33.5 C
Bogor
Thursday, August 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 760

Rumah Aspirasi H. Anton Expose Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Rumah Aspirasi H. Anton Sukartono Suratto melakukan ekspose manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Minggu (25/12/2022). Selain ekspose juga sekaligus membuka pendaftaran bagi peserta baru untuk tahun 2023.

“Kembali saya bertemu masyarakat Kabupaten Bogor, saat ini masyarakat banyak yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan pada Rumah Aspirasi saya. Program ini sudah berjalan 3 tahun, sejak dirilis pada tahun 2020,” ujar H. Anton Sukartono Suratto di DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor.

Menurut Anton yang anggota MPR RI Fraksi Demokrat, pendaftaran kembali dibuka karena banyaknya permintaan masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Rumah Aspirasinya.

BPJS Ketenagakerjaan pada Rumah Aspirasi H. Anton, kini menjadi wadah bagi kader, relawan, simpatisan dan masyarakat umum yang bekerja di sektor non formal agar bisa mendapatkan hak yang sama terkait program pemerintah yakni Asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

“Kedepan, semoga apa yang saya lakukan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Bogor,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat ini.

Beberapa bantuan yang sudah realisasi dan diterima anggota adalah asuransi kematian terhadap 4 kader atau relawan dengan santunan yang diterima ahli waris almarhum sejumlah Rp 42 juta.

Kemudian BSU tahap pertama yang diterima oleh 187 orang, dengan bantuan Rp 1 juta per orang, dan BSU tahap kedua Rp 600 ribu per orang yang diterima oleh 122 peserta.

**ass-rls/pd

Flyover Cileungsi Jadi Arena Judi 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Persoalan di flyover Cileungsi ternyata tidak hanya menyangkut keberadaan PKL dan semrawutnya kendaraan yang parkir di pinggir jalan. Namun flyover Cileungsi juga menjadi salah satu lokasi aktivitas perjudian konvensional. 

Namun ironisnya, kegiatan perjudian tersebut seperti tidak terpantau oleh pihak kepolisian, sehingga para pelaku perjudian bebas melakukan perjudian setiap hari. Padahal Kapolri sudah memberikan perhatian khusus agar pihak kepolisian memberantas perjudian baik yang konvensional maupun perjudian online.

“Hampir setiap hari judi koprok itu pada main di flyover. Yang main ya dari mana-mana yang pada suka main judi. Lumayan juga sudah lama itu yang pada main judi,”kata salah satu warga Cileungsi, Dani kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menurut dia, aktivitas perjudian tersebut dikelola oleh bandar sehingga kegiatan perjudian berlangsung setiap hari. 

“Pasti ada bandarnya, kalau gak ya gak mungkin main setiap hari kalau cuma iseng-iseng aja,”jelasnya. 

  Meski sudah berlangsung lama, Dani mengaku aktivitas perjudian tersebut tidak pernah ada yang mengganggu dan berjalan secara aman.

 “Disini kan banyaknya pedagang kecil jadi bukan warga pemukiman jadi gak pada peduli. Ya bahasanya mah masing-masing aja,”kata dia.

 Ketika ditanyakan mengenai adanya upaya penindakan dari Kepolisian Sektor Cileungsi terkait praktik perjudian tersebut, Dani mengatakan dirinya tidak mengetahui hal tersebut. Karena selama ini, proses perjudian masih tetap dilakukan. 

“Kalau tidak tahu ya tidak mungkin apalagi kantor Polsek Cileungsi tidak jauh dari flyover Cileungi,”tandasnya.

Sementara, Kapolsek Cileungsi Kompol Julkarnaen mengatakan akan  menindaklanjuti kembali informasi, karena sudah beberapa kali kami coba lakukan penangkapan tapi berhasil kabur.

“Jika ada info mengenai koprok dimanapun juga kami siap menindaklanjuti dan melakukan proses hukum, ” pungkasnya.

