26.8 C
Bogor
Saturday, April 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 575

Kemensos Gercep Penuhi Kebutuhan Kursi Roda Penyandang Disabilitas

0

Ciampea | Jurnal Bogor

Cepat tanggapnya terhadap penyandang disabilitas terutama kepada warga yang membutuhkan kursi roda di wilayah Kabupaten Bogor, Kementerian Sosial dipuji warga.

Pasalnya, sejumlah warga begitu senang dengan pelayanan Kemensos yang diberikan kepada warga yang membutuhkan.

“Ucapan terimakasih untuk Kemensos, sudah gerak cepat (gercep) menanggapi laporan warga,” kata salah satu perwakilan masyarakat Ciampea, Eka, Minggu (18/06/2023).

Dia menyebut, bahwa kinerja Kemensos dan rekan-rekannya ke bawah cukup bagus dan gercep.

“Jadi bantuan kursi roda dari Kemensos  sangat membantu para disabilitas. Para penerima manfaat juga sangat bersyukur kehadiran Kemensos cukup baik ke pelosok daerah,” katanya.

Eka berharap, Kemensos terus melakukan dan mempertahankan kinerja yang lebih baik terutama terhadap masyarakat.

“Kami berharap Kemensos tetap mempertahankan kinerja membela masyarakat yang membutuhkan dan membina kader-kader binaan di bawah lebih baik lagi, untuk lebih berpihak kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu warga Desa Cibadak penerima manfaat kursi roda Nurmanah mengaku berterima kasih kepada  masyarakat sekitarnya terutama Kemensos yang telah memberikan bantuan kursi roda.

“Saya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan Kemensos, bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami yang membutuhkan,” pungkasnya.

** Andres

Ancam Keselamatan, Jalan Mangga Dua Bolong

0

Dramaga l Jurnal Bogor

Sudah hampir satu tahun Jalan Mangga Dua, tepatnya di Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor bolong.

Pengendara yang melintas harus berhati-hati melewati jalan milik Kabupaten Bogor yang bolong tersebut.  Warga pun memasang drum bekas untuk meminimalisasi bahaya.

“Jalan yang bolong sudah hampir setahun tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Padahal, jalan tersebut merupakan akses penghubung ke Desa Petir dan Kecamatan Tamansari,” ujar Dedi, warga sekitar.

Dedi mengungkapkan saat malam jalan gelap, dan jika tidak di tempatka drum bekas dikhawatirkan pengendara yang melintas bisa terperosok ke Jalan yang berlubang. Apalagi, sebelah jalan jurang.

“Kita berharap jalan yang rusak cepat diperbaiki. Jangan sampai sudah ada korban jiwa baru diperbaiki,”ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Sukadamai, Pepen Supendi mengaku pihak desa sudah sering mengusulkan ke UPT Jalan Jembatan Wilayah Ciomas agar ruas Jalan Mangga Dua yang bolong segera diperbaiki.

“Informasinya dari pihak UPT Jalan dan Jembatan wilayah Ciomas sudah ada yang meninjau ke lokasi jalan ambles . Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut,” ujarnya

Pepen menambah jalan yang bolong tersebut disebabkan amblesnya drainase jalan. Sebab dibawah jalan tersebut ada saluran air.

** Arip Ekon

3 Tahun Kosong, Akhirnya Karang Taruna Desa Tlajung Udik Siap Dibentuk

0

Gunung Putri | Jurnal Bog

Pemerintah Desa (Pemdes) Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor akhirnya menggelar rapat pembentukan Karang Taruna Desa setelah 3 tahun tak berpenghuni. Pembentukan Panitia dilaksanakan di aula Desa Tlajung Udik, Sabtu malam (17/6/23).

Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim mengatakan, pihaknya telah membentuk tim 11 hasil dari kesepakatan bersama dari para kepala dusun, RW, dan kelembagaan desa.

