27.9 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 736

Gerakan Pramuka Kwarran Nanggung Gelar Karang Pamitran Tahun 2022

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Nanggung, Cabang Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Karang Pamitran dengan tajuk “Mengabdi Tanpa Batas Membangun Ketangguhan Bangsa di SDN Hambaro 02, Sabtu (3/12/22).

Puluhan peserta dari unsur pembina sekolah dasar maupun MI di Nanggung ikut dalam pelaksanaan kegiatan Karang Pamitran bagi para pembina di kwarran tersebut.

Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Nanggung Ondeng Sofwanudin mengatakan, kegiatan tersebut membahas berbagai program kegiatan, baik yang belum dan sudah direncanakan.

“Intinya adalah memberikan bekal kepada pembina baik skill ataupun ilmu keterampilannya, oleh karena itu di tahun anggaran 2022 kita adakan kegiatan ini,” katanya.

Kegiatan yang diisi pemateri dari Korps Pelatih Budaya Bakti Kwarcab Kabupaten Bogor diantaranya Samsiah, Khairuddin M.Pd dan Jejen Muhidin. Menurut Ondeng, para peserta yang hadir tersebut, adalah para peserta yang sudah mengikuti kegiatan kursus mahir lanjutan.

Sehingga pada kesempatan kali ini, pihaknya memberikan bekal kepada mereka untuk melaksanakan kegiatan Narakarya di gugus depan (gudep) masing-masing.

“Mudah-mudahan dengan pembinaan secara administrasi maupun di lapangan mereka yang sudah mengikuti kursus mahir lanjutan ini, bisa menempuh rencana tindak lanjut yang mana mengadakan kegiatan pembinaan di gudep masing-masing selama 6 bulan,” paparnya. 

Nantinya kata dia, para pembina, memportofoliokan kegiatannya kemudian disidangkan di tingkat kwarcab Kabupaten Bogor dengan tujuan untuk  mendapatkan legalitas formal.

“Sehingga mereka pun memiliki surat hak membina bagi para pembina baik pembina siaga maupun penggalang,” tukasnya.

** Andres

Apdesi Gunung Putri Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jumat (2/12). 

Bantuan yang diberikan Apdesi Gunung Putri berupa sembako, obat-obatan, air mineral, dan lainnya. Sebagian bantuan ini juga berasal dari warga Desa Ciangsana, dan Desa Gunung Putri, khusus warga Kecamatan Gunung Putri. 

Ketua Apdesi Kecamatan Gunung Putri Udin Saputra mengatakan, Apdesi Kecamatan Gunung Putri menyerahkan bantuan berupa, sembako, obat-obatan, dan lainnya untuk para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur. 

” Alhamdulillah hari ini kita dari Apdesi Kecamatan Gunung Putri memberikan sedikit bantuan untuk para korban yang terkena musibah gempa bumi di Cianjur. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu saudara-saudara kita disana,” ucap Udin sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Sabtu (03/12).

Ia menyampaikan, turut prihatin atas musibah gempa bumi yang menimpa warga dan menimbulkan korban jiwa di Kabupaten Cianjur. Bantuan ini juga untuk kesekian kalinya dari Pemerintah Desa maupun warga yang ada di Kecamatan Gunung Putri. 

“Saya mengucapkan terimakasih kepada warga dari Kecamatan Gunung Putri yang sangat berempati dan respon terkait pemberian bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di Cianjur,” ujarnya. 

“Semoga bantuan yang kita berikan ini bisa bermanfaat dan juga sedikit meringankan beban para korban yang terkena gempa di Kabupaten Cianjur,” sambung udin.

Sementara Kepala Desa Gunung Putri mengatakan, Pemerintah Desa Gunung Putri kedatangan Ketua Apdesi Kecamatan Gunung Putri dalam rangka menyerahkan bantuan dari Apdesi Gunung Putri untuk para korban bencana alam di Kabupaten Cianjur. 

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa bumi di Cianjur. Bantuan ini nanti akan kami serahkan di posko Apdesi Kecamatan Cianjur,” singkatnya.

