23.5 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1225

Densus 88 Tangkap Eks Petinggi FPI

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Selasa (27/4), pukul 15.30 WIB di kediamannya di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Polisi juga melakukan penggeledahan di bekas kantor FPI di Petamburan, Jakarta Pusat.

Munarman yang menggunakan baju koko warna putih dan kain sarung, tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.55 WIB. Saat digiring, mata Munarman ditutup dengan kain berwarna hitam. Kedua tangan Munarman juga tampak diborgol.

Penangkapan Munarman direspon pengamat sosial politik, Muslim Arbi, tak ubahnya seperti upaya pembungkaman terhadap tokoh-tokoh kritis. Diketahui, Munarman merupakan satu di antara tokoh yang selalu vokal terhadap kebijakan pemerintah, termasuk berkaitan dengan proses hukum yang tengah dihadapi Habib Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan.

“Penangkapan Munarman ini tidak beralasan. Ini adalah upaya pembungkaman tokoh-tokoh kritis. Di negeri ini orang enggak boleh kritis. Kritisisme berhadapan dengan kekuatan yang despotic,” ujar Muslim Arbi, Selasa (27/4).

Muslim pun menyinggung sikap rezim yang sebelumnya juga menangkap tokoh-tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dikenal kritis. Seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Anton Permana, dan lainnya. “Syahganda, Jumhur dan Anton Permana juga di tangkap karena sikap dan pandangan kritis. Rezim makin gelap mata?” pungkas Muslim.

Salah seorang tetangga Munarman, Anto (44), menceritakan, ia sekitar pukul 15.15 hendak pergi shalat Ashar di masjid. Saat melintas dekat pos satpam perumahan, ia melihat ada kendaraan Brigade Mobil (Brimob) Polri terparkir di sana.

Para personel Brimob terpantau bersenjata lengkap dan tengah bersiap-siap. ”Saya nanya kepada security itu, mereka enggak berani ngomong. Pak, enggak boleh ngomong dulu, Pak, pada ngomong gitu,” ujar Anto pada Selasa (27/4) malam.

Anto pun berlanjut ke masjid untuk menunaikan ibadah. Setelah itu, ia mencari tempat yang dituju para anggota Brimob tadi sampai mengetahui bahwa mereka sedang berada di sekitar rumah Munarman. Saya sempat tanya kepada ketua RT di sana, dijawab bahwa ini urusan Pak Munarman, mau dijemput.

Polisi memblokade jalan di depan rumah Munarman agar warga tidak mendekat. Anto memperkirakan tujuh mobil polisi bersiaga di sana. ”Saya sempat bertanya kepada ketua RT di sana, dijawab bahwa ini urusan Pak Munarman, mau dijemput,” ujarnya.

Menurut Anto, polisi membawa Munarman menjelang pukul 16.00. Itu pun hasil mengumpulkan informasi dari tetangganya karena ia ada keperluan dan pergi sebelum Munarman berangkat. Anto dan keluarga tinggal di perumahan Modern Hill sejak 2007, sedangkan Munarman sudah menetap di sana sebelum dia. Meski jarang bergaul seperti warga pada umumnya, Munarman berinteraksi secara wajar dengan para tetangga.

Munarman kerap datang dalam acara penghuni kompleks sebelum pandemi Covid-19, termasuk halalbihalal pasca-Idul Fitri dan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Bahkan, Munarman beberapa kali memberikan saran hukum ketika ada warga yang didera masalah. Contohnya, Munarman pernah ikut menghadiri pertemuan warga dengan pengembang perumahan ketika terdapat masalah terkait pengelolaan satpam. Tidak ada penyebaran paham-paham yang menjurus ke terorisme di lingkungan perumahan itu oleh Munarman.

Sementara menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan, penangkapan Munarman merupakan hasil dari pengembangan kasus terorisme sebelumnya. ”Jadi terkait dengan kasus baiat di UIN Jakarta, kemudian juga kasus baiat di Makassar, dan mengikuti baiat di Medan. Jadi ada tiga hal tersebut. Nanti lebih detail silakan bertanya kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Sedangkan pengacara Munarman, Sugito Atmo Prawiro mengatakan pihaknya membuka peluang untuk mengajukan praperadilan terkait penangkapan kliennya oleh Densus 88 soal dugaan kasus terorisme. “Kalau soal praperadilan nanti terbuka, kita komunikasi dengan tim pengacara dan keluarga Pak Munarman dulu,” kata Sugito.

