28.7 C
Bogor
Monday, May 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 762

Akses Jalan Akan Dibangun, Kepala Desa dan Warga Ngaliwet di Tengah Jalan

0

Ciampea | Jurnal Bogor 

Pemerintah Desa (Pemdes) Cihideungudik, Ciampea, Kabupaten Bogor bersama warga menggelar tasyakuran dengan makan bersama di tengah jalan yang akan dibangun dari program Pemkab Bogor Samisade (Satu Miliar Satu Desa).

Hal itu dilakukan untuk memanjatkan syukur atas akan dibe­tonnya jalan lingkar desa yang meliputi empat RW. Pasalnya. sebelum dibeton, jalan te­rsebut kondisinya sudah rusak dan berlubang. Padahal, jalan tersebut mer­upakan urat nadi warga dan para petani. 

Kepala Desa Cihideungudik, H Denny, menjelaskan, adanya bantuan Samisade, jalan penghubung empat RW bisa dibeton sepanjang 1.862 meter.

“Alhamdulillah keinginan warga ada jalan yang mulus bisa terealisasikan. Kita ber­harap dengan betonisasi jalan bisa berdampak ke pe­ningkatan ekonomi warga dan memudahkan para pe­tani membawa hasil taninya,” ujarnya.

Sementara, Anggota Badan Permusya­waratan Desa (BPD) Cihide­ungudik Didi mengungkapkan, BPD sebagai mitra desa ten­tunya bertugas mendampingi dan mengawasi, termasuk memberi masukan ke desa.

Seperti halnya pembangu­nan jalan yang meliputi em­pat RW ini, pihaknya menga­wal agar pembangunan jalan lingkaran desa yang kondisi­nya rusak bisa dibenton.

“Karena masih banyak ada­nya peningkatan infrastruk­tur desa, seperti pembangu­nan TPT dan jalan desa, kita berharap program Samisade terus berkelanjutan,” pung­kasnya.

** Andres

Tim Sepak Takraw Kota Bogor Raih Emas Beregu Putra Usai Kalahkan Garut 2-1

0

Garut | Jurnal Bogor

Perlahan tapi pasti, ya Kontingen Kota Bogor mulai menambah pundi-pundi medalinya pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022.

Setelah cabor judo, dan dayung meraih medali emas, Kota Bogor berhasil menambah koleksinya dari cabang olahraga sepak takraw nomor beregu putra. Pada laga final, Senin (7/11/2022), malam, mereka sukses membungkam Kabupaten Garut 2-1 melalui rubber set.

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Bogor, Firmansyah Pribadi mengaku sangat puas setelah skuadnya sukses mengalahkan tuan rumah, dan membawa pulang medali emas.

“Hasil ini berkat kerja keras semua pemain. Pertandingan berlangsung tiga game, hingga akhirnya kita bisa menang 2-1 atas tuan rumah dan bawa pulang satu medali emas,” kata Firmansyah Pribadi.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor Benninu Argoebie bangga atas raihan satu medali emas dari cabor Sepak Takraw beregu putra.

“Lawan yang dihadapi adalah tuan rumah, tapi para pemain Kota Bogor punya mental yang bagus. Laga sendiri berakhir hingga dini hari, spirit patut diacungi jempol. Alhamdulillah dengan rubberset kita menang, itu luar biasa karena ini pertandingan pertama buat sepak takraw, di mana medali emasnya bisa kita ambil,” kata Benninu.

** asep syahnid

AXS Fosil Jaga Eksistensi Undang Klub Lain Ngumpul di Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor

AXS Fosil merayakan anniversay ke-6 dengan mengundang klub atau komunitas Avanza-Xenia se-Jabodetabek dan bahkan hadir dari Jawa dan Sumatra di Aula DR.Zainuddin Harahap, Kota Bogor, Minggu (6/11/2022).

Perayaan ini sebagai upaya menjaga eksistensi dan silaturahmi tetap terjaga dimana selama pandemi Covid-19 sejumlah kegiatan ditiadakan. Ada 75 klub yang diundang AXS Fosil dan dihadiri sekitar 600 orang.

