29.6 C
Bogor
Thursday, May 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 921

Wakil Rakyat Ini Bukber Sambil Santuni Anak Yatim, Dhuafa dan Guru Ngaji

0

Pamijahan | Jurnal Bogor

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana menggelar buka puasa bersama (bukber) dan menyantuni anak yatim,  duafa dan guru ngaji di Kecamatan Pamijahan, kemarin.

Ruhiyat menyebut, bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan.

Tidak sedikit khususnya umat muslim selalu mengisi kegiatan kegiatan yang positif untuk memaksimalkan ibadah di bulan yang penuh dengan keutamaan ini.

Sehingga sangat pentingnya menjaga kesadaran dan kebersamaan terkhusus di bulan Ramadan seperti sekarang ini.

“Alhamdulillah, pada Ramadhan kali ini masih bisa merasakan begitu banyak nikmat yang Allah berikan. Salah satunya adalah nikmat bisa bersama dengan orang-orang baik. Tentunya hal ini harus dimaksimalkan agar kemudian kebersamaan ini bisa memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat luas,” ujar pria yang biasa disapa Kang RS.

Ia juga menuturkan, demi memaksimalkan bulan yang penuh dengan keberkahan harus saling bahu-membahu agar apa yang diikhtiarkan bisa lebih maksimal.

“Selain acara haul ayahanda yang pertama, Alhamdulillah hari ini juga bisa bersilaturahmi dengan para kiai, ulama, dan santri yang ada di Lembaga Rumah Santri. Tentunya kegiatan ini juga merupakan ikhtiar kami untuk bagaimana kemudian bisa lebih menguatkan lagi lembaga Rumah Santri sebagai salah satu wadah untuk memaksimalkan peranan kyai, ulama, dan para santri bagi masyarakat luas” tambah pria yang juga sebagai sekretaris Rumah Santri.

** Andres

Gandeng Perdanaria Indonesia, Kecamatan Ciomas Genjot Target Akselerasi Vaksinasi

0

Ciomas | Jurnal Bogor

Dorong percepatan vaksinasi di Kecamatan Ciomas, Muspika Kecamatan Ciomas mengelar rapat koordinasi percepatan vaksinasi booster di aula Kantor Kecamatan.

Turut hadir dalam rapat koordinasi ini Direktur Perdanaria Indonesia Dedi NST, Kasi Trantib Kecamatan Ciomas Gultom, Kepala Puskesmas Laladon, serta perwakilan dari Kepala Desa Kota Batu.

Di Kecamatan ada  empat puskesmas, dalam satu puskesmas ada dua gerai vaksin.  Seperti digerai Posyandu, Mako Polsek, halaman kantor Kecamatan Ciomas dan lapangan Sakura Kota Batu.

Camat Ciomas Chairuka mengatakan  untuk mendorong percepatan vaksinasi booster selama Ramadhan, pihak Kecamatan bersama semua tenaga kesehatan  terus mengenjot  pelaksanaan vaksinasi.

“Rapat koordinasi tujuannya  percepatan vaksinasi booster. Dalam rangka memenuhi pencapaian vaksinasi di bulan Ramadhan,  menjelang lebaran akan melakukan mudik, maka dari itu kita cicil dari sekarang bagi masyarakat yang akan divaksin. Dalam sehari ada 500 orang yang disuntik,” ujarnya.

Ia menambah adanya Gebyar Akselerasi Vaksinasi oleh Perdanaria  Indonesia tentunya sangat berdampak ke peningkatan jumlah vaksinasi yang ada di Kecamatan Ciomas.  Walaupun kondisi Covid 19 sudah landai, tentunya masyarakat Kecamatan Ciomas jangan lengah dan tetap menerapkan proses yang ketat agar terhindar dari Covid 19.

“Jelang Lebaran, kita  berharap semua warga Kecamatan Ciomas sudah semuanya disuntik vaksin. Tetap menerapkan Prokes yang ketat,” tukasnya.

** Asep Syahmid

RSUD Cileungsi Bagikan Ratusan Takjil

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi membagikan takjil gratis selama bulan Ramadhan di Masjid RSUD dan membagikan 200 takjil selama 5 hari kepada pengguna jalan yang melintas.

