28.2 C
Bogor
Wednesday, August 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1196

Minta Pemerintah Tindak Oknum Spekulan Tanah Retribusi Lahan HGU PT MPM

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Warga petani penggarap di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur mendirikan perkumpulan Warga Kampung Asli Sini (Warkamsi) pada tanggal 17 Juni 2021.

Warkamsi yang mewakili semua warga kampung yang ada di desa Batulawang terbentuk dari kesadaran petani penggarap untuk memperjuangkan hak-haknya dalam program redistribusi lahan Hak Guna Usaha (HGU) dalam program Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) Presiden Joko Widodo.

“Warkamsi sudah berbadan hukum berdiri berdasarkan Akta Notaris Alvin Nugraha, SH, M.Kn nomor 69 tanggal 17 Juni 2021. Kami bermitra dengan PT Maskapai Perkebunan Moellia (MPM) yang sedang menata ulang kebunnya melalui program redistribusi lahan HGU,” jelas Habib Abdul Karim Al Mutahar (46), Ketua Warkamsi dalam keterangan persnya Senin (2/8).

Menurut Habib, Warkamsi mendukung program Presiden Joko Widodo melalui program redistribusi lahan HGU dalam program Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Program ini bertujuan mensejahterakan petani penggarap yang ada di lingkungan perkebunan HGU.

Program redistribusi lahan HGU adalah sebuah program strategis Presiden Jokowi untuk mengatasi kesenjangan antara pengusaha dan petani penggarap dan menjaga agar tidak terjadi penyerobot lahan atau pemanfaatan lahan secara ilegal oleh para spekulan tanah. Kata Habib, Warkamsi hadir dan bermitra dengan PT MPM untuk mengamankan hak-hak petani penggarap calon penerima sertifikat tanah dari program redistibusi lahan HGU.

“Di lapangan yang terjadi banyak anggota kami yang di intimidasi, di provokasi bahkan dicemarkan nama baiknya melalui info hoax oleh spekulan-spekulan tanah. Spekulan tanah ini sengaja bermain api untuk mendapatkan keuntungan dari program redistribusi lahan HGU,” tegas Habib.

Habib juga menjelaskan, di lapangan tiba tiba muncul kelompok tani penggarap dadakan yang dibentuk oleh spekulan-spekulan tanah dengan harapan para anggota kelompok tani dadakan itu dapat masuk dalam daftar penerima redistribusi lahan HGU tersebut.

Namun kenyataan yang terjadi, nama nama kelompok tani dadakan ini hanya dicatut namanya ini oleh para spekulan tanah untuk tujuan penguasaan tanah redistribusi lahan HGU untuk kepentingan pribadi mereka. Untuk itu, Habib meminta aparat penegak hukum menindak para spekulan-spekulan tanah yang diduga bekerjama dengan oknum oknum yang punya ortoritas.

“Kami juga meminta aparat penegak hukum mengawasi program redistribusi lahan HGU yang digagas Presiden Jokowi. Jangan ada penumpang gelap yang tiba-tiba mendapatkan hak yang merugikan petani penggarap asli. Kami ada dan hadir untuk memastikan petani penggarap asli mendapatkan haknya,” tegasnya.

Sementara itu kuasa hukum PT Maskapai Perkebunan Moellia (MPM) Ariano Sitorus, SH mengatakan di lapangan banyak ditemukan spekulan-spekulan tanah yang memiliki modal besar memanfaatkan petani penggarap asli dengan membentuk kelompok-kelompok tani dadakan. Harapan mereka, data kelompok-kelompok tani dadakan masuk dalam daftar program redistribusi lahan HGU

“Spekulan spekulan tanah yang dimaksud, salah satunya adalah pemain lama yang pernah menguasai lahan HGU PT MPM secara ilegal,” jelas Ariano dalam keterangan persnya, Senin (2/8).

Ariano berharap aparat penegak hukum melindungi petani penggarap yang tengah memperjuangkan hak-haknya dari rongrongan para spekulan tanah.

