30.3 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1165

Cita Rasa Otentik Nan Original Ala Khadari Cake & Bakery

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Cake and bakery merupakan salah satu kuliner yang sangat diminati, khususnya oleh konsumen Indonesia. Bisnis kuliner cake and bakery ini juga menjadi salah satu bisnis yang banyak diminati pula oleh pengusaha maupun calon pengusaha. Salah satunya oleh Khadari Cake & Bakery. Unik dan hebatnya tempat tersebut dikelola langsung oleh Chef Maroko asli.

Chef Youssef Khadari

Kalian dapat mengunjungi Khadari Cake & Bakery tersebut di Beji, Depok, Jawa Barat. “Saya memulai usaha ini pada tahun 2011, alasannya karena saya suka memasak dari kecil. Selain itu juga karena saya mendalami, menjalani, pendidikan hoteliers di Casablanca selama 3 tahun,” ujar Owner Khadari Cake & Bakery, Chef Youssef Khadari kepada Jurnal Bogor, Rabu (23/6).

Chef Youssef juga menjelaskan bahwa ia menyajikan menu yang bervariasi dengan macam-macam harga. Tentunya dapat disesuaikan dengan budget dari pemesan. “Selain menu dari Indonesia, kita juga menyediakan menu western, Mediterranean, Arabic dan Asian,” jelasnya. Untuk harga sendiri, Chef Youssef memberikan harga dari yang termurah yaitu Rp12.000 sampai dengan yang termahalnya Rp250.000.

“Yang pasti, untuk harganya sendiri dikategorikan ya. Ada yang harga paketnya, snack, sampai ke harga nasi box,” terangnya. Selain itu, ia juga menyajikan variasi menu berupa paket untuk meeting, weeding, aqiqah, dessert dan lainnya. Untuk pemesanan sendiri, kebanyakan dari kalangan perkantoran serta station tv. “Biasanya mereka memesan via WA atau email, setelah itu pesanannya kita antar,” tambahnya.

Khadari Cake & Bakery juga memiliki pelanggan tetap. “Pelanggan tetap sendiri, ada Kementerian Kelautan, Pertanian, dan mereka sudah berlangganan dengan kami sekitar 8 tahun. Sama halnya dengan station tv. Selain itu, kami juga menghadirkan cooking class contohnya yang sudah kami selenggarakan di D Mall Depok,” ungkapnya.

Hal yang menarik dari sini ialah menu yang ditawarkan memiliki rasa otentik serta original. “Dan Kita memiliki menu yang beragam. Untuk rasanya, walaupun saya membuat makanan atau snack dari salah satu negara, saya tetap beracu pada rasa asli, yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Yaitu lebih condong ke rasa pedas,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Varian Baru Covid-19 Sudah Terdeteksi

0

Virus Covid-19 kembali meningkat di Indonesia, kasusnya setiap hari bertambah semakin banyak. Dikabarkan juga mulai ada virus baru yang terdeteksi, yaitu Delta. Varian Delta ini pertama kali ditemukan di India.

Dari kabar yang didapat virus varian baru ini sudah masuk ke kawasan Jawa Barat, dalam hal tersebut pemberlakuan kembali untuk WFH dan lockdown sudah berlaku di beberapa daerah, gunanya adalah untuk meminimalisir penyebaran virus yang semakin meningkat setiap harinya.

Untuk meminimalisir kasusnya, kita sebagai warga negara yang baik harus tetap mematuhi apa yang telah pemerintah tetapkan, untuk selalu berada di rumah dan tidak keluar rumah dengan alasan yang mendesak, selalu menaati prokes yang ada, memakai masker, mencuci tangan, dan memberi jarak.

Tidak hanya itu, menjaga stamina tubuh dengan mengkonsumsi vitamin juga buah-buahan dan sayuran setiap harinya, tidak lupa juga dengan berolah raga agar stamina tubuh tetap kuat. Pemerintah juga sudah mengadakan vaksin bagi warga yang sudah terdaftar, jika kita sudah terdaftar sebaiknya untuk segera menjalankan pemberian vaksin yang sudah ada.

Dengan kita mematuhi prokes dan juga ketentuan lainnya guna untuk meminimalisir penyebaran virus, secara tidak langsung kita saling membantu menjaga sesama agar selalu terhindar dari virus Covid-19 tersebut.

