28.9 C
Bogor
Sunday, August 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 841

Tenda Berakhir, Pemda Akan Sewakan Rumah untuk Korban Bencana Bojongkoneng

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Menjelang berakhirnya waktu pemasangan  tenda darurat untuk korban bencana di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pemerintah setempat sudah menyiapkan sedikitnya puluhan rumah sewa atau kontrakan untuk warga yang terdampak bencana.

Kepala Desa Bojong Koneng, Rusdi menuturkan, pihaknya bersama Pemerintah Daerah akan segera menyiapkam rumah sewa atau kontrakan untuk warga yang terdampak bencana alam pergeseran tanah yang merusak fasilitas hingga rumah tinggal.

” Nantinya warga yang mengungsi dan rumahnya mengalami kerusakan akan disiapkan rumah sementara berbentuk kontrakan, ” ujarnya, Selasa (27/09).

Warga bisa mengisi rumah sewa atau kontrakan ini secara gratis karena semua sudah ditanggung oleh Pemerintah Daerah.

“Nanti warga sendiri yang mencari rumah sewa / kontrakan, mau di perkampungan mana?, pemerintah hanya menyiapakan anggarannya, tapi ada juga yang dipilih oleh pemerintah untuk warga yang mengungsi,” paparnya.

Untuk waktu rumah sewa atau kontrakan sendiri, pemerintah hanya menyewakan selama 3 bulan untuk warga, karena diperkiraan dalam waktu 3 bulan kedepan kondisi tanah di Bojong Koneng sudah normal kembali.

“Dikasih waktu tiga bulan saja, kalau sudah normal kembali warga pun akan balik lagi kerumahnya,” terangnya.

Rusdi mengaku bencana alam pergerakan tanah yang terjadi di wilayahnya membuat fasilitas umum seperti jalan, tempat ibadah hingga rumah tinggal rusak parah.

“Ada 302 kepala keluarga yang terdampak bencana alam, ditambah akses jalan terputus namun sedikit demi sedikit kami akan perbaiki,” tuturnya.

Untuk beberapa warga yang akan disewakan rumah tinggal, Kades mengakui hal tersebut masih dilakukan pendataam terlebih dahulu

“Kalau data sementara ada 30 Kepala Keluarga yang akan disewakan rumah tinggal, namun data tersebut masih sementara bisa nambah bisa juga kurang,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Danlanud ATS Dikunjungi Kas Koopsudnas Tinjau Latihan Giant Flag

0

Kemang l Jurnal Bogor

Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Suliono menerima kunjungan kerja Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kas Koopsudnas) Marsda TNI Tedi Rizalihadi dalam rangka meninjau secara langsung latihan Giant Flag di Shalter Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja, Selasa (27/9).

Latihan Giant Flag ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan demo udara dalam rangka HUT TNI ke-77 Tahun 2022.

Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kas Koopsudnas) Marsda TNI Tedi Rizalihadi menekankan tentang budaya safety merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan guna mewujudkan Zero Accident.

“Keselamatan terbang dan kerja TNI Angkatan Udara merupakan tanggung jawab seluruh anggota Angkatan Udara, dan itu harus menjadi prioritas kita semua,” ungkap Kas Koopsudnas Marsda TNI Tedi Rizalihadi kepada wartawan.

Sementara Komandan Landasan Udara Atang Sendjaja Marsma TNI Suliono mengungkapkan kegiatan latihan giant flag sebagai bahan latihan yang memang dilakukan satuan udara sekaligus menyambut HUT TNI ke-77.

“Pada latihan Giant Flag dibagi atas dua elemen, dan tiap elemen terdiri dari satu pesawat pembawa bendera dan dua pesawat sebagai pengawal,” tuturnya.

Pada saat peninjaun Kaskoopsudnas didampingi antara lain, Kapok Sahli Koopsudnas Marsma TNI I Made Susila A, Kaskoopsud I Marsma TNI Jorry S. Koloay, Asops Kaskoopsudnas Marsma TNI Hendrikus Haris Haryanto, Paban III/Lat Sops Kaskoopsudnas Kolonel Pnb M. Anjar Legowo, Pabandyaops Sops Kaskoopsud I Letkol Pnb Bambang Apriyanto, beserta pejabat Lanud Atang Sendjaja.

Sebelum meninjau secara langsung latihan Giant Flag Kas Koopsudnas dan rombongan menerima paparan mengenai pelaksanaan dan kegiatan Giant Flag yang berlangsung di gedung VVIP Lanud Atang Sendjaja yang disampaikan Komandan Wing 4 Kolonel Pnb Agni Prayogo.