AXS Fosil mengakui baru kali ini menyebar undangan dimana sebelumnya kegiatan hanya internal klub seperti jalan-jalan ke Pelabuhanratu. Namun kali ini selain ngumpul bareng juga melakukan kegiatan sosial dengan santunan anak yatim.

“Alhamdulllah kegiatan ngumpul dengan mengundang komunitas lain terlaksana,” kata panitia pelaksana Budy dengan ketua Iyan, penanggungjawab Daimo dan panitia acara Fauzy.

Budy memastikan eksistensi AXS Fosil akan tetap terjaga seiiring niat baik program di komunitas ini yang mengedepankan silaturahmi, dimana manfaatnya akan dirasakan anggota dengan mengenal satu sama lainnya.

“Makanya pengurus juga merancang bagaimana program kedepannya. Namun yang jelas karena komunitas ini terbuka bagi siapa saja tentunya banyak juga yang ingin mengenal,” jelas Budy.

Sementara anniversary ini mestinya digelar pada Mei lalu, namun baru bisa terlaksana pada November sekarang ini setelah ada kelonggaran Covid dan hal teknis lainnya dalam persiapan pelaksanaan.

** Asep S.Sayyev

Limusnunggal Marak Pembuangan Sampah Ilegal

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Persoalan penanganan sampah memang klasik yang kerap sulit dicarikan solusi. Minimnya armada, tingginya produksi sampah, tidak adanya tempat pembuangan sementara hingga kesadaran masyarakat yang rendah untuk menjaga kebersihan menjadi faktor utama banyaknya sampah tak bertuan.

Salah satunya di sepanjang Jalan Narogong Desa Limusnunggal, Cileungsi, Kabupaten Bogor. Tumpukan sampah liar terlihat di beberapa titik lokasi, mulai dari sampah rumah tangga maupun sampah pasar. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi UPT Pengelolaan sampah dan Pemerintah Desa Limusnunggal untuk dapat menertibkan keberadaan lokasi pembuangan sampah liar.

“Lokasi disitu memang seperti sudah menjadi tempat pembuangan sampah liar. Jadi yang lewat kadang buang sampah disitu. Karena banyak yang buang sampah disitu jadi lama-lama sampahnya numpuk,” kata salahsatu warga Cileungsi, Rusman kepada Jurnal Bogor, Senin (07/11).

Menurut dia, di sepanjang Jalan Raya Narogong, Desa Limusnunggal ada beberapa titik lokasi pembuangan liar yang sampai saat ini masih menjadi lokasi pembuangan. Apalagi, selama ini tidak ada upaya dari pemerintah untuk menutup atau melarang warga untuk membuang sampah di lokasi tersebut.

“Memang terkesan diabaikan saja oleh Pemerintah Desa atau Dinnas Kebersihan. Karena tumpukan sampah itu sudah lama ada dan belum dibersihkan,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Pengelolaan Sampah 2, Heri mengatakan, produksi sampah di Cileungsi memang cukup tinggi dan belum bisa tertangani secara maksimal, lantaran minimnya armada.

“Apalagi sampah-sampah itu kan sampah tidak bertuan dan ilegal jadi kita hanya angkut seminggu sekali,” ujarnya.

Heri mengatakan, untuk menangani persoalan sampah memang membutuhkan kerjasama dan kordinasi antara UPT dan pihak desa sebagai pemilik wilayah. Sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara serius dan tepat sasaran.

“Kalau semua dibebankan ke UPT tentu kami akan kewalahan. Oleh karena itu, kami juga meminta agar pihak desa ikut berpartisipasi dalam menangani masalah sampah. Khususnya sampah liar yang kerap ada di pinggir jalan,” pungkasnya.

