31 C
Bogor
Thursday, April 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1135

Sambut HUT RI, Paguyuban RT/RW di Curugbitung Gotong- Royong Bersihkan Jalan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke -76 sejumlah pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukum Warga (RW)  di wilayah Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor melaksanakan kerja baktimembersihkan rumput liar di Jalan Ace Tabrani KM 05, tepatnya di Kampung Nunggul.

Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih menerangkan, dilaksanakannya gotong – royong dengan membersihkan rumput liar di jalan raya Ace Tabrani ini untuk memperindah lingkungan dalam menyambut HUT RI yang ke 76.

“Setelah jalan itu bersih, nanti kita pasang bendera Merah Putih,” terang Engkos kosasih kepada Jurnal Bogor, Jumat (30/7).

Pelaksanaan gotong royong yang diprakarsai oleh Paguyuban RT/RW ada sebanyak 47 RT,  15 RW dan 6 dusun bersama masyarakat turun ke jalan membersihkan rumput dan semak belukar.

Menurutnya, bersih-bersih di sepanjang jalan  adalah hal yang sederhana tapi sangat penting karena selain membentuk lingkungan  yang bersih serta menjalin kerja sama dengan semua unsur.

“Tak lain menambah  keakraban antara stakeholder dan Pemerintah Desa Curugbitung,” jelasnya.

Gotong royong kali ini, kata Engkos, mulai dari Sat Linmas, tokoh agama dan masyarakat  semua ikut terlibat.

Di tempat yang sama, Ketua Paguyuban RT/RW Rivai Majid  mengatakan, untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam menciptakan gotong royong tentunya perlu didukung semua pihak.

“Menciptakan kegiatan sosial secara berkesinambungan tentu saja tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih  maka akan  berdampak pada kenyamanan bagi pengguna jalan,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Korban PHK Dapat Jaminan Kehilangan Pekerjaan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerbitkan aturan soal syarat pekerja atau buruh bisa mengikuti program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Bila memenuhi syarat, nantinya pekerja atau buruh bisa mendapatkan uang tunai, akses informasi pasar kerja, hingga pelatihan kerja dari pemerintah.

Ketentuan syarat ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 15 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemberian Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Beleid berlaku sejak 28 Juli 2021.

Syarat pertama, kepesertaan JKP bisa diberikan kepada pekerja atau buruh yang sebelumnya bekerja dan menerima upah dari perusahaan, namun kemudian mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Program JKP bisa diikuti oleh pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) maupun perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).

“Manfaat JKP diberikan kepada peserta yang mengalami PHK baik untuk hubungan kerja berdasarkan PKWT maupun PKWTT,” tulis Pasal 8 ayat 1 beleid tersebut dikutip, Jumat (30/7). Kedua, PHK yang dialami pekerja haruslah pemutusan yang dilakukan sebelum jangka waktu PKWT berakhir. Ketiga, pekerja yang di-PHK, harus bersedia untuk bekerja kembali nantinya.

Keempat, perusahaan yang bersangkutan harus mendaftarkan pekerjanya ke program JKP dan membayar iuran. Kelima, program JKP bisa diikuti oleh peserta yang telah melakukan pembayaran iuran program paling sedikit 12 bulan dalam 24 bulan dan telah membayar iuran paling singkat enam bulan berturut-turut pada BPJS Ketenagakerjaan sebelum terjadinya PHK.

Bila sudah memenuhi seluruh syarat tersebut, barulah pekerja bisa masuk sebagai peserta JKP. Tapi, manfaat baru bisa didapat kalau pengusaha sudah memberitahu perubahan data peserta yang di-PHK ke BPJS Ketenagakerjaan. Caranya, dengan mengisi formulir melalui sistem informasi ketenagakerjaan paling lama tujuh hari kerja sejak terjadinya PHK. Cara lain, pekerja bisa memberitahu BPJS Ketenagakerjaan mengenai kebijakan PHK yang diterimanya.

