28 C
Bogor
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1126

Popkab Mini 2021 Gelar 8 Cabang Olahraga

0

Trian Turangga : Pesertanya Siswa SMP

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor, Trian Turangga menggelar rapat bersama delapan koordinator cabang olahraga dan pelatih yang ada di Bapopsi Kabupaten Bogor.

Rapat tersebut, kata Trian, merupakan rangkaian dari persiapan sebelum pelaksanaan Popkab Mini  2021 yang akan jadi program atau event  Bapopsi Kabupaten Bogor ditahun ini.

“Ada  Delapan  cabor yang bakal dipertandingkan pada Popkab Mini tahun 2021, yakni pencak silat, bulutangkis, karate, tenis lapangan, senam, panahan, dan catur,” ujar Trian Turangga, disela-sela rapat persiapan Popkab Mini 2021, di ruang rapat Dispora, Kamis, 30  September 2021

Ia menjelaskan, pelaksanaan Popkab kali ini, berbeda dari Popkab sebelumnya, karena hanya akan mempertandingkan Delapan cabang olahraga. Mengingat kondisi Pandemi COVID-19, sehingga semua harus diperhatikan, namun tidak juga harus mengabaikan prestasi dari para atlet pelajar yang ada di Kabupaten Bogor. Maka dari itu Popkab digelar untuk pelajar SMP dengan mempertandingkan delapan  cabor.

“Pelajar yang ikut dalam Popkab nanti, adalah pelajar yang sudah di vaksin dua kali. Karena kita juga harus mempertimbangkan hal-hal lainnya dimasa pandemi COVID-19,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Bapopsi Kabupaten Bogor, Rony Kusmaya, menambahkan, peserta yang akan ambil bagian pada Popkab Mini 2021 nanti, merupakan atlet-atlet pelajar yang memang belum memiliki prestasi olahraga. Karena rangkaian dari event ini sifatnya untuk mencari potensi-potensi atlet lokal yang nantinya siap dibina dibawah naungan Bapopsi.

“Tujuan kita membina, maka dari itu pelajar yang ambil dalam Popkab nanti merupakan pelajar yang memang belum berprestasi,” kata Rony Kusmaya.

**as.pangrango

Tedi Kurniawan: Nanti Dibahas Sama Pak Dirut

0

Direksi Baru Otomatis  Nahkoda Cabor Sepeda

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Bupati Ade Yasin,  secara resmi  melantik  tiga Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau PDAM  Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor  periode 2021-2026  di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah (Setda), Cibinong, Kamis 30 September 2021.

Direksi Perumda “ Gudang Cai “ Kabupaten Bogor yang telah dilantik secara resmi oleh Bupati Bogor  sekaligus akan jadi pengurus ISSI Kabupaten Bogor  atau  induk olahraga sepeda yang ada  di Kabupaten Bogor.

Secara Ex Officio  selama ini direksi  Perumda  Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor selalu jadi ketua atau dan pengurus Pengcab ISSI Kabupaten Bogor.

Apalagi  kepengurusan ISSI Kabupaten Bogor selama ini sudah habis sejak tanggal 5 September 2021 lalu   

Tiga direksi  Perumda  Air Minum Tirta Kahuripan yang dilantik  Bupati Bogor diantaranya, Juliansyah Anwar  (  Direktur  Utama ), Abdul Somad ( Direktur  Umum )  dan Tedi Kurniawan ( Direktur Operasional)

“ Selama ini sudah ada tradisi atau  ex officio  jika ada direksi  Perumda Air Minum Tirta Kahuripan atau PDAM secara langsung jadi Ketua Umum dan pengurus cabor ISSI kabupaten Bogor,” ujar Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin.

Junsam berharap, kepengurusan ISSI Kabupaten Bogor yang baru akan lebih maju dibawah  direksi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor periode 2021-2026.

Mudah mudahan, kata Junsam,  pasca pelantikan jajaran direksi Perumda  Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, pihaknya bisa segera membahas soal kepengurusan  jajaran ISSI Kabupaten Bogor yang baru.

Sementara itu, Tedi Kurniawan, Direktur Operasional Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengatakan,  terkait masalah kepengurusan ISSI Kabupaten Bogor  nanti akan dibahas sama  antara  jajaran direksi  dengan internal  pengurus ISSI Kabupaten Bogor.

“ Saat ini kami baru pelantikan direksi, Insya Allah kami di jajaran direksi  akan membahas soal struktur di ISSI Kabupaten  Bogor,” tegas Tedi Kurniawan.   

