33.1 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 841

Tujuh Rumah di Sukamaju Rusak Diterpa Angin Kencang

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Beberapa rumah milik warga di Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (13/08).. Pemerintah desa setempat pun melakukan pendataan dan evakuasi rumah rusak.

Kepala Desa Sukamaju, Dahyudin menyampaikan, hujan deras disertai petir dan angin kencang menerjang wilayahnya terjadi pukul 18.30 WIB.

“Kejadian jam 6 pas Magrib, hujan ditambah angin kencang luar biasa, banjir sama angin, banjirnya di kali-kali kecil,” lata Dahyudin.

Dahyudin menyampaikan, akibat kejadian itu ada beberapa rumah milik warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat diterjang angin kencang.

“Ada beberapa rumah rusak pada bagian atap terbawa angin ada sekitar 7 rumah warga di wilayah RT 01 RW 12, terus di wilayah RT 02 RW 13 dan wilayah RT 03 RW 13,” ungkapnya.

Dahyudin mengatakan, kondisi rumah warga yang alami rusak cukup parah ada sekitar 3 rumah akibat adanya pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

“Kalau yang parah itu ada 3 rumah yang tertimpa pohon tumbang alami kerusakan hanya saja tidak terbawa semuanya. Sudah diungsikan ke rumah saudaranya, yang tertimpa pohon itu ada 4 keluarga, 4 rumah,” katanya.

Dia menjelaskan, hujan deras disertai angin kencang dan petir berlangsung sekitar 30 menit sementara hujannya sendiri berlangsung hampir sekitar 2 jam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat ini pemerintah desa masih melakukan pendataan dan mengimbau warga untuk lebih waspada terutama bagi warga yang tinggal di pinggiran kali.

“Pemerintah desa kemudian langsung melakukan imbauan, baik itu di grup-grup WA kepada RT dan RW untuk menghindari terutama yang daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor. Kami imbau waspada terutama yang rumahnya berada di pinggiran kali kecil, karena di wilayah Desa Sukamaju ini kan banyak kali kecil anak Cidurian,” tukasnya.

** Andres

Sapa Warga, Udin Saputra Adakan Jalan Sehat 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke-77,  Pemerintah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar jalan sehat yang diikuti ribuan warga Desa Ciangsana, Sabtu (13/8).

Jalan sehat yang bertema ” Sapa Warga” ini dimulai pukul 06.30 WIB yang diikuti ribuan warga Desa Ciangsana, dimulai star dari Kantor Desa Sementara Ciangsana dan finis di Wisata Hutan Jadi, kampung Cikeas Ilir, Desa Ciangsana.

Kepala Desa Ciangsana Udin Saputra SH mengatakan, Pemdes Ciangsana melaksanakan jalan sehat dalam rangka menyambut HUT RI yang ke-77.

“Kita bersama warga Ciangsana pada hari ini mengadakan kegiatan jalan sehat dalam menyambut HUT RI yang ke 77 yang tidak lama lagi akan dilaksanakan,” ucap Udin Saputra kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, jalan sehat yang dipilih oleh Pemdes Ciangsana karena lebih mudah menginformasikan kepada warga melalui masing-masing kepala dusun.

“Karena kita sebelumnya menghadapi pandemi, mungkin kita sSelama ini sudah jenuh, makanya kita ambil kegiatan jalan sehat ini agar warga masyarakat bisa mengikuti dengan meriah dan gembira,” paparnya.

Udin Saputra pun menjelaskan, warga Ciangsana yang mengikuti jalan sehat ini sebanyak 1100 orang, dan Pemdes pun menyediakan kupon doorprize untuk warga yang mengikuti jalan sehat.

“Kita menyiapkan 1300 kupon undian untuk warga yang mengikuti jalan sehat ini, saat kupon undian dikumpulkan warga yang ikut 1100 orang, dan doorprize yang kita siapkan sebanyak 50 terdiri dari TV, mesin cuci, kompor gas, sepeda, dan lain sebagainya,” bebernya.

