28.5 C
Bogor
Thursday, May 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 710

Kelemahan Bantuan Keuangan Samisade

0

Oleh: Nay Nurain

Bantuan keuangan Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang dicetuskan oleh Bupati Bogor Non Aktif Ade Yasin memang layak untuk diacungi jempol. Pasalnya, untuk setingkat pejabat daerah sekelas Bupati, baru Ade Munawoh Yasin Bupati Bogor se- Indonesia, yang berani mengucurkan bantuan keuangan satu miliar untuk satu desa.

Dampak dari adanya anggaran Samisade sangat berguna sekali untuk percepatan pembangunan desa, terutama dalam bidang infrastruktur jalan. Mengingat, wilayah Kabupaten Bogor yang mencakup 40 kecamatan masih sangat mudah untuk kita menemukan jalan rusak dan berlubang.

Tapi hal yang sangat disayangkan sekali, program yang sudah sangat bagus dan hanya ada di Kabupaten Bogor, tidak dibarengi dengan aturan atau regulasi yang mengikat sehingga Samisade yang sudah berjalan selama 2 episode ini terkesan sama dengan bantuan-bantuan lain.

Satu hal yang perlu kita ketahui, aturan Samisade yang tidak mengikat itu seperti, tidak adanya acuan penggunaan standar kualifikasi beton yang harus dipakai oleh kepala desa, sehingga untuk kepala desa yang memang memikirkan kemanjuan untuk desanya akan memilih kualitas beton dengan tingkat tinggi seperti K300/Fc30 misalnya. Namun, tidak sedikit kades yang suka-suka memesan kualitas beton yang penting ada kelebihan dari program tersebut.

Tak hanya itu, tidak adanya bimbingan dalam pembuatan RAB untuk dana Samisade yang diperuntukan di bidang infrastruktur jalan membuat hasil beton prodak Samisade episode pertama banyak mengundang polemik.

Seperti contoh, pembukaan jalan baru yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol tidak disertai dengan adanya lantai kerja dan plastik sebelum digelarnya beton, membuat hasil dari betonisasi jalan tersebut rusak dan patah 60%.

Hal tersebut terjadi karena tidak adanya bimbingan dan pengetahuan pengerjaan kontruksi jalan, baik dari Dinas PUPR maupun dari pemerintah kecamatan sehingga hasil dari keberadaan anggaran Samisade seperti terkesan anggaran hibah suka-suka yang dimaklumi saat sang penggunanya melakukan pelanggaran.

Minimnya pengetahuan Tim Pelaksaan Kegiatan (TPK) yang ada di desa pernah diakui oleh salah satu camat yang ada di wilayah Bogor Timur, bahkan dirinya pernah mengusulkan agar dalam anggaran Samisade ada tim teknis khusus untuk melakukan pengerjaan konstruksi guna meminimalisasi kesalahan konstruksi pada anggaran Samisade.

Memang, ada syarat dan ketentuan yang berlaku untuk realisasi anggaran Samisade tersebut. Akan tetapi program tersebut seolah dipaksakan sehingga minim persiapan akan aturan yang seharusnya mengikat dengan Undang-Undang Konstruksi. Padahal, saat luncuran episode 1 anggaran Samisade banyak pengaduan yang masuk kepada aparat penegak hukum, serta semriwingnya pemberitaan di media massa.

Namun, saran dan masukan, serta aduan akan penyimpangan anggaran Samisade tersebut bak angin lewat yang berhembus, hanya dirasakan tapi tidak tersentuh. Apakah Samisade episode 1 akan senasib dengan Samisade episode kedua ini?.

Hal tersebut hanya bisa dibuktikan dari keberanian Plt Iwan Setiawan yang saat ini mengemban amanah untuk memimpin Kabupaten Bogor. Jadi, jika masih serupa, jangan salahkan opini masyarakat yang berkembang akan tujuan dari dikucurkannya bantuan Samisade tersebut, bukan semata-mata untuk percepatan pembangunan desa, melainkan akan menjadi andil untuk penarik suara di pertarungan 2024.

