24.1 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1073

Jalur Hijau Dipakai Akses Jalan PSU, Ini Kata Achmad Fathoni

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Ramainya persoalan jalur menuju PSU yang diserahkan oleh PT Ferry Sounevile masih jadi bahan perbincangan hangat dan PR tersendiri untuk Pemerintah Kabupaten Bogor, pasca melihat saluran irigasi GBJ beberapa waktu lalu, Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni turut memperhatikan akses jalan menuju PSU.

Achmad Fathoni

Fathoni meminta semua pihak untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, dan seharusnya mengikuti site plant yang diajukan saat itu kepada Pemkab Bogor, jika pemakaian jalur hijau yang dimaksud saat ini hanya bersifat sementara, maka dinas dan PT FS untuk segela menyiapkan jalur resmi sesuai site plant.

“Mestinya siteplant yang sudah disahkan oleh Pemda didasarkan pada legalitas kepemilikan tanah yang sah oleh perusahaan,” jelas politisi PKS ini kepada Jurnal Bogor, Kamis (30/9).

Menurutnya, harusnya tidak ada lagi sengketa atas tanah – tanah yang masuk kedalam siteplant yang sudah diajukan PT FS kepada Pemda. Dia pun heran dan memang harus kembali dirapatkan antara DPKPP dan Komisi 3 karena hal ini harus menjadi evaluasi lagi untuk Pemda dalam penyerahan PSU yang diberikan oleh perusahaan kepada Pemda.

“Permintaan untuk mengikuti aturan dan site plant sudah saya sampaikan langsung ke Kabid Pertanahan DPKPP saat rapat pembahasan dan evaluasi komisi 3 dengan DPKPP beberapa waktu lalu,” jelas Fathoni.

Terpisah, Heri AS pengamat tata ruang menyampaikan dalam hal ini ada pihak yang tidak terbuka dan harus didalami lebih dalam lagi ,mengingat siteplant yang sudah diserahkan oleh perusahaan tiba-tiba bisa berubah. Dia pun mempertanyakan sistem pengawasannya seperti apa yang dilakukan oleh Pemda.

” Aneh bin ajaib sebetulnya, jika si pemberi PSU bingung akan jalan menuju PSU tersebut, apalagi sampai harus menggunakan jalur hijau yang bukan semestinya dan diluar site plant, berarti tanah yang diserahkan ke Pemda itu belum matang, kok bisa Pemda sudah menerima tanah tersebut harusnya dikroscek lebih detail lagi,” cetus Heri.

Dia berpendapat, ini bukan lagi persoalan kecil tapi melainkan sudah menjadi persoalan yang cukup besar sehingga diharapkan ada tim khusus yang mendalami persoalan PT FS ini  dan sudah seharusnya pusat untuk turun tangan karena besar kemungkinan ada campur tangan mafia tanah didalamnya.

“Saya berharap sih Pemda jangan tutup mata apalagi memaklumi , persoalan ini harus dibongkar dan ditangkap mafianya,” pungkas Heri AS.

**naynur’ain

Puluhan ODGJ di Nanggung Divaksin Covid

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) binaan Yayasan Bina Tauhid Darul Miftahudin, Nanggung, Kabupaten Bogor divaksin Covid-19. Perlu kesabaran tinggi dari para petugas saat membujuk ODGJ saat pelaksanaan vaksinasi.

“Alhamdulillah, berkat kepedulian petugas kesehatan khususnya dari Puskesmas Nanggung, vaksinasi ini berjalan dengan baik,” ujar Ketua Yayasan Darul Miftahudin, Ropiudin Sukarta Dirdja disela-sela kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman yayasannya tersebut, Kamis (30/9).

Sebanyak 58 warga binaan divaksin Sinovac dosis pertama sedangkan 12 lainnya diberikan vaksin Sinopharm untuk dosis kedua. Sementara total warga binaan yang ada, baik yang memiliki identitas maupun Orang Terlantar (OT) saat ini berjumlah 174 orang.

Menurut Ropiudin, upaya ini merupakan jemput bola Puskesmas Nanggung setelah sebelumnya beberapa warga binaannya mengikuti vaksinasi di tempat lain. Pihaknya pun mendukung meskipun di awal timbul pro dan kontrak mengenai program vaksinasi ODGJ.

