24.6 C
Bogor
Saturday, April 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1259

BTJ Geram, Dirut Azzahra Sebut Pemberitaan Azzahra Hills Menyesatkan

0

Sukamakmur | Jurnal Inspirasi

Direktur Utama PT. Azzahra Mulia Karya Ujang Sunandar membuat surat klarifikasi terhadap sejumlah pemberitaan media online. Surat yang ditandatangani Sabtu (3/4) itu menyebutkan, sehubungan adanya isu yang beredar di media online mengenai perizinan Azzahra Hills, disebutkan isu tersebut menyesatkan dan menggiring opini negatif dan diharapkan masyarakat, khususnya pembeli kavling Azzahra bijak menyikapi berita yang beredar.

Dalam surat tersebut, Ujang Sunandar yang juga Kepala Desa Sukamakmur menyebutkan, PT Azzahra Mulia Karya adalah perusahaan yang legal dan lengkap secara administratif Badan Usaha Perseroan Terbatas, terkait dengan perizinan project sedang diproses secara administrasinya dan akan diselesaikan dalam waktu secepatnya. Adapun perizinan belum lengkap tidak akan berdampak terhadap legalitas tanah yang dijualbelikan. PT Azzahra Mulia Karya juga komitmen dan menjamin tidak akan merugikan para pembeli kavling Azzahra Hills karena lahan dan legalitas yang dijual jelas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bogor Timur Jurnalis (BTJ), Sudadi mengaku geram. Menurut Sudadi berita yang dibuat wartawan tidak dapat disebut sesat karena dilengkapi oleh keterangan dari narasumber. “Kenapa harus dibilang sesat, jika dia (Ujang Sunandar) merasa keberatan dan pemberitaan tersebut bisa lakukan somasi kepada media yang bersangkutan, jangan menggiring media online itu sesat dalam memberikan pemberitaan,” jelas Sudadi, Minggu (4/04).

Menurut Sudadi, yang lebih lucu lagi saat mengatakan pemberitaan sesat tapi dalam surat klarifikasi itu dia mengakui bahwa project tersebut memang belum berizin. Jika pemberitaan itu sesat berarti narasumber dalam pemberitaan Agro Wisata Villa dan Resort Azzahra Hills juga sesat dalam memberikan informasi.

“Jurnalis itu menulis berita berdasarkan fakta lapangan dan keterangan narasumber, dalam hal Azzahra ini yang menjadi narasumber adalah orang yang berkompeten semua seperti Andri Rahman Camat Jonggol, Dewan Komisi 3 Achmad Fathoni, Dewan Wawan Haykal, dan termasuk yang mengurus perizinan di DPMPTSP, Adi Nugraha dan Kusnandar, berarti mereka juga dianggap sesat dalam memberikan keterangan perihal Azzahra Hills yang memang tak kantongi izin dan belum terdaftar di DPMPTSP,” tegas Dadi biasa disapa.

Ujang Sunandar sebagai Kepala Desa kata dia, seharusnya menjadi contoh masyarakat karena orang nomor satu di Desa Sukamkmur, terutama dalam membuat legalitas dalam mendirikan usaha. “Sebagai Direktur PT.Azzahra Mulia Karya sekaligus Kepala Desa Sukamakmur harusnya bisa menjadi contoh dan panutan, apalagi dalam membuka peluang-peluang usaha, jangan justru malah sebaliknya,” pungkas Sudadi.

Disebutkan sebelumnya, PT. Azzahra Mulia Karya / Azzahra Hills tahap 1 diduga tersandung kasus IPPT palsu dan sampai saat ini belum ada penyelsaian, sehingga proses kegiatan cut and fill di Desa Sukajaya dihentikan Camat Jonggol karena tak mengantongi izin. Lalu IPPT Azzahra tahap dua atas nama Ujang Sunandar di Desa Wargajaya statusnya ditolak karena masih ada syarat yang belum dipenuhi.

Nay Nur’ain

Sekdes Akan Layangkan Surat, Wilayah Caringin Dikepung Indomart dan Alfamart

0

Caringin | Jurnal Inspirasi

Wilayah Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, dikepung minimarket. Bahkan, jarak antara minimarket jenis Alfamart dengan Indomart tidak jauh dan hanya beberapa meter. Dari pantauan di sepanjang Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, mulai dari perbatasan Desa Ciderum, Kecamatan Caringin dengan Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, sekitar kurang lebih terdapat puluhan minimarket baik Alfamart maupun Indomart.