Sugito mengaku belum bertemu langsung dengan Munarman usai ditangkap oleh kepolisian karena langsung dibawa ke Polda Metro Jaya. Ia mengatakan akan membahas rencana tersebut secara langsung dengan Munarman bila sudah diizinkan untuk bertemu. “Kalau nanti bisa bertemu dengan Pak Munarman akan kita update,” tambahnya.

Sugito menyatakan tak terima atas penangkapan Munarman yang dilakukan dengan cara-cara tak beradab oleh pihak kepolisian. Menurutnya, Munarman ditangkap melalui cara memaksa di kediamannya di wilayah Tangerang Selatan. “Iya ditarik-tarik, didorong-dorong, dipaksa masuk mobil,” kata dia.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menilai, penangkapan Munarman dianggap tidak mudah untuk tidak dihubungkan dengan politik. “Penangkapan Munarman tentu tidak mudah untuk tidak dapat dihubungkan dengan politik. Karena saya kira belum jelas tentang keterlibatannya dalam dugaan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD),” ujar Saiful, Selasa (27/4).

Saiful pun merasa heran karena Munarman baru ditangkap jika dikaitkan dugaan keterlibatan baiat di UIN Makassar, Sulawesi Selatan. “Mengapa baru diungkap sekarang? Kenapa tidak dari dulu ditangkap? Apa ada keinginan agar Munarman berlebaran di penjara bersama Habib Rizieq? Saya kira Polri harus menjelaskan hal tersebut agar tidak timbul isu liar tentang penangkapan Munarman,” kata Saiful.

Karena menurut Saiful, jika Polri tidak segera menjelaskan secara jelas dugaan yang dilakukan Munarman kepada publik, maka akan muncul anggapan liar karena Munarman dikenal vokal membela kepentingan HRS. “Saya kira jangan sampai timbul anggapan publik bahwa kekuasaan sengaja menghabisi pendukung HRS satu persatu,” pungkas Saiful.

** ass

Jokowi Pastikan Lantik Menteri Baru dan Kepala Badan Riset

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Presiden Joko Widodo dipastikan akan melakukan perombakan kabinet (reshuffle) dan sudah menunjuk menteri baru yang akan mengisi pos Kementerian Investasi dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) pada Rabu (28/4) hari ini.

Dengan demikain, setidaknya, ada dua menteri yang dijadwalkan hadir dalam pelantikan terebut. Reshuffle merupakan konsekuensi dari keinginan Jokowi melebur Kementerian Riset dan Teknologi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pembentukan Kementerian Investasi.

Bahlil Lahaladia yang sebelumnya duduk sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). dipastikan akan dilantik sebagai Menteri Investasi dan Nadiem Makarim akan didapuk sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Selain dua nomenklatur baru, Jokowi juga dipastikan akan melantik Kepala BRIN. Posisi Kepala BRIN akan ditempati Laksana Tri Handoko, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Betul (ada pelantikan),” kata sumber di lingkar Istana saat dikonfirmasi.

Sumber tersebut juga memastikan bahwa Bambang Brodjonegoro, yang mulanya menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN, memutuskan untuk mengundurkan diri. “[Beliau] mundur. Mungkin sudah tahu mau diganti,” ujarnya.

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer pun membenarkan kabar pelantikan menteri hari ini. “Akhirnya presiden jadi juga me-reshuffle kabinetnya walau terbatas,” kata Noel, sapaan Immanuel Ebenezer, Selasa (27/4).

** ass

Polisi Sebut Identitas Penembak 4 Laskar FPI

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Identitas dua orang anggota Polda Metro Jaya yang menjadi tersangka kasus unlawfull killing atau pembunuhan terhadap empat Laskar FPI di Kilometer 50 Tol Jakarta-Cikampek, akhirnya diungkap.  “2 tersangka atas nama F dan Y,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri pada Selasa (27/4).

Menurut dia, peran pelaku F adalah eksekutor yang menembak anggota empat Laskar Front Pembela Islam (FPI) di dalam mobil. Sedangkan, peran Y merupakan sopir yang mengendarai mobil.