Meski demikian, pihaknya menaruh harapan, pemerintah pusat maupun daerah terutama instansi yang terhubung dengan yayasannya memberikan dukungan balik. “Mohon dukungan baik fisik maupun secara moral dan sebagainya,” ucap Ropiudin.

Pasalnya, Yayasan Darul Miftahudin yang juga disebut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Desa Hambaro, Nanggung ini, telah melebihi kapasitas dari segi fasilitas. Yang seharusnya ruangan yang ada menampung 100 warga binaan, saat ini telah mencapai 174 orang. Artinya ini menjadi tantangan untuk kami dan untuk pemerintah daerah juga,” tandas Ropiudin.

** aripekon

Doakan Korban G30S PKI, Pemdes Cibuntu Heningkan Cipta Saat Musrembangdes

0

Ciampea l Jurnal Inspirasi

Untuk mengenang sejarah yang pernah terjadi pada 30 September yang disebut tragedi G30SPKI, Pemerintah Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor bersama perangkat RT/RW dan BPD

mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang dan mendokan para pahlawan korban G30S PKI saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Desa Cibuntu.

“Mari kita mengheningkan cipta sejak, sekaligus mendoakan para pahlawan kita, semoga mereka berada di tempat terbaik di alam sana, ” ujar Sekcam Ciampea Yudhi, Kamis (30/9).

Yudhi mengatakan pada 30 September 1965 merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia sehingga untuk mengenang jasa para pahlawan, pemerintah memberikan himbauan ke Pemerintah Desa untuk mengheningkan cipta setiap tanggal 30 September.

“Kita berharap di tahun sekarang dan seterusnya. Segala tantangan ancaman dan hambatan yang merugikan NKRI tidak terjadi,” harapnya.

Sementara hasil musrembang di Desa Cibuntu kata Yudi, merupakan usulan prioritas dari perangkat wilayah. Nantinya, usulan tersebut dimasukan ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022. 

“Ketika ada usulan warga dan bukan kewenangan desa, nantinya masuk ke Musrembang Kecamatan. Saat Musrembang tingkat kecamatan, setiap usulan desa nanti  dimasukkan ke Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, dan Pengelolaan Keuangan Terpadu (Simral) Kabupaten,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibuntu, Ahmad Yani mengungkapka,n meski telah lama berlalu, tragedi G30S/ PKI selalu diingat oleh masyarakat. Ada berbagai cara yang dilakukan masyarakat guna memperingati peristiwa ini. Mulai dari nonton di TV film G30S/PKI, mengheningkan cipta sejenak dan mendoakan  para  pahlawan yang gugur.

“Kita berharap di momentum ini, Bangsa Indonesia semakin kompak dan tidak mudah terpecah belah,” tandasnya.

Sedangkan untuk Musrembang tingkat Desa, sambung Ahmad Yani. Peningkatan infrastruktur di Desa masih menjadi primadona. Salah satunya, pembangunan Irgasi Saimun yang sudah tiga tahun rusak dan di keluhkan  para petani di Desa Cibuntu.

“Kita berharap yang menjadi usulan prioritas warga bisa terealisasi salah satunya pembangunan Irigasi Saimun,” pintanya. 

**aripekon

Tak Kunjung Dibangun, Kepsek SDN Parigi Kembali Ajukan RKB

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Kepala sekolah  SDN Parigi, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor Juju Juhairiyah kembali mengusulkan pembangunan ruang belajar melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes). Pasalnya, ruang kelas baru dibutuhkan karena sudah usang dan cukup mengkhawatirkan.

“Untuk disegerakan adanya pembangunan ruang belajar mengajar bagi para siswa. 10 lokal  rusak berat terutama di bagian plafon dan bangunan lainnya seperti lantai sudah rusak dan hancur,” ujar Juju Juhairiyah, kemarin.

Juju menjelaskan, sudah pernah mengusulkan sampai ke tingkat Dinas Pendidikan melalui Kecamatan Nanggung tapi hingga sekarang tak kunjung dibangun. “Di SDN kami ada 15 lokal dan 10 ruang yang mengkhawatirkan terutama juga ada 2 ruang yang dinyatakan membahayakan karena  gedung sekolah keadaannya rusak berat,” jelasnya.