** Taufik / Nay 

Kecamatan Gunung Putri Raih Juara 2 Terbaik se-Kabupaten Bogor 

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Pemerintah Kecamatan Gunung Putri, mendapatkan penghargaan sebagai kecamatan terbaik ke-2 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Dalam acara penganugerahan lomba video profil desa dan penghargaan desa mandiri tahun 2022 di Hotel Darmawan Park, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (22/12) lalu.

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan memberikan langsung penghargaan kepada Didin Wahidin, Camat Gunung Putri, sebagai kecamatan terbaik ke-2 se-Kabupaten Bogor. 

Camat Gunung Putri Dindin Wahidin, mengatakan, menjadi kecamatan terbaik ke 2 se-Kabupaten Bogor ini tidak luput dari kerja sama semua pihak yang ada di Gunung Putri. 

“Alhamdulillah, pada acara ini kita mendapatkan peringkat ke-2 sebagai kecamatan terbaik di Kabupaten Bogor. Ini berkat kerjasama semua pihak dari tingkat desa se-Kecamatan Gunung Putri, dan Muspika Gunung Putri,” ucap Didin Wahidin kepada Jurnal Bogor, Jumat (23/12). 

Menurutnya, untuk kedepannya Kecamatan Gunung Putri akan berusaha lebih baik lagi dalam semua bidang pemerintahan, dari tingkat bawah sampai atas harus saling bersinergi. 

“Semua pihak pemerintahan harus saling bersinergi agar kita bisa mendapatkan yang terbaik, dalam bidang apapun di pemerintahan, khususnya Kecamatan Gunung Putri bisa menjadi yang terbaik kedepan,” ujarnya.

Penilaian terbaik ke-2 yang didapat oleh Kecamatan Gunung Putri, sambung dia, harus dipertahankan, dan semua unsur harus dilibatkan agar mendapatkan yang terbaik. 

“Saya berharap semua unsur pemerintahan yang ada di semua desa di Kecamatan Gunung Putri, agar lebih solid lagi dalam menjalankan roda pemerintahan, agar kedepannya Kecamatan Gunung Putri mendapatkan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Raih Penghargaan IDM Tertinggi se-Kabupaten Bogor, Jamhali Terimaksih Kepada Masyarakat Desa Dayeuh 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, meraih penghargaan Indek Desa Membangun (IDM) tertinggi se-Kabupaten Bogor, dan ke-4 tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam penganugerahan lomba video profil desa dan penghargaan desa mandiri tahun 2022 di Hotel Darmawan Park, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (21/12).

Kepala Desa Dayeuh Jamhali BJ mengatakan, dengan kerjasama yang baik antara perangkat desa dan lembaga desa serta unsur masyarakat, Desa Dayeuh mendapatkan IDM tertinggi di Kabupaten Bogor, sekaligus menjadi desa mandiri. 

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala bahwa kami mendapatkan predikat IDM tertinggi di Kabupaten Bogor dan ranking keempat di Jawa Barat. Ini tidak luput dari kerjasama yang baik dari semua unsur perangkat desa, lembaga desa, dan masyarakat,” ucap Jamhali kepada Jurnal Bogor, Sabtu (24/12).

Jamhali juga mengucapkan terima kasih kepada Kemendes dan juga DPRD, bahwa Desa Dayeuh akan mempertahankan dan terus melaksanakan program-program pembangunan sesuai dengan program kabupaten, provinsi, dan secara nasional. 

“Tentunya dibalik rasa syukur ini ada tantangan, dan juga ada motivasi, semoga kami juga bisa terus bertahan terus mengembangkan inovasi-inovasi dari desa untuk membangun Indonesia,” paparnya

Dirinya juga mengapresiasi warga masyarakat, yang sudah turut serta berperan aktif mendukung dan mendoakan dalam pembangunan, baik pembangunan fisik, mental, spiritual juga terinstal dan terus teristimewa. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada perangkat desa yang dikomandoi sekretaris desa, dan juga seluruh warga masyarakat desa yang turut mendukung dan mendoakan, dalam pembangunan Desa Dayeuh ini,” ucapnya.