Pada pelaksanaan   Porda Jabar 2018 di Cibinong  Tim Sepeda Kabupaten Bogor berhasil  mendulang 9 emas, 7 perak dan 3 perunggu.   

Dalam kesempatan yang sama, Tatang Iskandar, salah satu pengurus ISSI Kabupaten Bogor optimis  ISSI kabupaten  Bogor akan kembali  Berjaya di  Porprov XIX Jabar  2022 .

“ Pengurus , pelatih dan atlet sepeda binaan ISSI Kabupaten Bogor  bertekad memberikan yang terbaik  bagi  Kontingen Kabupaten Bogor di Porprov XIV Jabar 2022.

**as.pangrango

GM FKPPI Kasih Pelajar Masker

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Mempringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43, Generasi Muda Forum Komunikasi Purnawirawan TNI/Polri (GM FKPPI) bagikan ribuan masker, Cibinong, Kamis (30/9).

Malahayati GM FKPPI Pusat, Dita Prastiaty mengatakan, pihaknya membagikan puluhan ribu masker yang disebar ke seluruh penjuru Republik Indonesia (RI).

“43 ribu masker dari BNPB dibagikan ke seluruh Indonesia. Untuk di Kabupaten Bogor itu ada 6000 masker,” ujar Dita kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Ia menerangkan, aksi peduli terhadap sesama guna memerangi Covid-19 tersebut jadi bagian dalam rangkaian peringatan HUT GM FKPPI untuk negeri.

“Ini salah satu rangkaian HUT kami dan ikut dalam menanggulangi atau memcegah penyebaran Covid-19 yang sudah melanda negeri ini selama dua tahun belakangan,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya mendorong semua elemen untuk berperan aktif bersama pemerintah dalam mengakhiri pandemi di Ibu Pertiwi.

“Ikut andil kami dalam menanggulangi Covod-19 ini bukan kali pertama. Mari semua bahu membahu bersama pemerintah, tidak ada kata terlambat dalam penanggulangan dan pencegahan Covid-19. Berbuat secepatnya lebih baik daripada tidak sama sekali,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua GM FKPPI Cabang Kabupaten Bogor, Hirja Rosis memaparkan, ribuan masker dari BNPB yang disalurkan oleh pengurus pusat tersebut dibagikan kepada pelajar.

“6000 masker untuk Cabang Kabupaten Bogor itu kami bagikan untuk beberapa sekolah yang ada di wilayah Cibinong dan Sukaraja. Sasaran pelajar, karena Kabupaten Bogor sudah menjalankan belajar tatap muka. Mudah-mudahan langkah kami ini bisa melindungi para generasi penerus bangsa itu dari Covid-19,” papar Rosis.

**noverando.h

Kontraktor NS Datangi Polres Tanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Pemerasan Kades

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Kontraktor berinisial NS, korban pemerasan yang diduga dilakukan oleh DH selaku Kepala Desa (Kades) Cicadas, Gunung Putri, mendatangi Mapolres Bogor, Kamis (30/9/21), menanyakan kelanjutan kasus yang sudah dilaporkan pada Maret 2021 lalu.

Menurut NS, sampai saat ini kejelasan terkait kasus yang menimpanya itu belum juga ada kejelasan. Untuk itu, dirinya mendatangi kembali Polres Bogor agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas perbuatan Kades Cicadas yang sudah merugikan dirinya.

“Ini kan kasus sudah lama juga tapi belum ada tindaklanjutnya dari pihak kepolisian. Makannya saya datang untuk menanyakan sejauh mana penanganan kasus pemerasan yang saya alami,” kata NS di halaman Polres Bogor.

NS menjelaskan, saat menemui pihak kepolisian yang menangani pelaporan kasusnya tersebut, dia memohon agar proses penanganannya segera diselesaikan. “Tadi waktu ke pihak penyidik katanya sedang diluar, namun saya sudah memohon agar kasusnya segera ditangani,” tukasnya.

Sebelumnya, kasus dugaan pemerasan terhadapnya bermula saat diberhentikan proyeknya secara sepihak oleh HD selaku Kepala Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dengan alasan tidak jelas atau tidak berdasarkan pada hukum.

Surat Perintah Kerja (SPK) No. 001 / SSTL / 0620 antara PT Starsurya Tatalestari, dengan NS telah memerintahkan NS untuk melakukan cut and fill di atas tanah seluas kurang lebih 4 hektare.

