29.6 C
Bogor
Thursday, May 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 920

Hafiz Sadesa dan Samaduha Diwisuda

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Gunung Putri menggelar wisuda angkatan ke-2 program Provinsi Satu Desa Satu Hafiz Al-Qur’an (Sadesa) dan Program Inovasi Satu Masjid Dua Hafiz (Samaduha) bersamaan memperingati malam Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan di aula Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (19/4).

Daman Huri

Selain wisuda dan memperingati malam Nuzulul Qur’an, juga pemberian sertifikat untuk hafidz dan hafidzah untuk peserta didik Sadesa dan Samaduha Desa Gunung Putri.

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mengatakan, bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an Pemerintah Desa Gunung Putri bisa melaksanakan program  provinsi Sadesa dan program inovasi desa Samaduha selama 2 tahun.

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan program ini selama 2 tahun, bertepatan dengan Nuzulul Quran,  Alhamdulillah tadi sudah diwisuda anak anak yang hafal Alquran dan sampai yang tertinggi itu 5 juz yang kita wisuda,” jelas A Heri biasa disapa.

Dalam hal ini, Pemerintah Desa Gunung Putri mengucapkan terimakasih atas suksesnya  program Samaduha. “Terimakasih untuk semuanya yang telah membantu dalam mensukseskan program ini selama dua tahun,” singkatnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Koordinator Sadesa Kabupaten Bogor, Hermawati S,Si. M.Pd, mengucapkan banyak bersyukur dengan adanya program Sadesa yang dimotori Pemprov Jabar disambut baik oleh desa dan ia juga mengapresiasi program turunan Desa Gunung Putri Samaduha.

“Alhamdulillah Sadesa juga memiliki turunan program yang namanya Samaduha ini merupakan mimpi-mimpi dan cita-cita para pembuat program ini agar bisa sukses kedepannya,” ucap Hermawati.

Hermawati pun berharap kedepannya Desa Gunung Putri bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi untuk mensejahterakan masyarakatnya.

“Se-Kabupaten Bogor ini Alhamdulillah Gunung Putri memiliki peningkatan yang luar biasa terkait program Sadesa ini dan saya melihat beberapa desa yang ada di Kabupaten Bogor, memang Gunung Putri merupakan ikon Sadesa yang cukup maju, cukup progres. Harapannya Gunung Putri menjadi suri teladan atau percontohan bagi desa-desa lain, agar pemberdayaan Sadea bisa melakukan pendekatan yang sama, seperti pemberdaya yang ada di Gunung Putri,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu

Meski Pandemi, Desa Sukagalih Tetap Buka Pelayanan Ibu dan Anak di Posyandu

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Di tengah pandemi Covid-19, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tetap diadakan di Desa  Sukagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Posyandu ini untuk melayani kesehatan dasar masyarakat dibantu oleh petugas kesehatan.

Kader Posyandu Seroja, Endah  mengatakan pelayanan Puskesmas guna mengoptimalkan perkembangan  anak dengan baik meskipun di masa pandemic. Digelarnya Posyandu di tengah pandemi Covid-19, telah dikonsultasikan ke beberapa pihak terkait, mulai dari bidan desa hingga kepala desa.

“Tidak hanya itu, tahap konsultasi juga dilakukan ke Bhabinkamtibmas yang turut menyambangi kegiatan posyandu di Desa Sukagalih,” jelasnya, Rabu (20/4).

Endah  menjelaskan adanya pandemi covid-19 bukan berarti harus meniadakan kegiatan Posyandu tersebut. Posyandu tetap diadakan dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sesuai yang dianjurkan.

“Dalam pelaksanaan ini, kami semua menerapkan social distancing dengan ketat. Kita juga terapkan PHBS, siapkan alat cuci tangan, sabun, jaga jarak jangan bergerombol, sehingga pelaksanaan Posyandu di Desa Sukagalih, kami berbasis sosial distancing dan tentunya  wajib menggunakan masker,” paparnya.

Ia berharap adanya kegiatan program Posyandu terus dapat terlaksana sesuai dengan  jadwal, mengingat saat ini wabah yang menyerang Indonesia adalah virus yang berbahaya sehingga perlunya menjaga kesehatan ibu dan anak, termasuk pemberian vaksin imunisasi dapat dilakukan tanpa terkecuali dan program imunisasi bisa berjalan sukses.

** Nay / Ramses

Ubah Mindset Petani Modern, UPT Minta Gapoktan Dibentuk

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Kepala UPT Pertanian Wilayah 10 Jonggol meminta para petani harus membentuk satu wadah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). UPT Pertanian mengaku sangat mendorong dibentuknya kelembagaan agar pembangunan pertanian lebih terarah dan maksimal.