Juju berharap, usulannya segera dilaksanakan agar siswa-siswi nyaman saat belajar dan tidak merasa khwatir. “Kami harap perbaikan itu segera dilaksanakan karena menyangkut siswa juga, khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Cisarua H Ipit  Idris merencanakan pengerjaan pembangunan SDN Parigi dan sudah tercantum pada list  pembangunan tahun 2020 lalu. Waktu itu SDN Parigi telah masuk list pemabangunan gedung kelas baru.

“Bukan hanya SDN Parigi, begitu juga untuk pembangunan SDN Sidamulya dan perbaikan Jalan Lingkar Curugbitung Cihiris Cisarua 2020 lalu sudah masuk perencanaan pembangunan. Namun tidak ada informasi lanjutan list perencanaan pembangunan itu dan tak tahu dialihkanya kemana?,” kata Kades.

“Sekali lagi kami sampaikan tahun 2021 kami minta gedung sekolah dan insfrastruktur untuk segera dibangun,” pungkasnya.

**aripekon

Belajar Standar Internasional Melayani, Pegawai PPMKP Bertolak Ke Bali

0


Bogor | Jurnal Inspirasi

Sumberdaya manusia merupakan salah satu elemen penting dalam kinerja sebuah lembaga, karenanya, memastikan sumberdaya yang profesional dan berorientasi pada profesionalisme dan produktifitas kinerja sangatlah penting.

Menyadari hal tersebut Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi-Bogor , memboyong pegawainya ke Bali untuk mengikuti Pemantapan dan Pengembangan Profesionalisme di bidang pelayanan publik. Pemberangkatan terbagi atas dua gelombang, mulai 28 September s.d 2 Oktober 2021 gelombang I dan gelombang II, 5 – 9 Oktober 2021.

Kepala PPMKP Yusral Tahir menuturkan, pemantapan dan pengembangan profesionalisme ini merupakan penghargaan dan apresiasi atas loyalitas seluruh pegawai. Di Bali kata Yusral, pegawai akan belajar standardisasi melayani tamu internasional dengan mengikuti materi dan pembelajaran dari narasumber yang terdiri dari praktisi dan profesional di bidangnya.

Materi yang disampaikan terkait manajemen pelayanan publik, pelayanan prima, inovasi pelatihan dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Tak hanya didalam kelas, mereka diharapkan belajar dari melihat dan berinteraksi disetiap titik lokasi yang disinggahi selama perjalanan dan menerapkannya dalam menjalankan tugas di PPMKP. Merekapun diajak rekreasi ke berbagai lokasi wisata di Pulau Dewata tersebut.

“Beberapa kali kegiatan kami lakukan dan tahun ini ke Bali. Kenapa? karena kami ingin para pegawai belajar standardisasi melayani tamu internasional , lebih banyak mengenal objek wisata di Bali dan untuk lebih mencintai keindahan alam dan budaya Indonesia, “ ucap Yusral.

Ia menambahkan para pegawai sudah memberikan kontribusi yang sangat baik bagi kinerja lembaga, Yusral Tahir berharap para pegawai menikmati kegiatan ini dan termotivasi untuk lebih produktif dan semangat dalam bekerja dengan pelayanan yang lebih baik lagi serta meningkatkan rasa kebersamaan sebagai sesama anggota tim PPMKP.

“Jangan lupa disana selalu menjaga kekompakan tim, rasa peduli kepada teman. Jika ada teman yang belum masuk rombongan ditunggu jangan ditinggal. Dan yang tak kalah penting tetap jaga prokes, agar berangkat sehat pulang lebih sehat, “ pesan Yusral saat melepas tim gelombang I, di PPMKP, Selasa (28/09/2021).

Seperti diketahui Kementerian Pertanian terus bergerak untuk meningkatkan kapasitas SDM pertanian. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa saat ini Indonesia memasuki era 4.0, menuju kearah maju, mandiri dan modern.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi pun ambil suara dalam hal ini. Dedi mengatakan, kunci keberhasilan sebuah negara diawali dengan pembangunan SDM.

“KKuncinya adalah pembangunan SDM-nya. Baik pendidikannya, pelatihannya. SDM adalah pengungkit produktivitas di sektor pertanian, “ ucapnya.

