JURNAL INSPIRASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Kota Bogor resmi dipimpin oleh Hakanna untuk masa jabatan tahun 2021-2025.
Peresmian sendiri dilakukan melalui kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PUAN Kota Bogor yang berlangsung di Hotel Bigland, Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu (8/10).
“Alhamdulillah saya dipercaya menjabat sebagai Ketua PUAN Kota Bogor. Ini jabatan pertama saya,” ucap Hakanna usai kegiatan Musda.
Hakanna mengaku beberapa program prioritas telah disiapkan seperti merangkul perempuan-perempuan hebat yang ada di Kota Bogor dan membentuk pengurus di tingkat kecamatan hingga ke tingkat-tingkat RT dan RW.
“Tentunya target akan dilakukan di semua Dapil, dan program kerja tentunya mengacu pada DPW hingga DPP PUAN. Intinya kita akan turun ke lapangan, dan tujuan akhir atau goalnya adalah keterwakilan kita sebagai perempuan (maju dan masuk) di legislatif,” ungkapnya.
Soal segmen yang diperjuangkan PUAN Kota Bogor, Hakanna mengatakan bahwa sebenarnya banyak bidang yang menjadi fokus pihaknya, di mana di struktural organisasnya sendiri ada 11 bidang yang dibentuk dan akan menjadi fokus untuk diperjuangkan serta direalisasikan.
“Kalau sekarang, apa yang dibutuhkan masyarakat tentunya masih banyak. Nah inilah, bagaimana kita caranya turun ke bawah dan membantu masyarakat apa sih yang diinginkan, tentunya kita harus melihat,” ungkapnya.
“Setiap kecamatan kita akan turun, kerohanian juga kita tetap jalan, pengajian, bakti sosial, kesehatan, pengobatan dan itu kan rencana kita. Itu cara kita menyentuh masyarakat,” sambungnya.
Atas target itu, Hakanna pun berharap agar kader PUAN Kota Bogor dapat bersama-sama melaksanakan tugas yang sudah ditentukan.
“Semoga sekarang ini kita sama-sama melaksanakan tugas kita. Memang keinginan kita dan bahwa perempuan ini bisa berkarya, memberikan manfaat dan karena benar-benar menduduki keterwakilan legislatif, pasti goalnya itu,” katanya.
Hal senada diungkapkan Dewan Majelis Pakar DPP PUAN, Sawitri Soeparno. Ia berharap Ketua DPD PUAN Kota Bogor yang baru dapat menjalankan program kerja sesuai program DPP. Diantaranya, terkait bidang sosial dan kemasyarakatan yang mana manfaat dan jangkauannya langsung menyentuh masyarakat luas.
“Selain itu tentunya sebagai sayap partai PAN, kita juga harus ikut mendukung program-program PAN, dan juga kita mempunyai target untuk memenuhi kuota wanita yang akan bertarung di Pilkada 2024. Target idealnya jadi karena memang di Kota Bogor belum banyak (keterwakilan) perempuan,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto usai membuka Musda Kedua DPD PUAN Kota Bogor meminta kader PUAN Kota Bogor untuk turun kelapangan, berkoordinasi dengan semua stakeholder dan program-program yang dirasakan oleh warga serta menggarap semua segmen mulai dari kaum ibu pengajian, majelis sampai pemuda pemilih pemula, semua harus masuk.
“Menurut saya persoalan-persoalan keseharian itu ada di tangan perempuan, masalah kesehatan, ekonomi, kesejahteraan, perempuan yang paling paham itu, gejolak-gejolak yang sekarang itu kaitannya dengan peran perempuan. Makanya saya bilang harus masuk ke wilayah, turun kelapangan, berikan masukan, saran, solusi seperti persoalan stunting, gizi, kesehatan, UMKM dan lain-lain,” singkat Bima yang juga sebagai Ketua DPP PAN.** Fredy Kristianto