Kepala Kepala UPT Jonggol  Ahmad mengajak  petani menggenjot pendapatan dengan berwirausaha. Bahkan sejatinya,  petani di wilayah 10 mampu mempelopori dan mengajak para petani lain  untuk bergabung dan membentuk Gapoktan.

“Pembentukan  Gapoktan adalah  merupakan gabungan  petani dan  harus menjadi petani  modern , Sudah saatnya mindset petani harus diubah dari pertanian tradisional menjadi modern, ” pungkasnya.

** Nay /Ramses

Perumda Pasar Tohaga Raih Tiga Penghargaan Top BUMD 2022 Bintang Lima

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali meraih penghargaan melalui Perumda Pasar Tohaga selaku BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).

Penghargaan diberikan kepada Bupati Bogor, Ade Yasin yang dinobatkan menjadi TOP pembina BUMD 2022.

Penghargaan kedua didapat Perumda Pasar Tohaga dalam kategori BUMD aneka usaha, dan penghargaan ketiga diperoleh Haris Setiawan sebagai TOP CEO BUMD 2022.

Dalam gelaran Award ini Tohaga dinilai mampu membuktikan kinerja yang bagus dan terus meningkat dari sisi tata kelola perusahaan termasuk mencatatkan kinerja keuangan dengan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama 3 tahun berturut-turut.

Selain itu Tohaga mampu menggelar sejumlah inovasi IT (informasi teknologi) salah satunya yang tertuang dalam transformasi KTB (kartu tanda berdagang) menjadi e_KTB (elektronik Kartu Tanda Berdagang).

Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan yang turut hadir dalam acara puncak penghargaan TOP BUMD Awards 2022 di Jakarta Rabu, 20 April 2020 mengapresiasi raihan Perumda Pasar Tohaga tersebut dan hendaknya menjadi motivasi untuk membawa perubahan ke arah lebih baik untuk Pasar Rakyat yang berdaya saing, 

“Perumda Pasar Tohaga hendaknya terus berinovasi agar pasar rakyat tetap bertahan di era yang terus berkembang, suatu kebanggaan Tohaga mampu meraih predikat Bintang 5 dalam gelaran BUMD Award ini,” kata Wabup.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan, penghargaan semata-mata hanyalah simbol, pentingnya adalah bagaimana implementasi pengembangan IT yang menjadi inovasi Tohaga bisa terealisasi dan menjadi bench mark pasar rakyat di Kabupaten Bogor

“Kita harus adaptif terkait perkembangan teknologi informasi di era 4.0,” paparnya.

Tim yang solid, lanjutnya, merupakan kunci dari semua keberhasilan.  Penghargaan ini bukan hasil kerja keras dirinya semata, tapi merupakan kerja kolektif semua tim, dari jajaran Dewan

Pengawas, Direksi, Kabid, Kanit, semua staf disemua lini dan tentunya para pedagang yang merupakan mitra pasar Tohaga.

“Untuk itu saya dedikasikan award ini buat semua rekan-rekan dan mitra Perumda Pasar Tohaga. Di Tohaga tidak ada Superman, kami menanamkan budaya Superteam. Tidak lupa atas nama Tohaga kami mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati Ade Yasin yang telah melakukan pembinaan kepada kami di BUMD,” jelasnya

Sementara itu, Ketua penyelenggara TOP BUMD Awards, Lutfi Handayani menjelaskan, acara berskala nasional yang diselenggarakannya diikuti 182 BUMD di seluruh Indonesia. Tujuannya mendorong peningkatan kinerja layanan dan daya saing dalam perkembangan perekonomian.

“Kami lihat Tohaga bisa menjadi inspirasi bagi BUMD yang lain, bintang lima yang kami berikan semoga bisa menjadi pacuan untuk terus mengukir inovasi bagi kemajuan pasar rakyat,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Rumah Indekos di Dramaga yang tak Bayar Pajak Dipasang Stiker

0

Ciomas | Jurnal Bogor

Rumah yang dijadikan tempat indekos di Jalan Perwira, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga terpaksa dipasang stiker belum bayar pajak oleh UPT Pajak Daerah Kelas A Ciomas. 

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah. Bahkan, dalam hal tersebut pihak desa setempat tidak henti-hentinya mensosialisasikan pajak.