Kepala Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Dian Dewi Anggraini mengatakan, kegiatan berbagi takjil ini untuk berbagi rezeki kepada masyarakat. Kali ini adalah hari ke-3 berbagi dan membagikan mulai pukul 15.00 hingga 16.00 WIB

” Ini merupakan pembagian takjil hari ke-3,  kegiatannya berbagi takjil gratis dari RSUD Cileungsi terhadap pengguna jalan. Sebenernya pembagian takjil gratis ini memang setiap hari dibagikan di Masjid RSUD Cileungsi ini di selama bulan Ramadhan yang disediakan bagi keluarga pasien,” papar Dian kepada Jurnal Bogor, Selasa (19/04/2022).

Menurutnya, sekarang ini yang dilakukan memang tambahan takjil gratis dan pembagian di Masjid RSUD tetap dilakukan.

“Takjil dibagikan berupa snack, nasi kotak dan teh botol untuk berbuka puasa. Pembagian dari hari pertama 200 nasi bungkus dan sekarang hanya 150 bungkus,” jelas Dian.

Ia pun berharap dengan berbagi takjil ini masyarakat bisa merasakan rezeki yang diterima RSUD Cileungsi.

“Mudah-mudahan dengan berbagi ini masyarakat bisa merasakan rezeki bersama RSUD Cileungsi, dan RSUD Cileungsi melayani di bidang kesehatan bagian di wilayab Bogor bagian timur ini dan terus meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu

Forum Al-Istiqomah Leuwinutug Gelar Santunan, Bukber dan Tarling

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Di bulan yang suci dan penuh berkah, Pemerintah Desa Leuwinutug bersama para ulama desa yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Al-Istiqomah mengadakan acara santunan yatim dan dhuafa, sekaligus buka puasa bersama (bukber)  dan tarawih keliling (tarling) bersama dengan Muspika Kecamatan Citeureup di Masjid Al-Ikhlas, Minggu (17/04/22).

Kades Leuwinutug Deden Saepul Hamdi, S.Ip menyebutkan bahwa kegiatan tersebut digagas oleh Pemdes, lembaga dan para ulama yang bersatu dalam Gerakan Peduli Sodakoh (GPS).

“Saat ini sudah menginjak episode ke-4 GPS berjalan. Adapun donasi tersebut berasal dari aparatur Pemerintahan Desa,  para ulama, warga dan ada pula dari luaran desa yang turut serta ikut peduli terhadap yatim dan dhuafa,” jelas Kang Denz biasa disapa, Selasa (19/04/22).

Kang Denz menyebutkan saat ini terkumpul sebanyak 1.258 paket dari dermawan yang peduli yang disalurkan untuk yatim dan dhuafa. Dalam kesempatan tersebut Camat Citeureup Dr. Ridwan Said.S.STP. M. Si menyambut baik akan kegiatan tersebut dan turut ikut serta memberikan donasi untuk yatim dan dhuafa.

Terpisah, Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas Ustaz. U. Nazmudin mengucapkan terima kasih atas kegiatan GPS dan pengajian Al-Istiqomah yang datang ke wilayahnya. Selain bentuk kepedulian, kegiatan ini mempererat silaturahmi.

“Saya ucapkan terimakasih atas kepeduliannya, sehingga kegiatan santunan ini selain berbagi juga bisa menjalin silaturahmi,” papar U.Nazmudin

Hal senada disampaikan, Ketua Forum Al-Istiqomah KH. Pepen Ruspendi yang sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Darul Fikri, bahwasannya bentuk kepedulian ulama dan tokoh sangat berperan penting untuk memajukan desa, baik di bidang pembangunan maupun bidang pembinaan.

“Semoga lebih banyak masyarakat ikut peduli terhadap sesama demi tercapai dan terciptanya ‘Leuwinutug Ngahiji’. Saya berpesan agar nilai – nilai yang dibangun saat ini bisa lebih maju dan tidak dinodai oleh hal – hal yang dapat memecah belah kebersamaan, karena mempertahankan lebih sulit dari pada membangun,” pungkasnya.

Sementara kegiatan santunan yatim dan dhuafa disertai bukber dan tarling tersebut turut diisi tausyiah siraman rohani dari Ketua MUI Kecamatan Citeureup dan Kepala KUA Kecamatan Citeureup, dan Ketua MUI Desa Leuwinutug KH. U. Sihabudin Bakri.

