26.3 C
Bogor
Thursday, August 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1207

Tirta Pakuan Bayar Zakat Perusahaan Rp 1 M Melalui Baznas

0

Dirut: Mohon Fokus pada Penanganan Covid-19

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menyalurkan Zakat Perusahaan Tahun Buku 2020 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor sebesar Rp 1.027.417.700. Dana diserahkan dalam dua termin, bulan Juli sebesar Rp 513.708.850 dan rencananya Agustus dengan nilai sama.

Penyerahan termin pertama dilaksanakan di ruang rapat utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Jumat (16/7), oleh Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor H. Rino Indira Gusniawan kepada Ketua BAZNAS Kota Bogor K.H Chotib Malik.

Rino Indira mengatakan, Perumda Tirta Pakuan pada 2020 mencatatkan Laba Bersih sebesar Rp 41.096.707.908,74, sehingga sesuai ketentuan 2,5% -nya sebesar Rp 1.027.417.700 menjadi Zakat Perusahaan.

“Alhamdulillah pada tahun ini Tirta Pakuan kembali menunaikan Zakat Perusahaan yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Bogor, sebagai kewajiban muslim kepada mustahik. Zakat ini pada hakekatnya berasal dari umat dan dikembalikan lagi kepada umat,” ujar Rino dalam keterangan pers yang diterima Jurnal Bogor, Sabtu (17/7).

Rino berharap BAZNAS bisa mengelola dana zakat ini secara professional dengan menitikberatkan penyalurannya pada penanganan Covid-19. Tidak hanya diimplementasikan pada program yang selama ini berjalan, seperti pengelolaan Klinik Dhuafa yang beroperasi di area kantor Perumda Tirta Pakuan.

“Jadi implementasinya bukan hanya berbentuk charity, tapi capacity building, yaitu dalam bentuk membangun masyarakat yang terdampak Covid-19. Kedua, BAZNAS Kota Bogor bisa membantu memperbaiki fasilitas-fasilitas masjid dan mushola. Ketiga, bantuan kepada pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Rino.

Sementara itu Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor H. Hendra Setiawan mengucapkan terima kasih kepada Direksi Tirta Pakuan yang telah menunaikan Zakat Perusahaan. “Mudah-mudahan Zakat Perusahaan ini bisa membawa keberkahan kepada perusahaan dalam melayani kebutuhan air bersih kepada masyarakat Kota Bogor,”ujar Manager Satuan Pengawasan Intern Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

Ketua BAZNAS Kota Bogor K.H Chotib Malik juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Perumda Tirta Pakuan yang secara rutin menyalurkan Zakat Perusahannnya melalui BAZNAS Kota Bogor. “Kami memahami apa yang diharapkan Perumda Tirta Pakuan dalam pengelolaan Zakat Perusahaan ini. Insya Allah kami kelola dengan baik untuk kepentingan penanganan Covid-19 di Kota Bogor,”ujar Chatib.

Dalam penyerahan ini turut hadir Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky dan Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bogor Rusli Saimun. Kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

**ass/rls

Masyarakat Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Rumpin yang Digelar TNI AU

0

Rumpin Jurnal Inspirasi

Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan TNI AU mendapat respon baik, dengan antusiasme masyarakat Rumpin dan sekitarnya yang begitu tinggi dengan terlihat antrean panjang selama lima hari pelaksanaan vaksinasi dari tanggal 12 – 16 Juli 2021.

Sampai pada hari kelima, Jumat (16/7/2021) yang merupakan hari terakhir pelaksanaan diwarnai serbuan warga yang vaksinasi Covid-19. Menurut data yang dihimpun oleh panitia, jumlah keseluruhan sebanyak 11.237 orang warga berhasil divaksinasi.

Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Fachrizet, S.Sos mewakili Pangkoopsau 1 Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. mengatakan bangga atas terlaksananya serbuan vaksinasi ini, terlihat dari semangat dan antusiasme masyarakat terus meningkat dengan jumlah total yang tervaksinasi, melampaui jauh dari yang ditargetkan, yaitu 10 ribu orang.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh panitia penyelenggara dan tenaga kesehatan serta dukungan dari semua pihak atas kerja kerasnya selama ini sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan sukses, tertib, aman dan lancar.”

“Kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi sangat tinggi, ini sebagai komitmen TNI AU untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19,” ungkap Danlanud Ats.

Lebih lanjut Danlanud Ats berpesan kepada para tenaga kesehatan untuk tetap menjaga kesehatan dan memberikan bingkisan serta berharap kepada warga masyarakat yang sudah divaksin dihimbau untuk tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.

**Cepi/Pen Lanud Ats

Pencuri Sepeda Motor Nyaris Tewas Diamuk Massa

0

Bojonggede | Jurnal Inspirasi

Pelaku pencurian kendaraan roda 2 berinisial RW (25), warga Cigudeg, Kabupaten Bogor, nyaris tewas diamuk massa di kawasan Perumahan Bilabong Desa Cimanggis, Bojonggede, Jumat (16/7) sekitar pukul 11.30 Wib.

Karena berada tidak jauh dari Pos Polisi, pelaku langsung diamankan petugas Kepolisian Sektor Bojong yang bertugas di pos tersebut.

Pengemudi ojek online, Amit (29) yang mengetahui kejadian menceritajan, saat tiba jam shalat Jumat, warga awalnya belum mengetahui ada pencuri dari arah Sumber Wangi, Tanah Sareal, Kota Bogor mengarah ke Bojonggede. Namun saat di pertigaan Bilabong, pelaku yang mengendarai motor Beat yang diduga hasil curiannya itu menabrak dan terjatuh dan ternyata sedang dikejar-kejar warga telah mencuri kendaraan roda 2 di wilayah Kota Bogor.

“Pelaku yang berjumlah satu orang itu sempat dipukul sama korban yang ditabraknya, saat itu belum tahu bawa itu pelaku pencurian namun selang berapa menit ternyata ada warga yang kehilangan motor itu bahwa itu maling, warga yang mengetahui bahwa itu maling langsung memukuli dan menghajarnya, beruntung langsung ada polisi dan langsung diamankan,” kata Amit menceritakan, kepada wartawan, Jumat (16/7/2021)

Saat dikonfirmasi Kapolsek Bojonggede AKP Dwi Susanto membenarkan kejadian itu, namun menurutannya pelaku sudah diserahkan ke Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor. Pasalnya kejadian pencurian itu terjadi di wilayah Tanah Sareal.

“Kita sudah serahkan untuk anggota Polsek Bojonggede hanya mengamankan saja karena pelaku hampir dikromas warga, dan pelaku sudah kita serahkan ke Polsek Tanah Sareal berserta barang buktinya,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Petugas Keamanan di Tempat Isolasi Ditusuk Pasien Covid

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Seorang petugas keamanan di tempat isolasi pasien Covid 19 Gedung Kemendagri Kemang, Kabupaten Bogor harus menjalani perawatan karena mengalami luka tusuk benda tajam di kepala.

Korban yang alami luka serius itu ditusuk pasien Covid yang sedang isolasi. Pihak Rumah Sehat Terpadu RST Dhuafa Jampang yang merawat korban membenarkan, korban bernama Sudarto masuk rumah sakit pada Kamis (15/7) malam yang sedang bertugas di RS Darurat Covid 19 Wisma Mendagri.

“Menurut keterangan dari tim medis pasien tersebut kena luka sajam di area kepala,” kata Humas RST Dhuafa, Afdal saat dikonfirmasi, Jumat (16/7/2021).

Korban pun sambungnya padaJumat siang dilakukan operasi oleh tim dokter bedah RST.

Anggota Pol PP Kecamatan Kemang, Bahri yang ikut mengevakuasi korban ke rumah sakit mengatakan, korban ditusuk menggunakan gunting oleh pelaku yang merupakan pasien covid 19 yang sedang melakukan isolasi.

