25.2 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1585

IODI Kabupaten Bogor Ikuti Kejurnas Dance Sport Virtual

0

Cibinong | Jurnal  Inspirasi
IKATAN Olahraga Dansa  Indonesia (IODI ) Kabupaten  Bogor  mengaku sangat siap untuk mengikuti event Kejurnas Dance Sport Virtual 2020 yang  akan digelar  pada bulan Juli 2020. Rencananya  IODI Kabupaten Bogor akan mengikuti tiga kategori   dari 11 nomor  yang dipertandingkan dalam Kejurnas Dance Sport  Virtual 2020 yang baru digelar di era New Normal saat ini.

“ Setidaknya ada  3 nomor yang akan kami ikuti dalam Kejurnas Dance Sport Virtual 2020,” ujar  Ketua IODI Kabupaten Bogor, Doris Sundari di sela sela latihan para atet Dance Sport Kabupaten Bogor , Kamis  ( 11/6). Tiga nomor yang akan diikuti Tim Dance Sport Kabupaten Bogor dalam kejurnas  kali ini diantaranya Line Dance  Sport, Latin dan Standar.

“Target kami tentunya ingin tampil sebaik mungkin dalam Kejurnas Dance Sport Virtual 2020 ini. Mudah mudahan kami bisa memberikan nama harum Kabupaten Bogor di kancah Dance Sport di tanah air ,” ucap Doris Sundari

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin mengaku bangga dengan keseriusan  para atlet dane sport Kabuaten Bogor yang berlatih all out guna menghadapi event Kejurnas Dance Sport Virtual 2020. “ Saya minta semua atlet Dance Sport Kabupaten Bogor bisa  fokus saat bertanding dan bisa memberikan yang terbaik bagi dunia olahraga Kabupaten Bogor,” papar Junaidi Samsudin.

** Asep Syahmid

PPOPM Dapatkan Paket Cegah Covid-19

0

Cibinong | Jurnal  Inspirasi
PPOPM Kabupaten Bogor sebagai salah satu  pusat  Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar Mahasiswa  yang menginduk kepada semua  kalender Kemenpora  mendapatkan bantuan paket mencegah Covid-19  dari Menpora  RI, Zainudin Amali,  Rabu ( 10/6) lalu  di  Jakarta.

Kadispora Kabupaten Bogor,  Bambang Setiawan yang mewakili PPOPM Kabupaten Bogor merasa bangga dan mengapresiasi  upaya  Kemenpora yang sangat all out untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 kepada kalangan atlet pelajar  dan mahasiswa yang ada di tanah air  temrasuk PPOPM Kabupaten Bogor.      

Bambang menambahkan, bantuan yang diberikan Kemenpora kepada PPOPM, PPLPD, PPLP , SKO dan perwakilan atlet dari beberapa cabang olahraga yang ada tanah air berupa masker, hand sanitizer,  suplemen dan sabun cuci tangan. “Paket cegah Covid-19 yang diberikan Kemenpora itu nantinya akan kami berikan kepada semua atlet atau pelatih yang ada di PPOPM Kabupaten Bogor,” tegas Bambang  Setiawan.

Menyinggung soal kelanjutan pelatihan dan pembinaan kepada para atlet  PPOPM  , hingga saat ini  Kemenpora masih belum memberikan rekomendasi untuk  latihan secara terbuka seperti sebelumnya.  “Kemenpora masih belum mengeluarkan surat terbaru soal aktifitas  semua kalender kegiatan PPLPD, PPOPM ataupun SKO di era Pandemi Covid-19, “ tuntasnya.

Sementara itu, Kepala UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, Bedsy Alwin Rumate mengaku bangga dengan adanya paket bantuan cegah Covid 19  dari Kemenpora yang diterima langsung oleh Kadispora Kabupaten Bogor. “ Paket Cegah Covid 19 ini sangat berarti bagi kami di pengelola PPOPM Kabuaten Bogor. Minimalnya kami  bisa menyiapkan alat alat kaitan cegah Covid 19 ini sebagai  bentuk memutus mata rantai wabah Covid 19 di lingkungan PPOPM Kabupaten Bogor,” kilah Bedsy Allwin Rumate. 