Ia juga berharap, semoga Pemdes Dayeuh akan selalu membangun komunikasi, dan silaturahmi dalam kebersamaan untuk mengisi moto Desa Dayeuh, sebagai desa religi, dinamis dan mandiri.

“Semoga kita bisa mempertahankan predikat ini, dan juga diberikan kelancaran, kesehatan, kedepannya kita harus selalu bersama-sama membangun komunikasi dan silaturahmi, serta membangun desa untuk masa depan kita yang lebih adil dan sejahtera,” cetusnya.

** Nay Nur’ain

Replika Masjid Al-Aqsa Akan Hadir di Sukamakmur

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Untuk memastikan pembangunan Replika Masjid Al-Aqsa dan Pondok tahfiz Al Quds, Presiden Direktur International Networking for Humanitarian (INH) Luqmanul Hakim bersilaturahmi ke Camat Sukamakmur, Bakri Hasan, Jumat (23/12).

Luqmanul Hakim mengatakan, perencanaan pembangunan Replika Masjid Al-Aqso dan Pondok Tahfiz Al Qods sudah dimulai sejak tahun 2020 lalu.

“Rencana kita akan membangun Replika Masjid Al-Aqsa di atas lahan 14.300 meter persegi, untuk masjidnya 10.000 meter,  dan 4.000 meter untuk Pondok Tahfiz, serta 300 meter untuk perkiraan dan lainnya,” ujar Luqmanul Hakim kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, kunjungannya ke Kecamatan Sukamakmur untuk berkoordinasi sekaligus silaturahmi dengan pihak kecamatan, mengingat ada rencana INH akan membuat wisata religi dengan Replika Komplek Masjid Al-Aqsa, yang sudah digagas sejak tahun 2020.

“Selain silaturahmi kita juga berkoordinasi berkaitan dengan status lahan yang akan dibangun, jangan sampai sudah ada pembangunan ada gejolak-gejolak atau konflik yang tidak diinginkan terkait status kepemilikan lahan,” ungkapnya.

“Alhamdulillah sejauh ini kita sudah menyerahkan penuh kepihak notaris untuk memverifikasi legalitas berkas, sampai kemarin sudah di cek ke BPN segala macamnya. Bahkan lingkungan juga sudah diselesaikan, dari pihak pemerintah juga mengatakan Insya Allah lokasi ini aman ga ada permasalahan,” sambungnya.

Dirinya berharap, wisata religi ini secepatnya dibangun, tapi tetap menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah apa yang harus dipenuhi, baik secara prosedural, dan aturan mainnya bagaimana untuk dimulai pembangunan.

“Menurut informasi, dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor tinggal menunggu keputusan atau kebijakan regional yang harus diselesaikan terkait Desa Sukamulya,” paparnya.

Untuk sumber anggaran untuk pembangunan sendiri, dirinya membuka program donasi wakaf, dan mencari donatur untuk pembangunan ini kedepannya.

” Kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Jawa Barat, dan sedang kita buatkan konsepnya agar Gubernur juga turut andil dalam pembangunan ini,” cetusnya.

** Nay Nur’ain

Nikmati Momen Libur Akhir Tahun di Carnival Fest Jungleland Sentul

0

Sentul | Jurnal Inspirasi
Momen liburan akhir tahun memang selalu menjadi waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, saudara atau sahabat untuk berlibur bersama. Berkunjung ke Jungleland Sentul bisa menjadi salah satu pilihan karena akan ada banyak agenda seru di akhir tahun ini.

Menyemarakkan momen liburan akhir tahun 2022 dan pergantian tahun 2023, taman bermain Jungleland yang berlokasi di Kawasan Sentul Nirwana, Jl. Jungleland Boulevard No.1, Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini akan menggelar rangkaian event seru untuk pengunjung setianya bertajuk Carnival Fest Jungleland.

