24.7 C
Bogor
Monday, August 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 847

Masuk Sitaan BLBI, 2 Desa tak Bisa Proses BPHTB 

0

Cibinong | Jurnal Bogor 

Pemblokiran transaksi pembayaran BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) terhadap 2 desa yaitu Desa Sukamulya dan Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur yang dilakukan Bappenda Kabupaten Bogor rupanya berdasarkan surat dari Kejaksaan Agung Jakarta. Pemblokiran ini membuat warga yang ingin melakukan transaksi administrasi pembuatan sertifikat tanah dan balik nama AJB (akta jual beli) harus terhenti sementara.

Koordinator Lapangan Bappenda Kabupaten Bogor Itang mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari Jurnal Bogor terkait 2 desa yang tidak bisa melakukan transaksi pembayaran BPHTB, dia langsung melakukan pemeriksaan dan mencari tahu apa yang menyebabkan terjadinya pemblokiran tersebut.

“Jadi pemblokiran tersebut dilakukan atas dasar surat dari Kejaksaan Agung Jakarta, yang mana ada di Desa Sukamulya dan Sukaharja Kecamatan Sukamakmur tersebut terdapat persoalan lahan BLBI yang disita oleh negara dan sudah dianggunkan atau menjadi jaminan oleh Darmawan Lee kepada BLBI,” jelas Itang kepada Jurnal Bogor, Selasa (20/09/22).

Menurutnya, hampir sebagian luas wilayah di 2 desa tersebut sudah diagunkan oleh Darmawan Lee dan saat ini aset-aset tersebut sudah diamankan oleh BLBI.

“Di satu desa itu luasan sekitar 500 hektare sudah dijaminkan oleh Darwawan Lee kepada BLBI. Jadi, untuk keamanan dan safety agar nantinya warga tidak memproses lahan yang sudah disita oleh BLBI maka untuk kegiatan administrasi BPHTB diblokir sementara,” beber Itang.

Namun kata dia, kurang lebih 3 pekan kedepan bisa diproses kembali, karena saat ini pihaknya dan pihak BLBI sedang mengkaji mana saja bagian lahan yang masuk sitaan BLBI yang sudah dijaminkan oleh Darmawan Lee.

“Jika itu sudah terlacak akan kembali dibuka blokirannya. Jadi, nanti jika masih ada lahan yang tidak bisa diproses BPHTB padahal blokiran sudah dibuka berarti lahan tersebut masuk ke dalam sitaan BLBI dan plotingan yang diagunkan oleh Darmawan Lee,” ungkapnya.

Maka dari itu, dia mengingatkan kepada notaris untuk tidak memproses permohonan BPHTB dahulu untuk Desa Sukamulya dan Desa Sukaharja Kecamatan Sukamakmur sampai hasil pengkajian dari Kejaksaan Agung selesai.

“Notaris diminta untuk tidak membuat permohonan terlebih dahulu, mengingat sekarang sedang dalam kajian. Sabar dulu, insya Allah dalam jangka waktu dekat blokiran sudah bisa dibuka setelah ada kepastian titik aset-aset yang diagunkan oleh Darmawan Lee,” tandasnya.

** Nay Nur’ain

Kondisi Mengkhawatirkan, SDN Ciketug Dibahas di Musrenbangdes

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciketug jadi pembahasan serius pada musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tahun anggaran 2022.

Kondisi SDN Ciketug

Kepala Desa Pangkaljaya Taupik Sumarna mengatakan, dalam perencanaan tahun 2023 pihaknya tetap mengadopsi usulan tahun 2021. Alasannya karena masih banyak usulan dari pemangku wilayah masih banyak belum yang terealisasi.

“Kita prioritaskan ke usulan RW yang masih belum terealisasi tahun lalu. Sumber dari dana desa di Desa Pangkaljaya optimalkan untuk pembangunan-pembangunan yang memang urgen. Supaya ada keadilan yang merata, jadi semua bisa merasakan adanya dana desa,” ungkapnya.