Penuturan NS, saat melangsungkan pekerjaannya, didatangi oleh DH selaku Kepala Desa Cicadas dengan maksud meminta uang koordinasi persetujuan lingkungan kepada NS sebesar Rp 175 juta. Hal itu bisa diliat dari kuitansi yang dibuat pada tanggal 13 Juli 2020, antara NS selaku yang menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta kepada DH.

Lalu sisanya diberikan kembali pada 8 Agustus 2020, dan sisanya lagi melalui transfer yang apabila ditotalkan sebesar Rp 175 juta. Tidak sampai disitu, dari pengakuan NS, ternyata DH ini meminta uang koordinasi tersebut dengan cara dipatok sebesar Rp 600 juta, sehingga NS sangat terpaksa.

Kuasa hukum NS, R. Anggi Triana Ismail dari Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners, menyampaikan bahwa perbuatan DH selaku kepala desa sangat tercela atau tidak mencerminkan sebagai sosok teladan. Dalam statusnya sebagai penyelenggara negara sebagaimana UU No. 06 Tahun 2014 tentang desa.

Berdasarkan hal-hal diatas, pihaknya selaku tim kuasa hukum NS telah melaporkan DH ke Polres Bogor atas dugaan tindak pidana pemerasan sebagaimana Pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana 9 Tahun penjara. Laporan tersebut telah diterima berdasarkan Laporan Polisi No. STBL / B / 331 / III / 2021 / JBR / RES BGR, tertanggal 08 Maret 2021.

“Kami pun tak hanya melakukan langkah hukum laporan kepolisian saja, kami akan adukan juga perbuatan DH ini yang menyandang status sebagai Kepala Desa Cicadas ke Inspektorat Bogor dan Bupati Bogor. Karena NS diduga diperas oleh DH, kami menindak oknum pemerintahan desa sebagai penyelenggara negara telah melakukan perbuatan melawan hokum,” ujarnya.

Menurutnya, kalau ini dibiarkan begitu saja, korban-korban yang yang tidak berdosa akan terus bermunculan. “Orang-orang yang berpotensi untuk membangun wilayahnya akan terganggu dengan kelakuan oknum penyelenggara negara semacam ini. Minggu depan kami akan layangkan surat aduan tersebut,” tandasnya.

**naynur’ain

Jalur Hijau Dipakai Akses Jalan PSU, Ini Kata Achmad Fathoni

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Ramainya persoalan jalur menuju PSU yang diserahkan oleh PT Ferry Sounevile masih jadi bahan perbincangan hangat dan PR tersendiri untuk Pemerintah Kabupaten Bogor, pasca melihat saluran irigasi GBJ beberapa waktu lalu, Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni turut memperhatikan akses jalan menuju PSU.

Achmad Fathoni

Fathoni meminta semua pihak untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, dan seharusnya mengikuti site plant yang diajukan saat itu kepada Pemkab Bogor, jika pemakaian jalur hijau yang dimaksud saat ini hanya bersifat sementara, maka dinas dan PT FS untuk segela menyiapkan jalur resmi sesuai site plant.

“Mestinya siteplant yang sudah disahkan oleh Pemda didasarkan pada legalitas kepemilikan tanah yang sah oleh perusahaan,” jelas politisi PKS ini kepada Jurnal Bogor, Kamis (30/9).

Menurutnya, harusnya tidak ada lagi sengketa atas tanah – tanah yang masuk kedalam siteplant yang sudah diajukan PT FS kepada Pemda. Dia pun heran dan memang harus kembali dirapatkan antara DPKPP dan Komisi 3 karena hal ini harus menjadi evaluasi lagi untuk Pemda dalam penyerahan PSU yang diberikan oleh perusahaan kepada Pemda.

“Permintaan untuk mengikuti aturan dan site plant sudah saya sampaikan langsung ke Kabid Pertanahan DPKPP saat rapat pembahasan dan evaluasi komisi 3 dengan DPKPP beberapa waktu lalu,” jelas Fathoni.

Terpisah, Heri AS pengamat tata ruang menyampaikan dalam hal ini ada pihak yang tidak terbuka dan harus didalami lebih dalam lagi ,mengingat siteplant yang sudah diserahkan oleh perusahaan tiba-tiba bisa berubah. Dia pun mempertanyakan sistem pengawasannya seperti apa yang dilakukan oleh Pemda.