Namun, pekerja harus memberikan bukti berupa surat PHK melalui sistem informasi ketenagakerjaan paling lama sampai batas akhir pengajuan manfaat JKP. Penyampaian bukti PHK ini juga dibarengi dengan melampirkan surat pernyataan bersedia untuk bekerja kembali dan nomor rekening bank yang masih aktif atas nama peserta.

Setelah semua bukti terlampir, nantinya peserta akan memiliki akun untuk mengakses sistem informasi ketenagakerjaan. Lalu, bisa mengajukan manfaat JKP dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kendati begitu, pekerja atau buruh yang sudah menjadi peserta JKP juga bisa kehilangan akses terhadap manfaat program. Hal ini terjadi bila pekerja atau buruh tidak mengajukan permohonan klaim manfaat selama tiga bulan sejak di-PHK.

Selain itu, status kepesertaan juga akan hilang bila ternyata pekerja atau buruh sudah mendapat pekerjaan baru dan meninggal dunia.

**ass


KAMMI Daerah Bogor Berkolaborasi Bersama Kodim 0606 Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bogor menghadiri apel bersama Dandim Kolonel Inf. Robby Bulan S.I.P., Kamis (29/07/2021). Apel ini merupakan agenda penyerahan bantuan paket sembako untuk warga yang sedang menjalani isoman di rumah.

KAMMI Bogor melakukan silaturahim, kolaborasi, dan kerkoordinasi dengan Kodim 0606 Kota Bogor yang dipimpin oleh Dandim Kolonel Inf. Robby Bulan S.I.P. Pertemuan ini untuk melakukan optimalisasi program vaksinasi, dan melakukan sinergitas dalam pendistribusian bantuan sosial berupa kebutuhan makanan pokok/sembako kepada masyarakat isoman yang terdampak Covid-19, serta orang-orang yang membutuhkan.

“KAMMI Bogor saat ini sedang menjalin kerjasama dengan Kodim 0606 Kota Bogor untuk menyalurkan bantuan sembako ke warga yang isoman. Selain itu juga KAMMI Bogor akan melakukan agenda vaksinasi pribadi bekerjasama dengan kodim 0606 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” ujar Edo, Ketua KAMMI Bogor dalam keterangan persnya, Kamis (29/7).

Selain berkoordinasi terkait vaksinasi dan pemberian sembako, KAMMI Bogor juga menjalin silaturahmi dengan Dandim. Silaturahmi ini membahas kondisi kota Bogor yang saat ini masih mengalami peningkatan terkait kasus covid-19 dan juga masih sedikit partisipasi masyarakat untuk melakukan vaksin.

“Saat ini KAMMI Bogor mengambil peran untuk melakukan vaksinasi mandiri sebagai penyelenggara. Melihat kondisi dari informasi yang didapatkan bahwa masih minimnya partisipasi masyarakat untuk vaksin. Sehingga perlu adanya KAMMI turun untuk melaksanakan vaksinasi mandiri yang insya Allah akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” tambahan Edo Agasiswanto

Dia berharap dalam momentum ini KAMMI Bogor sebagai pelopor selaku perwakilan OKP mampu ikut terjun dalam menyukseskan program vaksinasi yang dicanangkan oleh Pemerintah.

** ASS/rls

Polres Bogor Sediakan Tabung Oksigen Gratis untuk Warga Isoman

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tabung oksigen, Kapolres Bogor berinisiatif meminjamkan tabung  oksigen yang  diberi nama “Gerai Tabung Oksigen Presisi” yang dilaksanakan di Mako Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurut Kapolres Bogor AKBP Harun saat dihubungi mengatakan, Gerai Tabung Oksigen itu diberikan secara gratis untuk pasien Covid-19 yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (isoman). “Ia gratis, buat pasien isoman bisa diambilnya di Polres,” kata AKBP Harun, Kamis (29/7/2021).