” Hasil musyawarah ini tetap kita mengacu kepada aturan yang sudah ditetapkan, syarat untuk menjadi Ketua Karang Taruna Desa sendiri sudah kita tetapkan maksimal usia 17 – 40 tahun, walaupun aturannya 17-35, saya memberikan kebijakan 40 tahun kebawah,” ungkap Dede sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Dede berharap, setelah dibentuknya panitia ini untuk yang berminat memajukan desa melalui Karang Taruna, silahkan mendaftarkan diri, untuk menduduki kursi Karang Taruna Desa periode 2023 – 2028.

“Sampai batas waktu pemilihan nanti saya berharap berjalan kondusif dan kita semua legowo siapapun yang menjadi Ketua Karang Taruna Desa Tlajung Udik nanti, saya percaya dialah pemuda terbaik pilihan warga dengan segala keaktifannya di lingkungan,” imbuhnya. 

Untuk hak suara sendiri, sambung Dede, ada 33 hak suara yang diambil dari masing-masing unsur RW dan 1 perwakilan Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri. Dan itu akan menjadi tugas panitia yang sudah terbentuk pada hari ini nantinya.

”Hasil dari forum menunjuk Abdul Harly sebagai ketua panitia, Irdam Pratama sebagai Sekretaris dan Cecep sebagai Bendahara,” bebernya.

“Untuk panitia saya ucapkan selamat bertugas, lakukan sesuai prosedur yang sudah disepakati pada malam ini, dan mari kita saling menjaga kondusifitas lingkungan kita,” tambahnya. 

Untuk diketahui, agenda pembentukan tim formatur panitia pemilihan Ketua Karang Taruna Desa Tlajung Udik periode 2023-2028 dihadiri oleh Kepala Desa beserta jajaran, perwakilan Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri, Karang Taruna Kabupaten Bogor, serta seluruh RW dan Unit Pokja se-Desa Tlajung Udik. 

** Nay Nur’ain 

Banyak Inovasi, Desa Gunung Putri jadi Primadona Kunjungan Luar Pulau

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Desa Gunung Putri, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kembali mendapatkan kunjungan kepala desa se- Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (18/6/23).

Hadir dalam kunjungan studi tiru tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bangka Selatan Reza Fahlevi S.I.P, M.A.P, Kepala Inspektorat Kabupaten Bangka Selatan PD.Marpaung S.Pi,M.Si, CPra, CRMO, Ketua Apdesi kabupaten Bangka Selatan Muklis Insan S.ST, Plt.Sekdis DPMD Kabupaten Bogor Ali Nasrullah, Camat Gunung Putri Didin Wahidin, Danramil Gunung Putri Kapten Rocky, CRS PT.Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Ayi Ibrahim.

Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Desa Gunung Putri selalu menjadi sasaran kunjungan studi tiru dari Kepulauan Bangka untuk yang kesekian kalinya. Sehingga apa-apa yang sudah dijalani oleh Desa Gunung Putri kini mulai diaplikasikan oleh Pemerintah Kepulauan Bangka Belitung, terutama untuk inovasi tingkat desanya.

“Setelah melakukan pemaparan di aula desa, para tamu kami ajak melihat ke RW 4 dan RW 5,” kata A Heri sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Menurut A Heri, di RW 04 ada pusat utama pengendalian Desa Digital dan tower, serta KWT dan hasil dari bank sampah serta maggot. Sedangkan di RW 05, memperlihatkan perikanan darat dan lalat hitam, yang mungkin dari sekian inovasi yang diperlihatkan salah satunya bisa diaplikasikan di desa mereka masing-masing sesuai dengan potensi yang ada di desanya.

” Walaupun banyak kunjungan dari luar pulau, tidak akan membuat kami jumawa, sehingga lupa untuk memperbaiki kekurangan yang ada dalam Desa Gunung Putri. Sejatinya diatas langit masih ada langit, setiap desa pasti ada potensi masing-masing, begitupun kekurangannya,” ungkapnya.

“Untuk kelebihannya kita ATM-kan, Amati Tiru dan Modifikasi. Sedangkan untuk kekurangan, kita sama-sama melakukan perbaikan dari kelebihan yang kita miliki,” lanjutnya.

