32.1 C
Bogor
Saturday, April 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1623

Bodebek Perpanjang PSBB

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Aturan pemerintah pusat dinilai tak jelas sehingga aturan hukum kontradiktif antara regulasi yang dikeluarkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kondisi membuat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tak efektif. Para kepala daerah penyangga DKI Jakarta, yakni Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) akhirnya sepakat memperpanjang masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari ke depan terhitung sejak habisnya pemberlakuan tahap satu, yaitu 28 April hingga 12 Mei.

“Sepakat untuk memperpanjang PSBB dengan mengusulkan waktu pelaksanaan yang sama dan serentak agar memudahkan monitoring dan evaluasi,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin usai rapat bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan perwakilan Bupati Bekasi di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (27/4).

Menurut dia, lima kepala daerah Bodebek akan menyurati Presiden Joko Widodo terkait kebijakan PSBB agar berjalan lebih baik. Hal itu penerapan PSBB di Bodebek yang sudah berjalan sejak 15 April 2020 dinilai kurang efektif.

“Kurang efektif karena beberapa hal, yaitu rendahnya kesadaran masyarakat, aturan hukum yang tidak jelas, kontradiktif antara regulasi yang dikeluarkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” kata perempuan yang juga merupakan Ketua Gugus Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

Ade Yasin mengatakan, PSBB di Bodebek juga tidak berjalan maksimal karena kurangnya harmonisasi peraturan di kementerian. Seperti halnya kebijakan terkait pembatasan moda transportasi kereta rel listrik (KRL) dengan operasionalisasi industri. “Muatan peraturannya masih tumpang-tindih dengan peraturan dari kementerian, seperti Kemenhub dan Kementerian Perindustrian,” katanya.

Misalnya terkait dengan masih banyaknya pabrik yang beroperasi karena mereka berpatokan kepada Peraturan Kementerian Perindustrian sehingga peraturan kepala daerah tidak berlaku. Selain itu, operasional pasar dan minimarket harus sama jam operasionalnya sehingga tidak ada kekhawatiran konsumen lari ke pasar ataupun masyarakat yang masih beroperasi di saat yang lainnya tutup.

Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga memastikan PSBB di Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, serta Kota dan Kabupaten Bekasi (Bodebek) akan diperpanjang selama 14 hari.
“PSBB Bodebek akan diperpanjang 14 hari ke depan mulai hari Rabu besok, sudah diputuskan,” ujar Emil, panggilan akrabnya di Bandung,” Senin (27/4).

Menurutnya, sejak PSBB diterapkan pada 15 April lalu di Bodebek, terjadi penurunan tren persebaran penularan Covid-19 terutama di tiga wilayah yaitu Kota dan Kabupaten Bogor serta Kota Depok. Namun, lanjut Emil, masih terdapat kenaikan kasus di Kota dan Kabupaten Bekasi sehingga menjadi salah satu alasan perlunya perpanjangan masa PSBB Bodebek. “Jadi berita (kabar) ini highlight-nya, PSBB Bodebek berhasil khususnya di tiga wilayah,” katanya.
Emil menjelaskan secara umum terjadi penurunan kasus Covid-19 hingga 38,5 persen di PSBB Jabodetabek. “Artinya PSBB dianggap baik dan berhasil menekan persebaran Covid-19,” ujar Kang Emil. Selain PSBB Bodebek, Pemprov Jabar juga akan mengevaluasi PSBB Bandung Raya yang hingga Senin (27/4) baru menjejak hari keenam.
Emil mengatakan, status perpanjangan PSBB Bandung Raya akan diputuskan minggu depan. “Hal yang sama akan kami evaluasi pada minggu depan untuk PSBB Bandung Raya,” ucapnya. 

Asep Saepudin Sayyev |*

Hadits Hari Ini

0

28 April 2020
05 Ramadhan 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il, telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa’ad, telah mengabarkan kepada kami Ibnu Syihab dari Ubaidallah bin Uqbah bahwa Ibnu Abbas radliallahu ‘anhuma berkata:

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan dalam segala kebaikan. Dan Beliau lebih dermawan lagi pada saat bulan Ramadhan ketika Jibril Alaihissalam datang menemui Beliau. Dan Jibril Alaihissalam datang menemui Beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Apabila Jibril Alaihissalam datang menemui Beliau, maka Beliau adalah orang yang paling dermawan dalam segala kebaikan melebihi lembutnya angin yang berhembus.