Ia menambahkan untuk meminimalisir keterbatasan, bahwa isi ulang tabung oksigen untuk pasien isoman sementara dikhususkan untuk warga yang berdomisili di Kabupaten Bogor. “Untuk sementara ini kita khususkan dulu bagi warga KTP berdomisili Kabupaten Bogor,” katanya.

Ia pun berharap dengan adanya Gerai Tabung Oksigen Presisi yang diberikan secara gratis untuk warga yang isoman bisa mengurangi beban mereka. “Mudah-mudahan pandemi segera berakhir, masyarakat bisa terus melakukan disiplin Prokes dan serta selalu mematuhi aturan pemerintah dalam penanganan Covid-19 agar segera berakhir,” pungkasnya. Cepi Kurniawan

Polsek Ciampea Salurkan Beras dari Presiden dan Kapolri ke Warga Terdampak Covid

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Jajaran Polres Bogor melalui anggota Polsek Ciampea serentak mendistribusikan bantuan beras dari Presiden dan Kapolri  ke warga yang terdampak pandemi Covid-19. Secara serentak pada Kamis (29/7/2021), sebanyak 20 Babinmas dikerahkan menyalurkan 1,6 ton beras ke warga yang berada di wilayah hukum Polsek Ciampea, yakni Kecamatan Ciampea dan Tenjolaya.

“Jadi kita hari ini serentak mendistribusikan bantuan beras dari Bapak Presiden dan Bapak Kapolri yang diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19. Mudah mudahan dapat membantu Masyarakat yang saat ini ekonominya terganggu karena pandemi,”ujar Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto, Kamis (29/7/2021).

Kompol Beben mengatakan, bantuan disalurkan oleh anggota Babinkamtibmas  agar lebih mudah dan lebih cepat sampainya. “Mudah-mudahan lebih mudah dan cepat sampai untuk warga yang sedang membutuhkan bantuan disaat seperi ini,” katanya.

Lebih lanjut Kapolsek juga berharap untuk warga yang belum divaksinasi segera melakukan vaksin Covid-19, baik di Puskesmas atau pun di desa. “Hal ini guna meningkatkan herd Immunity bagi masyarakat agar tidak mudah terserang virus Covid 19,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Cegah Kerumunan, Vaksinasi di Tenjolaya Digelar di Setiap Desa

0

Tenjolaya | Jurnal Inspirasi

Guna memudahkan warga untuk vaksinasi Covid-19, Gugus Tugas Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan vaksinasi di setiap desa. Hal itu dilakukan melihat letak geografis Kecamatan Tenjolaya yang jaraknya cukup jauh antardesa dan juga untuk menghindari kerumunan jika vaksinasi dipusatkan di satu titik.

Camat Tenjolaya  Farid Maruf mengatakan, sampai saat ini ada 7 desa sudah menggelar vaksinasi, meskipun belum mencapai target, namun vaksinasi itu akan terus dilaksanakan untuk semua sasaran mulai dari usia 18 hingga lansia.

“Kecamatan Tenjolaya sampai saat ini baru 7000-an yang divaksin dari target 31 ribu sasaran,” kata Farid Maruf.

Ia juga terus mengimbau perangkat desa untuk terus mengajak warga agar melakukan vaksinasi. “Kami pun tidak henti-hentinya mengajak masyarakat dan mengimbau perangkat desa untuk melakukan vaksinasi karena Kecamatan Tenjolaya belum mencapai target,” katanya.

Lebih lanjut Farid Maruf mengatakan, untuk jumlah kasus Covid-19 di Kecamatan Tenjolaya saat ini sudah banyak yang sembuh dari 64 Kasus yang terpapar dan isoman. Kini, sudah 15 yang sembuh dan berangsur berada pada zona orange.

“Meksipun demikian masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan jangan sampai lengah tetap menerapkan 3 M,” katanya.