Ditempat yang sama Anggota DPR RI Anton Sukartono dari Fraksi Demokrat mengatakan, Kepala Desa Ciangsana mengundangnya dalam acara jalan sehat dalam rangka menyambut HUT RI ke-77 yang diikuti warga Desa Ciangsana.

“Selama dua tahun kita tidak ada kegiatan, sejak pademi Covid-19, maka pada hari ini Kades Ciangsana luar biasa mengadakan hiburan rakyat, yaitu jalan sehat bersama dimana pesertanya sebanyak 1100 orang. Alhamdulillah hari ini mereka bagi-bagi doorprize mudah-mudahan bermanfaat bagi warga sekitar,” singkatnya

Acara jalan sehat ini dihadiri, Anggota DPR RI Anton Sukartono Fraksi Demokrat, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni Fraksi PKS, Kolonel Laut Jaka Sentosa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Ciangsana, tokoh pemuda, tokoh agama, RT, RW, dan kadus se-Desa Ciangsana.

** Nay Nur’ain

Guru di Caringin Gelar Gebyar Senam Pancakarsa

0

Caringin | Jurnal Bogor

Ratusan warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan guru atau tenaga pendidik berbagai jenjang pendidikan, komunitas senam, hingga masyarakat umum lainnya antusias mengikuti gebyar sekaligus sosialisasi senam Pancakarsa yang digelar Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Caringin bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor serta Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK).

Camat Caringin, Endi Rismawan menyampaikan apresiasinya kepada para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik (PGRI) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Caringin yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Termasuk unsur lainnya, baik dari TNI – Polri, komunitas Jantung Sehat, serta semua unsur yang terkait yang sudah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya saat membuka kegiatan yang berlangsung di lapangan Hotel Grand Pesona, Desa Lemah Duhur, Kamis (11/8).

Melalui kegiatan itu pihkanya berharap senam Pancakarsa yang menjadi bagian dari Karsa Sehat dapat lebih memasyarakat sesuai visi misi KORMI sebagai mitra pemerintah yang memiliki fungsi memasyarakatkan olahraga rekreasi masyarakat meliputi pengelolaan, pembinaan, serta pegembangan seluruh pelaksanaan olahraga rekreasi masyarakat setiap anggota di wilayah.

“Dan senam Pancakarsa merupakan salah satu media yang efektif dalam mengedukasi mayarakat untuk kembali menggeliatkan olah raga,” tandasnya.

Senada, Ketua KORMI Kabupaten Bogor Usep Supratman dalam sambutannya juga turut menyampaikan apresiasinya kepada para peserta kegiatan yang telah menyempatkan diri menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

“Kehadiran peserta dalam kegiatan ini menjadi sebuah bukti jika masyarakat Kecamatan Caringin masih mencintai olah raga, menyadari betapa pentingnya kesehatan jasmani,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya pun mengajak semua unsur terkait dapat turut mensosialisasikan senam Pancakarsa di tengah masyarakat agar menjadi sebuah kebiasaan positif.

“Tentunya kegiatan ini sarat dengan nilai positif, selain bisa menjadi wadah silaturahmi masyarakat dengan berbagai latar belakang profesi, senam Pancakarsa juga sebagai sebuah perwujudan semangat atau geliat masyarakat dalam berolahraga. Salam KORMI, sehat, bugar, gembira  luar biasa,” pungkasnya.

Sri Rezeki, salah satu peserta kegiatan asal Desa Cinagara mengaku termotivasi untuk lebih giat berolahraga. Karena kata dia, dengan gemar berolahraga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

“Sangat positif dan cukup meriah. Apalagi peserta kegiatannya bukan hanya berasal dari komunitas saja, namun berasal dari banyak kalangan berbagai usia, salah satunya kalangan pelajar dari beberapa jenjang pendidikan.

