31.8 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1639

Anton Instruksikan PASKHASS Lakukan Aksi Nyata

0

Cibinong, Jurnal Inspirasi

Sesuai arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mendapatkan dukungan penuh dari Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhi Baskoro Yudhoyono (IBAS), terkait aksi gerakan nasional Demokrat Lawan Corona.

Anton Sukartono Suratto, yang merupakan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jabar VI, Kabupaten Bogor, Kamis (9/4) mengintruksikan relawannya yang tergabung dalam PASKHASS (Pasukan Kang H. Anton Sukartono Suratto) untuk melakukan aksi nyata dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menyemprotkan disinfektan secara serentak di 6 kecamatan dan memberikan masker gratis.

“Sebetulnya kami sudah melakukan kegiatan ini sejak akhir bulan lalu hingga hari ini terhitung kami sudah menyemprotkan dan membagikan ribuan masker ke masyarakat di 14 kecamatan yaitu Ciampea, Jasinga, Dramaga, Gunung Putri, Babakan Madang, Sukaraja, Cileungsi, Ciawi, Caringin, Bojonggede, Ciomas, Citeureup, Jonggol, dan Klapanunggal, dan kegiatan ini akan terus berjalan hingga beberapa minggu ke depan,” kata Kang Anton, Kamis (9/4).”

Kang Anton yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor itu menambahkan saat kegiatan berlangsung jajarannya juga melakukan sosialisi pentingnya physical distancing kepada masyarakat dan memaparkan mulai dari gejala penyakit, hingga cara pencegahannya.

“Kami mengimbau semua pihak untuk melakukan physical distancing dan melakukan prosedur kesehatan apabila tetap harus berkegiatan di luar rumah. Hal itu agar mereka terjaga kesehatannya dan terjaga dari penyebaran wabah virus corona,” tambahnya.

Sedangkan, Ketua Bidang Sosial Perempuan Istri Anggota Fraksi Demokrat DPR Juwana Anton Sukartono Suratto mengakui dalam setiap kegiatan penyemprotan zat disinfektan dan pembagian masker di seluruh Indonesia itu para istri anggota DPR wajib mendampingi suami

“Tujuannya, tentu agar bisa membantu suami. Terutama dalam hal menyampaikan pentingnya physical distancing, penggunaan hand sanitizer yang benar, dan kewajiban melaksanakan PHBS (pola hidup bersih sehat) di tengah mewabahnya virus corona ini,” lanjutnya.

Gita Purnama

KONI Fokus Pada Pencegahan Covid 19

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

SUDAH Hampir satu bulan lamanya, KONI Kabupaten Bogor memfokuskan pelayanan kepada hal-hal yang berkaitan dengan memutus mata rantai Covid 19. Tak hanya itu, sejak terjadinya Covid 19, KONI juga sudah membuat jadwal piket bagi para pengurus KONI secara bergiliran setiap harinya.

“Pada intinya, KONI Kabupaten Bogor tetap ada aktivitas. Namun aktivitas yang dilakukan KONI saat ini lebih kepada ikut membantu program Bupati Bogor dan pemerintah pusat dalam memutus mata rantai Covid 19,” tegas Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin.

Junsam panggilan akrab dari politisi PPP Kabupaten Bogor ini menegaskan, beberapa program yang telah dilakukan KONI Kabupaten Bogor benar-benar nyata dalam ikut mencegah penyebaran Covid 19 seperti pemberian APD, pemberian masker dan juga penyemprotan disinfektan.

Lebih jauh, Junsam berharap semua pengurus cabang olahraga para pelatih, para atlet dan juga insan olahraga yang ada di Kabupaten Bogor agar tetap bisa menjaga kebugaran tubuhnya demi tetap sehat , walaupun berolahraga di rumah saja.

“ Semua program pembinaan cabang olahraga harus dilakukan di rumah saja dalam situasi saat ini. Saya bangga dengan apa yang dilakukan Pengcab TI Kabupaten Bogor yang telah melakukan UKT secara online ,” tuntas Junsam.