” Aneh bin ajaib sebetulnya, jika si pemberi PSU bingung akan jalan menuju PSU tersebut, apalagi sampai harus menggunakan jalur hijau yang bukan semestinya dan diluar site plant, berarti tanah yang diserahkan ke Pemda itu belum matang, kok bisa Pemda sudah menerima tanah tersebut harusnya dikroscek lebih detail lagi,” cetus Heri.

Dia berpendapat, ini bukan lagi persoalan kecil tapi melainkan sudah menjadi persoalan yang cukup besar sehingga diharapkan ada tim khusus yang mendalami persoalan PT FS ini  dan sudah seharusnya pusat untuk turun tangan karena besar kemungkinan ada campur tangan mafia tanah didalamnya.

“Saya berharap sih Pemda jangan tutup mata apalagi memaklumi , persoalan ini harus dibongkar dan ditangkap mafianya,” pungkas Heri AS.

**naynur’ain

Puluhan ODGJ di Nanggung Divaksin Covid

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) binaan Yayasan Bina Tauhid Darul Miftahudin, Nanggung, Kabupaten Bogor divaksin Covid-19. Perlu kesabaran tinggi dari para petugas saat membujuk ODGJ saat pelaksanaan vaksinasi.

“Alhamdulillah, berkat kepedulian petugas kesehatan khususnya dari Puskesmas Nanggung, vaksinasi ini berjalan dengan baik,” ujar Ketua Yayasan Darul Miftahudin, Ropiudin Sukarta Dirdja disela-sela kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman yayasannya tersebut, Kamis (30/9).

Sebanyak 58 warga binaan divaksin Sinovac dosis pertama sedangkan 12 lainnya diberikan vaksin Sinopharm untuk dosis kedua. Sementara total warga binaan yang ada, baik yang memiliki identitas maupun Orang Terlantar (OT) saat ini berjumlah 174 orang.

Menurut Ropiudin, upaya ini merupakan jemput bola Puskesmas Nanggung setelah sebelumnya beberapa warga binaannya mengikuti vaksinasi di tempat lain. Pihaknya pun mendukung meskipun di awal timbul pro dan kontrak mengenai program vaksinasi ODGJ.

Meski demikian, pihaknya menaruh harapan, pemerintah pusat maupun daerah terutama instansi yang terhubung dengan yayasannya memberikan dukungan balik. “Mohon dukungan baik fisik maupun secara moral dan sebagainya,” ucap Ropiudin.

Pasalnya, Yayasan Darul Miftahudin yang juga disebut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Desa Hambaro, Nanggung ini, telah melebihi kapasitas dari segi fasilitas. Yang seharusnya ruangan yang ada menampung 100 warga binaan, saat ini telah mencapai 174 orang. Artinya ini menjadi tantangan untuk kami dan untuk pemerintah daerah juga,” tandas Ropiudin.

** aripekon

Doakan Korban G30S PKI, Pemdes Cibuntu Heningkan Cipta Saat Musrembangdes

0

Ciampea l Jurnal Inspirasi

Untuk mengenang sejarah yang pernah terjadi pada 30 September yang disebut tragedi G30SPKI, Pemerintah Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor bersama perangkat RT/RW dan BPD

mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang dan mendokan para pahlawan korban G30S PKI saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Desa Cibuntu.

“Mari kita mengheningkan cipta sejak, sekaligus mendoakan para pahlawan kita, semoga mereka berada di tempat terbaik di alam sana, ” ujar Sekcam Ciampea Yudhi, Kamis (30/9).

Yudhi mengatakan pada 30 September 1965 merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia sehingga untuk mengenang jasa para pahlawan, pemerintah memberikan himbauan ke Pemerintah Desa untuk mengheningkan cipta setiap tanggal 30 September.

“Kita berharap di tahun sekarang dan seterusnya. Segala tantangan ancaman dan hambatan yang merugikan NKRI tidak terjadi,” harapnya.

Sementara hasil musrembang di Desa Cibuntu kata Yudi, merupakan usulan prioritas dari perangkat wilayah. Nantinya, usulan tersebut dimasukan ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022. 

“Ketika ada usulan warga dan bukan kewenangan desa, nantinya masuk ke Musrembang Kecamatan. Saat Musrembang tingkat kecamatan, setiap usulan desa nanti  dimasukkan ke Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, dan Pengelolaan Keuangan Terpadu (Simral) Kabupaten,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibuntu, Ahmad Yani mengungkapka,n meski telah lama berlalu, tragedi G30S/ PKI selalu diingat oleh masyarakat. Ada berbagai cara yang dilakukan masyarakat guna memperingati peristiwa ini. Mulai dari nonton di TV film G30S/PKI, mengheningkan cipta sejenak dan mendoakan  para  pahlawan yang gugur.