** Asep  Syahmid

Parkir Liar di Depan RSUD Ciawi Dipungut Oknum Dishub

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi
Parkir liar di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga. Sebab, keberadaan kendaraan yang didominasi roda empat itu, menjadi salah satu penyumbang kemacetan di Jalur Ciawi-Gadog tersebut.

Andriansyah, salah seorang warga Ciawi mengaku kesal dengan seringnya macet yang diakibatkan marak kendaraan roda empat parkir di depan RSUD Ciawi. “Semenjak ada parkir liar, hampir setiap hari depan RSUD Ciawi macet,” ungkapnya kepada wartawan.

Harusnya, kata Andriansyah, di lokasi itu tidak boleh ada parkir kendaraan, baik roda dua maupun empat. Karena, tidak hanya menjadi sumber kemacetan, keberadaan parkir liar itu pun membahayakan para pengguna jalan. “Bagaimana tidak bahaya, kendaraan roda empat yang parkir di depan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu, berada di jalan raya,” jelasnya.

Padahal, lanjutnya, selama ini untuk kenyamanan pemilik kendaraan, didalam rumah sakit sudah disiapkan lahan parkir luas. Selain itu juga, pihak rumah sakit sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk persoalan parkir. “Sudah tahu didalam juga ada lahan parkir, malah disuruh parkir di jalan. Saya harap ada tindakan tegas dari Pemkab Bogor terkait parkir liar tersebut, karena sangat mengganggu sekali,” tegas Andriansyah.

Sementara, Ceme, panggilan kepada salah seorang juru parkir liar di depan RSUD Ciawi mengungkapkan, dirinya bekerja di lokasi parkiran depan rumah sakit, tidak gratis.

Ia menyatakan, setiap hari untuk parkir di bahu jalan harus setor ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor sebesar Rp25.000. “Ini kan parkir di jalan, jadi kewenangan Dishub. Makanya saya setor setiap hari ke petugas Dishub,” akunya. Setiap hari, Ceme bisa mendapatkan uang parkir liar mulai dari 75 ribu sampai 100 ribu, tergantung kondisi kendaraan yang parkir di bahu jalan tersebut.

** Dede Suhendar

ASN Kota Bogor Positif Covid-19 Tanpa Gejala

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Sebanyak empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN Pemerintah Kota Bogor terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona. Diketahui, keempatnya dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Mereka merupakan pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, dan masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dan akan segera di karantina di RSUD Kota Bogor.

Dari keempatnya, sebanyak tiga diantaranya adalah warga Kota Bogor satu lainnya warga Kabupaten Bogor. Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim menyebut empat PNS yang  positif Covid-19 diketahui berawal dari rapid test pertama setelah Lebaran atau tepatnya tanggal 26 Mei 2020. “Waktu diketahui reaktif  kemudian tanggal tujuh atau delapan dilakukan swab tes,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/6).

Dedie menduga keempatnya PNS yang positif Covid-19 berasal dari klaster Pengadaan Barang Jasa (PBJ) karena dari beberapa yang positif ada simpulnya. “Kan ada beberapa klaster di Kota Bogor. Kemarin Dinkes kan sudah lama itu, ada delapan orang termasuk dokter Budi yang meninggal,” ucapnya.

Menurutnya, klaster Dinkes bermula dari diklat PBJ, dan ada keterkaitan PBJ dengan kelompok yang berada di Dinkes dan dua orang di DPRD,” ungkapnya.

Sejauh ini, Kota Bogor mencatat rekor baru lantaran pada Rabu (10/6) terdapat 16 kasus, 15 di antaranya terdeteksi pada Selasa (9/6). Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyebut bahwa belasan pasien kasus baru itu terpapar dari rumah sakit, lingkungan Pemerintahan Kota Bogor, dan luar daerah.

Bima Arya menuturkan, peningkatan jumlah positif secara drastis itu baru pertama kali di Kota Bogor dan terbanyak dalam sepekan terakhir, setelah beberapa hari curva paparan Covid-19 melandai. 

Kata dia, pemerintah akan memperkuat protokol kesehatan di seluruh rumah sakit. Ia juga menginstruksikan Dinkes melakukan audit sistem kinerja di rumah sakit rujukan di seluruh rumah sakit dan Puskesmas di Kota Bogor.

“Apabila melihat komposi ada 59 pasien positif. Sebanyak 21 di RS dan 38 isolasi mandiri. Kedepan, semua isolasi mandiri dialihkan ke RSUD Kota Bogor. Tidak ada lagi isolasi mandiri,” beber Bima.