Asep Syahmid

Putus Mata Rantai Covid-19, KONI Turunkan Tim Penyemprotan Disinfektan

0

Cibinong | Jurnal  Inspirasi
LANGKAH jajaran pengurus  KONI Kabupaten Bogor untuk memutus mata rantai  Covid -19  terus berlangsung.  Setelah melakukan aksi pembagian masker dan APD , Rabu (8/4 ) lalu, jajaran pengurus KONI, Kamis (9/4), kembali melakukan aksinya dengan menurunkan tim penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik perumahan yang ada di Bojonggede  dan Cibinong.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor,  Junaidi Samsudin mengatakan, kegiatan yang dilakukan KONI Kabupaten Bogor  seperti pemberian APD, Masker dan penyemprotan Disinfektan saat ini benar  benar jadi program utama untuk membantu pencegahan penyebaran Covid 19 di semua wilayah yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kami  sudah membuat tim penyemprotan disinfektan  dan  semua tim yang ada di KONI terus melakukan penyisiran  di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Bogor  yang akan didatangi oleh tim Pencegahan Covid 10 KONI Kabupaten Bogor,” tegas  Junsam.

Dia menambahkan, semua pengurus yang ada di KONI Kabupaten Bogor juga kebagian piket dan masuk dalam tim penyemprotan atau tim bagi bagi masker dan APD.    

Sementara itu,  Wakil Ketua I KONI Kabupaten Bogor,  Joy Pendhita yang turun langsug dalam melakukan aksi penyemprotan di Bojong Gede dan  Cibinong mengatakan,   aksi pencegahan Covid 19 KONI Kabupaten Bogor  ini  terus dilakukan di sekitar Cibinong dan Bojong Gede.

Namun demikian,  pihak KONI Kabupaten Bogor  juga tetap memantau semua wilayah kecamatan lainnya melalui jaringan KOK di 40 Kecamatan. 

“ Semua KOK kami minta untuk terus memonitor kondisi di bawah.  Jika memang ada hal hal yang harus ditanggulangi oleh tim KONI Kabupaten Bogor, maka kami akan langsung terjun ke  wilayah kecamatan kecamatan,”  tuntas Joy Pendhita, seusai melakukan penyemprotan di Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong , Kabupaten Bogor.

Asep Syahmid
 
 
    
 
 

Kalpolsek Nanggung Distribusikan Bantuan Jokowi untuk Korban Bencana Alam

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Pendistribusian bantuan dari Presiden RI Joko Widodo untuk para korban bencana longsor dan pergerakan tanah yang terjadi beberapa bulan lalu, di wilayah hukum Polsek Nanggung dilakukan Kamis (04/9) siang.

Bantuan tersebut disalurkan langsung untuk para  korban bencana yang terjadi awal tahun Januari lalu.” Kami hanya menyampaikan amanah dari Presiden Ir Joko Widodo untuk warga yang terkena dampak bencana alam,” kata Kapolsek Nanggung AKP Dalas. S kepada wartawan.

Namun, menurut dia, karena masyarakat sangat membutuhkan pemberian santunan bagi  warga  korban bencana diberikan langsung,” imbuhnya.

Kapolsek Nanggung yang baru menjabat 2 minggu menyampaikan setelah tiadanya wabah virus Corona ia akan berkunjung ke beberapa tokoh yang ada di wilayah Kecamatan Nanggung.”

Sejauh ini kami terus menyanpaikan maklumat Kapolri berisi penekanan diantaranya tidak melakukan kegiatan sosial kemasyarakat yang menyebabkan berkumpulnya massa, tetap tenang tidak panik dan mengikuti imbauan pemerintah dan tidak menyebarkan berita yang tidak jelas kebenarannya,” tukasnya.

Ditengah merebaknya Covid- 19, pemberian   paket sembako  dilakukan di wilayah Desa Pangkaljaya untuk 82 Kepala Keluarga (KK) korban bencana alam di tiga kampung, yakni kampung Seuseupan, Ciketug dan Kampung Kirayam.

Sesuai data, warga yang menerima paket sembako yang isinya beras, teh, minyak goreng dan gula,” terang Kepala Desa Pangkaljaya, Taufik Sumarna.

Kendati demikian, Taufik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, sebab yang namanya musibah tidak bisa diterka.” Oleh sebabnya,  dari sekian wilayah kampung, kata Taufik, warga kampung Seuseupan harus direlokasi,” ucapnya.

