26.6 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 847

Ratusan Siswa SDN di Jonggol Terima Susu Gratis

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Ratusan siswa dari sekolah dasar negeri di Kecamatan Jonggol menerima paket susu gratis dari Alfamart untuk mendukung ketahanan gizi bagi generasi penerus tersebut. Pemberian paket susu gratis itu pada tahap pertama diberikan pada siswa SD Negeri 02 Desa Sukamanah sebanyak 235 siswa dan SDN 04 Sukasirna Desa Sukasirna  sebanyak 135.

Ketua Bogor Timur Jurnalis (BTJ) Sudadi mewakili manajemen Alfamart saat ditemui Jurnal Bogor disela sela pembagian susu gratis di SDN 02 Sukamanah mengatakan, pemberian susu gratis itu dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23-Juli-2022 lalu sehingga sangat tepat bila membagikan susu gratis sebagaimana kita memperhatikan gizi pada anak-anak penerus bangsa.

“Ini bentuk kepedulian jurnalis kepada masyarakat, dimana kami yang menjadi mitra Alfamart akan menyalurkan bantuan CSR Alfamart ke yang betul berhak menerimanya, ” papar Dadi biasa disapa, Rabu (27/7).

Ditempat yang sama disampaikan Kepala Desa Sukamamah Hadi Sutardi. Dia berterima kasih kepada Alfamart yang sudah peduli dan memberikan bantuan susu. Kegiatan ini adalah bentuk kemanusiaan terlebih saat ini anak-anak masih membutuhkan topangan gizi untuk kebutuhan pertumbuhannya.

“Bantuan susu  itu dikhususkan pada generasi penerus yaitu mulai anak sekolah dasar karena anak usia itu sangat membutuhkan penambahan gizi secara maksimal,” ucapnya.

Kepala Sekolah SDN 02 Sukamamah Dadang Kosasih mengatakan, mewakili para guru dan siswa SDN 02 Sukamanah dia berterima kasih kepada manajemen Alfamart yang sudah menyalurkan bantuan susu ke siswa SDN 02 Sukamamah.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk kesehatan dan pertumbuhan gizi anak. Kami sangat senang karena selain dari pemerintah juga ada perhatian dari pihak luar untuk sekolah kami, semoga kedepannya ada bantuan-bantuan lain yang bisa kami terima,” ucapnya.

** Ramses / Nay 

Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan dalam Pencapaian Organisasi, Mentan Syahrul Bocorkan Ciri Pemimpin yang Baik

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menegaskan pentingnya kepemimpinan atau behavior leadership (perilaku kepemimpinan) dalam menentukan suatu pencapaian organisasi, menurutnya keberhasilan sebuah manajemen ditentukan dari hadirnya pemimpin yang baik.

“Kemimpinan menjadi sesuatu yang sangat penting di dalam kehidupan yang ada. Keberhasilan sebuah manajemen apa saja ditentukan oleh 60 persen hadirnya pemimpin yang baik” tegas Mentan Syahrul dalam kesempatan membuka Pelatihan Kepemimpian Nasional (PKN) Tingkat II secara daring di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP).

Di depan puluhan peserta pelatihan secara virtual, Mentan Syahrul menjabarkan ciri pemimpin yang baik, baginya pemimpin yang baik adalah ia yang mampu menemukan harapan dan kebutuhan antara staf dengan manajemen, memiliki kepekaan yang lebih, termasuk mengetahui potensi-potensi para stafnya sehingga dapat membagi pekerjaan secara adil, intuisi dan empati yang kuat, dapat menjaga kepercayaan staf, memiliki kapasitas yang cukup untuk menjadi seorang pemimpin, pandai, serta dapat menjadi komunikator yang andal.

