28.2 C
Bogor
Thursday, March 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1659

SD Negeri 2 Cipelang Layak Jadi Sekolah Sehat

0

Cijeruk | Jurnal Inspirasi

Tim Pembinaan dan Penilaian Sekolah/Madrasah Sehat Kabupaten Bogor, menyambangi SD Negeri Cipelang 2, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk. Tim pembinaan UKS/M terdiri dari gabungan perangkat daerah diantaranya, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Kementerian Agama, Kesejahteraan Masyarakat, dan Dinas Arsip Perpustakaan Daerah. Mereka disambut oleh Muspika Cijeruk, Ketua K3S, Ketua PGRI, serta kepala sekolah sekecamatan.

Ade M. Sa’ban, Ketua Tim Pembinaan dan Lomba UKS/M mengatakan, kunjungan tim untuk membina dan memberikan penilaian mengenai sekolah sehat. Dengan kompaknya stakeholder, K3S, beserta Kepala Sekolah ,ia melihat secara umum  bahwa kesiapan SD Negeri Cipelang 2 telah cukup baik dan bagus.

“Semua kita lihat dari mulai lingkungan sekolah tertata rapi ini sudah bagus, hingga akhirnya anak-anaknya terlihat sehat, termasuk sarana dan prasarananya lengkap semua, jadi potensi sekolah ini sudah memenuhi syarat sekolah sehat,” ujarnya.

Maka dari itu, ia meminta agar semua yang telah ada dan lengkapnya sekolah ini untuk tetap dipertahankan. “Dari kompaknya stakeholder hingga kepala sekolah, dan juga potensi sekolah ini agar tetap dipertahankan sebaik mungkin agar sekolah ini tetap menjadi sekolah yang sehat,” tutupnya.

H.Mudin Karyadi, Kepala Sekolah  Cipelang 2, pelaksanaan pembinaan dan penilaian UKS/M berjalan lancer dengan kelebihan dan kekurangan sekolahnya sehingga dewan guru dan komite bisa menata kembali fasilitas sekolah agar lebih baik lagi.

“Program UKS ini telah berjalan sesuai dengan program sekolah, maka dengan adanya pembinaan dan penilaian ini, kami akan menatanya kembali agar lebih baik. Segala kekurangannya akan kami perbaiki, adapun kelebihannya akan kami pertahankan sesuai dengan persyaratan sekolah sehat,” pungkasnya.

Deny

Sarang Tawon Banyak Diadukan ke Damkar Sektor Ciawi

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciawi, terus menerima laporan dari warga adanya ancaman hewan berbahaya. Dalam satu hari, laporan adanya hewan berbahaya seperti sarang tawon, ular hingga anjing liar menjadi tugas rutin yang dijalani petugas ciri khas berbaju biru tersebut.

Kepala Damkar Sektor Ciawi, Nendri mengatakan, setiap hari selalu ada saja warga yang datang ke kantor untuk melapor berbagai persoalan. Bahkan, perkembangan sarang binatang penghasil madu mendominasi laporan ke Sektor Damkar Ciawi dalam beberapa waktu ini, terlebih dimusim penghujan.

 “Memang sarang tawon ini banyak meresahkan warga. Seharusnya warga kalau ada sarang tawon yang masih kecil segera musnahkan, bila sudah besar akan sangat mengundang bahaya,” ujarnya.

Menurutnya, naluri binatang tawon akan menyerang siapa saja yang dianggap akan merusak dan membahayakan koloninya. Jika tidak musnahkan, kuatir binatang tersebut akan menyerang orang yang lewat atau anak- anak.

“Kalau tidak ditangani oleh ahlinya bisa-bisa berbahaya. Petugas Damkar yang pernah menangani sarang tawon, sempat digigit oleh puluhan tawon dan masuk UGD dua kali. Padahal alat serta pakaian keamanan sudah sesuai prosedur,” ungkapnya.

Nendri menghimbau agar warga tetap waspada terhadap keberadaan binatang tawon, ular dan binatang lainnya bila ada di rumah. Apabila, memang ada kekhawatiran terkait penyelamatan dilingkungan rumah, maka segeralah menghubungi Damkar.  “Kami siap datang dan membantu sampai permasalahan warga tuntas,” tukasnya.