** Nay Nur’ain

Rusak Parah, DPUPR “Merem”, Acang  Turun Tangan Sentuh Jalan Griya Bukit Jaya 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor  

Tokoh masyarakat Gunung Putri, Acang Suryana memperbaiki jalan perumahan Griya Bukit Jaya (GBJ) yang terletak di Desa Bojong Nangka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu malam (3/12/22). 

Jalan perumahan GBJ yang sudah lama rusak tersebut meruapakan jalan alternatif warga menghindari kemacetan jalan utama.

Acang Suryana mengatakan, jalan rusak di perumahan GBJ begitu lama sama sekali tersentuh oleh dinas terkait untuk diperbaiki. 

“Ya, jalan alternatif warga ini sudah lama rusak, tapi tidak ada yang peduli sama sekali, sampai-sampai banyak pengguna jalan yang terjatuh karena jalan tidak rata,” ucap Acang Suryana kepada Jurnal Bogor, Sabtu (03/12).

Menurutnya, hatinya merasa tergugah melihat jalan seperti ini, dan berinisiatif untuk memperbaiki jalan ini dengan menggunakan biaya pribadi.

“Seharusnya pemerintah peka dengan adanya jalan yang tidak layak ini, sudah banyak warga pengguna jalan yang kendaraannya rusak akibat gerusan batu di lubang yang dalam,” cetus Acang yang juga sebagai pengusaha muda.

Dia berharap dengan perbaikan jalan ini, warga bisa nyaman dan lancar beraktivitas melewati jalan yang sudah lumayan bagus. Ia pun berharap kepada dinas terkait agar lebih memperhatikan jalan-jalan yang rusak di Kecamatan Gunung Putri.

Sementara, salah satu pengguna jalan Agus (45), mengaku senang dengan diperbaikinya jalan oleh pengusaha itu. Pasalnya, jalan tersebut tak jarang menyulitkan pengendara untuk memilih jalan karena rusak parah.

“Saya senang dengan diperbaiki jalan Griya Bukit Jaya ini. Sebelumnya ini rusak parah dan belum diperbaiki juga oleh pemerintah. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pengusaha atau tokoh masyarakat yang sudah peduli perbaiki jalan ini,” ucapnya.

** Nay Nur’ain

Kades Weninggalih Renovasi Kantor Desa dengan Dana Banprov

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, Pemerintah Desa (Pemdes)  Weninggalih, Jonggol, Kabupaten Bogor, melakukan renovasi kantor desa. Hal ini diutarakan Kepala Desa Weninggalih, Mamat Rahmat, Jumat (02/11 )

” mengingat keterbatasan anggaran maka renovasi kantor desa tersebut dilakukan secara bertahap,” ujar Mamat kepada Jurnal Bogor.

“Anggaran yang digulirkan oleh Provinsi Jawa Barat melalui dana Bantuan Provinsi (Banprov) yang ada sangat terbatas. Maka, renovasi dilakukan secara bertahap mulai dari pembangunan bagian depan kantor desa yang saat ini dalam tahap pengerjaan,” sambungnya.

Mamat  berharap, proses renovasi kantor desa tersebut selesai tepat pada waktunya agar meningkatkan kelancaran pelayanan  serta  kenyamanan perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat.

“Mudah-mudahan cepat selesai, meski pun secara bertahap dan kantor desa yang sudah memadai diharapkan bisa lebih meningkatkan kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Menurutnya, anggaran yang digunakan untuk renovasi Kantor Desa tersebut yang berasal dari dana Banprov sebesar Rp 69,300.000, dengan volume panjang 9,85 meter dan luas 3,60 meter.

“Saya berharap masyarakat setempat untuk terus mendukung berbagai program yang dilaksanakan Pemerintah Desa untuk menjadikan desa mandiri dan masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya.

