25.2 C
Bogor
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1658

Wisma Diklat Kemendagri Kemang Jadi RS Darurat Covid-19

0

Kemang  | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor Ade Yasin bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan rumah sakit darurat untuk menangani Covid-19 yang ada wilayah Kabupaten Bogor. Pada Kamis siang (26/3), Bupati telah meninjau dan mengecek wisma Diklat Kemendagri di Jalan Raya Parung, Desa Jampang, Kecamatan Kemang. “Wisma Diklat Kemendagri itu nantinya akan digunakan untuk masyarakat Kabupaten Bogor yang ODP (orang dalam pengawasan) dan PDP (pasien dalam pengawasan). Mereka akan menempati wisma ini dengan ditangani secara medis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, kepada wartawan, kemarin.

Ade Yasin mengatakan, setelah dicek secepatnya gedung wisma Diklat milik Kemendagri itu akan digunakan untuk rumah darurat ODP dan PDP. “Secepatnya akan digunakan. Saya akan perintahkan Dinkes untuk menyiapkan fasilitas medis untuk digunakan di wisma Diklat Kemendagri itu,”kata Ade Yasin.

Bupati  pun merinci setelah dicek  wisma Diklat itu ada 147 bad, dengan 44 kamar. Diharapkan warga yang statusnya ODP dan PDP bisa dikarantina di tempat itu. “Dengan tujuan agar masyarakat yang ODP  dan PDP tidak dikucilkan di lingkungan tempat ia tinggal, dan juga untuk menjaga keluarganya agar tidak tertular meskipun ODP dan PDP,” katanya

Sementara dengan begitu jelas Bupati, 5 RSUD yang ada di Kabupaten Bogor bisa fokus untuk menangani pasien yang positif Covid 19. “Karena wabah ini terus merebak di Kabupaten Bogor, ODP ada 161 orang dan PDP 58 orang, sedangkan yang positif 8 orang, 1 meninggal dunia,”kata Ade Yasin.

Bupati Bogor pun akanmMelakukan rekruitmen relawan tenaga medis untuk membantu penanganan Covid 19 di Rumah Sakit Darurat yang sudah ditentukan Pemkab Bogor. “Pemkab Bogor pun akan melakukan rekrutmen relawan untuk ditetapkan di rumah sakit darurat ini ,”pungkasnya. 

Cepi Kurniawan

Puskesmas Wanaherang Harapkan Bantuan APD Dan Masker

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Puskesmas Wanaherang yang berada di Desa Wanaherang Kecamatan Gunung Putri harapkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan msker yang masih sangat dibutuhkan. Keluhan tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Wanaherang Dr.Prima saat dikunjungi anggota DPRD Komisi III FPKS Achmad Fathoni.

Kepada Jurnal Bogor, Achmad Fathoni menyampaikan harapan dan alat yang memang dibutuhkan oleh Puskesmas Wanaherang itu guna mencegah penyebaran Virus Covid-19 terutama untuk tim medis.

“Kunjungan saya (Achmad Fathoni-red) sebagai bagian dari perhatian dan support untuk tim medis mengingat mereka merupakan garda terdepan dalam mengatasi virus Covid-19 saat ini. Oleh karena itu perlu kita perhatikan apa yang mereka butuhkan sebagai bagian dari perhatian kita kepada tim medis,” ucap Achmad Fathoni, Kamis (26/3).

Pesan yang disampaikan kepada kami bahwasanya untuk saat ini Puskesmas Wanaherang sangat membutuhkan APD dan masker yang merupakan bagian dari kebutuhan wajib saat ini dalam menangani pasien. “Harapan dari Dr.Prima atas kunjungan kami hari ini adalah, berharap agar tim medis di Puskesmas Wanaherang diatur jam kerjanya atau bisa dibentuk shif kerja, untuk saat ini semuanya masuk namun APD terbatas yang dikhawatirkan mereka (tim medis-red) ambruk bareng,” jelasnya.

Melihat kondisi Kecamatan Gunung Putri yang merupakan kecamatan yang paling banyak dikelilingi oleh perusahaan, wakil rakyat itu berharap CSR yang berada di Kecamatan Gunung Putri ikut berpartisipasi dalam membantu ketersediaan APD dan masker di Puskesmas Wanaherang.