** Taufik/Nay 

Muspika dan Ormas Kolaborasi Hijaukan Akses Jalan Menuju SMPN 04 Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keindahan, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), tokoh pemuda dan Ormas Gunung Putri, melakukan gerakan tanam pohon di sepanjang akses jalan menuju SMPN 04 Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha mengatakan, setelah apel pagi yang menjadi rutinitas di setiap Senin, Kompol Bayu juga memberikan pengarahan penanaman pohon yang sudah dilaksanakan mempunyai makna untuk  anak-anak sekolah generasi penerus bangsa.

“Ya, diibaratkan bibit pohon yang harus ditanam, dipupuk, disiram, dijaga dirawat jangan sampai terkena hama, begitupun anak-anak yang selama ini sering kita saksikan tawuran dan narkoba yang sedang marak,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (7/11).

Selain itu ia juga menyampaikan, bahwa akses jalan menuju SMPN 4 Gunung Putri dan GOM baru saja dibuka, dan keadaannya juga masih gersang belum ada penanaman pohonnya. 

“Jadi SMPN 04 ini baru saja dibuka akses jalannya, yang kita saksikan bersama kondisinya masih gersang belum ada pohon-pohon besar yang menambah keindahan juga resapan air yang ada di sini,” paparnya.

“Maka dari itu, kita disini bersama sama rekan lintas Ormas, murid-murid SMPN 04 Gunung Putri, Koramil Gunung Putri, Pemdes Tlajung Udik, Satpolpp, dan tokoh masyarakat, besama-sama menanam pohon diareal ini, kegiatan ini diinisiasi oleh ketua Komite SMPN 4 Gunung Putri,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 04 Gunung Putri Ismail Latif mengatakan, kegiatan penanaman pohon di SMPN 4 dan GOM Kecamatan Gunung Putri, serta akses jalan yang baru saja dibuka oleh tokoh masyarakat sekaligus Komite Sekolah SMPN 4 Gunung Putri.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek, Danramil dan seluruh Ormas yang ada di Gunung Putri yang sudah mengikuti kegiatan ini, mudah mudahan ini adalah tonggak awal kelanjutan pembangunan SMPN 4 Gunung Putri. Mudah-mudahan dalam 3 tahun kedepan SMPN ini dapat setara atau melebihi saudara saudara tuanya yang lain,” harapnya.

Menurutnya, dengan dilaksanakan penanaman pohon bisa menambah kesejukan dan kenyamanan di lingkungan SMPN 4 Gunung Putri. 

“Saya berharap dengan banyaknya pohon yang ditanam bisa menambah kenyaman siswa dan siswi yang bersekolah disini, dan juga bagi para pengunjung GOM bisa nyaman tidak kepanasan seperti sekarang ini,” tuturnya. 

Di lokaksi yang sama, Ketua Komite SMPN 04 Gunung Putri, Acang Suryana mengatakan banyak manfaat yang bisa diperoleh dari penanaman pohon di tepi jalan. Selain memberi keteduhan yang membuat pengendara lebih rileks, pohon yang ada juga membantu menyerap karbondioksida serta menjadi tempat resapan air di saat hujan.

“Manfaat lainnya yaitu guna menghadapi perubahan iklim yang terjadi saat ini. Selian itu nantinya jika sudah tumbuh besar, akses jalan akan teduh dan lebih indah,” singkatnya.

** Nay Nur’ain

Presidium Botim Dukung Penataan Flyover Cileungsi

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Rencana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar flyover Cileungsi mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Presidium Bogor Timur yang secara tegas mendukung penuh upaya penataan flyover Cileungsi sebagai pintu gerbang Bogor Timur agar bersih dari keberadaan pedagang kaki lima.

“Sekarang kita lihak saja kondisinya, pedagang sudah berjualan di bahu jalan dan trotoar. Belum lagi dibawah flyover. Ini kan sudah mengganggu ketertiban dan jelas melanggar Perda tentang ketertiban umum,” kata Ketua 3 Presidium Bogor Timur, Julianda Effendi kepada Jurnal Bogor, Senin (07/11).