**

Menjaga Kehormatan Sebagai Perempuan Muslimah

0

Allah menciptakan manusia di bumi ini dalam jenis laki-laki dan perempuan. Allah telah menempatkan keduanya dalam posisi yang adil sesuai dengan kodrat yang diberikan-Nya. Dalam hal ibadah tentu keduanya tidak ada perbedaan, semua sama untuk selalu taat terhadap perintah Allah.

Namun ada beberapa hal yang yang berbeda antara laki-laki dan perempuan, dari segi postur tubuh, bentuk dan lainnya. Dalam hal ini Allah telah mengkhusukan antara laki-laki dan perempuan, salah satunya Allah memberikan kelebihan untuk laki-laki sebagai pemimpin bagi perempuan.

Sedangkan untuk perempuan Allah memberikan keistimewaan yaitu sebagai perempuan itu sendiri, dimana Allah memuliakan perempuan. Allah mengatakan bahwa perempuan lebih baik untuk berdiam diri di rumah saja.

Sebagai seseorang yang dimuliakan, maka dari itu kita sebagai perempuan harus senantiasa menjaga kehormatan diri kita. Ada berbagai macam hal yang harus dilakukan perempuan untuk tetap menjaga kehormatannya sebagai perempuan.

Pertama, adalah Allah mewajibkan untuk setiap perempuan berhijab, dengan berhijablah salah satu untuk menjaga kemuliaan kita sebagai perempuan. Berhijab berarti menutup seluruh tubuh dari pandangan laki-laki yang bukan mahramya.

Kedua, kembalilah ke rumahmu, Islam memuliakan perempuan dengan memerintahkan untuk tetap tinggal di dalam rumah. Oleh karena itu Allah telah menggugurkan beberapa kewajiban yang diwajibkan untuk para laki-laki, seperti: pergi sholat Jumat, kewajiban untuk ibadah haji bagi wanita disyaratkan dengan disertai mahramnya, dan perempuan tidak diwajibkan untuk berjihad, bukan berarti tidak boleh hanya tidak diwajibkan.

Ketiga, menjaga diri, seperti yang diketahui untuk saat ini sekarang wanita pasti sudah pandai untuk berdandan, namun Allah mengatakan untuk wanita tidak bertabarruj atau berlebihan dalam hal berdandan.

Keempat,  menikah, menikah adalah cara bagaimana untuk memuliakan diri kita sebagai perempuan salah satunya adalah jauh dari maksiat seperti pacaran, dengan disegerakan menikah dan menemukan pendamping sebagai imam perempuan, dengan begitu kita elah menjaga kemuliaan kita sebagai perempuan.

**

Kadin Kabupaten Bogor Ajak PHRI, UMKM, Jasa Konstruksi dan Milenial Masuk Pengurus

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Bogor akan mengajak unsur PHRI, UMKM, jasa konstruksi dan kaum milenial masuk di kepengurusan. Ketua Kadin Shinta Dec Checawaty menyatakan, sejak awal sebelum diadakannya musyawarah cabang (muscab), dia melalui asosiasi kontraktor sudah membantu UMKM mulai dari pembuatan NIB ataupun NPWP.

“Karena banyak keluhan dari pelaku UMKM sulitnya mengurus legalitas sulit untuk didapatkan,” jelas Shinta di kantornya, Rabu, (23/06).

Menurutnya,  keseriusan akan terlihat nanti saat sudah menyelenggarakan muscab dan struktur kepengurusan terbentuk. “Ada 4 unsur pengurus yang akan kami ajak, terdiri dari PHRI, UMKM, jasa konstruksi dan kaum milenial,” tandas Shinta.

Dia berharap, kedepannya dengan keterwakilannya 4 unsur tersebut dalam Kadin, akan bisa membangkitkan ekonomi di Kabupaten Bogor. “Apalagi dalam situasi pandemi, semua kegiatan ekonomi mengalami turbulensi, setiap keputusan-keputusan yang ada membuat jantung pelaku usaha itu bergetar, karena sirkulasinya betul-betul tidak bisa kita jalankan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Shinta pun turut memikirkan bagaimana angka Covid-19 di Kabupaten Bogor bisa menurun dan ekonomi bisa bangkit. “Jadi memang ini saatnya kita para pelaku usaha sama-sama berpikir bagaimana regulasi yang tepat, baik pengusaha maupun pemerintah, mungkin bagi pengusaha harapannya ada relaksasi yang tepat dari pemerintah,” pungkasnya.