Dari sekian warga korban bencana alam, Nawi (37) dan Miah (78) mengaku bahagia, disaat  terhimpit ekonomi. “Kami serta warga lainnya merasa  terbantu. Alhamdulilah bantuan  dari pemerintah berupa sembako sudah kami terima,” ucapnya.

Arip Ekon

Pasal 27 Perppu Corona Minta Dihapus

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik keberadaan Pasal 27 Perppu No.1 Tahun 2020 tentang Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virusdisease 2019 (Covid-19).

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pasal 27 itu dinilai bertentangan dengan prinsip hukum equality before the law. Karena Pasal 27 itu memberikan kekebalan hukum pejabat pengambil kebijakan keuangan dalam situasi darurat corona.

“Pasal 27 Perppu No 1 Tahun 2020 ini tidak berpijak pada niat pelaksanaan good governance. Karena memberi imunitas pada pihak tertentu dari gugatan hukum dan PTUN. Ini bertentangan dengan prinsip negara hukum bahwa ada equality before the law,” ujar Mardani, Kamis (9/4).

PKS mengkritik pasal tersebut karena berpotensi mengulangi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang terseret ke ranah hukum. Mardani mengatakan, sampai krisis 1998 itu berlalu negara harus menanggung biaya bertahun-tahun.

“Kami kritik keras karena aturan ini justru berpotensi mengulangi fraud kisah BLBI tahun 1998 ketika transparansi dan akuntabilitas tidak dikedepankan. Negara harus menanggung biaya krisis 1998 hingga bertahun-tahun sesudah krisis berlalu,” kata Mardani.

Menurutnya, sebagian besar fraksi di DPR menolak Pasal 27. Dia mengatakan, saat pembahasan dengan pemerintah, DPR akan mengusulkan menghapus pasal tersebut. “DPR sebagian besar menolak pasal tersebut dan dalam pembahasan akan berusaha menghapus pasal ini,” kata Mardani.

Asep Saepudin Sayyev |*

Cegah Penularan, Kecamatan Botim Bagikan 10.000 Masker

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Pemerintah Kecamatan Bogor Timur terus bergerak dalam penanganan Covid-19, baik melakukan antisipasi ataupun pencegahan terhadap penyebaran virus corona. Salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu mengerahkan seluruh kelurahan untuk membuat masker berbahan kain. Sebanyak 80 kilogram kain disebarkan kepada enam kelurahan sekecamatan Bogor Timur.

“Targetnya bisa dibuat 10.000 masker kain yang segera akan dibagikan secara gratis kepada warga,” ucap Camat Bogor Timur Abdul Wahid.

Secara serentak, semua kelurahan membuat masker setelah mendapat bahan kainnya. Untuk kain yang disebarkan, sebagian merupakan kain sumbangan dari pihak perusahaan, seperti pabrik Unitex menyumbang 150 meter persegi, PD Hasan 50 meter persegi dan Kuntum Nurseri memberi sumbangan 50 meter persegi. “Kita mengerjakan pembuatan yang 10.000 dulu agar bisa segera dibagikan ke warga. Nanti ketika bahan kain sudah datang lagi, kita membuat kembali maskernya,” jelas Wahid.

Ia menambahkan, pemberian masker kepada warga salah satu antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19. Diharapkan seluruh warga di wilayah Bogor Timur melakukan imbauan pemerintah, jaga jarak, menerapkan PHBS dan selalu menggunakan masker.

Kegiatan lainnya, Kecamatan.Bogor Timur juga sudah melakukan imbauan kepada seluruh RW Siaga Corona di wilayah untuk terus melakukan sosialisasi menggunakan Mobil dan memasang speaker atau toa untuk mengingatkan kepada masyarakat dan membubarkan kerumunan kerumunan warga. Menginformasikan agar masyarakat tetap tinggal beribadah dan beraktifitas di rumah masing masing.

“Para RW di wilayah juga di imbau gunakan jam malam yang dilaksanakan setelah magrib. Menutup akses akses jalan yang kurang penting untuk membatasi keluar masuk kendaraan baik roda 2 maupun roda 4. Semuanya sudah bergerak dan ini untuk memutus mata rantai penyebaran corona,” tandasnya.