Lebih lanjut, sambung Bima, guna memastikan pengawasan ketat di Kota Bogor. Selain itu, pemerintah juga melakukan pengawasan protokol kesehatan di Balaikota Bogor, agar tidak ada potensi penyebaran kasus. “Jadi mau tidak mau ini dapat meningkatkan kedisiplinan di semua tempat,” tandasnya.

n Fredy Kristianto

Ranjau Darat yang Ditemukan Warga Masih Dicek Denpal

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Pasca penemuan ranjau darat di Kampung Cicadas Subur RT 02, RW 09, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, pihak Kodim 0621/ Kabupaten Bogor belum memastikan keberadaan ranjau tersebut, musababnya masih dilakukan pengecekan oleh pihak Detasemen Peralatan (Denpal).

“Ketika ditemukan ranjau darat merk TNT 17 oleh saudara Yuhendi tidak jauh dari lokasi proyek pembangunan ponpes doa anak yatim piatu Desa Cicadas,” kata Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Info Syukur Hermanto saat dikonfirmasi, kemarin.

Ia juga mengatakan, menurut keterangan dari saksi, bahwa ranjau darat tersebut pada saat sedang mengambil kelapa yang jatuh dari pohon di lokasi proyek dan menemukan benda tersebut. Karena, awalnya saksi tidak mengetahui kalau yang ditemukan ranjau. “Ranjau TNT 17 telah diamankan oleh Jihandak Brimob Polda Jabar dipimpin Bripka A Satria Kuat beserta 7 anggotanya,” ucapnya

Selajutnya ranjau TNT 17 tersebut diamankan dan dibawa oleh mobil Jihandak Brimob Polda Jabar untuk diserahkan ke Denpal Bogor. “Pihak Kodim belum bisa memastikan sudah berapa lama benda tersebut terkubur. Karena, pihak Denpal yang bisa tahu statusnya,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Wilayah Puncak Beraktivitas Normal

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Warga sekitar kawasan Puncak yakni Cisarua dan Megamendung mulai beraktivitas normal, meski Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini masih memberlakukan PSBB Proporsional Parsial. Yang terpantau, di pasar tradisional Cisarua, sejak pagi hingga sore pasar itu terus diramaikan oleh pedagang dan pengunjung. “Aturan pemerintah melalui PSPB Parsial kini sedang dijalankan. Dan kita selaku jajaran satuan tugas keamanan di pasar ini tetap memberikan imbauan kepada para pedagang dan pengunjung. Imbauan itu supaya mereka tetap menjaga kenyamanan dengan menggunakan masker,” ujar Kasatgas Pasar Cisarua, M. Gozali.

Hal serupa juga terlihat di tempat-tempat wisata. Perkebunan Teh Gunung Mas dan beberapa tempat wisata lainnya di akhir pekan kemarin terlihat ramai dikunjungi wisatawan dari Jabodetabek. Sementara itu untuk sekolah-sekolah yang ada di wilayah Cisarua masih belum buka. SMKN 1 Cisarua misalnya, kalaupun ada kegiatan dilakukan online.

“Kita baru saja melaksanakan ujian akhir tahun. Dan terkait pencegahan Covid-19, kita ikuti aturan pemerintah dengan waktu yang sudah ditentukan. Semoga pandemik ini cepat berakhir, hingga kita selaku guru bisa kembali membimbing anak anak yang hampir 4 bulan ini terpantau melalui telepon saja,” tutur Kepsek SMKN 1 Cisarua, Ujang Tohari.

** Dadang.S

Petugas Damkar Potong Cincin yang Sulit Dilepas

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Masyarakat wajib berhati- hati ketika menggunakan cincin di jari tangan. Seperti yang terjadi pada Amsor (50), warga Kampung Pamungguan, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Rabu (10/6). Jari manis sebelah kanannya membengkak hingga membusuk akibat cincin yang dipakainya tidak bisa lepas selama satu bulan. Padahal, dirinya sudah ke rumah sakit untuk membuka cincin tersebut namun tak kunjung lepas.