Dia mengajak pelaku UMKM ikut mendaftar dan bergabung di Kadin karena akan banyak informasi yang mungkin nanti dibutuhkan untuk kemajuan usaha yang sedang dirintisnya. “Mari bergabung informasi-informasi yang diserap pasti menguntungkan untuk kemajuan usaha,” jelas Shinta.

** Nay Nur’ain

Pencuri Bawa Kabur Sepeda Motor Seorang Ibu yang Belanja di Alfamidi Parungpanjang

0

Parungpanjang | Jurnal Inspirasi

Aksi pencurian sepeda motor di minimarket di wilayah Parungpanjang kembali terjadi. Kali ini pencurian milik konsumen yang sedang terparkir di Alfamidi di kawasan Sentraland, Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor dibawa kawanan pencuri terekam kamera pengawas, Selasa (22/5/2021).

Menurut keterangan salah satu karyawan Alfamidi, TB. Ibrahim, rekaman CCTV minimarket itu merekam tiga orang pelaku mengendarai motor Honda Beat warna hitam datang dari arah Kabasiran yang mencuri motor milik pengunjung.

Ia juga mengutarakan, sebelumnya sempat terjadi, namun berhasil digagalkan. Saat itu aksi pelaku yang hendak mencuri sepeda motor milik salah satu karyawan, ketahuan dan pelaku langsung melarikan diri.

“Tadi pagi sepeda motor milik pengunjung seorang ibu-ibu dicuri sedang terparkir di depan toko Alfamidi. Pelaku berjumlah tiga orang, datang berboncengan ada tiga orang pelaku dari arah Kabasiran, ” terangnya.

Dikonfirmasi terkait hal itu pihak kepolisian Polsek Parungpanjang, anggota SPK Aiptu Ambari mengatakan, korban seorang wanita datang ke Polsek untuk melapor terkait kendaraannya yang hilang dicuri.

“Korban ke Polsek untuk melapor. Saya minta korban untuk lengkapi surat-surat kepemilikan kendaraan sepeda motor yang hilang dan anggota sudah ke TKP bersama serse Polsek Parungpanjang,” pungkasnya.

Sebelumnya pada tahun 2020 di wilayah itu sejumlah aksi pencurian di minimarket sudah beberapa kali terjadi, mulai dari aksi pencurian kendaraan bermotor, hingga pencurian kotak amal.

** Cepi Kurniawan

Ajak Minat Vaksinasi, Kades Tegal Waru Suntik Vaksin untuk RT dan RW Plus Insentif

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Angka Covid-19 di beberapa wilayah kembali meningkat, Gugus Tugas Covid-19 pusat hingga tingkat desa terus melakukan upaya pencegahan selain melakukan kegiatan PPKM  skala mikro, upaya meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity terus dilaksanakan dengan menggencarkan vaksinasi.

Seperti yang dilakukan di salah satu desa di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Pemerintah Desa Tegal Waru melaksanakan vaksinasi untuk staf desa dan para ketua RT dan RW. Namun untuk menarik minat para ketua RT dan RW yang takut divaksin, pemeritah desa melakukan kegiatan vaksinasi dengan dibarengi pembagian insentif atau honor RT RW.

“Ini untuk menarik minat ketua RT dan RW yang takut untuk disuntik vaksin,” kata Kades Tegal Waru Nunung Nuriah kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Nunung Nuriah kembali menegaskan bahwa Pemerintah Desa Tegal Waru menginstruksikan kepada para ketua RT maupun RW pada saat pembagian insentif RT dan RW di wilayahnya itu disertakan dengan kegiatan vaksin dan jika tidak mau divaksin, insentif akan ditahan terlebih dahulu.

“Makanya tadi saya utamakan RT/RW yang sudah disuntik vaksin terdahulu saya utamakan pertama kali dia dapat (insentif) gak usah antre tapi yang belum sekarang divaksin belum saya bagikan,” kata Nunung.

Nunung Nuriah berharap dengan adanya vaksinasi di wilayahnya terhadap para ketua RT dan RW bias menjadi contoh bagi warganya agar tidak takut menjalani vaksinasi.

“Mudah-mudahan dengan adanya vaksin di desa ini, RT RW sebagai contoh untuk ke masyarakatnya memberitahukan kepada warga bahwa divaksin itu wajib untuk mencegah penyebaran penularan virus mumpung sekarang ada program,” harapnya.

Terpisah, Kepala Bagian TU, Puskesmas Pasir Rosaria menjelaskan, hari kedua vaksin ini sasaran yang divaksin selain Lansia juga masyarakat yang secara langsung bersinggungan dengan masyarakat, seperti pelayan publik diantaranya guru dan pedagang.

