33 C
Bogor
Wednesday, August 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1183

Semangat Merah Putih, FJBB Sambangi Rumah Sejarah di Malasari

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Forum Jurnalis Bogor Barat (FJJB ) menjelang perayaan HUT RI ke-76 melakukan road trip dengan berkunjung ke rumah sejarah Kantor Bupati pertama di masa penjajahan Belanda yang saat itu lokasinya berada di Kampung Malasari, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Dalam kegiatan road trip selama 2 hari yakni 13-14 Agustus 2021 tersebut, anggota FJBB yang tergabung dari berbagai wartawan, baik media cetak, online maupun  elektronik, selain menggali potensi sejarah tentang rumah sejarah  tersebut, juga  melakukan  pemasangan bendera Merah Putih serta menggali potensi wisata dan pertanian di Desa Malasari.

Ketua FJBB Iman Abdurahman alias Ambon mengatakan, kegiatan ini tidak serta merta hanya melaksanakan road trip, namun sembari melakukan peliputan dan menggali  tentang sejarah rumah sejarah yang saat itu dijadikan Kantor Bupati pertama.

“Diharapkan dengan adanya kunjungan kita ke tempat tersebut bisa membantu pontensi di Desa Malasari agar lebih maju terutama rumah sejarah yang saat ini harus jadi perhatian pemerintah,” katanya.

Dalam perjalanan, lanjut Ambon, yang juga Jurnalis Mgstv itu mengatakan, banyak infrastruktur yang amat memperhatikan, terlebih selain jalannya berliku juga jalan terjal berlubang. “Ini juga tentunya harus menjadi perhatian pemerintah agar akses ke desa wisata dan rumah sejarah di Desa Malasari bisa diakses dengan waktu yang lebih cepat,” katanya

Sementara Kepala Desa Malasari Andi Zaelani menyambut baik kedatangan FJBB yang diharapkan bisa menjadi penyambung lidah serta harapan masyarakat di Desa Malasari yang letak geografis jauh dari pusat pemerintahan.

“Harapan kami rumah sejarah ini bisa dirawat dengan baik agar kondisi tidak seperti saat ini,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Munara

0

Rumpin | Jurnal Inspirasi

Jelang HUT RI ke-76, bendera raksasa Merah Putih kembali berkibar di puncak Gunung Munara, Rumpin.  Merah Putih berukuran dengan panjang 22 meter dan lebar 12 meter tersebut, berhasil dikibarkan sejumlah warga dan pemuda lintas organisasi di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/8/2021).

Prosesi pengibaran bendera raksasa itu disaksikan langsung oleh Camat Rumpin, Ade Zulfahmi dan Sekretaris Desa Kampung Sawah Mad Enoh, serta Danramil Rumpin Kapten Infanteri Iwan Wardhana.

Ketua Panitia Acara Pengibar Bendera Tegil mengatakan, proses dari pemasangan pengibaran bendera raksasa tersebut dilakukan oleh para pemanjat gunung dengan teknis menggunakan tali, sehingga bendera tidak mudah jatuh.

“Bendera ukuran raksasa ini mulai dikibarkan tanggal 14 Agustus dan akan diturunkan pada tanggal 31 Agustus 2021 mendatang,” kata Tegil.

Camat Rumpin Ade Zulfahmi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan komunitas yang ikut terlibat dalam rangkaian acara pengibaran bendera raksasa di puncak Gunung Munara. “Saya ucapkan banyak terima kasih, terutama pada komunitas The Green dan komunitas lainnya yang ikut serta dalam pengibaran bendera ini,” ujar Ade Zulfahmi.

Sementara Danramil Rumpin Kapten (Inf) Iwan Wardana memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Terlebih dilakukan di tengah pandemi Covi-19, sehingga semua rangkaian acara harus menerapkan Prokes Covid-19 ketat dan peserta yang sangat terbatas.

“Saya sangat apresiasi kegiatan ini. Ternyata pengibaran bendera di atas puncak gunung sangat sulit. Semog acara pengibaran bendera Merah Putih raksasa ini bisa terus berlanjut di tahun berikutnya,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Majelis Ta’lim An-Nahdoh Sunat Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443  Hijriyah, saung ilmu Majelis  Ta’lim An-Nahdoh  bersinergi dengan LAZ -Azhar dan  para donatur melaksanakan sunatan massal gratis untuk anak yatim dan dhuafa di Siang Ilmu Majelis Ta’lim An-Nahdoh, Kampung Jampang Gang Masjid RT 04 RW 06, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (15/8/2021).