“Ada beberapa pabrik yang memang memproduksi APD dan masker di wilayah Desa Cicadas dan Desa Wanaherang. Nah mungkin mereka juga mengekspor produk tersebut keluar, mengingat keberadaan mereka ada di Gunung Putri saya berharap agar CSR ikut berpartisipasi untuk memberikan bantuan APD dan masker atau mungkin bisa bekerja sama dengan Pemkab Bogor agar APD dan masker untuk Kabupaten Bogor bisa terpenuhi,” pungkas Achmad Fathoni.

Nay Nur’ain

IMB Belum Keluar, PT Gaspro Sentraco Sudah Dirikan Bangunan

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), PT.Gaspro Sentraco sudah hampir menyelesaikan pembangunan untuk workshopnya yang beralamat di Kampung Cikuda, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri.

Saat Jurnal Bogor menyambangi workshop tersebut, Wali, legal untuk Workshop PT.GS tersebut mengatakan untuk prosedur izin sudah sampai ke DPMTS hanya saja IMB sedang menunggu SK nya belum jadi.

Sebelumnya, Kades Bojong Nangka beserta tokoh masyarakat mengatakan bahwa PT.GS belum mengatongi izin lingkungan dan belum terdaftar di buku SKDU Desa Bojong Nangka, namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh Wali. Pasalnya dia mengatakan bahwa sudah menempuh izin lingkungan sejak tahun 2018 semasa Kades sebelumnya (Kades Hambali-red).

“Mungkin komunikasi kades yang sekarang (H.Amir-red) dan kades sebelumnya (Hambali-red) ada miss, pasalnya kami sudah mengurus izin lingkungan awal tahun 2019,dan akhir tahun 2019 kami (PT.GS-red) buat izin sampai ke langkah selanjutnya, dan saat ini sudah dalam tahap pembuatan IMB sedang menunggu SK nya keluar, jJelas Wali, Selasa (24/03).

Pengawas Bangunan UPT Tata Bangunan dan Pemukiman, James mengatakan bahwa dirinya dan tim baru akan merencanakan BAP untuk bangunan workshop tersebut karena belum ada komunikasi lagi dengan UPT. “Alurnya adalah IMB jadi dulu baru dibuat bangunannya ,bukan sebaliknya jika hal tersebut dilakukan IMB belum keluar sudah dibangun maka perusahaan tersebut akan dikenakan denda sesuai dengan bangunan yang sudah dibangun. Walaupun kabar yang beredar adalah milik salah seorang anggota TNI, prosedur haruslah tetap ditaati, “kata James melalui telepon selular, Kamis (26/03).

Ia melanjutkan,kondisi saat ini masih dalam situasi yang kurang bagus, sesuai instruksi Bupati maka tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan kunjungan atau BAP, tapi jika situasinya sudah memungkinkan kami dengan tim akan melakukan BAP untuk workshop tersebut,” pungkasnya.

Nay Nur’ain

Diprakasai DLH, Satu Armada Damkar Semprotkan Cairan Disinfektan

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Satu unit armada pemadam kebakaran (Damkar) yang sudah diisi cairan disinfektan melakukan penyemprotan sejumlah lokasi yang banyak dikerumuni massa di sepanjang Jalan Raya Ciawi-Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (26/3). Penyemprotan cairan untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona di wilayah tersebut, diprakarsai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah wilayah III Ciawi pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Damkar sektor Ciawi.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah wilayah III Ciawi, Sopian menjelaskan, kegiatan penyemprotan cairan disinfektan ini dimulai dari pukul 10.00 WIB. Ia pun menegaskan, jika penyemprotan cairan disinfektan perintah langsung dari Kepala DLH Kabupaten Bogor.  “Makanya semua bahan cairan disinfektan dari dinas langsung,” ujarnya kepada wartawan.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Sopian, UPT Pengelolaan Sampah bekerjasama dengan Sektor Damkar Ciawi untuk penyediaan alat yakni armada penyemprotan. “Armada dari Damkar yang kapasitasnya 3000 liter untuk menyemprotkan cairan disinfektan tersebut,” paparnya.