** Deny

Sambut Tahun Baru Islam, Minaqu Santuni Puluhan Anak Yatim

0

Bogor | Jurnal Bogor

Puluhan anak terlihat sumringah. Dari wajah-wajah yang polos itu, terbersit kebahagiaan usai menerima sejumlah paket bantuan.

Istilah “Jumat berkah” memang bukan sekadar romantisasi belaka. Momen ini kerap dimanfaatkan kaum muslim untuk berbagi kepada sesama. Hal ini pula yang berusaha ditunjukkan Minaqu Indonesia kepada anak-anak duafa tersebut.

Eksportir tanaman hias asal Kota Bogor itu menggelar acara santunan anak yatim di kantornya, Jumat (12/8). Mereka sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1444 H. Direktur Minaqu Indonesia, Yasmin Sanad menganggap bulan Muharam ini akan mengawali berbagai langkah dan usaha perusahaan ke depannya.

“Di Tahun Baru Islam ini, Minaqu mencari keberkahan dengan berbagi bersama anak yatim piatu sekitaran kantor. Karena Minaqu dibangun juga ada saham Allah SWT. Jadi CSR (Corporate Social Responsibility) juga harus nomor satu agar semua mendapat keberkahan, ridha, dan Allah lancarkan semua usahanya,” terang Yasmin, usai acara tersebut, Jumat (12/8).

Bantuan itu disalurkan kepada anak-anak yatim di sekitar kantor Minaqu. Biasanya, kata Yasmin, kegiatan rutin bulanan itu dilakukan secara bergiliran di tiga kantor Minaqu. Kali ini, mereka membagikan santunannya di kantor yang berada di kawasan Ciapus. Puluhan anak yatim berkumpul di sana.

Acara santunan itu dirangkaikan dengan doa bersama anak yatim dan karyawan. Tak ketinggalan, cerita-cerita bersama anak yatim. Ditutup dengan doa dari ustadz yang juga diundang dalam acara tersebut dan foto bersama.

Menurut Yasmin, bantuan untuk anak-anak yatim itu juga akan menjadi doa tersendiri bagi perusahaannya. Ia yakin, doa mereka menjadi “senjata” ampuh untuk keluar dari krisis perekonomian yang melanda negeri.

Situasi perekonomian saat ini masih cukup menantang. Inflasi yang menguat dan Perang Rusia-Ukraina juga sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekspor dari Minaqu. Beberapa strategi memang sudah dikerahkan Minaqu untuk mengatasi persoalan itu, termasuk dengan switch market maupun mengembangkan produk baru.

Yasmin bersyukur, Minaqu masih bisa bertahan di tengah goncangan di dunia ekspor tersebut. Mereka juga tak surut untuk terus berbagi. “Justru harus semakin gencar (berbagi),” sambungnya.

Tak ketinggalan, Yasmin mengajak anak-anaknya ke kantor Minaqu untuk menanamkan kegiatan berbagi sejak dini. Dengan begitu, ia bisa mencontohkan bagaimana cara bersyukur paling sederhana. Bukan ketika kita punya segalanya, melainkan ketika kita mampu berbuat baik bagi sesama.

**handymehonk

Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77, PPMKP Kementan Tanam Bibit Pohon Produktif

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementerian Pertanian, menggelar aksi tanam bibit pohon produktif, yaitu perkebunan dan hortikultura pada Jumat (12/08) di komplek Bina Karakter PPMKP.

Aksi tanam bibit pohon tersebut selain merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77 juga sebagai upaya dalam pencegahan dampak perubahan iklim dan pemanasan global yang tengah terjadi saat ini

“Aksi ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan perayaan HUT RI ke-77 yang diselenggarakan oleh PPMKP sekaligus dukungan dalam pencegahan global warming dan perubahan iklim” kata Yusral, Kepala PPMKP

Selanjutnya, Ia pun menambahkan alasan bibit tanaman produktif yang akan ditanam

“Kami memilih bibit tanaman produktif karena nantinya tanaman ini dapat dimanfaatkan/dipetik hasilnya oleh kita semua” imbuh Yusral.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebutkan cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global adalah dengan menanam pohon atau penghijauan