** Ramses / Nay 

Bank Kota Bogor Undi Tabungan Berseri, Warga Cimahpar Menangkan Hadiah Utama

0

Bogor | Jurnal Bogor

Perumda BPR Bank Kota Bogor melakukan pengundian Tabungan Berseri periode ke-9 pada Sabtu (3/12) di Royal Padjadjaran Hotel Bogor. Tabungan Berseri merupakan salah satu varian produk tabungan yang diundi setiap tahun.

Pengundian hadiah berdasarkan poin yang diperoleh nasabah selama menabung di Tabungan Berseri.

Setiap nasabah Tabungan Berseri yang memiliki saldo dengan kelipatan Rp 50.000 akan mendapatkan satu poin undian, sehingga semakin besar saldo Tabungan Berseri maka semakin banyak poin yang diperoleh dan semakin besar kesempatan memperoleh hadiah. Tabungan Berseri ini aman dan terpercaya karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Walikota Bogor Bima Arya dalam sambutan virtual mengatakan, Bank Kota Bogor adalah milik masyarakat Bogor dan harus maksimal dalam berusaha karena merupakan  sumber pendapatan asli   daerah, dan harus bisa beradaptasi dan bersaing di  era perbankan yang semakin kompetitif dan canggih ini. “Bank Kota Bogor adalah Bank kebanggaan masyarakat Bogor,” ujar Wali Kota.

Acara ini  dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan Kementerian Sosial, Dinas Sosial Kota Bogor, Polsek Bogor Tengah, notaris dan Dewan Pengawas Bank Kota Bogor. “Acara pengundian Tabungan Berseri periode ke-9 dilakukan secara virtual karena Kota Bogor sekarang posisinya masih berada di level 1 PPKM yang mana tidak memungkinkan acara pengundian ini dilakukan secara offline,” kata Direktur Utama Bank Kota Bogor, Ibrahim S.E.

“Banyak program yang menarik untuk nasabah di Bank Kota Bogor yaitu Program Modal Usaha (UMKM) sampai 1 miliar, Program Kredit Konsumtif,  Program Khusus Sertifikasi Guru sampai akhir Desember 2022 ini dan bisa mendapatkan hadiah langsung, Deposito  dan Tabungan berseri,” jelasnya.

 Sementara ada sebanyak 1.548 nomor peserta undian yang diundi untuk mendapatkan hadiah berupa 3 unit sepeda motor, 4 unit smartphone, 1 unit sepeda, 2 unit televisi, 1 unit lemari es dan 1 unit mesin cuci dan Gunadi dari Kp.Babakan, Cimahpar, Bogor Utara memenangkan salah satu hadiah utama.

“Bank Kota Bogor diawasi OJK dan dijamin LPS sampai 2 miliar jadi untuk masyarakat Bogor tenang saja untuk menabung di Bank Kota Bogor dan tingkatkan terus saldonya dan raih hadiahnya. Ayo, nabung aman di Bank Kota Bogor,” pungkasnya.

** Prast

Dibangun Swadaya, Gedung Majlis Ta’lim Minang Limkos Diresmikan Dedie Rachim

0

Bogor | Jurnal Bogor

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meresmikan Masjid dan Gedung Majlis Ta’lim Minang Limkos di Jalan Raya Cilendek, Gang Mesjid Pabuaran RT 05 RW 07, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (3/12).

Dalam sambutannya Dedie mengatakan, orang Minangkabau selalu memberikan warna dimanapun mereka berada. Hal itu terbukti dari banyaknya tokoh panutan bangsa Indonesia yang berasal dari Minang.

Atas dasar itu, ia berharap Masjid dan Majlis Ta’lim Minang Limkos dapat memberikan hal positif bagi lingkungam sekitar. “Saya mengapresiasi seluruh keluarga besar Minangkabau yang berkontribusi untuk Kota Bogor,” ujar Dedie.

Dedie pun berpesan agar orang Minangkabau yang mayoritas pelaku usaha dapat memberikan kontribusi positif bagi Kota Bogor, khususnya dalam menekan inflasi.

“Orang Minangkabau yang kini menjadi warga Kota Bogor mesti memberi kontribusi positif karena sebagian besar adalah pelaku usaha,” harapnya.

