27.7 C
Bogor
Saturday, August 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 818

Gus M Salurkan Bantuan Meubelair SD se-Bogor Utara

0

JURNAL INSPIRASI – Anggota DPRD Fraksi PPP, Akhmad Saeful Bakhri memberikan bantuan sarana prasarana berupa meubelair kepada 11 sekolah dasar (SD) yang ada di Kecamatan Bogor Utara, Selasa (18/10).

Menurut dia, bantuan tersebut berasal dari aspirasi masyarakat yang menggunakan APBD sebesar Rp1,1 miliar.

“Sebelumnya masyarakat sempat menyalurkan aspirasinya terkait sarana prasarana pendidikan,” ujarnya kepada wartawan.

Pria yang akrab disapa Gus M ini, meubelair diberikan kepada 11 SD pada delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Bogor Utara.

“Anggaran untuk meubelair ini diperkirakan sekitar Rp 1,1 miliar untuk satu Kecamatan Bogor Utara,” katanya.

Kata Gus M, kondisi eksisting sarana prasarana SD di Bogor Utara hingga kini masih membutuhkan perbaikan, termasuk juga bangunan sekolah.

“Tahun lalu kami mendorong agar 11 sekolah direvitalisasi. Sekarang kami memberikan meubelairnya dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Rudi Suryanto berterimakasih dengan adanya perhatian terhadap dunia pendidikan.

“Meubelair di SD yang ada di Bogor Utara kondisinya sudah rusak, dan tidak bisa dipakai belajar kelompok,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SDN Bantarjati 5, Suci Iriani mengatakan bahwa bantuan meubelair tersebut dapat digunakan untuk tiga kelas di sekolahnya.

“Sekolah kami sendiri, mendapatkan bantuan untuk tiga ruang kelas, berupa meja dan kursi, kemudian delapan papan tulis,” ucap Suci.

Ia mengatakan, tidak laiknya meubelair pendidikan disebabkan setiap tahun selalu terjadi peningkatan peserta didik.** Fredy Kristianto

Sudah Lama Rusak, Jembatan Gantung Leuwibolang Direspons DPKPP

0

Kades Bantarkaret: Diharapkan Pembangunannya 2023 Jadi Prioritas

Nanggung l Jurnal Bogor

Jembatan gantung Leuwibolang  yang sudah lama kondisinya rusak kini direspons pihak  Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

Jembatan Leuwibolang termasuk salah satu akses vital bagi warga Desa Bantarkaret dengan Desa Cisarua di Nanggung, Kabupaten Bogor kini telah disurvei langsung oleh DPKPP.

Kepala  Desa Bantarkaret H Khotib menjelaskan, pembangunan jembatan gantung Leuwibolang  sudah lama ditunggu warga. Pasalnya, kondisi jembatan jembatan terlihat mengkhawatirkan.

Sebelumnya pada 2021 akhir, pengajuan pembangunan telah diusulkan melalui DPKPP, kali ini  kelengkapan administrasi antara lain persetujuan antara Desa Bantarkaret dan Cisarua.

“Diharapkan pembangunan jembatan gantung Leuwibolang 2023 mendatang bisa menjadi prioritas.” ujar Kades H.Khotib kepada Jurnal Bogor, Selasa (18/10).

Dia menerangkan jembatan gantung Leuwibolang diatas bentangan kali Cikaniki  itu memiliki panjang 30x 1,5 meter. Menurutnya, pembangunannya harus permanen. Sekarang ini karena keadaannya cukup mengkhawatirkan, pihaknya bersama warga melakukan aksi gotong royong memperbaiki jembatan gantung tersebut. “Jembatan itu cukup mengkhawatirkan, maka kedepan pengerjaannya harus dibangun total,” tukasnya.