“Pemimpin-pemimpin seperti itulah yang yang diharapkan oleh bangsa ini” lanjutnya
Kemudian dalam menjalankan peran sebagai seorang pemimpin, Ia pun mengajarkan nilai-nilai yang harus diterapkan dengan singkatan “Pakui”

“Saya ajarkan kepada semuanya, harus dikerjakan dengan “Pakui’, Praying (doa), dilakukan dengan sholat dan berdoa, kemudian Attitude (sikap), yaitu sopan santun, lakukan pekerjaan dengan hati, Knowledge (pengetahuan), belajar dari mana saja, contek kebaikan-kebaikan yang ada, kemudian Usaha, usaha tidak akan mengkhianati hasil, serta yang terakhir yaitu Inovatif/Integritas, jadilah pemimpin yang tidak diam, harus inovatif dan terus berkarya serta memiliki integritas” jelas Mentan Syahrul

Tujuan penyelenggaraan PKN Tingkat II adalah mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis pada Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang akan berperan dan melaksanakan tugas serta fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing. Oleh karenanya, Mentan Syahrul berpesan pada peserta setelah mengikuti pelatihan

“Dalam pelatihan ini saya harapkan, pertama, mindsetting dan agenda intelektual para peserta harus semakin maju berkembang dan makin tersetting, kedua, manajemen agenda harus bisa dicapai, bagaiamana mencapai tujuan, memecahkan masalah yang kompleks, menghadapi turbulensi, dan yang ketiga perbaiki cara pandang terhadap bangsa, kita lah pembela bangsa ini, kita lah menjadi orang yang terdepan memikirkan keselamatan bangsa”, pesannya

Sejalan dengan hal tersebut, dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyuluhun dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi turut menyebutkan PKN Tingkat II diharapkan dapat menghasilkan alumni yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menunjukan kemampuan untuk membentuk kepemimpinan strategis dalam rangka menghadapi dinamika lingkungan organisasi dan mendorong perubahan organisasi yang lebih adaptif dan inovatif sesuai dengan tanggungjawab instansinya

PKN Tingkat II Angkatan XX Tahun 2022 di selenggarakan mulai tanggal 2 Agustus 2022, direncanakan akan berlangsung selama kurang lebih 18 minggu atau sampai dengan 24 November 2022 mendatang, diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas 42 peserta dari Kementerian Pertanian dan 18 peserta dari non Kementerian Pertanian.

PKN Tingkat II ini merupakan penyelenggaraan yang ke-3 bagi Kementerian Pertanian dengan mengusung tema “Pembangunan Pertanian Berkelanjutan untuk Mendukung Daya Saing Produk Pertanian”.

** Nita/PPMKP

Kementan Cetak Leader Bernasionalisme

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memaparkan kriteria yang harus dimiliki seorang pemimpin agar mampu menjaga ketahanan pangan.

Menurutnya pemimpin yang baik harus mampu melakukan Mitigasi, Adaptasi dan Kolaborasi. 

“Selain itu kapasitas harus clear, komunikasi, komitmen dan tidak boleh kotor tangannya,” ujar Mentan saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XX, di Ciawi, Bogor, Selasa (2/8/2022).

Mentan Syahrul berharap setelah mengikuti Diklat para peserta bisa meningkatkan pengetahuan.

“Setelah Diklat, peserta harus bisa perbaiki agenda intelektual, manajemen dan perilakunya,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa kokoh pertanian adalah kokoh negara. Sebab, dalam kondisi krisis ekonomi, krisis cuaca dan perang, hanya pertanian yang bisa menyelamatkan.

“Pemimpin harus bisa belajar dari kesalahan yang terjadi. Biasakan disiplin. Mengefisiensikan gerakan dan mencegah penyimpangan, bekerja dengan CCA atau cepat cermat akurat. Tidak lupa juga menjaga kesejahteraan anak. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang inovatif terus berkarya dan memiliki integritas,” ujarnya.

Mentan menambahkan, yang paling utama saat ini adalah memastikan ketersediaan pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tanpa kecuali. 

“kita semua menyadari bahwa amanat dan tanggung jawab  tersebut tidaklah ringan, karena langsung menyentuh aspek paling esensial dalam hajat hidup manusia yaitu soal pangan. Apa yang kita upayakan ini tidak hanya untuk kepentingan sesaat saja, tetapi menyangkut eksistensi kita dalam berbangsa dan bernegara serta masa depan generasi penerus kita nanti,” katanya.