Menurut dia, penataan flyover Cileungsi merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan, baik dalam jangka pendek atau menengah. Karena hal itu akan menjadi cermin dari proses penegakan aturan mengenai ketertiban di wilayah Bogor Timur. Karena jika tidak segera dilakukan, maka hal ini akan menjadi masalah besar di kemudian hari.

“Mengatasi PKL itu gampang-gampang susah. Oleh karena itu butuh sikap tegas dan konsisten dari pihak kecamatan dan Pol PP Kabupaten Bogor. Agar keberadaan PKL ini dapat diatasi,” ujarnya.

Julianda mengatakan, program penertiban bukanlah program yang mengedepankan arogansi atau ketidakprikemanusiaan. Justeru, program penertiban merupakan upaya agar PKL tersebut sadar aturan dan mengetahui mana yang boleh dan tidak boleh.

“Tentunya harus diikuti dengan program lain yang dapat memberikan kesempatan bagi PKL untuk tetap mencari nafkah. Seperti relokasi atau penataan tempat berjualan yang resmi sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.

** Taufik/Nay 

Bersaing dengan Bekasi, Catur Raih 1 Emas dan 2 Perak

0

Subang | Jurnal Bogor

Tim catur Kabupaten Bogor meraih 3 medali dari 5 nomor yang sudah dipertandingkan yakni 1 medali emas dan 2 perak pada Porprov XIV Jabar 2022 di Aula Dayang Sumbi Sari Ater, Subang, Senin (7/11). Medali emas diraih dari nomor beregu catur kilat putra, dimana Kabupaten Bogor menyingkirkan tim unggulan pertama dari Kabupaten Bekasi.

Endar Sakti Lubis (kiri) dan Arif

Tim Kabupaten Bogor dihuni Master Fide (MF) Arif Abdul Hafiz, MF Ivan Maxmillian,  MF S. Budi, Master Nasiona (MN) Gelar Sagara dan MN Sumardi Saidul Ula.

Sedangkan medali perak diraih dari catur kilat perorangan putri Irene K Sukandar, dimana Kabupaten Bekasi membalas dengan kemenangan Medina Warda Aulia di babak ketiga. Lalu perak berikutnya dari nomor beregu campuran, Kabupaten Bogor harus mengakui keunggulan Kabupaten Bekasi setelah Gelar Sagara kalah dari Lutfi Ali dan Diajeng Theressa kalah dari Dewi Citra meskipun Arif menumbangkan GM Susanto Megaranto dan Irene remis lawan Medina.

“Kabupaten Bekasi menjadi pesaing kita. Ada 12 nomor lagi dan kami harapkan 7 medali emas bisa diraih,” ujar pelatih catur Kabupaten Bogor Endar Sakti Lubis.

Menyandang titel juara bertahan, Kabupaten Bogor diakui Endar akan fokus pada target tim. “Jangan lengah, meleset sedikit saja bisa kalah,” tandasnya.

** Asep Saepudin Sayyev

Pemdes Sukamaju Peringati Maulid Nabi Muhammad

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Sukamaju, Jonggol, Kabupaten Bogor menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Halaman kantor Desa Sukamaju. Acara tersebut turut dihadiri para sesepuh desa, tokoh-tokoh agama, seluruh kadus dan perangkat Desa Sukamaju beserta para tamu undangan.

Kepala Desa Sukamaju H Mochammad Holil  mengatakan, tujuan peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini terutama untuk mengingatkan masyarakat supaya dapat meningkatkan iman dan ketakwaannya di wilayah  Desa Sukamaju serta mendorong persatuan dan kesatuan di lingkungan Desa Sukamaju yang sebentar lagi memasuki tahun politik.

“Kami juga minta warga dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan. Dimana tidak lama bangsa kita akan memasuki tahun politik dalam kesempatan ini saya meminta untuk bersatu  dan kami sampaikan kepada masyarakat,” kata H Moh Holil kepada Jurnal Bogor, Senin (07/11).

Untuk kedepannya, kata dia, peringatan Maulid yang sudah dilaksanakan ini bisa digelar setiap tahunnya, dan berharap kedepannya akan lebih solid dalam persatuan dan kesatuan.