** Nay Nur’ain

Camat Cigudeg Sidak Persuasif Terhadap Pedagang Makanan

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Sejumlah pedagang makanan yang nekat berjualan pada siang hari pada bulan Ramadhan disidak persuasif oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Cigudeg, Kabupaten Bogor, Selasa (19/04).

Camat Cigudeg Pardi menyatakan, sidak tersebut merupakan evaluasi terkait surat yang disepakati bersama Forkompimcam Cigudeg.

“Saat ini kita melakukan sidak dengan maksud dan tujuan mensosialisasikan surat yang pernah kita buat sekaligus melakukan evaluasi terhadap surat edaran yang sudah ditandatangani bersama KUA, MUI, Kepolisian, Koramil maupun camat sendiri,” ungkapnya.

Ia menuturkan, terkait beberapa pedagang yang ditemukan nekat beroperasi pada waktu siang hari, pihaknya belum terpikirkan untuk melakukan sebuah sanksi tegas terkait hal tersebut.

Sebab kata dia, kalau pun ada sanksi atau tindakan-tindakan yang berbau anarkis itu tidak akan menyelesaikan masalah.

“Iya setelah sidak ternyata ada yang patuh ada yang tidak, untuk yang belum patuh kita lakukan pendekatan persuasif secara kekeluargaan, dimana pedagang tersebut kita ajak diskusi tentang peraturan pemerintah, tentang hukum agama terkait menghargai orang yang berpuasa,” ujar dia.

Jadi kata dia, untuk seluruh masyarakat khususnya para pedagang makanan dan minuman agar senantiasa menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan.

“Walaupun tidak menghargai Camat ya hargailah bulan puasa, kalaupun tidak menghargai bulan puasa hargai yang menciptakan kita,” tegasnya.

Sementara itu salah satu pedagang, Adul bukan nama sebenarnya, mengaku merasa malu dan menyadari kesalahannya, meskipun dirinya berkilah bahwa hal itu dilakukan lantaran tuntutan ekonomi menjelang hari raya Idul Fitri.

“Ya mau gimana lagi kang sisi lain mau lebaran butuh ini butuh itu, kalo kita buka sore kita tidak ada pemasukan buat Lebaran,”pungkasnya.

** Andres

BLT di Nanggung Dibarengi Suntik Vaksin

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng dan Bantuan Pangan Sosial (BPS) tahun 2022 untuk 11 desa di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dibarengi dengan suntik vaksin Covid-19 dosis satu, dua dan booster.

Kepala Sektor (Kapolsek) Nanggung AKP Budi Santoso menyatakan, untuk menjaga kondusivitas pelaksanaan penyaluran bantuan dari pemerintah maupun vaksinasi terhadap warga, pihaknya langsung meninjau ke setiap desa.

Kapolsek didampingi Kanit Pol PP memberikan imbauan kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tetap mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19.

“Kita langsung turun ke setiap desa dalam pembagian subsidi minyak goreng dan BPS, sementara masih kondusif alhamdulillah,” ujarnya saat dihubungi Jurnal Bogor, Selasa (19/04).

Menurut dia, di bulan suci Ramadhan pihaknya sudah melakukan upaya untuk memenuhi target vaksinasi meski tidak memaksakan kepada masyarakat.

“Untuk pencapaian vaksin dosis ke satu, dua dan booster di Kecamatan Nanggung, sementara untuk dosis ke satu sudah hampir 92 persen kemudian untuk dosis ke dua 75 persen dan dosis booster baru sekitar 13 persen,” paparnya.

Ia menuturkan, bahwa sesuai dengan keterangan dari fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) vaksinasi Covid-19 tidak termasuk membatalkan dari puasa. Karena intramuskular injeksi ke dalam otot tubuh “Jadi jangan takut vaksin seusai dengan fatwa MUI tidak membatalkan puasa,” ujarnya.

Dia berharap dengan diberikannya bantuan oleh pemerintah para KPM bisa lebih mandiri. “Apa yang diberikan pemerintah bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Jangan dihambur-hamburkan,” kata dia.

Program yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia itu difasilitasi masing-masing Pemerintah Desa (Pemdes) di Kecamatan Nanggung disambut antusias oleh KPM.

Bahkan, calon penerima bantuan itu datang sejak pagi untuk mendapatkan antrean yang lebih awal, menghindari antrean panjang.