Sementara terkait dengan SDN Ciketug, pihaknya akan mendorong ke dinas terkait. Pasalnya, kondisi sekolah tersebut sudah cukup lama mengkhawatirkan.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi di tahun ini, karena memang kondisi sekolah tersebut cukup mengkhawatirkan,” katanya.

Kata dia, selain SDN Ciketug hal serupa juga di SDN Pangkaljaya yang membutuhkan ruang kelas baru.

“Yang lain juga sama membutuhkan ruang baru, karena semakin kesini semakin banyak muridnya sehingga tidak tertampung,” paparnya.

Di tempat yang sama Ketua BPD Desa Pangkaljaya Ida Royani menjelaskan, bahwa kegiatan musyawarah yang berlangsung di aula kantor Desa Pangkaljaya cukup antusias diikuti semua stakeholder.

“Alhamdulillah tadi dari pendidikan sampai dengan keagamaan semua hadir,” ungkapnya.

Terkait dengan sekolah yang sudah rusak, Ida menjelaskan, hal itu dengan sistem (SIPD) denga begitu dinas-dinas terkait untuk bisa melihat langsung keadaannya. Sebab hal itu pengajuan yang sangat penting. 

“Misalnya dinas pendidikan. Sekolah-sekolah yang ada, karena kan ini tidak melalui dana desa. Saya berharap itu ketika masuk SIPD kita mohon dinas terkait itu untuk bisa melihat. Karena kan mereka tidak akan pernah mengajukan kalau keadaanya tidak perlu gitu, begitu pun dengan hal-hal yang lain sama juga,” katanya.

Selain kondisi sekolahnya yang rusak, Ida menyebut akses jalan juga tidak memadai sehingga hal itu yang diminta diperhatikan.

“Tadi kita bahas juga SDN Ciketug, karena memang kita lihat kondisi atapnya cukup mengkhawatirkan, terlebih di musim penghujan ruangan tersebut banjir, ” jelasnya.

Kendati begitu,  sudah memberikan solusi oleh kepala desa pembangunan SDN tersebut tidak bisa melalui dana desa.

“Saya berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk merealisasikan bangunan SDN Ciketug agar cepat direalisasikan supaya anak bisa tenang dalam kegiatan belajar,” tukasnya.

Sebelumnya Kepala SDN  Ciketug Mursid menjelaskan, dari tujuh lokal berikut kantor dan enam ruang belajar secara umum mengalami kerusakan. “Secara umum sudah rusak, namun yang rusak berat itu tiga ruangan, yakni kelas satu, dua dan tiga,” kata Mursid kepada Jurnal Bogor, Senin (5/9).

Menurutnya, kondisi SDN Ceketug cukup mengkhawatirkan, terutama bangunan bagian atas dimana kondisinya sudah lapuk.

Ia mengatakan gedung SDN Ciketug itu telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun. Bahkan setiap tahunnya terus diajukan dan meminta pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk segera ada perbaikan gedung SDN Ciketug.

“Belum ada kabar pasti, kapan SDN Ceketug ini akan diperbaiki,” ungkap Mursid.

** Andres 

Jalan Tarikolot Ditutup, Warga Nekat Nyebrang Kali

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Penutupan Jalan Raya Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor karena adanya perbaikan jalan, membuat sejumlah pengendara nekat menyebrangi Sungai Cileungsi.

Salah seorang warga Anto Suherman (40) mengaku menyebrangi kali dengan cara mendorong kendaraannya. Hal tersebut dilakukan lantaran jalan yang biasa dia lewati ditutup karena sedang diperbaiki.

“Saya mau ke Desa Gunung Sari, ada yang mau diurus di kantor desa, terpaksa nyebrangi sungai biar tidak memakan waktu lama,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (20/09/22).