“Dia kan yang hadir di dalam mobil itu. Sudah diketahui siapa yang nembak. Yang satu dikenakan (Pasal) 338. Pokoknya salah satu dari mereka yang (Pasal) 338, F (yang menembak), Y (Pasal) 56 itu driver,” ujarnya.

Saat ini, Ramadhan mengatakan dua orang pelaku tidak dilakukan penahanan. Namun, berkas perkaranya sudah dilimpahkan penyidik ke Subdit Pra Penuntutan Kejaksaan Agung pada Senin, 26 April 2021.

“Yang bersangkutan masih ada di Polda Metro, tidak dilakukan penahanan. Penyerahan berkas kemarin,” jelas dia.

Seperti diketahui, sebanyak enam anggota Laskar FPI yang tewas di Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020. Dua di antaranya tewas dalam baku tembak dengan anggota Polda Metro Jaya.

Sementara, empat lainnya berdasar investigasi Komnas HAM awalnya masih hidup saat diamankan dalam mobil, namun karena diduga melawan versi polisi, keempatnya ditembak hingga tewas.

** ass

Tiga Anggota Brimob Ditembak KKB

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Kelompok Kriminal Bersenjata kembali berulah, kali ini gerombolan itu menembak tiga anggota Brimob Polri dan menyebabkan satu diantaranya meninggal dunia. Baku tembak tim gabungan TNI-Polri dengan KKB tersebut terjadi pada Selasa (27/4) sekitar pukul 08.00 WIT. Peristiwa itu terjadi di sekitar Markas Lumawi, Kampung Makki, distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua.

“Total ada tiga anggota yang tertembak KKB dan satu orang meninggal dunia,” tutur Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal.

Ketiga anggota Brimob Polda Papua yang menjadi korban saat baku tembak adalah anggota tim gabungan TNI-Polri.

Ipda Anton Tonapa mengalami luka pada bagian punggung atas, Bripka Syaifudin mengalami luka tembak di bagian perut. Sedangkan Bharada Komang meninggal dunia. “Langkah yang kami lakukan adalah mengevakuasi korban ke RSUD Mimika untuk segera mendapat penanganan medis,” katanya.

Kamal menjelaskan tim gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap KKB tersebut.

Disebutkannya, situasi di Kabupaten Puncak, Papua, tak menentu dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah insiden baku tembak antara TNI/Polri dan KKB terjadi, menewaskan sejumlah orang. 

Kasus sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah  (Kabinda) Papua Mayjen TNI I Gusti Putu Danny tewas dalam baku tembak diBeoga, Kabupaten Puncak, Papua, akhir pekan lalu.  Kala itu, dia tengah melakukan observasi lapangan dalam rangka pemulihan keamanan di wilayah tersebut pasca penyerangan yang dilakukan oleh KKB.

Menurut Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto, Brigjen Danny meninggal sekitar pukul 15.50 WIT. Baku tembak persisnya terjadi di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

** ass

Menteri Tito Ganjar Penghargaan Satpol PP Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor meraih penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP Tahun 2021 dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian beberapa waktu lalu.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Kemendagri terhadap kepala daerah yang memberikan bantuan penuh dalam peningkatan peran, tanggung jawab, tugas, serta fungsi Satpol PP di daerahnya.

Penghargaan diberikan berdasarkan kriteria penilaian yang merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17 tahun 2019.

Peraturan ini mengatur tentang Pemenuhan Hak Pegawai Negeri Sipil, Penyediaan Sarana dan Prasarana Minimal, Pembinaan Teknis Operasional dan Penghargaan Satuan Polisi Pamong Praja.

Adapun untuk kategori Kota, berhasil diraih Wali Kota Bogor, Wali Kota Denpasar dan Wali Kota Bekasi. Kategori Kabupaten diraih Bupati Sleman, Bupati Banyuwangi dan Bupati Sumedang. Sedangkan untuk tingkat Provinsi diraih Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Jawa Tengah.

“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran terutama di masa Pandemi Covid-19 yang tidak mudah, Satpol PP konsisten, berbagi tugas, turun ke lapangan, menjalankan tugas dan banyak pengorbanan disana. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Bima Arya di Kantor Satpol PP, Jalan Pajajaran, belum lama ini.

Bima Arya mengatakan, penghargaan ini harus direspon dengan semangat yang lebih baik. Jika standarnya sudah bagus, tidak ada kata mundur atau kembali lagi ke masa yang kurang baik.