Bukan berarti, sambung A Heri, dengan banyaknya kunjungan dari luar membuat berhenti. Justeru semakin membuat berpikir keras untuk meningkatkan inovasi-inovasi lainnya. Sehingga, semua warga Desa Gunung Putri bergerak untuk membuat inovasi terbaru yang nantinya bisa dipertontonkan saat ada kunjungan dari luar.

“Digitalisasi yang menjadi primadona pun masih terus kami tingkatkan kualitasnya, begitu juga untuk UMKM dan ketahanan pangan yang sedang kami sempurnakan,” bebernya.

Lebih lanjut A Heri mengatakan, saat berbincang kecil dengan Inspektorat dan Kadis DPMD dari Kabupaten Bangka Selatan. Mereka mengapresiasi akan adanya dana SAMISADE yang sudah dikucurkan oleh Bupati Bogor, apalagi program tersebut baru dilakukan oleh Kabupaten Bogor.

“Mungkin kedepannya mereka akan menggelontorkan anggaran yang sama untuk setiap desa, sehingga program percepatan pembangunan desa bisa terwujud dengan sempurna jika adanya bantuan keuangan dari daerah,” imbuhnya.

Dirinya berharap apa-apa yang sudah diperlihatkan bisa menjadi motivasi desa yang berkunjung ke Desa Gunung Putri. ” Sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas kunjungannya, semoga kita bisa saling bertukar inovasi kedepan,” pungkas A Heri.

** Nay Nurain

Ratusan Orang Geruduk Sekretariat DPAC BPPKB Banten Gunung Putri, Ini yang Dilakukan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Sekitar 200 orang lebih berbondong-bondong mendatangi sekretariat Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor untuk mengikuti suntik vitamin C gratis, Minggu (18/6/23).

Ratusan warga antusias mengikuti suntik vitamin C yang dilaksanakan ormas BPPKB Banten, melalui Ketua bidang Kesehatan DPAC BPPKB Banten Kecamatan Gunung Putri, dr. Haryanto T. A. SpOG. MM. dan dr. Nency Ridho, serta bidang Humas Euginia N Putri.

“Ya, hari ini kita melaksanakan suntik vitamin C untuk warga yang berminat, kita mengadakan suntik vitamin C ini secara gratis, tidak dipungut biaya. Alhamdulillah antusiasme warga yang datang cukup banyak,” ucap Ketua DPAC BPPKB Banten Kecamatan Gunung Putri, Usman Jabir yang akrab disapa Daeng Jabis kepada Jurnal Bogor.

Dirinya berharap, dengan diadakannya suntik vitamin C yang dilaksanakan oleh Ormas BPPKB Banten ini, bisa membantu kesehatan warga serta menguatkan imun tubuh warga.

“Semoga suntik vitamin C ini bisa bermanfaat bagi warga untuk menjaga kesehatan tubuhnya agar tetap sehat selalu. Kita melaksanakan ini atas suport dari Ketua bidang Kesehatan DPAC BPPKB  Banten, dr Haryanto beserta Istri, dan putrinya,” tutupnya.

Sementara Ketua Bidang Kesehatan DPAC BPPKB Banten, dr Haryanto menyampaikan, acara ini bukti kepedulian Ormas BPPKB Banten terhadap masyarakat, mengingat tahun lalu ada wabah pandemi, yang melanda Indonesia bahkan dunia.

“Jadi kita pada hari ini kami mengadakan suntik vitamin C untuk masyarakat, suntik vitamin C ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan imun dan daya tubuh masyarakat agar tetap sehat. Dan ini bukti kepedulian kami terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, suntik vitamin C yang dilaksanakan pada hari ini tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis, dan manfaat dari vitamin C ini juga banyak sekali, salah satunya adalah antioksidan.

“Sekitar 100 sampai 200 orang yang datang kesini. Saya menghimbau kepada masyarakat, digunakan kesempatan ini supaya kita tetap sehat,” tuturnya.

Ditempatkan yang sama Humas DPAC BPPKB Banten Kecamatan Gunung Putri, Euginia N Putri menjelaskan, imun tubuh itu sangat penting. Mengingat baru saja menghadapi pandemi yang luar biasa, secara otomatis disadari atau tidak akan ada perubahan imun dalam diri.