Menurutnya, kalau melewati jalan biasa, dia harus menempuh jarak sedikitnya lima kilometer.

 “Kalau muter jauh juga, ditambah macet panjang, jadi mau tidak mau terobos sungai aja,” cetusnya.

Ia mengakui, aksinya tersebut dapat membahayakan, pasalnya aliran sungai Cileungsi itu terbilang cukup deras. “Bismillah aja,” katanya sambil tertawa.

Bukan hanya dia, aksi nekat menyebrangi Sungai Cileungsi pun dilakukan Yatna, alasannya agar tidak memakan waktu lama. “Biar cepat aja, walau resikonya besar, tapi pelan-pelan saya dorongnya,” cetusnya.

Sementara Jalan Raya Citeureup-Sukamakmur yang dikerjakan oleh CV.Pesona Duta Karya sebagai pelaksana kegiatan, dan PT.Nasuma Putra sebagai Pengawas Konsultan dengan memakan anggaran APBD sebesar Rp.2,9 miliar.

** Nay Nur’ain

Pramuka Garuda Diharapkan Jadi Kader Tangguh

0

Ketua Kwarran Nanggung Inginkan Peserta yang Dikirim Jadi Teladan

Nanggung | Jurnal Bogor

Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor melakukan pengukuhan tanda Pramuka Garuda tahun 2022 di Bumi Perkemahan Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Minggu (18/9/2022).

Pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin. Dia meminta seluruh anggota Pramuka Garuda mampu berperan aktif mendarmakan diri kepada masyarakat dimana pun dan menjadi wadah dalam mencetak kader bangsa yang tangguh, tanggon dan trengginas.

“Kegiatan hari ini saya apresiasi atas nama Pemkab, tentunya apa yang sudah dicanangkan Ketua Kwarcab dan jajaran, ingin mencetak 10 ribu kader Garuda bisa tercapai.  Kami harap dengan aktivitas ini jadi sarana untuk mencetak kader bangsa yang tangguh, tanggon dan trengginas, sehingga kedepan kader bangsa lahir dari Kabupaten Bogor khususnya dari keanggotaan Pramuka,” kata Burhanudin.

Sementara Kwartir Ranting Nanggung yang mengikuti kegiatan Tapakan dan Inaugurasi Pramuka Garuda Kwartir Cabang Kabupaten Bogor tersebut, mengirimkan sebanyak 42 peserta dari 3 golongan diantaranya Pramuka Siaga, Penggalang dan Pramuka Penegak.

Sebelumnya Kwarran Nanggung juga melaksanakan kegiatan TC dan pelepasan secara resmi peserta.

Ketua Kwarran Nanggung Ondeng Sofwanudin mengatakan, tujuan Kwarran Nanggung mengirimkan peserta didiknya selain program kerja Waka Binamuda, juga sebagai pembentukan karakter setiap peserta didik.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kwartir Cabang Kabupaten Bogor yang sudah menyematkan Pramuka Garuda, hal ini Pramuka Garuda adalah capaian tertinggi seorang anggota pramuka di golongannya,” katanya.

Menurut Ondeng, mabigus para kepala sekolah juga dalam hal ini harus punya rasa ingin memiliki gerakan Pramuka. Sebab hal tersebut bukan hanya untuk ketua Kwarran, akan tetapi untuk semua insan pendidikan yang notabene para kepala sekolah baik guru dan pelajar.

“Jadi bukan untuk satu golongan saja, artinya tugas memandirikan, mendewasakan dan mendisiplinkan anak itu adalah tugas bersama-sama, jadi saya ingin temen-temen bisa berkontribusi kedepannya,” kata Ondeng yang juga kepala sekolah SDN Parakanmuncang 02, kepada Jurnal Bogor di ruang kerjanya. kemarin.

Ondeng berharap, peserta yang sudah disematkan di Kwarcab Kabupaten Bogor dalam Tapakan Pramuka Garuda 2022 bisa memberikan contoh yang terbaik, baik di sekolahnya maupun di luar sekolah.