Dalam kegiatan itu sebanyak 27 anak yatim dan dhuafa mengikuti kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan  secara rutin oleh Majlis An-Nahdoh dengan melibatkan dokter dari  pasukan sunat.

Menurut Ketua Saung Ilmu Majelis Ta’lim An-Nahdoh, Cahyadi,  kegiatan tersebut diselenggarakan rutin untuk meringankan beban yatim dan dhuafa yang  berada di Bogor dan luar Bogor seperti Jakarta.

“Selain kegiatan sunatan massal  anak yatim dan dhuafa setelah disunat diberikan uang saku, pakaian dan makanan ringan, bahkan setelan disunat nanti akan terus dipantau oleh dokter pasukan sunat,” katanya.

Lebih lanjut  Cahyadi mengatakan, selain melaksanakan kegiatan sunatan massal  yang secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya, Majlis Ta’lim An-Nahdoh yang dibantu para donatur setiap bulannya juga selau mengadakan doa bersama dan santunan yatim

“Bahkan kami juga sesekali mengajak para anak yatim dan dhuafa berjalan-jalan mangajak mereka makan diluar agar mereka bisa merasakan kebahagiaan seperti halnya anak anak lain yang masih memiliki orang tua,” katanya.

Cahyadi berharap dirinya selalu bisa terus membahagiakan yatim bisa saling membantu meringankan beban yatim dan duafa untuk selau bisa tersenyum. “Saya ucapkan juga terimakasih kepada para donatur yang terus memberikan sumbangsihnya untuk kebahagiaan para yatim dan duafa,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Ingin Segera Belajar Tata Muka, Citeureup Gaungkan Vaksinasi Pelajar

0

Citeureup| Jurnal Inspirasi

Program vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun atau usia pelajar mulai digaungkan di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Boogr dengan harapan program pembelajaran tatap muka bisa segera terlaksana. Vaksinasi tersebut dilaksanakan di SMP Akademia, Jumat (13/8) yang juga bagian dari Yayasan Al-Anshor, Desa Pasirmukti..

Camat Citeureup Ridwan Said mengungkapkan terimakasihnya kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tajur, Pemerintah Desa (Pemdes) Pasirmukti, juga Yayasan Al-anshor yang sudah berkolaborasi serta memfasilitasi program vaksin anak ini.

“Ini adalah impian dan upaya kita untuk program pembelajaran tatap muka segera terlaksana,” ungkapnya.

Menurut Ridwan mengatakan, di Kecamatan Citeureup sendiri, angka positif Covid-19 sudah berangsur melandai. “Kita harapkan semua berperan aktif dalam vaksinasi ini, semoga impian kita bisa terwujud,” ujarnya.

Kemarin, lanjut Ridwan, Kabupaten Bogor sudah melakukan launching vaksinasi remaja. “Untuk mensukseskan program ini, maka Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Citeureup juga akan segera melakukan koordinasi dengan SMP dan SMA untuk mendata sekaligus menyiapkan teknisnya,” singkatnya.

Dalam hal ini, Dedi Mulyadi, Ketua Yayasan Al-Anshor juga berterimakasih kepada Muspika Citeureup yang telah memperhatikan santri dan pelajar di yayasan miliknya.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Kemenkes, Dinkes Kabupaten Bogor, Muspika Citeureup, Puskesmas Tajur, Pemdes Pasirmukti yang telah memperhatikan santri yang ada di yayasan ini. Dan saya optimis jika santri sudah divaksin, insya Allah Indonesia kembali merdeka,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Puskesmas Tajur Dokter Yuli menambahkan, vaksinasi yang dilakukan di SMP Akademia ini diperuntukan kepada santri dan pelajar yang ada di Yayasan Al-Anshor. “Dengan total 107 kuota, Alhamdulillah tidak ada kipi yang serius, harapannya untuk bisa sekolah tatap muka. Kalau memang 80% anak-anak sudah divaksin, insya Allah akan sehat,” tambahnya.

Senada dengan Ridwan Said dan Yuli, Kepala Desa (Kades) Pasirmukti, Kamaludin pun turut mengapresiasi kegiatan vaksin anak ini. “Sangat bagus sekali karena emang hal seperti ini sangat dibutuhkan dan kedepannya kami pun berharap supaya vaksinasi ini bisa menyeluruh sesuai dengan target pemerintah pusat,” ucapnya.