Pelaku Ganjal ATM di Ciomas Diringkus Polisi

0

Ciomas | Jurnal Bogor 

Pelaku percobaan pencurian dengan modus mengganjal kartu pada lubang mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Center Galery Laladon di Jalan Raya Madinah, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor diringkus pihak kepolisian.

Menurut keterangan Security ATM Center Galery Laladon, Deni Asmara, pelaku pria berinisial S berjumlah satu orang yang mana kejadian tersebut terjadi pukul 06.30 WIB.

“Awal mula ketangkap itu pas ada pelakunya di dalam kemudian nasabahnya di belakang curiga kemudian teriak kemudian si pelaku itu lari pakai motor kemudian dikejar oleh security sama warga kemudian tertangkap dan dibawa ke sini lagi,” katanya, kemarin.

Deni Asmara menyebut,  bahwa korban yang curiga dengan gerak gerik pelaku sempat berteriak untuk meminta pertolongan.

“Korban di luar lagi ngintip si pelaku yang ada di dalam lama karena susah ngeluarin kartunya. Kemudian si korban itu teriak ke security langsung kemudian pelaku kabur pakai motor kemudian dikejar dan sempat berantem disini sama korban,” katanya.

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Ciomas Ipda Hadi Purnomo mengatakan bahwa pelaku pencurian dengan cara mengganjal ATM itu berjumlah tiga orang, satu diantaranya pria berinisial S berhasil diamankan.

Modusnya, ketiga orang pelaku itu berbagi peran. Satu orang berperan sebagai pengganjal ATM, satu orang rekannya berperan mengalihkan perhatian korban untuk mengetahui nomor PIN milik korbannya kemudian satu orang lagi menunggu di motor.

“Yang dua berhasil melarikan diri dan satu orang berhasil diamankan, sementara ini masih proses pendalaman dan untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” katanya.

Sejumlah barang bukti diamankan polisi berupa 14 kartu ATM, satu buah alat untuk mengganjal kartu ATM dan satu unit motor yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

“Kalau untuk di wilayah Bogor untuk sementara ini pengakuannya baru satu kali kalau untuk di wilayah lain kurang lebih tiga kali,” tukasnya.

** Andres

Warga Kalongliud Terima Sertifikat Tanah PTSL

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Penyerahan sertifikat hak atas tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2022 di Desa Kalongliud, Nanggung, Kabupaten Bogor disambut antusias oleh masyarakat. 

Penyerahan yang merupakan tahap pertama sebanyak 200 bidang dari total keseluruhan 3.000 ribu bidang kepada masyarakat berlangsung di aula kantor desa.

“Program PTSL ini kami terima berdasarkan surat keputusan Bupati Bogor, yang merupakan desa sasaran di tahun 2022 dengan total 3 ribu bidang,” kata Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman kepada wartawan, kemarin.

Ia menjelaskan, tahapannya sudah dimulai dari November dengan sosialisasi  kepada masyarakat pemilik tanah yang masuk kedalam program PTSL.

“Secara keseluruhan kami prioritaskan untuk program PTSL kepada penduduk agar ruang rumah bersertifikat dengan jelas,” jelasnya.

Jani menambahkan, setelah penyerahan ini selesai nanti tahap selanjutnya difokuskan ke tanah pertanian, baik pesawahan maupun perkebunan.

“Alhamdulillah semua terakomodir dan setelah kami melihat secara keseluruhan mungkin 95 persen di Desa Kalongliud ini sudah bersertifikat rumahnya,” tambahnya.

Ketika ditanyai status tanahnya dia mengaku mayoritas tanah adat hampir 100 persen, meskipun ada sedikit potensi bersinggungan dengan tanah negara itu sudah bisa diminimalisir.

“Untuk keadaan di lapangan kami kuasakan dan dipercayakan ke ketua RT dan RW yang mana mereka ini langsung tahu kondisi keadaan tanah di masyarakat dan kami tetap mencantumkan di wilayah tanahnya,” kata Jani.