Dede Suhendar

CFD Kota Bogor Dibuka Kembali

0

Bogor | Jurnal Bogor

Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan di Kota Bogor diadakan kembali setelah sebelumnya ditiadakan sejak 22 September 2019. CFD diberlakukan di sepanjang ruas Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. CFD dibuka kembali Minggu (1/3).

“Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menggelar kegiatan bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day mulai Minggu (01/0/2020) disepanjang ruas Jalan Jendral Sudirman akan ditutup untuk kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih sejak pukul 06.00 – 09.00 WIB,” dilansir dari postingan akun twitter Dishub Kota Bogor (@dishubkotabogor).

Untuk kendaraan yang hendak melintasi kawasan CFD akan dialihkan ke Jalan Sawojajar dan Jalan Re. Martadinata. CFD di Jalan Jendral Sudrirman tersebut berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di beberapa titik seperti di Jalan Sawojajar dan Jalan Abesin. Sering terjadi kepadatan volume kendaraan pada titik – titik tersebut akan tetapi anggota – anggota Dishub telah dikerahkan untuk membantu mengatasi lalu lintas di beberapa titik.

Personil – personil Dishub dan kepolisian di kerahkan untuk mengatur keamanan dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut. Sedangkan personil Satpol PP di kerahkan untuk mengawasi agar tidak ada pedagang – pedagang yang berjualan di trotoar dan di jalan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang sedang berolah raga.

“Biasanya terdapat kepadatan kendaraan pada jalan peralihan, tapi kami sudah mengerahkan personil – personil kami untuk membantu kelancaran lalu lintas di jalan – jalan tersebut,” kata Widi Budi A. selaku anggota Dishub Kota Bogor. Sedangkan untuk parkir kendaraan tersedia di sekitar halaman Bogor Permai dan di sekitar kawasan Air Mancur.

Sebelumnya CFD di Jalan Jendral Sudirman ditiadakan karena adanya proyek pembangunan jembatan layang atau flyover di Jalan RE Martadinata yang dilakukan pada tahun 2019. Proyek tersebut sangat berimbas terhadap kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut sehingga tidak memungkinkan untuk diadakan CFD.

Diadakannya kembali CFD tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. “Saya setuju dan mendukung atas diadakannya kembali CFD disini karena jadi bisa olahraga bersama kerabat lagi,” ujar Taufik, warga yang sedang berolahraga.

Mochamad Iman Fajar Subqhi | MG

Festival Jadi Parameter Kualitas Pembinaan Atlet

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi 

SEBANYAK 540 lebih atlet pelajar taekwondo dan pencak silat dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Bogor meramaikan festival pemanduan bakat cabang olahraga taekwondo, dan pencak silat Piala Bupati yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Seksi Pembibitan Iptek dan Tenaga Keolahragaan (Pitok), di Gelanggang Olahraga Laga Tangkas Pakansari, Cibinong, 9 hingga 11 Maret 2020.

Kepala Seksi Pembibitan Iptek dan Tenaga Keolahragaan Dispora Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin dalam laporannya menegaskan, bahwa maksud dari penyelenggaraan kegiatan ini sebagai kompetisi, dan tolak ukur pembinaan atlet di ‘Bumi Tegar Beriman’.

Sedangkan tujuannya adalah membentuk pembinaan, serta peningkatan kualitas atlet olahraga sehingga menunjukkan kualitas, dan berprestasi sebagai persiapan pembentukan Kontingen berkualitas. “Untuk sumber dana bersumber dari APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020 pada bidang peningkatan prestasi olahraga Dispora, dan untuk pelaksanaannya Dispora bekerja sama dengan Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia, dan Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Bogor, sebagai operator pelaksana pertandingan,” ujar Muhammad Saepudin, Senin (9/3).

Pria yang akrab disapa Aep itu menjelaskan, jika peserta yang ikut pada festival taekwondo, dan pencak silat Dispora Kabupaten Bogor kali ini diikuti 540 lebih atlet pelajar yang tergabung dari pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Bogor, yang terdiri dari 300 lebih untuk peserta festival taekwondo, dan 240 lebih atlet pencak silat pelajar.