Seperti terlihat di Desa Cimande Hilir, tepatnya di talang pangkalan ojeg Cimande, pengusaha waralaba Indomart kembali akan membuka usaha minimarketnya yang saat ini sudah selesai pembangunan.

Menyikapi menjamurnya bisnis usaha waralaba di wilayahnya, Sekretaris Desa (Sekdes) Cimande Hilir, M. Mulyadi mengaku kesal. Lantaran keberadaan minimarket tersebut diduga belum mengantongi izin.

 “Indomart yang sekarang sudah selesai dibangun dan sebentar lagi akan buka saja izinnya belum ada. Karena belum ada laporan masuk ke desa,” katanya kepada wartawan dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (4/4).

Menurutnya, di wilayah Desa Cimande Hilir terdapat empat usaha jenis waralaba, yakni tiga Indomart dan satu Alfamart. Namun, keempat minimarket yang saat ini sudah beroperasi, untuk legalitas perizinannya belum diketahui.

 “Kami belum tahu keempat minimarket itu sudah ada izin atau belum, baik izin warga atau lingkungan maupun izin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Karena minimarket itu ada, sebelum kami dan kepala desa sekarang menjabat,” ujar Mulyadi.

Sekdes yang akrab dipanggil Damuy itu menegaskan, pihak desa akan melakukan pendataan ulang terhadap keberadaan semua minimarket tersebut. Itu dilakukan, lanjutnya, untuk mengetahui ketaatan para pengusaha waralaba terhadap aturan pemerintah dalam hal legalitas perizinan.

 “Nanti akan kami tanyakan perizinan yang dimiliki pihak pengusaha. Makanya kami layangkan surat pemanggilan kepada para pengusaha Indomart dan Alfamart agar ke desa,” tegas Damuy.

Sebelumnya, di wilayah Desa Ciderum terdapat dua minimarket Alfamart yang baru, yakni di sekitar lokasi SPBU Cikereteg dan ditengah perkampungan warga, yakni di Kampung Ciderum perbatasan antara RW 01 dan 09, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin. Meski sempat ada penolakan dari warga terutama para pedagang kecil, namun Alfamart yang diduga belum mengantongi izin itu tetap beroperasi.

 “Saya pernah tanya ke Ketua RW 09 terkait izin Alfamart. Dan Ketua RW bersumpah tidak pernah merasa ikut tandatangan izin lingkungan Alfamart tersebut,” tukas Wakil Ketua RW 09, Baharudin.

** Dede Suhendar

Berantas Rentenir, Bupati Apresiasi Koperasi Karya Mandiri di Tegal Kemang

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor melakukan kunjungan ke  Koperasi KSU Karya Mandiri, di Kampung Nagrog RT 06, RW 06 Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Minggu (4/3/2021). Dalam kegiatan itu turun hadir Camat Kemang Edy Suwito, Kadis Koperasi Kabupaten Bogor Asep Mulyana dan Kepala Desa Tegal Kasim Sunardi.

Bupati Bogor mengatakan, koperasi sangat bagus terutama dalam upaya pemberantasan rentenir sehingga kalau masyarakat ikut menjadi anggota koperasi, mereka tidak pinjam lagi ke rentenir. “Koperasi ini tentunya lebih sehat, lebih bagus, dan aman bagi masyarakat. Ini juga banyak kegiatan ya ada sembako, menabung walaupun sehari hanya Rp 1 ribu,” kata Ade Yasin.

lebih lanjut Ade Yasin mengatakan, Pemkab Bogor akan mendukung koperasi-koperasi yang menyentuh langsung masyarakat. “Potensi yang sangat baik menurut saya,” tandasnya.

Sementara itu  Ketua Koperasi KSU Karya Mandiri, Atty Somaddikarya mengatakan bahwa tidak sedikit masyarakat yang mengalami permasalahan akibat berhubungan dengan rentenir. “Banyak kasus yang berasal dari rentenir. Warga bahkan menjual rumah, bercerai karena terlilit utang dari rentenir,” ujarnya.