Bahri menceritakan kronologi kejadian, menurut keterangan dari saksi ada suara teriakan minta tolong dari Gedung Melati setelah dicari ternyata korban Sudarto sudah berlari di samping gedung dengan berlumuran darah dengan luka cukup serius di kepala.

“Selanjutnya korban dibawa dengan ambulans menuju IGD RS Dompet Dhuafa Jampang,” katanya.

Sementara itu kata Bahri saat kejadian pelaku masih berada di dalam gedung yang sudah dikunci oleh Satpam. Selang 30 menit pelaku berusaha keluar gedung dengan menabrakan diri lewat jendela kaca kamar tidur sehingga pelaku akhirnya dapat diamankan.

“Setelah diamankan dan diinterogasi ternyata pelaku bernama Gilang sudah 2 minggu diisolasi tetapi tidak ada perhatian dan tidak mendapat info tentang kondisinya sehingga stres dan melakukan penganiayaan dengan menusukan gunting ke kepala dan bagian badan korban Sudarto,” katanya.

Anggota Pol PP Kecamatan Kemang itu pun menceritakan pelaku sebelumnya pernah menjadi pasien di RS Marjuki Mahdi, dan saat ini kembali dibawa untuk menjalani perawatan di RS Marjuki Mahdi Kota Bogor.

** Cepi Kurniawan

Kementan Hadirkan Sandiaga Uno di PKN Tingkat II Angkatan XVIII

0


Bogor | Jurnal Inspirasi

Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) tengah menggelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2021.

Memasuki pekan kedua, kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor ini mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sebagai pembicara beberapa hari lalu.

Kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno menjadi daya tarik tersendiri dalam acara ini. Ia menyampaikan materi tentang kepemimpinan.

Leadership Style saat ini menurut Sandiaga, adalah pemimpin yang inovatif. Menurutnya masyarakat menginginkan bukan hanya ide – ide lama dengan pengerjaan yang sama, tapi inovasi yang diperlukan dari pemimpin – pemimpin dan pemimpin yang memberikan contoh.

“To lead, is to give an example, yang memberikan contoh, pemimpin yang memberikan inspirasi, to lead is to inspire, bagaimana kita memberi inspirasi dan contoh yang baik sebagai teladan bukan do as I say tapi tapi do as I do. Bukan hanya melakukan apa yang kita berikan arahan tapi mengikuti apa yang kita terapkan dalam keseharian kita, “ tuturnya.

Bicara sederhana kata Sandiaga dimulai dari diri sendiri. Jika bicara kerja keras, pemimpin itulah yang harus menunjukannya.

“Tunjukan pemimpin itulah yang turun tangan bekerja keras menyingsingkan lengan baju, ini yang disebut dengan pemimpin era 4.0. Pemimpin yang beradaptasi dengan teknologi digital, pemimpin yang terhubung dengan rakyatnya melalui platform – platform. Banyak platform yang saat ini tersedia yang memberikan kesempatan langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mengajak peserta untuk menerapkan etos kerja empat AS, yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Dengan menerapkan etos kerja tersebut Ia yakin akan lahir ide – ide inovatif dan inspiratif dalam mengelola pertanian dan sektor lainnya sehingga tercapai pembangunan yang berkelanjutan.

“Saya yakin di PKN akan lahir pemimpin – pemimpin yang berkompeten, gubernur – gubernur baru, bupati – bupati baru, menteri – menteri baru. Semuanya dengan konsep kerja empat AS, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” tegasnya di pertemuan virtual yang diikuti oleh puluhan peserta lintas Kementerian dan Lembaga.

Hal senada disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat pembukaan beberapa waktu lalu. Mentan Syahrul menyampaikan bahwa pemimpin harus bisa bertindak secara cepat, cermat, dan akurat.

“Jadi istilah yang selalu saya sampaikan, pemimpin itu harus CCA, yaitu cepat, cermat dan akurat,” ujar Syahrul.

Selain itu, mantan gubernur dua periode Sulawesi Selatan itu juga menyampaikan bahwa pemimpin harus memiliki karakter yang selalu bersesuaian dengan tuntunan agama.