**Regi/PPMKP

Ayat Supriatna Sabet Emas Kedua Untuk Jabar di PON XX Papua 2021

0

Sentani | Jurnal Bogor

Prestasi raihan medali emas kembali dipersembahkan atlet cabang Gantole Kabupaten Bogor, Ayat Supriatna kepada Kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Kali ini Ayat Supriatna, sukses menyumbangkan lagi satu medali emas untuk Jawa Barat, dari kategori Ketepatan Mendarat (KTM) Kelas A beregu, bersama rekan satu timnya, yakni Riko Baihudin Saputra.

Ayat dan Riko berhasil menyelesaikan delapan sorty dengan raihan total 3938 (R1 363, R2 1579, R3 550, R4 217, R5 263, R6 530, R7 1471, R8 544). Sementara pedium kedua ditempati atlet Sumatera Barat atas nama Rijajul Fathani dan Khaidir Anas, dengan total 5645 (R1 418, R2 851, R3 692, R4 297, R5 2261, R6 830, R7 1234, R8 1423, sedangkan podium ketiga diraih atlet Banten atas nama Aji Enoh dan TB Husni Mubarak dengan total 7484 (R1 3062, R2 975, R3 500, R4 494, R5 3546, R6 1118, R7 990, R8 354).

Dengan capaian tersebut, tim gantole Jawa Barat sukses mempersembahkan dua medali emas, satu di antaranya dipersembahkan Ayat Supriatna dari kategori KTM Kelas A perorangan, dan satu medali emas lagi juga dipersembahkan Ayat bersama rekan satu timnya Riko dari KTM Kelas A beregu.

Manajer tim Gantole Jawa Barat, yang sekaligus Ketua Umum Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi mengaku puas atas pencapaian dua medali emas dari kategori KTM Kelas A perorangan putra, dan KTM Kelaa A beregu.

“Capaian dua medali emas ini, sudah memenuhi target yang kita targetkan untuk cabang gantole, dan hasilnya atlet-atlet kami mampu menyujudkan target tersebut di ajang PON 2021 kali ini,” kata Wawan Hikal Kurdi, Rabu (29/9/2021).

Pria yang akrab disapa Wanhai ini menjelaskan, capaian dua medali emas tersebut, buah dari kerja keras tim. Sehingga cabang gantole Jawa Barat mampu mewujudkan target yang telah ditetapkan sebelum pertandingan cabang gantole PON 2021 digelar di kawasan Bandara Sentani, Papua.

“Ini adalah kontribusi kami dari cabang gantole kepada Jawa Barat. Mudah-mudahan raihan medali emas ini bisa ditambah oleh atlet-atlet lainnya yang akan bertanding untuk Jawa Barat di pentas olahraga empat tahunan tersebut,” pungkasnya.

**as.pangrango

Dispora dan NPCI Sawer Atlet Peparnas Asal Kabupaten Bogor

0

Bandung | Jurnal Inspirasi

Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, bersama perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melakukan monitoring kepada 42 atlet asal ‘Bumi Tegar Beriman’ yang tengah mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat, menuju Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021, sejak 28 hingga 29 September 2021.

Selain itu, NPCI Kabupaten Bogor, juga memberikan uang saku kepada 42 atlet. Apalagi monitoring dan pemberian uang tersebut memang sudah jadi program dari NPCI Kabupaten Bogor. Hal itu ditegaskan Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Muhammad Misbach, Selasa (29/9/2021).

Menurutnya, semua atlet, pelatih, asisten , official, dan mekanik di NPCI Kabupaten Bogor yang akan berangkat ke Peparnas Papua 2021 mendapatkan uang saku dari NPCI Kabupaten Bogor.   

“Alhamdulilah semua atlet, pelatih, official dan mekanik dari NPCI Kabupaten Bogor merasa bangga dan senang dengan apa yang kami lakukan kali ini,” ujarnya.

Misbach, menambahkan, jika apa yang diberikan NPCI Kabupaten Bogor kepada para atlet yang akan terjun di Peparnas bisa berdampak pada motivasi tinggi untuk atlet dalam meraih prestasi terbaik di ajang Peparnas 2021 nanti.

**as.pangrango

Dewa Kadek Rama Warma Raih Emas dari Arena Judo PON XX Papua 2021

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Satu atlet Kota Bogor Dewa Kadek Rama Warma berhasil meraih medali emas di cabang olahraga Judo. Pada pertandingan final mampu mengalahkan pejudo dari Provinsi Jawa Timur yang turun dikelas 66 kilogram.