Melihat permasalahan yang ada di masyarakat itu, Atty bertekad untuk merangkul masyarakat agar bergabung menjadi anggota Koperasi KSU Karya Mandiri. Atty menjelaskan alasannya untuk membuka koperasi di Kabupaten Bogor.

“Koperasi Karya Mandiri ini sudah 27 tahun, artinya kita ini mengawali dari Kota Bogor dengan 15 ribu anggota. Ternyata, ada saudara-saudari kita dari Kota Bogor untuk beroperasi di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Dia mengatakan, tujuan utama koperasi ini terbentuk yakni untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. “Hari ini ada enam cabang ya. Gerakan kita adalah gerakan menabung untuk memberantas, menggeser budaya meminjam kepada rentenir,” bebernya.

Atty juga merespon baik kehadiran Bupati Bogor, Ade Yasin dalam acara Cucurak menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah. “Saya mengapresiasi pada Bupati yang hadir ke sini. Bahkan Bupati akan memberikan fasilitas kemudahan-kemudahan dengan program-program Pancakarsa,” tegasnya.

Selain itu, Atty membeberkan bahwa anggota Koperasi KSU Karya Mandiri khusus di Kabupaten Bogor jumlahnya mencapai ribuan. “Ada 7 ribu anggota di Kabupaten Bogor karena menyentuh RT dan RW. Kita belum sepenuhnya dapat menyentuh RT RW karena ada pelaku rentenir yang menjegal. Ini yang membuat kita belum optimal,” tandasnya.

** Cepi Kurniawan

BPD Wilayah Selatan Dukung DOB Bosel

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Keinginan pisah dari kabupaten induk yang pernah disuarakan para tokoh, aktivis, budayawan dan warga selatan Kabupaten Bogor dari tahun 2017 lalu, kembali mencuat. Bahkan, kali ini Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang ada di tiap desa di tujuh kecamatan, sudah masuk bergabung kedalam Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS) dan mendukung wilayah selatan memisahkan diri.

Plt Ketua PMBS, M. Muhsin mengapresiasi bergabungnya para BPD dan tokoh-tokoh masyarakat selatan yang ada di tujuh kecamatan kedalam PMBS. Adapun tujuh kecamatan itu, yakni Kecamatan Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cigombong dan Cijeruk.

Menurutnya, bergabungnya semua elemen masyarakat kedalam PMBS, menjadi bukti nyata atas dukungannya untuk mewujudkan wilayah selatan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) dan pisah dengan Kabupaten Bogor.

 “Terimakasih kepada Ketua BPD Kabupaten Bogor dan para Ketua BPD serta tokoh-tokoh yang ada di tujuh kecamatan wilayah selatan, karena sudah ikut bergabung kedalam PMBS,” ungkap Muhsin kepada wartawan.

Muhsin mengungkapkan, dukungan dari semua unsur tersebut, sangat membantu dalam pergerakan dalam rangka memisahkan diri dari kabupaten induk. Sebab, hal itu bagian dari salah satu persyaratan untuk menjadikan DOB. “Tinggal kita minta dukungan dari para kepala desa dan semua anggota dewan di selatan,” paparnya.

Muhsin mengakui sudah ada dukungan dari anggota dewan Fraksi Gerindra yang sudah memasukan DOB Bogor Selatan (Bosel) kedalam RPJMD (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah). “Saya pun mengapresiasi kepada anggota dewan asal daerah pemilihan (Dapil) tiga atau selatan tersebut,” imbuhnya.

Muhsin menjelaskan, dibentuknya PMBS empat tahun lalu, bukan tanpa alasan. Dimana, masyarakat wilayah selatan Kabupaten Bogor, merasa kurangnya keadilan dan pemerataan dalam pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

 “Wilayah selatan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kedua terbesar di Kabupaten Bogor. Tapi kenapa tidak ada pemerataan dalam pembangunan. Kesejahteraan masyarakat pun mana, tidak dirasakan semua masyarakat selatan. Wajar saja kalau kami ingin pisah,” tegasnya.