Penghargaan ini juga kata dia, harus menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas dengan konsisten. Bagi personel yang baru tentu akan mengalami banyak hal-hal di lapangan dan godaan di lapangan.

“Saya ingin Satpol PP jadi barisan yang militan. Saya titip ke pak kasat, pembinaan Satpol PP tidak bisa disamakan dengan pegawai lain karena disini harus kuat fisik dan mental. Fisik sudah jelas karena kerja di lapangan, mental juga jauh lebih penting agar tidak mempan sogokan receh dari pedagang, tidak tergoda iming-iming dari pihak yang punya kepentingan,” tegasnya.

Selain itu, ada dua hal yang harus digenjot. Pertama, jumlah Satpol PP harus ideal. Hari ini ada 310 personel dan harus menuju angka ideal yakni 500 personel (minimal) agar perda di Kota Bogor bisa ditegakkan tanpa pandang bulu.

Kedua, kualitas Satpol PP. Pasalnya bukan hanya fisik saja tapi Satpol PP yang militan, berwibawa, disegani tapi juga dicintai warga.

“Kami punya beberapa target yang harus selesai di 2024 dan harus dikawal tanpa pandang bulu. Saya minta pak kasat betul-betul serius menjaga program prioritas kita. PKL di surken dan pedagang di sekitar Pasar Bogor. Kami menaruh harapan yang sangat tinggi kepada Satpol PP untuk bisa menegakkan Perda,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Pemkot Bogor akan melaunching Perwali turunan dari Perda ketertiban umum yang didalamnya ada saksi lebih tegas untuk PKL yakni bisa diberlakukan denda.

Menurut wali kota, ini sejarah bagi Kota Bogor karena tidak cukup hanya sekedar menegur, menggeser dan mengangkut tapi ada sanksi yang diberlakukan.

“Perda ini tidak akan ada artinya tanpa ada ketegasan satpol PP di lapangan. Fungsi Satpol PP menegakkan perda. Harkat, martabat Pemkot ada di pundak seluruh jajaran Satpol PP. Jangka panjang kebijakan akan terus diperbaiki, agar satpol PP bukan saja mata pencaharian tapi kebanggaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor, Agustian Syah mengatakan, penghargaan dari Kemendagri ini bukan main-main, ini kerja keras semua jajaran, semua punya bagian dan harus dipertahankan dan jangan terlena.

“Harapan saya jadi termotivasi lagi, malu kalau kerjanya malas-malasan padahal dapat penghargaan. Jangan mundur ke belakang lagi, harus tegas, tapi kita tetap harus menjunjung tinggi nilai humanis, bukan zamannya lagi tendang dan banting,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

2022, Desa Cigudeg Diajukan Pemekaran

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Aspirasi masyarakat Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg ingin membentuk desa baru  rupanya sudah berkembang sejak tahun 2017 lalu. Alasan utama perlu dilakukan pemekaran karena jumlah penduduk yang tergolong tinggi sekitar 17.000 jiwa sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa tidak berjalan efektif dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Dari aspek persyaratan pemekaran desa sebagaimana telah diatur dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang penataan desa,” demikian diungkapkan Ketua BPD Desa Cigudeg Asep Ahmad Satori, kepada Jurnal Bogor, Selasa (27/4)

Menurutnya, pemekaran sudah memenuhi persyaratan teknis, pada tahun 2021 ini BPD bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat serta stakeholder Desa Cigudeg akan menyelenggarakan musyawarah awal persiapan pemekaraan. “Persiapan matang pemekaran desa akan kami ajukan tahun 2022 ke Dinas DPMD Kabupaten Bogor,” tutupnya.

Sebelumnya disebutkan, wilayah Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg seluas 1.441 hektare dengan 17 ribu penduduk yang meliputi 66 RT dari 22 RW, 9 dusun, dinilai sudah overload. Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi mengakui desanya  sudah layak dimekarkan. “Penduduknya sudah terlalu padat sehingga semestinya harus dimekarkan,” kata Andi

“Sudah terlalu padat kan idealnya 8000 jiwa, sedangkan untuk RT sampai 40 maksimal ini kan sudah 66 RT, overload lah,” cetusnya. “Harapan saya di tahun 2022 atau 2023 itu Desa Cigudeg sudah bisa menjadi 2 Desa. Pembahasan pemekaran desa ini sudah tercetus pada 6 tahun lalu.”