** Arip Ekon

KRL Cinta RW 21 Ciangsana Turut Berpartisipasi dalam BKRL 2022

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Kampung Ramah Lingkungan Ciangsana Indah Tertata (KRL Cinta) RW 21 Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ikut partisipasi dalam kegiatan Bina Kampung Ramah Lingkungan (BKRL) 2022 yang diadakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Selasa (27/09).

Inisiator pendirian yang sekaligus Ketua KRL Cinta, Enny Musfiroh Setyarini, SP bersyukur sekali dengan adanya program KRL dari DLH ini.

“Dengan adanya program KRL yang mencakup pengelolaan sampah, penghijauan, sanitasi dan partisipasi masyarakat  sangat bermanfaat untuk menata lingkungan menjadi lebih baik,” ungkap Een panggilan akrab ketua KRL Cinta kepada Jurnal Bogor, Selasa(27/09).

Een yang merupakan istri dari Achmad Fathoni, ST Anggota DPRD Kabupaten Bogor di Komisi 3 yang juga membidangi masalah lingkungan memulai berinisatif mendirikan bank sampah sejak 2018. Kemudian tahun 2019 mengajak kembali para tetangga membentuk KRL dan tahun 2021 membentuk KWT (Kelompok Wanita Tani). 

Sementara Endin, Tim juri DLH yang mewakili evaluasi juga menyampaikan apresiasi kepada KRL Cinta. 

“Tidak ada yang perlu kami sampaikan lagi karena memang sudah bagus semua, hanya perlu ditingkatkan kembali, khususnya masih ditemui adanya genangan selokan di beberapa tempat. Ke depan perlu diperbanyak biopori untuk pengomposan dan mengatasi genangan,” ungkapnya.

Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra juga menyampaikan apresiasi kepada para pegiat KRL Cinta, Bank Sampah Cinta dan KWT Caping Cinta yang terus bergerak untuk lingkungan dan bangga dengan prestasi yang diraih. 

“Saya memberikan apresiasi kepada para srikandi di lingkungan RW 21 yang konsisten membawa nama baik RW 21,” jelasnya.

Ditempat yang sama disampaikan Achmad Fathoni, Anggota DPRD yang sekaligus Pembina KRL Cinta menyampaikan terima kasih kepada DLH, para pengurus KRL dan RW 21 serta warga, Kades dan jajaran kecamatan. 

“Saya selalu suport kegiatan lingkungan, dan saya tahu DLH memiliki alokasi anggaran yang terbatas. Oleh karena itu pada 2023 saya sudah pastikan alokasi Pokir saya untuk pembinaan dan penyuluhan KRL sebesar 1 M. Semoga dengan dorongan Pokir ini. DLH bisa membantu KRL untuk lebih maju dan kuat dalam menjaga lingkungan,” ungkap Fathoni biasa disapa penuh harap.

** Nay Nur’ain

Asah Kemampuan Identifikasi Keunggulan Kompetitif Organisasi, Peserta PKN II Lakukan VKN Ke Subang

0

Subang | Jurnal Bogor

Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) membekali para peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XX kemampuan identifikasi keunggulan kompetitif organisasi melalui Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN).

Disebutkan oleh Yusral Tahir, Kepala PPMKP bahwa tujuan VKN yaitu agar peserta mampu mengidentifikasi keunggulan kompetitif (competitive advantages) organisasi yang menjadi lokus (tempat) visitasinya.

“VKN ini sebagai sarana sharing inovasi yang telah dilakukan oleh lokus yang dikunjungi sehingga terbangun pengertian dan kesepahaman antara peserta serta dapat memberikan rekomendasi bagi peningkatannya”, sebut Yusral

Sementara itu, Asep Nuroni, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang mengungkapkan harapannya atas kunjungan peserta PKN ke daerahnya

“Kabupaten Subang merupakan peyokong pangan ketiga nasional dari 27 kabupaten yang ada di Jawa Barat, kami berharap Bapak dan Ibu peserta PKN dapat berbagi pengalaman dengan para peternak kami”, ungkap Asep.

Melalui VKN, Asep berharap para peserta dapat memberikan pengalaman, atau rekomendasi saran untuk peningkatan sektor pertanian/peternakan di daerahnya

Adapun lotus VKN di Kabupaten Subang meliputi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan peternak binaan dari Koperasi Brahman Sejahtera, Kabupaten Subang.

VKN merupakan bagian dari Agenda Aktualisasi Kepemimpinan yang membekali para peserta kemampuan mengaktualisasikan kapasitas kepemimpinan strategis melalui identifikasi keunggulan kompetetif organisasi yang menjadi lokus dan dapat memberikan rekomendasi peningkatan keunggulan kompetitif organisasi yang dikunjunginya.