Dedie juga menegaskan bahwa saat ini Pemkot Bogor tengah membangun pasar-pasar agar para pedagang kaki lima (PKL) dapat terangkat derajatnya dengan cara menempati kios resmi.

Sementara itu, Ketua Pembina Minang Limkos, Rizal Utami mengatakan, pembangunan Masjid dan Majlis Ta’lim Minang Limkos setinggi dua lantai itu memakan biaya sebesar Rp2 miliar yang dananya berasal dari sumbangan warga Minang.

“Alhamdulillah saat ini pembangunannya sudah 80 persen. Insya Allah selesai dalam waktu dekat,” ucap Rizal.

Rizal yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PPP ini juga menegaskan bahwa warga sekitar diperkenankan untuk menggunakan gedung tersebut untuk pengajian.

“Jadi warga yang ingin menggunakan gedung majlis ta’lim untuk pengajian dipersilahkan. Sebab, Minang Limkos hanya menggelar pengajian sebulan dua kali,” katanya.

Kata Rizal, sebelum memiliki gedung sendiri, warga Minang Limkos sudah rutin menyelenggarakan pengajian dari rumah ke rumah.

“Sejak didirikan pada 1992, pengajian dilakukan dari rumah ke rumah. Alhamdulillah sekarang kita punya gedung sendiri, jadi semua warga Minang bisa selalu berkumpul,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rizal juga berpesan kepada generasi muda Minangkabau agar tetap memegang teguh falsafah para leluhur untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Adat itu adalah kebiasaan sehari-hari, semua tingkah, kebijakan, dan pola pikir harus mengacu kepada Al Quran. Itu adalah falsafah yang mesti dipegang teguh,” paparnya.

Saat disinggung mengenai berapa jumlah warga Minang yang terdata di Kota Bogor. Rizal mengatakan, bila sejauh ini baru dua ribu warga yang terdata.

“Baru sekitar dua ribu yang sudah terdata. Untuk kepemilikan KTA baru sekitar 20 persennya,” tandasnya.n Fredy Kristianto

Disdukcapil Kota Bogor Sosialisasikan Pendaftaran dan Penggunaan Identitas di Kependudukan Digital

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dinas Kepndudukan dan Catatan Sipil kota Bogor (Disdukcapil) Kota Bogor membuka loket pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk masyarakat umum. Upaya ini guna mendukung program Pemerintah dalam pemajuan di era digitalisasi yang serba mudah dan cepat.

“Sudah diujicobakan dan diberlakukan untuk ASN di Kota Bogor, setahap demi setahap, kemudian sekarang sudah dialihkan untuk masyarakat umum,  sekarang kita sudah buka loket pendaftaran juga di Dukcapil khusus untuk Identitas Digital Kependudukan,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Kota Bogor, Sudjatmiko Baliarto A. TD,.MM.

Disdukcapil Kota Bogor sesuai  arahan dan imbauan dari Kemendagri tentang penggunaan Identitas Kependudukan Digital harus mulai disosialisasikan dan digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia guna mempermudah pengaksesan Identitas Kependudukan dan lain-lain dengan memanfaatkan smartphone sebagai media.

“Di Kota Bogor masyarakat mulai mendaftarkan Identitas Digital  itu sudah sejak awal September, Oktober sudah mulai aplikasikan, sekarang sudah 2.000-an pengguna,”  jelas Sudjatmiko Baliarto.

Penerbitan KTP digital yang awalnya dipersiapkan dijaman serba canggih dan online, dengan tujuan untuk membantu masyarakat lebih cepat dan lebih mudah dan proses verifikasi data dilakukan secara virtual melalui zoom karena proses aktivasi hanya bisa dilakukan melalui komputer di kantor Disdukcapil.

“Nanti Identitas digital ini yang meliputi KTP digital dan Kartu Keluarga digital  akan memiliki fungsi yang sama sebagai tanda identitas, termasuk ketika kita berkomunikasi dengan pihak bank, kita juga berikan surat keterangan (suket) sebagai tanda bukti yang bersangkutan sudah melakukan perekaman,” pungkasnya.