“Adapun perangkat pertandingan yang bertugas pada festival ini, merupakan pelaku-pelaku olahraga yang memiliki kualifikasi dan berkompeten sesuai dengan bidangnya masing-masing,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin sangat mengapresisi langkah yang dilakukan Dispora  dalam melakukan kegiatan-kegiatan festival olahraga terhadap cabang olahraga yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Dispora, dan saya berharap sinergitas antara KONI, dan Dispora bisa terus berlanjut dalam menggali potensi-potensi atlet lokal yang andal asli Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Ia juga berharap, dengan adanya kegiatan ini, kedepannya akan lahir atket-atlet potensial yang andal, dan sekaligus dapat mengharumkan nama Kabupaten Bogor disetiap event-event resmi tingkat daerah seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022, maupun di tingkat nasional.

Ditempat yang sama Kadispora Kabupaten Bogor Bambang Setyawan, menginginkan, atlet-atlet pelajar yang berprestasi di festival ini, nantinya bisa menghuni Pusat Pendidikan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor, untuk menggantikan posisi atlet pelajar yang sudah tamat dari PPOPM, maupun menjadi bagian dari Kontingen Kabupaten Bogor di ajang Popda, ataupun di ajang Porprov 2022 mendatang.
“Saya menginginkan atlet pelajar yang berprestasi di festival ini, masuk dalam skuat PPOPM. Apalagi saya ingin, PPOPM itu harus dihuni oleh putra-putri terbaik asli Kabupaten Bogor,” kata Bambang Setyawan.

Asep Syahmid

Komisi IV Minta Piala Dunia U 20 Berdampak ke Sektor Pariwisata Daerah

0

Cibinong  |  Jurnal  Inspirasi

WAKIL Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Golongan Karya, Ridwan Muhibi menginginkan pembenahan infrastruktur persiapan Piala Dunia usia-20 tahun 2021 segera direalisasikan. Mengingat percepatan tersebut, bagian dari kesiapan Kabupaten Bogor sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara pertandingan sepakbola paling akbar di dunia ini.
“Kita ingin pembenahan harus segera dilakukan oleh Pemkab Bogor. Karena ini akan mencerminan kesiapan Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah yang baik. Terlebih, dalam hal pariwisata yang nantinya juga diperkenalkan kepada para peserta Piala Dunia usia-20, sebab dengan diperkenalkan pariwisata tersebut, tentunya akan menguntungkan bagi Kabupaten Bogor dalam penyelenggaraan Piala Dunia tersebut,” ujar Ridwan Muhibi, Senin (9/3).

Politisi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Bogor itu menjelaskan, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, akan mendukung secara moril, dan harus mensuport dinas-dinas terkait yang akan menjadi ujung tombak Pemkab Bogor dalam menata semua infrastruktur, maupun venue pertandingan Piala Dunia usia-20, yang bakal berlangsung di Stadion kebanggaan masyarakat ‘Bumi Tegar Beriman’.

“Kita ingin semangat penyelenggaraan Piala Dunia harus benar-benar dirasakan oleh Kabupaten Bogor,dengan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan infrastruktur jalan, venue maupun lain-lainnya,” tegasnya.

Namun demikian, sambung Ridwan, gema Piala Dunia usia-20, tahun 2021 mendatang, tidak hanya bergema di wilayah Cibinong saja. Tapi harus sampai ke pelosok-pelosok penjuru ‘Bumi Tegar Beriman’, ke penjuru nusantara, maupun penjuru dunia kalau Kabupaten Bogor sudah siap menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia usia-20.

Asep Syahmid

PITOK dan FORMI Gelar Bimtek Instruktur Senam

0
Muhammad Saepudin

Cibinong | Jurnal Inspirasi  

Seksi Pembibitan Iptek dan Tenaga Keolahragaan (Pitok) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor yang bekerja sama dengan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Kabupaten Bogor akan menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) Instruktur Senam kepada pelatih senam yang ada di sanggar-sanggar senam dan  IGORA  se ‘Bumi Tegar Beriman’ di Hotel Rizzen Cisarua, 11 hingga 13 Maret 2020 nanti.

“Kita tidak hanya menggelar Bimtek kepada para guru olahraga, ataupun pelatih sepakbola. Tapi kita juga akan menggelar Bimtek kepada para pelatih senam yang ada di sanggar-sanggar senam se-Kabupaten Bogor,” ujar Muhammad Saepudin, Senin (9/3).