“Diharapkan peserta yang kemarin sudah dilantik menjadi Pramuka Garuda tingkat Penegak saya harap bisa memberikan  teladan bagi teman-temannya,” ungkapnya.

Di tempat terpisah salah satu peserta perwakilan Kwarran Nanggung yang juga purna Jambore 2022 Muhamad Fauzan menjelaskan, persiapan yang dilakukan untuk mengikuti Tapakan Pramuka Garuda. Yaitu mempersiapkan mental, berkas dan mempersiapkan tampilan yang akan ditampilkan nanti di Inagurasi Tapakan Pramuka.

Awalnya dia merasa termotivasi dari alumni-alumni yang telah mengikuti kegiatan serupa untuk menambah ilmu dan wawasan melalui kegiatan tersebut. 

“Tentu saya juga ingin menjadi Pramuka Penggalang yang lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya,” tukasnya.

** Andres

Plt Bupati Bogor Yakinkan Kebutuhan Warga Terdampak Pergeseran Tanah Terjamin

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengunjungi korban bencana pergerakan tanah di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Senin (19/9). Iwan Setiawan meyakinkan kebutuhan warga terdampak bencana pergeseran tanah terjamin.

Menurutnya, dia hadir untuk memastikan dan meyakinkan kebutuhan masyarakat yang terdampak, baik makan dan minum, sewa rumah, dan kebutuhan lainnya.

“Kami akan segerakan untuk mencairkan biaya sewa tempat tinggal, karena bagaimanapun tinggal di pengungsian tidaklah nyaman. Kemudian untuk kebutuhan makan dan minum, dapur umum kita selalu siagakan. Selanjutnya, bagi yang terdampak secara psikis tentunya kita akan bantu lewat trauma healing,” ujar Iwan.

Ia melanjutkan, untuk penanganan jangka pendeknya kita sudah mengalokasikan anggaran untuk sewa tempat tinggal bagi penduduk yang terdampak. Kedua, bantuan makanan sudah siap, baik dari Dinas Sosial maupun BPBD.

“Ketiga, untuk membantu mobilisasi di lokasi yang sifatnya darurat, kami sudah menurunkan alat berat untuk meratakan tanah agar bisa dilalui. Namun melihat kondisi tanah disini masih labil, kami masih gunakan alat ringan untuk membuat jalan sementara,” jelas Iwan.

Menurutnya, untuk penanganan jangka panjangnya yakni kami akan membuat rekomendasi terkait status tanah di wilayah ini. Jangan sampai terjadi kembali peristiwa serupa, sementara masyarakat masih bermukim di atas tanah ini. Jadi memungkinkan bagi yang terdampak akan kita lakukan relokasi ke zona aman.

“Saya ingin ada kajian yang lebih maksimal, agar saat kita relokasi tidak ada lagi yang tinggal di atas tanah ini. Dan nantinya kualitas rumah yang dibangun pun harus berbeda, yakni yang didesain khusus anti gempa,” ungkap Iwan.

Untuk relokasi di daerah ini kata dia, masih banyak tanah yang milik pemerintah sehingga akan berkoordinasi dengan pihak lainnya agar relokasi bisa dilakukan dengan baik dan prosesnya bisa cepat. 

Sekretaris Camat Babakan Madang Iskandar mengatakan telah meminta warga untuk mengungsikan diri sementara, dan mengosongkan rumahnya sampai kondisi benar-benar sudah baik dan stabil.

“Pemerintah Kecamatan selalu standby dan terus memantau kondisi lokasi pergeseran tanah ini, terutama untuk keselamatan warga dimana serta kebutuhannya, jangan sampai warga yang mengungsi kekurangan bahan pangan dan juga kebutuhan lain,” ujar Iskandar kepada Jurnal Bogor, Selasa (20/09/22).