Nantinya para peserta akan menyusun laporan, berbagi pengalaman, dan dapat mengadaptasi lesson learnt dari VKN untuk memperkaya penyusunan policy brief sesuai dengan tema pembelajaran.

PKN Tingkat II membekali peserta pengembangan kompetensi manajerial dan kepemimpinan strategis dalam rangka menghadapi dinamika lingkungan dan mendorong perubahan organisasi yang berdampak bagi organisasi sesuai dengan tanggungjawab instansinya untuk menjamin terwujudnya akuntabilitas Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Hal tersebut sejalan pula apa dengan yang disampaikan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo terkait pentingnya kepemimpinan atau behavior leadership (perilaku kepemimpinan) dalam menentukan suatu pencapaian organisasi, menurutnya keberhasilan sebuah manajemen ditentukan dari hadirnya pemimpin yang baik.

“Kemimpinan menjadi sesuatu yang sangat penting di dalam kehidupan yang ada. Keberhasilan sebuah manajemen apa saja ditentukan oleh 60 persen hadirnya pemimpin yang baik,” tegas Mentan Syahrul.

** Nita/Yudi/PPMKP

Usulkan Pelatihan Kerja Bagi Disabilitas

0

JURNAL INSPIRASI – Komisi IV DPRD Kota Bogor, menggelar rapat kerja dengan mitra kerja beragendakan pembahasan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2022, selama sepekan ini.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar mengungkapkan salah satu usulan komisi kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor, adalah meminta agar digelarnya pelatihan kerja bagi warga penyandang disabilitas.

“Ya kita minta itu ada pelatihan kerja untuk teman-teman penyandang disabilitas di anggaran perubahan ini,” ujar Karnain, belum lama ini.

Menurut Karnain, pelatihan kerja ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Disabilitas. Ia memeparkan didalam pasal 60 dan pasal 61, Pemerintah Kota Bogor menjamin proses rekrutmen, penerimaan, pelatihan kerja, penempatan kerja, keberlanjutan kerja, dan pengembangan karir yang adil dan tanpa diskriminasi kepada Penyandang Disabilitas.

“Jadi sesuai amanat perda, pelatihan ini harus segera disediakan oleh Disnaker,” jelas Karnain.

Pelatihan kerja ini juga menurut Karnain berfungsi untuk meningkatkan kualitas kerja penyandang disabilitas. Sebab, berdasarkan amanat perda, Pemkot Bogor dan BUMD di Kota Bogor wajib mempekerjakan minimal 3 persen penyandang disabilitas dari jumlah pekerja. Sedangkan, untuk perusahaan swasta wajib mempekerjakan minimal 2 persen penyandang disabilitas dari jumlah pekerja.

“Peningkatan kualitas kerja melalui pelatihan kerja ini juga kan selain bisa menambah skill individu untuk bisa direkrut perusahaan, juga membuka peluang untuk membuka usaha sendiri nantinya,” pungkasnya.** Fredy Kristianto

Lagi, Ajuan Uang PMP Pasar Ditolak

0

JURNAL INSPIRASI – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) Perumda Pasar Pakuan Jaya DPRD Kota Bogor, menghapus pengajuan uang dalam penyertaan modal untuk perusahaan plat merah tersebut.

Ketua tim Pansus DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, mengungkapkan selain penghapusan modal berupa uang, DPRD Kota Bogor juga meminta agar Perumda Pasar Pakuan Jaya menetapkan belanja pegawai paling banyak 35 persen dari belanja tiap tahunnya paling lama tiga tahun.

“Berdasarkan hasil rapat, ada dua poin yang kami setujui dengan pihak Pemkot. Yaitu pertama menghapus pengajuan modal berupa uang dan menetapkan belanja pegawai paling banyak 35 persen,” kata pria yang akrab disapa ZM ini.

Nantinya, PMP Perumda Pasar Pakuan Jaya hanya berisikan modal berupa tanah dan bangunan dari tiga pasar, yaitu pasar Jambu Dua, Pasar Kencana dan Plaza Bogor. ZM pun mengungkapkan ketiga aset tersebut sudah siap diberikan ke pihak pasar karena sudah memenuhi persyaratan administrasi.

Dengan adanya PMP ini, maka modal dasar dari Perumda Pasar Pakuan Jaya bernilai Rp503 miliar, sehingga ZM menegaskan terdapat poin dimana pihak Perumda Pasar Pakuan Jaya wajib menyetorkan deviden yang menjadi hak Daerah Kota paling sedikit 55 persen dari laba Perumda Pasar Pakuan Jaya setiap tahun anggaran.

