22.4 C
Bogor
Wednesday, April 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1678

Indonesia tak Lockdown, PMII Imbau Masyarakat

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Indonesia belum menerapkan lockdown seperti yang telah dilakukan oleh beberapa negara seperti Cina, Korea Selatan, dan Italia, terkait meningkatnya penyebaran virus COVID-19 atau yang lebih dikenal sebagai virus Corona.

Meski begitu, pemerintah tetap sigap dalam menangani penyebaran virus corona di Indonesia dengan mengeluarkan protokol kesehatan yang dapat dijadikan panduan bagi masyarakat melalui Kementerian Kesehatan.

Diantara himbauan tersebut seperti anjuran bagi masyarakat yang merasa kurang sehat dengan kriteria demam mencapai 38 derajat celcius untuk beristirahat di rumah. Selalu menggunakan masker bagi masyarakat yang sedang sakit, selalu mencuci tangan selepas bepergian dari luar rumah, mengurangi kegiatan di luar rumah jika bukan hal urgen, dan lain-lain.

Merujuk data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan per Jumat (13/3/2020), jumlah pasien yang dinyatakan positif virus corona berjumlah 69 orang.

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) ikut bersuara menanggapi penyebaran virus corona yang belakangan massif. Sufyan Hadi selaku sekretaris PB PMII menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia agar tenang menyikapi maraknya penyebaran virus corona. Meski begitu, ia tetap menegaskan agar masyarakat terus melakukan upaya dalam mencegah penularan virus corona seperti yang tertuang dalam protokol yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Ada 5 point penting yang disampaikan oleh Sufyan Hadi diantaranya:

1. Kami mengimbau masyarakat  agar tidak panik atas musibah ini

2. Wabah Corona ini merupakan musibah global bukan azab Tuhan

3. Kami mengajak masyarakat untuk terus  mengupdate informasi terkait perkembangan virus Corona.

4. Kami mengajak masyarakat percaya kepada pemerintah yang terus melakukan pencegahan atas musibah Corona

5. Untuk itu, kami mengajak masyarakat hanya percaya kepada informasi pemerintah pusat yang disampaikan melalui Istana Negara

6. Kami mengajak kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi hoax  dan kegaduhan yang menyebabkan kepanikan.

Sufyan Hadi

Sekretaris PB PMII

One Blood Brothers Gym Santuni Anak Yatim

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sekumpulan lelaki berbadan tegap dan berotot yang menamakan dirinya One Blood Brothers Gym belum lama ini menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyantuni sejumlah anak yatim. Kegiatan ini berlangsung di salahsatu rumah makan di kawasan Jalan Pahlawan Kota Bogor, Jumat (13/3/2020).

“Ini merupakan kali pertama kegiatan sosial yang kita lakukan, komunitas ini saya bentuk belum terbilang lama, dan untuk menambah kesolidan saya bersama angggota lain memutuskan untuk melakukan kegiatan ini dengan tujuan agar mendapat keberkahan dengan apa yang kita lakukan melalui santunan tersebut,” ujar Irwan Setiawan Batmanlussy selaku Ketua Umum One Blood Brothers Gym.

 Lanjut Irwan, komunitas yang kebanyakan member fitness disalahsatu lokasi gym di Jalan Batutulis ini berencana akan melakukan kegiatan serupa di bulan Ramadan mendatang. “Untuk di bulan puasa nanti kita sudah merencanakan kegiatan yang sama, pokonya kita akan lakukan kegiatan yang sifatnya dapat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan,” lanjutnya.

Ditambahkan Irwan, dengan berdirinya komunitas ini semoga dapat memberikan juga manfaat bagi anggota yang tergabung. Mencoba menata dan bertahap untuk merubah pandangan miring yang menjadi penilaian masyarakat selama ini. Dengan cara swadaya Irwan menciptakan lapangan kerja bagi anggotanya.

“Intinya kita pingin komunitas ini dapat bermanfaat juga bagi anggota yang tergabung, kita dapat melakukan hal yang positif, seperti menciptakan lapangan pekerjaan berharap dapat mensejahterakan mereka juga,” pungkasnya.