Bahkan ia menuturkan memasukan ke buku induk yang ada di desa melalui leter C desa yang masih tercatat pemiliknya, supaya tidak terjadi permasalahan kedepannya.

“Kaitan dengan masalah biaya kita mengerucut kepada surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri dan perbup Bogor yang mana itu sudah kami sosialisasikan dengan membebankan kepada warga masyarakat itu diangka Rp150 ribu per bidang, dan tidak mengikat luasan tanah” tuturnya.

Ketua Tim 2 PTSL Kabupaten Bogor Asep Hadi mengungkapkan, dengan adanya sertifikat ini diharapkan dapat meminimalisir kasus sengketa di masyarakat.

“Semoga penerima sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah bisa bermanfaat bagi masyarakat karena sudah memilik sah secara hukum,” tukasnya.

** Andres

Pascadilantik Plt Bupati Iwan Setiawan, Kades Sirnagalih Siap Mengabdi untuk Masyarakat 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Semenjak dilantik oleh Plt Bupati Iwan Setiawan, Jumat (6/1) lalu, Kepala Desa Sirnagalih Mutiara Iqlima berjanji akan melanjutkan pekerjaan almarhum ayahnya yang menjadi Kepala Desa Sirnagalih sebelumnya.

“Rasa syukur dan bangga bisa dilantik langsung oleh Plt Bupati Bogor di Kantor Desa Sirnagalih, tidak pernah terbersit dalam benak saya bisa menjadi Kepala Desa, walaupun ada kesedihan karena saya menggantikan posisi ayah saya yang telah dipanggil Allah,” ujar Mutiara Iqlima kepada Jurnal Bogor, Selasa (10/01/23).

Dia berharap, semua warga bisa mendukung dan bekerjasama membangun Desa Sirnagalih agar visi misi serta tujuan membangun desa bisa berjalan dengan lancar.

“Pada intinya, saya akan bekerja dengan baik sebisa dan semampu saya, terutama untuk meneruskan program dan perjuangan ayah saya yang belum sempat terealisasi,” jelasnya.

Sementara, Camat Jonggol Andri Rahman berpesan kepada Kepala Desa Sirnagalih untuk tidak terpacu dengan program almarhum yang belum terealisasi, tapi lebih kepada menggali potensi yang ada di Desa Sirnagalih.

“Untuk Kecamatan Jonggol sendiri, memang infrastruktur masih menjadi prioritas, dimana masih banyak jalan desa dan jalan lingkungan yang masih sangat perlu sentuhan perbaikan,” papar Andri sapaan akrabnya.

Oleh karena itu, dia mengajak untuk semua Kepala Desa yang ada di Kecamatan Jonggol, selain membangun infrastruktur juga mengembangkan program ketahanan pangannya.

“Karena mayoritas, wilayah Jonggol untuk warganya adalah sebagai petani, jadi ketahanan pangan hasil tani harus tetap dimajukan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

PMII STAI Al Aulia Lakukan Kaderisasi dengan PKD

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI Al Aulia Kabupaten Bogor menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-5.

Kegiatan tersebut merupakan kaderisasi kedua di PMII. Untuk itu, para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini bakal diakui sebagai kader mujahid yang siap menjadi pemimpin PMII. 

Ketua Panitia Pelaksana Ririz Khoirul Nur Rizal menyatakan, peserta PKD ke-5 mengikuti rangkaian kegiatan dan materi dengan serius sejak awal hingga akhir kegiatan.

“Kalian harus bersungguh-sungguh dalam kaderisasi sejak tahap ini. Sebab materi dan pengalaman berorganisasi tidak akan pernah kalian dapatkan di bangku perkuliahan,” katanya, kemarin.

Dengan tema “Revitalisasi Gerakan insan ulil albab dalam mewujudkan mentalitas dan intelektualitas”, sebanyak 21 peserta mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari perempuan 11 dan laki-laki 10 orang. 