“Kita sudah berikan peringatan pertama hingga ketiga. Namun, pemiliknya tidak punya itikad baik untuk membayar pajak sehingga  kos-kosan tersebut kita tempel stiker belum bayar pajak,” ujar Kepala Tata Usaha (TU) UPT Pajak Daerah kelas A Ciomas, Sinta Agustina.

Wanita yang biasa disapa Ayang itu menambahkan, tidak hanya menyisir pengemplang pajak indekos. hotel sudah membayar pajak juga disambangi dan diberikan stiker lunas pajak.

Menurutnya, jika dilihat di wilayah Desa Babakan, Kecamatan Dramaga potensi peneriman yang bisa dikumpulkan dari indekos sangat besar. Dengan menarik pajak dari kamar indekos pihaknya  optimistis  bisa mendongkrak pendapatan pajak negara.

“Kita menghimbau kepada pemilik kos-kosan agar melaporkan dan membayar pajak sesuai dengan kamar yang terisi. Sehingga tidak ada lagi piutang wajib pajak,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (PH)  Desa Babakan Ahmad Yani menambahkan, di Jalan Perwira banyak indekos mahasiswa dengan jumlah pintu lebih dari sepuluh kamar.

“Sesuai dengan aturan, tentunya pemilik kosan wajib membayar pajak ke negara, pihak desa juga tak henti-hentinya mensosialisasikan kepada para pemilik kos-kosan  agar mematuhi peraturan pemerintah dengan wajib membayar pajak kos-kosan,” tukasnya.

** Andres

Kabel Listrik di Jalan Penghubung Pagelaran-Pabuaran Membahayakan

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Keberadaan kabel listrik yang menjuntai  di jalan penghubung Pagelaran-Pabuaran Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor dinilai bahayakan warga terutama bagi pengendara yang melintas.

Menurut pengendara Yogi mengatakan kabel milik PLN yang menjuntai  hampir mengenai tanah terkesan dibiarkan.

“Kondisi ini membuat khawatir terutama bagi pengendara, lantaran  hingga kini kabel yang sudah lama menjuntai belum ada penanganan dari pihak PLN,” ujar Yogi kepada Jurnal Bogor Rabu (20/4).

Melihat kondisi ini pihaknya mengaku khawatir musababnya keberadaan kabel tersebut membuat warga tak nyaman di saat melintas di jalan tersebut.

“Terlebih, banyak anak anak takutnya iseng yang bisa menimbulkan hal hal yang tidak di inginkan.”

Mengingat sangat membahayakan warga sekitar maupun pengendara lainnya karena kondisinya jarak antara kabel tentu sangat berdekatan dengan posisi jalan.

“Kami harapkan pihak PLN segera melakukan penanganan kabel yang menjuntai itu.” harapnya.

Kondisi ini  di benarkan Sekretaris Desa Sadengkolot Sudiman, bahwa keberadaan kabel yang menjuntai itu sudah lama. Pihaknya berharap untuk segera ada perbaikan dari pihak terkait.

“Sudah lama itu, ditambah adanya kejadian angin puting beliung sehingga kabel tersebut turun kebawah,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi Jurnal Bogor, Superviser PLN Leuwiliang Nur Ahmad Maryanom tak merespons.

** Andres

Perusakan Aset Negara Belum Diketahui Bupati

0

Tomas Selatan Minta Kinerja Pegawai DPUPR Dievaluasi

Ciawi | Jurnal Bogor

Adanya perusakan aset negara yang dilakukan PT Balina Agung Perkasa (BAP), salah satu vendor ekspedisi pengangkut air minum perusahaan Aqua berupa penutupan saluran Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya, di Kampung Ranji, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, ternyata belum diketahui Bupati Bogor, Ade Yasin. Padahal, penutupan saluran irigasi yang dilakukan pihak perusahaan swasta di wilayah selatan Kabupaten Bogor itu, sudah berjalan beberapa Minggu.

“Saluran irigasi mana ya yang ditutup,” kata Bupati Bogor saat dikonfirmasi usai melantik ribuan guru P3K di aula IPC Ciawi, Rabu (20/4).

Namun, Ade Yasin akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk turun ke lokasi DI Cikereteg-Rancamaya yang ditutup pihak perusahaan tersebut.

“Nanti dinas terkait melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III yang akan meninjau ke lokasi saluran irigasi itu,” paparnya.

Informasi di lingkungan sekitar lokasi proyek perluasan pembangunan lahan parkir yang sudah merusak aset negara, perwakilan PT BAP mendatangi kantor UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III yang berlokasi disekitar pintu air Ciliwung, Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Rabu (20/4) siang.