Dia berharap relokasi segera dilakukan mengingat tinggal terlalu lama ditempat pengungsian pun tidak akan membuat nyaman warga apalagi untuk mereka yang punya anak kecil.

“Semoga disegerakan untuk relokasi, dan untuk warga yang rumahnya direlokasi nanti agar mengikuti anjuran pemerintah, karena Pemerintah pasti memberikan yang terbaik untuk warganya,” ucap Iskandar.

** Nay Nur’ain 

SBI Ajarkan Keterampilan Ecoprint Bagi Difabel

0

Klapnunggal | Jurnal Bogor 

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong menggelar kegiatan Skillantrophy Paper Ecoprint bagi anak penyandang disabilitas atau difabel di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat, 16 September 2022, melibatkan kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan pengajar SLB Mentari Citra Diri, serta karyawan SBI Pabrik Narogong.

General Affairs & Community Relations Manager SBI Nur Lailiyah mengatakan, gerakan Skillanthropy  Paper Ecoprint merupakan bagian dari Employee Volunteer Program SBI Narogong, yaitu gerakan sukarela yang diinisiasi oleh karyawan SBI untuk berbagi pengetahuan tentang Ecoprint bagi difabel di sekitar pabrik sebagai bagian dari keterlibatan dengan masyarakat. 

Kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan, menggugah kepedulian pada sahabat difabel, serta memperkenalkan prinsip ramah lingkungan sejak dini dalam proses produksi berbagai tumbuhan yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai ekonomi, menjadi bermanfaat. 

“Antusiasme rekan-rekan karyawan sangat luar biasa. Mereka bersedia meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman, keterampilan dan keceriaan dengan sahabat difabel dalam memaksimalkan tumbuhan sebagai pewarna alami dan menjadi pola yang indah. Ini sejalan dengan komitmen SBI untuk selalu mengedepankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan pada seluruh kegiatan operasional kami,” ujar Nur Lailiyah kepada Jurnal Bogor, Selasa (20/09/22).

Laily menjelaskan bahwa program ini juga sesuai dengan prinsip pemenuhan hak tumbuh kembang bagi anak termasuk di SLB Mentari Citra Diri. 

“SBI mendukung pemenuhan hak-hak anak, dimana mereka berhak untuk mendapatkan pendidikan, berekspresi dan bermain demi perkembangan fisik, mental, spiritual, moral, serta sosialnya. Dalam kegiatan ini kami  tidak hanya memperkenalkan prinsip ramah lingkungan, tetapi kami juga bermain dan berbagi kebahagiaan bersama sahabat difabel,” sambungnya. 

Ia juga menjelaskan, memanfaatkan potensi sumber daya alam yang mengedepankan aspek lingkungan serta kepedulian pada pendidikan khususnya kelompok rentan, merupakan salah satu fokus SBI dalam mencapai target SDGs (Sustainable Development Goals) 2030. 

Dalam perjalanannya, perusahaan juga terus mengembangkan berbagai program pendampingan dan pemberdayaan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. 

“Kami memiliki strategi keberlanjutan dan perencanaan yang komprehensif untuk mencapai target-target dalam pengembangan solusi-solusi berkelanjutan”, pungkasnya

Kedepan, SBI akan terus mengoptimalkan berbagai aspek pembangunan berkelanjutan yang manfaatnya tidak hanya dirasakan untuk Perusahaan namun bagi seluruh pemangku kepentingan dalam setiap mata rantai pasokan. 

Untuk diketahui, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang.

** Nay Nur’ain

Gol Tunggal Rio Ferdinan Menangkan Rans Nusantara FC Saat Bungkam Borneo FC 1-0

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Ambisi Rans Nusantara FC U-18 berhasil memetik poin penuh dalam laga lanjutan Kompetisi Elite Pro Acdemy (EPA) U-18 Gtup A.