Dibantu anggota Damkar Leuwiliang, cincin yang dipakainya akhirnya berhasil dibuka. Dandru Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Arman mengatakan petugas sempat kesulitan mencopot cincin tersebut. Hal tersebut disebabkan cincin yang digunakan sudah menempel dengan bagian daging. “Cincin berbahan besi berhasil dikeluarkan dengan  secara perlahan memotong cicin tersebut dengan mengunakan mesin pemotong kecil, ” kata Arman kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Sementara itu, Keluarga Korban Acang mengaku untuk mengeluarkan cincin yang dipakai Amsor, pihak keluarga sudah pernah membawa Amsor ke rumah sakit . Namun, cincin tersebut tidak bisa dicopot. Mendapat informasi Damkar bisa mencopot cincin yang sulit dikeluarkan akhirnya membawa Amsor ke Damkar Leuwiliang. “Kita bersyukur, cincin yang digunakan bisa terlepas,” tukasnya.

** Cepi Kurniawan

Geram, Tidak Ada Kontribusi Akses Lokasi Wisata Situs Cibalai Ditutup Warga

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Dampak dari dugaan tidak adanya keterbukaan pihak pemerintahan Desa Tapos 1 Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor terkait pengelolaan lokasi wisata budaya Situs Cibalay dan sejumlah tempat lokasi wisata lainnya berimbas kepada ketegangan antara warga yang sudah geram dan pengelola tempat tersebut dengan menutup akses jalan secara sepihak dengan menggunakan portal dari bambu.

Penutupan akses masuk lokasi wisata ini menurut pengakuan salahsatu warga yang menjaga portal tersebut, berawal dari tidak adanya kontribusi pihak pengelola kepada warga. Menurut lelaki yang enggan disebutkan namanya itu, warga hanya menerima sisa-sisa sampah dari para pengunjung yang datang dengan tidak adanya pemasukan dana untuk warga sekitar.

“Maaf mas, jalan ke lokasi wisata kami tutup, ini atas persetujuan warga karena tidak ada kontribusi untuk warga selama ini. Jadi mau siapapun termasuk wartawan tidak boleh masuk,” ucap dia setelah menghubungi salahsatu tokoh warga melalui telepon selularnya, Rabu (10/6/2020).

Sementara itu, Kepala Desa Tapos 1 Maman Nuriman membenarkan, bahwa betul jalan menuju kawasan Situs Cibalai ditutup oleh warga. Menurutnya penutupan tersebut karena hingga saat ini belum ada masyawarah kembali antara pihak masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) serta pihak Desa Tapos 1.

“Mohon dimaklum jika memang saat ini tidak bisa ke Cibalai. Saya juga berkoordinasi dengan Pak Camat Tenjolaya tentang bagaimana pengelolaan kawasan Cibalai agar tidak salah langkah dan diketahui pihak kecamatan,” ujar Maman kepada wartawan.

Handy Mehonk

Bidik Tim Porda Kabupaten Bogor

0

>> Fazri Noveriansyah, Terus Fokus Berlatih

Ciomas | Jurnal  Inspirasi  
MESKIPUN gagal masuk ke skuad Persikabo U-18, bukan berarti membuat putus asa Fazri Noveriansyah, pesepakbola kelahiran Bogor,  27 Nopember 2003 yang saat ini tercatat sebagai siswa di MAN 1 Kota Bogor. Fazri yang saat ini tercatat sebagai pemain binaan Bogor Raya Football Academy punya ambisi masuk dalam skuad Tim Kabupaten Bogor  untuk Porda Jabar tahun 2022 yang akan digelar di kawasan Tasuba (Tasikmalaya, Subang dan Bandung Barat) .

Fazri Noveriansyah

Tak heran, jika anak ketiga dari pasangan Marku S Pd dan Tuti Widiastuti yang saat ini terdaftar  sebagai calon pemain PSB U 17  ini  sangat fokus berlatih dan menjaga kebugaran  tubuhnya  setiap hari .

“Saya tiap hari rutin menjaga kebugaran dengan lari dan jogging di sekitar rumah. Ini sangat penting, karena sewaktu waktu ada seleksi saya sudah siap,” ujar Fazri yang saat ini bisa bermain di wing kanan dan gelandang bertahan.