HR Bukhari No. 1769.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Belajar di Rumah Lagi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Skenario belajar dari rumah sepertinya akan diperpanjang hingga akhir tahun ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mematangkan konsep tersebut untuk menekan penularan wabah Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fachrudin mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mengkaji kebijakan itu, apabila pandemi Corona masih terus terjadi di Kota Hujan. “Sedang dibahas soal segala kemungkinan. Terutama mengenai belajar dari rumah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (27/4).

Ia menjekaskan, Disdik sudah menyiapkan segala mekanisme dan kebijakan untuk diterapkan saat proses belajar dari rumah. Sementara, kata dia, proses kegjatan belajar mengajar (KBM) telah disiapkan Disdik hingga kenaikan kelas yakni pada Juni mendatang. “Kami masih mengacu pada surat edaran terdahulu,” tegasnya.

Ia berharap, wabah Corona bisa segera berakhir pada Juni mendatang, sehingga tidak menghambat proses akademis di sekolah. “Mudah-mudahan cepat selesai. Sebab, skema yang kami siapkan baru sampai Juni,” ungkapnya.

Kendati demikian, kata Fachrudin, pihaknya siap mengikuti instruksi pemerintah pusat mengenai pembelajaran dari rumah. “Kami bakal tunggu kalender pendidikan baru dari pusat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Disdik telah menerapkan belajar dari rumah sesuai Surat Edaran Walikita Bogor Nomor 061/1334 – umum. Kemudian, Disdik memperpanjang kembali masa belajar di rumah, mulai dari 13 April hingga 29 Mei mendatang.

Fredy Kristianto

Peduli Covid-19, Unhan Bagikan Nasi Box ke Warga Leuwinutug

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Warga Desa Leuwinutug sumringah mendapatkan perhatian dari Universitas Pertanahan (Unhan). Pasalnya, atas kepedulian tersebut seluruh warga Desa Leuwinutug yang terdampak akibat Covid-19 bisa mendapatkan nasi box setiap harinya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Leuwinutug Deden Saeful Hamdi. Desa Leuwinutug khususnya kata dia, bisa sedikit ringan beban hidupnya akibat pandemi Covid-19 ini.

“Ini merupakan kegiatan Unhan peduli Covid-19, yang dilaksanakan di Desa Leuwinutug yang akan berlangsung selama 1 pekan kedepan dari hari ini Minggu (26/04) sampai 3 Mei mendatang setiap harinya akan dibagikan sebanyak 300 nasi bungkus,” kata Kang Denz biasa disapa, Minggu (26/04).

Lanjutnya, karena di Desa Leuwinutug ada 7 RW jadi dilakukan pembagian nasi box dari Unhan bergantian per harinya 1 RW sebanyak 300 box per/RW per hari untuk dibagikan kepada warga yang betul-betul memang membutuhkan hingga bantuan nasi box ini terasa manfaatnya.

“Untuk hari ini pembagian nasi box kami bagikan di RW 01 yang terbagi menjadi 5 RT sebanyak 300 box, selain nasi box kami juga membagikan masker gratis kepada masyarakat. Kegiatan Unhan ini merupakan bentuk kerja sama dengan Pemdes Leuwinutug RT/RW dan Babinmas serta Babinsa atas pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Rektor Unhan dan jajarannya yang telah memberikan bantuan nasi box kepada warga Desa Leuwinutug yang dibagikan menjelang berbuka puasa. Semoga apa yang telah diberikan menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua dan dibalas kebaikan nya oleh Allah SWT,” pungkas Kang Denz.

Nay Nur’ain

Hadits Hari Ini

0

27 April 2020
04 Ramadhan 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ أَبِي أَنَسٍ مَوْلَى التَّيْمِيِّينَ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتْ الشَّيَاطِينُ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, telah menceritakan kepada saya Al Laits dari Uqail dari Ibnu Syihab berkata, telah mengabarkan kepada saya Ibnu Abu Anas, -maulanya at-Taymiyyiin-, bahwa bapaknya menceritakan kepadanya bahwa dia mendengar Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Apabila bulan Ramadhah datang, maka pintu-pintu langit dibuka sedangkan pintu-pintu jahannam ditutup dan syaitan-syaitan dibelenggu.

HR Bukhari No. 1766.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bunda Rina Kembali Sumbangkan Sembako dan APD untuk Para Pahlawan Medis

0

Sentul | Jurnal Inspirasi
Kali kedua sepanjang diberlakukanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah pusat dalam mengantisipasi penyebaran pandemic covid-19, Rina Dianatri Rafions Owner dan Direktur Poeri Enterprise Event Organizer kembali membagikan sembako kepada mereka yang menjadi dampak dari kebijakan tersebut.