“Pemimpin itu tidak harus di kantor, dimanapun bisa bekerja. Tetapi, pemimpin tidak boleh tidur atas tanggung jawab yang Tuhan berikan kepadanya. Kau mau sakit ke, apa ke, tetap bekerja,” ujar Syahrul.

Sementara itu tujuan dari PKN Tingkat II ini disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi . Kata Dedi tujuan PKN ini adalah untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis pada jabatan pimpinan tinggi pratama.

“Kemudian metodologi dari pengajaran ini karena saat ini kita sedang memasuki pandemi COVID-19 sesuai dengan surat edaran PAN-RB, surat edaran Kepala Administrasi Negara dan Surat edaran Sekretaris Kementan, maka untuk di awal pelatihan ini semuanya dilakukan secara online,” ujar Dedi.

** Regi/PPMKP

Kadin Bagikan 400 Paket Makanan Bagi Warga Isoman

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Solidaritas masyarakat terus tumbuh di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Bogor, ditambah aturan PPKM Mikro Darurat. Hal ini juga terjadi kepada pasien terkonfirmasi positif corona yang harus melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor menyumbangkan hampir 400 paket makanan, khusus warga yang ada di wilayah Kecamatan Bogor Utara, Jumat (16/7).

Uniknya, bantuan makanan untuk sarapan warga yang sedang isoman di wilayah Bogor Utara ini, Kadin melibatkan pedagang kaki lima atau pemilik warung nasi dan UMKM kecil yang ada di Bogor Utara untuk penyediaan makanannya. Kadin tak sendiri karena berkolaborasi dengan Kodim 0606 serta semua aparatur wilayah yang ada di Bogor Utara dan organisasi kepemudaan seperti DPK KNPI Bogor Utara.

Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusyidi menjelaskan, dorongan untuk membantu warga yang tengah menjalani isoman itu salah satunya berasal dari informasi yang diperolehnya, terkait permasalahan warga yang sedang ‘berperang’ melawan virus ini. Diketahui, ada keluarga isoman sehingga kondisinya membuat aktifitasnya jadi terbatas.

“Ya namanya juga sedang isoman. Tidak bisa seenaknya keluar rumah untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Jadi, warga yang sedang isoman tentunya membutuhkan uluran tangan dari kita yang masih bisa beraktifitas di luar rumah,” jelas Almer.

Almer berharap, dukungan moral dan psikis yang diberikan kepada warga yang sedang melaksanakan isoman, diharapkan dapat membawa berkah dan membantu kesembuhan mereka. “Di tengah situasi yang juga sulit untuk mendapat fasilitas dan layanan kesehatan, kehadiran kita dan unsur lainnya bisa meringankan beban mereka. Insya Allah, ini akan rutin setiap Jumat di semua kecamatan. Tidak lupa, agar tetap menjaga prokes agar kondisi pandemi ini bisa segera selesai dan kondisi normal kembali,” tegasnya.

Ditambahkan Almer, pihaknya juga menggandeng puluhan sopir Ojeg Online (Ojol), untuk mendistribusikan makanan ke rumah warga yang sedang isoman, dimana datanya sudah didapatkan dari masing-masing Kelurahan.

Sementara itu, Camat Bogor Utara Marse R Saputra mengatakan, hadirnya Kadin Kota Bogor yang melakukan aksi nyata dan peduli terhadap warga Isoman di wilayah Kecamatan Bogor Utara, patut di apresiasi.

“Kami merasa senang, bangga, apalagi sekarang kondisinya pandemi, PPKM darurat. Inilah wujud nyata dari organisasi, elemen masyarakat untuk saling membantu warga lain yang sedang isoman atau terdampak pandemi. Bantuan ini mungkin tidak besar, nilainya tidak seberapa, namun yang paling penting nilai perhatian dan wujud kasih sayang sesama warga Kota Bogor. Tagline kami ‘Bersama Saling Menjaga, dari warga untuk warga. Pandemi ini bisa diselesaikan jika kita semua saling bersama dan menjaga,” beber Camat.