“Raihan ini menjadi pemacu semangat bagi atlet lainnya. Karena medali emas pertama untuk jabar dan pertama bagi Kota Bogor,” kata Ketua Koni Beninu Argoebi pada keterangan kepada wartawan, Rabu (29/9).

Bahkan, dirinya sangat mengapresiasi perjuangan atletnya yang bisa membawa Kota Hujan lebih maju lagi.

“Saya atas nama koni selamat dan bangga, bahwa memang kita tahu hari ini judo merupakan cabor yang konsisten dalam meraih prestasi dan dibuktikan dihari pertama langsung berkontribusi emas,” jelasnya

Pria yang disapa Ben menuturkan, semoga raihan medali ini mampu diikuti oleh seluruh atlet jawa barat dan terutama asal bogor untuk terus berprestasi di ajang PON XX Papua 2021.

“Terus berprestasi, tunjukan bahwa atlet Kota Bogor mampu bersaing demi harumkan Jawa Barat pada PON 2021 ini,” pungkasnya

Seperti diketahui, atlet Kota Bogor sudah menyumbangkan dua medali untuk Jawa Barat, yakni di Cabang Olahraga Dayung pada nomor kano putra 1000M atas nama Yuda Firmansyah raih perak sedangkan hari ini cabor Judo meraih emas di kelas 66kg atas nama Dewa Kadek Rama Warma.

**as.pangrango

Nenek 60 Tahun Tewas Disambar Kereta

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sungguh malang nasib nenek Ngatiyem (60). Pasalnya, ia ditemukan tewas dalam sebuah parit akibat tersambar commuter line di Jalan Bubulak, Pondok Rumput, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal, Rabu (29/9).

Diketahui, Ngatiyem merupakan warga Gang Arjuna, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal. Sebelum kejadian korban terlihat hendak menyebramg perlintasan kereta pada pukul 12.45 WIB.

Naas, belum juga menyebrang tiba-tiba commuter line dari arah Bogor menuju Jakarta melaju dengan kecang, dan langsung menyambar korban hingga terpental.

Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan bahwa kecelakaan terjadi lantaran korban diduga tidak mengetahui kedatangan kereta.

“Korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/9).

Tak lama berselang, sambung dia, keluarga korban langsung datang ke lokasi kejadian, dan membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan.

“Kepolisian mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati. Sebab, di area tersebut sudah tak ada pintu perlintasan kereta api,” ungkapnya.

**fredykristianto

IRT Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Oknum Security

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Seorang ibu rumah tangga berinisial RM diduga menjadi korban percobaan pemerkosaan oleh YR, security yang bekerja pada salah satu perumahan elit di kawasan Tajur, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa (28/9) sekitar 04.00 WIB.

Kepada wartawan, Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada saat korban tidur di kamar sendirian di lantai 2 dengan pintu sedikit terbuka. Sedangkan pintu utama dalam keadaan tidak terkunci.

“Saat tertidur tersebut korban terbangun dan kaget karena daster yang dipakainya ada yang membuka oleh seseorang dengan memakai jaket warna hitam. Korban berteriak dan sempat terjadi tarik menarik daster sehingga sedikit robek,” ujarnya, Rabu (29/9).

Kemudian, sambung dia, pelaku kabur meninggalkan rumah tersebut. Setelah kejadian itu, korban mengalami trauma dan ketakutan, dan selanjutnya menghubungi suaminya, yang baru datang ke rumah pukul 06.00 WIB.

“Setelah itu ia menceritakan adanya orang masuk ke dalam rumahnya dan akan melakukan pemerkosaan terhadap istrinya tersebut kepada danru security. Lantas menanyakannya kepada petugas keamanan lainnya,” ungkapnya.

Lantas, YR pun mengakui bahwa ia telah masuk ke dalam rumah korban dan berniat akan melakukan perbuatan sexual kepada korban. Alhasil, RM pun membuat laporan ke Polresta Bogor Kota.

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat untuk mengamankan pelaku.

“Barang bukti yang diamankan, satu daster warna oranye motif bunga warna warni dalam keadaan robek, satu potong jaket warna hitam diduga pelaku, satu buah masker warna hitam, yang diduga milik pelaku,” pungkasnya.

**fredykristianto