Kali ini yang mendapat bagian menerima paket sembako terdapat disejumlah lokasi, diantaranya di Mushola Al-Ikhlas di Desa Pasir Ipis RT01/RW01, Sentul Alaya, Sentul City, Kabupaten Bogor sebanyak 105 paket untuk peserta didik TPQ, 25 paket sembako untuk para janda-janda tua, juga memberikan 50 paket sembako untuk para staf pengajar TPQ dan marbot di wilayah DKI Jakarta.

“Alhamdulillah, Bunda kembali melaksanakan pembagian paket sembako untuk mereka terdampak dari PSBB ini, Bunda sangat prihatin sekali dengan kondisi saat ini, dan mengucap syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT Bunda masih diberikan rejeki untuk dapat membantu mereka yang membutuhkan. Diantaranya Bunda berikan sembako untuk para anak didik TPQ miliknya dan para janda tua diwilayah sekitar,” ucapnya kepada Jurnal Bogor.

Selain itu, Bunda Rina sapaan akrabnya juga membagikan Alat Pelindung Diri (APD) di sejumlah rumah sakit di Bogor. Menurut Bunda, APD ini pun sangat dibutuhkan bagi mereka para pahlawan kesehatan yang tengah berjuang untuk mendedikasikan dirinya dalam penyelamatan banyak nyawa manusia yang dinyatakan positif mengidap Covid-19.

“Bunda juga tak lupa menyumbangkan sejumlah APD untuk para petugas medis yang sedang berjuang di beberapa rumah sakit, salahsatunya RSUD Kabupaten Bogor. Bunda rasa APD ini sangat-sangat dibutuhkan untuk mereka, semoga hal yang dilakukan Bunda selama ini dapat memberikan contoh kepada mereka yang diberikan rejeki lebih,” pungkasnya.

Sementara itu, ditambahkan Bunda, meski saat ini perusahaan yang sedang dijalankannya juga terdampak dengan adanya pandemic virus corona hingga mengalami kerugian hingga miliyaran rupiah, namun dirinya tetap ingin melakukan kebajikan di jalan Allah SWT. Karena keyakinannya, bersedekah tak akan mengurangi rejeki malah akan ditambahkan oleh Allah SWT selama iklhas dan hanya mengharapkan ridho ilahi. Apalagi dibulan yang suci ini.

“Mungkin tak hanya Bunda yang merasakan kerugian imbas dari adanya pandemic covid-19 ini, selama terjadinya peristiwa global ini kegiatan perusahaan Bunda ditaksir mengalami kerugian hingga miliyaran rupiah, namun Bunda tak surut untuk melakukan hal kebajikan dijalan Allah, karena Bunda yakin dengan bersedekah akan terus membuka pintu rejeki selama kita ikhlas menjalankannya,” pungkasnya.

Handy Mehonk

Covid-19, Dewan Pantau Anggaran 334 Miliar

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menganggarkan Rp334 miliar untuk penanganan penyebaran wabah Covid-19. Nominal yang fantastis tersebut, membuat DPRD Kota Bogor berencana membentuk tiga panitia khusus (pansus) untuk mengawasi penggunaan dana penanggulangam virus Corona serta Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ).

Ketua DPRD, Atang Trisnanto mengatakan bahwa ketiga pansus itu akan dibentuk pada 30 April mendatang. “Satu pansus fokus ke LKPJ, dua lagi ke penaanggulangam Covid-19,” ujarnya kepada wartawan, baru-baru ini.

Atang membeberkan, dua pansus yang akan ‘memelototi’ penggunaan anggaran Covid-19, dari mulai penggunaan danasaat penanganan wabah dan mengawasi pasca Corona selesai. “Ya, seperti dampak sosial dan lain sebagainya,” katanya.

Atang menegaskan, pembentukan pansus tersebut merupakan upaya untuk menekan segala kemungkinan terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan dana. “DPRD ingin menutup segala peluang itu,l. Sebab, anggaran ini kan rata-rata digunakan untuk barang habis pakai, bukan barang dan jasa yang bisa dipantau oleh BPK di kemudian hari, seperti pengadaan. Sehingga mesti diawasi betul untuk pembelian APD, masker, handsenitazer,” jelas politisi PKS ini.

Selain itu, kata Atang, dewan juga bakal mengawasi pemberian dana insentif bagi tenaga medis sampai mengawasi oknum rumah sakit, yang konon masih memungut biaya perawatan terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona. “Momen ini jangan dimanfaatkan segelintir pihak. Kami bakal awasi semuanya,” ucapnya.