** prast

4 Pilar MPR Penting Dipahami Generasi Bangsa

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Sekretaris MPR-RI Fraksi Partai Demokrat H. Anton Sukartono Suratto,. M.Si secara maraton menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR-RI Pancasila, UUD-1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogo, Senin (3/10/2022).

“Kegiatan sosialisasi empat pilar MPR-RI ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap anggota DPR/MPR-RI demi menjaga keutuhan persatuan berbangsa dan bernegara,” ujar Anton.

Empat pilar MPR-RI penting dipahami dan ditanamkan pada generasi bangsa Indonesia dan sangat substansial di implementasikan dalam menghadapi arus globalisasi yang dapat melunturkan pemahaman kebangsaan masyarakat.

“Untuk itu, empat pilar MPR-RI ini harus dimaknai sebagai alat untuk lebih merekatkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” terang Politisi Partai Demokrat.

Legislator daerah pemilihan Jawa Barat V itu menjabarkan nilai-nilai dari 4 pilar MPR-RI.

Pilar pertama, Pancasila adalah pandangan hidup bagi bangsa Indonesia yang asas-asasnya wajib diamalkan agar tercipta kehidupan yang aman dan tentram serta selaras dengan perintah Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kita juga harus mengetahui dan memahami sejarah Pancasila agar kita selalu menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Pilar ke dua, UUD 1945 adalah hukum dasar negara Indonesia sekaligus konstitusi pemerintahan, hukum paling tinggi dalam strata hukum Indonesia.

Pilar ke tiga, NKRI adalah singkatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri dari Sabang sampai Merauke. NKRI berdiri sejak proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. NKRI sudah final, tidak lagi untuk diperdebatkan sebagai bentuk negara.

Dan pilar ke empat Bhineka Tunggal Ika merupakan motto atau semboyan Bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila sebagai perwujudan keragaman bangsa Indonesia yang terdiri dari suku, bangsa, bahasa, dan agama namun tetap satu, sebagai tanda kematangan berbangsa, timpal Pak GG ini.

Oleh karena itu, pria yang juga menjabat Ketua DPPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, menekankan 4 pilar MPR-RI ini haruslah menjadi substansi dasar dalam pemahanam masyarakat, bahwa bangsa ini dibangun dengan 4 pilar, dan untuk membangun bangsa ini kedepan juga harus dibangun berdasarkan 4 pilar yang saling menopang.

“Undang-Undang Dasar, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus diterapkan dan apa yang terkandung di dalamnya bisa betul-betul dilaksanakan seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

**gp-ass

Polemik Penggunaan Lapangan Kresna, H. Enday: Ketua Pengcab Porserosi Kota Bogor Tidak Becus Urus Organisasi

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Bogor abaikan jalan musyawarah untuk selesaikan kisruh latihan olahraga sepatu roda di Lapangan Kresna yang berlokasi di Jl. Kresna Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

H.Enday Dasuki, S.H., M.H

Dewan Pengawas (Dewas) Club Deer Inline Skate Bogor H.Enday Dasuki, S.H., M.H., sangat menyesalkan sikap tersebut, sebab ketua Pengcab seharusnya membuat kondisi latihan olahraga sepatu roda pada klub yang mempunyai legalitas di Kota Bogor berjalan lancar.

“Saya merasa gerah apa yang terjadi di Pengcab ini, apa sih susahnya melakukan musyawarah. Komunikasi sudah kami lakukan baik melalui surat, WhatsApp, bahkan salah satu dari pengurus club kami telah mengunjungi kediaman ketua Pengcab (Sdr. Eryko Bakti), tapi sampai detik ini tidak ada respons dan tidak pernah ditindaklanjuti” kata dewan pengawas club Deer Inline Skate Bogor, kepada Jurnal Bogor, Sabtu (03/12).