Sebagai warga Kabupaten Bogor,  kata Fazri,  tentunya akan merasa bangga dan jadi kehormatan jika masuk dalam skuad Tim Kabupaten Bogor yang akan tampil di Porda Jabar 2022 mendatang. Namun demikian, kata Fazri yang sangat mengagumi  Ciro Alves  

ia tetap  menyimpan hasrat yang besar untuk masuk dalam bagian skuad Persikabo dimasa depan. “Insya Allah jika tahun depan masih ada  seleksi lagi untuk Persikabo  U-18, saya akan ikut lagi. Mudah mudahan mimpi saya jadi bagian Laskar Padjajaran bisa tercapai,” tandasnya.

** Asep Syahmid

AD STEAM Prioritaskan Pengunjung

0

>> Lokasi Samping Rancamaya, Bogor Selatan

Bogor | Jurnal Inspirasi
Ditengah hiruk pikuk masalah Covid-19 yang menyebabkan meningkatnya angka pengangguran dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) membuat masyarakat harus memutar otak untuk bertahan dalam situasi sulit itu. Solusinya adalah dengan membuat usaha untuk membantu pemerintah guna mengurangi angka pengangguran.

“Banyak cara untuk bertahan selain mengharapkan bantuan dari pemerintah, salah satu caranya adalah membuat usaha agar bisa menyerap dan mengurangi angka pengangguran,” kata Abdul Kadir Basalamah, pemilik usaha di bidang cuci mobil yang berlokasi di samping pintu masuk Rancamaya, Bogor Selatan dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Rabu (10/6).

Membuka lapangan pekerjaan dinilainya bisa mengurangi beban pemerintah yang saat ini sedang berusaha bekerja keras untuk mengurangi dampak penyebaran virus Covid 19. “Sebenarnya membuka usaha ini hanya salah satu bagian kecil untuk membantu beban pemerintah disituasi pandemi ini, karena kita tahu belakangan ini begitu banyak masyarakat yang di PHK dari pekerjaannya,” tambahnya.

Ia mengaku, terjun dalam membuka usaha cucian mobil karena relatif membutuhkan modal yang tidak terlalu besar. “Saya mengajak kepada masyarakat untuk memulai membuka usaha daripada hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah.  Banyak usaha dan ini hanya salah satu bentuk kecilnya saja,” paparnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta kepada masyarakat sebelum membuka usaha untuk mengurus perizinan-perizinan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. “Alhamdulillah kalo untuk usaha cucian mobil ini kita sudah kantongi izinnya dan sudah berlangsung selama lebih dari 7 tahun,” katanya.

Sekedar informasi, lokasi usaha yang dibuka yakni bernama AD STEAM Car Wash dan dibuka setiap hari mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB. “Kita terbuka untuk umum dan pengerjaan yang dilakukan disini sudah sesuai dengan standar dan memenuhi aturan yang berlaku,” tambahnya.

Lokasi usahanya yang terletak di Jalan Mayjend H.E Sukma Ciawi, Bogor Selatan ini dibuka dengan harga yang beragam. “Pengerjaan cuci motor hanya berada dikisaran 15 ribu rupiah saja, sedangkan untuk pengerjaan cuci mobil baik bagian interior dan eksterior hanya dibanderol dengan harga 50 ribu rupiah,” tambahnya.

Ia menambahkan ada beberapa SOP yang diterapkan ditempat usaha miliknya, yakni pengerjaan cuci kolong mobil dengan menggunakan hudrolik harus dilakukan dengan hati-hati agar mendapatkan hasil yang maksimal. “Kebersihan dan kecepatan dalam pengerjaan dilokasi kami menjadi prioritas. Kita menggunakan shampo khusus untuk body mobil agar body mobil tampak bersih dan mengkilat serta menghilangkan goresan yang melekat pada body mobil,” tuturnya.

Tak hanya itu, bagian interior mobil juga dibersihkan menggunakan vacuum cleaner khusus untuk mencegah debu yang menempel disetiap sudut karpet mobil. “Kita pastikan mobil para pengunjung akan terhindar dari yang namanya debu yang bisa menjadi sumber penyakit. Jadi kita pastikan kendaraan yang dicuci disini akan bersih, terawat, wangi dan bebas dari jamur,” tambahnya.

Kendati demikian, ia mengaku sejak ada covid 19 bisnis yang dijalaninya mengalami penurunan omset yang signifikan. “Biasa sehari bisa habis 15 mobil, kini hanya 5 mobil. Mudah-mudahan setelah pandemi ini situasi berjalan normal dan disini kembali ramai dikunjungi oleh pengunjung,” pungkasnya.

** AKB