“Saya juga berharap kepada warga sekitar agar mengetahui adanya ormas BPPKB Banten ini,” jelasnya.

“Yang diketahui masyarakat ormas BPPKB Banten itu bertampang serem, tapi dengan adanya kegiatan seperti ini masyarakat juga mengetahui bawah ormas BPPKB Banten itu kepeduliannya tinggi juga terhadap masyarakat, tampang boleh seram tapi hati tetap memanusiakan manusia,” pungkasnya. 

** Nay Nur’ain

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KONI Kabupaten Bogor Harus Non-ASN

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Masa jabatan Junaidi Syamsudin sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor 2019-2023 telah berakhir Mei lalu. Sejumlah pihak menginginkan agar ketua umum KONI periode berikutnya 2023-2027 harus figur yang tak memiliki konflik kepentingan seperti pejabat publik atau aparatur sipil Negara (ASN).

“Secara etika, seharusnya pejabat publik atau pejabat daerah tidak menduduki jabatan Ketua KONI sebab ada keterkaitan penerima dana hibah dari APBD, misalnya sebagai  pejabat bisa memengaruhi penyusunan maupun pengelolaan anggaran, bisa terpengaruh oleh kepentingan politis Kepala Daerah atau interest atasannya,” kata Koordinator Koalisi Masyarakat Peduli Olahraga Bogor Raya Coky Pasaribu dalam keterangannya, Minggu (18/6/2023).

Menurut Coky, seorang ASN tentu saja tugas atau kerjanya sebagai pejabat Pemda tidak akan fokus atau bahkan tidak mementingkan pekerjaannya sebagai ASN atau pejabat Pemkab. Bilamana urusan jabatan Ketua KONI lebih penting dari jabatannya dan status ASN-nya.

“Sebaiknya pejabat Pemda/ASN tersebut mundur dari jabatannya kalau mau jadi ketua KONI agar tidak menyia-nyiakan statusnya sebagai abdi negara dan masyarakat,” jelas Coky yang juga sebagai Ketua Forum RT RW Kabupaten Bogor itu. 

Pasalnya jika memiliki kepentingan pribadi atau kepentingan lainnya yang memengaruhi atau terlihat memengaruhi kinerja jabatan publiknya yang seharusnya objektif dan imparsial, maka tak akan sesuai dengan harapan seperti yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan.

“Ini kaitannya dengan moralitas dan etika, masa ASN atau pejabat menerima dana hibah?,” tegas Coky.

Pada pasal 37 ayat 3 UU tersebut misalnya, induk organisasi cabang olahraga dan komite olahraga nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat mandiri dan dikelola secara profesional oleh pengurus yang memiliki kompetensi keolahragaan.

** aseps sayyev

Perjanjian Galuga Dinilai Omdo

0

Cibungbulang l Jurnal Bogor

Sejumlah poin perjanjian yang diteken Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor perihal Tempat Pembuangan Akhir Sampah  (TPAS) Galuga, Cibungbulang dinilai omong doang alias omdo karena hanya sekitar 10 persen yang dijanjikan ke masyarakat baru terealisasi, sementara deadline waktu tinggal empat semester lagi.

“Warga masyarakat hanya menjadi objek kebohongan dua pemerintahan ini,” ucap Ketua Umum Gerakan Nasional Padjajaran (Genpar) Sambas Alamsyah, Minggu (18/6/2023).

Sambas menjelaskan, yang menjadi kritiknya adalah hak-hak masyarakat terhadap lingkungan hidup sehingga, baik Pemkab maupun Pemkot dinilai telah melanggar UU Nomor 32 tahun 2009. Pasal 65 UULH mengatur 5 hak atas lingkungan yaitu mengatakan setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. “Contoh kecil IPAL yang kemarin kita survei ke lokasi itu kacau bin semrawut,” kata Sambas.

Genpar kata dia telah melihat adanya dugaan pelaggaran di TPAS Galuga dan pihaknya mengindikasi adanya kesengajaan  Pasalnya, berdasarkan PKS antara Pemkab dan Pemkot Bogor tahun 2020 lalu sudah jelas memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak yang bertanggung jawab atas TPAS Galuga tersebut.

