28.5 C
Bogor
Friday, August 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 782

Pemdes Bendungan Bangun Jalan dari Samisade 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Bantuan Samisade yang dikucurkan oleh  Pemkab Bogor pada tahun 2022 ke setiap desa sudah diterima oleh Pemdes Bendungan, Jonggol, Kabupaten Bogor yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan desa di Kp.Ciledug RT 01 RW 05

Kepala Desa Bendungan Hj.Nemi Nuraeni menuturkan, anggaran Samisade tahap 1  ini Pemdes menganggarkan untuk pembangunan jalan desa di Kp.Ciledug RT 01 dengan  volume panjang 500 meter, lebar 3 meter dan ketinggian 15 centimeter.

“Alhamdulillah pembangunan infrastruktur tersebut saat ini sudah  terealisasi 50 persen. Mudah-mudahan semua pekerjaan tersebut bisa selesai sesuai jadwal,” harapnya.

Hj.Nemi biasa disapa mengatakan, Pemdes Bendungan meminta program Samisade ini bisa berkelanjutan. Sehingga kedepannya dari dana bantuan itu bisa direalisasikan bukan hanya untuk infrastruktur tetapi juga untuk kebutuhan lainnya yang menyangkut kepentingan masyarakat  banyak.

” Untuk pelaksanaan pekerjaannya, selain menggunakan jasa tenaga ahli, desa juga mengedepankan padat karya dengan melibatkan warga masyarakat setempat,” paparnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (23/11).

“ Hal tersebut sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis, yang mengharuskan memakai tenaga ahli,” jelasnya.

** Ramses/Nay

Shop&Drive Lakukan Undian Tahap Kedua Gebyar 24 Tahun

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Bertepatan dengan ulang tahun Shop&Drive yang ke-24 pada 16 November 2022 lalu, Shop&Drive telah melaksanakan undian tahap kedua Gebyar 24 Tahun Shop&Drive yang berhadiah utama mobil Daihatsu Rocky secara online.

Acara pengundian ini disaksikan dan disahkan langsung oleh perwakilan dari Kementerian Sosial RI Linda Narti dan Royani, perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Eny Suhaeni, serta Ratna Sari Laksana SH selaku Notaris.  Hasil pengundian tersebut juga telah diumumkan melalui website www.shopanddrive.com, Shop&Drive Mobile App, Facebook serta Instagram @shopanddrive pada 21 November 2022.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan setia yang telah berpartisipasi dalam program Gebyar 24 Tahun Shop&Drive juga atas dukungan dan terutama kepercayaannya kepada kami hingga saat ini. Kami akan terus melakukan improvement di tahun-tahun mendatang agar selalu siap sedia menjadi sahabat terbaik bagi para pengendara,” ujar Indra Nugraha Executive in Charge Marketing Astra Otoparts.

Sudah lebih dari 1000 hadiah telah dibagikan Shop&Drive kepada para pelanggan setianya di tahap pertama hingga tahap kedua Gebyar 24 Tahun Shop&Drive diantaranya:

1 unit Mobil Daihatsu Rocky;
6 unit Motor Honda Vario 125 cc ISS;
14 Logam Mulia 10gr;
54 Logam Mulia 5gr;
80 Voucher Buy 2 Get 2 Oli Shell Helix Astra 10W30;
300 Voucher Astra Otoservice Rp100.000;
330 Voucher Shop&Drive Rp100.000;
330 Voucher astraotoshop.com Rp100.000;
Hadiah hiburan untuk kupon terbanyak 2 unit HP Redmi Note 10 5G.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Kami harap hadiah yang kami berikan dapat bermanfaat bagi Bapak Ibu semua. Kami juga mengundang kelima pemenang utama hadiah mobil dan motor, untuk bergabung dalam acara penyerahan hadiah Gebyar 24 Tahun Shop&Drive yang akan diadakan di Jakarta pada Desember 2022 nanti,” ucap David Anthonius Retail Division Head Astra Otoparts.

Pemenang undian Gebyar 24 Tahun Shop&Drive bersama Astra Otoservice dan astraotoshop.com, pada tahap kedua ini selain telah diumumkan melalui website www.shopanddrive.com, Shop&Drive Mobile App, Facebook serta Instagram @shopanddrive, nantinya akan dihubungi secara resmi oleh pihak Shop&Drive melalui Official Whatsapp Shop&Drive.

“Bagi para pemenang kami imbau untuk berhati-hati atas segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Shop&Drive. Shop&Drive tidak meminta bayaran apapun kepada seluruh pemenang undian Gebyar 24 Tahun Shop&Drive, kecuali biaya tambahan apabila pemenang ingin mengganti nama kepemilikan kendaraan motor atau mobil,” tutup Lie Se Chiang Retail Marketing & Development Department Head Astra Otoparts. Nay Nur’ain

Berbagi Kisah Soal Kehidupan, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor Buat Buku Biografi

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bogor, Kolonel (Purn) dr. Friedrich M. Rumintjap, Sp.OG(K), MARS, membagikan kisah perjalanan hidupnya yang penuh tantangan dan dedikasi kepada masyarakat melalui buku berjudul “Dalam Reportase Biografi: Pemikiran Tindakan, Pengabdian Kolonel (Purn) dr. Frits, Melati Emas di Ufuk Barat”.

Biografi karya M.J. Fahri itu telah ludes tersebar pada cetakan pertamanya yang mencapai 1.000 eksemplar. dr. Frits, sapaan akrab Friedrich, juga membagikan buku tersebut kepada ratusan kader NasDem Kabupaten Bogor yang berangkat menuju Kabupaten Ciamis dalam rangka mengikuti kegiatan NasDem Jawa Barat, bersama Anies Baswedan, Minggu (20/11/2022) lalu.

“Saya juga membagikan buku biografi saya kepada para kader untuk sekedar untuk mengenal Ketua DPD NasDem lebih dekat,” kata dr. Frits, dalam keterangannya tertulisnya, Rabu (23/11/2022).

Buku biografi tersebut, lanjut mantan kepala Rumah Sakit TNI AU Atang Sanjaya ini, tidak diperjualbelikan. Semangatnya adalah agar pembaca dapat lebih mengenal perjalanan kehidupannya. Dia berharap pengalaman hidupnya itu dapat menjadi sebuah catatan sejarah dalam menjaga harmonisasi kehidupan antarsesama.

“Semua orang memiliki sejarah hidup yang berbeda-beda. Sejarah hidup selalu bagus untuk dibukukan. Dituangkan dalam sebuah catatan-catatan yang kemudian disuguhkan dalam reportase bernuansa drama yang di dalamnya terdapat konflik dan empati. Itulah harmonisasi hidup dan kehidupan,” papar ketua umum Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia ini.

Dalam buku itu juga memuat kisah bagaimana dr. Frits sebagai seorang pemuda di masanya, yang penuh dengan perjuangan dan pengorbanan dalam meraih kesuksesan. Dia berharap semangat anak-anak muda itu tidak hilang di masa kini. Menurut dia membaca buku ini adalah membaca hari-hari dengan penuh gembira yang membakar semangat.

Salah satu bagian menarik dalam buku itu adalah bagaimana pria berusia 62 tahun ini menuangkan kisah seputar cita-citanya, yang dia wujudkan dengan upaya keras. Dia lawan kemalasan dan kekurangan ekonomi dengan semangat yang tinggi serta ketekunan dalam menimba ilmu.

Menurut dr. Frits, kata kunci dari kesuksesan yang ingin disampaikannya melalui buku yang sangat menarik dan membuat penasaran di setiap halamannya itu adalah jangan terlena dan patah semangat dalam meraih impian dan kesuksesan.

“Buku ini cukup bagus untuk dibaca banyak kalangan teutama pelajar. Mereka butuh menimba semangat dari perjalanan hidup seorang lelaki bernama Frits yang tidak pernah mengenal patah semangat meskipun lahir dari desa terpencil dan keluarga yang sederhana,” demikian ungkap calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Bogor Dapil 6 ini. ***

Editor : Mochamad YUsuf

Kembangkan Wirausaha Pertanian, Kementan Selenggarakan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh

0

Bogor | Jurnal Bogor

Kementerian Pertanian memahami betul masa depan pembangunan Pertanian berada ditangan petani milenial yang berwirausaha. Karenanya, Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 4 yang digelar 22 November -24 November membidik penumbuhan dan tumbuh kembang wirausaha pertanian dari kalangan petani.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan modal bangsa Indonesia adalah Pertanian. Keuntungan bisnis Pertanian pun tesebar mulai dari hulu hingga hilir yang bisa digeluti petani. Baginya, menjadi petani yang berwirausaha di Indonesia adalah orang keren dan memastikan diri sebagai orang mampu secara finansial.

“Pertanian harus mampu mencukupi kebutuhan barang sekaligus jasa yang terkait. Dengan kata lain, untuk memajukan pertanian, khususnya meningkatkan kesejahteraan petani, peningkatan produksi dan produktivitas di sub sektor budidaya saja tidak cukup, ” tegasnya.

Melihat pentingnya peranan kewirausahaan untuk pemberdayaan petani, BPPSDMP melalui Pusat Pelatihan Pertanian kembali melaksanakan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 4 bertema Wirausaha Pertanian, 22-24 November 2022 untuk petani dan Penyuluh.

Dalam pembukaan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 4 di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi mengatakan sudah saatnya petani melakukan pertanian sebagai agribisnis.

Bukan hanya memenuhi kebutuhan keluarga sendiri. Petani juga sudah saatnya membuat turunan berupa olahan untuk mendapatkan nilai tambah, begitupun mendapatkan akses pasar yang baik.

“Pertanian kini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan masyarakat. Sudah saatnya pertanian dijadikan agribisnis guna meningkatkan penghasilan,” tuturnya.

Disisi lain, penumbuhan wirausaha perlu terus didorong, terlebih bila dikaitkan dengan rasio kewirausahaan Indonesia yang pada tahun 2022 baru mencapai 3,47 persen, jauh di bawah negara maju yang kategori rasio kewirausahaan minimal 12 persen dari populasi.

“Untuk itu, para pemuda didorong untuk pendirian usaha pertanian yang antara lain dalam bentuk women entrepreneurship, green economy, dan digital economy,” ungkapnya.

Karena itu, dirinya mengajak seluruh insan pertanian yang terdiri dari petani, gapoktan, KWT, petani milenial dan seluruh komponen SDM Pertanian untuk mampu berbisnis pertanian.

“Wirausaha pertanian itu sebenarnya yang menjamin keberlanjutan pembangunan pertanian, ” tuturnya.

Prof Dedi menambahkan, pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 4 ini diikuti oleh 1.770.920 orang. Tentunya dengan dukungan luar biasa dari berbagai komponen seperti Perhiptani, KTNA, Ikamaja, Duta Petani Milenial, Duta Petani Andalan, Dinas Pertanian hingga BPP Kostratani di seluruh indonesia.

“Pelatihan bertema wirausaha pertanian menghadirkan narsum pelatih yang kompeten yaitu widyaiswara, pakar perguruan tinggi seperti IPB dan Univ. Lambung Mangkurat, serta pihak perbankan terkait KUR hingga Jasindo, ” tambahnya.

Terpusat di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, pelatihan Pertanian ini membidik penumbuhan dan pengembangan wirausaha pertanian. Dihubungi terpisah, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP Binuang), Yulia Asni Kurniawati mengatakan BBPP Binuang sebagai UPT Pelatihan menjaga komitmen untuk mendukung tercapainya SDM pertanian yang berdaya saing, maju, mandiri dan modern.

** BPPSDMP Kementan

PLN Berhasil Pulihkan 100% Kelistrikan Terdampak Gempa Cianjur, 326 Ribu Pelanggan Kembali Menyala

0

Cianjur | Jurnal Bogor

PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan yang terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat. Pada pukul 23.05 WIB, 1.844 gardu distribusi dan 21 penyulang yang sebelumnya mengalami gangguan telah berhasil beroperasi. Kurang dari 34 jam, pasokan listrik ke 326.028 pelanggan kembali normal.

Sebelumnya gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) telah mengguncang Cianjur dan sekitarnya pada Senin (21/11) lalu sehingga turut berdampak pada sistem kelistrikan setempat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, ratusan petugas dikerahkan dengan cepat sejak kejadian untuk segera memulihkan kembali sistem kelistrikan Cianjur yang mengalami padam karena terdampak gempa.

“Dengan kolaborasi berbagai pihak, kurang dari 34 jam kita berhasil menyalurkan listrik kembali kepada seluruh masyarakat. Fasilitas umum seperti rumah sakit, jalan raya, balai desa sampai posko-posko relawan berhasil dipulihkan dan menyala kembali,” terang Darmawan kepada Jurnal Bogor, Rabu (23/11).

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, masyarakat, aparat dan berbagai pihak, termasuk relawan PLN dari berbagai wilayah sekitar yang telah terjun dan berkontribusi aktif dalam percepatan pemulihan kelistrikan pasca gempa di Cianjur.

“Secara pribadi dan mewakili PLN, saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak, terutama Pemerintah Daerah, Aparat Keamanan, Warga sekitar dan juga personel PLN yang telah berjasa besar mengalirkan kembali listrik kepada masyarakat terdampak, sehingga dalam waktu cepat jaringan kelistrikan PLN pulih dan menyala kembali,” ucap Darmawan.

Sementara, Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto menyampaikan dalam proses pemulihan terdapat banyak kendala di lapangan, tetapi dengan kolaborasi berbagai pihak semuanya dapat diselesaikan.

“Ada beberapa daerah yang gardunya roboh dan aksesnya tertutup longsor akibat gempa. Dengan mengerahkan alat berat, akhirnya aksesnya bisa segera dilalui dan tim gabungan segera memperbaiki jaringan listriknya,” terangnya.

Untuk meringankan korban gempa, sambung dia, PLN turut mendirikan tenda darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur guna menampung pasien dan warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Gerak cepat PLN melalui YBM dalam membangun dapur umum bagi warga terdampak juga dirasakan langsung oleh warga. Sebanyak 1.500 paket makanan didistribusikan kepada warga.

” Selain itu puluhan tenaga medis dan tenaga logistik juga turun langsung untuk memberikan pengobatan dan bantuan secara langsung. 2 unit mobil ambulans dan 1 mobil rescue juga dikerahkan untuk terus bergerak dalam membantu logistik dan pemulihan pasca bencana,” paparnya.

PLN mengimbau, bagi masyarakat yang memerlukan informasi mengenai kelistrikan dan menyampaikan pengaduan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile. pungkasnya

Untuk diketahui, PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.

** Nay Nur’ain

Usut Dugaan Pungli SMAN 2 Cileungsi

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Praktik sumbangan wajib di SMAN 2 Cileungsi kembali menjadi sorotan. Pasalnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ini tengah fokus menyoroti banyaknya kasus pungutan liar di lembaga pendidikan yang dikelola oleh Pemprov Jabar.

Gubernur Jabar bahkan membuat pernyataan jika dibutuhkan partisipasi biaya pendidikan dari orang tua siswa harus mendapat persetujuan gubernur. Hal itu dilakukan guna membatasi dan tidak memperbolehkan lagi adanya pungutan di sekolah dalam bentuk apapun.

“Tidak boleh ada pungutan apapun di sekolah negeri yang menjadi kewenangan Provinsi. Semua anggaran pendidikan itu sepenuhnya diurus oleh negara,” kata Kang Emil.

Terkait pungutan di SMAN 2 Cileungsi, Pengamat Pendidikan dan Infrastruktur Heri HK mengatakan, kasus pungli di lembaga pendidikan sudah seharusnya diproses secara hukum hingga tuntas sehingga dapat menjadi pembelajaran bagi para penyelenggara pendidikan agar tidak seenaknya mengambil pungutan dari orang tua siswa.

“Selama ini pihak sekolah kerap melakukan upaya untuk mengambil pungutan dengan berbagai cara dan alasan. Ujung-ujungnya, komite yang menjadi ujung tombak untuk melegalkan pungutan. Sehingga pihak sekolah berkilah jika pungutan tersebut sudah mendapat persetujuan komite,” ujarnya.

Praktik seperti ini, kata dia sudah menjadi budaya di lembaga pendidikan mulai dari SMP hingga SMA di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, harus ada upaya yang kongret untuk menyelesaikan dan memutus aksi pungutan liar di sekolah dengan membawa kasus tersebut ke ranah hukum hingga tuntas.

“Selama ini, kasus pungli timbul tenggelam dan tidak pernah tuntas. Sehingga hal itu terulang lagi dengan cara dan modus baru,” ujarnya.

Khusus untuk pungli di SMAN 2 Cileungsi, Heri mendesak agar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengambil tindakan tegas dan memberikan informasi yang jelas kepada publik terkait penanganannya.

“Sudah seharusnya kasus seperti ini diproses dan dibuka ke publik penyelesaiannya. Jangan sampai pihak Dinas Pendidikan dianggap ‘bermain mata’ dengan pihak sekolah,” tandasnya.

Sementara pihak SMAN 2 Cileungsi belum memberikan keterangan perihal dugaan pungli tersebut.

** Taufik/Nay 

Miris, Jalan Depan Perusahaan Besar Minim PJU 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Minimnya penerangan di depan pabrik Mercedes-Benz, Desa Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor rentan akan kejahatan jalanan.

Hal tersebut dibenarkan salah satu warga yang juga berjualan di sekitar lokasi, Marwan (45). Menurutnya, jika malam hari jalan sangat gelap, dan hanya diterangi lampu kendaraan saja, padahal lokasi ini berada di depan pabrik besar namun sudah bertahun-tahun dibiarkan gelap gulita.

“Pernah ada kecelakaan, bahkan pencurian. Dan itu seolah menjadi hal yang biasa,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (22/11).

Menurutnya, selain dekat dengan perusahaan besar, jalan milik Kabupaten Bogor tersebut juga dekat dengan kantor Kepolisian Sektor Gunung Putri. “Dekat dengan perusahaan dan perkantoran, tapi minim perhatian, miris sebetulnya,” keluhnya.

Sementara, Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha mengatakan keluhan tersebut sudah sering didengar. Oleh karenanya, dia akan membuat surat untuk audiensi dengan perusahaan besar tersebut agar mau mengalokasikan dana CSR-nya untuk membantu penerangan jalan.

“Secara regulasi, memang soal PJU itu dibawah kewenangan Dishub Kabupaten Bogor. Namun, kita melihat secara situasional dimana jika memang sangat dibutuhkan masyarakat baiknya perusahaan memberikan fasilitas PJU tersebut, ” tutur Kompol Bayu.

Oleh karena itu, dia akan mengajak Muspika untuk melakukan audiensi dengan perusahaan Mercedes-Benz dan mencari solusi soal PJU yang merupakan kebutuhan warga tersebut. 

“Kami akan jadwalkan, dan semoga dari audiensi nanti akan ada solusi untuk PJU yang minim tersebut,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Samisade Desa Sukajaya Bangun Jembatan Penghubung Dua Kecamatan 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Pemerintah Desa Sukajaya, Jonggol, Kabupaten Bogor, membangun jembatan penghubung dua kecamatan, yaitu Jonggol dan Sukamakmur dengan menggunakan dana Samisade (Satu Miliar Satu Desa) yang dikucurkan Pemkab Bogor.

Kades Sukajaya Ujang Royani mengatakan, program Samisade tahun 2022 ini, Pemdes mengalokasikan untuk membangun jembatan penghubung dua kecamatan. dengan bentangan panjangnya 50 meter dan lebar 3 meter dengan jumlah anggaran sebesar  Rp600 juta.

“Dengan pembangunan jembatan ini, semoga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar. Sehingga memang bisa dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat Desa Sukajaya,” paparnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (22/11).

Menurutnya, keberadaan jembatan ini bisa memudahkan masyarakat jika ingin menyebrang ke daerah sebelah yang awalnya harus memutar arah dengan jarak mencapai 3-4 kilometer.

“Saya berharap, warga ikut menjaga dan merawat jembatan penghubung ini, agar bisa awet sehingga anggaran di tahun yang akan datang bisa dialokasikan ke pembangunan yang lain agar merata,” pungkasnya.

** Ramses/Nay

Pengendara tak Sabar, Kemacetan Total Kerap Terjadi di Jalan Ciampea-Rancabungur

0

Ciampea | Jurnal Bogor 

Kemacetan berjam-jam terjadi di jalan Ciampea-Rancabungur, Kabupaten Bogor karena belum selesainya pengerjaan jalan sehingga dibuat satu jalur dengan sistem buka tutup. Namun kemacetan itu diperparah pengendara yang banyak menerobos penghalang atau penutup jalan yang sedang diperbaiki hingga menyebabkan kemacetan total di jalur tersebut.

Kemacetan itu menurut penuturan warga sering terjadi pada pagi dan sore hari pada saat warga masyarakat hendak melakukan aktivitas rutin. “Tiap sore macet parah terus, apalagi kalau pas jam pulang kerja tuh, aduh ratusan kendaran pada numpuk dari atas (Pertigaan Rancabungur-Ciseeng-Ciampea) sampai Ciampea,” kata salah satu warga, Rudi.

Diakuinya, banyak pengendara yang menerobos palang pembatas sehingga memicu sering terjadi kemacetan rutin setiap sore hari itu. “Tadi saya liat banyak motor yang nerobos pembatas jalan, pada gak sabaran. Akhirnya kan malah macet total, udah tau jalurnya buka tutup karena sedang perbaikan jalan malah ngelawan arah,” katanya.

Staf Desa Rancabungur Cecep, menyayangkan perilaku menerobos tersebut. Wilayahnya yang bertetanggaan dengan Desa Ciampea, diakuinya bahwa peningkatan atau perbaikan jalan yang dilakukan oleh pemerintah itu tidak bisa diburu-buru atau tergesa-gesa agar menghasilkan kualitas jalan yang kuat dan tahan lama.

“Susah juga kadang kalau yang namanya warga masyarakat mah, jalan jelek pada ngeluh pengen cepet-cepet diperbaiki, sekalinya diperbaiki pengen cepet segera selesai. Kalau kerjaan begitu kan gak bisa diburu-buru kalau pengen kualitas jalan bagus mah,” ucapnya.

Kata Cecep, puluhan pengendara motor itu terlihat menerobos pembatas jalan dan melindas coran yang masih basah.

“Kalau seperti itu akhirnya kan jadi kerjaan dua kali, kadang kasian juga sama yang kerja di lapangannya. Padahal kalau udah beres kan kita-kita juga yang nikmatin jalan enak dan nyaman,” tukasnya. 

** Andres

Alfamart Sumbang Sembako untuk Korban Bencana Gempa Cianjur 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

PT. Sumber Alfaria Trijaya TBK atau Alfamart kembali mengeluarkan donasi untuk korban bencana. Kali ini Alfamart memberikan sumbangan berupa kebutuhan pokok untuk korban bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Communication Manager Alfamart Budi Santoso mengatakan, untuk meringankan beban masyarakat Cianjur yang terdampak bencana gempa, Alfamart menyalurkan bantuan yang disalurkan melalui PMI Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11).

“Kami turut prihatin dengan musibah bencana alam yang di alami oleh masyarakat Kabupaten Cianjur, khusunya untuk yang berdampak langsung akan gempa bumi tersebut,” papar Budi kepada Jurnal Bogor, saat berkunjung ke Cileungsi, Selasa (22/11).

Menurutnya, dia sangat merasakan penderitaan yang saat ini dirasakan, apalagi untuk mereka yang sedang berduka karena kehilangan sanak dan saudaranya yang menjadi korban gempa tersebut.

“Alfamart akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat yang memang membutuhkan ,apalagi ratusan nyawa menjadi korban dari bencana gempa tersebut, semoga apa yang diberikan oleh Alfamart bisa sedikit meringankan korban gempa, ” pungkasnya.

** Nay Nur’ain