak transparan, terlebih, dari ke waktu jumlah orang terinfeksi yang terus bertambah. Menurut Sohibul, seharusnya hal itu tidak terjadi. Angka persebaran virus, kata dia, mestinya bisa ditekan jika masyarakat mendapat informasi yang lengkap dan benar dari pemerintah.

Kritik serupa sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arif Poyuono. Ia menyebut pemerintah telah melanggar Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan karena tak mengumumkan daerah sumber penularan virus Corona. 

Pasal 154 UU Kesehatan menyebut pemerintah secara berkala menetapkan dan mengumumkan jenis dan persebaran penyakit yang berpotensi menular dan/atau menyebar dalam waktu yang singkat, serta menyebutkan daerah yang dapat menjadi sumber penularan.

“Pemerintah melanggar aturannya sendiri, UU Kesehatan, seharusnya pemerintah terbuka sejak awal, termasuk daerah mana, siapa yang terkena, agar warga yang lain terlindungi. Siapkan langkah preventif,” ujar Poyuono.

Asep Saepudin Sayyev |*

Pasal 154 UU Kesehatan:

(1) Pemerintah secara berkala menetapkan dan mengumumkan jenis dan persebaran penyakit yang berpotensi menular dan/atau menyebar dalam waktu yang singkat, serta menyebutkan daerah yang dapat menjadi sumber penularan.
(2) Pemerintah dapat melakukan surveilans terhadap penyakit menular sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
(3) Dalam melaksanakan surveilans sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pemerintah dapat melakukan kerja sama dengan masyarakat dan negara lain.
(4) Pemerintah menetapkan jenis penyakit yang memerlukan karantina, tempat karantina, dan lama karantina. 

Squash Belum Bicara Target

0

Cibinong | Inspirasi

KETUA umum Pengcab Squash Kabupaten Bogor,  Algusri menegaskan hingga saat ini atau setelah verifikasi cabornya dengan KONI Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu, belum ada target medali yang dicanangkan olehnya.  

Algusri

“Hingga saat ini kami belum bisa bicara  berapa medali yang akan diraih PSI Kabupaten Bogor di Porda Jabar 2022 mendatang.  Kita lihat nanti saja,” ujar Algusri yang juga tercatat sebagai Kepala SMPN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor.

Algusri menambahkan,  saat ini PSI  Kabupaten Bogor lebih fokus pada penggalian potensi atlet lokal yang ada di Kabupaten Bogor. “Menggali atlet cabor Squsah beda dengan cabor lainnya. Karena selama ini olahraga Squash sendiri bukan termasuk cabor yang jadi favorit di kalangan remaja di Bumi Tegar Beriman,” beber Algusri.

Disamping itu, sambung Algusri, tidak adanya sarana lapangan Squash milik Pemkab Bogor atau milik Pengcab setidaknya jadi hambatan juga dalam melakukan pemasalan olahraga ini kepada kalangan pelajar yang ada di Kabupaten Bogor.

Namun demikian,  tambahnya, pada saatnya Porda Jabar 2022 digelar nanti,  Pengcab Squash Kabupaten Bogor akan berada dalam daftar cabor penyumbang medali emas bagi Kontingen Kabupaten Bogor nantinya.  

Wakil Ketua II KONI Kabupaten Bogor, Wawan Darmawan mengakui kalau saat ini di Kabupaten Bogor memang belum ada lapangan squash yang jadi milik Pemkab Bogor. “Idealnya Dispora Kabupaten Bogor harus bisa memperjuangkan agar cabor squash bisa memiliki sarana lapangan yang harus dibangun di sekitar Pakansari Sport Center, “ tuntasnya.

Asep Syahmid

FORKI Jaga Marwah Bupati Bogor

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

KETUA Panitia Pelaksana Kejuaraan Karate Ade Yasin Bupati Bogor Open 2020, Ahmad Syafei berharap kehadiran Bupati Bogor dalam event yang akan diikuti ratusan karateka terbaik di Jawa Barat.