Ia menerangkan, jika Bimtek Instruktur senam yang akan digelar Dispora Kabupaten Bogor, bagian dari pemasalahan olahraga kepada para pelatih senam yang ada di sanggar senam di Kabupaten Bogor, yang bekerja sama dengan Formi Kabupaten Bogor. “Untuk pemateri, kita mengundang pemateri instruktur senam dari Formi Kabupaten Bogor, akan hadir pada Bimtek yang kita gelar nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Formi Kabupaten Bogor, Usep Supratman, menyambut baik langkah kerjasama yang dilakukan FORMI Kabupaten Bogor dengan Seksi Pitok Dispora, yang melakukan Bimtek Instruktur Senam kepada para pelatih senam yang ada di sanggar-sanggar senam se-Kabupaten Bogor ini.

“Kita sangat mengapresiasi langkah Dispora dalam menyelesaikan pemasalan olahraga khususnya dalam peningkatan karakter terhadap pelatih senam yang ada di sanggar senam di Kabupaten Bogor,” kata Usep Supratman.

Untuk peserta Bimtek, kata Usep, merupakan gabungan dari  Asiapi, Porpi, Tera  dan SKJ. 

Asep Syahmid

Tim Sepaktakraw Akan All Out Pada Event Gubernur Cup

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi  

TIM sepak takraw Kabupaten Bogor dipastikan akan ambil bagian pada Kejuaraan Sepak Takraw Piala Gubernur Jawa Barat tahun 2020, yang akan digelar di Gelanggang Olahraga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kota Bandung, 15 hingga 19 April mendatang. Hal itu ditegaskan Ketua Pengurus Cabang Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Bogor Didi Furqon, Senin (9/3).

“Kita akan mengirimkan tim putra-putri di kejuaraan ini, dan kami akan ikut di nomor regu dan dobel regu yang akan dipertandingkan pada kejuaraan tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika keikut sertaan tim sepak takraw Kabupaten Bogor pada kejuaraan ini, sebagai langkah awal Pengcab PSTI ‘Bumi Tegar Beriman’ untuk menyeleksi atlet yang akan diturunkan pada Babak Kualifikasi  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022, yang akan dilaksanakan tahun 2021 mendatang.

“Kejuaraan sepak takraw Piala Gubernur ini sangat bergengsi. Apalagi Kabupaten Bogor punya tagline Bogor Spor and Tourism. Maka dari itu ketika menyebut sport berarti harpiahnya umum seluruh jenis olahraga yang wajib ikut termasuk sepak takraw. Jadi kalau kami tidak ikut serta kami takut Kabupaten Bogor menjadi malu dengan tagline tersebut,” tegasnya.

Jadi, sambung Didi Furqon, tagline itu sudah menjadi harga diri, dan jati diri dengan segala keterbatasan Pengcab PSTI Kabupaten Bogor, tentunya akan berjuang dalam keikut serta pada event Piala Gubernur Jawa Barat yang bakal di ikuti oleh 25 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat ini.

“Kaitan dengan pendanaan, kami akan mencari sponsorship dengan Badan Urusan Milik Daerah Kabupaten Bogor, Pemda, maupun usaha yang ada di ‘Bumi Tegar Beriman’. Karena saya yakin dan percaya pihak-pihak tersebut akan terketuk jiwa dan nalurinya. Sebab masa Bupatinya ingin olahraga maju tapi para pengusahanya tidak mendukung, jelas ini akan memalukan Bupati dan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Asep Syahmid

IKASI Kota Bogor Siapkan 10 Atlet Terbaik

0

Bogor | Jurnal  Inspirasi  

PENGURUS Cabang Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kota Bogor, tengah mempersiapkan sepuluh atlet junior dan senior sebelum bertanding di Kejuaraan Anggar tahun 2020 yang akan digelar di Jakarta, pada 4 hingga 5 April mendatang.

Pelatih Dwi Wahyu mengatakan, “Sepuluh atlet yang sudah kita siapkan untuk bertanding pada kejuaraan nanti, masih fokus berlatih di Gelanggar Olahraga Anggar Pajajaran, Kota Bogor secara kontinyu, sebelum bertolak ke Jakarta,” ujar Dwi Wahyu, Senin (9/3).

Dwi menjelaskan, jika sepuluh atlet yang telah disiapkan Pengcab Ikasi Kota Bogor di antaranya Arval, Zenna, Ayu, Rahma, tutun di under-14. Sedangkan di under-17 ada Salsa, sementara di nomor open senior ada Sultan, Agam, Wahyu, Anggi, dan Rara.