** Arip Ekon

BI Jabar Sumbang 150 OTG ke Pemdes Gunung Putri 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Kepala Desa Gunungputri Damanhuri didampingi oleh BUMDes Gunungputri dan Bank Sampah Induk Mandiri Desa Gunungputri menerima bantuan dari Bank Indonesia Jawa Barat, Provinsi Jawa Barat yang berupa OTG (Organic Tower Garden), paket benih bawang merah dan benih cabai, Selasa (18/10).

” Alhamdulilah hari ini Pemdes Gunung Putri kembali mendapat bantuan OTG sepaket dengan benih dan pupuknya. Total bantuan yang diterima sebanyak 150 unit yang nantinya akan disebar di setiap RW,” papar A Heri sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (18/10).

Menurutnya, Bank Indonesia memberikan bantuan OTG karena Pemdes Gunung Putri aktif dalam program Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dan  juga program ketahanan pangan yang ada di Desa Gunungputri.

“Sehingga bantuan tersebut berharap bisa membantu menekan inflasi di Desa Gunungputri,” paparnya.

Ini merupakan program Pemerintah Pusat,  sambung A Heri, untuk menekan inflasi yang saat ini sedang dirasakan dan ada 3 jenis tanaman yang terus menekan inflasi di Indonesia yaitu bawang merah, cabai dan tomat.

“Dan tanaman tersebutlah yang saat ini harus ditekan dan digencarkan, agar bisa sedikit mengurangi inflasi di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, setiap 1 tiang tower garden itu bisa ditanam 40 pohon dikali 150 tiang. Nantinya, jika ini berhasil menjadi pilot proyek dari BI, dan untuk kedepannya BI akan terus memberikan benih kepada Pemdes Gunung Putri, dan hasil dari panen tersebut nanti akan dipasarkan oleh BUMDes.

“Saya sangat apresiasi, dan bagi siapapun yang ingin memberikan kontribusi kepada Pemdes Gunung Putri untuk memandirikan desa, saya akan terima dengan tangan terbuka. Dan pesan saya untuk warga agar menjaga amanah dengan baik dan buktikan jika kita bisa, jadilah warga desa yang mandiri, jenius dan siap bersaing dengan dunia luar,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

SPM Mendem di Kasda Lebih Dari 5 Hari, Ada Apa ?

0

Cibinong | Jurnal Bogor 

Carut marut pembayaran pekerjaan proyek di Kabupaten Bogor membuat DE (55), salah satu pengusaha kontruksi menyoroti regulasi yang dipakai oleh Dinas PUPR Kabupaten Bogor bisa dibilang awur-awuran karena sistem yang berbelit-belit dan seolah mempersulit penyedia jasa terutama saat ingin melakukan penagihan.

“Kemarin kami dikesalkan dengan sistem mondar-mandir yang dibuat oleh DPUPR dan mungkin itu terjadi dan dirasakan oleh kontraktor lain, kami dipersulit padahal ingin mengambil hak kami,” papar DE kepada Jurnal Bogor, Selasa (18/10).

Dan sekarang, kata dia, dipersulit lagi di Kasda, SPM sudah hampir seminggu mendem di Kasda dan  belum juga keluar SP2D dari Kasda untuk pencairan penagihan.

“Jika pun harus diperiksa, tidak perlu sampai berhari-hari, kemudian alasan sakit hingga menunda lagi, yang seharusnya bisa cair dalam satu hari karena bertele-tele kini menjadi satu sampai 2 minggu,” kesalnya.

Dia melanjutkan, yang membuat dirinya jengkel itu kalimat yang keluar dari pegawai Kasda pengganti Ihsan yang saat ini sedang terjerat kasus suap BPK. “Dengan entengnya berkata hanya 5 hari entar juga cair,” paparnya.

Menurutnya, penagihan yang terkesan bertele-tele dan Kasda yang juga seolah mengulur-ngulur waktu ini menjadi bahan pertanyaan. Walaupun harus ada yang diperiksa di Kasda tidak perlu terlalu lama sampai berhari-hari bahkan ada yang sampai berminggu-minggu. 