Mentan menambahkan, isu pangan dan pertanian strategis yang perlu diantisipasi dan tanggulangi bersama di tahun 2022 antara lain, kerawanan pangan masih relatif tinggi, Konsumsi pangan masyarakat yang masih belum beragam.

“Kemudian, Kasus keracunan pangan dan masalah lainnya terkait keamanan pangan yang sering terjadi, dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak yang sedang merebak,” ujarnya.

Untuk mengatasinya, Mentan Syahrul mengatakan Kementan memiliki empat program, yaitu Program Ketersediaan, Akses dan Konsumsi Pangan Berkualitas (Program Spesifik), kemudian Program Nilai Tambah dan Daya Saing Industri (Program Lintas K/L).

“Selain itu, Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (Program Lintas K/L), dan Program Dukungan Manajemen (Program Lintas K/L),” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tematik Angkatan XX Tahun 2022 merupakan penyelenggaraan yang ke-3 bagi Kementerian Pertanian.

“Tema yang diangkat adalah Pembangunan Pertanian Berkelanjutan untuk Mendukung Daya Saing Produk Pertanian,” kata Dedi. 

Menurutnya, PKN Tk. II sangat strategis dalam pembentukan kompetensi PNS untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. 

“Pelatihan ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS serta Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Pelatihan Struktural Kepemimpinan,” katanya.

Dedi menjelaskan, penyelenggaraan PKN Tingkat II adalah mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis pada Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang akan berperan dan melaksanakan tugas serta fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.

** ppmkp/kementan

RY Akhirnya Bebas

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Rachmat Yasin (RY) bebas usai menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung, Selasa (2/8). Bupati Bogor dua periode ini terjerat dua kasus korupsi. Kasus pertama divonis 5,5 tahun dan kasus kedua dengan vonis 2 tahun 8 bulan. “Yang bersangkutan (Rachmat Yasin) bebas bersyarat,” kata Kepala Lapas Sukamiskin, Elly Yuzar, Selasa (2/8).

Elly Yuzar menjelaskan, RY bebas setelah menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin, sejak tahun 2021 lalu.

Meskipun RY sudah bebas bersyarat, ujar Elly Yuzar, namun yang bersangkutan masih harus menjalani wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bogor. “Rachmat Yasin masih wajib lapor ke Bapas Bogor,” tegas Elly Yuzar.

Kakak kandung Ade Yasin, Bupati Bogor nonaktif yang sekarang ini sedang berperkara di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersandung kasus suap Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Barat untuk mencapai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK tahun 2014.

Saat itu, RY divonis terbukti menerima suap sebesar Rp4,5 miliar guna memuluskan rekomendasi surat tukar-menukar kawasan hutan atas nama PT Bukit Jonggol Asri seluas 2.754 hektare. Dari kasus pertamanya itu, mantan Ketua Umum Persikabo ini divonis hukuman 5,5 tahun penjara dan denda Rp300 juta dan dicabut hak politiknya selama 2,5 tahun. Setelah menjalani masa tahanan atas kasus tersebut, RY kemudian bebas dari penjara pada Mei 2019.

Namun, pada Juni 2019, RY kembali ditetapkan sebagai tersangka atas kasus keduanya yakni soal gratifikasi. Dalam kasus kedua itu, RY menerima gratifikasi dari SKPD Kabupaten Bogor dengan total sekitar Rp8,9 miliar untuk kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) Kabupaten Bogor tahun 2013 dan Pemilu 2014, serta dia menerima gratifikasi lainnya. Akibat kasus itu, RY divonis selama 2 tahun 8 bulan, dengan dikurangi selama berada di dalam tahanan dan denda sebesar Rp200 juta.

Sementara sebelumnya dalam kasus Ade Yasin, KPK juga memeriksa RY sebagai saksi di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Kamis 23 Juni 2022. RY diperiksa dalam kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021.