Reporter: Handy Mehonk

KONI Apresiasi Karate Bupati Bogor Open

0

Cibinong | Jurnal  Inspirasi

Sedikitnya 520 karateka di Kabupaten Bogor dan sekitarnya bertanding dalam Bupati Bogor Ade Yasin Cup 2020. Mereka bertanding di kategori kata pemula, kata senior, kumite, dan beberapa kategori lainnya. Ketua Pelaksana Piala Bupati Bogor Ahmad Syafei mengatakan, kejuaran ini merupakan ajang pencarian bakat untuk para atlet karate di Bogor dan kota-kota sekitarnya, terlebih saat ini ada empat kota dan kabupaten yang ikut serta menerjunkan atletnya. Sehingga dari prestasi yang ditorehkan para atlet memudahkan perguruan untuk mencari atlet yang berbakat. 

“Mereka ini yang bertanding dari usia dini atau pemula, diharapkan 10 tahun kedepan mereka bisa menjadi atlet bagi setiap perguruan dab daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Usai perhelatan ini, lanjut Syafei, setiap pelatih dapat melakukan evaluasi kepada para atletnya. Sehingga mengetahui apa saja yang sudah dilakukan pelatih kepada para atlet. “Kalau saya jadi bukan juara yang saya kejar, tapi saya dapat mengetahui sejauh mana kemampuan para peserta ini. Dan dari situ kita bisa memaksimalkan kekurangan para atlet,” kata dia.

Selain itu, para atlet yang berprestasi pun nantinya akan dilatih didalam Training Center (TC). Dari seluruh juara akan gabung lalu diberikan pembekalan sesuai dengan kebutuhan mereka oleh pelatih.

Dalam kejuaran yang pertama ini, Syafei mengaku ada beberapa hambatan yang terjadi. Seperti waktu yang kurang tepat lantaran berbenturan dengan ujian sekolah dan ujian yang diadakan oleh setiap masing-masing perguruan. “Memang ujian disetiap perguruan ini dilaksanakan pada Maret ini. Sehingga peserta pun kurang maksimal,” paparnya.

Meski demikian, dalam perhelatan Piala Bupati Bogor ada 520 peserta dari empat kota dan empat kabupaten di Jawa Barat. Dan perhelatan ini menjadi tolok ukur perhelatan selanjutnya. 

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor Junaidi Syamsudin mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Cabang Olahraga. Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kabupaten Bogor.

Ia juga berharap perhelatan tersebut tidak hanya menjadi pertandingan, tetapi menjadi ajang silaturahmi para atlet dan perguruan. “Ini juga menjadi ajang evaluasi untuk menghadapi POPDA dan PORDA. Mudah-mudahan banyak atlet Kabupaten Bogor yang menjadi juara di perhelatan ini,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Junsam ini, meminta agar perhelatan yang melibatkan banyal atlet harus sering dihelat. Sehingga atlet Bogor dari cabor Karate ini banyak dan bisa membawa nama harum daerah serta perguruannya masing-masing.

Asep Syahmid

Menangkan Citra Buana Old Star, Hendra Cetak Gol Tunggal

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

GOL Tunggal Hendra Budiman ke gawang Afrika Old Star jadi gol semata wayang buat kemenangan Citra Buana Old Star dalam laga uji coba yang dilakukan di Stadion Micibu, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu  (14/3). Kedudukan 1-0  untuk Citra Buana Old Star bertahan hingga wasit meniup peluit akhir di awal babak kedua. Pertandingan tak bisa dituntaskan hingga 90 menit  karena cuaca dan lapangan yang tak memungkinkan.   

Laga uji coba  Citra Buana Old Star versus Afrika Old Star tampak disaksikan secara langsung Lurah Ciriung, Heru Irawan, S. Sos  yang sangat menikmati pertandingan silaturhmi ini. Heru merasa bangga para pemain Old Star dan  pegiat sepakbola di Kelurahan Ciriung selama ini masih terus eksis dalam melakukan kegiatan yang positif ini.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini.  Berharap kedepannya event event seperti ini semakin sering di gelar di Sadion Micibu  ini.  Karena secara tidak langsung  kegiatan ini juga jadi bagian The City Of Sport and Tourism yang jadi program unggulan Pemkab Bogor saat ini,” terang Heru Irawan.     