Sementara, pengurus PMBS lainnya, Azet Basuni akan mengundang semua para tokoh dan BPD serta kepala desa di tujuh kecamatan. “Setelah Lebaran rencananya kita akan undang semua tokoh-tokoh wilayah selatan. Sekarang Alhamdulillah di PMBS sudah banyak yang ikut gabung dan mendukung DOB Bosel,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Kades Bojong Nangka Resmikan Masjid Al Mujahidin

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Kepala Desa Bojong Nangka H. Amir, S. Pd,I meresmikan Masjid Al Mujahidin di Jl Semeru 3 No 1 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Minggu (04/04/2021). Atas nama Pemerintahan Desa Bojong Nangka, Kades mengucapkan terima kepada panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan pembangunan masjid tersebut.

“Panitia telah berupaya samaksimal mungkin, bergotong royong mengumpulkan dana untuk membangun ini sehingga pada hari ini kita dapat melaksanakan peresmiannya. Dengan dibangunnya Masjid ini, mudah-mudahan akan dapat menambah dan mendorong semangat bagi warga di sekitar masjid, untuk meningkatkan amal ibadahnya dan berupaya agar meramaikan masjid ini dengan cara mendirikan shalat berjamaah, mengadakan pengajian majelis taklim dan pengajian Al-qur’an,” kata H. Amir kepada Jurnal Bogor.

Disamping itu, masjid dapat pula dijadikan untuk pembinaan umat dengan berbagai aktivitas jamaah yang pantas dilakukan di masjid, seperti kegiatan pendidikan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.

“Optimalisasi fungsi dan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, tidak mungkin dapat dikelola oleh satu atau sekelompok orang, tetapi harus melibatkan semua komponen ummat Islam yang berada di sekitar agar masjid itu menjadi makmur karena semua pihak merasa memilikinya,” jelasnya.

Menurutnya, dalam hal ini terdapat tiga pendekatan yang dapat dikembangkan dalam mengoptimalkan fungsi masjid. Pertama, masjid harus dijadikan sebagai lembaga organisasi yang mandiri atau independen, berwibawa dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi jemaahnya dalam peningkatan kesejahteraan diri, keluarga dan masyarakat.

Kedua, masjid harus dijadikan sebagai pusat pembinaan umat yang seyogyanya dapat menempatkan diri sebagai pengayom dan tempat berlindung jamaah nya dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, dengan komitmen menempatkan kepentingan jemaahnya di atas kepentingan individu, kelompok dan kekuasaan dengan dilandasi semangat persaudaraan.

Lalu yang ketiga, pengembangan fungsi masjid yang dapat mengakomodir berbagai kepentingan jamaahnya dalam rangka meningkatkan pelayanan pada jamaahnya sendiri.

Panitia Pembangunan Masjid yang juga Ketua DKM, ustadz Abdullah mengatakan atas nama ketua pembangunan dan seluruh masyarakat RT 04 RW 17 Desa Bojong Nangka mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Masjid AL Mujahidin dan juga kepada Pemerintahan Desa Bojong Nangka yang sudah memberikan support.

Acara peresmian juga dirangkaian dengan pengukuhan DKM Masjid Al Mujahidin dan pengajian jamaah AL Mujahidin. Turut hadir dalam acara, Ketua DMI Kabupaten Bogot Ustadz Drs H. Irwan Kurniawan, Kades Bojong Nangka H. Amir, S. Pd,I , Ketua DKM AL Mujahidin Ustadz Abdullah, Ketua MUI Bojong Nangka, serta masyarakat sekitar.

** Nay Nur’ain

Alisa Khadijah-ICMI Kota Bogor Gandeng Halal Science Center IPB Dapatkan Sertifikasi Halal UMKM

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Organisasi muslimah Alisa Khadijah-ICMI Kota Bogor menyambut baik rencana Science Halal IPB untuk melakukan pendampingan edukasi halal produk kepada UMKM di Kota Bogor. Hal tersebut disampaikan Dr. drh. Dwi Jayanti Gunandini Ketua Alisa Khadijah-ICMI Kota Bogor, Sabtu (03/04/21).

Dijelaskannya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi muslimah Alisa Khadijah-ICMI kepada masyarakat muslim untuk lebih terjaga keselamatannya dalam mengkonsumsi makanan halal.