** Cepi Kurniawan

Pemdes Cigudeg Salurkan Sembako dari Bupati untuk Warga Isoman

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Cigudeg,  Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan paket sembako dari Bupati Bogor Ade Yasin kepada warga yang saat sedang melakukan isolasi mandiri (isoman). “Hari ini Desa Cigudeg menerima bantuan dari tim Gercep untuk warga yang sedang melakukan isolasi mandiri sebanyak 62 paket sembako,” ujar Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi, Kamis (29/7)..

Adapun bantuan berupa paket sembako tersebut untuk menunjang asupan pangan warga yang dibagikan secara langsung dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. “Kami Pemerintah Desa Cigudeg sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati Bogor yang sudah memberikan bantuan untuk warga kami yang sedang melakukan isolasi mandiri,” kata Andi.

Andi berharap bantuan tersebut juga  bermanfaat dan meringankan beban mereka yang sedang berjuang melawan Covid-19.

Selain itu Andi juga berpesan kepada warganya agar tetap melakukan prokes dengan baik. “Tetap menggunakan masker,  mencuci tangan atau hand sanitizer sesering mungkin serta mengurangi mobilitas dan tetap berdiam diri di rumah,” tukasnya. Arip Ekon

Pol PP Babakan Madang tak Bertaring

0

Galian C Kadumanggu Masih Jalan Hingga Kini

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Galian C Kadumanggu kembali beroperasi seolah meledek penegak Perda. Lokasi galian C yang berada di Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang kerap kali dibuka tutup tersebut masih beroperasi sampai saat ini.

Satpol PP saat menutup galian C di Kadumanggu

Warga sekitar galian AR menuturkan, sekarang timbul keluhan-keluhan warga karena kurang kooperatifnya pihak penggali dengan masyarakat sekitar. “Sekitar dua bulan yang lalu galian tersebut juga sudah ditindak Satpol PP, bahkan hingga terjadi tindakan-tindakan anarkis perusakan mobil Siaga Desa, setelah itu galian tersebut sudah di-police line, namun dalam waktu 4 jam police line tersebut hilang,” ujar AR, Kamis (29/7/2021).

“Sesuai informasi dari Satpol PP Kabupaten Bogor itu akan dibawa ke ranah hukum, dan sudah dibuatkan laporan ke Polres Bogor, namun sampai sekarang galian tersebut masih berjalan dan tidak ada tindakan proses hukum tentang pembukaan police line di galian tersebut,” tutur AR.

Lebih lanjut AR menjelaskan, warga terdekat sangat terganggu dengan adanya aktivitas galian yang beroperasi hingga malam hari. “Karena galian tersebut beroperasi hingga malam, kadang kami terganggu sehingga gak bisa tidur akibat bisingnya alat berat yang terlalu dekat dengan pemukiman warga,” jelasnya.

Yang kedua, lanjut AR, bukan hanya dirinya yang mengeluhkan atas kegaduhan atau bisingnya alat berat galian tanah tersebut. “Adapun keluhan lain seperti di saat terik matahari debu kerap kali beterbangan dan jika hujan jalan menjadi licin akibat dampak dari tanah galian itu sendiri,” ujarnya.

Ternyata, AR mepaparkan, penggali tanah di lokasi ini kerap kali berganti-ganti nama namun tetap dengan satu lingkup yang sama. “Galian tersebut sudah sekian lama, sudah berkali-kali ganti penggali juga, mulai dari orang berinisial J, lalu berinisial S dan kini berganti orang berinisial A, orang-orang berinisial S dan A itu diduga masih kroni-kroni orang terdekat dari si inisial J ini,” paparnya.

AR berharap, adanya tindakan tegas dari pihak terkait untuk para pengelola galian, terutama di Desa Kadumanggu. “Kami sebagai warga berharap pihak yang berwajib segera melakukan tindakan, karena terus terang kami sebagai warga merasa terganggu,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Samisade di Cisarua Prioritaskan Penataan Jalan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Anggaran Samisade (Satu Miliar Satu Desa) di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor digunakan untuk pembangunan  jalan poros antardusun dengan pengerjaanya dimulai dari Kampung Langkob hingga Kampung Ciparay. Pada Launching Program Samisade di Desa Cisarua memprioritaskan penataan jalan yang berstatus jalan desa 1.400 meter dengan lebar 2,5 meter.

Kepala Desa Cisarua H Ipid Idris menerangkan, titik lokasi pembanguan dimulai dari kampung Langkob di lingkungan  RW 05 hingga RW 10. Sekitar tahun 2017 hingga 2018 lalu, jalan itu telah dilebarkan dan dengan Samisade dilakukan pengerasan jalan oleh puluhan warga.

“Program Samisade yang diberikan Bupati Bogor Ade Yasin dipergunakan pembangunan pengerasan dan betonisasi. Tahap awal adalah 40 persen pengerjaan pengerasan jalan, sementara tahap kedua 60 persen nanti akan dilaksanakan finishing pada bangunan betonisasi,” ujar H Ipid Idris.

“Kami hanya meneruskan pembangunan Pemerintah Desa yang lama, karena status jalan itu sudah dilebarkan sebelumnya,” sambung Sekretaris Desa Cisarua Ali Akbar.

Pembangunan jalan itu sudah lama dinanti masyarakat. Karena jalan itu merupakan akses alternatif bagi kedua warga di Dusun 02 dan Dusun 03.

Sementara Launching Program Samisade dihadiri Camat Nanggung Ae Saefuloh, Kapolsek Nanggung AKP Dedi Hermawan dan Danramil Nanggung Kapten Caj Sumingyo, tokoh agama dan masyarakat.

Sebelumnya Camat Nanggung menyebutkan bahwa anggaran Samisade yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor merupakan program Bupati Bogor yang dalam pemanfaatannya diminta harus tepat sasaran. “Kami harap anggaran tersebut dimanfaatkan secara maksimal dan akuntabel,” ujar Ae Saepuloh.

Menurutnya, pagu indikatif melalui Program Samisade  sesuai perencanaan pembangunan dan jumlah anggaran yang telah dikucurkan Pemerintah Kabupaten Bogor.

** Arip Ekon

Wangunjaya Manfaatkan Samisade Bangun Jalan

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Puluhan warga Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengawali pengerjaan pelebaran jalan Kampung Batu Dua menuju Kampung Cipayung di wilayah RT 02 RW 05 dan RW 10 dari program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dengan sistem Padat Karya Tunai (PKT).

Kepala Desa Wangunjaya Hanafi mengatakan, anggaran Samisade selain digunakan pemberdayaan masyarakat dengan dilaksanakan PKT, juga pemanfaatannya untuk membangun insfrastruktur. Acara pengerjaan jalan tersebut ditandai dengan pemukulan gong.

Sedangkan Jalan Kampung Batu Dua dibangun sepanjang 630 meter dengan lebar 3 meter dimana kondisinya sudah dilakukan  pengerasan sejak 7 tahun lalu. Nah, sekarang sebagian jalan itu dilebarkan.

“Sebanyak 60 orang dari warga desa, sudah  beberapa hari terakhir ini  melaksanakan kegiatan PKT dengan cara bergilir,” ujar Hanafi kepada Jurnal Bogor, Kamis (29/7).

Jalan itu kata dia merupakan akses antar kampung  termasuk  mempermudah laju sektor pertanian. “Keberadaan jalan yang tadinya hanya  setapak kini dengan pengerjaan aspal hotmix,” ujar Hanafi.

Tak hanya itu, pengalokasian anggaran Samisade juga digunakan pembangunan akses jalan sepanjang 100 meter, berikut pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan gorong- gorong di Kampung Cepaknangka d ilingkungan RW 07.

“Sebenarnya jalan itu udah ada, namun pada Januari 2020 lalu tergerus longsor sehingga Kampung Cepaknangka  salah satu prioritas pembangunan TPT dan pengerjaan jalan,” jelasnya.

** Arip Ekon