“Penanaman pohon ini sebagai langkah revitalisasi alam, peningkatan produktivitas lahan, mitigasi bencana dan perubahan iklim juga untuk mendorong terciptanya sumber ekonomi dan kemandirian masyarakat yang hasilnya dapat dinikmati bersama” sebut Mentan Syahrul

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menjelaskan filosofi aksi menanam pohon yang dapat diterapkan dalam bekerja

“Melalui proses menanam, diharapkan nilai integritas yaitu gotong royong, tanggung jawab, dan harmoni antara pemikiran dan tindakan tertanam. Karena kegiatan ini tidak hanya selesai sampai di sini, selanjutnya pohon-pohon ini tetap harus dirawat dan dipelihara dengan baik” jelas Dedi

Aksi tanam bibit pohon diikuti oleh seluruh pegawai PPMKP di lahan pekarangan Bina Karakter. Bibit pohon yang ditanam meliputi Alpukat, Pala, Cocoa, dan Kopi. Kegiatan tersebut mengundang antusiasme tinggi dari para pegawai.

** Nita/PPMKP

FKC dan CV.UMP Group Santuni Anak Yatim di 2 Desa

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Forum Kepemudaan Cisewu (FKC) bersama CV.UMP Group mengadakan santunan anak yatim yang mencakup 2 desa yakni Desa Sukajaya dan Desa Sukanegar, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H, pekan lalu.

Acep Supriadi, pria 38 tahun asal Desa Sukajaya tersebut selalu memperhatikan kondisi warga dan lingkungan sekitarnya.

” Alhamdulilah dalam memperingati 1 Muharram ini kami masih bisa memberikan santunan bagi warga yang membutuhkan terutama untuk yatim piatu yang memang harus kita bantu dan kita muliakan ,” ucap CEO CV UMP Group tersebut.

Dia bersyukur bisa menyantuni lebih dari 200 yatim piatu mencakup 2 desa, Yaitu Desa Sukanegara dan Desa Sukajaya.

” 150 orang dari Desa Sukajaya dan 85 orang dari Desa Sekanegara,” paparnya kepada Jurnal Bogor, Jumat (12/08) siang.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Kordinator Wilayah Kecamatan Jonggol Presidium Bogor Timur ini mengaku akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperhatikan warga sekitarnya, baik dalam fasilitas umum ataupun baksos kepada yang membutuhkan.

” Saya warga asli Desa Sukajaya yang bertetangga dengan Desa Sukanegara, dan sebagai pengusaha lokal saya berupaya untuk memperhatikan warga sekitar kediaman saya, mengingat saya berusaha di wilayah dan dikenal sebagai pengusaha masa kita harus tutup mata dengan kondisi warga yang memang sangat membutuhkan ” ucapnya.

Selain santunan, lanjutnya, untuk memeriahkan 1 Muharram ini juga menyediakan panggung untuk dakwah siraman rohani.

” Berharap setelah acara ini kita semua mendapatkan rahmat dan ridho Allah SWT karena sudah berupaya memuliakan anak yatim dan mendengarkan siraman rohani yang bisa menenangkan pikiran dan menyejukkan hati kita sebagai muslim ” pungkasnya.

Terpisah, disampaikan Kepala Desa Sukanegara Ahmad Yani yang memberikan apresiasi akan kepadulian Acep Supriadi yang sudah memperhatikan sebagaian anak yatim piatu yang ada di wilayah kerjanya.

” Saya ucapkan terimakasih atas perhatian kang Acep dimana walaupun kediamannya masuk wilayah Desa Sukajaya tapi Desa Sukanegara dapat ciptaratan perhatian juga dari pengusaha muda tersebut,” ujar Ahmad Yani.

Dia berharap apa yang dilakukan oleh Acep Supriadi bisa dicontoh oleh pengusaha lain yang ada di Desa Sukanegara.