Kata Andi, sejauh ini sudah ada pembahasan serius dengan sejumlah pihak, terkait dengan pemekaran desanya. “Kita sudah komunikasi  dengan BPD, tokoh masyarakat termasuk dengan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor bahwa Desa Cigudeg layak sudah layak dimekarkan.

** Arip Ekon

Bogor Marak Tindak Kekerasan

0

Sepekan Ramadhan, Polisi Amankan 14 Pelaku

Bogor | Jurnal Inspirasi

Selama sepekan Ramadhan, jajaran Polresta Bogor Kota berhasil menangkap pelaku tindak pidana kekerasan dengan menggunakan senjata tajam pada sejumlah titik lokasi di ‘Kota Hujan’.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa sedikitnya terdapat 14 pelaku yang diamankan Tim Kujang Polresta Bogor Kota. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa belasan senjata tajam, mulai dari pedang dan celurit.

“Sebanyak 14 pelaku tersebut, berhasil diringkus petugas di sejumlah wilayah di Kota Bogor. Mulai dari jalan raya, depan pusat perbelanjaan, hingga titik keramaian lain,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/4).

Selain itu, sambung dia, ada delapan pelaku yang merupakan anggota ormas. Mereka ditangkap lantaran melakukan pengrusakan dan pengroyokan pada perusahaan leasing.

Kata Kapolresta, Tim Kujang rutin melakukan giat operasi dan patroly, terutama di beberapa titik lokasi rawan tawuran, seperti di Jalan KH Sholeh Iskandar dan sejumlah titik rawan tawuran lainnya di seluruh Kota Bogor.

Target operasinya adalah senjata tajam, miras dan knalpot tidak standar. “Kami mengimbau bahwa Tim Kujang dibantu TNI akan menindak tegas semua pelaku kekerasan baik orang ataupun kelompok. Ini menjadi komitmen kami untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota ramah untuk keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Tim Kujang Polresta Bogor Kota yang juga Kasatreskrim, Kompol Dhoni Erwanto menjelaskan, pihaknya banyak kejadian terutama masih banyak ditemukan adanya kegiatan masyarakat yang akan melakukan perang sarung ataupun tawuran.

“Kami berhasil mengamankan beberapa titik yang akan tawuran dengan sejumlah barang bukti senjata tajam. Kegiatan menonjol terjadi di depan Ramayana tanggal 24 April, sekitar pukul 24.00, dengan korban ada 3 orang, satu orang luka ringan dan dua orang luka berat. Kami berhasil mengamankan 8 orang pelaku dan rata rata masih berada dibawah umur,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga anak anaknya supaya diawasi dan dipantau selama malam hari karena masih banyak ditemukan anggota masyarakat, pemuda yang nongkrong di sejumlah titik rawan.

“Kami minta kerjasama dari para orangtua untuk memantau dan mengawasi anak-anaknya, karena pada malam hari banyak yang beraktifitas dan berujung melakukan tindakan kriminal melawan hukum,” tuturnya.

Atas tindakan kekerasan tersebut, setidaknya terdapat tiga orang yang mengalami luka-luka. Dua diantaranya luka berat akibat bacokan benda tajam, dan satu luka ringan akibat hantaman benda tumpul.

Para pelaku tindak kekerasan tersebut dikenakan sanksi berbeda-beda. Mulai dari Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951, hingga Pasal 170 KUHP tentang pengrusakan.

“Kami juga kenakan Pasal 76 juncto C Juncto Pasal 80 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Gubernur Berikan Uang Kadeudeuh ke Keluarga Almarhum Irfan Suri

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Peristiwa karamnya KRI Nanggala 402 di Selat Bali, yang menyebabkan 53 personilnya gugur, mengundang keprihatinan berbagai pihak. Tak terkecuali Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Selasa (27/4), iapun tazkiah ke keluarga Letkol Laut (P) Irfan Suri di cluster Harmony 2 Blok 9, No 15, BNR.

Dalam takziahnya, orang nomor satu di Jawa Barat bertemu dengan istri mendiang dan sedikit melakukan perbincangan.

Dalam perbincangan tersebut, Ridwan Kamil mengaku sangat berduka dengan tragedi tersebut. “Seluruh masyarakat Indonesia sedang berduka, dan diantara kru kapal ternyata ada satu warga Jabar ternyata ada satu.
Sehingga rasa duka cita itu tentu menjadi dekat dalam kedukaan kita,” ujarnya.