“Kita berharap di momentum ini, Bangsa Indonesia semakin kompak dan tidak mudah terpecah belah,” tandasnya.

Sedangkan untuk Musrembang tingkat Desa, sambung Ahmad Yani. Peningkatan infrastruktur di Desa masih menjadi primadona. Salah satunya, pembangunan Irgasi Saimun yang sudah tiga tahun rusak dan di keluhkan  para petani di Desa Cibuntu.

“Kita berharap yang menjadi usulan prioritas warga bisa terealisasi salah satunya pembangunan Irigasi Saimun,” pintanya. 

**aripekon

Tak Kunjung Dibangun, Kepsek SDN Parigi Kembali Ajukan RKB

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Kepala sekolah  SDN Parigi, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor Juju Juhairiyah kembali mengusulkan pembangunan ruang belajar melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes). Pasalnya, ruang kelas baru dibutuhkan karena sudah usang dan cukup mengkhawatirkan.

“Untuk disegerakan adanya pembangunan ruang belajar mengajar bagi para siswa. 10 lokal  rusak berat terutama di bagian plafon dan bangunan lainnya seperti lantai sudah rusak dan hancur,” ujar Juju Juhairiyah, kemarin.

Juju menjelaskan, sudah pernah mengusulkan sampai ke tingkat Dinas Pendidikan melalui Kecamatan Nanggung tapi hingga sekarang tak kunjung dibangun. “Di SDN kami ada 15 lokal dan 10 ruang yang mengkhawatirkan terutama juga ada 2 ruang yang dinyatakan membahayakan karena  gedung sekolah keadaannya rusak berat,” jelasnya.

Juju berharap, usulannya segera dilaksanakan agar siswa-siswi nyaman saat belajar dan tidak merasa khwatir. “Kami harap perbaikan itu segera dilaksanakan karena menyangkut siswa juga, khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Cisarua H Ipit  Idris merencanakan pengerjaan pembangunan SDN Parigi dan sudah tercantum pada list  pembangunan tahun 2020 lalu. Waktu itu SDN Parigi telah masuk list pemabangunan gedung kelas baru.

“Bukan hanya SDN Parigi, begitu juga untuk pembangunan SDN Sidamulya dan perbaikan Jalan Lingkar Curugbitung Cihiris Cisarua 2020 lalu sudah masuk perencanaan pembangunan. Namun tidak ada informasi lanjutan list perencanaan pembangunan itu dan tak tahu dialihkanya kemana?,” kata Kades.

“Sekali lagi kami sampaikan tahun 2021 kami minta gedung sekolah dan insfrastruktur untuk segera dibangun,” pungkasnya.

**aripekon

Belajar Standar Internasional Melayani, Pegawai PPMKP Bertolak Ke Bali

0


Bogor | Jurnal Inspirasi

Sumberdaya manusia merupakan salah satu elemen penting dalam kinerja sebuah lembaga, karenanya, memastikan sumberdaya yang profesional dan berorientasi pada profesionalisme dan produktifitas kinerja sangatlah penting.

Menyadari hal tersebut Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi-Bogor , memboyong pegawainya ke Bali untuk mengikuti Pemantapan dan Pengembangan Profesionalisme di bidang pelayanan publik. Pemberangkatan terbagi atas dua gelombang, mulai 28 September s.d 2 Oktober 2021 gelombang I dan gelombang II, 5 – 9 Oktober 2021.

Kepala PPMKP Yusral Tahir menuturkan, pemantapan dan pengembangan profesionalisme ini merupakan penghargaan dan apresiasi atas loyalitas seluruh pegawai. Di Bali kata Yusral, pegawai akan belajar standardisasi melayani tamu internasional dengan mengikuti materi dan pembelajaran dari narasumber yang terdiri dari praktisi dan profesional di bidangnya.

Materi yang disampaikan terkait manajemen pelayanan publik, pelayanan prima, inovasi pelatihan dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Tak hanya didalam kelas, mereka diharapkan belajar dari melihat dan berinteraksi disetiap titik lokasi yang disinggahi selama perjalanan dan menerapkannya dalam menjalankan tugas di PPMKP. Merekapun diajak rekreasi ke berbagai lokasi wisata di Pulau Dewata tersebut.