“Memang ada yang datang dari perwakilan PT BAP ke kantor. Tapi sayang nya kepala UPT lagi ke dinas karena ada rapat dan saya juga sedang di luar kantor,” aku Dedi Junaedi, pengawas pengairan Kecamatan Ciawi pada UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III.

Menyikapi pernyataan Bupati Bogor, Ade Yasin yang mengaku belum mengetahui adanya saluran irigasi ditutup oleh pihak perusahaan swasta di Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi,  sangat disayangkan tokoh masyarakat (Tomas) di wilayah selatan, H. Acep Misbahusudur.

“Saya saja warga diluar Kecamatan Ciawi, sudah mendengar dan tahu ada saluran irigasi ditutup salah satu pengusaha ekspedisi air minum. Masa bupati belum tahu kalau ada aset pemerintahannya dirusak,” ujarnya.

H. Acep Misbahusudur yang akrab dipanggil Mbap itu pun minta agar Bupati Bogor, mengevaluasi kinerja para pegawai di dinas yang saat ini dipimpinan R. Soebiantoro tersebut.

“Selama ini kinerja pegawai DPUPR apa saja, sampai tidak tahu ada saluran irigasi yang ditutup. Saya rasa bupati harus bersikap tegas kepada bawahannya,” tegasnya.

Mbap kuatir apabila permasalahan penutupan saluran irigasi ini tidak ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, para pengusaha akan seenaknya dan semakin berani merusak aset-aset negara yang tersebar di setiap wilayah Kabupaten Bogor.

 “Jika pemerintah diam saja dan tidak ada tindakan, maka akan berpotensi besar terhadap hilangnya aset-aset negara yang ada di Kabupaten Bogor,” tukas pria yang juga masuk kedalam pengurus Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS), berdomisili di Kecamatan Caringin itu.

** Dede Suhendar

Ribuan Warga Cigudeg Terima BLT Minyak Goreng

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dan Bantuan Pangan Sosial (BPS) sebesar Rp 500.000. Data yang diterima dari 15 desa sebanyak 2.315 KPM disalurkan secara bertahap. Seperti di Desa Cigudeg yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia pada Selasa dan Rabu (20/4/2022).

Kasikesra Desa Cigudeg Taufiqurrohman mengatakan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi dan membantu pengaturan antrean, sebab yang memiliki hajat penyaluran adalah Kantor Pos. “Bantuan yang diterima KPM sebesar Rp 500.000 dengan rincian untuk pangan Rp 200.000 dan penguatan pangan berupa minyak goreng sebesar Rp 300.000 dan itu diambil secara masing-masing oleh masyarakat,” ujarnya.

“Iya diambil sendiri dibawa pulang masing-masing, cuma kita menyarankan kepada para penerima bantuan untuk membelanjakannya sesuai dengan ketentuan yaitu harus dibelikan sembako dan minyak goreng,” tambah dia.

Sementara itu, di lokasi yang sama salah satu warga Kampung Cijengkol, Emis Sulastri  merasa sangat bahagia hingga dirinya rela mengantre untuk mendapatkan bantuan tersebut lantaran dirinya merasa bantuan tersebut datang pada saat yang tepat dikala membutuhkan.

“Alhamdulillah seneng karen disaat lagi bener-bener butuh buat keperluan puasa kita dapet bantuan, dan insya Allah saya belikan sembako dan minyak karena itu kebutuhan kita,” pungkasnya.

** Andres

2022, Kebutuhan Furniture dan Isi Rumah Melesat

0

Bogor | Jurnal Bogor

Daya beli masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya pada tahun 2022 ini mulai menunjukan peningkatan. Fakta ini terlihat mulai naiknya penjualan furniture dan peralatan isi rumah, pembelinya sebagian besar pasangan suami istri (Pasutri) yang baru nikah dan sudah memiliki rumah.

“Kita optimis tahun 2022 ini penjualan furniture dan peralatan isi rumah akan jauh lebih baik dibandingkan tahun 2021. Ini jelas kabar gembira, Informa siap membantu menyediakan semua kebutuhan furniture dan semua isi rumah bagi Pasutri baru,”kata Store Manager Informa Cibinong City Mall, Andre Yonantha, dalam keteranga tertulisnya Selasa (19/04).

Informa Cibinong yang berlokasi di lantai II Cibinong City Mall (CCM), kata Andre, kebutuhan furniture serta isi rumah yang dinginkan Pasutri baru tersedia lengkap, sehingga Pasutri yang akan mempercantik rumah dengan segala furniture dan isi rumah berkualitas tak perlu pusing memilih jenis furniture dan isi rumah yang dinginkan.