Rans Nusantara FC U-18 yang dibesut M Qodrat menumbangkan Borneo FC dengan skor 1-0 dalam laga yang berlangsung di lapangan Jakarta Internasional Stadium (JIS Jakarta, Selasa, 20 September 2022

Kemenangan Rans Nusantara FC U-18 atas Borneo FC berkat gol tunggal Rio Ferdinan pada menit ke-61 yang bersarang ke gawang Borneo FC yang dikawal Arya Handika Pratama.

Manager Rans Nusantara FC U-18, Gautama Bayu tampak bangga dan senang dengan kemenangan yang diraih Rio Ferdinan cs.

” Alhamdulilah kita. Kembali memetik poiin penuh. Saya apressiasi kerja keras semua pemain dan jajaran pelatih,” ujar Gautama Bayu, Selasa, 20 September 2022

Mudah mudahan, kata Gautama Bayu, kemenangan lawan Borneo FC ini akan jadi modal penting dalam menatap laga selanjutnya.

Saat ini, Rans Nusantara FC sudah mengemas 16 poin dan menempati posisi ketiga klasemen Grup A.

Pada laga selanjutnya, anak anak asuhan M Qodrat ini akan meladeni Dewa United FC dan Persikabo 1973.

“Target kami tentunya meraih poin maksimal dalam dua laga tersisa pada Konpetisi EPA U -18 kali ini dan finish pada posisi runner up ” pungkasnya.

** asep syahmid

Andre Wisnu Adi dkk Dipanggil Seleksi Timnas Softenis Untuk SEA Games Kamboja 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Meskipun baru menggeluti cabor softenis baru dua tahun, namun Andre Wisnu Adi, salah satu pemain softenis binaan Pesti Kabupaten Bogor sudah memikat perhatian pengurus pusat softenis.

Tak heran jika PP Pesti memangil Andre Wisnu Adi yang juga andalan Tim Softenis Kabupaten Bogor pada Porprov Jabar 2022 bulan November mendatang untuk ikut dalam Seleknas Tim Softenis untuk persiapan SEA Games 2023 di Kamboja.

Pemanggilan Andre Wisnu Adi masuk dalam Seleknas Tim Softenis ini berdasarkan undangan seleknas dari PP Pesti melalui surat No: 084/ SRT/ PESTI/ IV / 2022 tertanggal 19 September 2022 yang ditanda tangani secara langsung oleh Sekjen PP Pesti, Agus Rosadi.

Ketua Pesti Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Chechanova mengaku bangga dengan dipangilnya empat atlet Softenis Kabupaten Bogor termasuk Andre Wisnu Adi untuk ikut seleknas Tim Softenis Indonesia menuju Sea Games 2022.

Vio panggilan akrab dari Ketua Pesti Kabupaten Bogor optimis Andre Wisnu Adi akan masuk dalam skuad Timnas Softenis Indonesia pada Sea Games 2022.

” Kami bangga walaupun Pesti Kabupaten Bogor baru berusia 2 tahun. Namun kami sudah mampu mengirimkan perwakilan dalam Seleknas kali ini.,” ujar Vio

Sementara itu, Agus Althaf salah satu pelatih Tim Softenis Kabupaten Bogor mengatakan, selain Andre Wisnu Adi ada tiga pemain Kabupaten Bogor lainnya yang dipanggil selknas kali ini.

Agus menambahkan, tiga pemain Softenis Kabupaten Bogor lainnya yang ikut seleknas kali ini diantaranya Angelica, Hemat Bhakti Anugerah dan Daniel Sanger.

Pelaksanaan Seleknas Tim.Softenis untuk SEA Games 2023 di Kamboja itu akan dilakukan pada tanggal 8 -9 Oktober di Lapangan Tenis Klub Eksekutif Persada, Jalan Raya Protokol, Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur.

Pada seleksi nasional kali ini, PP Pesti memanggil sebanyak 15 pemain putra dan 8 pemain putri yang akan mengikuti seleknas awal bulan depan.