“Target kita adalah mereka yang menjadi pelayan publik dan yang bersinggungan langsung tiap hari dengan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memberikan kekebalan tubuh high immune yang bisa menambah daya tahan tubuh dan kekebalan agar dapat mencegah penyebaran Covid-19,” kata Rosaria.

Dalam kegiatan vaksin massal ini pihak puskesmas menyediakan 150 vaksin setiap harinya yang diberikan secara bergilir setiap minggunya dari pukul 09.00 WIB pagi hingga selesai sampai dengan Agustus mendatang.

** Cepi Kurniawan

Polemik Star Energy Terus Mencuat, Dewan Sebut Jangan Seperti Perusahaan Abal-abal

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Rencana pengeboran yang akan dilakukan oleh PT Star Energy Geothermal Salak (SEGS) Ltd. terus menuai polemik dan Sorotan dari berbagai kalangan. Tidak hanya masyarakat 4 desa yaitu Desa Ciasmara, Cubunian, Purwabakti dan Desa Ciasihan yang terdampak dan merasa cemas dan khawatir.

Namun tampak rencana pengeboran atau drilling tersebut mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Demokrat asal Pamijahan yaitu Ruhiyat Sujana. Ia mengatakan, drilling merupakan ekspansi atau ekspolari baru harus menjadi cacatan tersendiri, dimana titik pengeboran itu banyak di wilayah Pamijahan seharusnya menjadi perhatian pihak perusahaan.

“Tentunya ada kegelisahan dan kekhawatiran dari warga Pamijahan karena aktivitas titik-titik pengeboran yang banyak terletak di daerah ini,” tegasnya.

Ruhiyat kembali mendesak pihak perusahaan agar memperlakukan hak istimewa sebagai bentuk keadilan terhadap wilayah Pamijahan karena banyak pihak yang menganggap ada bentuk ketidakadilan soal pembagian hak seperti pembagian bonus produksi, CSR dan Lainnya.

“Ini bukan soal menuntut lebih tapi soal hak karena perusahaan pun punya tanggung jawab wilayah (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) karena bisa dipastikan akan ada dampak terlepas kecil atau besarnya dari aktivitas perusahaan Star Energy yang dulunya Chevron, itu hukum alam (sebab akibat),”tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, perusahaan Star Energy ini bukan perusaaan abal-abal yang dimana perusahaan ini harus mengedepankan aturan main prosedural dan etik. “Janganlah seperti perusahaan abal-abal,” tandasnya.

** Cepi Kurniawan

DLH Kembali Ambil Sampel Limbah PT SBI

0

Ditemukan Limbah yang Dikubur

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan tim Laboratorium SysLab kembali mengambil sampel tanah untuk melakukan pemulihan terhadap lingkungan, Rabu (23/06). Dalam proses pengambilan sampel tanah tersebut turut dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Gunung Putri yang diwakili oleh anggota satpol PP, Polsek Gunung Putri, Inspektorat Kabupaten Bogor, Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri, Ketua Karang Taruna, Ketua Pokja, RT dan RW sekitar lokasi pembuangan limbah PT. Sinar Banten Indonesia (SBI).

Kasie Pemulihan Lingkungan DLH Esty kedatangannya ke lokasi pembuangan limbah yang dilakukan oleh PT SBI untuk mengambil sampel dan menggali kedalaman tanah yang sudah dicemari oleh limbah yang dibuang oleh PT SBI.

“Hasil lab yang pertama sudah keluar kemarin (22/06) secara lengkapnya, dan dari hasil lab tersebut dari 3 bubuk powder 1 ditemukan yang terdeteksi limbah B3,” kata Esty kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, pengambilan sampel tanah dilakukan di 5 titik berbeda. Titik 1 dengan kedalaman 50 cm sudah ditemukan tanah merah), titik 2 kedalaman 55cm (belum ditemukan tanah merah), titik 3 kedalaman 40cm (belum ditemukan tanah merah), titik 4 kedalaman 40cm (sudah ditemukan tanah merah), dan titik ke 5 kedalaman 30cm (sudah ditemukan tanah merah).

“Ini nanti kita akan masukan lab kembali dengan waktu 14 hari, adapun karung berisi powder dan sarung tangan masih kita temukan di lokasi saat penggalian tanah, selanjutnya akan kita tindaklanjuti untuk kepentingan hokum,” ucapnya.