“Kehadiran Ibu Bupati Bogor dalam kejuaran ini akan menambah energy positif  bagi insan karate di Kabupaten Bogor, terutama para atlet dan pengurus perguruan yang akan tampil di kejuaraan kali ini,” tegas Ahmad Syafei.

Tak hanya itu,  ia juga  meyakini kehadiran Bupati Bogor di acara Kejuaraan karate ini secara tidak langsung akan menambah bobot perhelatan yang akan diikuti  ratusan atlet karate terbaik di Jabar .

Jujur saja, sambung Syafei, pihaknya sangat prosedural dalam membuat event dengan label  Ade Yasin Bupati Bogor Open 2020.    

“Kami sangat prosedural dengan label kejuaraan ini. Kami bersurat dan sounding langsung ke beliau. Bahlan  sertifikat kejuaraan  juga langsung di tanda tangan oleh Bupati Bogor,” bebernya

Insya Allah, tambah Syafei, pembukaan karate ini akan dilakukan pada hari sabtu (14/3) di  GOR Laga Tangkas, Pakansari, Cibinon.

“Sampai pagi ini, Jumat (13/3) pihaknya masih menerima peserta yang akan mendaftar dari berbagai daerah,” tuntasnya.

Asep Syahmid

Kadispora Kagumi Gebrakan FORMI

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

TEROBOSAN jajaran pengurus FORMI Kabupaten Bogor dalam melakukan berbagai kegiatan saat ini menuai pujian positif dari Kadispora Kabupaten Bogor, Bambang Setyawan. Ia menilai, apa yang dilakukan FORMI Kabupaten Bogor dengan menggelar pelatihan Instruktur Senam Pancakarsa secara tidak langsung sangat selaras dengan semangat The City Of Sport and Tourism yang dilakukan Pemkab Bogor di era Bupati Ade Yasin sekarang ini.

“Luar biasa, FORMI Kabupaten Bogor baru berusia sekitar 6 bulan, namun sudah sangat mewarnai kegiatan olahraga di Kabupaten Bogor. Ini jadi energy tambahan bagi program The City Of Sport and Tourism yang dilakukan Pemkab Bogor saat ini,” beber Bambang Setyawan.

Apalagi, sambung Bambang,  FORMI Kabupaten Bogor punya gagasan mencetak Rekor Muri lewat Senam Pancakarsa yang akan dikaitkan sebagai bagian untuk penyambutan perhelatan Piala Dunia U-20 yang akan dilakukan di Indonesia tahun 2021 mendatang.

Hal yang sama dikatakan, Ketua Umum FORMI Kabupaten Bogor, Usep Supratman  yang secara tegas mengatakan, FORMI Kabupaten Bogor siap jadi ujung tombak lokomotif penggerak olahraga rekreasi dan masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Saya minta kepada semua instruktur senam yang sudah ikut pelatihan , minimal bisa mengembangkan sayap kegiatannya di tingkat RT yang ada di kampungnya masing masing,” pungkas Usep Supratman. 

Asep Syahmid

Corona Menjalar ke Banten

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Virus Corona atau COVID-19 kini masuk Provinsi Banten. Gubernur Wahidin Halim menyampaikan kabar terbaru bahwa empat warga Banten positif terkena virus asal Wuhan, China. Sebelumnya, orang nomor satu di Banten yang akrab disapa WH ini, menyebutkan dua warga positif Corona setelah melakukan perjalanan ke Malaysia. “Dalam perkembangannya empat orang warga Banten yang terkena virus korona,” ujar WH dalam rilisnya, Kamis (12/3).
Keempat warga Banten yang positif Corona sudah masuk di RS Yulianti Saroso, dan RS Persahabatan Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. “Tiga orang habis melakukan perjalanan dari malaysia, satu orang (perjalanan) dari Bali,” ujar WH. 
Gubernur mengimbau masyarakat agar menghindari tempat-tempat pertemuan dan keramaian umum, dan diusahakan sedapat mungkin tidak melakukan perjalanan ke tujuan negara-negara yang terkena wabah Virus Corona. “Saya berharap agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada, serta selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, konsumsi gizi seimbang, istirahat yang cukup dan selalu berolah raga,” ucapnya.