Untuk penyemprotan awal, kata Sopian,  dimulai dari tempat kerumunan massa, seperti didepan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Pasar Ciawi, depan Mesjid Amaliah dan lokasi yang banyak dikerumuni massa lainya di sepanjang Jalan Raya Ciawi.

“Semua tempat-tempat rame oleh warga, kami lakukan penyemprotan untuk memberikan rasa nyaman dan aman,” ungkapnya.

Usai melakukan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah Ciawi, kegiatan serupa juga dilakukan di Jalan Raya Gadog-Puncak persisinya didepan Masjid Harakatul Jannah.  “Tidak hanya lokasi yang banyak kerumunan massa saja, kami pun melakukan penyemprotan terhadap kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Puncak Cisarua,” jelas Sopian.

Sopian berharap, melalui penyemprotan ini, merupakan bagian dari pelayanan pemerintah terhadap masyarakat agar terhindar dari virus Corona atau Covid 19.  “Setelah dilakukan penyemprotan, mudah-mudahan warga dapat terhindar dari virus Corona,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Sektor Damkar Ciawi, Nendri mengungkapkan, kegiatan ini bagian dari upaya pemerintah dalam memerangi virus Corona. “Kami berikan pelayanan pada masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari Covid 19,” tukasnya.

Dede Suhendar

Karang Taruna dan Pihak Desa Tegal Semprot Fasilitas Umum

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Guna menenangkan masyarakat agar tidak panik akan wabah virus Corona yang terus merebak di berbagai daerah di Republik Indonesia termasuk di Bogor, Pemerintah Desa dan Karang Taruna Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor melakukan imbauan agar masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dengan turut mematuhi imbauan dari pemerintah.

Tak hanya itu saja, Pemerintah Desa dan Karang Taruna bersama unsur desa lainya melakukan penyemprotan disinfektan yang dibuat dari bahan efisien yang bisa dicoba juga oleh masyarakat yaitu Wifol, pemutih baju dan pembersih lantai dengan dicampur air secukupnya.

Kepala Desa Tegal Kasim mengatakan, penyemprotan disinfektan itu dilakukan ditempat fasilitas umum, mushala, masjid, sekolah dan ponpes yang ada di Desa Tegal sebagai upaya memutus penyebaran virus Corona. “Kami juga  melakukan imbauan kepada masyarakat dengan pamflet jangan panik namun harus waspada dengan mematuhi imbauan dari pemerintah mulai dari mencuci tangan, jangan bepergian ketempat keramaian dan jaga pola makan serta diam di rumah sampai situasi kondusif, insha Allah pandemi Covid 19 ini akan berlalu,” kata Kepala Desa Tegal, Kasim Sunardi, Minggu (25/3).

Kasim pun meminta kepada masyarakatnya dalam situasi ini untuk menunda kegiatan resepsi pernikahan sampai batas waktu benar -benar kondusif tidak ada lagi yang dinyatakan positif dan jumlahnya tidak bertambah lagi di Indonesia. “Apalagi di Kabupaten Bogor juga sudah ada beberapa yang positif sebaiknya ditunda terlebih dahulu,” kata Kasim.

Ketua Karang Taruna Desa Tegal Cepi Kurniawan mengatakan, sebagai insan sosial dari organ Karangtaruna tentu harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Apalagi sejak adanya wabah Covid-19 warga merasa takut. Dari itu kita hadir untuk menyampaikan agar masyarakat tidak panik namun waspada. “Salah satunya untuk mengurnay kepanikan kita upayakan penyemprotan disinfektan bersama pemdes dan sekaligus mensosialisasikan himbauan Pemeritah agar masyarakat tetap dirumah menjaga kebersihan dan berdoa agar semua ini cepat berlalu,” pungkasnya.

Cepi Kurnia

Pandemi Covid-19 tak Hambat Pembangunan Desa Sanja

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Demi berjalannya program yang sudah direncanakan, Desa Sanja melakukan pengaspalan jalan lingkungan di tengah maraknya virus Covid-19 yang sudah menjadi isu pandemic global. Kepada Jurnal Bogor, Sekretaris Desa Sanja Hadi mengatakan bahwa program harus terus berjalan meskipun kondisi saat ini dengan maraknya wabah Covid-19,karena pelaporan harus tetap dibuat dan disetorkan sebagai pertanggung jawaban anggaran.