** Andres

Disebut Sudah “Beres”, Cecep Imam Nagarasid Murka dan Akan Turun Langsung ke Lapangan

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Terkait galian clay ilegal yang berada di Kampung Leuwi Jati, Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor yang disebut telah ‘beres’ dengan TST (Tau Sama Tau), Kasat Pol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagrasaid murka perihal statement pengelola yang mengatakan sudah clear dengan Satpol PP.

Cecep Imam Nagrasaid

“Beres apanya justru kita nyegel itu agar bisa berhenti menggali dan memproses perizinan, dan Pol PP tidak mengeluarkan perizinan,” katanya via WhatsApp, Selasa (19/04/2022).

Dia pun menjawab perihal bila sudah clear dengan Satpol PP Kabupaten Bogor dan pihaknya akan turun bila ada keluhan dari masyarakat.

“Masalah clear, tanyanya ke mereka jangan ke saya ya, intinya Pol PP tidak mengeluarkan izin dan kami (Pol-PP) akan turun lagi kalau ada gangguan trantibum yang dikeluhkan masyarakat,” cetus Cecep.

Cecep menjelaskan, dengan pemberhentian kemarin, Satpol PP sudah melaporkan ke kementerian terkait.

“Karena penghentian kemarin sudah kita laporkan ke Kementerian Lingkugan Hidup (KLH) yang mengeluarkan perizinan,” pungkasnya.

Sebelumnya keterangan berbeda dikatakan pengelola galian, Cece menyebutkan, alasan segel galian telah dicopot, karena sudah clear dengan Satpol PP yang bertugas memasang segel PPNS tersebut.

“Udah udah clear, cuman yang kesini bukan kasatnya, tetapi sudah beres,” ucapnya.

Menurutnya, bukan masalah yang besar karena mereka (Satpol PP) hanya menjalankan tugasnya saja dan mengugurkan kewajiban toh semuanya juga ujung-ujungnya memakai uang.

“Yang kesini ada 3 mobil termasuk dari kecamatan, sebenernya belum clear sih, cuman dia gak ninggalin tugas aja, tetep aja ujung ujungnya duit kan,”  cetus Cece.

** Nay / Wisnu

Jam Malam Diaktifkan, Kapolsek Citeureup Imbau Masyarakat Taat Prokes

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Polsek Citeureup bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Citeureup menggelar Patroli Protokol Kesehatan (Prokes) di jam malam secara rutin dalam upaya melakukan penertiban aturan PPKM level II.

Sebagai mana disebutkan aturan yang tertuang dalam keputusan Bupati Bogor No.433/15/Kpts/per UU/2022 tanggal 31 Januari 2021 yang menyebutkan bahwa Kabupaten Bogor masih dalam status level II.

Kapolsek Citereup, Kompol Eka Chandra Mulyana SIK menyatakan, pihaknya bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Citeureup secara rutin menggelar penertiban di jam malam.

“Kami dalam upaya melakukan penertiban aturan PPKM Level II. Polsek Citereup bersama Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Citeureup patroli secara mobile ke lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (19/04/2022).

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakan untuk mentaati prokes dan dan ia menyebutkan bahwa bila kedapatan pelanggaran, dia langsung memberikan teguran tertulis maupun penindakan.

” Untuk itu kepada seluruh masyarakat maupun para pelaku usaha diharapkan untuk tetap dapat disiplin dalam menjalankan aturan Prokes pada pemberlakuan PPKM Level II di wilayah Kabupaten Bogor ini,  dalam pelaksanaan patroli yang kita gelar bilamana terdapat adanya pelanggaran Prokes, secara  langsung kita berikan teguran tertulis atau pun penindakan,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu

Desa Sukajaya Mulai Salurkan BPNT

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  kepada  1.155  Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran BPNT  tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Sukajaya.

Kepala Seksi Kesejahtraan Sosial (Kesra) Desa Sukajaya Bahrum menuturkan, program ini merupakan bantuan pangan yang diperuntukan bagi warga yang belum memperoleh bantuan apapun dari pemerintah, tentunya selain bagi warga yang  terdampak Covid-19. Warga yang berhak menerima bantuan ini  juga harus masuk kategori keluarga  kurang mampu.

“Alhamdulillah banyak yang menerima KPM mungkin yang belum sebagian itu dalam pendataan ada masalah di KTP atau KK yang  berlakunya sudah habis tidak diperpanjang lagi,” papar Bahrum ketika ditemui Jurnal Bogor di ruang kerjanya, Selasa (19/04/22).