Ditempat yang sama, mewakili Dandim 0606, Kasdim Letkol Inf Drs. Didi Suwandi mengaku sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kadin Kota Bogor. Karena ada kepedulian antar sesama. Seperti yang diketahui bersama bahwa pandemi sedang mengalami peningkatan.

“Saya mewakili Dandim sangat mengapresiasi Kadin yang berkolaborasi dengan pihak Kecamatan. Bantuan ini bukan hal yang utama, melainkan peduli ke sesama dengan harapan baik yang isoman maupun warga terdampak bisa terbantu dalam kondisi yang belum baik sekarang. Kami dari TNI dan unsur lainnya juga sedang menekan laju penyebaran Covid-19. Tanpa peran serta masyarakat tentu tidak akan bisa membuahkan hasil apalagi dalam pencegahannya. Langkah awal ini dimulai dari Kecamatab Bogor Utara dan Tengah. Kemudian nanti rutin setiap hari jumat diseluruh Kecamatan se-Kota Bogor,” bebernya.

** Fredy Kristianto

17 Titik di Bogor Disekat 24 Jam

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Satgas Covid-19 memperluas titik penyekatan yang semula 13 menjadi 17 titik. Diketahui, berdasarkan flayer yang tersebar, ke 17 titik tersebut adalah Simpang Jembatan Merah, Simpang Empang, Simpang Baranangsiang, Simpang MCD Lodaya, Simpang Pos Terpadu Juanda dan Simpang Denpom.

Kemudian, Simpang Warung Jambu, Simpang SPBU Vivo Air Mancur serta Simpang eks Bale Binarum.

Tak hanya titik Penyekatan juga dilakukan di Underpass Solis, Simpang Tol Borr, putaran SPBU Veteran, Simpang Salabenda, Simpang Ciawi, Simpang Dramaga, Simpang Yasmin dan terkahir, Simpang Brimob Kedung Halang.

Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar membenarkan informasi tersebut. “Betul, info valid,” kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (15/7).

Menurut dia, penyekatan akan dilakukan selama 24 jam dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat.

Penambahan penyekatan dilakukan lantaran saat ini Kota Bogor kembali masuk zona merah bersama 19 wilayah yang ada di Jawa Barat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Kamis (15/7) telah terjadi penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 436 orang. Sehingga kasus aktif di Kota Bogor mencapai 8.444.

Sedangkan total kasus secara keseluruhan sejak Maret 2020 sudah mencapai 27.264, dengan rincian 18.505 pasien sembuh dan 315 orang meninggal dunia.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, tingginya kasus terkonfirmasi covid harian yang terjadi di Kota Bogor dalam beberapa hari belakangan ini menjadi salah satu faktor ‘Kota Hujan’ masuk ke zona merah.

Menurut dia, terdapat 16 indikator penilaian yang membuat Kota Bogor masuk ke zona merah. Diantaranya, positively rate, mortality rate dan lain-lain.

“Jadi semua mengarah ke nilai Kota Bogor dalam resiko tinggi,” ujar Dedie kepada wartawan, Kamis (15/7).

Dedie menjelaskan, apabila melihat hasil monitoring kasus, seperti klaster perumahan, pesantren, sekolah dan perkantoran, mayoritas menjadi klaster keluarga. “Hal itu karena adanya kontak erat tanpa protokol kesehatan yang memadai,” tegasnya.

Atas dasar itu, sambung Dedie, penting agar tetap disiplin menjaga kebersihan dan memagari dengan disinfektan apabila kembali kerumah setelah bepergian dari aktivitas luar rumah.

“Pemerintah telah melaksanakan upaya untuk menekan covid, diantaranya mengurangi mobilitas warga, menangani isan dengan visitasi puskesmas yang didukung suplay vitamin dan obat,” katanya.