“Jaminan halal pangan ini merupakan hak mutlak bagi umat Islam, diharapkan dengan menggandeng Halal Science IPB kami dapat memberikan ruang lebih luas lagi kepada pelaku usaha di Kota Bogor untuk mendapatkan sertifikasi halal pangan,” jelas Dini usai diselenggarakan webinar yang merupakan rangkaian kegiatan Rakerda Alisa Khadijah.

Mewakili Halal Science IPB, Prof. Tun Tedja yang juga aktif sebagai peneliti berbagai kajian halal l Sains semenjak 2017 menyampaikan, pemerintah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada pelaku usaha untuk memberikan jaminan halal pangan sebelum dipasarkan kepada khalayak.

“Sertifikasi halal ini bukan saja tanggungjawab pemerintah melainkan semua pihak harus saling bersinergi. Karenanya diperlukan peran aktif semua pihak untuk memberikan edukasi kepada pelaku usaha mikro untuk mendapatkan jaminan kehalalan produk yang dipasarkan,” jelas Auditor LPPOm MUI ini.

Dalam kesempatan seminar tersebut Prof. Tun Tedja mendorong Alisa Khadijah untuk berperan aktif melakukan mediasi kepada pelaku usaha yang belum mendapatkan sertifikasi halal khususnya di wilayah Bogor.

“Di Indonesia, LPPOM MUI adalah salah satu lembaga yang memberikan jaminan halal dan telah diakui dunia, artinya seluruh pelaku usaha harus meningkatkan kesadarannya akan pentinya label halal produk ini, agar produk pangan yang mereka dapat masuk di market global,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut Dr, Apendi Arsyad sebagai Ketua Dewan Pakar ICMI Wilayah Bogor menyambut baik kegiatan webinar ini. Menurutnya, saat ini terdapat 19 ribu jenis usaha dengan berbagai variasi di Kota Bogor yang perlu menguruskan lebel halal produk.

“Memastikan halal produk adalah bagian penting bagi masyarakat muslim yang mendambakan keluarga sakinah mawadah warahmah. Keberkahan keluarga berawal dari makanan halal dan toyyib, makanan yang halal akan mempengaruhi prilaku anak kita kedepannya,” jelas Apendi.

Ditambahkannya, makanan yang halal akan sangat menentukan karakter generasi bangsa di masa depan, diharapkan rencana alisa menggandeng Halal Science IPB untuk mendapatkan lebel halal pangan akan memberikan jaminan mutu pangan untuk generasi bangsa di masa depan.

“Diharapkan kegiatan webinar ini menjadi langkah awal organisasi muslimah Alisa Khadijah-ICMI memberikan kontribusi kepada pembangunan ekonomi umat dimasa depan,” tutupnya.

** Naning Nuralia [MG/UIK-Jb]

Transfer Knowledge dan Sharing Inovasi, Pemkab Gelar Workshop Inovasi Daerah

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Workshop Inovasi Daerah Tahun 2021  pada Kamis (1/4) di Hotel Green Peak, Cisarua menghadirkan 4 narasumber yaitu Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri), Dr. Ir. Erry Ricardo Nurzal, M.T., M.P.A. (Deputi Penguatan Inovasi Kemenristek BRIN), Prof.Dr.Ir. Nurul Taufiqu Rahman, M.Eng, PHD dari LIPI sebagai ketua tim penilai gelar inovasi daerah tahun 2021 dan Prof.Dr.Ir.Arif Satria, MSi (Rektor IPB University).

Workshop Inovasi Daerah Tahun 2021 selain dilaksanakan secara langsung yang dihadiri oleh 40 camat dan 33 kepala perangkat daerah, para staf ahli di Kabupaten Bogor, juga dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh 200 peserta dari Balitbang se-Jawa Barat dan se-Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga dapat diikuti secara live melalui Facebook dan Youtube Sinova Jelita agar penyebarluasan budaya inovasi semakin masif dan luas.

