25.7 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1640

Hadits Hari Ini

0

09 April 2020
15 Sya’ban 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو الْخَطَّابِ زِيَادُ بْنُ يَحْيَى الْحَسَّانِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَادَ رَجُلًا مِنْ الْمُسْلِمِينَ قَدْ خَفَتَ فَصَارَ مِثْلَ الْفَرْخِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ كُنْتَ تَدْعُو بِشَيْءٍ أَوْ تَسْأَلُهُ إِيَّاهُ قَالَ نَعَمْ كُنْتُ أَقُولُ اللَّهُمَّ مَا كُنْتَ مُعَاقِبِي بِهِ فِي الْآخِرَةِ فَعَجِّلْهُ لِي فِي الدُّنْيَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبْحَانَ اللَّهِ لَا تُطِيقُهُ أَوْ لَا تَسْتَطِيعُهُ أَفَلَا قُلْتَ اللَّهُمَّ { آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ } قَالَ فَدَعَا اللَّهَ لَهُ فَشَفَاهُ حَدَّثَنَاه عَاصِمُ بْنُ النَّضْرِ التَّيْمِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ إِلَى قَوْلِهِ { وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ } وَلَمْ يَذْكُرْ الزِّيَادَةَ و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَى رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِهِ يَعُودُهُ وَقَدْ صَارَ كَالْفَرْخِ بِمَعْنَى حَدِيثِ حُمَيْدٍ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ لَا طَاقَةَ لَكَ بِعَذَابِ اللَّهِ وَلَمْ يَذْكُرْ فَدَعَا اللَّهَ لَهُ فَشَفَاهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ نُوحٍ الْعَطَّارُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ

Telah menceritakan kepada kami Abul Khaththab Ziyad bin Yahya Al Hassani, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu Adi dari Humaid dari Tsabit dari Anas bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjenguk seorang laki-laki muslim yang sedang sakit parah sampai kurus dan lemah seperti seekor burung kecil. Kemudian Rasulullah bertanya kepadanya:
Apakah kamu pernah berdoa ataupun memohon sesuatu kepada Allah ?.

Sahabat tersebut menjawab: Ya, saya pernah berdoa: “Ya Allah ya Tuhanku, apa yang akan Engkau siksakan kepadaku di akhirat kelak, maka segerakanlah siksa tersebut di dunia ini !”.
Mendengar pengakuannya itu, Rasulullah pun berkata:

Subhanallah, mengapa kamu berdoa seperti itu. Tentu kamu tidak akan tahan. Mengapa kamu tidak berdoa: “Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa Neraka”.

Anas berkata; “Lalu Rasulullah berdoa kepada Allah untuk sahabat tersebut dan akhirnya Allah pun menyembuhkannya”.

Telah menceritakannya kepada kami Ashim bin An Nadhr At Taimi, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Al Harits, telah menceritakan kepada kami Humaid dengan sanad ini sampai perkataannya “dan selamatkan kami dari api neraka” dan tidak menyebutkan tambahannya.
Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Hammad, telah mengabarkan kepada kami Tsabit dari Anas bahwasanya Rasulullah pernah menjenguk seseorang dari para sahabatnya yang sakit, hingga orang itu seakan-akan seperti burung kecil. -sebagaimana yang semakna dengan hadits Humaid.- hanya ada sedikit tambahan, Beliau bersabda:
“Kamu tidak akan mampu menghadapi adzab Allah”, -tanpa menyebutkan kalimat: “lalu Beliau mendo’akannya hingga dia sembuh kembali”.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basysyar mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Salim bin Nuh Al ‘Aththar dari Sa’id bin Abu ‘Arubah dari Qatadah dari Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan hadits ini.

HR Muslim No. 4853.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hampir 36 Ribu Napi Dibebaskan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 35.676 narapidana dari lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan telah dibebaskan. Mereka dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi sebagai bentuk pencegahan persebaran virus corona (Covid-19).

Rinciannya, 33.861 warga binaan dibebaskan melalui program asimilasi. Mereka terdiri atas 33.078 orang dewasa dan 783 anak. Sementara 1.815 warga binaan lainnya dibebaskan melalui program integrasi. Dari jumlah tersebut 1.776 di antaranya orang dewasa dan 39 anak-anak.”Menginfokan asimilasi dan integrasi narapidana dan anak pada 8 April 2020 total 35.676 napi,” kata Kepala Bagian Humas dan Publikasi Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Asimilasi adalah pembinaan narapidana dewasa dan anak dengan membiarkan mereka hidup berbaur di lingkungan masyarakat. Sementara integrasi adalah narapidana yang telah memenuhi syarat-syarat pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas. Rika tidak menjelaskan narapidana yang dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi itu merupakan warga binaan kasus apa saja.