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim mendukung langkah DPRD tersebut. Bahkan, ia menilai langkah itu wajib diambil untuk meminimalisir hal yang tak diinginkan.

Lebih lanjut, ia meminta agar semua pihak membantu mengawasi penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat yang memang membutuhkan. “Kita harus mebgawasi agar warga yang tak berhak bisa intropeksi. Kami akan libatkan Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat,” tukasnya.

Fredy Kristianto

Gasibu Ala TP PKK Desa Leuwinutug Positif di Masyarakat

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu) ala TP PKK Desa Leuwinutug mendapat tanggapan positif di masyarakat. Pasalnya, kegiatan turun lapangan yang biasa dilakukan oleh kepala desa tersebut kini langsung dilakukan oleh Tim Emak-emak dan Satgas Covid-19 Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Ketua PKK Desa Leuwinutug Mamas Sulilawati berbagi tugas dengan aparatur desa dalam pencegahan penyebaran Covid-19 yang dikatakannya merupakan tanggung jawab bersama. “Ini merupakan kegiatan TP PKK Desa Leuwinutug membagikan nasi kotak yang kita bagikan di perbatasan Desa Leuwinutug dan jalan Desa Leuwinutug kepada ojek online maupun ojek pangkalan, sopir angkot, pedagang asongan/warung kopi kecil, dan kuli bongkar yang memang kebetulan melintas di jalan Desa Leuwinutug,” kata Mamas.

Sedangkan rute pembagian yaitu jembatan perbatasan Desa Tangkil, PSP, seputar kawasan industri Bogorindo yang biasanya menjadi tempat mangkal ojek online dan ojek pangkalan, serta pedagang-pedagang kecil keliling.

“Hari ini kita bagikan 200 Box nasi yang didanai oleh desa serta ada bantuan beras 2 karung dari PKK provinsi dan uang tunai untuk tambahan lauk pauknya yang nantinya insya Allah kegiatan Gasibu ini kita laksanakan 3 hari berturut-turut sebagai bentuk kepedulian Desa Leuwinutug kepada masyarakat yang berdampak ekonomi atas wabah Covid-19 ini,”terangnya.

Pembagian tugas berbagi ini dilakukan seperti pada malam harinya aparatur desa khususnya yang laki-laki selalu melakukan operasi di seputar Desa Leuwinutug untuk mencegah kerumunan massa selama PSBB ini sedang berlangsung.

Kepala Desa Lewinutug, Deden yang membuka kegiatan dan melepas tim PKK sebelum turun ke lapangan menyampaikan, selama 3 hari kegiatan ini dilakukan dengan penerima yang berbeda setiap harinya dan rute yang berbeda pula agar merata dan sampai kepada masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan.

“Untuk pembagian hari ini kita fokuskan kepada tukang ojek baik pangkalan maupun daring, serta sopir angkot, pedagang kecil keliling atau asongan serta kuli bongkar muat pasir yang ada di seputar Desa Leuwinutug. Semoga 200 box nasi ini bisa bermanfaat untuk mereka, kegiatan ini akan kita lakukan selama 3 hari yang nantinya hari ke-2 dan ke-3 kita akan bagikan kepada masyarakat Desa Leuwinutug yang berdampak ekonomi akibat Covid-19 ini, sesuai dengan arahan Kemendes untuk membagikan kepada masyarakat yang berdampak akibat Covid-19,” pungkas Deden.

Nay Nur’ain

Endang S Taurina dan The Kaffah Rilis ‘Berilah Aku Jalan’

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Musisi kondang tanah air Endang S Taurina yang tergabung dalam The Kaffah menyambut ramadan dengan lantunan lagu religi barunya yang siap menemani kita di bulan penuh ampunan tahun ini. Lagu religi berjudul ‘Berilah Aku Jalan’  merupakan ciptaan dari Cahaya Bunga Saragih istri dari musisi Maman Piul yang juga mengaransemen lagu syahdu tersebut.

Belum lama ini, Ketika diwawancarai via video conference bersama Maman Piul, Rahmad Mega, serta Cahaya Bunga Saragih, Endang S Taurina mengungkapkan keprihatinannya ketika umat muslim akan menghadapi bulan suci Ramadan dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Ini darurat, sudah tidak wajar lagi karena kita sendiri dalam kondisi keprihatinan,” kata Endang dengan hijabnya kepada wartawan saat wawancara via video conference tanpa make up. 