Dalam pertandingan yang diguyur hujan deras,  Citra Buana Old Star yang diperkuat Hendra Budiman, Rudi Iswadi dkk tampak tampil trengginas dan mampu meladeni para pemain Afrika Old Star. Hendra Budiman dalam pertandingan tersebut  bermain brilian dengan sentuhan-sentuhan bolanya yang mampu membuat repot para pemain Afrika Old Star.

Saat pertandingan melawan Afrika Old Star, Hendra Budiman sendiri tampil  begitu ciamik dan mengundang decak kagum para pemain Citra Buana Old Star lainnya. Kelincahan Hendra Budiman dalam memainkan sikulit bundar mengingatkan kita pada penampilan Diego Maradona di ajang Piala Dunia 1986 dan 1990.

“Ini pertandingan yang sangat mengasyikan.  Selain sebagai ajang silaturahmi para mantan pemain Citra Buana Old Star, ajang  ini juga sangat mengobati kerinduan kami kepada si kulit bundar,” ujar mantan Ketua Umum PSSI Askab Bogor  tersebut kepada awak media.

Sementara itu, Rudi Iswadi salah satu pemain bintang Citra Buana Old Star mengaku bangga dengan kemenangan yang dipetik timnya. Orang tua dari  M Yudha Febrian (Timnas U 19)  tampil memukau juga dalam membendung gelombang serangan para pemain Afrika Old Star.  

Tak hanya itu, Rudi yang memiliki potongan rambut ala  para pemain  La Liga menekankan timnya akan terus melakukan serangkaian uji coba  dengan para pemain mantan Liga 1 atau ISL. “Insya Allah  habis Lebaran nanti kami akan berusaha melakukan uji coba dengan para mantan pemain  PSSI Primavera,” tandas Rudi Iswadi.

Asep Syahmid

IODI Jaring Atlet Potensial Lewat Festival

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

FANTASTIS, mungkin itulah ungkapan yang tepat bagi  IODI dan Seksi PITOK Dispora Kabupaten Bogor yang akan menggelar festival olahraga dance sport antar pelajar dan umum se Kabupaten Bogor, 25-26 Maret 2020 di GOR Laga Satria, Pakansari, Kabupaten Bogor. Ketua IODI Kabupaten Bogor, Doris Sundari mengatakan, awalnya  pihak panpel Festival  Dance Sport  hanya mentargetkan sekitar 70 peserta saja untuk kategori pelajar dan umum.

“Namun,  saat teknikal meeting yang dilakukan Sabtu (14/3) di Ruang Rapat KONI Kabupaten Bogor jumlah mencapai lebih dari 100 peserta yang bakal ambil bagian dalam Festival Dance Sport yang baru pertama kali di gelar di Kabupaten Bogor ini,” ujar  Doris.

Festival Dance Sport sendiri akan mempertandingkan tiga nomor pertandingan seperti Hip Hop, Line Dance dan Breakdance, ketiganya termasuk nomor nomor yang akan digelar dalam ajang Porda Jabar 2022 di Tasuba. Tiga nomor yang digelar di Festival Dance Sport  kali ini  bisa dilakukan kelas solo dan duo untuk kategori pelajar dan umum.

“ Jujur saya sangat kaget  ketika  jumah peserta bisa melebihi target yang dicanangkan oleh Panitia ,” bebernya.

Disamping itu,  Doris juga merasa bangga dan kagum dengan banyak peserta yang berasal dari Jasinga, Cigudeg, Jonggol , Cijeruk dan beberapa kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Bogor. “Ternyata penyebaran olahraga dance sport ini sekarang tidak hanya berkutat di perkotaan saja. Karena beberapa kecamatan yang ada di wilayah lainnya juga banyak yang ambil bagian di event festival dance sport yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Bogor,” tuntas Doris Sundari.

Kepala Seksie PITOK Dispora Kabupaten Bogor , Muhammad Saepudin alias Aep  menegaskan, pihaknya memang sengaja kerjasama dengan IODI Kabupaten Bogor untuk menggelar festival dance sport di Kabupaten Bogor. “Dance Sport termasuk cabang olahraga yang berbeda dengan cabor lainnya. Makanya  saya sangat bangga ketika dalam Festival Dance Sport yang pertama kali ini jumlah pesertanya membludak dan melampaui yang dtargetkan oleh Panitia,” tegas Aep.