“Setelah diamati, berdasarkan fakta di lapangan, tim menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang terkesan sengaja oleh Pemkab maupun Pemkot Bogor di TPAS Galuga ini. Bukan hanya itu,  fakta  dan  banyak poin-poin perjanjian Pemkab dan Pemkot Bogor soal TPAS Galuga itu omongan doang,” tegasnya lagi.

Jelas hal ini kata dia telah melanggar Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 yang telah mengatur hak-hak masyarakat terhadap lingkungan hidup. Setiap orang berhak mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, dan setiap orang berhak untuk berperan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“UU sudah pasti dan jelas melindungi setiap orang untuk berhak mengajukan usul kegiatan apa yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup, setiap orang berhak melakukan pengaduan akibat dugaan pencemaran atau perusakan lingkungan hidup,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa di pasal 67 Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 sudah diatur bahwa setiap orang mempunyai kewajiban memelihara kelestarian lingkungan hidup. Pasal 67 memuat dua kewajiban terhadap lingkungan hidup yaitu Kewajiban untuk memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup.

“Ya, kita semua memiliki kewajiban mengendalikan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa pelestarian fungsi lingkungan hidup adalah tanggung jawab kita bersama. Itu semua untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Ade Yana saat dikonfirmasi melalui WhatsApp perihal temuan Genpar ini tak merespons.

** Arip Ekon

Kapolres Bogor Buka Turnamen Badminton di GOR Antam

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Menyambut Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Polres Bogor menghelat turnamen badminton di GOR Perumahan Tegal Lega Permai PT Antam UBPE Pongkor.

Turnamen dibuka langsung Kapolres AKBP Iman Imanuddin dan hadir juga dalam acara tersebut diantara Camat Nanggung Ae Saepuloh, Kapolsek Nanggung AKP Joni Handoko dan GM PT. Antam UPBE Pongkor Muhidin serta para kepala desa dan panitia penyelenggara.

“Selama  pertandingan diharapkan  tetap semangat dan menjunjung tinggi sportifitas. Karena ini game (permainan) jangan dibawa ke sisi emosional,” ujar AKBP Imanudin, kemarin.

Dia juga menyatakan terimakasih atas dukungan dari PT Antam dan Kecamatan Nanggung maupun pihak lainnya. “Bagi kami ini adalah tenaga untuk meningkatkan sinergitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa membawa kemanfaatan dan kemaslahatan buat kita semua,” harapnya.

Kapolres juga mengajak dan berpesan kepada seluruh masyarakat agar jangan pernah ragu atau takut untuk memberikan masukan atau koreksi kepadanya agar bisa berbenah dalam meningkatkan pelayanan di masyarakat.

** Arip Ekon

Perpisahan Pesona Dywantara Datangkan BIAN Gindas

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Yayasan Pesona Dywantara di Sibanteng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor menggelar perpisahan wisuda angkatan kedelapan SMP dan SMK, Sabtu (17/06/2023).

Perpisahan tersebut diisi pentas seni, upacara adat, pelantikan wisudawan dan wisudawati serta ditutup dengan konser band BIAN Gindas dan Asep Pantura.

Ketua Yayasan Pesona Dywantara, Budiantoro menjelaskan, perpisahan dan pentas seni tersebut telah dipersiapkan sejak dua bulan yang lalu, namun karena jadwal yang padat sehingga baru terlaksana saat ini.

“Jadi persiapannya  sudah dua bulan yang lalu. Dalam berbagai kegiatan perpisahan dan pentas seni ini kita gabung, mengingat jadwal kegiatan kita padat di akhir tahun sehingga ini perpisahan yang kedua,” jelasnya.

Menurut Budiantoro, pihaknya memilih mendatangkan bintang tamu dari band yang dikenal lagu Cinta ini karena sangat cocok dengan para murid.

“Selama dua bulan kita tata kita rapikan kemudian banyak pilihan sehingga kita pilih yang sekarang band Bian Gindas karena memang kita lihat lagu-lagunya sangat cocok sama anak-anak SMA kita,” paparnya.