Tak berbeda dengan harapan masyarakat, Kamaludin pun berharap pandemi Covid-19 di Indonesia ini bisa cepat berakhir. “Sesuai dengan harapan masyarakat, supaya semua bisa kembali normal. Dan kita juga mengharapkan hal yang sama, dengan adanya ikhtiar seperti ini saya berharap segala yang diharapkan bisa tercapai,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Bupati Harapkan Pramuka Berbakti Lawan Pandemi

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor Ade Yasin ingin Peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka Ke-60 dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan peran gerakan Pramuka berbakti dalam melawan pandemi Covid-19 dan semangat hidup sehat, itu diungkapkan Bupati Bogor saat memperingatI HUT Pramuka Ke – 60 Tingkat Kwarcab Kabupaten Bogor, di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Sabtu (14/8).

Ade Yasin

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19 Peringatan HUT Pramuka Ke – 60 Tingkat Kwarcab Kabupaten Bogor, harus dilakukan terbatas secara virtual. Meski demikian hari ini 14 Agustus 2021 merupakan hari spesial yang disambut suka cita oleh anggota Gerakan Pramuka, karena organisasi Pramuka berusia 60 tahun. Untuk itu dijadikan HUT Pramuka ke-60 sebagai momentum untuk meningkatkan peran gerakan Pramuka berbakti dalam melawan pandemi Covid-19 dan semangat hidup sehat.

“Sejak 60 tahun lalu kita tidak lagi terpecah-pecahkan, melainkan menyatu dalam satu wadah yang disebut Gerakan Pramuka, karena peringatan hari Pramuka menuju rasa syukur kita kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat dan kesatuan dalam wadah tunggal,” ungkapnya.

Menurut Ade Yasin, walaupun kita gembira mengikuti peringatan Pramuka dan sekaligus merayakan 60 tahun Gerakan Pramuka pada saat ini, tetapi karena Covid 19 yang telah berlangsung sejak setahun yang lalu, membuat kita harus disiplin dan prihatin dan saling membantu menanggulangi Covid-19. Itulah sebabnya bertepatan dengan HUT Pramuka, maka diingatkan agar Pramuka Berbakti Tanpa Henti Dalam Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru Dengan Kedisiplinan dan Kepedulian Nasional, seperti yang tertuang dalam tema HUT Pramuka ke-60 ini, sementara slogan yang merupakan inti tema tersebut adalah “Pramuka Berbakti Tanpa Henti”.

“Kami telah membentuk Satgas untuk membantu menangani Covid-19, berbagai hal yang sudah dilakukan mulai pembagian APD,  melaksanakan vaksinasi , diharapkan Pramuka bisa menjadi contoh untuk mengubah perilaku masyarakat luas agar hidup lebih sehat dan bergotong-royong menanggulangi pandemi Covid-19. Mari kita peringati Gerakan Pramuka ini dengan semangat, tetap berupaya hidup sehat, jangan pernah menyerah dan putus asa agar Pramuka terus bergiat dan berbakti tanpa henti,” tuturnya.

Selanjutnya, Ketua Kwarcab Kabupaten Bogor, Agus Ridallah menuturkan, beberapa rangkaian kegiatan peringatan HUT Pramuka ke-60 dilakukan untuk mendorong percepatan penanganan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Bogor yakni, kegiatan pelaksanaan vaksinasi dan menjadi tim relawan di setiap kegiatan vaksinasi, jadi setiap kegiatan Kabupaten Bogor maupun kecamatan, seluruh anggota Pramuka turun untuk membantu masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi. Kemudian  kedua adalah kegiatan pelatihan tangguh inovatif yang dilaksanakan secara virtual.

“Kemudian ada pembagian sembako yang dibagikan kepada masyarakat, kami juga memberikan bantuan berupa laptop, webcam, mouse untuk mendukung kegiatan Pramuka dalam masa pandemi covid-19,” katanya.

Tambah Agus Ridallah mengatakan, saat ini berbagai kegiatan serba terbatas karena masih kondisi pandemi Covid-19. Dari tahun 2020 hingga saat ini, dirinya kesulitan untuk menyelenggarakan kegiatan Pramuka secara offline, meski demikian dirinya tetap menyelenggarakan secara daring. Juga gencar melakukan penyebaran informasi membatu Pemkab Bogor melalui berbagai media sosial, website, youtube dan lainnya melalui Program Pasti Hebat.