“Kita juga meminta aparat penegak hukum menindak oknum-oknum ini yang telah memanipulasi data petani penggarap calon penerima sertifikat dari program redistribusi lahan HGU PT MPM,” tegas Ariano.

Selain tengah memproses program redistribusi lahan HGU, PT MPM telah menjalin kerjasama dengan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cianjur dalam mengembangkan komoditas Alpukat dan Sayuran di atas lahan HGU. PT MPM juga bekerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri dalam mendukung Program Nasional Deradikalisasi bagi para mantan Napi Terorisme di bawah payung Yayasan Hubul Waton 19 Indonesia dan Ponpes Darussalam Al Mubarok dengan mengembangkan komoditas tanaman kopi dan sayuran.

Fredy Kristianto | *

2.589 Pelajar Kota Bogor Divaksin

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 2.598 dari 2.669 sasaran pelajar di Kota Bogor telah disuntik vaksin dosis pertama di dua lokasi berbeda. Di lokasi pertama, sebanyak 978 dari 1.000 sasaran pelajar telah disuntik dosis pertama vaksin saat pelaksanaan gebyar vaksinasi massal yang dipusatkan di SMPN 5 Kota Bogor, Sabtu, (31/7/2021).

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, sasaran yang hadir ada 997 orang. Dari jumlah tersebut ada 978 orang yang teregistrasi pcare dengan jumlah vaksin yang digunakan sebanyak 98 Vial. Sisanya, 19 orang ditunda dengan berbagai alasan.

“Alasan ditunda karena demam 4 orang, batuk pilek 7 orang, penyintas belum 3 bulan 4 orang, sesak 3 orang dan kejang 1 orang. Kemudian KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi) 1 orang (pusing mual),” kata Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Minggu (1/8).

Di lokasi kedua di hari yang sama, berdasarkan laporan kegiatan Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi 30 Tahun Bharadaksa 91 bekerjasama dengan PB HMI berlokasi di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor.

Jumlah Pelajar SMP – SMA yang teregistrasi berjumlah 1.669 orang dan yang tervaksinasi berjumlah 1.620 orang serta yang tidak memenuhi syarat vaksinasi berjumlah 49 orang.
“Vaksinasi di SMPN 5 yang mengadakan Dinkes, kalau yang di Puri Begawan yang mengadakan Polresta dan HMI,” kata Retno sapaan Kadinkes.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya secara langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi, mulai dari screening, pemberian vaksin hingga observasi di SMPN 5 Kota Bogor dan Puri Begawan.

“Kita ingin percepatan vaksinasi karena berpacu dengan waktu. Kota Bogor tengah menggenjot target vaksinasi, awalnya 5 ribu sampai 7 ribu per hari, diusahakan untuk mencapai 10 hingga 15 ribu per hari. Kita terus menyosialisasikannya,” kata Bima Arya.

** Fredy Kristianto

Jabar Bergerak Bagikan 2.500 Paket Sembako

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Jabar Bergerak membagikan sebanyak 2.500 paket sembako untuk lima daerah diantaranya, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Bekasi dan Kota Depok. Penyerahan paket sembako dilaksanakan di aula Mila Kencana GOR, Kecamatan Tanah Sareal, Senin (2/8).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Hery Karnadi mengatakan, penyerahan secara simbolis mengatakan, mewakili dari Jabar Bergerak membagikan sembako kepada lima kota dan Kabupaten di Jawa Barat. “Saya sangat berterima kasih kepada Jabar Bergerak yang sudah peduli terhadap warga di Jabar. Kegiatan kepedulian ini tentunya sangat bermanfat sekali dalam membantu warga,” ucapnya.

Hery menyebutkan, bantuan paket sembako setiap daerah mendapatkan 500 paket sembako, sehingga total yang dibagikan serentak hari ini ada 2500 paket sembako. Bantuan akan dibagikan utamanya kepada warga terdampak PPKM, dan masing-masing daerah mendistribusikan sesuai data-data yang didapatkan dari Pemda ataupun melibatkan langsung RT dan RW.