“Beberapa kali kegiatan kami lakukan dan tahun ini ke Bali. Kenapa? karena kami ingin para pegawai belajar standardisasi melayani tamu internasional , lebih banyak mengenal objek wisata di Bali dan untuk lebih mencintai keindahan alam dan budaya Indonesia, “ ucap Yusral.

Ia menambahkan para pegawai sudah memberikan kontribusi yang sangat baik bagi kinerja lembaga, Yusral Tahir berharap para pegawai menikmati kegiatan ini dan termotivasi untuk lebih produktif dan semangat dalam bekerja dengan pelayanan yang lebih baik lagi serta meningkatkan rasa kebersamaan sebagai sesama anggota tim PPMKP.

“Jangan lupa disana selalu menjaga kekompakan tim, rasa peduli kepada teman. Jika ada teman yang belum masuk rombongan ditunggu jangan ditinggal. Dan yang tak kalah penting tetap jaga prokes, agar berangkat sehat pulang lebih sehat, “ pesan Yusral saat melepas tim gelombang I, di PPMKP, Selasa (28/09/2021).

Seperti diketahui Kementerian Pertanian terus bergerak untuk meningkatkan kapasitas SDM pertanian. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa saat ini Indonesia memasuki era 4.0, menuju kearah maju, mandiri dan modern.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi pun ambil suara dalam hal ini. Dedi mengatakan, kunci keberhasilan sebuah negara diawali dengan pembangunan SDM.

“KKuncinya adalah pembangunan SDM-nya. Baik pendidikannya, pelatihannya. SDM adalah pengungkit produktivitas di sektor pertanian, “ ucapnya.

**Regi/PPMKP

Ayat Supriatna Sabet Emas Kedua Untuk Jabar di PON XX Papua 2021

0

Sentani | Jurnal Bogor

Prestasi raihan medali emas kembali dipersembahkan atlet cabang Gantole Kabupaten Bogor, Ayat Supriatna kepada Kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Kali ini Ayat Supriatna, sukses menyumbangkan lagi satu medali emas untuk Jawa Barat, dari kategori Ketepatan Mendarat (KTM) Kelas A beregu, bersama rekan satu timnya, yakni Riko Baihudin Saputra.

Ayat dan Riko berhasil menyelesaikan delapan sorty dengan raihan total 3938 (R1 363, R2 1579, R3 550, R4 217, R5 263, R6 530, R7 1471, R8 544). Sementara pedium kedua ditempati atlet Sumatera Barat atas nama Rijajul Fathani dan Khaidir Anas, dengan total 5645 (R1 418, R2 851, R3 692, R4 297, R5 2261, R6 830, R7 1234, R8 1423, sedangkan podium ketiga diraih atlet Banten atas nama Aji Enoh dan TB Husni Mubarak dengan total 7484 (R1 3062, R2 975, R3 500, R4 494, R5 3546, R6 1118, R7 990, R8 354).

Dengan capaian tersebut, tim gantole Jawa Barat sukses mempersembahkan dua medali emas, satu di antaranya dipersembahkan Ayat Supriatna dari kategori KTM Kelas A perorangan, dan satu medali emas lagi juga dipersembahkan Ayat bersama rekan satu timnya Riko dari KTM Kelas A beregu.

Manajer tim Gantole Jawa Barat, yang sekaligus Ketua Umum Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi mengaku puas atas pencapaian dua medali emas dari kategori KTM Kelas A perorangan putra, dan KTM Kelaa A beregu.

“Capaian dua medali emas ini, sudah memenuhi target yang kita targetkan untuk cabang gantole, dan hasilnya atlet-atlet kami mampu menyujudkan target tersebut di ajang PON 2021 kali ini,” kata Wawan Hikal Kurdi, Rabu (29/9/2021).

Pria yang akrab disapa Wanhai ini menjelaskan, capaian dua medali emas tersebut, buah dari kerja keras tim. Sehingga cabang gantole Jawa Barat mampu mewujudkan target yang telah ditetapkan sebelum pertandingan cabang gantole PON 2021 digelar di kawasan Bandara Sentani, Papua.

“Ini adalah kontribusi kami dari cabang gantole kepada Jawa Barat. Mudah-mudahan raihan medali emas ini bisa ditambah oleh atlet-atlet lainnya yang akan bertanding untuk Jawa Barat di pentas olahraga empat tahunan tersebut,” pungkasnya.

**as.pangrango