KPK menduga RY ikut terlibat dalam pengaturan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor. “(Rachmat Yasin) bersedia untuk memberikan keterangan di hadapan penyidik dan dikonfirmasi, antara lain terkait dugaan adanya pembahasan bersama antara saksi dengan tersangka AY dalam persiapan untuk mengondisikan laporan hasil audit pemeriksaan tim auditor BPK Perwakilan Jawa Barat,” kata Plt. juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat (24/6) lalu.

** ass

Ely Vebriyanti Jalani Sidang Program Doktor di Kampus IPB

0

Dramaga | Jurnal Bogor

Dr.Ely Vebriyanti, S.Pt.M.P menjalani ujian Sidang Promosi Terbuka Program Doktor dengan hasil penelitian disertasi di IPB University dengan judul ” Kajian Penggunaan Mikroorganisme Lokal dalam Pembuatan Biourin dan Aplikasinya”. Penelitian yang diangkat dari limbah hasil ternak yang biasanya dibuang begitu saja dan mendatangkan pencemaran lingkungan kini dibuktikan dalam bentuk penelitian dan ilmiah.

“Penelitian ini saya lakukan di bawah bimbingan dosen-dosen yang ahli di bidangnya masing-masing diantaranya yaitu, Prof.Dr.Ir.Irma Isnafia Arif,S.Pt.M.Si sebagai Ketua Komisi, Dr.Ir.Salundik M.Si, dan Prof.Dr.Ir Panca Dewi MHK.M.Si masing-masing sebagai anggota komisi dan penelitian dilakukan di Laboratorium Limbah IPTP Fapet IPB University, Saraswati Indo Geneetech Bogor,” papar Dr.Eli Vebriyanti S.Pt.M.P, Selasa (02/08).

Menurutnya, limbah hasil ternak dalam penelitian ini adalah pemanfaatan limbah hasil ternak dan limbah tomat. Hal yang sangat mudah untuk mendapatkan macam kedua limbah ini sehingga diyakini akan begitu mudah mendapatkan jenis limbah ini dan mengolahnya menjadi bernilai ekonomis. Namun tidak tertutup kemungkinan bisa dari sumber limbah lain dengan syarat banyak mengandung air.

“Proses pembuatan dari Biourin ini tidaklah begitu sulit dengan melakukan treatment dan sedikit sentuhan teknologi maka limbah yang biasanya dibuang dapat diberdayakan dan dimanfaatkan sehingga bernilai ekonomis tinggi serta mendatangkan keuntungan bagi pelaku usaha ternak,” paparnya.

Selain itu, kata dia, penggunaan pupuk organik dalam setiap kegiatan pertanian akan membawa dampak yang lebih baik dalam hal segi struktur tanah yang semakin lama akan menjadi semakin subur.

“Selain itu, penggunaan pupuk organik juga akan membuat produk pertanian pangan yang hasilnya cenderung lebih aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya.

Untuk diketahui,Dr.Ely Vebriyanti yang menjalani ujian Kajian Penggunaan Mokroorganisme Lokal dalam Pembuatan Biourin dan aplikasinya adalah salah satu dosen pada Departemen Teknologi Hasil Ternak di Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang Kampus Limau Manis Padang yang Lahir di Padang pada 11 Februari 1979.

** Nay

SMK Mekanik Makin Berprestasi, Yudha Raih Emas Kejuaraan Atletik

0

Cibinong | Jurnal Bogor         

Lagi-lagi siswa binaan SMK Mekanik Cibinong menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Atletik Tingkat Pelajar se-Kabupaten Bogor 2022. Prestasi tersebut salah satunya diraih M.Yudha Setiyawan Putra yang dapat meraih medali emas dalam nomor lompat jauh putra.

Pelatih pendamping Sugiarto dan Anggratha Yudha Bhakti Putra sebagai penanggung jawab prestasi dalam keterangannya via WhatsApp, Selasa (2/8) menegaskan, Yudha putra dari Andik Setiyawan ini mampu keluar menjadi pemenang meski persaingan yang sangat ketat.

“Yudha meraih emas dari SMK Mekanik,” ucap Sugiarto.