Aep berharap, dari ajang Festval Dance Sport ini nantinya akan muncul talenta talenta atlet dance sport dari semua kecamatan di Kabupaten Bogor yang bisa  jadi andalan tim IODI Kabupaten Bogor dalam berbagai event tingkat Jabar, Nasional dan Internasional. 

Asep Syahmid     

Sekolah Se Kota Bogor Diliburkan Sementara Mulai 16 Maret 2020

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Hasil rapat terakhir Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Bogor berdasarkan perintah Walikota dan Wakil Walikota Bogor, maka seluruh sekolah mulai PAUD, SD, SMP dan SMU/SMK serta pendidikan nonformal se Kota Bogor diliburkan tertanggal 16 sampai 28 Maret 2020.

“Kabar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif corona mengejutkan berbagai pihak, atas perintah pimpinan akhirnya kami memutuskan untuk meniadakan aktivitas belajar mengajar di Kota Hujan selama 13 hari kedepan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahrudin Sabtu (14/3/2020).

Fahmi sapaan akrabnya juga sudah memastikan apapun aktivitasnya yang ada di luar sekolah dihentikan juga sementara. “Untuk kegiatan di luar sekolah dihentikan semua sementara. Seperti study tour, renang, olahraga di luar sekolah, juga semua yang dilakukan siswa di luar sekolah. Jadi tidak ada kegiatan KBM yang dilakukan di luar sekolah sementara ini,” tandasnya.

Selain itu, berdasarkan surat edaran dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, seluruh instansi dan lembaga pendidikan se-Jawa Barat diimbau menunda agenda publik bersifat pengerahan massa, untuk 14 hari ke depan sejak hari ini.

Termasuk penutupan area publik milik Pemprov Jabar. Tersiar kabar juga, esok Minggu (15/3/2020), Pemprov Jabar akan mengumumkan rencana meliburkan sekolah dari level PAUD sampai dengan SMA/SMK.

Reporter: Handy Mehonk

Akibat Corona, Perkuliahan UIKA Diliburkan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Covid-19 atau biasa disebut dengan virus Corona yang mulai merebak di wilayah Indonesia, membuat masyarakat melakukan antisipasi dengan membatasi aktivitas mereka. Salah satunya dengan menghindari area keramaian dan menjaga kontak langsung dengan orang lain atau benda sekitar. Antisipasi ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 yang semakin meluas.

Hal ini pun direspon oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk menonaktifkan perkuliahan tatap muka untuk sementara. Salah satunya Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor yang meliburkan kegiatan perkuliahan terhitung dari Senin, 16 Maret 2020 sampai 28 Maret 2020. Pihak Universitas Ibn Khaldun mengeluarkan Surat Keputusan ini kepada seluruh mahasiswa dan staf yang bertugas, Sabtu (14/3).

Selain perkuliahan yang dinonaktifkan, pihak UIKA juga mengimbau untuk segera pulang ke rumah masing-masing bagi mahasiswa yang tinggal di asrama putra/putri. Namun beberapa mahasiswa yang tinggal asrama memilih untuk tetap tinggal. “Untuk di asrama putri tidak semua bisa pulang, karena ada yang rumahnya memang jauh. Dan beberapa lebih khawatir ketika penyebaran virus dialami saat perjalanan pulang,” ungkap Erna, penghuni Asrama Putri UIKA.

Sementara beberapa mahasiswa yang memilih tinggal di asrama dapat melapor ke kepala asrama untuk segera dipantau kegiatannya.

Enggar Syahbara

Komisi IV DPR RI Kunjungi Bank Sampah Melati Bubulak

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kunjungan reses DPR RI dimanfaatkan Budhy Setiawan untuk meninjau langsung kegiatan Bank Sampah Melati di Kelurahan Bubulak, Kota Bogor, Sabtu (14/3/2020).  Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IV DPR RI ini mendorong agar kehadiran bank sampah ini mendapat dukungan dari pemerintah.