Event ini merupakan festival terbesar di area Sentul yang akan berlangsung pada periode high season mulai tanggal 26 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023 dengan menghadirkan banyak acara Seru.

Mulai dari festival musik yang menghadirkan musisi-musisi lokal kenamaan seperti JKT48 dan Kangen Band serta masih banyak lagi. Selain itu, banyak acara seru lainnya seperti kompetisi cosplay, anime karaoke, coswalk dan photo session.

Tak hanya itu, aktivitas seru lain yang memberikan pengalaman langsung untuk pengunjung adalah Culinary & Clothing Festival. Dimana akan banyak brand-brand baju ternama dan beragam produk makanan hadir di Carnival Fest Jungleland Sentul.

“Wahana bermain Jungleland Sentul selalu berupaya untuk memberikan pengalaman terbaik untuk para pengunjung. Carnival Fest merupakan salah satu kegiatan yang diadakan untuk memanjakan pengunjung yang hadir merayakan momen liburan akhir tahun ini di Jungleland” kata Chief Marketing Officer (CMO), Dipowirawan, di Sentul, Minggu (27/11/2022).

Tiket Event Carnival Fest Jungleland sudah dapat dipesan mulai tanggal 28 November 2022 melalui Website Tiket Resmi Jungleland  di www.ticket.jungleland.id

Jungleland Sentul hingga saat ini masih menjadi area wahana bermain terbesar di Indonesia yang memiliki berbagai wahana permainan seru yang dapat dinikmati oleh  semua umur dan memberikan pengalaman seru bagi pengunjung dan keluarga.

HANDY MEHONK

Pacu Kreativitas, Pemkab Bogor Tebar Penghargaan

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Sebagai upaya meningkatkan inovasi, kreativitas dan kemandirian aparatur Pemerintah Desa di bumi Tegar Beriman, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan penghargaan melalui Penganugerahan Desa Mandiri se-Kabupaten Bogor dan Penganugerahan Juara Lomba Video Profil Desa Tahun 2022, yang di gelar di Hotel Darmawan Park, Babakan Madang Sentul, Kamis (22/12). 

Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, saat ini semua harus bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi digitalisasi yang semakin pesat. Semua harus serba digitalisasi dan membutuhkan cara kerja yang tidak biasa. 

“Jika tidak diikuti maka kita akan ketinggalan zaman, begitu pun dengan pemerintahan. Harus mengikuti era digitalisasi, semua harus transparan dan berbasis IT, dalam hitungan detik kinerja pemerintah, realisasi anggaran, program/kegiatan hingga capaian pajak daerah dengan mudah dapat dilihat oleh masyarakat melalui aplikasi berbasis digital,” ujar Plt. Bupati Bogor. 

Menurutnya, setiap aparatur Pemerintah Kecamatan dan Desa harus lebih aktif memanfaatkan teknologi digital juga media sosial. Untuk itu pembinaan melalui pelatihan pengelolaan akun media sosial dan pemanfaatan digitalisasi harus ditingkatkan. 

” Saya minta para Camat adakan pelatihan untuk para staf di desa supaya apa yang memang bapak lakukan di desa itu tersosialisasikan kepada masyarakat, Camat juga kepada Bupati,” tegasnya. 

Ia juga berharap, melalui penganugerahan ini dapat lebih memotivasi seluruh aparatur Pemerintah Kecamatan dan Desa juga seluruh masyarakat untuk aktif berinovasi, bijak dan pandai memanfaatkan teknologi digitalisasi melalui karya yang bermafaat bagi kesejahteraan dan kemajuan daerah Kabupaten Bogor. 

Ditempat yang sama, Kadis DPMD Kabupaten Bogor Renaldi Yushab Fiansyah menjelaskan, ada lima Kecamatan dengan status kecamatan mandiri antara lain Cisarua, Gunung Putri, Babakan Madang dan Cileungsi. Tujuan penyelenggaraan lomba video profil desa saat ini adalah, yang pertama untuk melakukan akselerasi di bidang pariwisata khususnya promosi desa wisata dan potensi wisata alam dan tempat rekreasi lainnya di desa.