Aara hari ini merupakan bagian dari tahapan kegiatan gelar inovasi daerah tahun 2021 yang mengangkat tema “budayakan inovasi panca karsa untuk pemulihan ekonomi di kabupaten bogor“ dan sebagai implementasi dari peraturan bersama menteri negara dan teknologi (menristek) republik indonesia nomor 3 tahun 2012 dan menteri dalam negeri (mendagri) republik indonesia nomor 36 tahun 2012 tentang penguatan sistem inovasi daerah (sida) serta peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah.

Kegiatan ini dilatarbelakangi bahwa budaya inovasi di Kabupaten Bogor harus dibangun dengan semangat kolaborasi dan sekaligus kompetisi melalui inovasi. oleh karena itu, seluruh stakeholder di Kabupaten Bogor bersinergi secara bersama-sama untuk memberikan dukungan melalui kreativitas berinovasi yang selaras dengan program Pancakarsa baik dalam bentuk inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik maupun inovasi bentuk lainnya sesuai kewenangan daerah.

Workshop itu sendiri untuk untuk mendorong  transfer knowledge dan sharing inovasi dalam rangka meningkatkan kreativitas berinovasi baik berupa discovery maupun invention/replikasi serta menumbuhkembangkan budaya kerja inovatif dengan berpedoman pada prinsip efisiensi dan efektivitas dan agar para peserta dapat mendukung upaya pencapaian Kabupaten Bogor menjadi kabupaten terinovatif peringkat pertama di Indonesia melalui penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) dan penghargaan Anugerah Pemerintah Daerah Inovatif (Budhipraja) melalui inovasi yang dimiliki beserta komponen pendukungnya.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan penghargaan inovasi di Kabupaten Bogor melalui gelar inovasi daerah yang memasuki tahun ke 6 dalam pelaksanaannya sebagai ajang penjaringan inovasi dari berbagai komponen masyarakat guna peningkatan dan pengembangan inovasi-inovasi daerah.

Workshop inovasi ini diharapkan menghasilkan output bukan hanya semangat berinovasi tetapi juga mampu menciptakan dan mengimplementasikan inovasi-inovasi kreatif yang selaras dengan program panca karsa serta mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas dan kemanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Pada kegiatan ini juga dilakukan launching website Sinovajelita sebagai sarana publikasi data inovasi dan hasil penelitian, pengabdian masyarakat dan koordinasi jaringan penelitian serta penandatanganan buku 539 inovasi di Kabupaten Bogor (jumlah 539 inovasi sesuai usia Kabupaten Bogor yang ke 539).

Buku ini akan diluncurkan ke masyarakat pada Hari Ulang Tahun Bogor ke-539 tanggal 3 Juni 2021 sebagai potret perkembangan inovasi yang luar biasa di Kabupaten Bogor sehingga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh stakeholder agar inovasi yang telah ada menjadi praktik baik (best practices) untuk dapat direplikasi dan dimodifikasi.

**ass/rls

Bank Kota Bogor Raih Kembali Penghargaan TOP BUMD Awards

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perumda BPR Bank Kota Bogor kembali memperoleh penghargaan TOP BUMD Awards dengan predikat “Excellent” BPR milik Pemda dari majalah InfoBank berdasarkan riset majalah tersebut. Penilaian kinerja Bank khususnya BPR ini dilakukan setiap tahun oleh riset Infobank yang dalam perjalanannya Perumda BPR Bank Kota Bogor sudah 10 kali memperoleh penghargaan Infobank Award.

Kriteria penilaian BPR milik Pemda 2021 dikelompokan dalam 9 kategori berdasarkan asset, dan Perumda BPR Bank Kota Bogor yang 100% pemegang sahamnya yaitu Pemerinta Kota Bogor masuk ke dalam kategori BPR beraset Rp 100-250 miliar. Dalam kategori tersebut Perumda BPR Bank Kota Bogor menduduki peringkat ke-4 dari total 10 BPR milik Pemda, dan menduduki peringkat pertama se Jawa Barat.

Selanjutnya pemberian penghargaan dilakukan pada Rabu, 31 Maret 2021 di Financial Hall Jakarta dengan dihadiri oleh 32 BPR terbaik. Acara tersebut dibuka langsung oleh Pemimpin Redaksi Majalah Infobank Eko B. Supriyanto dan selanjutnya diikuti dengan penyampaian pidato oleh Menteri Dalam Negeri  RI Bapak M. Tito Karnavian.