“Apalagi yang harus dicek dan diverifikasi, wong dia hanya suruh membayarkan hasil kerja, jika pun nanti ada yang keliru itu adalah tanggung jawab dinas terkait yang sudah mengeluarkan SPM dan Kasda tinggal mengeluarkan SP2D saja. Jangan diulur-ulur hak kami sebagai penyedia jasa,” pungkasnya.

Terpisah, disampaikan Pemerhati Tata Ruang dan Kontruksi, Herri KH yang turut mengkritisi kinerja Kasda dengan lambatnya  mengeluarkan SP2D. “SPM yang mengendap lebih dari 3 hari itu sudah sangat tidak wajar, karena apa Kasda itu hanya tinggal membayar dan mengeluarkan SP2D saja, adapun mungkin yang menjadi verifikasi itu tidak perlu harus memakan waktu berhari-hari,” papar Herri.

Penyedia jasa itu, kata Herri, diikat oleh kontrak kerja, jadi jika penagihan mereka diulur-ulur itu sangat memakan waktu mereka dan mereka jelas merasa dirugikan. “Pemkab Bogor baiknya berbenah dan berkaca, dengan Bupati yang saat ini sudah divonis selama 4 tahun, jangan mempersulit penagihan dan pemberian hak penyedia jasa apalagi sampai minta-minta fee, baiknya jika memang penyedia jasa juga menemukan oknum yang demikian laporkan,” paparnya.

Untuk diketahui, dari informasi yang didapat Jurnal Bogor, salah satu pegawai Kasda yang enggan menyebutkan namanya mengatakan jika memang untuk saat ini sedang ada kendala dan sedang melaporkan keatasan. “Untuk kedepannya dari SPM dan SP2D tidak akan sampai satu minggu,” ujarnya. 

Sampai diturunkannya berita ini belum ada keterangan resmi, baik dari Kabid maupun dari Kepala Badan.

** Nay Nur’ain

Tahan Penunggak Cicilan Kendaraan, Polresta Bogor Kota Dipraperadilankan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Lembaga Bantuan Hukum Punggawa Inspirasi Rakyat (LBH Panser) melakukan praperadilan di Pengadilan Negeri Bogor karena kliennya, Hidayat Saputra ditetapkan tersangka dan ditahan Polresta Bogor Kota karena kasus tunggakan cicilan kendaraan yang dilaporkan Toyota Astra Finance Cabang Bogor. Ketua LPKSM & LBH Panser Andi Surya menilai, penertiban hukum di bidang pembiayaan harus dilakukan, karena pihaknya sering kali menemukan pihak kepolisian menyikapi laporan Fidusia ini dari sudut pandang pidana umum, padahal ini jelas merupakan hukum perikatan atau pidana khusus (Lex specialis), dan jelas sesuai prinsip Lex Specialis derogat legi Generalis.

“Bahwa pidana yang bersifat khusus mengesampingkan pidana yang bersifat umum, jadi dapat kami simpulkan proses yang dilakukan terhadap klien kami dari mulai diterimanya laporan dari orang yang tidak memiliki legal standing untuk melapor sampai saksi-saksi yang dipanggil tidak sesuai dengan prinsip tersebut,” jelas Andi Surya di PN Bogor, Selasa (18/10/2022).

Menurutnya, dalam hal ini kembali kepada lemahnya pengawalan hukum yang menyebabkan lahirnya banyak pendapat kontroversial yang berpotensi dan bahkan sudah sering terjadi dimana-mana terjadi benturan antar pihak lantaran adu pendapat.

“OJK sebagai lembaga yang diberikan otoritas oleh negara dalam hal ini harus bertanggung jawab, karena kondisi  ini  bukti bahwa OJK belum mampu mengeluarkan regulasi yang dapat menjamin kepastian hukum, dan beberapa aturan OJK yang disebut POJK terkait kredit pembiayaan banyak yang isinya menabrak undang-undang yang sudah ada, seharusnya aturan harus beradaptasi dengan undang-undang bukan malah sebaliknya,” jelasnya.

Advokat LBH Panser Suhendar, S.H, MM pun berpendapat, permasalahan perdata tidak bisa disangkakan dengan pidana. “Kalau seperti ini, orang yang hutang kartu kredit, kredit rumah dll yang nunggak bisa dipenjara semua,” ujar Suhendar.

Tindakan Polresta Bogor Kota yang menahan kliennya dinilai tidak sesuai ketentuan hukum dan sudah tidak berdasarkan fakta-fakta dari penyidikan yang benar, serta tanpa ketelitian sehingga cacat hukum dan batal demi hukum. “Kami berharap Ketua Pengadilan Negeri Bogor memberikan keputusan yang seadil-adilnya dan menegakkan keadilan,” tandas Suhendar,SH.MM. yang juga Ketua DPD PERADMI Bogor Raya.

Diakui Suhendar memang ada delik pidana di undang-undang fidusia, namun apakah delik pidananya terpenuhi atau tidak?. Padahal masalah ini kata dia berawal dari proses leasing atau pembiayaan dimana mestinya UU perikatan dan Fidusia yang dijadikan acuan. “Harusnya laporan seperti ini tidak bisa dilanjutkan di kepolisian atau SP3 karena hal ini perdata maka selesaikan dengan hukum perdata juga,” jelas Suhendar.

Dia heran Penyidik Polresta Bogor Kota langsung loncat ke ranah pidana dengan menerapkan Pasal 35 dan 36 UU No. 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Padahal kata dia, baca dulu Pasal 4 dan Pasal 5-nya d UU Jaminan Fidusia. “Jangan sampai seseorang disangkakan dengan suatu unsur yang masih mengandung cacat hukum. Dan juga pihak kuasa hukum mempertanyakan kepada penyidik Polresta Bogor; siapa korbannya yang telah diperiksa (BAP)? Karena kalau mengacu ke UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang bertanggung jawab diluar dan didalam pengadilan yaitu Direksi/Direktur, bukan kepala cabang.

Kuasa hukum LBH Panser lainnya, Nurpan, S.H juga menilai persoalan ini perdata. Dia mempertanyakan jika masuk pidana, apakah sudah memenuhi persyaratan. “Klien kita bayar kok, kalau pun ini bisa disangkakan kan klien kita bayar juga. Hukum kita ini yang mana yang mau dijadikan acuan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara pada sidang perdana, Selasa (18/10), pihak Polresta Bogor Kota tidak hadir sehingga sidang diagendakan pekan depan dan pihak pengadilan akan melakukan pemanggilan lagi pihak Polresta Bogor Kota.

**ass

Soal Dugaan Pungli SMKN 1 Cileungsi, GSPI Desak Inspektorat untuk Audit 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Praktik dugaan pungutan liar di SMKN 1 Cileungsi mendapat sorotan Gerakan Sosial Peduli Indonesia (GSPI) yang mengecam keras adanya pungli tersebut.

Pengurus GSPI Jawa Barat, Mahfudin mengatakan, pungutan liar yang dilakukan oleh SMKN 1 Cileungsi harus diproses secara hokum karena seluruh kebutuhan lembaga pendidikan tingkat menengah atas saat ini sudah ditanggung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

“Dengan alasan apapun praktik pungutan liar di sekolah jelas tidak diperbolehkan dan itu sudah merupakan tindakan pidana. Jadi harus diproses secara hukum melalui proses audit terlebih dahulu,” jelas  Mahfudin kepada Jurnal Bogor, Selasa (18/10).

Dia mengatakan, nilai pungutan liar jika diakumulasikan dengan jumlah siswa yang diterima, angkanya mencapai ratusan juta rupiah. Nilai ini tentunya bukan nilai yang sedikit dan harus diaudit penggunaannya.

“Jangan sampai lembaga pendidikan negeri ini menjadi ajang oknum untuk memperkaya diri dan merugikan banyak pihak. Ini harus jadi perhatian semua pihak terkait,” tegasnya.

Menurut Mahfudin, pihaknya akan mendesak Inspektorat Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mengaudit penggunaan dana di SMKN 1 Cileungsi, yang meliputi penggunaan dana bos, pungutan dari orang tua hingga dana bantuan lain dari pemerintah.

“Hasil audit nantinya akan menjadi dasar apakah ada double anggaran, penggelapan anggaran dan lainnya, hingga dapat ditindaklanjuti ke proses hukum,” pungkasnya.

Sementara humas SMKN 1 Cileungsi dikonfirmasi terkait hal ini belum mau memberikan penjelasan.

** Taufik/Nay 

Ringankan Beban Warga, Pemdes Sukamanah Salurkan BLT DD Tahap 3 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Pemerintah Desa Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor kembali mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 3 kepada 121 keluarga penerima manfaat (KPM), Selasa (18/10).

Kepala Desa Sukamanah Hadi Sutardi  disela penyaluran BLT-DD mengatakan, angka 121 KPM BLT DD tahap 3 ini merujuk pada pagu anggaran dana desa yang diterima Desa Sukamanah.

“ Dari hasil musyawarah desa, didapat keluarga penerima manfaat sebanyak 121 KPM,” terang Hadi Sutardi.

Menurutnya, BLT-DD diperuntukan untuk bulan Juli hingga September, dan masing-masing KPM mendapat sebesar 900 ribu rupiah. Sedangkan untuk penentuan KPM sendiri kolaborasi antara Pemerintah Desa, melalui Ketua RT, kepala dusun, serta anggota BPD di tiap dusun, dan menghasilkan data KPM penerima BLT DD yang saat ini  disalurkan.

 “Pendataannya oleh RT dan kadus bersama anggota BPD dari tiap dusun, tentu juga atas bimbingan dan arahan dari kepala Desa Sukamanah, saya berharap BLT DD yang disalurkan  dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi,” pungkas Hadi.

Ditempat yang sama Ucih (55), salah satu KPM mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemdes dimana dirinya yang hidup sendiri bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Dulu tidak pernah dapet, tapi sekarang selalu dapet bantuan kadang beras, kadang uang, dan alhamdulilah sekarang dapat uang jadi bisa beli kebutuhan di rumah,” ujarnya senang.

** Ramses/Nay 

5 Tips Mudah Temukan Film dan Serial Favorit di Netflix

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Netflix merupakan salah satu platform streaming film berbayar yang banyak disukai orang. Pasalnya, platform tersebut menyuguhkan beragam film mulai dari genre komedi, aksi, drama romantis, hingga dokumenter.

Kendati tergolong komplit, tidak sedikit penonton yang justru merasa kebingungan dalam memilih film yang pas ditonton di Netflix. Sebab, hampir setiap minggu Netflix menyuguhkan film baru yang berkualitas untuk disaksikan saat waktu luang.

Buat Anda yang bingung kebanyakan konten di Netflix, berikut beberapa tips untuk memudahkan Anda memilih tayangan yang sesuai.

1.      Ketahui Genre Favorit Anda

Mengetahui genre atau selera film merupakan hal pertama yang harus Anda sadari, dengan begitu Anda akan lebih mudah untuk mengerucutkan film atau serial yang ditonton berdasarkan genre yang disukai.

Tidak hanya menyediakan konten terbaru semata, film dan serial lawas dari genre favorit Anda pun sangat banyak tersedia di Netflix. Dengan mengetahui genre favorit, Anda akan lebih mudah untuk memprioritaskan tayangan yang ingin ditonton.

2.      Manfaatkan Fitur ‘My List’

Untuk memanjakan para penonton, Netflix sengaja menghadirkan fitur ‘My List’. Fitur ini bisa mempermudah Anda dalam menentukan film atau serial prioritas yang bakal ditonton pertama kali. Khusus bagi Anda yang kerap lupa judul film, fitur ini akan mempermudah dalam menemukan film atau serial yang bakal ditonton.

Untuk penggunaan fitur tersebut cukup mudah. Jika suatu film sudah ditonton tinggal sekali klik ‘remove from my list’, konten tersebut akan hilang dari daftar ‘My List’ Anda.  Begitu juga sebaliknya, cukup klik ‘add to my list’ terhadap suatu konten, maka konten tersebut akan segera terpampang di daftar ‘My List’ Anda untuk ditonton kapan pun.

3.      Pilih ‘Popular on Netflix’

Bagi yang masih bingung juga untuk menonton film atau serial apa, Anda bisa memanfaatkan fitur ‘Popular on Netflix’. Melalui fitur ini Anda dapat mengetahui daftar tontonan yang sedang hits berdasarkan jumlah penonton. Fitur ‘Popular on Netflix’ juga tersedia dalam daftar yang lebih spesifik seperti ‘Popular Dramas on Netflix’ dan ‘Popular Movies on Netflix’.

4.      Minta Rekomendasi Pilihan dari Netflix

Netflix dilengkapi dengan fitur ‘Top Picks for You’ yang didukung dengan teknologi artificial intelligence yang dengan pintar merekomendasikan konten tayangan apa saja yang cocok untuk ditonton.

Sistem rekomendasi Netflix ini bekerja dengan menemukan komunitas global yang paling relevan berdasarkan selera dan preferensi pribadi pengguna.  Kemudian sistem memanfaatkan wawasan tersebut untuk menyajikan judul yang lebih baik bagi setiap pengguna di mana pun penonton tinggal.

5.      Pilih Provider Penyedia Jaringan Internet yang Handal

Jaringan internet yang tidak stabil pastinya bakal membuat momen menonton film atau serial di Netflix terganggu. Apalagi kalau gangguan jaringan terjadi saat adegan seru pastinya hal itu akan terasa menyebalkan.

Oleh karena itu memanfaatkan provider penyedia jaringan internet berkualitas merupakan pilihan yang tepat, salah satunya dari IndiHome. IndiHome bisa menjadi solusi Anda untuk menikmati tayangan di Netflix.

 Vice President Marketing Management Telkom Indonesia E. Kurniawan mengatakan pihaknya memastikan jaringan internet yang diterima para pengguna memiliki kecepatan dan kestabilan yang mumpuni.

“Kestabilan koneksi yang sempurna dari IndiHome tersebut memudahkan pelanggan menikmati semua fitur Netflix yang sudah disebutkan diatas dengan optimal,” kata Kurniawan dalam keterangan tertulis, Kamis (6/10/2022).

Ia menambahkan pihaknya pun menghadirkan sejumlah paket layanan yang bisa dimanfaatkan oleh para penonton Netflix.

“Melalui Paket IndiHome (akses Netflix), pelanggan akan menikmati layanan streaming Netflix dengan kecepatan internet hingga 100 Mbps,” tutupnya. 

**prast-rls

Yani Hasan Agendakan Ulang Monitoring Venue Porprov Jabar 2022

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua Kontingen Kabupaten Bogor Yani Hasan, mengatakan pihaknya harus melakukan monitoring venue pertandingan Porprov 2022 Jawa Barat, yang akan berlangsung di 10 kota pada November mendatang.

Menurut Yani, monitoring diperlukan mengingat kontingen Kabupaten Bogor melihat ada beberapa venue yang masih dalam proses pengerjaan .

Venue yang dianggap belum siap, di antaranya lokasi pertandingan bersifat khusus, seperti lapangan tenis dan renang.

“Yang perlu kita monitoring kesiapan venue masing-masing, meskipun dari kacamata kita kurang, tapi spirit mereka jadi tuan rumah harus kita maklumi,” kata Yani Hasan, pada Selasa, 18 Oktober 2022

Ia menyebut, kontingen juga sudah melakukan beberapa venue melalui bidang akomodasi.

“Ya, balik lagi, spirit tuan rumah harus kita maklumi,” terang dia.

Terkait kesiapan kontingen jelang Porprov 2022 Jawa Barat, Kepala BPBD Kabupaten Bogor itu menyebut masih melakukan penyempurnaan.

Saat ini, bidang yang sudah siap 99 persen, adalah akomodasi. Sebab, akomodasi ini harus diselesaikam Untuk memenuhi kebutuhan atlet, ofisial hingga perangkat pertandingan.

Begitu juga dengan Keputusan Kontingen yang sudah selesai. “Tapi masih ada yang harus diselesajkan, salah satunya keabsahan atlet,” ujar Yani.

Selain itu, pihaknya juga harus memikirkan soal penambahan cabang olahraga, yakni Sambo, Kuras dan layar dan tiga cabor ekspedisi, yakni e-sport, triathlon dan pentathlon.

“Ini jelas akan mempengaruhi target kita di Porprov 2022 Jawa Barat,” imbuh dia.

** asep syahmid

Tak Jua Diusut, SMKN 1 Cileungsi Patok DSP Sampai Rp7 Juta

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Lembaga pendidikan tingkat menengah atas dan kejuruan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sepertinya memang sudah melekat dengan dugaan praktik pungli. Seperti hal yang terjadi di SMKN 1 Cileungsi, dimana orang tua siswa yang anaknya sudah diterima harus mengeluarkan dana sumbangan pendidikan (DSP) mencapai Rp 7 juta untuk keperluan seragam, pembangunan gedung, operasional sekolah dan lain-lain.

Hal tersebut disampaikan GS (45), salah satu orang tua siswa yang anaknya diterima di SMKN 1 Cileungsi pada tahun 2022 mengaku diminta uang sebesar Rp 7 juta oleh pihak sekolah untuk keperluan seragam, pembangunan gedung dan lainnya.

“Tahun ini saya diminta oleh sekolah untuk membayar Rp 7 juta untuk keperluan seragam, katanya juga buat uang pembangunan,” kata dia kepada Jurnal Bogor, Senin (17/10).

GS mengaku kaget dengan besarnya dana yang harus ia keluarkan agar anaknya bisa menempuh pendidikan di SMKN 1 Cileungsi. Padahal, niatnya menyekolahkan anak di sekolah negeri adalah untuk meminimalisasi biaya pendidikan yang mahal.

“Tapi ini sekolah negeri juga bayarnya mahal. Padahal semuanya sudah dibayarkan oleh pemerintah,” keluhnya.

GS yang juga aktivis buruh mengaku sangat keberatan dengan besaran dana yang diminta oleh pihak sekolah. Karena situasi pada saat ini ekonomi sedang sulit dan penghasilan dirinya sebagai buruh juga sangat minim.

“Buat sekarang nilai 7 juta itu sangat besar dan memberatkan. Apalagi kondisi ekonomi saat ini sedang sulit,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Jawa Barat, Ricky Kurniawan mengatakan, masyarakat berhak melaporkan adanya pungutan di SMA/SMK negeri yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Karena, seluruh kebutuhan sekolah tingkat menengah sudah difasilitasi oleh Pemprov Jabar sehingga tidak dibolehkan lagi adanya pungutan.

“Laporkan ke penegak hukum atau ke dewan, nanti kita yang proses itu ke Dinas Pendidikan dan Inspektorat,” jelasnya.

Sementara itu, humas SMKN 1 Cileungsi yang dikonfirmasi terkait hal ini belum mau memberikan penjelasan.

** Taufik / Nay