** asep syahmid

Tiga Atlet Hockey Kabupaten Bogor Lolos Seleksi Tim Hockey U-21 Jawa Barat

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Tiga atlet hockey binaan FHI Kabupaten Bogor menuai prestasi gemilang dalam seleksi Tim Hockey Outdoor U-21 Jawa Barat yang diikuti 186 atlet hockey di Jawa Barat.

Ketiga atlet hockey Kabupaten Bogor yang lolos seleksi Tim Hockey Outdoor U-21 Jabar diantaranya Lutfi Sahid Asyidiq Ibnu Kamal (putra) Ade Nisa Oktaviyani dan Safira Qurotun A’ Yuni (putri).

“Alhamdulilah tiga atlet hockey binaan FHI Kabupaten Bogor lolos seleksi Tim Hockey Outdoor U-21 Jabar,” ujar Ketua FHI Kabupaten Bogor, M Saepudin, Selasa, 18 September 2022.

Aep menambahkan, pelaksanaan seleksi pemain putra dan putri U-21 Jabar itu dilakukan di Lapangan Hockey Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada tanggal 17 sampai 18 September 2022.

Selanjutnya, kata Aep, pada seleksi kali ini FHI Kabupaten Bogor mengiirimkan 5 orang atlet.

“Tim Hockey Outdoor Kabupaten Bogor ikut seleksi tim Hockey Jabar . Dari 5 atlet yang dikirim ada 3 atlet yang lolos seleksi yakni 2 putra 1 putri, ” bebernya.

Disamping itu, kata Aep, seleksi Tim Hockey Jabar U-21 masih akan berlanjut pada akhir pekan nanti untuk nomor Hockey Indoor.

” Lolosnya tiga atlet binaan FHI Kabupaten Bogor ini adalah buah kerja keras dan proses pembinaan yang kami lakukan selama ini,” pungkasnya.

Nama yang lolos seleksi tahap 1 tim Hockey Field Jabar U-21 dari Kabupaten Bogor :

  1. Lutfi Sahid Asyidiq Ibn Kamal
  2. Ade Nisa Oktaviyani
  3. Safira Qurotun Ayuni

** asep syahmid

14 Atlet NPCI Kabupaten Bogor Lakukan Pemeriksaan Mata Sebagai Syarat Klasifikasi Peparda Jabar 2022

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Sebanyak 14 atlet NPCI Kabupaten Bogor yang tergabung dalam Pelatcab Peparda Jabar 2022 mengikuti test pemeriksaan mata.

Pemeriksaan mata yang diikuti 14 atlet NPCI Kabupaten Bogor ini dilakukan di RS Mata Cicendo, Kota Bandung, Selasa, 20 September 2022.

Sebelumnya, NPCI Kabupaten Bogor juga telah melakukan test fisik dan kesehatan kepada semua atletnya yang akan diberangkatkan ke Peparda Jabar 2022.

Ketua Umum NPCI Kabupaten Bogor, M Misbach mengatakan, pemeriksaan mata kepada para atlet NPCI Kabupaten Bogor ini sebagai salah satu program yang memag sudah jadi agenda sebelum menatap Peparda Jabar 2022.

Ia menambahkan, pemeriksaan mata ini sifatnya wajib dilakukan kepada para atlet yang tuna netra.

“Pemeriksaan mata yang dilakukan kepada 14 atlet NPCI Kabupaten Bogor ini sebagai syarat klasifikasi untuk tuna netra yang akan ikut dalam Peparda Jabar 2022 di Kabupaten Bekasi,” ujar Ketua Umum NPCI Kabupaten Bogor, M Misbach, Selasa, 20 September 2022.

Lebih lanjut, kata Misbach, 14 atlet yang melalukan pemeriksaan mata itu berasal dari cabor Atletik, Angkat Berat, Renang, Tenis Meja dan Goal Ball.

** asep syahmid