WH sendiri sebelumnya mengumumkan ada dua warganya yang positif virus Corona di media sosial resmi milik Wahidin. Dalam video berdurasi 1 menit 53 detik, Wahidin mengatakan, berdasarkan laporan dari tim kesehatan Provinsi Banten, ada dua orang yang positif Corona. Video tersebut diunggah Wahidin Kamis (12/3) petang.

Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menyatakan wabah penyakit akibat infeksi virus corona jenis baru sebagai pandemi pada Rabu (11/3) waktu setempat, atau Kamis (12/3) WIB. Saat ini terdapat lebih dari 118 ribu kasus Covid-19 yang tersebar di 114 negara dengan total kematian sedikitnya 4.291 jiwa. “Covid-19 dapat dicirikan sebagai pandemi. Kami belum pernah melihat pandemi yang dipicu oleh virus corona,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Menurut dia, setiap hari WHO telah menyerukan negara-negara agar mengambil tindakan mendesak dan agresif untuk merespons wabah Covid-19. Dalam beberapa hari dan pekan mendatang, WHO memperkirakan akan tampak peningkatan jumlah kasus, jumlah kematian, dan jumlah negara yang terkena dampak. Tedros mencermati, beberapa negara telah menunjukkan kemampuan untuk menekan dan mengendalikan wabah. Ia juga telah menegur para pemimpin dunia lainnya karena gagal bertindak cukup cepat atau cukup drastis untuk menahan penyebaran. ”Kami telah membunyikan bel alarm dengan keras dan jelas,” ujarnya.

Asep Saepudin Sayyev |*

Data dan Fakta

  • Wabah Covid-19 bermula di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Kasus penyakit infeksi ini mulai ditemukan pada Desember 2019. Pada 23 Januari Pemerintah China mengisolasi Wuhan karena melonjaknya kasus infeksi virus tersebut. Lalu, pada 30 Januari WHO menyatakan wabah Covid-19 sebagai darurat kesehatan global. Keputusan itu diambil karena virus telah menyebar ke sejumlah negara.
  • Saat ini, Covid-19 telah menyebar ke 114 negara. Jumlah kasus dan kematian berubah setiap jam, melampaui 121.564 dengan setidaknya 4.373 kematian di seluruh dunia pada Rabu pagi, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University (JHU).
  • Di luar China, 32.778 kasus di setidaknya 109 negara telah dikonfirmasi pada Selasa (10/3). Jumlah ini naik dari empat kasus di tiga negara pada 21 Januari, menurut data terbaru yang dikonfirmasi oleh WHO, yang menghitung jumlah kasus resmi dunia. Sementara itu, virus melambat di China, yang berasal pada bulan Desember, tetapi virus meningkatkan kecepatannya di bagian lain dunia.
  • Langkah darurat yang belum lama ini menjadi sorotan adalah keputusan Italia mengisolasi sekitar 60 juta warganya. Saat ini terdapat lebih dari 10 ribu kasus Covid-19 di Italia dengan total kematian sedikitnya 630 jiwa.
  • Italia memiliki kasus terbanyak di luar China dengan sekitar 10.149 infeksi, diikuti oleh Iran dengan 9.000 infeksi, dan Korsel dengan 7.775, menurut data JHU. Di Amerika Serikat, kasus meletus selama sepekan terakhir hingga lebih dari 1.050 tersebar di setidaknya 36 negara bagian, menurut JHU.
  • Di Indonesia, hingga Rabu telah ditemukan 34 kasus positif infeksi virus corona. Satu di antara pasien dilaporkan meninggal dunia.