 “Keikutsertaan sepuluh atlet ini, bagian dari upaya Pengcab Ikasi Kota Bogor untuk menambah jam terbang, serta pengalaman bertanding atlet junior. Terlebih kepada atlet senior,” tegasnya.

Untuk target, tambah Dwi Wahyu, tentunya yang terbaik. Karena pada kejuaraan ini, selain menambah pengalaman bertanding, dan jam terbang atlet, tentunya prestasi medali emas juga jadi target Pengcab Ikask pada event tersebut. 

Asep Syahmid

PMP Kembali Diajarkan

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Komisi Pendidikan DPR diminta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk memasukan lagi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) sebagai mata pelajaran di sekolah. Dengan demikian, kedua lembaga ini mesti merevisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Sekarang jadi momentum yang tepat untuk merevisi, BPIP akan mendukung,” kata Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo, Minggu (8/3).

Hal tersebut disampaikan Benny untuk menanggapi kejadian saat Finalis Puteri Indonesia Kalista Iskandar yang tidak hafal Pancasila. Kalista tak mampu menyebut seluruh sila saat ditanya oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam acara final acara tersebut. Bambang Soesatyo meminta finalis asal Sumatera Barat ini menyebutkan lima sila. Akan tetapi, Kalista tak bisa menyebutkan dengan benar sila keempat dan kelima. Ia bahkan menyebut sila dengan “nomor”.

Menurut Benny, kegagalan Kalista menyebutkan isi dari Pancasila disebabkan oleh sistem pendidikan yang tidak lagi memasukkan ajaran Pancasila ke dalam kurikulum. Ia juga mengatakan Upacara Bendera setiap Senin juga sudah tak diwajibkan sehingga Pancasila menjadi jarang diperdengarkan.

Karena itu, Benny meminta Nadiem dan Komisi Pendidikan DPR untuk segera bertemu membahas merevisi UU Pendidikan. Ia menginginkan PMP dimasukkan sebagai mata pelajaran.

Benny menyebut rencana ini sebetulnya sudah ingin dilakukan semasa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Namun, rencana itu dibatalkan karena tidak memiliki dasar hukum.

“Karena dalam UU Sisdiknas, itu tidak jadi materi pembelajaran,” kata Benny.

Asep Saepudin Sayyev |*

Pasien Mirip Corona Dilarikan ke RS Persahabatan

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Pihak Rumah Sehat Terpadu Dompet  Duafa (RST DD)di Jalan Raya Parung Bogor Desa Jampang, Kecamatan Kemang telah merujuk seorang pasien WNI yang alami gejala flu, batuk dan demam, mirip gejala Corona atau Covid-19. Pasien sempat di isolasi satu hari sebelum di rujuk Ke RS Persahabatan (RSP) di Jakarta Timut. Upaya itu dilakukan karena pasien memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri (Taiwan) dari itu untuk antisipasi pasien selama satu hari kemairn di isolasi sebelum akhirnya dirujuk.

Sebagai upaya pencegahan, ruang IGD RST Duafa sementara tidak beroperasi dan dilakukan disterilisasi dan juga diberikan sinar UV karena sebelumnya pasien di rawat IGD sebelum dirujuk.

“Ia pasien datang hari Sabtu dini hari (7/3) Pasien datang ke IGD RST DD dengan gejala demam, batuk dan pilek. Tentunya petugas medis wajib memberikan pelayanan dan pengobatan kepada siapapun pasien yang datang untuk berobat, daan saat itu ditempatkan di ruangan terpisah sebelum di rujuk,” ujar Direktur Utama RST DD dr Muhamad Zakaria, kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Zakaria mengatakan, ia secepatnya melakukan antisipasi dengan merujuk pasie ke RS Persahabatan Meskipun belum positif Corona. Karena gejala yang dialami pasien mirip gejala Corona apalagi pasien mengaku pernah melakukan perjalanan ke Taiwan.

“Jadi sekali lagi baru dugaan dan sebagai bentuk kewaspadaan kami di RST DD, pasien di rujuk tadi Minggu dini hari,”katanya.

Ia menambahkan saat itu sempat terjadi kepanikan karena pengunjung takut di IGD, namun saat ini IGD di RT DD sudah normal. Masyarakat tak usah khawatir. “IGD udah normal kembali dan  pasien sudah dirujuk,”pungkasnya.

Cepi Kurniawan