Masih kata dia, nantinya kita akan umumkan hasil dari lab yang pertama dan hasil lab yang saat ini baik kepada Desa Gunung Putri maupun kepada pihak kepolisian karena kepolisian juga meminta hasil lab untuk kebutuhan penyelidikan.

“Saya minta pihak PT SBI untuk memulihkan lingkungan dan membersihkan limbah yang dikuburkan di dalam tanah dan dalam hal ini yang diwakili oleh Yadi dari PT SBI meminta waktu 2 hari untuk dilakukan penggalian atau pemulihan,” jelas Esty.

Terpisah, Kadis DLH Kabupaten Bogor Asnan saat dikonfirmasi di kantornya  mengatakan, hasil lab masih 2 item lagi yang belum terlihat hasilnya sehingga belum bisa memastikan limbah tersebut masuk katagori B3 atau tidak.

“Kepolisian pun minta hasil lab, namun kita belum bisa memberikan. Tugas kami hanya melakukan penindakan selanjutnya untuk penyelidikan kita serahkan kepada pihak kepolisian,” singkat Asnan.

** Red/TM

Perkebunan Kurma Bakal Ada di Curugbitung Nanggung

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Hektaran lahan di Kampung Cibeber Kidul RT 01 RW 09, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung  bakal dijadikan perkebunan pohon kurma. Terlihat beberapa alat berat tengah melakuakan cut and fill (pemerataan lahan, red) di lokasi tersebut.

Ketua RW setempat, Tatang mengatakan, lahan seluas 3,6 hektare sedang berlangsung pengerjaan cut fill. “Rencana lahan itu akan dijadikan perkebunan kurma,” kata Tatang kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menggunakan empat alat berat proses pemerataan lahan, kata Tatang sudah mencapai sekitar 20%.  “Kegiatan tersebut antara masyarakat  dengan pemilik lahan sudah komitmen  agar  saling menguntungkan,” ucapnya.

Tatang menyebutkan, sejauh ini kegiatan tersebut melibatkan Karang Taruna dan telah diketahui Pemerintah Desa Curugbitung. Lanjut Tatang,  pohon kurma dari mulai tanam hingga masa berbuah memerlukan waktu sekitar 6 sampai 7 tahun. “Kurang lebih hasil di lab yang katanya tanah disini cocok untuk ditanami pohon kurma,” ungkapnya.

Saat dihubungi, Sekretaris Desa Curugbitung Dede Taupik mengaku mendukung di wilahnya akan dijadikan objek perkebunan pohon kurma. “Sepanjang saling menguntungkan antara masyarakat dengan pemilik lahan, kenapa tidak kami dukung,” ujarnya.

“Salah satunya ketika telah berjalan perkebunan tersebut kami harap untuk pekerja melibatkan warga setempat,” pungkasnya.

** Arip Ekon

59 Orang Klaster Ponpes Negatif Covid

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 59 orang dari 93 orang yang dinyatakan positif Covid-19 di klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Bina Madani, Kota Bogor, dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Hingga, hari ini, Selasa (22/6/2021) pukul 17.00 WIB masih ada 34 pasien dirawat secara intensif.

“Sampai dengan 22 Juni 2021, konfirmasi masih sakit 34 orang dan konfirmasi selesai/sembuh 59 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Dari 93 kasus positif kata Retno sapaan Kadinkes, 34 orang konfirmasi masih sakit. 4 orang isolasi di rumah dan 30 orang dirawat.

“Dari 30 orang yang dirawat, 28 orang di BPKP Ciawi dan 2 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP),” katanya.

Dia menjelaskan, hari ini, Selasa (22/6) dilaporkan tidak ada penambahan kasus.
Pemulangan 1 orang santri putra dan 2 orang santri putri dari Pusat Isolasi BPKP Ciawi.

“Ada 2 orang santri putri yang diisolasi di rumah dinyatakan sembuh,” sebutnya.

Senin (21/6), dilaporkan tidak ada penambahan kasus. Ada pemulangan 3 orang santri putra dan 2 orang santri putri dari Pusat Isolasi BPKP Ciawi.

“Minggu 20 Juni 2021 tidak ada penambahan kasus. Pemulangan 4 orang santri putri dari BPKP Ciawi,” ujar Retno.

Dinkes Kota Bogor dan pihak terkait terus melakukan pemantauan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di Ponpes Bina Madani.

** Fredy Kristianto