Sebelumnya, Presiden Jokowi akan membebaskan narapidana umum tapi tidak berlaku bagi napi koruptor. Dia menegaskan, tidak ada rencana pemerintah melakukan revisi regulasi untuk membebaskan napi koruptor. Menurut dia, pemerintah hanya akan fokus pada napi pidana umum saja. “Saya hanya ingin menyampaikan mengenai napi koruptor tidak pernah kita bicarakan dalam rapat-rapat kita,” katanya.

Jokowi mengatakan, langkah pembebasan napi ini juga dilakukan negara-negara lain dalam jumlah yang cukup besar. Misalnya di Iran membebaskan 95.000 dan Brasil 34.000 napi. “Banyak lapas yang kondisinya sudah melebihi kapasitas. Hal ini sangat berisiko mempercepat persebaran Covid-19 di lapas-lapas yang ada,” mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Asep Saepudin Sayyev |*

Ketua Dewan Minta Pemkot Siapkan Mitigasi Corona

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

DPRD Kota Bogor mendukung pengajuan anggaran dari Pemkot Bogor terkait penanganan Covid-19 sebesar Rp300 Miliar.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan bahwa dewan sepakat Covid-19 adalah kondisi yang sangat darurat sehingga diperlukan sebuah langkah penanganan serius.

“DPRD Kota Bogor mendukung penuh Pemkot Bogor wabil husus jadi gugus tugas Covid-19 untuk melakukan pengambilan langkah langkah kebijakan yang diambil serta pengalokasian kebijakan serta ekseskusi. Semua yang berperan bagaimana pada penyelesaian wabah Covid-19 di Kota Bogor bisa terselesaikan,” ujar Atang kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Menurut dia, masyarakat membutuhkan informasi informasi yang sejelas-jelasnya tentang seluruh rangakain langkah yang sudah dilakukan serta protokol yang sudah ditetapkan dalam penanganan Covid-19.

“Kami apresiasi yang sudah dilakukan oleh gugus tugas DPRD tentang pengambilan kebijakan yang taktis sudah lebih baik dibanding daerah lain. Tinggal bagaimana kebijikan ini terealisasi terus hingga tuntas,” tegas Atang.

Politisi PKS ini menyatakan bahwa apabila Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan, dewan meminta Pemkot Bogor menyiapkan mitigasi akibat dampak perekonomian.

“Kalau seandainya surat usulan PSBB disetujui Kemenkes. Langkah untuk mitigasi harus sudah siap,” tandasnya.

Fredy Kristianto

Tangani Covid-19, IKM Tulip Craft Sumbang 1.000 APD

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

IKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Tulip Craft menyumbangkan 1.000 Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dan rumah sakit di Kota Bogor.

Bantuan diserahkan langsung Pemilik IKM Tulip Craft, Iis Rahmawati yang diterima Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim dan Sekretaris Daerah Kota Bogod Ade Sarip Hidayat di Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Rabu (8/4/2020).

Pemilik IKM Tulip Craft, Iis Rahmawati mengatakan, pihaknya memutuskan untuk membuat 10 ribu APD karena keprihatinannya terhadap pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia. Dari 10 ribu APD, 1.000 APD disumbangkan untuk Kota Bogor.

“APD ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk para petugas lapangan di Rumah Sakit dan front liner. Semoga menginspirasi temen-temen IKM lainnya yang berjiwa sosial,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berharap hasil sumbangan APD untuk para petugas medis yang menangani Covid-19 ini bisa bermanfaat.
“Mudah-mudahan apa yang telah disumbangkan untuk Kota Bogor mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT,” harapnya.

Kepala Disperindag Kota Bogor, Ganjar Gunawan menambahkan, bahwa IKM Tulip Craft merupakan binaannya sejak 2006 dan pernah difasilitasi untuk disertakan di pameran Inacraft 2016 hingga sukses menerima orderan sampai ke luar negeri.
“Tentunya kami merasa sangat bersyukur dan sangat berterima kasih. Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Iis Rahmawati pemilik IKM Tulip Craft atas kepedulian dan kerelawanannya dengan inisiatif sendiri menghabiskan bahan yang dia miliki untuk pembuatan 10 ribu pcs APD,” tuturnya.

Ganjar berharap bantuan ini bisa menginspirasi pelaku IKM lainnya yang ada di Kota Bogor khususnya untuk bersama-sama melawan wabah Covid-19.

Fredy Kristianto

Rakor dengan Anies, Dedie Harapkan Sinergitas PSBB

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengikuti video conference dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama sejumlah kepala daerah di Jabodetabek, Rabu (8/4/2020).