Namun kesederhanaan musisi masyhur tersebut dalam wawancara menunjukan ketulusan hatinya sebagai seorang muslimah, ia menyebutkan  senandung ‘Berilah Aku Jalan’ tak hanya sekadar lagu. Lebih dalam lagi, ini juga sebagai pengingat   kepada yang maha kuasa. Disini ada satu lagu religi dari kita secara bersama-sama ya,” ujar Endang S Taurina yang juga akrab disapa Bunda.

Lagu ini, lanjutnya, sengaja dibuat oleh Cahaya Bunga Saragih dalam situasi pandemi serta menghadapi bulan suci, untuk mengingatkan kita yang sudah memikul banyak dosa. Pada bulan Ramadan ini, semoga umat muslim utamanya bias lebih bertafakur dan mendekatkan diri kepada Allah S.W.T.

“Dalam keadaan seperti ini apalagi sudah memikul banyak dosa , jadi kita di bulan ramadan itu kita bisa tafakur dan mendekatkan diri kepada Allah, apalagi dalam keadaan korona begini semakin lebih harus memperbaiki diri ya,” ajak Bunda Endang.

Handy Mehonk | **

Mantap! Lahan Gapoktan di Lumbung Beras Banten Dipanen Mentan, Petani Tambah Semangat

0

Pandeglang | Jurnal Inspirasi

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan ) Karya Tani Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, mendapat suntikan semangat, karena secara tak disangka lahan 250 hektar milik mereka dipanen langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang.

“ Negara dalam keadaan tidak biasa, begitu juga Pandeglang. Negara butuh sebuah langkah dimana rakyat yang 267 juta, ke empat terbesar didunia, tercukupi pangannya. Untuk itu kita harus hadir mengawalnya, untuk memastikan pangan tersedia dengan baik “ ucap Mentan.

Mentan Syahrul datang bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, yang menjadi Pembina Penanggungjawab Pendampingan Program Utama Kementan di Provinsi Banten.

Merujuk yang disampaikan Mentan, Dedi menuturkan pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi demi mencegah kelangkaan pangan akibat COVID-19. Salah satu yang menjadi prioritas saat ini adalah memastikan setiap aktivitas produksi dari hulu hingga hilir di sektor pertanian bakal terus berjalan tiada henti demi menjamin ketersediaan pangan selama pandemi.

Kunjungan Mentan ditengah suasana yang tak biasa mendapat respon posirif petani dan Penyuluh setempat. Terlebih Mentan datang tidak dengan tangan kosong tapi, dalam kunjungan tersebut Mentan juga membagikan bantuan benih, alsintan, dan bantuan lain sesuai dengan yang diajukan Pemda Pandeglang.Penyuluh dan Pemerintah Daerah.

“ Saat suasana ga biasa, dilanda Covid 19 kedatangan pak Menteri kami anggap sebagai bahkan memanen lahan kami, ini penghargaan bagi kami petani, ini menggembirakan kami, mudah – mudahan perhatian ke petani kedepan lebih lagi, “ ucap, Dadi Ahdi Ketua Gapoktan Karya Tani. Minggu (26/4).

Gapoktan Karya Tani adalah gabungan 18 kelompok tani yang ditanami padi varietas Ciherang dengan provitas 7 – 8 ton/hektar dibina Penyuluh Tri Karyadi. Sebagai PPL Ia berharap datangnya Mentan menjadi motivasi bagi petani dan penyuluh untuk terus bersemangat meningkatkan produksi.

Bupati Pandeglang Irma Narulita menyampaikan apresiasi atas kunjungan Mentan Syahrul. Ia menuturkan kunjungan ini menjadi motivasi bagi petani, penyuluh dan petugas lapangan serta jajaran Muspika Kabupaten yang dipimpinya sejak 2016.

“ Alhamdulillah Kabupaten Pandeglang dikunjungi Bapak Menteri, walaupun dalam keadaan tidak normal karena corona. Terimakasih atas support Kementan sehingga kami bisa terus berproduksi dengan teknologi yang sangat baik,” ujarnya.

Kata Irma,Kabupaten Pandeglang adalah lumbung pangan Provinsi Banten. Kabupaten ini menyumbang 35% produksi beras provinsi Banten dan 1% terhadap produksi nasional.

Bahkan menurut Irma, Pandeglang yang jaraknya 120 Km dari Jakarta ini siap menjadi sentra komoditas ekspor seperti manggis, melinjo produk kelapa dan komoditas lainnya. Masih di Pandeglang Mentan menyempatkan melihat penggilingan Padi/ Rice Miling Unit (RMU) swadaya di Desa Mekarsari yang berkapasitas giling 8 – 10 ton/hari.

RG/PPMKP