Dengan total peserta lebih dari 500 atlet, Kejuaraan Atletik Tingkat Pelajar se-Kabupaten Bogor 2022 yang dilaksanakan di Pakansari pada 26 – 28 Juli 2022, upaya Yudha diakui Sugiarto karena berkat doa orang tua, dan keluarga besar SMK Mekanik.

“Yang utama atas rahmat Allah dan juga tentunya berkat dorongan dan dukungan dari kepala sekolah SMK Mekanik Cibinong Bapak Haslih ST dan dukungan penuh dari  Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Sumarno Bapak H.Igun Sumarno S.Pd, MM,” jelas Sugiarto.

** Asep.S.Sayyev

Palahudin, Pendatang Baru Demokrat yang Dapat Polling Tertinggi Masyarakat

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Mendapati polling tertinggi sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pendatang baru dari Partai Demokrat Kabupaten Bogor di Dapil 2 dalam Polling Kita, Palahudin S.ikom siap maju jika mendapatkan kepercayaan dari masyakat untuk mewakili aspirasi rakyat Dapil II khususnya.

Palahudin yang merupakan putra daerah Gandoang tersebut mengatakan, dalam Polling Kita merupakan hasil survei pilihan masyarakat Dapil II. Walaupun itu bukan suara resmi, namun cukup membuat dia percaya diri untuk maju jika memang ada kepercayaan dari masyarakat.

“Itu polling buatan simpatisan, akan pendatang-pendatang baru yang ada di Partai Demokrat dan kebetulan nama saya menjadi salah satu dalam polling tersebut, sangat apresiasi ya mendapati hasil poling saya ada di urutan tertinggi dari 5 lainnya,” papar Pale sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (02/08).

Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Cileungsi tersebut mengaku terharu adanya inisiatif Polling Kita dari masyarakat. Menurutnya dengan adanya hal tersebut membuktikan bahwa masyarakat sudah semakin cerdas dan jeli dalam memilih siapa yang akan mewakili suaranya nanti.

“Inisiatif itu harus kita hargai, karena adanya insiatif itu besar kemungkinan masyarakat punya penilaian sendiri terhadap nama-nama yang mereka adukan dalam polling, dan itu murni dari pilihan masyarakat ” paparnya.

Menurutnya, untuk dirinya pribadi hendak atau tidaknya maju dalam pencalonan dan bertarung di 2024 nanti itu ada di keputusan partai mengingat pasti banyak peminat yang ingin maju dalam pencalegan mendatang.

“Kita lihat situasi nanti ya, intinya saya apresiasi akan inisitif masyarakat yang telah membuat polling tersebut, dan saya akan percaya diri jika masyarakat juga mempercayakan mandat kepada saya ” pungkas Sekretaris BPOK DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor.

Persentase Polling Kita dari 5 Nama

1.Palahudin, S.I.Kom 35,3%

2.Suparto, MDS.SH,MH 32,4%

3.M.Rizky Gunardi 20,5%

4.Kiky Maria Pertiwi 11,2%

5.H.M.Hanafi, S.Pd 0.6%

** Nay Nur’ain

Berlanjut, Soal Fasos Fasum Perum GAS Masuki Sidang Ketiga 

0

Cibinong | Jurnal Bogor 

Tim Penyelamat Fasos Fasum Perumahan Griya Alam Sentosa (GAS) yang berada di Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor kembali memadati Pengadilan Negeri Cibinong untuk menyaksikan hasil persoalan fasos fasum yang sudah memasuki sidang ketiga, Selasa (02/08).

Dalam persidangan tersebut anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni turut hadir dan memberikan support untuk warga GAS yang masih semangat dan terus berjuang mempertahankan hak fasos fasum yang notabene milik Pemda Bogor.

“Saya sangat terharu sekaligus bangga dengan semangat perjuangan warga GAS, dan Alhamdulillah sidang hari ini wakil dari Pemda atau Bupati hadir,” papar Fathoni biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Selasa (02/08).