Tujuan digelarnya koordinasi jarak jauh tersebut untuk menyatukan langkah dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibukota dan sekitarnya.

“Baru saja saya mengikuti rapat koordinasi 3 wilayah, ada Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan Provinsi Jawa Barat, khususnya para kepala daerah Jabodetabek. Kita menyatupadukan langkah diantara wilayah seputar Jabodetabek ini untuk pelaksanaan PSBB,” ungkap Dedie kepada wartawan.  

Kata dia, Kota Bogor bersama daerah lain sudah menyampaikan surat permohonan rekomendasi penerapan PSBB yang kita ajukan melalui Gubernur Jawa Barat. “Gubernur ingin semua langkah dikolektifkan bersama-sama dan nanti kita tunggu perkembangannya setelah gubernur menyampaikan kepada Menteri Kesehatan,” tukasnya.

Menurut dia, Kota Bogor sudah melakukan sejumlah kajian pendukung untuk kelengkapan administrasi dari surat yang diajukan kepada Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat tersebut.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala. Dalam satu atau dua hari ini kita akan bahas, kekurangannya kita lengkapi. Kemungkinan minggu depan pelaksanaan PSBB akan dilakukan di Kota Bogor,” jelas Dedie.

Dedie menyatakan, poin-poin PSBB di Kota Bogor hampir mirip dengan yang DKI Jakarta akan terapkan. “Jadi, poin-poinnya hampir sama dengan DKI Jakarta dalam penerapan PSBB. Bahkan, Gubernur DKI menawarkan Pergubnya itu dapat diadopsi dan diaplikasikan juga di daerah penyangga supaya ada kesatuan langkah dan ada efektivitas pelaksanaannya lebih terjamin,” katanya.

Dengan adanya pembatasan yang lebih luas di Jakarta, lanjut Dedie, artinya akan ada sebagian besar perkantoran di Jakarta tidak beroperasi. “Tapi ada yang dikecualikan, terkait dengan logistik, kesehatan, bahan pokok, energi, konstruksi, komunikasi informatika, keuangan dan lain sebagainya masih dibolehkan. Jadi filosofi dari PSBB ini adalah pembatasan yang sangat luas.

Artinya tidak boleh ada kumpulan masa yang intensitas tinggi,” terang dia. “Kemudian mobilitas juga dikurangi, bahkan DKI Jakarta ada pengurangan jumlah kapasitas angkutan. Misalnya bus untuk 50 penumpang, hanya boleh diisi oleh 25 penumpang. Demikian juga di Bogor, Gubernur DKI juga minta kepada Pemkot dan Pemkab di sekitar Jakarta untuk mensosialisasikan kepada warga supaya jangan ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan warga yang menimbulkan kerumunan apalagi di Jakarta sudah tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang sifatnya masif,” tambahnya.

Ketika sudah diterapkan, kata Dedie, PSBB akan dievaluasi setiap 14 hari. “Semoga penerapannya mampu menurunkan jumlah penyebaran Covid-19. Kalau memang ternyata jumlahnya menurun, berarti ada efektivitasnya. Kalau memang masih naik, artinya harus diperluas dan diperketat lagi. Yang jelas, jika ada rekomendasi PSBB dari Menkes, untuk Kota Bogor jadi ada dasar hukum dan dasar kebijakan apabila kita menerapkan ini,” pungkasnya.

Fredy Kristianto

Bantu Kebutuhan Warga, Bunda Rina Sebar Sembako

0

Sentul, Jurnal Inspirasi
Sebab pembatasan sosial akibat merebaknya virus corona (Covid-19) dampak terjadinya penurunan ekonomi pun tak terelakan. Ribuan masyarakat dengan ekonomi pas-pasan ditambah lagi dengan penghasilan yang tak menentu perlahan mulai merasakan kebingungan untuk menyambung keberlangsungan hidup kedepan mereka masing-masing.

Salahsatunya Rina Dianatri Rafions Owner dan Direktur Poeri Enterprise Event Organizer belum lama ini melakukan aksi sosial dengan membagi-bagikan bingkisan berisi sembako dan sejumlah uang kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan warga di sekitar wilayah Sentul City Kabupaten Bogor. “Jika ini terus terjadi, maka akan semakin banyak rakyat yang merasakan dampaknya, bisa saja terjadi kelaparan karena hilang mata pencaharian,” kata Bunda Rina Sapaan akrabnya.