“Prioritaskan bantuan ini bagi warga terdampak PPKM, karena banyak sekali warga terdampak yang harus dibantu. Sedangkan bagi warga Isoman rata-rata sudah dikaver oleh bantuan dari Pemda setempat,” jelasnya.

Untuk di Kota Bogor, lanjut Hery, pendistribusiannya melalui tim Jabar Bergerak yang bisa langsung kerjasama dengan RT dan RW. Atau bisa juga bekerjasama dengan posko logistik Kota Bogor. “Data-data warga terdampak yang memang harus dibantu akan menjadi prioritas bantuan paket sembako dari Jabar Bergerak ini. Kegiatan bantuan ini rutin terus dilakukan Jabar Bergerak dalam membantu masyarakat,” terangnya.

Sementara, Arif Budiman Ketua Jabar Bergerak Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih ke Kota Bogor yang sudah menyediakan tempat untuk drop logistik. Bantuan ini akan segera dibagikan ke warga Kabupaten Bogor yang terdampak langsung PPKM saat ini.

“Bantuan ini sangat membantu program Pemda, sehingga diutamakan bantuan akan dibagikan kepada warga-warga tidak mampu atau yang sangat membutuhkan. Para relawan akan mendistribusikan bantuan dari Jabar Bergerak, diantaranya kepada para seniman, pedagang kecil dan warga tidak mampu,” ucapnya.

** Fredy Kristianto

Pemkot Tunggu Arahan Pusat

0

Soal Kelanjutan Kebijakan PPKM

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 akan selesai pada Senin (2/8). Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Covid-19 baru akan melakukan evaluasi setelah PPKM berakhir untuk menentukan arah kebijakan selanjutnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor belum dapat memastikan apakah ‘Kota Hujan’ masih berada pada status PPKM level 4 atau turun ke level 3.

Sebab, sambung Dedie, hal itu akan bergantung dari hasil evaluasi yang oleh Satgas Nasional Covid-19. “Jadi belum bisa dipastikan. Sebab, kita masih nunggu keputusan pusat bakal seperti apa,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/8).

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor kasus terkonfirmasi positif baru pada Minggu (1/8) terdapat 273 orang. Sedangkan angka kesembuhan mencapai 308 pasien dari total kasus aktif 3.445.

“Untuk pasien yang meninggal satu orang, sehingga jumlahnya mencapai 433 orang. Total kasus keseluruhan sejak pandemi adalah 33.148,” ucap Kepala Dinkes dr. Sri Nowo Retno.

Sedangkan angka kesembuhan, kata Retno, totalnya mencapai 29.270 pasien.

Mengenai ketersediaan tempat tidur RS, terdapat 1.294, dan yang terisi 789 atau sebesar 61 persen.

** Fredy Kristianto

Pemkot Batalkan Anggaran WIFI

0

Pelajar di Bogor Dapat Bantuan Internet dari Kemendikbud

Bogor | Jurnal inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor batal menganggarkan dana untuk WIFI publik gratis di 799 titik pada 797 RW di ‘Kota Hujan’. Padahal, sebelumnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah mengajukan anggaran ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebesar Rp2.197.250.000 untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga lima bulan kedepan melalui pergeseran APBD.

Kepala Diskominfo, Rahmat Hidayat mengatakan, batalnya penganggaran lantaran adanya bantuan kuota internet gratis yang berasal dari APBN melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kan ada bantuan kuota internet, jadi Pemkot Bogor batal menganggarkan,” ujar Rahmat kepada wartawan, Minggu (1/8).

Rahmat mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima bantuan kuota internet gratis akan disalurkan pada bulan ini.