Ia menjelaskan, Pemerintah Desa Sukajaya  dalam menyalurkan BPNT sekaligus 3 bulan diberikan ke warga masyarakan penerima manfaat dan jumlah keseluruhan warga yang mendapat bantuan sebanyak  1.155 KPM. Dengan jumlah uang yang diterima sebanyak Rp 500 ribu ,dan warga  bebas membelanjakan  setelah uang  diterima bisa dibelanjakan  dengan memberikan nota belanja.

“Saya berharap dengan adanya bantuan BPNT ini dapat meringankan beban hidup semua warga kurang mampu yang terdampak Covid-19.apalagi sebentar lagi menjelang Idul Fitri 1443 H. Mudah-mudahan bermanfaat karena banyak warga yang hilang atau berkurang mata pencahariannya dan saya harapkan bantuan tersebut dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari – sehari,” pungkasnya.

** Nay / Ramses

Petani Milenial Kementan Bawa Gula Kelapa Kristal Organik Mejeng di Dubai dan Rusia

0

Purbalingga | Jurnal Bogor

Gula kelapa kristal organik menjadi produk unggulan Kabupaten Purbalingga. Bahkan akhir tahun 2022 bakal mejeng di Dubai dan Rusia. Gula tersebut akan dibawa dan dipamerkan Sutomo, petani Milenial Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2019 di dua negara tersebut.

Sutomo merupakan, pengelola Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Central Agro Lestari (CAL) di Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. “Kami diundang untuk turun aktif mengikuti pameran di Dubai dan Rusia sekitar akhir tahun 2022,” ucap Sutomo, Senin (18/4).

Saat ini dirinya bersama pengelola P4S CAL sudah mulai melakukan persiapan mulai dari membuat leaflet sebagai media promosi, story telling dan kemasan retail yang menarik. ”Sambil kita menunggu arahan lebih lanjut dari panitia,” tutur pemuda bergelar Sarjana Tehnik (ST) ini.

Dalam pameran tersebut nantinya Sutomo akan membawa dua produk dari gula kelapa hasil produksinya yakni produk powder dan block. Dua produk tersebut sudah mendapat fasilitas rebranding dan hak merk Internasional dengan Protokol Madrid di USA. Selain di Dubai dan Rusia, Sutomo mengaku juga diundangan untuk mengikuti ASEAN Trade Fair 2022 di Korea Selatan. Perjalanan P4S CAL memproduksi usaha gula kelapa kristal organik terbilang cukup panjang. Semua berawal dari ide untuk mewujudkan kemandirin desa. Kemudian mulai berproses di tahun 2017 sampai 2019 mewakili Purbalingga dalam lomba kelompok tani tingkat Provinsi Jawa Tengah.

”Akhirnya di acara penganugerahan lomba tersebut kami bertemu dengan Menteri Pertanian. Sejak itulah dukungan pemerintah terus diberikan sampai sekarang hingga saya didaulat menjadi Duta Petani Milenial tahun 2019,” ujarnya.

Sutomo menjelaskan dalam kondisi normal sebelum pandemi covid 19 perbulan P4S CAL berhasil memproduksi gula kelapa kristal organik sebanyak 100 – 150 ton. Sementara pada saat pandemi turun dibawah 100 ton. ”Hitungannya per bulan sekitar 100 sampai 150 ton. Karena pandemi sedang turun dibawah 100 ton,” katanya.

Dalam produksi, Sutomo melibatkan 478 petani penderes di Desa Bumisari sebagai pemasok bahan baku. “Kami punya cita-cita memajukan desa kami sendiri dulu sampai benar – benar menjadi desa organik yang bisa maju,” ujarnya.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan Kementan terus berupaya memperkuat hilirisasi sektor pertanian, terutama untuk mendongkrak nilai ekspor. “Saya ingin kita tidak sampai ke budidaya saja tapi juga fokus kepada upaya hilirisasi industri primer,“ kata mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu. Ia menegaskan kemajuan pertanian Indonesia ke depan juga tidak lepas dari peran petani milenial.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan perlu upaya seluruh jajaran untuk dapat bersama-sama mengelola pertanian di setiap daerah mulai dari desa hingga nasional. Ia memandang hadirnya DPM/DPA akan mampu menciptakan penguatan resonansi bagi para milenial lainnya untuk berkecimpung di sektor pertanian

** Regi/PPMKP