 “Program pasti hebat ketiga yaitu tata kelola transaksi profesional, tujuannya terwujudnya transaksi gugus depan yang modern. Total gugus depan yang telah terakreditasi di Kabupaten Bogor sekitar 128 gugus depan. Selanjutnya pengabdian kepada masyarakat secara langsung secara maksimal dan terus menerus, melengkapi sarana Protokol Kesehatan peduli kepada masyarakat,” tutupnya.

** Nay Nur’ain

Program P3A di Dua Desa Disambut Baik Petani

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Petani di Desa Kalongliud dan Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menyambut baik dibuatnya jaringan irigasi tersier di dua titik lokasi untuk mengairi pesawahan mereka.

Sejumlah petani di dua desa yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Mitra Cai Kuda dengan Mitra Cai Bongas manfaatkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI ) dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS) dibawah pengawasan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Tim Pendamping Masyarakat (TPM) pembangunan P3A Mita Cai Kuda yang berlokasi di Kampung Pakapuran RT 04 RW 06 Desa Parakanmuncang Haenudin mengatakan, dibangunnya irigasi tersier untuk meningkatkan  kesejahteraan petani pemakai air dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Nantinya dapat berkontribusi pada ketahanan pangan warga petani,” ujar Haenudin kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Anggaran dari APBN yang dialokasikan kepada kelompok perkumpulan petani ini dapat memperlancar laju air ke pesawahan. “Sistem pengerjaan bangunan P3A  dilandasi semangat kebersamaan  dengan cara pengerjaan secara swakelola,” kata dia.

“Diharapkan bangunan tersebut terus berlanjut sehingga masyarakat petani bisa merasakan dampak positif terlebih bisa  meningkatnya hasil panen yang didapat,” timpal Ketua P3A Mitra Cai Bongas Asoni saat ditemui di lokasi pembangunan bertempat di Kampung Liud Bongas RT 01 RW 10, Desa Kalongliud.

“Sejalan dengan meningkatkan program ketahanan pangan bahwa bangunan irigasi tersier  salah kebutuhan mendasar bagi warga petani,” tutup Ketua P3A Mitra Cai Kuda Nur Soleh.

** Arip Ekon

Brotherhood Bakti Untuk Negeri Ajak ‘Kebut-kebutan’

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ya, inilah “kebut-kebutan” yang dilakukan klub motor tua Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia di masa pandemi Covid 19 ini. Klub motor tua yang berpusat di Kota Kembang Bandung ini mengadakan bakti sosial di tiap chapter dan checkpointnya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia berkerja sama dengan Jabar Quick Respone dalam pendistribusian bantuan. Sedikitnya bantuan yang disalurkan oleh Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia West Java Chapter – Checkpoint Bogor berupa 1 dus / 20 box masker medis, 2 dus hand sanitizer dan 25 hazmat untuk masing-masing rumah sakit dan puskemas wilayah Bogor dan sekitarnya antara lain RS Ummi Bogor, RSUD Cibinong, Puskesmas Bojong Gede, Puskesmas Cibinong, RS EMC Sentul, Puskesmas Gunung Putri, RS MH Thamrin Cileungsi, Mary Cileungsi, dan Puskesmas Cimanggis.

Seiring dengan program pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Kota Bogor dalam percepatan vaksin bagi masyarakat, Bikers brotherhood 1% MC Indonesia West Java Chapter – Checkpoint Bogor berkerja sama dengan Polresta Bogor dan Masyarakat Cinta Bogor (MCB), serta Support 22 mengadakan vaksin massal gratis untuk warga Kota Bogor di gedung DPRD Kota Bogor di Jalan Pemuda. Tidak tanggung-tanggung dari tanggal 9 Agustus 2021 sampai 30 September 2021 dengan quota 150 orang per harinya dan vaksin yang digunakan AstraZeneca, dan pada hari Minggu tanggal 15 Agustus 2021 membeludak sampai 1200 orang yang divaksin.

Bakti sosial yang dilakukan selama ini adalah bentuk nyata dari program “Bakti Untuk Negeri” yang dicanangkan oleh Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia. Oleh karena itu, bagi warga Kota Bogor  yang mau divaksin bisa daftar langsung ke sekretariat Masyarakat Cinta Bogor (MCB) di Jalan Buldozer No. 10 Baranangsiang Bogor atau bisa menghubungi Bro Lingga (081311530104), Bro Adam (089614730188), Bro Agoy (082111166662), Bro Affan (0895372370856).

Sekali lagi kami mengajak warga Kota Bogor untuk mendukung program pemerintah, ayo kita bervaksin agar segera lepas dari pandemi ini, “gak vaksin gak sehat, gak sehat gak touring, gak touring gak ugal-ugalan”.