“Hari ini kami melakukan pengaspalan jalan lingkungan di RW 04, dengan volume 130×1,5mx0,03 dengan memakan anggaran sebesar Rp.25.000.000 yang dikerjakan oleh TPK dan swadaya masyarakat,” jelas Hadi, Kamis (26/3).

Diharapkan dengan dibangunnya jalan lingkungan ini bisa memperlancar mobilitas warga yang melintas dan sebagai roda gerak perekonomian warga. “Bbesar harapan saya agar warga juga turut menjaga dan punya rasa memiliki untuk merawat jalan ini,” sambungnya.

“Perencanaan dilaksanakan ya kegiatan pengaspalan jaling ini penuh rasa pertimbangan sebelumnya mengingat kondisi virus Covid-19 yang saat ini sedang dirasakan di tanah air kita. Oleh karena itu berdasarkan pertimbangan tersebut, pekerjaan kegiatan pengaspalan tetap berjalan dan sebagai antisipasi penyebaran Virus Covid-19 maka pekerja harus berjarak minimal 1 meter dari pekerja yang lainnya hingga program DD tahap 1 berjalan dengan lancar dan masyarakat tetap dalam kondisi sehat walafiat,” pungkas Hadi.

Nay  Nur’ain

Camat Dramaga Keliling Desa Imbau kades

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Camat Dramaga Ivan Pramudia mengelilingi desa untuk menyosialisasikan imbauan kepada para kepala desa sambil memberikan selebaran pencegahan  wabah Covid-19, baik melakukan kegiatan penyemprotan maupun imbauan untuk tidak melakukan kegiatan.

“Tadi ada 2 desa dan 1  pasar yang kami kunjungi bersama,  Polsek, Koramil dan Pol PP yang kita kunjungi, Desa Neglasari dan Ciherang,”kata Camat Dramaga Ivan Pramudia, kemarin.

Disampaikan bahwa kepada kepala desa agar mengimbau masyarakatnya untuk tidak dulu melaksanakan resepsi pernikahan dan mengadakan kegiatan keramaian. “Dan juga agar meminta kepada kepala desa untuk memasang spanduk imbauan di setiap lingkungan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan,” kata Ivan.

Sementara Kades Ciherang, Erwin, pihaknya sejauh ini sudah melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19. “Untuk penyemprotan sudah dilakukan kita perintahkan masing-masing RT dan RW, kami pun bersama MUI desa sudah melakukan imbauan untuk masyarakat menunda kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak dan mengundang masyarakat luar,” pungkasnya.

Cepi Kurniawan

Tunda Kegiatan, Seksi PITOK Tunggu Situasi Aman

0
Muhammad Saepudin

Cibinong | Jurnal   Inspirasi  

Seksi Pembibitan Iptek dan Tenaga Keolahragaan (Pitok) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, menunda kegiatan festival dansa yang awalnnya akan digelar 26 hingga 27 Maret 2020 ini, hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Pitok Dispora Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin, Kamis (26/3).

“Untuk saat ini kita harus menunda semua kegiatan yang bersifat keramaian. Termasuk festival dansa yang rencana awal sudah harus digelar pada 26 hingga 27 Maret, hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa penundaan semua kegiatan yang bersifat mengundang banyak orang yang akan dilakukan Dispora melalui Seksi Pitok, semuanya itu berdasarkan tindak lanjut dari arahan Pemerintah. Jadi sambung pria yang akrab disapa Aep itu, kegiatan festival olahraga dansa, maupun kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) harus ditunda sampai kondiri Kabupaten Bogor benar-benar aman dari wabah virus covid-19.

“Penundaan kegiataan tersebut tujuannya untuk mengantisipasi  peningkatan terhadap resiko penularan infeksi Coronavirus Disease (Covid 19). Maka dari itu, beberapa kegiatan yang sudah diagendakan Seksi Pitok harus ditunda sampai kondisi benar-benar aman dari virus covid-19,” tegasnya.