“Peserta didik PQUD dapat kuota 7Gb per bulan. SD dan SMP 10 Gb per bulan. Kemudian pendidik jenjang PAUD, SD dan SMP 12 Gb per bulan,” jelasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Hanafi mengaku belum mengetahui hal tersebut. “Belum ada (pembahasan),” katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Pemkot Bogor tengah mencari solusi lain untuk pembiayaan WIFI gratis. Salah satunya dengan berupaya melobi beberapa provider agar dapat memberikan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk kuota untuk WIFI gratis.

“Nah, sekarang kami sedang cari beberapa provider untuk bisa memberikan bantuan untuk WIFI gratis,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dedie mengaku akan mencoba mengalokasikan anggaran WIFI gratis pada APBD Perubahan 2021. “Nanti di APBD Perubahan akan coba kita alokasikan,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

Jeda Waktu Penerimaan Vaksin Minta Dipercepat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Jeda waktu pemberian dosis vaksin kedua yang berjarak 28 hari dari suntikan pertama, mendapat perhatian khusus dari Pemkot Bogor. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta agar jeda waktu pemberian vaksin dosis kedua dimajukan menjadi 14 hari sejak dosis pertama diberikan. Sebab, hal itu akan mempengaruhi angka penerima vaksin secara cepat.

“Sekarang 28 hari, mengapa nggak dimajukan 14 hari seperti sebelumnya,” ujar Dedie kepada wartawan, Minggu (1/7).

Menurut Dedie, skema seperti saat ini akan memperlambat capaian daerah mengenai vaksinasi. Hal itu lantaran setiap mendapatkan jatah vaksin harus dialokasikan dua kali. “Kalau ada 10 ribu vakasin, dipakai 5.000, sisanya menunggu 28 hari. Kami berkeinginan agar dipakai untuk yang lain tapi harus ada kepastian droping pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kata dia, vaksinasi sangat penting dalam menurunkan angka kematian akibat paparan Covid-19. Sebab, sambung Dedie, berdasarkan data yang diterima 90 persen pasien meninggal dunia akibat belum divaksin.

“Ada kaitan tingkat kematian yang lebih rendah terhadap mereka yang telah divaksinasi. Sebab, antibodinya terbentuk,” ungkapnya.

Untuk Kota Bogor, kata Dedie, sudah 30 persen lebih warga yang telah menerima vaksin, atau bila dihitung jumlah sudah 251.637 orang dari total sasaran 819.444. Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Sri Nowo Retno mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 32 sentra vaksin, 25 diantaranya terletak di puskesmas. Sedangkan sisanya berada dilokasi vaksinasi massal.

“Untuk di puskesmas ditarget 100 sampai 200 orang. Kalau di lokasi vaksinasi massal target 2.500 orang per hari,” jelas dia.

n Fredy Kristianto

Proyek Pedestrian Kandangroda – Sentul Masih Jadi Sorotan

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Proyek Pedestrian Kandangroda – Sentul masih jadi sorotan pasca kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Bogor. Pemerhati pembangunan Heri GS menyayangkan proyek puluhan miliar harus dikotori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, apalagi ini masuk dalam program Pancakarsa Bupati. Seharusnya kata dia,i DPUPR Kabupaten Bogor bisa lebih tegas lagi apalagi ditemukan material yang sudah diproduksi dan dipasang tapi belum memiliki uji lab yang sah.

“Sebetulnya hal yang tidak masuk di akal sehat kita semua jika DPUPR tidak tau disana ada pembuatan material yang belum memiliki hasil uji, mereka kan (DPUPR) nongkrong keliling proyek apa hasilnya jika proyek yang berjarak kurang dari 5 kilo dari Pendopo Bupati saja masih kecolongan,” ujar Heri, Minggu (1/8).

Dia menduga upaya ini sudah terstruktur dan entah ada apa dibalik semuanya, hanya mereka dan Tuhannya yang tahu, tapi dengan diamnya konsultan pengawas dan DPUPR akan pelanggaran besar yang sudah dibuat perusahaan tersebut itu patut dicurigai, untuk apa ada konsultan pengawas jika tidak bisa menghandel pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek yang dilakukan penyedia jasa.