** Nay Nur’ain

Sidak Peningkatan Jalan Tunggilis – Situsari, Ini Pesan Achmad Fathoni 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi 3, Achmad Fathoni, kembali melakukan sidak pembangunan jalan yang ada di wilayah Bogor Timur, Rabu (10/08). Kali ini memberikan tanggapan yang berbeda akan kinerja peningkatan jalan Tunggilis-Situsari Kecamatan Cileungsi.

Dalam sidaknya, Fathoni tersebut memberikan penilaian positif terhadap PT.Optima Teknik Indonesia yang berperan sebagai penyedia jasa. Sebab proyek pekerjaan jalan yang seharusnya rampung pada Oktober mendatang sudah finis 100% pada Agustus ini.

“Saya cukup puas dengan pekerjaan jalan Tunggilis-Situsari, karena kualitas secara fisik cukup bagus dan selesai lebih cepat dari estimasi waktu yang sudah di tentukan oleh Pemda,” ucap Aleg yang berasal dari dapil 2 tersebut kepada Jurnal Bogor, Kamis (11/08).

Disamping itu, kata Fathoni, kontraktor hadir langsung memonitor kerjaannya dan pemborong juga standby saat saya mengunjungi pekerjaannya. Tinggal nanti lihat selama masa pemeliharaan 7 bulan, jika ada masalah, dia sudah sampaikan langsung ke kontraktor, konsultan dan UPT Jalan dan Jembatan Cileungsi untuk segera menindaklanjuti.

“Saya juga berpesan kepada Pemerintah Desa Situsari untuk terus mengawasi selama masa pemeliharaan dan melaporkan jika ada masalah ” paparnya.

Politisi yang berangkat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu turut menyampaikan dan  mengingatkan agar hal-hal non teknis yang mungkin muncul seperti tagihan pada  kontraktor agar bisa diselesaikan sebelum serah terima pertama yang rencana dilakukan akhir Agustus ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada DPUPR dan UPT, kontraktor dan konsultan serta Pemdes Situsari dan warga semua yang sudah berperan dengan baik dalam  menyelesaikan pekerjaan. Saya berharap kontraktor lain bisa mengikuti pekerjaan jalan Tunggilis-Situsari ini,” pungkasnya.

Konsultan dari PT.Nasuma Putra, Swendi yang mengawasi peningkatan jalan Tunggilis-Situsari mengatakan, pekerjaan sudah dilaksanakan terlebih dahulu saat penyedia jasa sudah memenangkan tender.

“Kenapa kita lakukan pekerjaan dengan cepat, menurut kontraktor untuk memimalisir kenaikan harga beton, dan terbukti saat ini harga beton cukup tinggi dan perbedaannya lumayan jauh,” papar Swendi.

Namun walaupun saat ini pekerjaan sudah mencapai 100%, dia tetap melakukan pemantauan sampai habis masa pemeliharaan.

“Pada intinya kami bekerja sesuai dengan spek yang sudah ditentukan, dan untuk hasilnya bisa dilihat sendiri, sebagai pengawas saya melihat penyedia jasa cukup baik dalam melakukan pekerjaannya dan memilih material yang baik dan berkualitas,” jelasnya.

** Nay Nur’ain

Dana Samisade Dipastikan Cair Akhir Agustus

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan memastikan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) akan tetap berlanjut, dan akan direalisasi pada pekan ketiga Agustus 2022.

“Mungkin dipertengahan bulan Agustus 2022 program Samisade sudah bisa direalisasikan dan sudah bisa berjalan, untuk pelaksanaannya mungkin di minggu ke-3 siap dilaksanakan,” ucap Iwan Setiawan kepada Jurnal Bogor, Kamis (11/8/22).

Iwan juga sudah memohon kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk program Samisade agar bisa diambil alih oleh Plt Bupati.

“Kami juga sudah menandatangani permohonan Kemendagri untuk bisa membuat satu revisi Perbup, kalau Plt kan harus ada persetujuan Mendagri, kami kemarin sudah mengajukan ke Mendagri  untuk bisa Plt Bupati menandatangani revisi Perbup tentang Samisade,” jelasnya.

Dia juga berharap dengan adanya program Samisade yang sangat membantu ini, bisa segera dilaksanakan. “Mudah mudahan akhir bulan Agustus 2022  ini sudah bisa berjalan program Samisade di Kabupaten Bogor,” paparnya.

Lebih lanjut Iwan mencontohkan, seperti jalan di Desa Tarikolot, kalau tidak ada program Samisade tidak mungkin secepatnya dibangun, dan warga pun tidak bisa menikmati jalan seperti sekarang.

 “Sedangkan di Bogor itu banyak jalan desa, kalau tidak ada program 1 miliar satu desa mungkin berapa tahun jalan ini bisa dibangun, mungkin tidak mungkin atau mustahil kata pak camat tadi. Karena adanya program Samisade alhamdulillah jalan ini bisa dimanfaatkan dan bisa dilewati oleh kendaraan roda empat,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Kabel Terkelupas, Warga Nanggung Kritis Tersetrum Listrik

0

Dewan Minta PLN Evaluasi Kabel yang Berada di Pemukiman

Nanggung | Jurnal Bogor

Seorang kuli bangunan warga Kampung Baru RT 03 RW 01, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tersengat listrik tegangan tinggi. Bahkan, korban saat ini tidak sadarkan diri.

Kepala Dusun  setempat Andi Suandi membenarkan peristiwa itu menimpa warganya, bahwa korban bernama Emed (40). Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10:00 WIB, Rabu (10/08).

“Korban kerja bangunan di rumah bertingkat, yang mana korban sedang memasang besi untuk mengecor di lantai atas. Namun  besi yang dipegang nya menyentuh ke kabel listrik sentral milik PLN yang telanjang,” ungkapnya.

Menurutnya, setelah tersengat listrik korban terjatuh sekitar 6 meter kebawah, sehingga korban mengalami luka cukup serius. 

Korban langsung dilarikan ke Puskesmas menggunakan mobil Siaga Desa dan dirujuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor untuk menjalani operasi. 

“Kondisi korban yang saya lihat cukup parah, kaki sebelah kanan korban mengalami luka bakar dan tangan kanan luka memar dan kepala mengalami luka cukup serius,” paparnya.

Sementara, menurut warga Kecamatan Nanggung yang mengantarkan korban, H Yaya, sangat menyayangkan terhadap sikap Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Leuwiliang. Sebab kata dia, kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi di wilayah Kecamatan Nanggung.

Dia menuturkan, pada saat kejadian petugas PLN ada di lokasi dan terkesan tidak ada perhatian terhadap korban.

“Seharusnya PLN untuk segera menangani kabel-kabel yang telanjang, terlebih yang berada di pemukiman padat penduduk dan seharusnya pihak PLN bertanggung jawab terhadap korban saat ini,” kata dia.

Korban saat ini akan menjalani perawatan, karena mengalami luka cukup serius di kepala sampai ada pendarahan di otak, sehingga harus dilakukan operasi.

“Korban terpeleset, saat sedang bekerja di rumah warga. Besi yang dipegangnya mengenai kabel PLN yang telanjang,” bebernya.

Kejadian tersebut pun mendapatkan respons serius dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Komisi III Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nurodin. 

“Lagi lagi, saya sampaikan dari sebelumnya, PLN harus segera melakukan evaluasi perbaikan terhadap jaringan yang telanjang. Sebab banyak terjadi posisinya dalam kabel telanjang. Sehingga dengan ketidaktahuan masyarakat akhirnya itu yang menimbulkan korban dan korban lagi,” cetus pria yang sering disapa Jaro Peloy. 

Menurut Nurodin, hal tersebut sangat mengancam keselamatan jiwa manusia. Jadi dia, sangat berharap PLN untuk segera melakukan perbaikan atau mengganti kabel yang berbahaya. Terlebih yang berada di permukiman yang padat. 