“Kedua merupakan kegiatan sektor ekonomi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa, yang ketiga produk usaha badan usaha desa mempromosikan produk unggulan atau usaha yang dikelola oleh Bumdes juga melalui UMKM,” paparnya.

“Nilai-nilai yang nanti akan muncul pada saat membuat video profil desa adalah adanya media promosi desa, sehingga menjadi sarana promosi dan publikasi untuk desa, serta menjadi sarana untuk menetapkan status kemajuan dan kemandirian desa,” tandasnya.

** Nay Nur’ain

Keluhan Warga di Parkiran RSUD Ciawi, Dua Dewan Petinggi Partai Enggan Komentar

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Tidak bertanggungjawabnya Century Parking, pengelola parkir RSUD Ciawi terhadap kehilangan barang pengunjung di lokasi parkiran rumah sakit milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor, ternyata sudah diketahui wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) 3 dari Partai Gerindra, Tutty Alawiyah.

Meski tidak terlalu banyak berkomentar saat diminta tanggapannya, Tutty Alawiyah yang merupakan warga Kecamatan Ciawi tersebut mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti bersama anggota dewan yang duduk di Komisi III.

 “Nanti akan dirapatkan,” singkat istri dari anggota DPR RI Partai Gerindra, Eddy Santana yang sebelumnya menjabat Walikota Palembang selama dua periode tahun 2003-2013 tersebut.

Berbeda dengan anggota DPRD Kabupaten Bogor asal Dapil 3 lainnya, yakni Wawan Haikal Kurdi dan Dedi Aroza yang tidak memberikan tanggapan apapun saat diminta komentarnya melalui telepon maupun pesan WhatsApp, Kamis (22/12), terkait adanya keluhan warga terhadap pengelola parkir di RSUD Ciawi yang tidak bertanggungjawab.

Padahal, kedua dewan tersebut merupakan para petinggi partai di Kabupaten Bogor, mulai dari Wawan Haikal Kurdi sebagai Ketua DPD Partai Golkar dan Dedi Aroza, Ketua DPD PKS.

Sementara, Kepala Bidang Aset pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Barang Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Pelitawan menjelaskan, untuk lahan parkir yang ada di RSUD Ciawi, pengelolaannya sudah sepenuhnya kewenangan pihak rumah sakit.

Hal itu terjadi, lanjut Pelitawan, setelah RSUD Ciawi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga semua aset yang berkaitan dengan potensi pendapatan di rumah sakit itu, salah satunya seperti pengelolaan parkir, dikelola langsung oleh pihak rumah sakit.

 “Walaupun lahan tersebut milik Pemda Kabupaten Bogor, RSUD Ciawi bisa mengelola secara langsung tanpa melibatkan pihak aset daerah. Makanya, kami tidak tahu menahu persoalan parkir di rumah sakit tersebut,” akunya saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Ditanya soal besaran retribusi yang dihasilkan dari pendapatan parkir, Pelitawan mengaku tidak mengetahuinya. Alasannya, karena pendapatan yang dihasilkan dari parkir, dikelola pihak RSUD Ciawi.

“Bukan hanya di RSUD Ciawi saja, lahan parkir di RSUD Cibinong pun sama, dikelola langsung oleh pihak rumah sakit lantaran sudah jadi BLUD,” imbuhnya.

Pelitawan pun tidak mau berkomentar saat diminta tanggapannya terkait keluhan warga yang kehilangan barang saat parkir di RSUD Ciawi, tetapi tidak mendapatkan ganti dari pengelola parkir.

Diberitakan Jurnal Bogor edisi Kamis (22/12), Maman Usman, warga Kecamatan Ciawi, yang juga aktif sebagai pemerhati masalah kebijakan, turut angkat bicara terkait sikap pengelola parkir di RSUD Ciawi yang dinilai sudah merugikan warga. Sebab, pihak pengelola parkir tidak mau bertanggungjawab atas kehilangan barang pengunjung di lokasi parkiran rumah sakit.