“Masyarakat sudah pintar sekarang, dan saya sangat apresiasi dengan Komisi III yang melakukan kunjungan pada proyek – proyek tersebut tapi jangan cuma dikunjungi namun harus ditindaklanjuti, dan disaat pemanggilan nanti hadirkan juga rekan dari media agar transparan dan tidak ada dusta diantara kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Achmad Fathoni Anggota DPRD Komisi III menyayangkan proyek pekerjaan yang berada di lokasi strategis saja masih berantakan ditambah lagi adanya pembuatan material bangunan yang belum memiliki izin laboratorium.

Sedangkan Konsultan Pengawas PT.Dress Cipta Rekayasa , Solihin membenarkan adanya ketidaksesuaian itu dikarenakan ada perubahan dan permintaan diarea tersebut mau jadi U-turn (putar balik), dari awal persepuluh meter itu memang sudah kami tandai dan kita beri space untuk pemasangan manhole (tutup lubang) karena jika dibuat rapet nanti saat pengangkatan agak sulit.

** Nay Nur’ain

Puluhan Tahun Vakum, Katar Prawita Dibentuk Lagi

0

Nanggung I Jurnal Inspirasi

Karang Taruna (Katar) Prawita di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kini dibentuk kembali setelah puluhan tahun mengalami mati suri alias vakum.

Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Parakanmuncang, Mauludin bahwa dikukuhkannya organisasi kepemudaan saat ini adalah hal yang baru baginya, sehinga kedepan harus bisa bersinergi dengan para anggota Katar yang berada di wilayah desa-desa lain.

Dia menegaskan, Katar Prawita yang berada dibawah naungan Pemerintah Desa Parakanmuncang melakukan menyegaran dengan dibentuk kembali kepengurusan baru. “Lembaga kepemudaan (Katar) kami bentuk kembali, sebabnya kepengurusan Katar yang lama tidak berjalan,” kata Mauludin kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menurutnya, setelah  puluhan tahun karang taruna tidak berjalan pihaknya menganggap kepengurusan Katar di Parakanmuncang menjadi sesuatu yang baru. Mauludin juga berharap, dengan pengurus Katar Desa Parakanmuncang bisa mengemban amanah dan bisa membantu kemajuan desa.

“Tentu bisa menggali potensi yang ada di desa sehingga apa yang menjadi visi misi utamanya untuk kemajuan desa secara berkala bisa berjalan,” kata Mauludin.

Sementara Ketua Karang Taruna Desa Parakanmuncang, Akbar berterima kasih kepada panitia pelaksana yang sudah memfasilitasi dalam acara pengukuhan tersebut. “Pelantikan hari ini Alhamdulillah,  saya ucapkan terimakasih untuk panitia pelaksana dan kepala desa yang sudah berperan aktif atas kelancaran acara pengukuhan ini,” ujarnya.

Akbar juga telah merencanakan untuk program kedepan akan bekerja sama menggali potensi yang ada di Desa Parakanmuncang. “Untuk program kita kedepan rencana akan kerja sama dengan pihak BumDes dan kita juga akan melaksanakan program yang sudah direncanakan oleh desa untuk penanaman pohon cabai di setiap rumah warga,” tukasnya.

** Arip Ekon

IMI Kabupaten Bogor Jajaki Mou dengan Disaster Academy

0

Gelar Safety Riding Penggiat Motor Trail

Cijeruk | Jurnal Inspirasi

Berawal dari kehadiran Disaster Academy (DA) sebagai salah satu lembaga yang concern pada migitasi kebencanaan atau pengurangan risiko bencana dan pertolongan pertama pada kecelakaan  melalui program-programnya yang bersinergi dengan beragam komunitas, termasuk yang pada Minggu (1/8) dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Bogor. IMI juga sedang menjajaki Mou dengan Disaster Academy untuk melaksanakan program sejenis untuk klub-klub lainnya yang tergabung di IMI.