**

Jokowi Tebar Paket Sembako di Tugu Kujang

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Di tengah pandemi wabah Covid-19 yang penyebarannya semakin mengkhawatirkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan paket sembako kepada warga Kota Bogor di sekitar Tugu Kujang pads Kamis (9/4/2020) pukul 08.00 WIB.

Tetapi tak seperti biasanya, saat pembagian Jokowi tidak turun langsung ke masyarakat. Lantaran diketahui sang presiden akan bertolak menuju Istana Merdeka.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat ratusan paket sembako yang dibagikan. Tak hanya warga, driver ojek online (ojol) pun turut berebut sembako pemberian Jokowi.

Terlihat beberapa aparat yang sudah yang berada di lokasi langsung bergegas membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang diangkut dalam truk.

Guna menghidari penumpukan warga, pembagian paket sembako dilanjutnya ke kawasan Terminal Baranangsiang dengan pengawasan aparat keamanan.

Fredy Kristianto

ASB Minta Pemkot Bogor Petakan Penularan Wabah Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PPP, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pemetaan terhadap sejauh mana penularan wabah Covid-19 dapat diselesaikan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Harus segera dikaji dan dipetakan. Apakah dengan PSBB penularan virus Corona dapat dikendalikan sebelum 29 Mei. Karena itu kebijakan pencegahan penularan Covid-19 wajib disosialisasikan ke masyarakat. Dan apabila masih ada yang melanggar perlu diberikan sanksi tegas,” ujar ASB kepada wartawan, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, ASB juga menyarankan agar Pemkot mengkaji sejauh mana efektifitas PSBB dengan RW Siaga Corona dalam penanganan Corona bila dibandingkan dengan karantina wilayah sesungguhnya. “Jangan sampai jumlah kasus semakin tinggi, karena tak dapat mengendalikan laju penularan,” kata pria yang merupakan mantan wartawan ini.

Menurut ASB, apabila bila melihat peta sebaran Covid-19 di Kota Bogor, terdapat beberapa kecamatan yang menjadi zona merah Corona seperti Bogor Utara dan Tanah Sareal. Namun, hingga kini pemerintah tak pernah secara gamblang menyebutkan apa penyebab utama suatu wilayah paling banyak terpapar virus tersebut.

ASB menuturkan bahwa Tim Gugus Tugas Covid-19 wajib melakukan langkah-langkah cepat dan terukur untuk menangani Corona pada wilayah tersebut. “Selama ini banyak warga yang bertanya kepada kami soal penanganan di wilayah-wilayah itu,” katanya.

Selain itu, dalam penerapan PSBB mesti ada sinergitas dengan DKI Jakarta. Hal itu lantaran banyak masyarakat Kota Bogor dan Jakarta kerap lalu lalang pada dua wilayah.

Fredy Kristianto

Hadits Hari Ini

0

09 April 2020
15 Sya’ban 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو الْخَطَّابِ زِيَادُ بْنُ يَحْيَى الْحَسَّانِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَادَ رَجُلًا مِنْ الْمُسْلِمِينَ قَدْ خَفَتَ فَصَارَ مِثْلَ الْفَرْخِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ كُنْتَ تَدْعُو بِشَيْءٍ أَوْ تَسْأَلُهُ إِيَّاهُ قَالَ نَعَمْ كُنْتُ أَقُولُ اللَّهُمَّ مَا كُنْتَ مُعَاقِبِي بِهِ فِي الْآخِرَةِ فَعَجِّلْهُ لِي فِي الدُّنْيَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبْحَانَ اللَّهِ لَا تُطِيقُهُ أَوْ لَا تَسْتَطِيعُهُ أَفَلَا قُلْتَ اللَّهُمَّ { آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ } قَالَ فَدَعَا اللَّهَ لَهُ فَشَفَاهُ حَدَّثَنَاه عَاصِمُ بْنُ النَّضْرِ التَّيْمِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ إِلَى قَوْلِهِ { وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ } وَلَمْ يَذْكُرْ الزِّيَادَةَ و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَى رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِهِ يَعُودُهُ وَقَدْ صَارَ كَالْفَرْخِ بِمَعْنَى حَدِيثِ حُمَيْدٍ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ لَا طَاقَةَ لَكَ بِعَذَابِ اللَّهِ وَلَمْ يَذْكُرْ فَدَعَا اللَّهَ لَهُ فَشَفَاهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ نُوحٍ الْعَطَّارُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ

Telah menceritakan kepada kami Abul Khaththab Ziyad bin Yahya Al Hassani, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu Adi dari Humaid dari Tsabit dari Anas bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjenguk seorang laki-laki muslim yang sedang sakit parah sampai kurus dan lemah seperti seekor burung kecil. Kemudian Rasulullah bertanya kepadanya:
Apakah kamu pernah berdoa ataupun memohon sesuatu kepada Allah ?.

Sahabat tersebut menjawab: Ya, saya pernah berdoa: “Ya Allah ya Tuhanku, apa yang akan Engkau siksakan kepadaku di akhirat kelak, maka segerakanlah siksa tersebut di dunia ini !”.
Mendengar pengakuannya itu, Rasulullah pun berkata:

Subhanallah, mengapa kamu berdoa seperti itu. Tentu kamu tidak akan tahan. Mengapa kamu tidak berdoa: “Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa Neraka”.

Anas berkata; “Lalu Rasulullah berdoa kepada Allah untuk sahabat tersebut dan akhirnya Allah pun menyembuhkannya”.

Telah menceritakannya kepada kami Ashim bin An Nadhr At Taimi, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Al Harits, telah menceritakan kepada kami Humaid dengan sanad ini sampai perkataannya “dan selamatkan kami dari api neraka” dan tidak menyebutkan tambahannya.
Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Hammad, telah mengabarkan kepada kami Tsabit dari Anas bahwasanya Rasulullah pernah menjenguk seseorang dari para sahabatnya yang sakit, hingga orang itu seakan-akan seperti burung kecil. -sebagaimana yang semakna dengan hadits Humaid.- hanya ada sedikit tambahan, Beliau bersabda:
“Kamu tidak akan mampu menghadapi adzab Allah”, -tanpa menyebutkan kalimat: “lalu Beliau mendo’akannya hingga dia sembuh kembali”.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basysyar mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Salim bin Nuh Al ‘Aththar dari Sa’id bin Abu ‘Arubah dari Qatadah dari Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan hadits ini.

HR Muslim No. 4853.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hampir 36 Ribu Napi Dibebaskan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 35.676 narapidana dari lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan telah dibebaskan. Mereka dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi sebagai bentuk pencegahan persebaran virus corona (Covid-19).

Rinciannya, 33.861 warga binaan dibebaskan melalui program asimilasi. Mereka terdiri atas 33.078 orang dewasa dan 783 anak. Sementara 1.815 warga binaan lainnya dibebaskan melalui program integrasi. Dari jumlah tersebut 1.776 di antaranya orang dewasa dan 39 anak-anak.”Menginfokan asimilasi dan integrasi narapidana dan anak pada 8 April 2020 total 35.676 napi,” kata Kepala Bagian Humas dan Publikasi Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Asimilasi adalah pembinaan narapidana dewasa dan anak dengan membiarkan mereka hidup berbaur di lingkungan masyarakat. Sementara integrasi adalah narapidana yang telah memenuhi syarat-syarat pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas. Rika tidak menjelaskan narapidana yang dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi itu merupakan warga binaan kasus apa saja.

Sebelumnya, Presiden Jokowi akan membebaskan narapidana umum tapi tidak berlaku bagi napi koruptor. Dia menegaskan, tidak ada rencana pemerintah melakukan revisi regulasi untuk membebaskan napi koruptor. Menurut dia, pemerintah hanya akan fokus pada napi pidana umum saja. “Saya hanya ingin menyampaikan mengenai napi koruptor tidak pernah kita bicarakan dalam rapat-rapat kita,” katanya.

Jokowi mengatakan, langkah pembebasan napi ini juga dilakukan negara-negara lain dalam jumlah yang cukup besar. Misalnya di Iran membebaskan 95.000 dan Brasil 34.000 napi. “Banyak lapas yang kondisinya sudah melebihi kapasitas. Hal ini sangat berisiko mempercepat persebaran Covid-19 di lapas-lapas yang ada,” mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Asep Saepudin Sayyev |*