Awalnya, kata dia, akan mengejar Plt Bupati atau Sekda jika tidak mengirim perwakilan atau kuasa hukumnya dan permintaan hakim sudah dipenuhi oleh para pengacara warga GAS dan dinyatakan lengkap.

“Saya yakin dari awal bertemu Kang Yudhi yang memperlihatkan semua dokumen yang dipegangnya lengkap dan kuat. Jadi saya yakin akan menang,” cetus Aleg dari Dapil II tersebut.

Dia berharap semua warga GAS terus kompak memperjuangkan haknya bersama-sama dan berdoa agar Majelis Hakim menggunakan hati nuraninya dalam memutuskan kasus ini sehingga hak warga GAS atas fasos fasum bisa dikembalikan.

“Terus berharap Pemda bisa bersama warga, karena yang diperjuangkan juga adalah aset Pemda Bogor, dan Insya Allah saya akan terus kawal dan usahakan hadir langsung dalam sidang-sidang kasus ini,” jelasnya.

Kuasa Hukum warga GAS Yudhi Deki Purwadi, SH, mengatakan hadir perwakilan Bupati dan DPUPR Kabupaten Bogor, serta kuasa hukum Notaris My Love serta kuasa hukum para pembeli tanah fasos fasum dan yang tidak hadir sejak panggilan pertama adalah PT.Gunung Hermon Permai selaku pengembang dan Rakhmat Cahyobroto sebagai notarisnya.

“Pemeriksaan legal standing berjalan dengan baik perihal data-data yang diajukan walaupun ada beberapa data yang harus dilengkapi untuk persidangan pekan depan tanggal 9 Agustus 2022, dan tanggapan yang harus dibuat oleh para tergugat terkait dengan legal standing gugatan class action yang kami ajukan ” ujar Yudhi.

Untuk penggugat, kata dia, hadir kuasa hukum dan para prinsipal (class representatif) dan puluhan masyarakat yang masuk dalam class member serta hadir juga anggota dewan DPRD dari Fraksi PKS yaitu Ahmad Fathoni yang sejak awal mensupport, baik diluar persidangan maupun didalam persidangan.

“Kami kuasa hukum tim Advokasi Penyelamat Fasos Fasum Perum GAS yakin bahwa legal standing kami akan diterima dan ditetapkan oleh Majelis Hakim serta gugatan dapat dilanjutkan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

BNN Bertekad Berantas Narkoba, Pemerintah Kecamatan Gunung Putri Kumpulkan Kades

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Kecamatan Gunungputri beserta kepala desa se-kecamatan Gunungputri menghadiri rapat sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor di aula Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Selasa (02/08). 

Kepala BNN Kabupaten Bogor AKBP Mochamad Syabili mengatakan BNN melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahayanya narkoba untuk diberantas bersama.

“Hari ini adalah sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan dan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) jadi kita berharap kita bisa bersinergi dengan kecamatan di Kabupaten Bogor untuk mensosialisasikan desa bersinar,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Selasa(02/08).

Tujuannya, kata dia agar semua elemen masyarakat bisa mengatasi pecandu dan bisa direhabilitasi.

“Dari sosialisasi di kecamatan ini nanti ditularkan ke seluruh desa agar mereka membentuk Satgas P4GN dan mensosialisasikan kepada masyarakat supaya tahu bahaya penyalahgunaan narkoba dan bagaimana mengatasi pecandu-pecandu untuk bisa direhabilitasi,” paparnya.

Selain penyuluhan, juga melakukan tes urin kepada seluruh staf di Kecamatan Gunung Putri dan kepala desa se-Kecamatan Gunung Putri. Ada 31 orang yang dilakukan tes dan hasilnya semua negative.

“Kalau kita dadakan tes urin agar nanti masyarakat sadar bisa setiap saat kita lakukan tes urin dimana pun, di komunitas manapun. Ini cuma sample saja dilaksanakan kita undang kades-kades tanpa sepengetahuan mereka kita dadakan tes urin sesuai perintah Bupati,” bebernya.