Pada kesempatan ini, DA dan IMI menggelar workshop pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap para penggiat motor trail di kawasan Bogor Selatan. “Program ini tentunya sangat penting diberikan pada penggiat motor trail , karene sangat rentan dengan kecelakaan yang beragam ketika mengarugi jalur yang tidak biasa,” ujar Dudi Mulyadi selaku Sekretaris IMI Kabupaten Bogor dalam keterangannya, Minggu (1/8)

Hal senada juga diungkapkan H.Unang Rusnadi sebagai Ketua Disaster Academny sebagai pengagas acara yang mengambil tema “Semua Bisa Menjadi Penolong” yang digelar di D’Hary Garasi Café CIcurug ini. “Pada dasarnya semua penggiat motor trail tahun mengenai dinamika dan konsekuensi dari olahraga ini, tetapi secara detail mungkin belum faham ketika teman sesamanya mengalami kecelakaan,” ujarnya.

Lebih lanjut H Unang mengatakan jika sebagai penggiat motor trail, sangat banyak risiko yang mengintai, dari mulai lecet, patah tulang, kehabisan nafas hingga nyawa yang melayang karena medan yang tidak bisa diprediksi. “Oleh karena itu kami membekali para penggiat motor trail ini dari hal-hal yang sangat mendasar,” ujarnya.

Sementara itu  Hari Priatna selaku pemateri membeberkan meteri mengenai Ris Management dan antisipai pertolongannya dalam kegiatan motor trail, hingga bermacam mitigasi bencana dari mulai yang terendah seperti luka tergores, patah tulang, pendarahan, kecapean hingga pingsan. “Banyak sekali yang harus diperhatikan, terutama kondisi tubuh ketika akan melaksanakan aktivitas  agar tidak memaksakan karena medannya berat,” ujarnya.

Pada riders sebenarnya sudah paham walaupun terkadang kurang prepare hingga minimnya alat medis yang dibawa ketika akan melakukan aktivitas ini, termasuk cara penanganan hal yang tidak dinginkan ketika di area hutan dan lainnya. “Pada raider biasanya paham mengenai mesin motornya ketika terjadi kendala tetapi ketika ada salah satu temannya ada yang terkendala, biasanya mereka bingung untuk mengambil tindakan medis yang tepat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut H Oka selaku penggiat motor trail senior dan ketua Liars Club menambahkan bahwa pada dasarnya para penggiat hobi motor trail ini sering mengindahkan hal-hal detail tersebut walaupun sebenernya mereka paham mengenai pentingnya alat P3K dan penangananya. “Makanya saya harapkan seluruh penggiat motor trail juga melengkapi dirinya dengan pengetahuan ini,” ujarnya.

** Ass/Ag/rls

Baguna Buat Dapur Umum di 40 Kecamatan

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Kabupaten Bogor membangun dapur umum di 40 kecamatan. Kepala Baguna PDI-P Kabupaten Bogor Dedi Supriyadi mengatakan, upaya ini sesuai instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar Baguna bergerak secara serentak.

“Dengan cara menyusun secara detail terkait pelaksanaan dapur umum dan juga vaksinasi massal,” ungkapnya, Minggu (1/8).

Dalam pembuatan dapur umum ini, lanjut Dedi, selain mengadakan kebutuhan primer dan juga menyiapkan vitamin dan masker. “Dalam waktu dekat, kami pun akan melakukan pendataan masyarakat Kabupaten Bogor yang terpapar Covid-19,” lanjutnya.

Dedi berharap, dengan bergeraknya Baguna PDIP Kabupaten Bogor dengan gerakan serentak di 40 kecamatan, Baguna sendiri bisa menjadi contoh bagi organisasi-organisasi dalam hal kebaikan.

“Saya juga berharap supaya pandemi ini segera berakhir dan segala sesuatu mulai dari kesehatan hingga perekonomian kembali membaik,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain