Pengendara tak Sabar, Kemacetan Total Kerap Terjadi di Jalan Ciampea-Rancabungur

0

Ciampea | Jurnal Bogor 

Kemacetan berjam-jam terjadi di jalan Ciampea-Rancabungur, Kabupaten Bogor karena belum selesainya pengerjaan jalan sehingga dibuat satu jalur dengan sistem buka tutup. Namun kemacetan itu diperparah pengendara yang banyak menerobos penghalang atau penutup jalan yang sedang diperbaiki hingga menyebabkan kemacetan total di jalur tersebut.

Kemacetan itu menurut penuturan warga sering terjadi pada pagi dan sore hari pada saat warga masyarakat hendak melakukan aktivitas rutin. “Tiap sore macet parah terus, apalagi kalau pas jam pulang kerja tuh, aduh ratusan kendaran pada numpuk dari atas (Pertigaan Rancabungur-Ciseeng-Ciampea) sampai Ciampea,” kata salah satu warga, Rudi.

Diakuinya, banyak pengendara yang menerobos palang pembatas sehingga memicu sering terjadi kemacetan rutin setiap sore hari itu. “Tadi saya liat banyak motor yang nerobos pembatas jalan, pada gak sabaran. Akhirnya kan malah macet total, udah tau jalurnya buka tutup karena sedang perbaikan jalan malah ngelawan arah,” katanya.

Staf Desa Rancabungur Cecep, menyayangkan perilaku menerobos tersebut. Wilayahnya yang bertetanggaan dengan Desa Ciampea, diakuinya bahwa peningkatan atau perbaikan jalan yang dilakukan oleh pemerintah itu tidak bisa diburu-buru atau tergesa-gesa agar menghasilkan kualitas jalan yang kuat dan tahan lama.

“Susah juga kadang kalau yang namanya warga masyarakat mah, jalan jelek pada ngeluh pengen cepet-cepet diperbaiki, sekalinya diperbaiki pengen cepet segera selesai. Kalau kerjaan begitu kan gak bisa diburu-buru kalau pengen kualitas jalan bagus mah,” ucapnya.

Kata Cecep, puluhan pengendara motor itu terlihat menerobos pembatas jalan dan melindas coran yang masih basah.

“Kalau seperti itu akhirnya kan jadi kerjaan dua kali, kadang kasian juga sama yang kerja di lapangannya. Padahal kalau udah beres kan kita-kita juga yang nikmatin jalan enak dan nyaman,” tukasnya. 

** Andres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here