Kegiatan selama 4 hari itu para peserta sangat antusias dan mempunyai mimpi yang besar akan mengikuti PKD tersebut.

“Para kader PMII dituntut harus mampu berkembang dengan membaca situasi terkini sesuai analisis social,” ucapnya.

Dia menambahkan, bahwa PMII harus bisa berjuang menjaga negara dan amaliah keagamaan sebagaimana yang digariskan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari. 

“Sebab PMII ini kan lahir dari rahimnya NU,” ujarnya.

Sementara,  Ketua Cabang Kabupaten Bogor yang diwakili Jalaludin menyebut, berorganisasi hal yang harus dilakukan karena pengalaman yang cukup bermanfaat di kalangan mahasiswa.

“Pengalaman berorganisasi tidak hanya bermanfaat di dunia gerakan mahasiswa, namun juga di dunia kerja dan bahkan di masyarakat,” paparnya.

Sementara sebelum PKD ditutup dilakukan penyerahan kembali peserta dari instruktur kepada panitia dan peserta dinyatakan lulus semua.

** Andres

Dukung Generasi Maju, SGM Eksplor dan Alfamart Bantu 5000 Anak PAUD dari Sabang – Merauke

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia, melalui produk susu pertumbuhan SGM Eksplor, bekerja sama dengan Alfamart membagikan bantuan sebanyak total 40.000 susu pertumbuhan, ribuan paket buku pendidikan, tas sekolah , ribuan paket peralatan sekolah dan ratusan laptop untuk 250 sekolah PAUD dan siswa-siswinya.

” Tujuan kegiatan ini untuk mendukung akses nutrisi dan pendidikan anak Indonesia di seluruh provinsi Indonesia,” ujar Shiera Maulidya, Senior Brand Manager SGM kepada Jurnal Bogor, Selasa (10/01/23).

Menurutnya, dalam program “Tunjuk Tangan untuk Generasi Maju” ini, SGM Eksplor mengajak partisipasi konsumen Alfamart yang berbelanja produk SGM Eksplor 1Plus, 3Plus, dan 5Plus di periode 1 Agustus – 31 Oktober 2022. Semua partisipasi dikonversikan dalam bentuk dukungan akses pendidikan dan nutrisi bagi anak Indonesia yang membutuhkan. Program SGM Eksplor dengan Alfamart ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan setelah yang pertama dilakukan di tahun 2021.

“Pada 2022 ini, melalui gerakan sosial ‘Tunjuk Tangan untuk Generasi Maju Indonesia’, SGM Eksplor kembali hadir dan berkolaborasi dengan Alfamart untuk memastikan anak-anak Indonesia yang masih menghadapi tantangan akses nutrisi dan pendidikan, agar mendapatkan akses yang memadai,” terang Shiera Maulidya, Senior Brand Manager SGM.

Pihaknya meyakini bahwa seharusnya tidak ada anak Indonesia yang tertinggal akan akses nutrisi dan pendidikan sebagai fondasi mereka untuk mencapai kemajuan.

“Semangat itu yang menjadikan tujuan kami dalam program ini, yakni dengan memberikan bantuan fasilitas pembelajaran untuk anak-anak usia dini, semakin memberikan kesiapan kepada mereka untuk mengeluarkan semua potensinya serta memberikan harapan generasi maju di masa datang,” tambahnya.

Senada, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengungkapkan, kolaborasi ini sejalan dengan kepedulian Alfamart terhadap anak Indonesia yang kurang beruntung.

“Melalui program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam mendukung penyediaan akses nutrisi dan pendidikan bagi anak Indonesia agar bisa meraih impian mereka. Hal tersebut kami lakukan karena melihat berbagai tantangan yang masih dihadapi oleh anak-anak Indonesia, terutama fasilitas pendukung pembelajaran,” jelasnya.

Sementara, Perwakilan PAUD Mutiara Kecamatan Sukasari, Kelurahan Wargajaya di Kabupaten Bogor yang mendapatkan paket bantuan ini merasakan banyak manfaat atas bantuan yang diterima. Mayoritas siswa-siswi PAUD yang berasal dari keluarga prasejahtera bisa merasakan pembelajaran yang lebih interaktif dan atraktif.