“Harapan saya untuk lingkungan Desa Sukamaju adalah ”UTAMA” yaitu Unggul, Tangguh, Agamis, Makmur dan Aman, dan kedepannya juga kegiatan ini akan tetap dilakukan secara rutin baik tiap Maulid maupun setiap Rajaban,” pungkasnya.

** Ramses / Nay

3 Pekan Kampung Cimandirasa Diterjang Longsor, Pemdes Sadengkolot Minta BPBD Segera Bangun Beronjong

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor 

Sudah tiga pekan pascabencana tanah longsor terjadi di Kampung Cimandirasa RT 05 RW 02  Desa Sadengkolot, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor belum ada penanganan  dari dinas terkait maupun  Pemerintah Kabupaten Bogor.

Sekretaris Desa Sadengkolot Sudiman memaparkan meski lokasi yang diterjang longsor itu telah disurvei pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, namun hingga kini belum ada informasi lanjutan kapan tebingan yang longsor itu akan diperbaiki.

“Belum ada kejelasan, kapan akan dilakukan pemasangan beronjong tebingan yang tergerus  longsor itu.” kata Sudiman saat  meninjau lokasi longsor, Senin (7/11).

Apalagi sekarang musim penghujan, dia berharap pihak BPBD  secepatnya menanggulangi tebingan yang longsor itu.

“Setelah disurvei BPBD kami minta  solusinya. Sebab pada  2021 lalu, telah mengusulkan anggaran kebencanaan melalui dana desa, tetapi usulan anggaran itu tidak terealisasi,” tandasnya.

Sebelumnya ketua RT setempat, Iwan menyebut tebingan yang dilanda longsor memiliki ketinggian 10 meter dengan panjang  25 meter dan terdapat 5 rumah yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Selain rumah miliknya , kata dia termasuk pemilik rumah yang teracam atas nama Yadi, Hendra, Erum, dan Rahmat.

Iwan menjelaskan, kejadian tebingan longsor sudah kedua kalinya. Pada 2019 lalu di wilayahnya sempat diterjang longsor, namun kali ini longsor terbilang cukup besar sehingga tebingan  bergeser hingga berjarak  dua meter dari rumah warga.

Tak hanya sampai disitu, termasuk ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Genpar Sambas Alamsyah saat melihat kondisi tebingan dihantam longsor yang jaraknya tidak jauh dengan permukiman penduduk, menurutnya, ini seharusnya menjadi perhatian serius pihak Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini BPBD.

“Khawatir terjadi diluar dugaan, maka Pemkab Bogor harus segera mengambil tindakan. Kami minta tebingan yang longsor itu segera ditanggulangi,  paling tidak dibangun pemasangan beronjong.” tukasnya.

** Arip Ekon

Skuad ‘Kota Hujan’ Melenggang Ke Babak 8 Besar Porprov Jabar 2022

0

Ciamis | Jurnal Bogor

Tim Sepakbola Kota Bogor, memastikan lolos ke babak perempat final, usai mengalahkan Kabupaten Cianjur 2-0, di Stadion Galuh-Ciamis, Senin , 7 November 2022

Satu gol kemenangan tim ‘Kota Hujan’ diciptakan M Naufal (49). Dengan hasil itu, tim Kota Bogor, memastikan satu tiket babak delapan besar.

“Tiket perempat final sudah ditangan. Jadi kami harus benar-benar all out untuk bisa menang dilaga nanti,” kata Ketua Askot PSSI Bogor, Eko Prabowo, Senin , 7 November 2022

Danjen-sapaan akrab Ketua Askot PSSI Bogor ini mengaku, bahwa timnya akan berjuang keras untuk bisa mengamankan tiket semifinal saat bertemu Kota Bandung, pada Rabu , 9 November 2022

“Target kami lolos dulu ke babak semifinal. Setelah itu Kota berjuang lagi untuk bisa lolos ke putaran final,” kata Danjen.

** asep syahmid