Menurutnya, persoalan pengelolaan parkir, ini terdapat Yurisprudensi dalam bentuk putusan Mahkamah Agung (MA), dimana pengelola parkir harus bertanggung jawab terhadap kerugian yang dialami pengguna parkir, sesuai  Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 3416/Pdt/1985, majelis hakim berpendapat perparkiran merupakan perjanjian penitipan barang, dengan begitu hilangnya kendaraan milik konsumen menjadi tanggung jawab pengusaha parkir.

Selain itu, lanjut Maman, Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1367 K/Pdt/2002, menyatakan secara hukum, bahwa selama kendaraan milik penggugat parkir atau dititipkan dengan sah didalam area parkir yang dikelola oleh tergugat, adalah merupakan tanggung jawab tergugat sepenuhnya atas telah terjadinya kehilangan. 

Bahkan, kata Maman, Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2920 K/Pdt/2011, bahwa sudah sewajarnya menjadi tanggungjawab juru parkir, apabila kendaraan yang sudah membayar karcis parkir untuk menggantinya, karena kehilangan mobil tersebut dinilai adalah kelalaian atau keteledoran pihak pengelola parkir.

 “Makanya sesuai Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1264/K/PDT/2003 menyatakan, sikap pasif pengelola parkir dapat dikualifisir sebagai perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur Pasal 1365 KUH Perdata,” ungkap pria yang juga dipercaya sebagai advokat hukum salah satu perusahaan di luar daerah tersebut kepada Jurnal Bogor saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (21/12).

** Dede Suhendar

Melalui Samisade, Pemdes Sukasirna Benahi Jalan Agar tak Cemburu 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Masih sangat memprihatinkannya kondisi jalan lingkungan dan jalan desa yang ada di Desa Sukasirna, Jonggol, Kabupaten Bogor, membuat Kepala Desa Sukasirna Iwan Setiawan mengutamakan pembenahan infrastruktur jalan dan saluran.

“Desa Sukasirna ini, masih sangat banyak lokasi jalan lingkungan dan jalan desa yang butuh sentuhan pembanguan, maka dari itu jika ada dana bantuan apapun dari pemerintah kami utamakan pembenahan jalan terlebih dahulu, ” papar Iwan sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Kamis (22/12).

Menurutnya, selain kebutuhan infrasturktur jalan yang masih sangat banyak, desa ini pun masih butuh Sarana Air Bersih (SAB), WC umum yang bisa digunakan oleh warga sekitar yang belum memiliki MCK.

” Maka dari itu, adanya Dana Samisade saya alokasikan di 3 titik untuk dilakukan betonisasi jalan agar semua warga di Desa Sukasirna merasakan jalan yang bagus,” ujarnya.

Titik pertama, sambung dia, betonisasi jalan desa Kp.Sentul – Kp.Jatimekar RT 02 – 03 /RW 02 dengan volume P.720m x L.2,5m x T.0,03m. Titik yang kedua, betonisasi jalan Kp.Jatimekar RT 03/05 dengan volume P.265m x L.2,3m x T.0,15. Dan titik yang ketiga, betonisasi jalan Kp.Tegal Sempug RT 01/07 dengan volume P.265m x L.2,3m x T.0,15.

“Untuk anggaran sendiri, di Kp.Sentul – Kp.Jatimekar RT 02-03 /RW 02 memakan anggaran Rp  600 juta, dan Kp.Jatimekar memakan anggaran 200 juta rupiah, kemudian Kp.Tegal Sempug memakan anggaran 200 juta rupiah, totalnya 1 miliar anggaran Samisade kami alokasikan untuk betonisasi jalan,” beber Iwan.

