>> Lokasi Samping Rancamaya, Bogor Selatan
Bogor | Jurnal Inspirasi
Ditengah hiruk pikuk masalah Covid-19 yang menyebabkan meningkatnya angka pengangguran dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) membuat masyarakat harus memutar otak untuk bertahan dalam situasi sulit itu. Solusinya adalah dengan membuat usaha untuk membantu pemerintah guna mengurangi angka pengangguran.
“Banyak cara untuk bertahan selain mengharapkan bantuan dari pemerintah, salah satu caranya adalah membuat usaha agar bisa menyerap dan mengurangi angka pengangguran,” kata Abdul Kadir Basalamah, pemilik usaha di bidang cuci mobil yang berlokasi di samping pintu masuk Rancamaya, Bogor Selatan dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Rabu (10/6).
Membuka lapangan pekerjaan dinilainya bisa mengurangi
beban pemerintah yang saat ini sedang berusaha bekerja keras untuk mengurangi
dampak penyebaran virus Covid 19. “Sebenarnya membuka usaha ini hanya
salah satu bagian kecil untuk membantu beban pemerintah disituasi pandemi ini,
karena kita tahu belakangan ini begitu banyak masyarakat yang di PHK dari
pekerjaannya,” tambahnya.
Ia mengaku, terjun dalam membuka usaha cucian mobil
karena relatif membutuhkan modal yang tidak terlalu besar. “Saya mengajak
kepada masyarakat untuk memulai membuka usaha daripada hanya mengharapkan
bantuan dari pemerintah. Banyak usaha
dan ini hanya salah satu bentuk kecilnya saja,” paparnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta kepada masyarakat sebelum
membuka usaha untuk mengurus perizinan-perizinan yang sudah ditetapkan oleh
pemerintah. “Alhamdulillah kalo untuk usaha cucian mobil ini kita sudah
kantongi izinnya dan sudah berlangsung selama lebih dari 7 tahun,”
katanya.
Sekedar informasi, lokasi usaha yang dibuka yakni bernama
AD STEAM Car Wash dan dibuka setiap hari mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan
pukul 18.00 WIB. “Kita terbuka untuk umum dan pengerjaan yang dilakukan
disini sudah sesuai dengan standar dan memenuhi aturan yang berlaku,”
tambahnya.
Lokasi usahanya yang terletak di Jalan Mayjend H.E Sukma
Ciawi, Bogor Selatan ini dibuka dengan harga yang beragam. “Pengerjaan
cuci motor hanya berada dikisaran 15 ribu rupiah saja, sedangkan untuk pengerjaan
cuci mobil baik bagian interior dan eksterior hanya dibanderol dengan harga 50
ribu rupiah,” tambahnya.
Ia menambahkan ada beberapa SOP yang diterapkan ditempat
usaha miliknya, yakni pengerjaan cuci kolong mobil dengan menggunakan hudrolik
harus dilakukan dengan hati-hati agar mendapatkan hasil yang maksimal.
“Kebersihan dan kecepatan dalam pengerjaan dilokasi kami menjadi
prioritas. Kita menggunakan shampo khusus untuk body mobil agar body mobil
tampak bersih dan mengkilat serta menghilangkan goresan yang melekat pada body
mobil,” tuturnya.
Tak hanya itu, bagian interior mobil juga dibersihkan
menggunakan vacuum cleaner khusus untuk mencegah debu yang menempel disetiap
sudut karpet mobil. “Kita pastikan mobil para pengunjung akan terhindar
dari yang namanya debu yang bisa menjadi sumber penyakit. Jadi kita pastikan
kendaraan yang dicuci disini akan bersih, terawat, wangi dan bebas dari
jamur,” tambahnya.
Kendati demikian, ia mengaku sejak ada covid 19 bisnis
yang dijalaninya mengalami penurunan omset yang signifikan. “Biasa sehari
bisa habis 15 mobil, kini hanya 5 mobil. Mudah-mudahan setelah pandemi ini
situasi berjalan normal dan disini kembali ramai dikunjungi oleh
pengunjung,” pungkasnya.
** AKB