Hingga saat ini (Deer Inline Skate Bogor) masih mempertanyakan bagaimana kinerja Pengcab tersebut. Perlu kami sampaikan bahwa, club kami berbadan hukum dan sudah memiliki legalitas yang jelas sesuai dengan peraturan perundang-undangan keormasan, dan menjadi anggota Porserosi dengan memenuhi persyaratan sebagaimana diamanatkan dalam AD dan ART Porserosi.

“Bahkan, Porserosi Kota Bogor telah melakukan diskriminasi dengan memasukan club yang memiliki anggota hanya 3,” beber H.Enday.

Dia melanjutkan, sampai dengan 5 orang dan tidak memiliki legalitas tetapi bisa lolos verifikasi dan diterima menjadi anggota Porserosi. Dari permasalahan ini kami sudah tidak dapat melakukan latihan sepatu roda di Lapangan Kresna, sejak tanggal 12 Nopember 2022, dikarenakan adanya larangan dari pengurus Porserosi dan Pengurus BISC yang menurut pengakuannya sudah mengantongi izin dari Dinas Perumkim.

“Padahal jelas-jelas pihak kami pun sudah mengantongi izin untuk latihan di lapangan Kresna tersebut, hal ini tentunya telah merugikan pihak kami, baik moril maupun materiil. Apabila hingga tanggal (4/12/2022) masih juga belum ada penyelesaian, maka rencananya tanggal (6/12/2022), kami akan menempuh upaya hukum dengan melakukan Gugatan ke Pengadilan dan melaporkan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang dilakukan oleh oknum pengurus Porserosi,” paparnya kesal.

Hal ini kami lakukan, sambung H.Enday,  karena upaya-upaya penyelesaian yang dilakukan melalui surat sampai dengan melakukan somasi terhadap Porserosi dan Dinas Perumkiman tetapi tidak pernah ditanggapinya.

“Melalui media ini kami berharap agar ketua Porserosi memahami dan menyadari serta bertanggung jawab atas olahraga khususnya sepatu roda sehingga dapat melahirkan bibit-bibit atlet sepatu roda di Kota Bogor, ” harapnya.

Dan apabila sudah tidak mampu lagi mengurus organisasi Porserosi, lanjut nya, baik Ketua maupun Pengurus lebih baik mengundurkan diri, jangan korbankan kepentingan masyarakat hanya untuk kepentingan pribadi, kelompok dan/atau golongan.  

** Nay / Sayyev

Jaga Keutuhan Bangsa, Sosialisasi 4 Pilar MPR Mesti Terus Dilakukan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Sekretaris MPR-RI Fraksi Partai Demokrat H. Anton Sukartono Suratto, M.Si melakukan kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR-RI di Pendopo Puri Cikeas, Minggu (25/9/2022).

Dalam kesempatan itu, dia memaparkan jika sosialisasi empat pilar MPR-RI harus terus dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat itu juga menjelaskan bahwa empat pilar MPR-RI ini hadir karena sejarah panjang perjalanan republik ini.

“Sosialisasi ini mampu menjadi bekal untuk kita semua dalam menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.

Menurut Kang Anton, begitu ia akrab disapa, sosialisasi lahir dari keprihatinan terhadap ketidaktahuan dan ketidakpahaman masyarakat tentang 4 Pilar MPR-RI.

“Kita tahu ada pejabat publik di Indonesia yang mengundurkan diri karena tidak hafal Pancasila. Itu langkah yang bijak,” jelasnya.

Apalagi, dia melanjutkan, keberadaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu didasarkan dari sila ke 4 dan ke 5 dari Pancasila yakni kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dengan demikian sudah kewajiban bagi setiap anggota DPR baik dari kabupaten, Provinsi hingga DPR RI untuk mengiplementasikan 4 pilar dalam kehidupan sehari-hari.

Kang Anton juga mengingatkan masyarakat agar menempuh cara yang benar dalam berdemokrasi.

“Berjuang demi demokrasi yang lebih baik memang harus melalui parpol. Cara menyalakan lilin ya masuk ke politik. Melakukan hal-hal baik yang belum dilakukan orang lain sesuai potensi kita dan tidak ikut-ikutan menjadi pihak yang gelap,” katanya.

**gp-ass