** Fredy Kristianto

Kerjasama Al- Zohri Bersama UIKA Bogor Berhasil Luluskan 86 Sarjana Asal Singapura

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 86 mahasiswa asal Singapura berhasil mendapatkan gelar sarjana agama Islam Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Hal tersebut disampaikan Rektor UIKA Dr. H. Endin Mujahidin, M.Si., dalam sambutannya usai menandatangani MoU lanjutan secara daring bersama Al-Zohri Singapura.

Dalam acara tersebut dijelaskannya, memasuki tahun kedelapan kerjasama UIKA dengan Al-Zohri, menurut rencana kerjasama lebih dimaksimalkan dengan penambahan jumlah mahasiswa yang belajar di program pascasarjana khusus untuk program Pendidikan Agama Islam.

“Selama ini Al-Zohri mengirimkan mahasiswanya untuk belajar di Fakultas Agama Islam UIKA pada program sarjana (S1) Pendidikan Agama Islam, 13 diantaranya saat ini sedang melanjutkan pendidikan pada program pascasarjana. Berharap kedepannya akan semakin banyak mahasiswa Al-Zohri yang belajar di UIKA,” Harapan tersebut disampaikan Rektor UIKA melalu daring zoom meeting, Kamis (15/7).

Sementara itu, menanggapi sambutan Rektor, Ketua Pengurus Pengajian Tinggi Al-Zuhri Singapura Wan Hussin Haji Zoohri mengaku pihaknya sangat membutuhkan UIKA Bogor untuk melahirkan insan cendikia dengan dasar-dasar ke Islam yang kuat. Al-Zohri sebagai Pengajian Tinggi semenjak 20 tahun terakhir fokus melahirkan lulusan Islamic Studi yang fokus kepada penanaman nilai Islam kepada masyarakat Singapura.

“Kami ini adalah negara kecil, Kerjasama dengan UIKA ini sangatlah berarti bagi kelanjutan dakwah Islam di Singapura. Karnanya bimbingan negara besar seperti Indonesia, khususnya bimbingan akademik dan nasehat dosen-dosen UIKA sangatlah kami perlukan,” ungkap Wan Husen dalam sambutannya.

Menurutnya, dalam catatan Al-Zohri hingga saat ini terdapat sebanyak 175 mahasiswa asal Singpura dari Al-Zohri yang menempuh Pendidikan S1 di Fakultas Agama Islam UIKA. 86 diantaranya sudah mendapat gelar sarjananya. Capaian ini adalah sesuatu yang sangat membanggakan bagi Al-Zohri. Kedepan semoga dapat dibina kerjasama lebih baik lagi.

Dalam pertemuan ini turut dihadiri Wakil rektor, Dekan Fakultas Agama Islam, Direktur Sekolah Pascasarjana, serta para Pengurus Intitut Al-Zuhri. Kedua pihak juga membahas tentang  pelaksanaan perkuliahan secara daring ditengah pandemik covid 19. Ditargetkan kedepannya Al-Zohri akan menambah jumlah mahasiswa pascasarja untuk program studi Pendidikan Agama. Diakui kedua pihak peluang kerjasama UIKA bersama Al-Zohri dapat memberikan manfaat, tidak saja untuk UIKA tetapi juga dakwah Islam untuk kedua negara.

**ass/dewi-rls

Ratusan Warga Banjarsari Datangi Kantor Desa

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Ratusan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mendatangi kantor desa, Kamis (15/7) pagi. Kedatangan warga itu, untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber anggaran dari Dana Desa (DD) untuk membantu warga ditengah pandemi Covid-19.

Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan, Desa Banjarsari, Samsul mengatakan, pembagian BLT DD tahun anggaran 2021 ini, untuk bulan keempat  dibagikan di Desa Banjarsari. Setiap warga atau keluarga penerima manfaat (KPM), lanjutnya, mendapatkan BLT DD sebesar Rp300.000.

 “Saya tekankan tidak ada pemotongan dari pihak manapun kepada para KPM,” ungkapnya kepada wartawan.