Ditempat yang sama, Camat Gunungputri Didin Wahidin menjelaskan kedatangan BNN Kabupaten Bogor ini untuk sosialisasi P4GN, sekaligus ada tes urin bagi pegawai kecamatan dan para kepala desa demi terciptanya aparatur bebas narkoba di wilayah Kecamatan Gunung Putri.

“Nantinya kita akan buat satgas di setiap desa dan itu akan ada Surat Keputusan (SK) dari saya agar Gunung Putri ini bebas dari narkoba,” kata dia.

Menurutnya, bila ada yang positif dilaporkan dahulu seperti yang dipaparkan BNN dan bagaimana nanti keputusannya bersama BNN. “Maka dari itu dengan adanya sosialisasi ini semua desa harus menjadi desa Bersih Dari Narkoba (Bersinar) dan akan dibuat tim terpadunya,” jelasnya.

** Wisnu / Nay 

Rumah Pompa Dibangun, Belasan Hektar Pesawahan Pasirsaga tak Lagi Kekeringan

0

Nanggung l Jurnal Bogor 

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Jaya di Desa Sukaluyu, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tampak bersyukur.

Pasalnya, kedepan warga petani tak lagi kesulitan air lantaran Pemerintah Pusat melalui Perintah Kabupaten Bogor telah menganggarkan Bantuan Dana Alokasi khusus (DAK)  untuk dibangunnya  rumah irigasi perpompaan untuk mengairi ke blok pesawahan Pasirsaga seluas belasan hektare.

Ketua Kelompok  Tani Mekar Jaya Saleh mengatakan, secara berkala anggaran DAK) Rp 142.500.000 telah dialokasikan guna membangun saluran irigasi rumah pompa. “Swakelola pembangunan rumah pompa yang dikerjakan para petani tentu saja  dijadikan  percontohan pertanian modern,” kata Saleh kepada Jurnal Bogor, Selasa (2/8)

Saleh menuturkan, teknis perpompaan mengkonversi penggunaan pompa bertenaga mesin yang menggunakan bahan bakar minyak jenis bensin menjadi tenaga listrik mendorong warga petani untuk lebih modern.

Kini, Bangunan rumah pompa yang berlokasi diKampung Legok Jambu RT 01 RW 03 dengan memanfaatkan sumber air Corogol  merupakan pertama kalinya dilakukan bagi sejumlah warga petani di Sukaluyu.

Sarana tersebut upaya mendukung aktivitas irigasi di area persawahan Pasirsaga sekitar 12 hektar untuk lebih maksimal. “Dengan saluran air yang maksimal, maka pendapatan petani bisa lebih meningkat,” harap Saleh.

Dasar dibangunnya rumah pompa tersebut, kata dia agar saluran air yang menggunakan pipa dari Kali Cirogol bisa menjangkau ke pesawahan Pasirsaga meskipun datarannya lebih tinggi.

Pipa sepanjang 1,5 kilo meter, itu hanya bisa mengairi pesawahan dan perikanan di kawasan Legok Menteng. ” Minimnya sumber air ke pesawahan Pasirsaga, terpaksa  sejumlah petani hanya memanfaatkan tadah hujan. Akibat dari itu, warga petani seringnya mengalami gagal panen. Sekarang saja  blok pesawahan Pasirsaga mulai mengering,” papar Saleh. 

Sekretaris Kelompok Tani Mekar Jaya Ahmad Yani juga menjelaskan, hamparan persawahan Pasirsaga  milik warga petani datarannya lebih tinggi, maka itu sejumlah warga yang tergabung di Kelompok Tani Mekar Jaya berinisiatif mengajukan ke pihak terkait untuk dibangunnya rumah pompa irigasi tersebut.

Bukan hanya warga petani, bahkan Babinsa Desa setempat Koptu Supriyadi turut membantu berjalannya  saluran irigasi  dengan dibangun rumah pompa tersebut. Menurutnya,  TNI  tentu punya kewajiban  mendukung adanya pembangunan irigasi  agar swasembada pangan yang dihasilkan warga  petani lebih optimal.  

** Arip Ekon