Anak-anak terlihat gembira ketika mendapatkan bantuan berupa Tas, Alat Tulis dan juga buku-buku bacaan untuk mereka baca.

“Terima kasih SGM Eskplor dan Alfamart, anak-anak di sini sekarang makin semangat ke sekolah. Bantuan ini beri banyak manfaat bagi kami dan anak-anak,” terang Ibu Putri, Kepala Sekolah PAUD Mutiara

Untuk diketahui, Danone merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Danone beroperasi di 130 negara dengan jumlah karyawan lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia. 

Di Indonesia, bisnis Danone terdiri atas dua kategori produk yang berfokus pada kesehatan masyarakat di setiap tahapan kehidupan yaitu, Danone Waters yang memproduksi Air Minum dalam Kemasan & Minuman non Karbonasi dengan produknya seperti AQUA, Mizone, VIT dan Danone Specialized Nutrition dengan produknya seperti SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil, Bebelac, Nutrilon Royal dan nutrisi medis. Grup Danone di Indonesia memiliki 26 pabrik dengan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang.

Sementara, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) berdiri pada tahun 1999 dan bergerak dibidang Perdagangan eceran dalam format minimarket dan jasa waralaba. Alfamart menyediakan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, tempat berbelanja yang nyaman, serta lokasi yang mudah dijangkau. Saat ini Alfamart telah melayani lebih dari 4 juta pelanggan setiap harinya di seluruh Indonesia dengan didukung lebih dari dari 17,000 gerai dan 32 gudang. Nay Nur’ain

Restrukturisasi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Untungkan Pelanggan Kurang Mampu

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan lakukan restrukturisasi kelompok pelanggan mulai pada awa Tahun 2023.

Per 1 Januari 2023, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan resmi menggunakan struktur kelompok pelanggan yang baru. Pada skema sebelumnya, kelompok pelanggan mulai dari kategori pelanggan sosial, rumah sederhana hingga industri besar terdiri dari 11 kategori. Sedangkan dengan struktur kelompok pelanggan terbaru memiliki 33 kategori pelanggan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 21 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No 71 tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dan Keputusan Gubernur No 610/Kep.980-Rek/2021 tentang Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Air Minum Badan Usaha Milik Daerah di Provinsi Jawa Barat. Dan pemberlakuan penyesuaian kelompok pelanggan ini telah ditetapkan dengan Keputusan Bupati Nomor : 900.1/Kpts/Per-UU/2022 tanggal 9 Desember 2022 tentang Tarif Air Minum dan Beban Tetap Pelanggan Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor tahun 2023.

Direktur Umum Tirta Kahuripan Abdul Somad mengatakan, skema pembagian kelompok pelanggan yang baru ini diharapkan tidak ada lagi pelanggan kurang mampu mensubsidi pelanggan yang jelas mampu dan semata-mata untuk menciptakan tarif yang adil dan terjangkau sesuai dengan kemampuan pelanggan.

“Dengan adanya struktur kelompok pelanggan yang terbaru ini tentunya perlu dilakukan rekategori kelompok pelanggan untuk seluruh pelanggan terdaftar yang berjumlah 211.311 sambungan langganan, pada saat sensus pelanggan di bulan April hingga Juni 2022 yang lalu telah dilakukan evaluasi dan reklasifikasi kelompok pelanggan berdasarkan luas, lokasi maupun fungsi bangunan untuk menentukan apakah pelanggan tersebut masuk dalam kategori tetap, penurunan, atau bahkan kenaikan golongan.“ ujar Abdul Somad kepada Wartawan, kemarin.

Ia menerangkan, sosialisasi rekategori kelompok pelanggan ini sudah dilakukan mulai dari diselenggarakannya Forum Konsultasi Publik (FKP) pada tanggal 19 Oktober 2022 yang dihadiri oleh perwakilan pelanggan dan saat ini tengah dilakukan sosialisasi oleh pembaca meter kepada pelanggan dan juga sosialisasi melalui perantara media sosial, media cetak, media online, hingga bekerja sama dengan Diskominfo Kabupaten Bogor.