Aep menambahkan, jika beberapa kegiatan yang sudah diagendakan Seksi Pitok Dispora Kabupaten Bogor, tetap akan digelar. Namun, kegiatan tersebut digelar setelah semua benar-benar aman dari virus  covid-19 ini. 

Asep Syahmid

IODI Apresiasi Keputusan Seksi PITOK

0
Doris Sundari

Cibinong | Jurnal Inspirasi  

Ketua Pengurus cabang Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kabupaten Bogor, Doris Sundari menyambut baik langkah yang dilakukan Seksi Pitok, yang menunda kegiatan festival olahraga dansa, maupun beberapa kegiatan lainnya sampai kondisi Kabupaten Bogor, benar-benar aman dari virus Corona (Covid-19).

“Kita harus mengikuti imbauan dari Pemerintah. Jadi kami harus menunda kegiatan festival olahraga dansa yang seharusnya sudah digelar sejak 26 hingga 27 Maret ini,” kata Doris Sundari.

Doris berharap semua elemen masyarakat olahraga juga benar benar mematuhi anjuran dan saran saran dari Pemerintah terkait situasi saat ini .

” Kita berdoa semoga musibah wabah virus Covid-19 ini segera  berakhir dan kita semua bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Namun kita harus ambil hikmah dari kondisi saat ini,” tegas Doris Sundari.

Asep Syahmid

KONI Minta Tim Renang jadi Juara Umum

0

Cibinong | Jurnal  Inspirasi  

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor,  Junaidi Samsudin berharap, Tim Renang Kabupaten Bogor akan kembali mengukir prestasi emas dengan menjadi juara umum dalam Porda Jabar 2022 mendatang. “Saat verifikasi lalu, kami memang belum memasukan cabor renang dalam catatan prediksi medali. Namun saya tetap optimis PRSI kabupaten Bogor akan kembali  jadi juara umum,” tegas  Junsam.

Cabang olahraga renang selama ini termasuk salah satu cabor yang punya kontribusi yang tinggi bagi Kontingen Kabupaten Bogor tiap pelaksanaan Porda Jabar.

Pada Porda Jabar 2018 lalu di Kabupaten Bogor, Tim Renang Kabupaten Bogor  juga mampu mendulang banyak medali bagi Kontingen Tegar Beriman. Saat pelaksanaan Porda Jabar 2018,  Tim Renang Kabupaten Bogor yang digawangi oleh Nuradi selaku Ketua Umum PRSI Kabupaten Bogor  sukses keluar sebagai juara umum cabor renang pada Porda Jawa Barat XIII/2018 di Kolam Renang Hotel Seruni, Puncak, Kabupaten Bandung, Minggu, 7 Oktober 2018. Atlet renang Kabupaten Bogor mengantongi 22 emas, 18 perak dan 6 perunggu.

Tim Renang Bumi Tegar Beriman berhasil mengungguli Kota Bandung yang hanya meraih 16 medali emas, 19 perak dan 12 perunggu. Sedangkan di tempat ketiga ada Kota Bekasi dengan 3 emas,. Peringkat keempat ada Kabupaten Bekasi dengan 2 emas, 6 perak dan 21 medali perunggu.

“Insya allah pada Porda Jabar 2022 di Tasuba mendatang, Tim Renang Kabupaten Bogor mentargetkan  30 medali emas dan akan all out untuk kembali jadi juara umum,” tegas Ketua Umum PRSI Kabupaten Bogor, Nuradi.

Nuradi menambahkan, saat ini kekuatan Tim Renang Kabupaten Bogor  tidak beda jauh dengan Porda Jabar sebelumnya. Masih ada nama nama seperti Gerdi, Olivia, Erick , Yossi dll. “ Selama ini kami memang sangat kesulitan dalam melakukan latihan gabungan para atlet renang  Kabupaten Bogor . Hal itu karena tidak adanya kolam renang milik Pemkab Bogor yang bisa dijadikan sebagai pusat pembinaan dan latihan para atlet renang Kabupaten Bogor,” beber Nuradi.

Asep Syahmid