“Toko kami di CCM menjadi salah satu pusat furniture terlengkap di Kabupaten Bogor, karena menyediakan berbagai macam kebutuhan sekunder dengan mengusung konsep zonasi, mulai dari Living Zone, Sleeping Zone, Dinning Zone dan Commercial Table And Chair Zone, yang dibagi kembali menjadi beberapa departemen,”ujarnya.

Andre menegaskan, belanja furniture dan peralatan isi rumah di Informa, konsumen tak perlu lagi memikirikan ongkos kirim karena gratis alias ditanggung toko.”Tak hanya itu konsumen pun dibebaskan dari biaya pemasangan untuk produk tertentu, bahkan bagi yang telah menjadi member akan ada bonus poin, serta diskon sampai 70 persen,” jelasnya.

Sales Executive Informa Cibinong, Artanto menambahkan, untuk menata isi rumah membutuhkan konsep karena keindahan dalam menata ruangan itu membutuhkan suatu konsep. “Tanpa konsep ruangan tidak akan terbentuk unsur keindahan. Nah Informa Cibinong hadir memberikan konsep yang dibutuhkan,” katanya menutupi.

** Mochamad Yusuf

AMBS Soroti Perusakan Aset Negara, PT BAP Harus Bongkar Tembok Pembatas Lahan

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Perusakan aset negara yang dilakukan PT Balina Agung Perkasa, vendor ekspedisi pengangkut prodak air minum merk Aqua dengan cara menutup saluran Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya, berlokasi di Kampung Ranji, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terus menuai sorotan berbagai kalangan. Kali ini, giliran Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) yang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, untuk menindak tegas pengusaha swasta yang sudah merusak aset negara tersebut.

Ketua Umum (Ketum) AMBS, M. Muhsin mengaku prihatin dengan adanya perusakan aset negara berupa saluran irigasi yang dilakukan perusahaan swasta di Desa Teluk Pinang tersebut. Sebab, saluran irigasi itu merupakan salah satu aset negara yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor.

 “Ya kami sebagai warga di selatan Kabupaten Bogor sangat menyayangkan saja,” ungkapnya kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (19/4).

Menurut Muhsin, harusnya perusahaan ekspedisi pengangkut air minum Aqua galon yang saat ini sedang melakukan perluasan lahan parkir, menjaga saluran irigasi agar tidak berubah fungsi. Apalagi, saluran itu berfungsi untuk mengaliri pasokan air ke wilayah lain.

Muhsin pun meminta agar Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), turun ke lokasi perluasan lahan parkir PT BAP untuk melihat dan mengecek saluran DI Cikereteg-Rancamaya.

 “Kalau memang saluran irigasi itu ditutup, DPUPR harus menegur dan memberikan sanksi tegas kepada pihak perusahaan,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk mencegah terjadinya bencana banjir yang akan berdampak kepada kerusakan lingkungan di wilayah setempat, PT BAP harus mengembalikan kembali kondisi saluran irigasi tersebut.

 “Dan tembok pembatas lahan perusahaan dan warga yang sudah berdiri, harus dibongkar lagi. Bagaimana juga pembangunan tembok itu sudah merusak aset negara,” tegas Muhsin.

Muhsin berharap agar para pengusaha yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor, tidak semena-mena saat membangun perusahaannya. Terlebih melakukan perusakan terhadap aset negara yang berakibat merugikan masyarakat.

 “Kami sangat mendukung investor banyak berinvestasi di wilayah selatan. Tapi harus membawa dampak positif terhadap masyarakat, bukan sebaliknya,” imbuh Ketum AMBS yang merupakan wadah pelopor untuk perjuangan menuju Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Selatan (Bosel).

Sementara, informasinya perwakilan dari DPUPR Kabupaten Bogor, sudah melakukan peninjauan ke DI Cikereteg-Rancamaya di lokasi PT BAP yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan perluasan lahan parkir, pada Senin (18/4) siang. Namun sayangnya, kedatangan tim dari dinas terkait itu terkesan tertutup, karena tidak mengikutsertakan baik pihak pemerintah desa, kecamatan, UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III maupun masyarakat setempat.

 “Ternyata tim dari dinas langsung ke lokasi. Kami di UPT tidak ikut, karena sedang ada kegiatan kerja bakti,” aku Dedi Junaedi, pengawas pengairan Kecamatan Ciawi pada UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III, melalui pesan WhatsApp.

** Dede Suhendar