Warga Ciampea 15 Tahun Dipasung

0

Ciampea  |  Jurnal Inspirasi

Di Kecamatan Ciampea Orang Dengan Gangguan Jiwa  (ODGJ) di Desa Cicadas sudah sekitar 15 tahun dipasung. Bahkan lamanya pemasungan sudah lima kali ganti  pucuk pimpinan  Camat, mulai dari Iwan Setiawan, Budi Lukman, Djuanda, Entis Sutisna dan baru ketahuan tahu 2020 ini saat Camatnya Cahaerudin Felani.

“Ada warga ODGJ yang hampir 15 tahun dipasung, tadi saya setelah dapat informasi langsung memerintahkan Kades dan pertugas IPSM  Kecamatan Ciampea untuk mengevakuasi dan membawa ke Ruang Sakit Marjuki Mahdi Bogor,”kata Camat Ciampea , Chaerudin Felani, kepada wartawan, kemarin

Ia menyebutkan ODGJ itu seorang perempuan berusia 45 tahun. Diduga mengalami gangguan jiwa sudah lama faktor biologis (keturunan). “Sudah lama info dari warga sekitar alami ODGJ,”katanya.

Ia pun meminta kepada para kades di Kecamatan Ciampea jangan  sampai kecolongan. Soal apapun apalagi ada warga yang belasan tahu di pasung. “Saya menghimbau jangan ada lagi kasus seperti ini warga (dipasung). Karena kalau dibiarkan ada sangksi pidana,” tegas Camat.

Kades Cicadas Ujang Yani yang belum lama menjabat Kades di Cicadas itu berkilah bahwa ia tidak membiarkan ada warganya yang dipasung. “Saya belum lama menjabat jadi kades, makanya saya telah mendapatkan info langsung mengevakuasi bersama IPSM, TKSK, Fasilitator, dan  Pol PP Kecamatan Ciampea untuk dibawa ke RS Marzuki Mahdi,” kata Kades.

Ia pun menyebut Penderita ODGJ itu berama  NS  45 istri dari GN warga Kampung Aliodah, RT 02, RW 06. NS yang memiliki 3  orang anak itu alami ODGJ disinyalir kata kades karena faktor keturunan.

“Alasanya pihak keluarga memasung karena sering kabur dari rumah dan ngamuk,” ujarnya.

Cepi Kurniawan

Dinkes Pantau 20 Warga yang Pulang dari Luar Negeri

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor telah melakukan pemantauan terhadap 20 warga Kota Hujan yang baru saja pulang dari luar negeri, terkait maraknya virus Covid-19 atau Corona. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, dari 20 warga yang dipantau, 17 orang dinyatakan negatif dan tiga lainnya masih terus dipantau.

“Semua data tersebut adalah kasus ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Kota Bogor hingga 10 Maret 2020. ODP dilakukan apabila ada riwayat bepergian dari negara terjangkit dalam rentang waktu 14 hari sejak kedatangan di Indonesia,”  ujarnya kepada wartawan di Paseban Sri Baduga, Balaikota Bogor, Kamis (12/3).

Pemantauan dilakulan untuk mengetahui apakah orang tersebut menderita batuk, pilek, panas atau sesak. Apabila selama dipantau timbul gejala itu, maka orang tersebut bisa diperiksa dan dirujuk ke RS. “Bisa saja ODP tidak ada gejala  selama pemantauan 14 hr artinya   orang sehat . Ini bentuk kewaspadaan dini kita dlm pencegahan Covid-19 Ini panduan dr kemenkes,” ucapnya.

Kata dia, semua orang yang baru pulang dari negara yang dinyatakan terjangkit COVID-19, harua dipantau begitu tiba di Indonesia. Nantinya, orang dalam pemantauan akan menjalani masa inkubasi selama 14 hari untuk mengetahui ada tidaknya virus itu.

“Tim dari Puskesmas akan mengimbau agar orang dalam pemantauan itu tidak mengunjungi dulu tempat keramaian seperti mall atau lainnya. Kalau selama masa itu tidak menunjukan gejala sesuai ya artinya negatif COVID-19,” pungkasnya.

Fredy Kristianto