“Ketentuan in pun sudah dituangkan didalam berita acara dan disetujui dan ditandatangani oleh Kabag Hukum dan HAM serta Kepala BKAD Kota Bogor,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir membenarkan bila penghapusan ajuan uang PMP berdasarkan kesepakatan dengan DPRD.

“Sekarang kita fokus ke PMP aset. Untuk uang biar belakangan saja. Toh periode kami juga mau habis,” ucapnya.

Muzakkir menuturkan bahwa PPJ akan menggunakan dana yang ada untuk pengembangan bisnis. “Kalau untuk aset yang sudah kita terima akan segera direvitalisasi,” jelasnya.** Fredy Kristianto

Mau Dibangun Pedestrian, 300 Lapak PKL Bogor Barat Dibongkar

0

JURNAL INSPIRASI – Sebanyak 300 lapak pedagang kaki lima (PKL) dk kawasan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat dibongkar aparat gabungan dari unsur Satpol PP, TNI dan Polri, Selasa (27/9).

Kepala Bidang Trantibum Linmas Satpol PP, Andry Sinar Wahyudianto mengatakan bahwa lapak PKL yang dibongkar dimulai dari Jalan Raya Cifor, Bubulak-Simpang Situ Gede.

“Pembongkaran ini dilakukan karena ini merupakan aset dari pemkot bogor karena direncanakan ke depan bakal ada penataan wilayah kawasan jalan cifor atau situgede,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia, pembongkaran sudah dilakukan sesuai tahapan mulai dari sosialisasi hingga peringatan 1 sampai 3. “60 persen PKL sudah membongkar secara swadaya, 40 persennya belum,” ucapnya.

Kata dia, PKL menempati lahan milik Jementerian Kehutanan, namun sudah diserahterimakan ke pemkot dan sekarang menjadi milik pemkot. “Kedepan akan dibangun pedesterian dan jalur hijau disini,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa ratusan PKL sudah melalui prosedur yang berlaku. Mulai dari tahapan sosialisasi, pemberian peringatan 1-3 hingga pelaksanaan penertiban.

“Awal dari tahun 2019, terakhir tahun 2021 sudah dilakukan rapat penataan kawasan Jalan Cifor. Jadi memang sudah sesuai tahapan sampai hari ini dan sesuai prosedur juga,” ungkapnya.

Andry menambahkan, dalam penertiban kali ini pihaknya menurunkan 300 petugas.

Sementara itu, Camat Bogor Barat, Abdul Rahman mengaku tengah mengupayakan tempat relokasi bagi ratusan PKL ini, terutama kepada para pemilik lahan di kawasan Situgede.

“Kami akan koordinasikan untuk relokasi. Tapi, butuh waktu memang, tidak langsung. Kita koordinasikan dengan dinas terkait, tokoh masyarakat, yang punya lahan untuk bisa relokasi penampungan PKL, kita akan kooedinasi dengan pengelola Situ Gede,” jelasnya.** Fredy Kristianto

Diduga Lakukan Pelecehan, Polisi Periksa Oknum Guru

0

JURNAL INSPIRASI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota memerika H, oknum guru yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mantan muridnya berinisial S (15).

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, dalam laporan kasus dugaan pelecehan seksual itu, pihaknya sudah meminta keterangan dari enam orang saksi. Bahkan, sudah mendatangi lokasi kejadian.

“Sudah enam orang diperiksa, dan kani sudah datangi ke sana untuk cek TKP,” ujar Kompol Dhoni kepada wartawan, Selasa (27/9).

Diketahui, pelajar setingkat SMK asal Kota Bogor berinisial S (15) diduga mengalami kejadian pelecehan seksual yang dilakukan mantan gurunya, H (70).

Kasus dugaan tindak pelecehan seksual sendiri dilaporkan terjadi pada Jumat (26/8) lalu. Ketika itu korban diketahui pergi ke sekolah lamanya setingkat SMP yang berada di kawasan Kecamatan Bogor Barat, untuk melakukan penyelesaian pengambilan ijazah dengan stempel tiga jari.

Saat korban sudah sampai ke sekolah dan selesai melakukan proses stempel tiga jari, tiba-tiba dirinya ditarik mantan gurunya tersebut.

Saat tangannya ditarik terjadi tindak pelecehan seksual, di mana mantan gurunya ini memegang bagian anggota tubuh korban.

Tak hanya sampai situ, ketika korban memberontak dengan cara melepas genggaman oknum guru ini, H malah bersikeras memegang anggota tubuh S sambil merangkulnya.