Dirinya berharap, dengan diperbaikinya jalan lingkungan maupun jalan desa, tidak ada lagi kecemburuan sosial di masyarakat. ” Kadang ada yang cemburu karena jalannya masih rusak, padahal memang sudah dialokasikan tapi anggarannya belum turun karena bertahap. Hal-hal seperti itu yang kadang jadi pertanyaan dan digoreng-goreng segelintir orang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor akan program Samisade ini karena bisa mempercepat pembangunan desa. “Jika hanya mengandalkan anggaran Dana Desa mungkin tidak akan secepat ini pembangunan, apalagi selama 2 tahun terakhir ini Dana Desa dari pusat dialokasikan untuk BLT. Dengan adanya Samisade ini sangat membantu untuk kami,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Hari Jadi ke-3, HMR Sudah Berikan Perubahan untuk Rumpin

0

Rumpin | Jurnal Bogor

Di hari ulang tahun ke-3 yang jatuh pada 20 Desember 2022, organisasi Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) melakukan berbagai kegiatan dari sejak November 2022.

Usia yang masih sangat muda ini bisa dibilang adalah usia-usia panas bagi kader-kader HMR dan juga bagi masyarakat Rumpin umumnya. 

Ketua Umum HMR, Ibnu Sakti Mubarok menyatakan bahwa salah satu dan satu-satunya organisasi yang cukup berkembang dengan pesat, HMR telah mampu memberikan banyak perubahan bagi Rumpin dan berkontribusi di berbagai hal.  

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan sejak sebulan itu diantaranya turnamen futsal, sepak bola dan mobile legends. Bahkan HMR juga turut melakukan galang donasi serta trauma healing untuk korban gempa Cianjur. 

“Kehadiran HMR sangat disambut baik oleh masyarakat Rumpin. Terbukti dari beberapa aksi yang dilakukan HMR, diikut sertakan juga oleh masyarakat, seperti aksi jalanan perihal penolakan TPST, jalan tambang dan aksi pengecaman terhadap mangkraknya pembangunan jalan yang menghabiskan dana kurang lebih 4,9 M,” katanya.

Peringatan 3 tahun HMR kali ini juga dibumbui dengan adanya pergantian Ketua Umum Ibnu Sakti Mubarok oleh Wildan Mukholad. Dengan harapan HMR menjadi lebih baik, Wildan Mukholad  menyatakan kesiapannya memimpin HMR untuk selanjutnya. 

“Di tahun ke-3 ini, merupakan tahun yang mengawali kepekaan HMR dengan sayap baru. Bukan menggantikan, namun tugas saya dan pengurus-pengurus baru adalah meneruskan perjuangan dari para pendiri dan perintis, ini merupakan tugas pertama, jadi jalan kami bersama HMR masih sangat panjang,” kata ketua baru HMR Wildan Mukholad, belum lama ini kepada Jurnal Bogor. 

Sementara, Ketua Ikatan Alumni Himpunan Mahasiswa Rumpin Adhik Roda menyatakan, apresiasi yang setinggi-tingginya untuk HMR, dimana tahun yang ke-3 ini sudah banyak sekali menghasilkan berbagai pencapain. 

“Saya rasa sangat bangga menjadi bagian daripada Himpunan Mahasiswa Rumpin, menjadi bagian daripada pendiri bahkan hingga saya lulus kuliah pun saya tetap menjadi bagian dari HMR. Apresiasi setinggi-tingginya bagi HMR sejauh ini yang telah berhasil banyak memberikan perubahan-perubahan bagi Rumpin dan bagi kader-kadernya sendiri,” ucapnya.

Dia berharap kepemimpinan yang selanjutnya menjadi HMR yang lebih kuat dan solid seperti kapal yang tidak karam dan kuat akan hantaman.

“Semangat kawan-kawan pengurus baru, dan selamat atas terpilihnya ketua yang baru. Selamat dan semangat berlayar, mari kita wujudkan bersama misi kita, menjadikan masa emas Rumpin ada ditangan kita,” tukasnya.

** Andres