Kepada wartawan, Rina mengatakan, dalam situasi seperti saat ini dirinya hanya bisa berdoa dan berbagi semampunya, apa yang bisa dibantu menurut ya dibantu. Kalau bisa dapat memberi bantuan untuk banyak orang, karena Bunda Rina memiliki moto “semoga bisa bermanfaat untuk orang banyak”.

“Bunda berharap dapat mengurangi pergerakan orang keluar rumah dengan dalih mencari nafkah. apa yang dilakukannya, dapat menyentuh juga hati para pengusaha lainnya, jadi kalau menurut Bunda warga pun akan ikuti imbauan pemerintah untuk diam di rumah, kalau kebutuhan dapurnya terpenuhi,” pungkasnya.

Reporter: Handy Mehonk

Cara Brimob Cikeas Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

0

Imbau Warga Pakai Masker dan Gencarkan Penyemprotan Disinfektan

Pasukan Pelopor atau Brimob Resimen I Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, gencar melakukan penyemprotan disinfektan kebebarapa wilayah dan mensosialisaikan penggunaan masker kepada masyarakat untuk mencegah sekaligus  memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

“Anggota kita tak pernah mengenal kata lelah setiap saat dan di mana berada selalu mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, ketika keluar rumah, seperti yang dilakukan Rabu kemarin di wilayah Kecamatan Gunungputri,” kata Komandan Resimen I Pasukan Pelopor Cikeas Komisaris Besar (Kombes) Pol. Reeza Herazbudi, dalam keterangan tertulisnya Rabu (08/04).

Aksi anggota di Kecamatan Gunungputri itu, kata Kombes Reeza didampingi petugas dari Kepolisian Sektor Gunungputri aparat kecamatan dan desa. “Selain imbuan menggunakan masker, anggota pun meminta masyarakat di Gunungputri khususnya mentaati protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah,” ujarnya. 

Kombes Reeza lebih lanjut mengungkapkan, aksi Pasukan Pelopor Resimen I Cikeas dan mencegah penyebaran Covid -19 sudah dilakukan sejak Maret lalu, seperti menggencarkan penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah yang berada di sekitar areal markas komando (Mako) Resimen I.
“Penyemprotan kita laksanakan sejak akhir Maret lalu dan sampai sekarang masih dilakukan, selain di wilayah Kabupaten Bogor, penyemprotan dilaksanakan di  Jakarta, Kota Bekasi dan Depok,” jelasnya.

Kombes Reeza mengatakan, penyemprotan disinfektan merupakan intruksi atau perintah langsung dari Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol. Idham Azis. Sejak keluarnya intruksi Kapolri, pasukan dibagi dalam beberapa tim yang disebar kesejumlah wilayah.

“Dalam setiap kali penyemprotan kita kerahkan kendaraan water canon. Nah, untuk keamanan anggota yang melaksanakan tugas kemanusian itu mereka kita lengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD), seperti rain coat, maskes dan sepatu khusus,” ujar mantan kepala satuan (Kasat) Brimob Polda Banten itu.

Kombes Reeza mengaku terharu, karena ketika anggota melakukan aksi penyemprotan mendapatkan dukungan dari elemen masyarakat dari mulai warga, pengurus RT/RW sampai kepala desa.
“Ini menjadi motivasi kami untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara, apalagi disaat seperti ini, di mana semua elemen bangsa bangkit dan berjuang bersama melawan penyebaran Covid -19,” katanya.

Kombes Reeza lebih lanjut mengatakan, setiap kali penyemprotan disinfekatan, tim yang diterjunkan dipimpin seorang perwira pertama, selain memimpin perwira tersebut berkordinasi dengan pimpinan wilayah setempat, seperti Polsek dan aparat kecamatan. “Penyemprotan disinfektan akan terus kita lakukan dengan fokus utama daerah atau titik rawan penyebaran Covid -19,” tutupnya.n Mochamad Yusuf

Lagi, KNPI Salurkan APD untuk Petugas Medis

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor, kembali menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas medis yang bertugas di Puskesmas Cibinong.Bantuan tersebut diserahkan Ketua DPD KNPI Fikri Ikhsani didampingi jajaran pengurus inti.

“Bantuan APD, seperti masker medis, hand sanitizer atau cairan pembersih tangan sudah dua kali kita salurkan, pertama untuk petugas medis di Puskesmas Tajurhalang dan kedua di Cibinong,” kata Fikri, kepada Jurnal Bogor, Rabu (08/04).

Fikri mengatakan, KNPI bagian dari elemen bangsa tak akan berpangku tangan menghadapi wabah Covid -19 ini, tapi akan bergandengan tangan dengan elemen bangsa lain untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus yang belum ditemukan vaksinnya itu.