“Kemandirian warga seperti ini sangat diapresiasi, dengan keterbatasan yang ada tetap berjalan mengelola bank sampah. Ini harus kita dukung bersama”, ujar Budhy dalam rilisnya, Sabtu (14/3).

Ia pun berjanji untuk mendorong program bantuan pemerintah terkait. Salah satunya dengan bantuan motor roda tiga untuk mengangkut sampah.

Acan pun menyampaikan bahwa sejak berdiri tahun 2015, belum ada bantuan dari pemerintah atau dinas terkait kecuali bantuan buku tabungan. “Kami mulai dari tahun 2015, berawal dari swadaya masyarakat. Bantuan pun hanya berupa buku tabungan”, kata Acan yang juga menjadi Ketua RT 02/ RW 11.

Padahal, tandas Acan, ada banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama pemuda di daerah ini dengan adanya bank sampah. Ada pembuatan pupuk cair organik, kerajian tangan, hingga perabotan berbahan baku sampah plastik. “Tujuan kami untuk membangun kesadaran lingkungan di antara warga, terutama agar masyarakat tidak membuang sampah lagi ke sungai,” pungkas Acan.

Kelurahan Cibadak Harapkan Jadi Pusat Budidaya Nanas Bogor

Pada kunjungan reses di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal itu, warga juga berharap agar Budidaya Nanas Bogor dapat dikembangkan kembali. “Di Bogor ada komoditas yang terkenal antara lain talas bogor dan nanas bogor, namun saat ini sudah susah dicari”, kata Uay Setiawan, Lurah Cibadak kemarin.

Uay mengatakan bahwa ia ingin mengembangkan kembali budidaya nanas untuk sekelurahan Cibadak. Baik di lahan tanah secara langsung maupun secara hidroponik dengan menggunakan pot, karena lahan sudah semakin menyempit karena areal pemukiman. Dengan begitu ia berharap Cibadak dapat kembali menjadi sentra budidaya nanas.

Aspirasi ini mendapat sambutan positif dari Budhy Setiawan. Selaku anggota DPR RI yang berada di Komisi IV, ia bertugas membidangi soal pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup. “Saya menerima aspirasi bapak dan ibu sekalian, untuk kemudian saya sampaikan dalam rapat dan tindak lanjut dengan kementerian terkait”, kata Budhy. Dilahirkan dan dibesarkan di Kota Bogor, kecintaan terhadap daerah kelahiran membuatnya ingin berjuang untuk kemajuan Kota Bogor. Terutamanya soal sektor pertanian yang merupakan bidang kerja Komisi IV DPR RI. Oleh karenanya, jika ada masyarakat yang ingin memajukan pertanian. Ia akan dengan senang hati membantu. “Ada posko aspirasi saya di Paledang, jika ingin berkunjung dan konsultasi kami sangat terbuka”, tandas Budhy.

Asep Saepudin Sayyev |*

BIN Sebut Puncak Virus Saat Ramadhan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Puncak penyebaran virus Corona (outbreak) akan berlangsung pada Mei, bertepatan dengan Ramadhan 1441 Hijriah. Hal ini diungkapkan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN), Afini Boer. Dia menjelaskan, skema yang ia buat telah menggunakan perhitungan matematis untuk menemukan hasil tersebut. Berdasarkan penelitiannya bersama berbagai pihak, outbreak akan terjadi terhitung dari 60 hari sejak ditemukan virus Corona di Indonesia.
“Kita sudah membuat skema menggunakan perhitungan matematis, di Indonesia outbreak akan terjadi dalam 60 hari, berarti bulan Mei,” ujarnya di Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (13/3).