** Prast/rls

Tunjang Mobilitas Warga, Samisade di Pangkaljaya untuk Hotmix Jalan, TPT dan Drainase

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dari APBD Pemerintah Kabupaten Bogor di Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung, digunakan untuk peningkatan jalan aspal hotmix, TPT (tembok penahan tanah  dan drainase. Pembangunan tersebut untuk menunjang aktivitas dan mobilitas warga.

Upaya Pemerintah Desa Pangkaljaya tersebut pun mendapat dukungan dari warga sekitar. Salah satunya dikatakan Sahi (40) yang mengaku mendukung program Samisade digunakan infrastruktur ini.

“Saya berterimakasih kepada ibu Bupati Bogor Ade Yasin, termasuk kepada pemerintahan desa dengan adanya pembangunan peningkatan insfraktuktur di wilayah kami,” kata Sahi, warga Tapos, Desa Pangkaljaya saat menyaksikan launching Samisade, belum lama ini.

Menurutnya, mayoritas warga setempat adalah petani sehingga dengan dibangunkannya drainase ataupun jalan hotmix warga tidak kesulitan lagi mengakses ke lahan pertanian mereka.

Sementara Kepala Desa Pangkaljaya Topik Sumarna mengatakan, untuk tahap awal 40 persen dana Samisade itu untuk membangun drainase sepanjang 226 meter, sedangkan untuk jalan hotmix di tahap satu sepanjang 445 meter.

“Kalau untuk Hotmix kita tinggal persiapan materialnya saja. Ini kita ambilnya dusun satu ada 4 RW yaitu Kampung Parengpeng, Tapos dan Kirayam di wilayah itu dihuni sekitar 1200 kepala keluarga,” katanya.

Topik Sumarna menambahkan, untuk pemilihan lokasi pembangunan di wilayah itu karena menurutnya, merupakan PR paling besar sehingga dengan adanya anggaran satu miliar tersebut menjadi peluang untuk dapat membangun jalan dan menopang perekonomian warga, terutama para petani dalam membawa hasil pertaniannya.

“Memang ini ajuan dari dulu, jadi pembangunan jalan ini sangat diharapkan sekali oleh warga,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Ketua Kwarcab Harapkan Makin Banyak Warga Kota Bogor Donorkan Darah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Memperingati Hari Pramuka ke-60, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor menggelar aksi donor darah yang dipusatkan di Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Sabtu (14/8).

Karya Bakti Pramuka peduli donor darah ini digelar bekerja sama dengan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Bogor dan dihadiri Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor yang juga Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Kak Dedie sapaannya mengajak agar semakin banyak pendonor di Kota Bogor. Sebab, saat ini ada kurang lebih 400 penderita thalasemia menunggu donor darah yang cocok.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Donor Darah sekaligus Andalan Cabang Komisi Pengabdian Masyarakat Kwarcab Kota Bogor, Teti Marlina mengatakan, bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari program Kwarcab di bidang pengabdian masyarakat.

Kegiatan donor darah ini kata dia adalah untuk memaknai salah satu ‘Dasa Dharma Pramuka’, yakni kasih sayang sesama manusia.

Dia menjelaskan, rencananya dari awal sampai akhir Agustus ini akan menjadi bulan bakti Pramuka Kota Bogor. Mulai dari aksi donor darah, vaksinasi di 4 titik, pembagian sembako, membagikan nasi kotak (Jumat berkah), penyemprotan disinfektan dan pemberian 2.000 paket nasi.

Tak hanya itu, anggota Pramuka Kota Bogor akan turun kelapangan untuk mengadakan sosialisasi kepada pedagang kaki lima dan pedagang pasar agar lebih dikenal masyarakat luas, termasuk aksi di lingkungan luar (sekolah) mengenai kebencanaan.

Ketua Komisi Pengabdian Masyarakat, Tanggap Bencana dan Lingkungan Hidup Kwarcab Kota Bogor, Denni Wismanto saat ditemui di kegiatan donor darah pramuka ini mengajak kepada para pendonor dimanapun berada, khususnya pendonor pemula dimulai dari usia 17 tahun bisa menjadi pendonor darah setiap tiga bulan sekali.

** Fredy Kristianto

5 Rekomendasi Kuliner Legendaris Bogor yang Wajib Dicoba

0

Berbicara soal kuliner memang tak pernah ada habisnya, salah satunya Kota Bogor yang terkenal akan wisata kulinernya. Dengan berbagai macam pilihan kuliner nikmat yang tentunya mudah didapatkan di setiap sudut kota. Serta wajib untuk anda cicipi jika sedang berkunjung ke Kota Bogor.