Dia menyebut, kualitas para murid yang sudah lulus ujian di Pesona Dwiyantara sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, terbukti di tahun ini beberapa perusahaan sudah menawarkan kontrak kerja.

“Alhamdulillah kualitasnya jelas  anak kita begitu lulus ujian belum dapat ijazah saja sudah ada beberapa perusahaan menawarkan kontrak berbagai perusahaan,” jelasnya.

Tahun ini lulusan SMK Pesona Dywantara ada 396 siswa dan SMP ada 73 siswa dan bisa melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.

Perlu diketahui, sekolah SMK tersebut telah mendapatkan berbasis industri 4.0 untuk mendapatkan program ini bukan hal yang mudah karena semua aspek dinilai dan birunya harus betul-betul diberikan pembelajaran yang rutin.

“SMK Dwiyantara itu mendapatkan program 4.0 se-Kabupaten Bogor itu hanya kita saja. Yang kedua program itu seluruh Indonesia hanya 50 sekolah. Mudah-mudahan harapan dari pemerintah Pesona Dwiyantara itu merupakan sekolah rintisan 4.0 itu betul-betul bisa membawa  keuntungan buat masyarakat di Bogor Barat,” pungkasnya.

** Andres

Pasangan Pa Kajari / Agus Althaf Sabet Kampiun Ktenzpo Cup 3

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Pasangan ganda putra Pa Kajari / Agus Althaf keluar sebagai juara dalam turnamen tenis Ktenzpo Cup ke 3 yang dilangsungkan di Lapangan Tenis Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Minggu, 18 Juni 2023.

Turnamen tenis Ktenzpo Cup 3 ini dilakukan oleh Komunitas dan masyarakat tenis Kabupaten Bogor dan menjadi rangkaian HJB ke 541 tahun 2023

Dalam partai puncak event Ktanzpo Cup 3, pasangan Pa Kajari / Agus Althaf dengan mudan menghabisi perlawanan pasangan Omay Komara/ Rudi Unhan yang dengan skor 8-3.

Sejak dilangsungkan pertandingan, pasangan Traktor Kuning julukan bagi pasangan Omay Komara / Rudi Unhan benar benar dibuat kebingungan dengan servis servis pasangan Pa Kajari / Agus Althaf yang tak bisa dibendung oleh pasangan Traktor Kuning.

” Sulit dan susah dibendung semua servis pasangan Pa Kajari / Agus Althaf” ujar Rudi Unhan usai pertandingan, Minggu, 18 Juni 2023.

Hal yang sama dikatakan, Omay Komara yang tampak pucat usai dibungkam pasangan Pa Kajari / Agus Althaf.

” Nyerah saya Teu Kiat ngabendung servis Pak Kajari dan Pak Agus ,” ucap Omay Komara

Laga Final Ktenzpo Cup 3 dihadiri langsung oleh Koko Sugiarto yang tercatat sebagai Kabid PPO Dispora Kabupaten Bogor.

Sementara itu, pasangan Susmono Akung / Arok harus puas menjadi juara ketiga setelah mengalahkan pasangan Bulo / Sugiri dengan skor 8-5.

Ketua Ktanzpo , Agus Hamidi berharap event dan kegiatan tenis ini bisa terus berlanjut sebagai ajang silaturahmi dan menjaga kebugaran tubuh.

Agus menambahkan sangat berterimakasih kepada insan tenis Kabupaten Bogor yang saat bersamaan tengah all out mempersiapkan event KAJARI Cup 2023 yang akan dilakukan pada 7 sampai 9 Juli 2023.

Tak lupa, kata Agus, ia merasa bangga dan kagum dengan Kajari Kabupaten Bogor, Sri Kuncoro yang sangat peduli pada olahraga tenis.

” Luar biasa totalitas dan Loyalitas Pa Kajari pada olahraga tenis Kabupaten Bogor saat ini,” papar Agus

Agus menegaskan, mungkin tanpa ada support dan dukungan Kajari Kabupaten Bogor event Ktenzpo Cup ke 3 belum tentu bisa berjalan dengan lancar. ( asep syahmid)