“Saya sangat menyayangkan di beberapa tempat, seperti kejadian lalu di Sukajaya sampai harus kedua kakinya di amputasi dan tangannya,” ujarnya.

“Ini urgen harus sesegera mungkin. Karena ini persoalan kemanusiaan, saya minta PLN untuk turut serta membantu masyarakat yang terkena musibah dari sengatan listrik. Korban juga kan akhirnya tidak bisa beraktivitas,” tambahnya.

Seperti yang lalu, kata Nurodin, warga Sukajaya sudah tidak bisa beraktivitas. Sehingga seharusnya  ada semacam jaminan hidup dari PLN atau bantuan sosial yang bisa meringankan beban dari pada kehidupan keluarganya. “Masa perusahaan sebesar BUMN ini tidak ada perhatiannya sama sekali,” kata dia.

Saat dikonfirmasi, Manager PLN ULP Leuwiliang, Setiadi membenarkan, ada kejadian seorang pekerja bangunan yang tersengat aliran listrik.

“Iya kalau kabel yang di atas itu emang terkelupas, emang itu kabel telanjang. Terus kemarin juga betul ada yang kesetrum infonya. Tapi sebelum kejadian petugas K3 saya sudah muter terus daerah Leuwiliang sudah memberikan informasi juga dan memberikan arahan ke yang punya rumah dan ke tukang bangunannya. Kemarin sudah kesana petugas K3-nya,” katanya.

Peristiwa yang terjadi menurut Setiadi, adanya kelalaian dari pekerja tersebut. Padahal, pihaknya sudah mewanti-wanti sebelumnya bahkan sudah dibuatkan berita acaranya. “Kami sebelumnya sudah ngasih himbauan ke warganya sama ke tukang bangunannya gitu. Kalau ada kegiatan itu lebih baik lapor dulu ke kami,” tukasnya.

** Andres 

Lihat Hasil Pekerjaan, Plt Bupati Kunjungi Desa Leuwinutug

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan melakukan kunjungan kerja Boling ke beberapa lokasi di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis (11/08). Iwan mengatakan kegiatan Boling yang diadakan pada Kamis sekaligus mengunjungi Tarikolot Expo 2 di Desa Tarikolot.

“Kegiatan ini dalam rangka kunjungan kerja, kita melihat hasil dari pekerjaan Samisade, Posyandu yang merupakan program BIAN, serta pekerjaan Ipal Komunal yang sedang berjalan,” papar Iwan.

Senada disampaikan Kepala Desa Leuwinutug Deden Saiful Hamdi. Pihaknya menampilkan yang terbaik hasil kerja, mulai dari hasil pekerjaan Samisade, Posyandu, dan proyek pekerjaan Ipal yang saat ini sedang berjalan.

“Tiga titik lokasi yang dikunjungi Plt Bupati Iwan Setiawan yakni Jalan Samisade dan singgah di Ponpes Darul Fikri RT.01 RW.03, Posyandu Melati kegiatan BIAN RT.02 RW.01, dan peninjauan pembangunan IPAL RT.01 RW.03,” beber Kang Denz biasa disapa.

Dia berharap, apa yang ditunjukan saat kunjungan Plt Bupati Bogor bisa membuat Plt puas dengan kinerja Kepala Desa Leuwinutug. ” Karena yang kami tunjukan ialah kegiatan yang memang menjadi rutinitas bukan kegiatan mendadak yang diadakan saat kunjungan Plt Bupati,” ujarnya.

Dia pun berterimakasih kepada pimpinan Ponpes Darul Fikri, kepala sekolah yang sudah mengikut sertakan siswanya untuk menyambut kedatangan Plt Bupati Bogor, dan semua elemen masyarakat Desa Leuwinutug dan para staf Pemerintahan Desa Leuwinutug yang tak kenal lelah dalam mempersiapkan segala sesuatunya.

** Nay Nur’ainÂ