Data penerima BLT, sambung Samsul, di Desa Banjarsari sebanyak 130 KPM. Data tersebut tidak bisa berubah atau diubah namanya hingga satu tahun.  “Untuk nama-nama KPM yang dapat bantuan BLT DD, berlaku sampai akhir tahun 2021. Dan tidak bisa diubah atau diganti lagi nama bantuan,” paparnya.

Sesuai dengan arahan dari Kepala Desa (Kades) Banjarsari, Misbah, para KPM harus sesuai dengan kriteria. Dimana, KPM yang mendapatkan bantuan uang tunai bersumber anggaran dari pemerintah pusat itu, betul-betul warga yang terkena dampak dari Covid-19.

 “Jadi semua warga yang dapat BLT DD, belum pernah mendapatkan bantuan apapun selama pandemi Covid-19,” imbuh Samsul.

Sementara, Atih, KPM BLT DD Desa Banjarsari merasa terbantu dengan bantuan yang diterimanya sebesar Rp300.000 tersebut. Terlebih, disaat kondisi masih berstatus PPKM Darurat yang melarang segala aktivitas warga.

Menurutnya, uang yang diterimanya itu, akan dipergunakan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari, terutama kebutuhan pangan.  “Saya akan belikan beras dan kebutuhan dapur lainnya, biar keluarga masih bisa makan ditengah pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai,” tukasnya.

Pantauan di aula Kantor Desa Banjarsari, warga yang merupakan para KPM BLT DD tampak antre menunggu panggilan dari petugas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menghindari kerumunan serta disediakan tempat cuci tangan hingga hand sanitizer.

** Dede Suhendar

Warga Jonggol yang Divaksin Tembus 2 Ribu Lebih

0

Jonggol | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kecamatan Jonggol bersyukur warganya antusias mengikuti vaksinasi massal Covid-19, dimana pada Kamis (14/7), ada 2 ribu lebih pendaftar. Pelaksanaan vaksinasi sendiri berlangsung dua hari berturut-turut.

“Alhamdulillah, 2.363 masyarakat Kecamatan Jonggol mengikuti pelaksanaan vaksinasi massal pada tanggal 13 dan 14 Juli, menunjukkan respon yang baik dari masyarakat untuk mensukseskan program antisipasi virus Covid-19 yang dibuat oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor,” ujar Camat Jonggol, Andri Rahman, Kamis (14/7).

Dia menuturkan, vaksinasi yang dilakukan di dua lokasi dan waktu yang berbeda mendapatkan respon positif dari masyarakat. Adapun jumlah peserta vaksinasi pada 13 Juli yang dilaksanakan Puskesmas Desa Sukanegara sebanyak 154 dengan 3 peserta yang tidak bisa ikut divaksin karena komorbid dan hal lainnya.

“Lalu pada vaksinasi 14 Juli yang dilaksanakan di Fresh Market Perumahan Citra Indah Jonggol, sebanyak 2.209 datang untuk ikut divaksin, tapi yang dinyatakan bisa mengikuti vaksinasi sebanyak 2.015,” tuturnya.

Selaku Ketua Muspika Jonggol, Andri didampingi Puskesmas Jonggol, Balekambang, Puskesmas Sukanegara, Satpol PP Kecamatan Jonggol, RS. Permata Jonggol,RS. Harapan Mulia Cibarusah, RS. Medirosa Cibarusah, IBI Ranting Jonggol, Klinik AL Sukamanah, klinik swasta seputar Jonggol, para guru SD SMP/Operator se Kecamatan Jonggol (Koryandik), manajemen Perumahan Citra Indah, karang taruna, relawan/TKSK, pramuka dan pihak lain yang membantu pelaksanaan.

Andri berharap, dengan antusias masyarakat mengikuti program vaksinasi massal ini, penyebaran virus Covid-19 bisa diminimalisir. “Terutama untuk warga masyarakat Kecamatan Jonggol saya berharap dengan sudah mengikuti vaksin bukan berarti kita kebal akan virus, ini hanya antisipasi, kita tetap harus mentaati prokes dan melaksanakan 5M,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain