28 C
Bogor
Monday, August 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1127

Dispora dan NPCI Sawer Atlet Peparnas Asal Kabupaten Bogor

0

Bandung | Jurnal Inspirasi

Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, bersama perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melakukan monitoring kepada 42 atlet asal ‘Bumi Tegar Beriman’ yang tengah mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat, menuju Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021, sejak 28 hingga 29 September 2021.

Selain itu, NPCI Kabupaten Bogor, juga memberikan uang saku kepada 42 atlet. Apalagi monitoring dan pemberian uang tersebut memang sudah jadi program dari NPCI Kabupaten Bogor. Hal itu ditegaskan Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Muhammad Misbach, Selasa (29/9/2021).

Menurutnya, semua atlet, pelatih, asisten , official, dan mekanik di NPCI Kabupaten Bogor yang akan berangkat ke Peparnas Papua 2021 mendapatkan uang saku dari NPCI Kabupaten Bogor.   

“Alhamdulilah semua atlet, pelatih, official dan mekanik dari NPCI Kabupaten Bogor merasa bangga dan senang dengan apa yang kami lakukan kali ini,” ujarnya.

Misbach, menambahkan, jika apa yang diberikan NPCI Kabupaten Bogor kepada para atlet yang akan terjun di Peparnas bisa berdampak pada motivasi tinggi untuk atlet dalam meraih prestasi terbaik di ajang Peparnas 2021 nanti.

**as.pangrango

Dewa Kadek Rama Warma Raih Emas dari Arena Judo PON XX Papua 2021

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Satu atlet Kota Bogor Dewa Kadek Rama Warma berhasil meraih medali emas di cabang olahraga Judo. Pada pertandingan final mampu mengalahkan pejudo dari Provinsi Jawa Timur yang turun dikelas 66 kilogram.

“Raihan ini menjadi pemacu semangat bagi atlet lainnya. Karena medali emas pertama untuk jabar dan pertama bagi Kota Bogor,” kata Ketua Koni Beninu Argoebi pada keterangan kepada wartawan, Rabu (29/9).

Bahkan, dirinya sangat mengapresiasi perjuangan atletnya yang bisa membawa Kota Hujan lebih maju lagi.

“Saya atas nama koni selamat dan bangga, bahwa memang kita tahu hari ini judo merupakan cabor yang konsisten dalam meraih prestasi dan dibuktikan dihari pertama langsung berkontribusi emas,” jelasnya

Pria yang disapa Ben menuturkan, semoga raihan medali ini mampu diikuti oleh seluruh atlet jawa barat dan terutama asal bogor untuk terus berprestasi di ajang PON XX Papua 2021.

“Terus berprestasi, tunjukan bahwa atlet Kota Bogor mampu bersaing demi harumkan Jawa Barat pada PON 2021 ini,” pungkasnya

Seperti diketahui, atlet Kota Bogor sudah menyumbangkan dua medali untuk Jawa Barat, yakni di Cabang Olahraga Dayung pada nomor kano putra 1000M atas nama Yuda Firmansyah raih perak sedangkan hari ini cabor Judo meraih emas di kelas 66kg atas nama Dewa Kadek Rama Warma.

**as.pangrango

Nenek 60 Tahun Tewas Disambar Kereta

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sungguh malang nasib nenek Ngatiyem (60). Pasalnya, ia ditemukan tewas dalam sebuah parit akibat tersambar commuter line di Jalan Bubulak, Pondok Rumput, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal, Rabu (29/9).

Diketahui, Ngatiyem merupakan warga Gang Arjuna, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal. Sebelum kejadian korban terlihat hendak menyebramg perlintasan kereta pada pukul 12.45 WIB.

Naas, belum juga menyebrang tiba-tiba commuter line dari arah Bogor menuju Jakarta melaju dengan kecang, dan langsung menyambar korban hingga terpental.

Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan bahwa kecelakaan terjadi lantaran korban diduga tidak mengetahui kedatangan kereta.

“Korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/9).

Tak lama berselang, sambung dia, keluarga korban langsung datang ke lokasi kejadian, dan membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan.

“Kepolisian mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati. Sebab, di area tersebut sudah tak ada pintu perlintasan kereta api,” ungkapnya.

**fredykristianto

IRT Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Oknum Security

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Seorang ibu rumah tangga berinisial RM diduga menjadi korban percobaan pemerkosaan oleh YR, security yang bekerja pada salah satu perumahan elit di kawasan Tajur, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa (28/9) sekitar 04.00 WIB.

Kepada wartawan, Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada saat korban tidur di kamar sendirian di lantai 2 dengan pintu sedikit terbuka. Sedangkan pintu utama dalam keadaan tidak terkunci.

“Saat tertidur tersebut korban terbangun dan kaget karena daster yang dipakainya ada yang membuka oleh seseorang dengan memakai jaket warna hitam. Korban berteriak dan sempat terjadi tarik menarik daster sehingga sedikit robek,” ujarnya, Rabu (29/9).

Kemudian, sambung dia, pelaku kabur meninggalkan rumah tersebut. Setelah kejadian itu, korban mengalami trauma dan ketakutan, dan selanjutnya menghubungi suaminya, yang baru datang ke rumah pukul 06.00 WIB.

“Setelah itu ia menceritakan adanya orang masuk ke dalam rumahnya dan akan melakukan pemerkosaan terhadap istrinya tersebut kepada danru security. Lantas menanyakannya kepada petugas keamanan lainnya,” ungkapnya.

Lantas, YR pun mengakui bahwa ia telah masuk ke dalam rumah korban dan berniat akan melakukan perbuatan sexual kepada korban. Alhasil, RM pun membuat laporan ke Polresta Bogor Kota.

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat untuk mengamankan pelaku.

“Barang bukti yang diamankan, satu daster warna oranye motif bunga warna warni dalam keadaan robek, satu potong jaket warna hitam diduga pelaku, satu buah masker warna hitam, yang diduga milik pelaku,” pungkasnya.

**fredykristianto

DLH: Desa Pangkaljaya Simpan Banyak Potensi

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Tim verifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mengunjungi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) di Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung,  Kabupaten Bogor, Rabu (29/9). Kegiatan ini disambut kesenian tradisional angklung yang dimainkan para santri dari Pondok Pesantren Nurul Sibyan, Desa Pangkaljaya.

Kasi Kemitraan dan Peranserta Masyarakat DLH  Surya Sumini mengakui KRL  di Desa Pangkaljaya menyimpan banyak potensi yang bisa dikembangkan sehingga dapat menjadikan nilai ekonomis yang bermanfaat bagi keluarga.

“Setelah  melihat banyak  potensi-potensi yang bisa dikembangkan dengan adanya kami apresiasi  yang luar biasa. Mudah-mudahan ke depan semua peran RW bisa membentuk KRL di wilayahnya masing- masing,” imbuhnya.

Menurut dia, KRL tersebut adalah bentuk partisipasi masyarakat, dimana masyarakat bisa menjaga lingkungannya sendiri. Meski pihaknya melihat drainase yang masih menggenangi lingkungan Desa Pangkaljaya akan tetapi jangan ditutup-tutupi. “Drainase yang tergenang itu dibuka saja. Tinggal bagaimana upaya untuk perbaikannya,” paparnya.

“Intinya harus memelihara, karena kalau tidak diperihara terus menerus akan tetap seperti itu. Jadi menjaga lingkungan itu jangan sampai berhenti,” cetusnya.

Ia berharap KRL di Desa Pangkaljaya terus dikembangkan. “Kami harap KRL ini terus dikembangkan karena KRL ini ada ciri khas yang harus dilakukan oleh mereka, jadi harus dibiasakan sehingga mereka tidak akan susah. Kalo dulu buanglah sampah pada tempatnya, tapi kita sudah merubah sekarang kebiasaan itu pilahlah sampah dari rumahnya masing-masing,” jelasnya.

Sementara, Ketua  KRL Cinta lingkungan yang berada di RW 11 Ozi Wahroji yang juga sebagai juara pertama dalam ajang lomba KRL tingkat kampung Desa Pangkaljaya menceritakan, berawal dari banyaknya lahan kosong yang tidak bermanfaat dan adanya dorongan dari program KRL secara swadaya dan berinisiatif membagun bersama  menata lingkungannya secara mandiri dan berkelanjutan.

“Sebelumnya sampah itu di bakar setelah adanya program KRL,  Alhamdulillah tempat sampah itu ganti dengan ditanami bermacam jenis sayur mayur,” kata dia.

Menurutnya, masyarakat disini sebenarnya dari awal mau untuk membuat kampung menjadi ramah lingkungan, bahkan dengan adanya program KRL merasa didukung untuk mengembangkan program KRL tersebut.

“Kedepan, akan lebih  ditingkatkan lagi dengan beragam tanaman seperti menggunakan media  Bioponik atau Aquaponik. Meski belum maksimal akan terus berupaya mengedukasi masyarakat,” tuturnya

“Kami akan terus melanjutkan program kebersihan, penataan lingkungan dan paling utama agar lingkungan kami tetap asri dan bersih. Kami akan menjaga komitmen untuk melestarikan lingkungan,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Pangakalya Taufik Sumarna menyatakan siap memfasilitasi dalam pengembangan KRL di setiap wilayah RW.” Penggagas KRL di wilayahnya disarankan membuat konsep secara matang kemudian dibuatkan pengajuan melalui proposal.

Seperti diketahui, ajang lomba KRL untuk juara 1 dengan nama KRl Cinta lingkungan, ke-2 Tunas Harapan RW 08, sedangkan untuk juara 3 yakni KRL Citra Lestari di wilayah RW 05. “Intinya kami siap membantu berupa anggaran dalam penataan KRL tersebut,” janjinya.

Lebih jauh, kades menjelaskan prihal adanya genangan air dari drainase yang kurang berfungsi, lanjutnya pihaknya akan memperbaikinya. “Cakupannya untuk perbaikan drainase itu apakah bisa dilakukan swadanya, apa nantinya bisa diperbaiki menggunakan anggaran dana desa,” pungkasnya.

**aripekon

Panen Jagung Nusantara, Bukti Pasokan Jagung Melimpah

0

Grobogan | Jurnal Inspirasi

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar panen jagung nusantara dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, sekaligus memastikan dan mengoptimalkan produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan bahan pakan ternak dalam negeri secara mandiri. Panen jagung nasional berlangsung hingga akhir tahun 2021, dimana prakiraan luas panen September ini 299.059 hektar, Oktober 230.157 hektar, November 207.264 hektar dan Desember seluas 197.265 hektar dengan produksi masing-masing 1,21 juta ton, 916.759 ton, 1 juta ton dan 881.787 ton.

“Panen jagung di Grobogan ini mewakili gerakan pertanian khususnya jagung yang ada di seluruh Nusantara. Presiden Jokowi memerintahkan kepada saya untuk turun ke lapangan panen jagung. Panen hari ini membuktikan jagung ada dimana-mana. Produksi jagung nasional kita tahun 2021 ini diperkirakan over stok 2,85 juta ton,” tegas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) pada acara panen jagung nusantara di Desa Banjarsari, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan dan panen serempak di seluruh wilayah Indonesia lainnya berlangsung secara virtual, Rabu (29/9/2021).

SYL mengungkapkan berdasarkan data prognosa Kementan dan BPS, luas panen jagung nasional Januari-Desember 2021 seluas 4,15 juta hektar, produksi bersihnya sebesar 15,79 juta ton dengan kadar air 14%. Sementara Kebutuhan jagung setahun untuk pakan, konsumsi dan industri pangan totalnya 14,37 juta ton sehingga dengan menambahkan stok akhir Desember 2020 (carry over) sebesar 1,43 juta ton, diperoleh stok jagung 2021 sebanyak 2,85 juta ton .

“Kalau begitu tidak ada masalah dengan stok jagung kita tahun ini, kecuali cari jagung sampai 7.000 ton di supermarket tidak mungkin dapat. Tapi kalau turun ke petani dan Grobogan hari ini pasti ada berapa saja maunya,” tegasnya.

Menurutnya, ketersediaan jagung dalam negeri dipastikan aman sebab jagung merupakan komoditas yang mudah ditanam di seluruh daerah Indonesia. Terkait polemik data jagung, mantan Gubernur dua periode ini menjami validitas data yang keluarkan pemerintah atau digunakan Kementan karena dihasilkan mulai dari proses standing crop, pemantauan melalui agriculture war room atau melalui satelit dan berdasarkan laporan pemerintah daerah serta data telah disinkronkan dengan BPS.

“Karena itu, saya perintah para Dirjen untuk turun lakukan validasi, terbukti hasilnya jagung kita ada. Bahwa kemudian ada kenaikan harga, itu lain persoalan. Sekali-sekali petani jagung menikmati untung. Oleh karena itu, saya bahagia sekali hari ini dan saya yakin Presiden Jokowi sangat memperhatikan pertanian. Menangani pertanian tidak boleh ada kepura-puraan, bahwa kemudian ada fluktuasi harga itu bagian lain yang harus kita tangani secara bersama-sama,” tegas SYL.

Lebih lanjut SYL menegaskan pihaknya terus menggenjot produksi jagung khususnya untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak secara nasional. Ia meminta agar semua pihak termasuk perusahaan pakan untuk melakukan penyerapan jagung dari petani lokal secara maksimal.

**PPMKP – BPPSDMP

Jawab Kebutuhan Masyarakat, Asuransi Astra Luncurkan Garda Healthtech

0

Produk Asuransi Kesehatan Perorangan Berbasis Digital

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Situasi pandemi telah mengubah sebagian besar gaya hidup masyarakat dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Seluruh kegiatan atau kebutuhan yang dapat dipenuhi secara digital kian meningkatkan digital behavior masyarakat. Kebiasaan ini diperkirakan terus bertahan meskipun pandemi mereda.

Nikmati harga spesial Rp299.000,00 untuk perlindungan kesehatan setahun bagi pembelian polis Garda Healthtech sepanjang periode launching 29 September – 5 Oktober 2021. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di http://bit.ly/gardahealthtech.

Digitalisasi gaya hidup tidak terbatas pada konsumsi masyarakat akan kebutuhan konsumsi sehari-hari, tetapi juga pemenuhan kebutuhan kesehatan. Pada era pandemi saat ini peningkatan daya beli masyarakat akan vitamin dan tes pemeriksaan COVID-19 cenderung tinggi, tetapi hal ini diperkirakan tak sebandingdengan konsumsi masyarakat atas perlindungan asuransi kesehatan.

Kurangnya literasi keuangan terkait asuransi, belum tersedianya produk asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan proses pembelian polis yang kompleks membuat masyarakat enggan untuk segera melindungi dirinya dengan asuransi kesehatan.

Pada Rabu (29/9) hari ini, Asuransi Astra menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan asuransi kesehatan. Berbasis platform digital, asuransi kesehatan perorangan dari Asuransi Astra “Garda Healthtech”, resmi diluncukan. Produk ini merupakan hasil kolaborasi Asuransi Astra dan juga Halodoc yang diharapkan menjadi pilihan terpercaya masyarakat untuk memenuhi kebutuhan perlindungan kesehatan. Masyarakat secara mudah dapat menemukan Garda Healthtech melalui aplikasi Halodoc.

Sukses dengan produk asuransi kesehatan korporasi Garda Medika selama 13 tahun lamanya, pada hari ini (29/09) CEO Asuransi Astra memperkenalkan produk asuransi kesehatan perorangan berbasis digital, Garda Healthtech

Peluncuran “Garda Healthtech” yang dilakukan secara vitual ini dihadiri oleh CEO Halodoc Jonathan Sudharta, CEO Asuransi Astra, Rudy Chen didampingi Director-In-Charge Astra Financial & Logistic Suparno Djasmin yang turut memberikan sambutan dalam acara peluncuran Garda Healthtech.

“Pada era industri 4.0 seperti saat ini, pengembangan aset-aset digital penting untuk konsisten dilakukan sembari menjajaki pertumbuhan bisnis secara nonorganik. Namun di atas itu semua, kunci dari pengembangan setiap aset digital, dalam hal ini Garda Healthtech adalah pelanggan. Kami ingin memberikan pengalaman yang nyaman, yakni sebuah layanan yang seamless khususnya di bidang layanan kesehatan. Semoga produk ini menjadi solusi perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan,” ujar Suparno Djasmin dalam press release yang diterima Jurnal Bogor, Rabu (29/9).

Garda Healthtech menawarkan perlindungan kesehatan menyeluruh dengan proses pembelian yang mudah dan harga terjangkau

“Garda Healthtech hadir dalam tiga paket perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat Dengan proses pembelian secara digital yang mudah serta harga yang terjangkau, kami harap Garda Healthtech mampu menjadi solusi perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan,” ujar Rudy Chen.

“Garda Healthtech merupakan kolaborasi dua perusahaan karya anak negeri. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami di Halodoc untuk dapat berkolaborasi dengan perusahaan asuransi yang sangat berpengalaman seperti Asuransi Astra. Semoga produk ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Jonathan Sudharta saat acara peluncuran Garda Healthtech.

Garda Healthtech merupakan tahapan baru bagi Asuransi Astra dalam memberikan peace of mind kepada pelanggan setelah sukses mengelola produk asuransi kesehatan korporasi Garda Medika selama 13 tahun lamanya.

Garda Healthtech memiliki tiga paket perlindungan: fit, classy, ultima  yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat

Pastikan #SehatmuTerlindungi bersama Garda Healthtech dari Asuransi Astra. Nikmati harga spesial Rp299.000,00 untuk perlindungan kesehatan setahun bagi pembelian polis Garda Healthtech sepanjang periode launching 29 September – 5 Oktober 2021. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di http://bit.ly/gardahealthtech.

**ass

40 Persen Proyek Disdik Selesai Dikerjakan

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah terus melakukan peninjauan ke sekolah yang mendapatkan proyek pembangunan di tahun anggaran 2021. Hal itu dilakukan mantan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) tersebut, untuk melihat secara langsung kondisi fisik yang sedang dikerjakan pihak ketiga.

“Sengaja saya berkeliling ke sekolah yang dapat bantuan. Sebelum kesini, tadi pagi juga saya sudah ke sekolah di wilayah Kecamatan Leuwiliang,” aku Juanda kepada wartawan saat meninjau proyek rehab tiga ruang kelas dan satu unit ruang perpustakaan serta satu ruang kelas baru di SDN Siliwangi Cigombong, Selasa (28/9).

Kadisdik mengungkapkan, dari hasil peninjauan ke beberapa sekolah yang mendapatkan proyek pembangunan, pelaksana atau pihak ketiga melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan perencanaan. “Seperti di SDN Siliwangi ini, kondisi bangunan perpustakaan dan ruang kelas baru yang sudah selesai pengerjaan, kualitas bangunan nya bagus dan kokoh,” ungkapnya.

Terkait jumlah proyek Disdik untuk tahun anggaran sekarang, Juanda menyatakan terdapat sebanyak 320 paket, baik itu pengerjaan pembangunan ruang kelas baru, rehab ruang kelas, perpustakaan hingga ruang guru.

Jumlah paket sebanyak itu, dinilai wajar oleh Kadisdik, Sebab, untuk sekolah dasar yang tersebar di 40 kecamatan se Kabupaten Bogor, jumlahnya sebanyak 1543 sekolah. “Walau pun paketnya banyak, tapi anggarannya kecil-kecil, hanya ratusan juta. Dan yang paling banyak untuk paket proyek SD, kalau SMP hanya beberapa saja,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini dari jumlah paket yang sudah dilelang dan sedang tahap pembangunan, hampir 40 persennya proyek yang dikerjakan pihak ketiga itu telah selesai pembangunannya. “Sisanya tinggal finishing saja, seperti rehab tiga ruang kelas SDN Siliwangi ini. Dan kalau dilihat dari batas waktu pengerjaan sampai tanggal 21 Oktober, CV. Anugrah Bunda selaku pihak ketiga yang mengerjakan proyek ini, saya yakin bisa mengerjakan tepat waktu,” paparnya.

Adapun sisa paket yang sedang atau belum dilelang di Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ), sambung Juanda, tinggal 10 persen dari jumlah keseluruhan paket Disdik. “Mudah-mudahan awal bulan Oktober, semua paket Disdik sudah selesai dilelang. Jadi masih ada waktu tiga bulan lagi pihak ketiga mengerjakan proyek tersebut,” imbuhnya.

Sementara, Kepala SDN Siliwangi,  Kurtubi mengaku gembira karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Disdik, merealisasikan pengajuan bantuan pembangunan sekolahnya. “Saya juga tidak menyangka, semua pengajuan yang kami minta direalisasikan dinas,” ujarnya.

Kurtubi menjelaskan, kondisi fisik ketiga ruang kelas yang saat ini sedang dikerjakan pihak ketiga, sudah rusak parah terutama bagian atap. Termasuk di SDN Siliwangi masih kekurangan ruang kelas dan perpustakaan.

 “Makanya, kami ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan yang dikerjakan pihak ketiga. Biar kualitas bangunannya bagus dan dikerjakan sesuai perencanaan,” tukas mantan guru di SMPN 1 Caringin itu.

**dedesuhendar

Rawan Kecelakaan, Warga Pongkor Swadaya Tambal Jalan

0

Nanggung I Jurnal Inspirasi

Warga Kampung Pongkor, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, memperbaiki jalan yang keadaannya berlubang dan rusak parah. Perbaikan jalan itu dilakukan di sepanjang jalan raya Pongkor menggunakan adukan semen dicampur pasir  dengan dana swadaya yang dihimpun dari warga melalui tokoh masyarakat dan tokoh pemuda,

“Untuk mengantisipasi kejadian kecelakaan bagi para pemotor akibat terpeleset atau terjatuh. Jalan bertambah rusak parah, maka masyarakat berkenan kerja bhakti,” ujar ketua pemuda Kampung Pongkor Fahirudin kepada wartawan, Rabu (29/9).

“Daripada nantinya tambah parah, sengaja kami melaksanakan kerja bhakti dengan cara menambal jalan,” ungkapnya lagi.

Fahirudin menambahkan, jalan yang ditambal panjangnya sekitar 2 kilometer menggunakan dana dari masyarakat dan dikerjakan oleh pemuda di tiga RW. Atas inisiatif ini, dia berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Dana dari swadaya masyarakat se-Kampung Pongkor khususnya RW 09. Kegiatan menambal jalan itu melibatkan semua pemuda di RW  07, 08 dan RW 09. Progresnya, kami berharap Pemerintah mau menambal jalan yang rusak parah ini,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua RW 09 Kampung Pongkor, Desa Cisarua Jefri menuturkan, upayanya itu untuk mencegah kejadian kecelakaan di sepanjang jalan raya Pongkor, sehingga tidak ada salahnya masyarakat berjibaku dengan kegiatan gotong-royong.

“Kami mengerjakan karena kondisi jalan kerusakannya  sudah cukup parah, lanjut dia,  semata-mata karena takut ada yang celaka dari warga yang melintas. Semoga saja setelah ada kegiatan pemerintah tidak diam dengan jalan rusak,” jelasnya.

Senada dengan ketua RW, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Pongkor Ustadz Syahidin menilai kerja bakti yang dilakukan bersama-sama itu bisa menjaga ukhuwah Islamiyah dan sangat dibutuhkan kerelaan warga untuk mau berbuat baik dengan niat membantu sesama.

“Kami minta semua warga disekitar jalan Pongkor ini untuk mau melakukan kebaikan, tidak usah menunggu komando dari manapun karena kepentingannya jelas untuk kebersamaan,” tukasnya.

**aripekon

Kandidat KNPI Cigudeg: Kaum Muda Harus Berperan Aktif dan Inovatif

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Rizki Muhamad memiliki pandangan perspektif perihal pemuda. Calon Ketua KNPI Kecamatan Cigudeg ini mengajak kaum muda membuat terobosan yang inovatif dan kreatif sesuai dengan trah kaum muda yang menggelora seperti para pendahulu yang menggelorakan semangat kemerdekaan yang kemudian diperingati setiap 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda.

“Kali ini di tahun 2021 dimasa era kemerdekaan kita semua sedang diuji oleh Covid-19. Khususnya kita kaum muda perlu mengambil peran untuk sama-sama lepas dari masa sulit sebagai pelaku utama serta berperan aktif memberi solusi yang membawa kepada arah yang lebih baik,” ujar Rizki, Rabu (29/9).

Menurutnya, solusi utama permasalahan saat ini salah satunya membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan dengan mengutamakan semangat gotong royong. Meski ditengah modernisasi,  bergotong royong  di masyarakat mesti menjadi budaya bangsa. “Perlu dilestarikan, tentu  untuk memperkuat intregrasi dan jiwa sosial di masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan semangat persatuan yang dimaksud adalah semangat melepaskan ego sentris golongan, warna maupun latar belakang. Upaya ini perlu dilakukan agar  terlepas dari masa sulit yang juga menjadi tanggung jawab para pemuda sebagai agent of change atau agen perubahan.

Sementara momentum Sumpah Pemuda pada masa lalu adalah sebagai tonggak awal merintis NKRI dengan penuh kesadaran dan semangat persatuan. Dalam pertemuan tersebut, menghasilkan tiga isi Sumpah Pemuda yaitu Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

**aripekon