Dalam takziahnya, Ridwan Kamil memberikan bantuan uang kadeudeuh berupa beasiswa bagi anak Letkol Laut Irfan berupa beasiswa sebesar Rp100 juta.

“Walaupun tidak banyak tapi bisa jadi bekal sekolah. Tapi saya kira dgn adanya uang kadedeuh itu bisa digunakan biaya pendidikan anaknya yg konkret, dan meringankan kesehariannya juga,” katanya.

Diketahui, Letkol Laut Irfan Suri yang merupakan salah satu Non ABK KRI Nanggala 402 yang tenggelam di laut selat Bali ternyata mempunyai rumah di Bogor.

Irfan Suri meninggalkan seorang istri dan tiga anak. KRI Nanggala 402 hilang kontak pada Rabu (21/4) di Selat Bali, dan baru ditemukan pada Minggu (25/4). Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahyanto pun menyatakan bahwa seluruh awak yang berjumlah 53 orang gugur dalam tugas.

** Fredy Kristianto

Video Tawuran Leuwiliang Hoax, Kanitreskrim: Ada Tawuran Tapi Bukan di Video Itu

0

Leuwiliang  | Jurnal Inspirasi

Beredar video aksi tawuran membabi buta ditunjukan di daerah Leuwiliang, Kabupaten Bogor ternyata hoax. Meksipun ada aksi perang sarung yang dilakukan oleh sekelompok remaja antara Desa Karacak dan Leuwiliang, namun bukan yang beredar dalam video yang viral itu.

Dalam video yang viral dan hoax itu terlihat sejumlah remaja mengendarainya roda dua menghadang pengguna motor lain hingga terjatuh lalu dilempari batu dan sabetan senjata tajam. Hal tersebut diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Leuwiliang Iptu Asep Jamiat.

“Itu hoax video, memang ada aksi tawuran perang sarung namun tidak separah dalam video yang beredar tersebut,” kata Asep Jamiat.

Asep mengatakan, kejadian perang sarung itu terjadi pada Sabtu dini hari 24/4/2021 di Karacak, bermula saling ejek antara remaja Karacak dan Leuwiliang. “Ada korban tapi kedua belah pihak masing-masing diwakili kepala desa Karacak dan Leuwiliang itu sudah musyawarah secara kekeluargaan sepakat untuk damai,” kata Asep.

Untuk kasus tawuran itu pihak kepolisian tidak ada penahanan terhada pelaku aksi tawuran karena kedua belah pihak bersepakat damai secara musyawarah dengan membuat perjanjian diatas materai. “Dan korban yang terkena luka akibat tawuran itu sepakat untuk dibiayai pengobatan,” kata Asep.

Atas kejadian itu Unit Reskrim bersama Unit Patroli Polsek Leuwiliang akan meningkatkan pengamanan.

“Tentu patroli akan kita tingkatkan jangan sampai hal serupa terjadi lagi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Program P3A Desa Cibalung Mulai Dibangun

0

Cijeruk | Jurnal Inspirasi

Pemerintahan Pusat melalui  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane telah mengumumkan penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) 2021.

Diantara sekian banyak penerima bantuan P3-TGAI ini, sudah ada yang melaksanakan kegiatan pembangunannya. Salah satunya yang  Desa Cibalung,  Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Seperti yang dikatakan Asep, Ketua P3A Desa Cibalung  yang sedang mengerjakan pembangunan irigasi yang merupakan program dari Kementerian PUPR ini, Selasa (27/4/2021).

Program padat karya tunai ini sebagai salah satu prioritas pembangunan Kementerian PUPR, dimana bertujuan untuk memperkuat infrastruktur dalam pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar. “Saat ini pengerjaannya sedang berlangsung, diharapkan sesuai waktu yang telah ditargetkan. Adapun untuk volumenya sendiri kurang lebih 410 meter. Kegiatannya dilakukan secara swakelola sesuai dengan pakta integritas dan perjanjian kerjasama,” jelasnya.

Didalam pelaksananya pihaknya terkendala masalah akses pengangkutan barang karena dari penyimpanan barang agak jauh dengan lokasi pembangunan ,dan faktor cuaca pun ikut menjadi kendala apalagi sekarang musim penghujan.

** Deny