Dalam acara tersebut pula terdapat talkshow mengenai “Tantangan Agen Pembangunan Daerah Pasca Pandemi COVID-19” dengan tema “Kunci Sukses Transformasi Setelah Disahkannya PP No. 54 Tahun 2017” yang di moderatori oleh Wakil Pemimpin Redaksi Majalah Infobank.

Lalu sampailah pada pemberian penghargaan, pemberian penghargaan sendiri diberikan langsung oleh perwakilan Majalah Infobank kepada Ketua Dewan Pengawas Perumda BPR Bank Kota Bogor yaitu Bhima Irsi Faliandri, namun tidak ketinggalan Direktur Utama Perumda BPR Bank Kota Bogor yaitu Ibrahim, SE. pun turut hadir mendampingi dalam acara tersebut.

Perolehan berturut-turut pengharggaan Infobank Award tersebut merupakan hasil kerjasama pengurus, dan pegawai serta didukung oleh para stakeholder (terutama kepercayaan nasabah). Dengan penghargaan Infobank Award yang diperoleh Perumda BPR Bank Kota Bogor ini, tentunya menjadi pemicu untuk terus menjaga dan meningkatkan kinerja yang lebih baik kedepannya.

Dan tentunya menjadi BPR yang senantiasa terus membangun kepercayaan dari nasabah dengan memberikan pelayanan prima, dan mampu berkiprah dalam meningkatkan perekonomian daerah untuk kemajuan Kota Bogor yang kita cintai.

** Prast/rls/Aprillia P (Humas & CSR)

? HADITS HARI INI

0


04 April 2021
21 Sya’ban 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الْمُقَدَّمِيُّ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيَدْخُلَنَّ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا أَوْ سَبْعُ مِائَةِ أَلْفٍ لَا يَدْخُلُ أَوَّلُهُمْ حَتَّى يَدْخُلَ آخِرُهُمْ وُجُوهُهُمْ عَلَى صُورَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ

Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Abu Bakr Al Muqaddamiy, telah bercerita kepada kami Fudlail dari Abu Hazim dari Sahal bin Sa’ad radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Pasti akan masuk Surga dari ummatku tujuh puluh ribu atau tujuh ratus ribu orang, yang pertama kali tidak bakalan masuk hingga yang terakhir kali masuk (masuk secara berbarengan). Wajah-wajah mereka bagaikan bentuk bulan saat purnama.

HR Bukhari No. 3008.

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jokowi Disindir Usai Hadiri Pernikahan Youtuber

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah telah sah menjadi suami istri usai melangsungkan pernikahan di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (3/4/2021) siang. Dalam acara sakral itu, turut hadir Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi saksi. Selain Jokowi, juga hadir Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga menjadi saksi pernikahan yang juga disiarkan Live Streaming RCTI tersebut.

Berdasarkan siaran langsung, Jokowi tampak mengenakan setelan jas hitam dan peci berwarna hitam. Tak lupa dirinya juga memakai masker berwarna hitam. Dalam tayangan siaran langsung, Jokowi terlihat menghadiri acara bersama Ibu Iriana. Pada saat acara akad digelar, Jokowi tampak duduk di antara kedua mempelai dan penghulu.

Rupanya kedatangan Jokowi sebagai saksi di pernikahan Atta dan Aurel ini menjadi perbincangan publik. Kehadiran Jokowi ke pernikahan Atta dan Aurel menimbulkan kritikan dari warganet.

Warganet menilai bahwa kedatangan Jokowi dianggap tidak penting. Sebab, menurut mereka masih banyak hal-hal penting yang masih harus diurus. “Apakah nikahan aurel-atta lebih penting dibanding urusan bangsa dan negara?” tanya akun mba******.

“Hadeh sekelas presiden ngapain sih ngikut ngurus beginian,” timpal akun fia*****. “Udah nggak ada kerjaan yang lebih genting kali ya, entar menterinya ngambil kebijakan dia nggak ngerti yang disalahin orang. Eh malah ngerjain yang begini,” komentar akun kur*****. “Perasaan ada urusan lebih penting dari ngurusin pernikahan youtuber,” balas akun moz*****.

** ass/gelora