“Penyesuaian kelompok pelanggan ini guna meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan serta mengembangkan wilayah pelayanan dan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang selalu setia dan tetap mempercayai kami dalam memberikan pelayanan kebutuhan air bersih anda. Untuk pemberlakuan struktur kelompok pelanggan ini berlaku sejak rekening bulan Januari yang dibayarkan pada bulan Februari 2023.” tandasnya.

** Noverando H

Tawarkan Panorama Alam, Wisata Alam Galuh Situ Menteng Dibuka

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Wisata Alam Galuh Situ Menteng yang terletak di Desa Bantarkaret, Nanggung, Kabupaten Bogor kini kembali dibuka untuk umum.

Dengan begitu wisata tersebut bisa dikunjungi untuk wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di tahun 2023 ini. Tempat wisata tersebut pun menawarkan panorama alam dan sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati oleh keluarga.

Sebelumnya setelah sekian tahun lamanya vakum, masyarakat merenovasi dengan hadiah berkat juara Lomba Wisata Desa Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2022. 

“Alhamdulillah, dengan bantuan lomba wisata desa kita bisa merenovasi Wisata Alam Galuh Situ Menteng kembali dibuka,” kata Ketua Desa Wisata, Yosep.

Yosep menjelaskan, setelah dibuka kembali wisata tersebut tentu dapat bermanfaat secara ekonomi sekaligus melestarikan lingkungan dan adat budaya setempat. Bahkan, khusus untuk Januari tahun 2023 ini, pengelola menerapkan tiket masuk dengan harga hanya 5000 ribu rupiah saja, wisatawan sudah bisa menikmati pemandangan alam terbuka dari ketinggian Gunung Galuh.

Fasilitas yang disediakan pun tidak jauh dari sebelumnya seperti kolam renang, gajebo dan rumah pohon. Namun ada penambahan diantaranya camping ground dan outbound.

“Saat ini fasilitas yang wisata alam ini sediakan ada camping ground, outbond, gajebo, rumah pohon dan kolam renang” ucapnya.

Dia berharap dibuka kembalinya wisata tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat setelah beberapa tahun terpuruk pandemi Covid-19.

“Wisata ini tetap dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), kita kedepan akan terus berinovasi dan mengembangkan wisata desa ini,” pungkasnya.

** Andres

Pengadaan ANBK Untuk 65 SD Diduga tak Sesuai Spek

0

Pengalokasian ANBK Belasan Miliar Diduga Mark Up, LSM Genpar Bakal Laporkan Disdik ke KPK

Nanggung l Jurnal Bogor 

Pengadaan  Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 1 receiver 9 unit laptop untuk 65 Sekolah Dasar di Kabupaten Bogor diduga tidak sesuai spesifikasi.

Ketua Umum LSM Gerakan Nasional Padjadjaran (Genpar) Sambas Alamsyah menuding pengadaan fasilitas belajar dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor yang tembus belasan miliar itu diduga dimark up dan diduga jadi ajang korupsi oknum pejabat Disdik.

Informasi yang dirangkum LSM Genpar berawal dari uji petik di beberapa SDN yang mendapatkan bantuan pengadaan alat penunjang seperangkat komputer dan 10 buah laptop dengan total harga yang fantastis Rp.172.825.000 dengan rincian harga 1 unit CPU Rp 46 .125.000 dan laptop Rp12.670.000.

Sehingga spek komputer dan laptop dialokasikan ke setiap sekolah SD itu komponennya dari China yang dirakit oleh Vendor Plaza Pendidikan Indonesia atau build up dinilai meragukan karena melebihi banderol merek ternama.

“Setelah diperiksa dan dibongkar isi komponen komputer tersebut, kami menyimpulkan adanya dugaan mark up hingga mencapai 200 persen,” kata Sambas Alamsyah kepada Jurnal Bogor, Senin (9/1).