Apalagi ketika kuliner tersebut termasuk dalam kuliner legendaris, maka akan sangat diburu para pecinta kuliner tentunya. Karena banyaknya makanan legendaris dengan cita rasa unik dan lezat yang masih hits hingga saat ini. Membuat wisata kuliner menjadi pilihan tepat yang dapat dilakukan saat bertandang ke Kota Bogor.

Berikut rangkuman rekomendasi kuliner legendaris di Bogor yang wajib anda cicipi

  1. Bir Kocok Abah

Mungkin orang-orang beranggapan bahwa bir kocok ini merupakan minuman beralkohol dan memabukan. Padahal bir kocok ini merupakan salah satu minuman berbahan dasar rempah-rempah yang tentunya berkhasiat bagi kesehatan. Minuman tradisional ini merupakan kuliner legendaris yang masih diminati hingga sekarang.

Dengan berbahan dasar jahe, kayu manis, dan gula aren. Serta tambahan es batu yang membuat bir kocok ini sangat pas untuk melepas dahaga. Untuk menikmati satu porsinya anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 5000. Serta anda dapat menemukan bir kocok abah ini di sekitar jalan SuryaKencana, Kota Bogor.

  1. Mie Kocok Mawar

Kuliner legendaris lainnya yaitu Mie Kocok Mawar. Mie Kocok yang sudah berdiri sejak tahun 1971 ini merupakan salah satu kuliner favorit bagi warga Bogor. Mie Kocok Mawar ini terdiri dari kuah kaldu, mie, toge, jeruk nipis, irisan seledri, taburan bawang goreng serta tidak lupa sambal yang membuat perpaduan kuah kaldu yang terasa nikmat dan pedas.

Selain itu Mie Kocok Mawar ini cukup berbeda dengan mie kocok khas Bandung karena isiannya yang berupa suwiran daging ayam, baso, dan kikil. Yang membuat kuliner ini tampak begitu lezat. Untuk satu porsinya anda perlu membayar Rp 30.000, yang dimana lokasinya berada di Jalan Simpang Mawar, Kota Bogor.

  1. Es Sekoteng Bogor Permai

Es Sekoteng yang satu ini merupakan kuliner legendaris selanjutnya yang wajib dicoba, biasa dikenal dengan Es Sekoteng Boper oleh warga Bogor. Es Sekoteng Boper ini berisikan bubur pacar cina, alpukat, kelapa muda, es serut dan siraman susu. Sangat cocok dinikmati ketika siang hari.

Yang dimana harga satu porsinya hanya Rp 17.000, lokasinya berada di Jalan Sawojajar Pabaton, Kota Bogor atau tempat ini biasa disebut area jajanan Bogor Permai, karena tepat berada di samping toko Roti Bogor Permai. Pada lokasi ini juga terdapat beberapa jajanan kuliner lainnya yang dapat sekaligus anda cicipi.

  1. Toge Goreng Hj. Omah

Toge Goreng bisa menjadi santapan kuliner selanjutnya, makanan legendaris yang sudah berjualan turun-temurun ini sudah ada sejak 1973. Yang dimana Toge Goreng ini berisikan toge yang direbus dalam kuali tanah liat dan ditambah irisan tahu, mie kuning, lalu disiram kuah tauco dan kecap manis. Serta sambal sebagai pelengkap.

Jika anda tertarik untuk mencicipinya, Toge Goreng ini berada di kawasan jajanan Bogor Permai. Dengan harga satu porsinya yaitu Rp 18.000. Kuliner yang satu ini tak pernah sepi pembeli, karena merupakan salah satu kuliner favorit juga bagi warga Bogor.

  1. Seupan Talas

Kota Bogor memang terkenal akan talasnya, salah satu kuliner yang satu ini yaitu Seupan Taleus yang berbahan dasar talas yang dibuat dengan cara di kukus dan disajikan menjadi beberapa potongan talas yang diberi topping parutan kelapa dan gula merah. Serta inovasi terbarunya yaitu adanya tambahan keju sebagai pelengkap topping.

Kuliner Seupan Talas ini dapat anda temukan di sekitar jalanan SuryaKencana, Kota Bogor. Yang harga satu porsinya sekitar Rp 12.000. Kuliner yang satu ini harus pula anda cicipi jika berkunjung ke Kota Bogor.

**Edfyra Amelia-mg/UP