Penelitian tersebut menurut Afini bertujuan untuk membantu langkah-langkah pemerintah dalam menangani kasus virus Corona. Terutama menekan angka infeksi dalam dua bulan ke depan. “Tujuannya bukan menebar kepanikan, tapi supaya pemerintah bisa sigap dalam menangani virus ini,” katanya.
Lebih lanjut, Afini menyatakan Indonesia akan mampu menekan penyebaran virus corona jika pemerintah melakukan upaya maksimal dalam pencegahan dan penanggulangan.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan pemerintah selama ini, termasuk penunjukan juru bicara untuk virus Corona. “Jika pemerintah melakukan persiapan yang optimal, tentu bisa menekan angka infeksi virus Corona, sehingga nanti grafik yang kita siapkan tidak akan mencapai puncak, tentunya skema yang dibuat untuk mencegah ini,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyampaikan Indonesia belum memasuki tahap untuk lockdown atau isolasi. Menurutnya perlu persiapan yang optimal untuk melakukan lockdown, terutama persiapan rumah sakit di daerah dan komunikasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “Kalau lockdown itu belum perlu, kita masih harus optimalisasi informasi dengan daerah, persiapan rumah sakit dan laboratorium juga perlu dilakukan,” ucapnya.
Meutya juga mengingatkan pentingnya personel TNI dalam menjaga perbatasan dan pelabuhan di pintu masuk Indonesia, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang dibawa dari luar negeri.
“Saya rasa penjagaan oleh TNI perlu dilakukan saat ini tidak hanya di jalur udara, tapi juga nonudara, penjagaan pintu masuk nonudara seperti laut, itu harus diperketat lagi ” katanya.
Menurutnya, dalam situasi seperti ini TNI bisa dilibatkan dalam bentuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP). “Di bandara memang kita lihat sudah ada penjagaan, tapi di pelabuhan, di perbatasan-perbatasan ini silahkan libatkan TNI, karena memang ini adalah bagian dari OMSP,” ujarnya.

Selain mengerahkan TNI dalam menangani wabah virus Corona, Muetya mengatakan Komisi I DPR akan membentuk panitia kerja (panja). Panja ini bersifat sementara, dengan tugas mengawasi dan memastikan lembaga-lembaga terkait melakukan tugasnya dalam menangani virus Corona. “Panja itu pendalaman sifatnya, kita ingin memastikan setiap mitra di komisi I yang kebetulan punya peran besar terutama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kemlu, Kemenhan, dan juga BIN untuk memastikan bahwa terkait dengan tupoksi mereka itu sudah dijalankan untuk membantu dan mendeteksi Corona,” jelasnya.
Panja ini masih dalam tahap pembahasan di Komisi I DPR dan akan dibahas lebih detail pada persidangan yang akan datang. “Saat ini baru pembentukan, nanti kita baru dapatkan nama-nama dari masing-masing fraksi, lebih lanjut nanti dalam sidang berikutnya,” ujarnya.

Asep Saepudin Sayyev |*

PKS Ungkap SBY Ingin PT Nol Persen

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengusulkan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold/PT) disamakan dengan ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Hal tersebut dikatakan Sohibul seusai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (12/3) malam.
“Presidential threshold juga tadi kita bahas. Pak SBY secara pribadi menginginkan nol persen. Ya beliau mengatakan, ini logika dasar, beliau sampaikan. Kalau Pemilu diserentakkan kata beliau itu logikanya harus nol,” ujar Sohibul dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).
Akan tetapi, kata dia, presidential threshold nol persen akan memunculkan banyak partai hanya untuk mencalonkan presiden. Sehingga, kata dia, menurut kajian PKS, presidential threshold sebaiknya disamakan dengan parliamentary threshold.

“Tapi saya katakan, ‘Pak, kalau nol persen juga akan memungkinkan banyak partai yang sengaja dibuat untuk ikut pilpres saja. Sehingga capres akan banyak sekali’. Kalau PKS mengusulkan, kajian kami sementara ini, kita menginginkan presidential threshold sama dengan parlemen threshold,” kata dia. 
Sohibul kemudian memberikan usulan supaya Parliamentary Threshold yang ideal yakni 4-5 persen sehingga mewakili keragaman Indonesia. PKS dan Demokrat juga tak menyetujui usulan Parliamentary Threshold naik hingga 7 persen.
Dirinya pun menegaskan antara PKS dan Demokrat sama-sama punya pandangan bahwa memang penyederhanaan partai itu sesuatu yang diperlukan. “Tapi penyederhanaan partai juga jangan menghilangkan representasi partai dari keragaman Indonesia,” pungkas Sohibul.

Asep Saepudin Sayyev |*