Sambas menanggap program ini  hanya menghambur-hamburkan anggaran negara dan sangat tidak efektif. Padahal instansi yang harus membuka mata lebar-lebar di wilayah pendidikan Kabupaten Bogor adalah Dinas Pendidikan ini adalah bagian tugas fungsi dan tanggung jawabnya. 

“Lalu bagaimana dengan para wakil rakyat konon kabarnya dipilih bukan dilotere yang memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan,” kritiknya.

Belasan miliar untuk pengadaan ANBK diduga adanya permainan lantaran produk komputer yang dialokasikan ke setiap sekolah SD tidak sebanding dengan anggaran yang begitu fantastis. “Atas temuan ini kami akan adukan ke KPK serta menyerahkan fakta hukum tersebut,” janjinya.

Sementara Kasi Sarpras Disdik, Yanto Pradipta saat dikonfirmasi Jurnal Bogor perihal dugaan mark up tersebut tak merespons.

** Arip Ekon

Baru Selesai, Jalan Kalongliud-Bantarkaret Sudah Mulai Rusak Lagi

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Baru beberapa bulan selesai dikerjakan, jalan milik pemerintah daerah di ruas jalan Kalongliud-Bantarkaret, Nanggung, Kabupaten Bogor sudah kembali terkelupas dan berlubang. Kondisi itu membuat warga sekitar menutup jalan yang berlubang di tengah jalan mengunakan belahan batu dan karung sebagai tanda pengguna jalan harus hati-hati saat melewati jalan tersebut.

Padahal, jalan akses untuk ke wilayah perusahaan BUMN yakni PT Antam Pongkor itu peningkatan jalan dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.417.025.000,00 dengan penyedia CV Wahesna Jaya Utama dan konsultan pengawas PT Demensi Ronakon. 

Menurut anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Nanggung Repi yang sering kali melewati jalan itu mengaku sangat menyayangkan kondisi jalan yang belum lama proses peningkatan jalan sudah rusak kembali.

“Dalam proses pembangun dan pemeliharaan luar biasa bagus. Tapi tidak butuh waktu lama keadaan jalan saat ini semakin buruk dengan kondisi jalan berlubang,” katanya.

Program penyelenggaraan jalan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bogor itu, Repi meminta para pihak terkait harus bertanggung jawab atas kondisi jalan berlubang tersebut.

“Masyarakat saat ini sering sekali banyak mengeluh dengan keadaan kondisi jalan yang bisa membahayakan pengguna jalan,” paparnya.

Dia menegaskan, dalam pemeliharaan jalan atau peningkatan jalan saat ini harus benar-benar di perhatikan.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Nurodin setelah mendengar kabar keadaan jalan tersebut kembali rusak mengaku sangat geram. Sebab, kata Nurodin keadaan jalan yang sudah mulai terjadi kerusakan ini sangat tampak terlihat karena pengerjaan asal-asalan.

“Saya yakin pihak penyedia jasa tidak memedomani RAB dan spek bangunan yang sudah disusun konsultan perencana, yang seharusnya menjadi acuan kerja lapangan,” kata Nurodin saat dihubungi Jurnal Bogor, Senin (9/1/2023).

Menurutnya, jalan yang seharusnya bagus dari hasil pembangunan yang dibiayai uang rakyat yang nilainya tidak sedikit, mestinya bertahan lama.

“Ini baru beberapa bulan saja sudah nampak terlihat mulai terjadi kerusakan,” ucapnya.

Dia menekan, penyedia jasa agar cepat menyelesaikan dan memperbaiki kembali jalan yang sudah rusak tersebut.

“Saya minta penyedia jasa segera menyelesaikan. Karena jalan ini masih dalam masa retensi dan pemeliharaan, maka mohon tunjukan keseriusan dan tanggung jawab agar pembangunan yang dibiayai uang rakyat ini betul-betul manfaat dan sesuai harapan rakyat,” pungkasnya.

** Andres