“KNPI sudah membentuk komando gugus tugas pemuda pencegahan Covid -19. Tugasnya menghimpun bantuan APD baik dari unsur internal maupun ekternal organisasi. APD titipan tersebut langsung kita serahkan kepada petugas medis yang memang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Fikri menjelaskan, selain membagikan APD, komando gugus tugas pemuda pencegahan Covid -19, sejak pertengahan Maret lalu sudah mengintruksikan kepada para pengurus kecamatan (PK) untuk mensosialisasikan bahaya dari Covid -19 kepada seluruh masyarakat.

“Covid -19 kan jangan dianggap remeh, masyarakat harus kita edukasi untuk mengikuti imbauan pemerintah tentang protokol kesehatan untuk mencegah virus tersebut menyebar kemana-mana,” tegasnya.

Sekretaris Umum (Sekum) DPD KNPI Suhandi meminta, masyarakat mengikuti dan mentaati prokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah, diantaranya dengan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak atau penting dan tetap menjaga jarak. “Peran serta masyarakat mengikuti imbauan pemerintah menjadi faktor penting mencegah penyebaran Covid -19,” katanya.

Suhandi mengatakan, tim gugus tugas pencegahan Covid -19 KNPI yang dibentuk hingga tingkat kecamatan bahkan desa terus mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid -19. “Ini kan bukan tugas pemerintah semata, tapi butuh dukungan semua elemen, agar penyebaran Covid -19 bisa dihentikan dengan memutus mata rantai penyebarannya,” tutup Suhandi.

Mochamad Yusuf

PT. KAI Siap Kembalikan 100 Persen Uang Tiket Bagi Warga yang Batal Mudik

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kebijakan pemerintah yang mengimbau agar masyarakat tidak mudik Lebaran untuk mencegah penyebaran Covid-19, membuat PT. KAI mengambil kebijakan untuk menukar kembali tiket yang telah dibeli dengan uang 100 persen, apabila ada penumpang yang membatalkan pulang kampung.

Kepada wartawan, Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan bahwa langkah itu diambil guna membantu pemerintah dalam menekan angka mobilitas masyarakat, dari satu wilayah ke wilayah lain di saat pandemi Corona masih berlangsung.

Menurut dia, kebijakan tersebut bakal diterapkan hingga 4 Juni atau H+ 10 Lebaran. Mulanya, sambung dia, program tersebut hanya berlaku hingga 29 Mei, namun diperpanjang. Dengan harapan masyarakat tak jadi mudik.

“Jadi pembatalan perjalanan dan pengembalian uang tiket, bisa dilakukan masyarakat melalui dua cara. Bisa melalui aplikasi KAI Access, atau datang langsung ke stasiun yang ditetapkan sebagai lokasi pengembalian tiket mudik lebaran. Nantinya uang bakal ditransfer dalam waktu 30 hingga 45 hari kerja,” jelas Eva.

Lebih lanjut, kata dia, terdapat delapan stasiun, yang bisa digunakan masyarakat untuk melakukan pengembalian tiket mudik.

“Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota, Bekasi, Cikampek, Rangkasbitung, Serang, dan Stasiun Bogor Kota,” paparnya.

Fredy Kristianto

Glenn Meninggal, Sang Istri Sampaikan Pesan Menyentuh

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Musisi kenamaan Tanah Air, Glenn Fredly Deviano Latuihamallo meninggal dunia pada Rabu petang (8/4) dalam usia 44 tahun, di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan.

Istri Glenn Fredly, Mutia Ayu menuliskan pesan menyentuh menghadapi kepergian sang suami.
Penyanyi dangdut berusia 25 tahun itu mengatakan kelak anak perempuan mereka yang saat ini baru berusia 40 hari itu akan bangga mengenang sosok sang ayah.

Ketika Gewa sudah dewasa nanti dan mengerti, Gewa pasti akan berkata ‘Gewa Bangga menjadi anak Perempuan Ayah, Tuhan selalu jaga Kami I love you,” tulis pelantun lagu “Juragan Empang” tersebut di laman Instagram miliknya.

Glenn Fredly dan Mutia Ayu menikah pada 19 Agustus 2019. Keduanya dikaruniai seorang putri bernama Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo pada 28 Februari 2020.

Pernikahan Glenn Fredly dan Mutia Ayu cukup tertutup di kawasan Kemang, Jakarta Selata. Itu adalah pernikahan kedua bagi Glenn Fredly. Sebelumnya, dia menikah dengan penyanyi RnB Dewi Sandra pada 2006.Namun, hubungan itu berakhir dengan perceraian tiga tahun kemudian.

Asep Saepudin Sayyev |*