Kemudian, korban pulang dan mengadukan hal ini kepada orangtuanya. Merasa tak terima, ibu korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian.

“Memang disini ada jangka waktu, dikarenakan memang anak ini sudah kena psikologinya. Sehingga dia perlu kekuatan menyampaikan keterangan ini di hadapan orang tuanya,” ungkap kuasa hukum korban, R Anggi Triana Ismail.

Namun, korban memberanikan diri untuk berbicara. “Anak ini masih di bawah umur, psikologinya belum kuat,” pungkasnya.** Fredy Kristianto

Gaet Suara Perempuan, PUAN Bentuk Kepengurusan Hingga ke Kelurahan

0

JURNAL INSPIRASI – Sebagai organisasi sayap (orsap) Partai Amanat Nasional (PAN), Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Kota Bogor berkomitmen untuk memenangkan partai berlambang matahari itu pada kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Ketua PUAN Kota Bogor, Hakana mengatakan bahwa target 10 kursi di legislatif harus dibarengi dengan berbagai upaya dan kerja keras, termasuk meraih suara dari perempuan. Atas dasar itu, PUAN tengah membentuk kepengurusan hingga ke tingkat kelurahan.

“Sekarang pembentukan sedang dilakukan. Nantinya tiap pengurus kelurahan akan diisi oleh tujuh orang,” ujar Hakana kepada wartawan, Senin (26/9).

Menurut dia, PUAN akan beranggotakan perempuan berusia 20 hingga 45 tahun. Selain itu, kehadiran orsap tersebut diharapkan bisa membuat keterwakilan perempuan di parlemen.

“Keterwakilan perempuan harus ada, tentunya jadi keterwakilan itu kita harapkan,” ucap Hakana.

Ia pun menargetkan agar setiap daerah pemilihan (dapil) akan ada kader PUAN yang maju sebagai calon legislatif. “Kami berharap satu dapil PAN bisa meraih dua kursi,” ucapnya.** Fredy Kristianto

Nasdem Bagikan 140 Liter Pertalite Gratis

0

JURNAL INSPIRASI – DPD Partai Nasdem Kota Bogor membagikan Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Djuanda, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (26/9).

Kegiatan itu bertujuan untuk membantu meringankan beban pelaku transportasi yang terdampak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bogor Benninu Argoebie mengatakan bahwa pembagian BBM gratis dilakukan setelah memperhatikan kebijakan kenaikan harga BBM dalam beberapa minggu kebelakang. Dari hasil itu, pihaknya mendapati, bila ojol sangat berpengaruh penghasilan ojol bahkan hingga 40 persen.

“Kami mencoba mengevaluasi apa yang bisa diperbuat Partai Nasdem, dan kami coba mengumpulkan teman-teman ojol untuk membantu memberikan BBM gratis. Nah, kegiatan hari ini adalah wujud nyata dari Partai Nasdem untuk meringankan beban ojol,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (26/9).

Menurut dia, awalnya pembagian BBM gratis dalam bentuk voucher, sehingga pengemudi ojol nantinya melakukan pengisian BBM di SPBU. “Disayangkan, padahal kami beli langsung biar nanti teman ojol-ojol mengisi di SPBU, namun di beberapa SPBU tidak diperbolehkan, makanya kami beli eceran dibagikan di sini,” ungkapnya.

Kata dia, sebanyak 140 liter BBM bersubsidi jenis pertalite dengan, djbagikan per dua liter bagi pengemudi ojol.

“Para pengemudi ojol yang menerima BBM gratis ini sebagian besar beroperasi di wilayah Bogor Tengah dan dari wilayah Bogor Timur, Bogor Selatan, Bogor Barat dan Bogor Utara,” katanya.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bogor, Tri Ryanto A.P menambahkan bahwa pembagian BBM gratis merupakan program Sababat Ojol. Ia berharap kehadiran Partai Nasdem di tengah kenaikan harga BBM dapat meringankan beban pengemudi ojol.

Kata diia, kegiatan ini akan menjadi rutinitas kedepannya dengan pembagian BBM gratis dilakukan per kecamatan dalam rangka menyambut HUT Nasdem.

Dalam kesempatan yang sama, salah satubpengemudi ojol, Asep Saeful Rahman merasa terbantu dengan adanya BBM gratis ini. “Kenaikan harga BBM sangat berpengaruh sekali, biasanya Rp15 ribu itu bisa dari pagi sampai malam, sekarang hanya setengah hari saja. Terimakasih banyak dari kami ojol untuk Partai Nasdem, terutama kepada Bapak Tri Riyanto,” tandasnya.** Fredy Kristianto